Powered by Blogger.



Gong Shil tertidur dalam pelukan Joong Won di atap apartemennya. Joong Won yang tak suka disentuh langsung menyentakkan tubuh Gong Shil untuk membangunkannya. Gong Shil masih sangat mengantuk dan mengulurkan kedua tangannya untuk memeluk Joong Won lagi (hahaha), Joong Won memegang kedua lengan Gong Shil jauh-jauh darinya "Sadarlah dan buka matamu." perintah Jon Won.



"Ayo tidur bersama." ajak Gong Shil sambil mengantuk (hahahaha)



"Apa? Kau mau tidur denganku?" tanya Joong Won ngeri. Dia memegang kepala Gong Shil dan mengamati penampilannya "Dalam keadaan seperti ini? Kau bilang kau mau tidur denganku?"

Gong Shil mengangguk dengan bersemangat "Ayo tidur. Aku ingin tidur bersamamu." (hahahaha) Gong Shil mengulurkan kedua tangannya lagi untuk memeluk Joong Won. 



Joong Won menahan kepala Gong Shil jauh darinya "Kau takkan tidur denganku. Aku hanya akan tidur denganmu di mimpi." lalu mendorong tubuh Gong Shil sampai jatuh dan membuatnya sadar.


Joong Won menunjuk Gong Shil dengan jari telunjuknya "Apa kau pikir dengan menyentuhku, memelukku dan membuat keributan akan membuatku jatuh cinta padamu?" Saat mengatakan kalimat yang terakhir Joong Won menunjuk jarinya ke wajahnya sendiri dan menyadari ada bau tak enak di jarinya itu.


Dia mengendus jarinya dan memalingkan wajahnya karena jarinya berbau tak sedap dan mencari asal bau ditangannya itu dan sumbernya ternyata adalah rambut Gong Shil "Kapan terakhir kau mencuci rambutmu?" teriak Joong Won (hahahaha) "Kalau kau ingin menggoda seseorang setidaknya cuci rambutmu dulu.


Gong Shil akhirnya cukup sadar dan menanyai Joong Won kenapa dia datang ke apartemennya. Joong Won akhirnya mendapat kesempatan untuk menanyainya "Kudengar kau membicarakan masa laluku? Dimana dan apa yang kau dengar? Atau kau memang mengetahui sesuatu tentang gadis itu? Kau...apa kau mengenal Hee Joo?"

"Aaah...gadis itu namanya Hee Joo?



Joong Won jadi bingung karena ternyata Gong Shil malah tak tahu namanya "Dari mana kau tahu tentang Hee Joo?"

"Aku melihatnya. Gadis itu...aku melihatnya."



"Apa? Apa kau masih belum sadar betul? Gadis itu...."

"Sudah meninggal bukan?" Gong Shil melanjutkan kata-kata Joong Won.

"Benar. Dia sudah lama meninggal dunia. Lalu kapan dan bagaimana kau melihatnya?" tuntut Joong Won

"Beberapa waktu yang lalu, aku melihat seorang gadis yang berada disekitarmu." Gong Shil lalu memberitahu Joong Won rahasia kelamnya sambil berbisik "Aku...bisa melihat roh yang sudah mati."



Tim Satpam makan malam bersama dengan ketua tim baru mereka Kang Woo, mereka menggosipkan bos mereka dan mantan pacarnya yang sudah meninggal dan yang paling bersemangat begosip diantara mereka adalah seorang satpam bernama Lee Han Joo.

 "Ada sebuah rumor yang sangat terkenal di Kingdom. Pak presdir sangat mencintai mantan cinta pertamanya yang sudah mati itu dan karena itulah dia masih belum menikah sampai sekarang."



Kasus itu sepertinya sangat terkenal sampai Kang Woo juga pernah mendengarnya di berita tentang gadis SMA yang meninggal dunia. Satpam Lee lalu memberinya info lebih detil "Kasus itu tentang seorang laki-laki yang berasal dari keluarga berada dan pacarnya diculik."



Seorang satpam lain ikutan nimbrung "Kalau tidak salah waktu itu polisi membuat kesalahan dan  tak bisa menangkap pelakunya."



"Uang tebusan yang diambil penculiknya waktu itu 10 milyar kalau sekarang uang itu sama dengan 100 milyar. Waaaah...penculik itu sekarang pasti hidup dan makan enak." kata satpam Lee.



Kang Woo lalu menanyakan padanya kenapa mereka menamai kasus itu Joogun. Han Joo menjelaskan "Joo Joong Won kan rajanya Kingdom. Karena itulah panggilannya Joo Gun (Joo Gun = tuan Joo). Presdir Joo Gun hidup dengan baik dengan cara licik, dan gadis itu, yang ikut diculik bersamanya mati (Joo Gun = mati)."

Mereka mengakhiri obrolan itu dengan bersulang dan Kang Woo terlihat sedang memikirkan sesuatu. 



Kembali ke atap apartemen Gong Shil menceritakan bagaimana awalnya dia bisa melihat hantu. Dia pernah mengalami kecelakaan dan hampir mati tapi dia berhasil selamat dan saat dia bangun dia bisa melihat roh orang yang sudah mati.

"Jadi...kau mengatakan kalau Hee Joo yang sudah meninggal 15 tahun yang lalu, kau lihat kemarin?" tanya Joong Won.

Gong Shil mengangguk "Aku melihatnya waktu kau marah dan pergi."

Flashback ke saat Joong Won memarahi Gong Shil dibawah pohon perihal masalah Hae Sung dan Mi Kyeong. Joong Won menyobek gambar Mi Kyeong, melemparnya ke udara dan pergi. 


Saat Gong Shil juga pergi dia melihat Joong Won yang sedang melihat seekor kupu-kupu yang terperangkap di jaring laba-laba, si kupu-kupu berjuang keras untuk terbebas dari jaring itu saat si laba-laba bergerak semakin mendekatinya.


Saat itulah Gong Shil melihat seorang gadis berbaju putih memandang Joong Won. Joong Won melihat si laba-laba sudah berhasil menangkap si kupu-kupu lalu mengibaskan tangannya ke jaring yang kejam itu dan saat itu pula gadis berbaju putih itu menghilang.


"Walau cuma sebentar tapi aku benar-benar melihat gadis itu." kata Gong Shil

"Jadi kau bisa melihat hantu?" tanya Joong Won. Gong Shil mengangguk dan Joong Won ingin dia membuktikannya "Apa ada hantu disini sekarang?

Gong Shil melihat sekelilingnya dan melihat sesosok hantu, sambil menunjuk ke sebuah kursi goyang dia mengatakan "Di kursi itu...Angin tak berhembus, tapi kursi itu bergoyang-goyang. Ada hantu disitu."


Walaupun Joong Won tak bisa melihatnya tapi Gong Shil dan kita para penonton bisa melihatnya, sesosok hantu pria sedang mengoyang-goyangkan kursinya dan memutar-mutar kinciran diatasnya.



Gong Shil memberitahu Joong Won "Kadang dia datang mencariku atau kadang aku melihatnya di jalanan. Aku mencoba untuk mengacuhkannya, tapi dia terus mengikutiku. Kadang dia bicara padaku. Tapi kadang dia meminta sesuatu dariku. Dia selalu muncul disana dan tak membiarkanku tidur tenang. Aku sangat takut dan tak menyukainya tapi aku tak bisa berbuat apa-apa."


Merasa ada manusia yang sedang membicarakannya hantu itu berbalik menghadap Gong Shil dengan mata serba hitamnya dan senyum menakutkannya dan berjalan kilat mendekatinya dan saat hantu itu semakin dekat Gong Shil reflek langsung memegang lengan Joong Won dan si hantu menghilang jadi asap.

Sambil terus memegang lengannya Gong Shil memberitahunya "Tapi kalau aku menyentuhmu seperti ini, mereka menghilang.

Gong Shil meraba lengannya dan bersandar di lengannya "Orang sepertimu, ini pertama kalinya. Karena itulah kau orang yang spesial bagiku. Kau itu apa yah? Kalau aku bersamamu, aku mungkin bisa tidur dengan tenang dan hidup normal. Aku ingin berada disisi."



"Sebesar itukah keinginanmu untuk berada disisiku?" kata Joong Won sambil tersenyum padanya dan Gong Shil mengangguk. 

"Kalau begitu sebaiknya kau mengatakan kalau gedung ini milikmu dan jual padaku karena tanah disini sangat mahal." kata Joong Won ketus sambil menyentak tangan Gong Shil sampai terlepas darinya.

Gong Shil hampir menangis saat dia mengatakan "Aku benar-benar ketakutan. Kau tak tahu karena kau tak bisa melihat atau mendengar mereka tapi mereka benar-benar menakutkan."



"Aku tak takut pada hal-hal yang tak bisa kulihat atau kudengar. Tapi aku takut pada hal yang bisa kulihat, seperti KAU." ujar Joong Won.

Joong Won lalu pergi mendekati kursi goyang itu dan mengoyang-goyangkan kursinya dan memutar kincirnya untuk membuktikan kalau hantu itu tak ada. Lalu dia berjalan pergi sambil mengancam Gong Shil "Kalau kau berani mengangguku sekali lagi maka aku akan membuatnya menjadi sangat menakutkan bagimu.



Baru selesai dia mengancam Gong Shil, kursi goyang dan kincir itu tiba-tiba berhenti sendiri dan si hantulah yang menghentikannya untuk membuktikan keberadaannya. Joong Won berbalik tapi tentu saja dia tak melihat hantu itu dan cuma bingung saja. 

Gong Shil berkata padanya "Walaupun kau membuatnya jadi lebih menakutkan. Kurasa kau takkan bisa membandingkannya dengan apa yang kulihat." Dia mendekati Joong Won yang mundur selangkah menjauhinya 



"Jadi ini bukan karena aku teramat kaya atau terlalu tampan tapi karena kau takut pada hantu? Lucu sekali." kata Joong Won



"Ini hanya sebagai pelengkap untuk menyelamatkanku. Aku sangat kesepian dan sedih." keluh Gong Shil sambil menyandarkan kepala berambutnya yang bau tak sedap ke lengan Joong Won.

"Nona Tae Gong Shil, aku tak tahu apakah Candy (Komik Jepang Candy Candy yang rambutnya dikuncir 2 itu loh) benar-benar ada atau tidak. Tapi walaupun dia kesepian dan sedih. Dia mengikat rambutnya dengan penuh keberanian dan meneruskan hidupnya. Cucilah rambut baumu itu dan sadarlah."


Gong Shil mendesah "Apa aku terlihat seperti cewek matre yang menginginkan uang dari pria-pria kaya?" (soalnya cowok-cowok yang suka sama Candy kan orang kaya semua)

Lalu Gong Shil tersenyum dan sambil mengikat rambutnya jadi dua dengan kedua tangannya dia berkata "Kalau begitu aku akan mencobanya. Bisakah aku jadi Candy mu?" (hahahaha)


"Apa kau pikir dengan menjadi Candy kau bisa merayuku? Baiklah, bicaralah pada teman hantumu, ikat rambutmu dan jadilah Candy." kata Joong Won.

Gong Shil lalu memberitahunya tentang nama panggilannya "Aku Tae Yang (nona Tae / matahari). Tae Gong Shil. Aku adalah matahari."

"Matahari. Kalau kau adalah matahari aku tak mau melihat pagi lagi." kata Joong Won ketus sambil berlalu pergi.


Sebelum Joong Won sempat pergi jauh, Gong Shil berteriak padanya "Kalau matahari terbit, aku akan datang mencarimu dan tinggal disisimu. Dan lain kali, aku akan mencuci rambutku."



Joong Won pergi dari apartemen itu bersamaan dengan Kang Woo yang baru kembali dan kebingungan kenapa dia bisa sampai datang ke apartemen ini, dia melihat ke atas dan melihat Gong Shil sedang melihat kepergian Joong Won dan membuatnya memikirkan sesuatu.



Di rumah mewahnya Joong Won sedang berjalan melewati jendela yang tirainya tersingkap dan tiba-tiba saja tirai itu menutup dengan sendirinya. Perlahan dia mendekati tirai itu sambil mengingat kata-kata Gong Shil tentang hantu Hee Joo yang berada disisinya, perlahan dia mendekati tirai itu dan menyingkapnya dan menemukan bayangannya sendiri di kaca.


"Kalau hantu itu memang ada aku ingin mencoba memanggilnya. Cha Hee Joo." (Mmm...dia tidak terdengar seperti seseorang yang merindukan kekasihnya yang sudah meninggal)


Malam hari disebuah sekolah sekumpulan murid perempuan masih berada di sekolah untuk les tambahan dan sebelum guru mereka datang bukannya belajar mereka malah melakukan acara pemanggilan arwah 'hantu air mancur'.



Di bangku paling belakang ada foto seorang siswi dan bunga krisan putih (bunga krisan putih melambangkan duka dan kematian). Si hantu tampaknya sudah datang saat tangan pemanggil arwah bergerak dengan sendirinya dan di luar sesosok bayangan berjalan mendekati ruang kelas mereka.


3 orang siswi yang berada disebelah si pemanggil arwah kelihatan tegang dan ketakutan. Si pemanggil arwah bertanya pada si hantu "Apa kau adalah Lee Eun Seol?" pensil di tangan si pemanggil arwah bergerak untuk memberinya pertanda kalau dia memang Lee Eun Seol. 



Si pemanggil arwah bertanya lagi "Kenapa kau mati? Siapa yang membunuhmu? Apa pelakunya ada di ruangan ini?" tanya si pemanggil arwah sambil melirik 3 siswi di sebelahnya.

Sosok bayangan di luar berjalan semakin mendekat dan pensil yang dipegang si pemanggil arwah bergetar keras dan perlahan bergerak menunjuk ke arah ketiga siswi yang berada disebelah si pemanggil arwah dan ketiga siswi itu sangat terkejut dan ketakutan. Tiba-tiba BRAAAAK...pintu terbuka dan mereka menjerit.


Dan guru mereka masuk (fuuuuuh) dan menyuruh mereka semua duduk ke tempat msing-masing. Mereka lega tapi mereka tak menyadari bahwa diluar jendela kelas mereka yang gelap sesosok hantu perempuan berseragam sekolah melayang-layang melihat mereka. 



Lalu ketiga siswi yang gugup tadi sama-sama menerima pesan bergambar saat mereka berfoto didepan air mancur dan di belakang mereka ada sosok hantu.



Keesokan harinya asisten paman Do yang bernama Ahn Jin Joo memperlihatkannya foto 3 siswi yang wajahnya sudah di-blur didepan air mancur berhantu itu pada paman Do yang sekarang sudah menyebar luas di internet terutama karena air mancur itu adalah air mancur Kingdom yang terkenal. 

Paman Do meragukan keaslian foto itu, menurutnya itu itu cuma foto yang diambil karena kameranya goyang jadinya fotonya juga buram (aku: kenapa nggak kepikiran photoshop om?)



Jin Joo tidak setuju dengan paman Do , apalagi kalau diperhatikan baik-baik posisi gadis yang berdiri paling belakang agak aneh, dia berjalan mendekati air mancur dan menunjukkan pada Paman posisi gadis itu berdiri yaitu di air. Paman Do akhirnya setuju juga, gadis itu pasti tak mungkin berdiri di air. Yang artinya kalau foto itu memang asli maka foto itu adalah foto penampakan.



Paman Do melaporkan foto itu ke Joong Won yang memang tak percaya hantu dan menurutnya ini hanya sebuah rencana yang digunakan lawan bisnisnya untuk lebih menghancurkan image Kingdom setelah batalnya pernikahan Yi Ryung. 



"Wakil direktur, apa anda tak pernah berhati-hati?" tanya Joong Won pada paman Do.

Paman Do memberitahunya kalau dia sudah meminta website yang menyebarkan foto itu untuk menghapusnya "Tapi walau begitu, karena foto inilah hari ini nama Kingdom jadi tersebar luas di internet. Foto penampakan di Kingdom. Hantu Kingdom. Karena hantu inilah para pekerja sangat bersemangat menggosipkannya." kata paman Do dengan optimis.



Tapi Joong Won sangat pesimis sampai membuat tawa paman Do memudar, mereka punya kekhawatiran lain saat ini. Dia membuka tirai jendelanya dan meneropong dengan teropong emasnya dan melihat sebuah bangunan tinggi yang hampir jadi di depan mallnya "Tepat di depan Kingdom kita, pembangunan Giant Mall semakin cepat dan mereka akan segera opening dalam waktu 2 bulan."


"Cuma tinggal 2 bulan lagi yah? Wah cepat sekali." tanya paman Do sambil berusaha meraih teropong itu tapi Joong Won langsung menjauhkannya. (hehehe)

"Setelah 2 bulan, jika anda tak mau gagal segera sadarlah dan beritahu para pekerja untuk tidak memperdulikan masalah hantu itu dan lebih fokus ke para pelanggan supaya kita menghasilkan banyak uang. BANYAK UANG!" kata Joong Won lalu kembali mengamati bangunan itu lewat teropong emasnya.


Gong Shil jalan-jalan di Kingdom dan melihat ada lowongan kerja tertempel di tembok. Gong Shil datang ke sebuah cafe yang juga terletak di Kingdom dan mengagetkan kakaknya Tae Gong Ri. Gong Shil datang untuk memberitahunya kalau dia baru saja diterima bekerja di Kingdom. 

Gong Ri sangat takut dan khawatir kalau Gong Shil bekerja di Kingdom karena kalau Gong Shil sampai dibawa mobil polisi dan ambulance lagi, dia pasti akan dipecat.


"Unni, kemungkinan hal itu takkan terjadi disini. Karena disini ada sesuatu yang sangat spesial." kata Gong Shil yang sedang bahagia. Kakaknya lalu bertanya "Waktu kau kesini, apa kau melihat hantu?"

"Aku tahu tempat untuk bersembunyi dari mereka supaya aku tidak melihat mereka."

Kakaknya masih terlihat tak tenang lalu bertanya penasaran pada Gong Shil "Kenapa kau minum 2 gelas kopi?" Gong Ri melihat ada 2 gelas kopi di meja Gong Shil. 

Gong Shil memberitahunya "Hantu ini terus mengikutiku sepanjang hari karena dia ingin minum kopi, jadi...aku belikan satu untuknya juga

Gong Shil membuka tutup gelas kopinya dan memberikan pada hantu yang kemarin memainkan kursi goyangnya dan si hantu menghirup aroma kopi itu lalu tersenyum pada Gong Shil. Gong Shil lalu pamit pergi meninggalkan si hantu bersama kakaknya yang ketakutan (hehe)


Di belakang gedung sekolah mereka 3 siswi di foto penampakan itu sedang membicarakan masalah foto penampakan hantu itu. "Inikan foto yang kita ambil bersama dihari kematian Eun Seol?"

"Benar, tapi bagaimana bisa Eun Seol muncul di foto ini?" tanya salah satu diantara mereka



"Apa menurut kalian Eun Seol yang mengirimkan foto ini? Untuk menunjukkan pada kita betapa bencinya dia pada kita?" tanya Kim Ga Yong (Bang Minah Girl's Day)

"Kurasa ini cuma lelucon yang seseorang yang kirimkan pada kita. Ada beberapa orang yang bilang kalau Eun Seol mati karena kita." kata siswi yang berkacamata.



"dia meninggal karena kecelakaan mobil." protes Ga Yong.

"Jujur saja, menurutku dia memang meninggal karena kita. Kalau hari itu kita tidak melakukan apa yang kita lakukan padanya waktu itu, dia takkan mati. Kurasa Eun Seol yang sangat membenci kita masih ada didekat kita.



Paman Do memberitahu bibi Joo tentang foto penampakan itu dan gosip yang beredar mengatakan kalau hantu itu adalah hantu gadis yang mati karena presdir Joo. Bibi Joo langsung membanting gelas kopinya ke meja dan mengagetkan paman Do (hehe) 

"Apa itu masuk akal? Siapa yang mengatakan hal-hal mustahil itu?" teriak bibi Jo sambil melotot.



"Bukan aku. Para pekerja yang bilang." kata paman Do yang ketakutan pada bibi Joo (hehe) "Kasus itu sangat terkenal sampai semua orang mengetahuinya dan karena itulah hantunya masih berada disisinya."



"Gadis itu sudah cukup lama mati." kata bibi Joo lalu mengambil foto penampakan itu dan melihat sosok si hantu dan mengingat kembali seperti apa sosok gadis mantannya Joong Won yang sudah mati itu "Aku ingat dia berambut panjang, dan dia juga seumuran mereka waktu dia meninggal, tapi aku tak bisa mengingat wajahnya."

Paman Do malah menertawakannya "Kau sekarang memang sudah tua, memang sudah saatnya untuk orang-orang seusiamu ingatannya mulai memudar." Bibi Joo langsung menatapnya tajam membuat tawa paman Do langsung menghilang (hahahaha)


Sepasang kekasih sedang membicarakan gosip hantu di air mancur itu, ceweknya ketakutan tapi cowoknya malah bersemangat untuk foto bersama hantunya. 

Joong Won yang sedang berkeliling bersama dengan sekretaris Kim melihat kedua pasangan itu dan mendengar semua pembicaraan mereka.

"Apa foto penampakan itu masih diperbincangkan juga?" tanya Joong Won pada sekretaris Kim.



"Gosip itu sudah menyebar luas sebelum anda mengetahuinya. Hal semacam ini cukup sulit ditangani. Dan orang-orang malah menambahkan rumor-rumor tak masuk akal." kata sekretaris Kim.

Joong Won berusaha menenangkan dirinya "Rumor tentang apa?"

Saat sekretaris Kim ingin memberitahunya mereka dikagetkan oleh pasangan itu yang ceweknya tercebur ke air dan marah pada cowoknya gara-gara hantu air mancur itu.

Joong Won jadi benar-benar kesal karena air mancurnya yang sangat mahal dan berhiaskan 4 patung wanita cantik itu sudah dikalahkan oleh hantu. 


"Hantu wanita lebih meyakinkan dari pada wanita cantik. Kecantikan membuat orang merasa nyaman, tapi ketakutan membuat seseorang merasa gelisah. Ketakutan memiliki karisma yang membuat orang sulit untuk mengabaikannya. Karena itulah orang-orang sangat tertarik olehnya (hantu)." kata sekretaris Kim pada Joong Won sambil mengelilingi air mancur itu sampai mereka bertemu dengan seorang cleaning service.

Tae Gong Shil dengan seragam barunya mengepel area sekitar air mancur itu dan saat melihat Joong Won dia tersenyum. Sekretaris Kim juga tersenyum melihat Gong Shil ada disitu.


"Kau begitu gigih sampai membuatku takut." kata Joong Won kesal pada Gong Shil.

Joong Won bertanya apa yang dilakukannya di tempat ini. dan Gong Shil memberitahunya kalau dia adalah pekerja pembersih baru di Kingdom. Sekretaris Kim pergi meninggalkan mereka berdua. 

"Ada banyak tempat lain untuk dibersihkan, kenapa kau datang kesini?" tanya Joong Won

"Karena...kau ada disini." kata Gong Shil sambil mengulurkan jarinya untuk menyentuh Joong Won.



Joong Won tersenyum dan memujinya dengan sinis "Kau melakukannya dengan sangat baik. Untuk mendapatkan seorang pria, orang itu sampai bekerja ditempat yang sama supaya mereka bisa saling bertemu. Lalu...mereka mulai saling memandang dan makan bersama karena bekerja bersama. Begitu kan?"



"Aku tahu kau tak percaya dengan kata-kataku kemarin, tapi kau tahu sendiri kenapa aku begitu membutuhkanmu." kata Gong Shil 

"Ah, kau bilang karena kau bisa melihat hantu yah?" Joong Won menunjuk air mancurnya "Ada hantu disitu. Apa kau bisa melihatnya?"


"Ada hantu disitu?" tanya Gong Shil kebingungan mencari keberadaan hantu air mancur itu "Tidak ada."

"Tak ada?"



"Iya tak ada, kalau ada pasti aku sudah memegangmu." kata Gong Shil sambil berusaha mengulurkan tangannya untuk menyentuh Joong Won yang langsung memundurkan tubuhnya untuk menghindari sentuhannya.

Joong Won bertanya lagi biar lebih yakin dan Gong Shil mengangguk meyakinkannya. Joong Won senang "Air mancur ini sangat mahal, beraninya hantu datang dan mendiaminya. Syukurlah." (Ooooh...dia sudah percayakah?)



Gong Shil senang melihat senyum bahagianya dan menduga kalau dia sudah percaya padanya. Joong Won sekarang baru sadar dengan apa baru saja dilakukannya dan matanya memandang kebingungan kanan-kiri. Lalu dengan wajah kakunya dia berbalik menghadap Gong Shil "Percaya? tentu saja hantu itu tidak ada. Bukannya aku percaya padamu tapi aku percaya kalau hantu itu tidak ada. Dan kau, jangan bersih-bersih disini. Karena aku akan segera memecatmu. Jadi pergilah." Dia mengibaskan tangannya mengisyaratkan padanya untuk pergi. Gong Shil hanya bisa memandanginya dengan kecewa dan kesal.



Paman Do memberitahunya kalau ada masalah. Di kantornya mereka menonton siaran TV, foto hantu air mancur itu sekarang sudah sampai ke acara TV dan mereka menghubungkan foto hantu itu dengan masa lalu Joong Won yang mana dia dan pacarnya diculik dan penculiknya meminta tebusan tapi setelah tebusan itu sudah diberikan pacarnya Joong Won malah meninggal. 



Acara TV bahkan mewawancari salah satu pekerja Kingdom yang suaranya sudah disamarkan dan wajahnya tidak diperlihatkan, pekerja itu mengatakan bahwa banyak rumor yang beredar di Kingdom yang mengatakan kalau hantu pacar pak presdir berkeliaran di mall. 

Pekerja yang diwawancara itu adalah satpam Lee Han Joo yang langsung kabur saat dia melihat sosok samar dirinya sendiri di TV dan menabrak Gong Shil yang juga melihat berita itu dan saat melihat foto hantunya dia sangat yakin kalau hantu itu bukan Hee Joo.



Acara TV itu juga mewawancarai detektif yang berwenang atas kasus ini. Sang detektif mengatakan kalau kasus ini berakhir buruk, pelakunya tidak tertangkap dan kasusnya ditutup begitu saja. Kemungkinan korban merasa kematiannya tak adil. Saat mendengar penuturan detektif itu Joong Won sangat marah. 



Kang Woo juga ikut menonton acara itu dan beranjak pergi. Joong Won juga beranjak pergi dari kantornya dan Gong Shil menghadanganya untuk memberitahunya kalau hantu di foto itu bukan Hee Joo tapi Joong Won terlalu marah untuk mendengarkan omongan siapapun

 "Tutup mulutmu dan pergilah." ujar Joong Won tajam. Gong Shil hanya bisa diam dan Kang Woo diam-diam melihat mereka dari kejauhan.



Ketiga siswi itu membahas masalah hantu, Ga Yong yang sudah melihat acara TV itu yakin kalau hantu itu memang hantu yang selalu mendiami Kingdom. Tapi yang lain masih yakin kalau hantu di foto itu Lee Eun Seol. "Haruskah kita pergi kesana?" tanya siswi berkacamata.



Joong Won mendatangi kantor polisi dan memkonfrontasi detektif yang berwenang atas kasusnya karena dia mau saja diwawancarai acara TV itu. Pikir detektif itu kalau dia melakukannya, penculik itu akan menyerahkan dirinya sebelum kasus itu ditutup. Joong Won sangat pesimis kalau penculik itu akan muncul hanya karena takut hantu. Si detektif tetap yakin kalau penculik itu melihatnya dia akan sedikit merasa bersalah.



"Cha Hee Joo sampai meninggal, sebagian adalah salahmu. Apa kau tak merasa bersalah pada gadis itu? Sepertinya kau hidup dengan sangat baik sebagai presdir Kingdom. Setidaknya kau tak boleh melupakan gadis itu."



"Kurasa kau sangat terganggu denganku yang hidup dengan sangat baik. Padahal aku melakukannya karena aku mendengarkan nasehatmu yang kau katakan 15 tahun yang lalu. 'Lupakan semuanya, yang masih hidup harus tetap hidup'.



Detektif itu berpura-pura tak mengingat nasehatnya sendiri "Bagaimanapun juga, aku takkan pernah menyerah dengan kasus ini."

"Kalau memang itu yang kau inginkan, maka carikan uangku yang juga ikut menghilang." kata Joong Won. Lalu dia berjalan pergi.

Detektif itu menghentikannya "Apa kau benar-benar baik-baik saja?" Joong Won berbalik dan si detektif melanjutkan "Setelah kejadian itu, kau kehilangan kemampuan membacamu kan? Apa kau bisa membaca ini sekarang?" tanya si detektif sambil menunjukkan korannya pada Joong Won menantangnya membaca koran itu.



Joong Won mencoba untuk tenang lalu tersenyum pada si detektif "Aku sudah melupakannya." Tapi si detektif yakin walaupun Joong Won hidup dengan sangat baik tapi dia sama sekali belum melupakan kasus itu.



Di kamar apartemennya Gong Shil melihat foto penampakan hantu air mancur itu dan penasaran siapa hantu di foto itu. 2 anak tetangga yang kemarin datang lagi ke rumahnya dan makan disana karena ibu mereka masih bekerja. Sang kakak yang bernama Seung Mo sambil menyuapi adiknya berkata "Noona bilang noona bisa melihat roh orang yang sudah mati. Coba saja mencari hantu itu.



"Benar juga, kalau aku menemukan hantu itu, aku bisa membantu orang itu (Joong Won) dan kalau aku membantunya, dia mungkin akan mengizinkanku tinggal disisinya." Gong Shil memutuskan untuk pergi mencarinya sekarang juga dan sebelum pergi dia menyuruh Seung Mo dan adiknya untuk makan yang banyak dan tidur dikamarnya saja kalau mengantuk.

Setelah dia pergi Seung Mo berkata pada adiknya "Biarpun dia aneh, kau harus tetap percaya apapun yang dikatakannya, mengerti. Hanya dengan cara itulah kita bisa terus dapat makan gratis darinya." (kurang ajar!!! hahahaha)



Tengah malam di Kingdom yang sudah tutup. Gong Shil datang dan berkeliling mencari keberadaan hantu itu sambil membawa fotonya. Gong Shil mencoba mencarinya ke toilet tapi hanya bertemu dengan hantu penunggu toilet yang menakutkan, dengan tangan gemetaran Gong Shil mencocokkan sosoknya dengan sosok hantu di foto tapi mereka tak sama maka dia langsung lariiiiii.



Lalu Gong Shil bertemu hantu berbaju pengantin dan mengejarnya sampai ke eskalator, Gong Shil memanggilnya dan saat si hantu berbalik hantunya berwajah bapak-bapak berkumis (hahahahaha) bukan dia juga jadi Gong Shil lari lagi. 



Gong Shil dikejutkan oleh suara tutup tong sampah yang berputar-putar dan teryata ada hantu ahjussi yang mendiami tong sampah itu. Gong Shil bertanya padanya dan si hantu tong sampah menatapnya marah sambil memukul tutup tong sampahnya. 



Kecapekan karena masih belum menemukan hantu itu maka dia beristirahat di patung berwajah kucing dan berbadan manusia sedang membaca koran. 



Seseorang berjalan mendekatinya dari belakang, menepuk bahunya dan menakutinya dengan sinar senter terarah ke wajahnya membuat wajahnya jadi sangat menakutkan di tempat gelap. 



Sudah berhasil menakutinya Kang Woo tersenyum dan mematikan senternya. Gong Shil memberitahunya kalau dia baru diterima bekerja di Kingdom sebagai petugas kebersihan. 

Tapi Kang Woo tidak mengerti apa yang dilakukannya malam-malam begini apalagi jam kerja petugas kebersihan seharusnya sudah berakhir dari tadi. Gong Shil beralasan kalau dia kehilangan sesuatu waktu dia bersih-bersih tadi jadi dia berkeliling untuk mencarinya. 



Kang Woo melihat foto yang dibawanya dan Gong Shil cepat-cepat menyembunyikannya dibalik punggungnya. Kang Woo memutuskan untuk menemaninya apalagi ditempat gelap seperti itu akan sangat menakutkan kalau dia berjalan sendirian apalagi sekarang ada gosip-gosip hantu berkeliaran.



Malam itu juga ketiga siswi datang ke Kingdom yang. "Bagaimana kalau Eun Seol benar-benar muncul?" tanya salah satu diantara mereka

"Kalau begitu kita tanya saja padanya...kenapa dia mengganggu kita." ujar siswi berkacamata.

Ga Yong membuka pita pembatas Kingdom dan mereka bertiga masuk ke Kingdom sepi dan gelap.





Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon