Powered by Blogger.

Ketiga siswi masuk ke Kingdom dan Kang Woo menemani gong Shil berkeliling mencari barangnya yang hilang. Kang Woo bertanya apa yang dia cari tapi Gong Shil hanya bilang kalau barang itu bukan sesuatu yang bisa dilihatnya dan Kang Woo mengira kalau dia membicarakan masalah penglihatan

"Penglihatanku sangat bagus." (hehe)


Kang Woo lalu berhenti untuk membenarkan nama panggilannya

"Bukan 'kamu', namaku Kang Woo.


Lalu Gong Shil juga memperkenalkan namanya. Gong Shil tiba-tiba terkejut dengan tutup sampah yang bergoyang (yang tadi ada hantunya). 

Karena Gong Shil ketakutan Kang Woo menawarkan tangannya untuk dia pegang, Gong Shil tersipu malu berterima kasih dan memegang tangannya (Awwwww...aku juga mau donk *dilempar sandal sama fansnya Seo In Guk*) .



Ketiga siswi sudah sampai didepan air mancur, Ga Yong memanggil Eun Seol dan sesosok bayangan mendekati mereka dari belakang (aaaaaaaaaahhhhhh *tutup mata pake bantal*). 


Kang Woo dan Gong Shil melihat ketiga siswi itu dari atas tangga. "Mereka manusia." kata Gong Shil

"Benar. Mereka sepertinya masih pelajar SMU." kata Kang Woo

"Apa yang mereka ber-empat lakukan disini?" tanya Gong Shil (Empat????)

Kang Woo menatapnya bingung lalu membenarkannya "Mereka cuma bertiga." (Aigooooo)


Mereka melihat grup siswi itu lagi dan Gong Shil melihat ada satu siswi lagi yang berdiri tepat dibelakang ketiga siswi itu. Kang Woo berteriak pada ketiga siswi dan mereka langsung kabur dan membuat Gong Shil bisa melihat sosok siswi yang keempat dengan lebih jelas dengan lumuran darah di seragam sekolahnya. 


Kang Woo mengejar ketiga siswi itu dan Gong Shil mendatangi si hantu yang tetap diam di didepan air mancur. Gong Shil memanggilnya dan hantu itu berbalik menghadapnya dengan wajah yang menakutkan sampai Gong Shil menutup matanya dan hantu itu masih disana saat dia membuka matanya kembali.


Ketiga siswi itu bersembunyi dan Gong Shil berhasil menemukan mereka dan menyodorkan foto itu pada mereka "Kalian kan yang di foto ini?" ketiga siswi itu jadi gugup dan ketakutan.


Joong Won dan sekretaris Kim datang ke sebuah gudang tua. 

"Tempat ini masih sama seperti 10 tahun yang lalu."

"Anda sampai datang kesini pasti karena sangat terpengaruh oleh kata-kata Gong Shil." kata sekretaris Kim


Mereka masuk kedalam gudang itu. "Apa anda benar-benar tak melihat wajah penculiknya?" tanya sekretaris Kim. 

Flashback saat Joong Won remaja (Infinite L) diculik, dia terbangun dan terikat pada sebuah kursi di gudang tua itu, dia melihat sosok samar berbaju putih berjalan mendekatinya dan saat sosok itu semakin dekat, mata Joong Won remaja membelalak.


Kembali ke masa kini di gudang tua itu Joong Won menjawab pertanyaan sekretaris Kim "Aku tidak melihatnya."

"Walau anda melihatnya penculik itu takkan bisa lepas dari Cha Hee Joo yang sudah mati." kata sekretaris Kim


"Benar. Kalau aku tahu siapa penculiknya, mereka pasti sudah mati sekarang." kata Joong Won (Hmmmmmm...)


Bibi Joo dan Yi Ryung makan malam bersama dan membahas masalah hantu di Kingdom itu. Bibi Joo tak percaya tapi Yi Ryung cukup terganggu dengan gosip yang mengatakan kalau kegagalan pernikahannya adalah bagian dari kutukan hantu mantannya Joong Won itu.


Bibi Joo berusaha menenangkannya kalau kegagalan pernikahannya bukan karena kutukan tapi ketidak beruntungan saja. Tapi Yi Ryung tak bisa menerimanya begitu saja. Dia menanyakan pada bibi Joo siapa wanita yang datang merusak pernikahannya. 

Tapi bibi Joo juga tak tahu tapi paman Do pernah melihat wajahnya dan bibi berjanji akan mencari tahunya. Yi Ryung memintanya untuk segera menghubunginya kalau bibi Joo sudah menemukan wanita itu, dia sendiri yang akan mengurusnya.


Di tempat parkir Kingdom Gong Shil menghentikan mobil Joong Won yang langsung kesal "Langsung melihat matahari tepat saat aku membuka mata saja rasanya sudah cukup buruk, haruskah aku melihat wajahmu juga saat aku masuk kerja? Aku kan sudah menyuruhmu untuk tidak bersih-bersih disini."


Gong Shil tersenyum dan memberitahunya kalau dia sudah menemukannya. Hantu yang ada difoto itu. Tapi sebelum dia memberitahunya siapa si hantu "Kalau aku beritahu, apakah aku boleh tetap bekerja disini?"

Joong Won setuju "Kalau kau salah maka kau harus membersihkan yang lebih kotor."


Gong Shil mengajaknya ke sekolah 3 siswi itu dan menunjukkan pada Joong Won foto Lee Eun Seol yang baru saja meninggal dunia dan 3 siswi yang kemarin malam datang ke Kingdom. Joong Won bisa langsung menduga kalau 3 siswi itu lah yang ada di foto penampakan itu.


Ketiga siswi itu dipanggil menghadap wali kelas mereka, Joong Won dan Gong Shil juga ikut berada di ruangan itu. Joong Won sangat yakin kalau ketiga siswi itu pasti menyiksa Eun Sol dan menuduh mereka mengganggu arwah hanya untuk kesenangan semata.


Mereka menyangkalnya dan menjelaskan pada wali kelas mereka kalau mereka tidak pernah sekalipun menyiksa Eun Sol, mereka memang tak menyukai Eun Sol karena dia selalu membuat masalah.

Flashback saat Eun Seol masih hidup dia menumpahkan kue yang sudah mereka buat dengan susah payah dan ketiga siswi itu sangat kesal. 


Dan saat dia cuma menyumbang 3 minuman kaleng sementara ketiga siswi membeli banyak makanan dan Eun Seol memakan makanan mereka tanpa menyadari ketidak senangan di wajah mereka saat mereka melihatnya menghabiskan makanan mereka.


Kembali ke masa kini,

"Lee Eun Seol adalah beban terberat bagi kami." ujar siswi berkacamata.

Kata-katanya membuat Joong Won jadi semakin yakin kalau mereka memang berniat membunuhnya supaya beban mereka terlepas. Mereka sekali lagi menyangkalnya. Siswi yang satunya menjelaskan kalau saat itu mereka hanya ingin jalan bertiga setelah gagal dalam ujian tapi Eun Seol malah mengikuti mereka. 

Flashback saat mereka berempat di Kingdom. Ga Yong berkata pada Eun Sol "Hari ini kami hanya ingin jalan bertiga saja. Kalau kau punya hal lain untuk dilakukan pergi saja."


Eun Seol sebenarnya sangat kecewa tapi dia berusaha menutupinya dengan tetap tersenyum ceria dan berbohong kalau dia memang ada urusan lain lalu pamit pergi. Mereka akhirnya bisa jalan bertiga saja dan mengambil foto bertiga didepan air mancur itu. 


Kembali ke masa kini, Ga Yong mengatakan pada mereka kalau mereka bertiga tak pernah mengirimkan foto itu pada Eun Seol dan siswi satunya mengatakan kalau pada hari itu juga mereka bertiga mendengar kalau Eun Seol meninggal dunia dalam kecelakaan mobil.

"Karena itulah Eun Seol pasti sangat membenci kami. Dan mengirimi kami foto itu."


Joong Won masih tetap tidak percaya pada mereka karena tak mungkin hantu bisa mengirim pesan lewat HaPe. Siswi berkacamata cukup yakin kalau pesan bergambar itu pasti dari Eun Seol karena nomor pengirimnya adalah nomornya Eun Seol.

Gong Shil yang sedari tadi diam akhirnya angkat bicara "Bukan Eun Seol yang mengirimnya. Bahkan sekalipun dia membenci kalian, dia takkan melakukan hal semacam itu."


Mereka kembali ke kelas dan Gong Shil mendatangi seorang siswi yang kemarin memanggil si arwah dan menuntutnya untuk mengembalikan HaPe Eun Seol. Siswi pemanggil arwah itu menyerahkan HaPe Eun Seol ke Gong Shil membuktikan kalau dialah si pengirim foto penampakan hantu itu. 


Siswi si pemanggil arwah itu menjelaskan kenapa dia mengirim foto itu. Dia melakukanya dengan sengaja karena dia sangat membenci mereka. "Saat Eun Seol meninggal, aku melihatnya bersama kalian."


Flashback, Eun Seol membelikan ketiga temannya minuman kaleng sesuai rasa yang mereka suka masing-masing, siswi si pemanggil arwah berada disampingnya dan melihat Eun Seol sangat bahagia membelikan minuman untuk teman-temannya. Setelah Eun Seol pergi, dia melihat HaPe Eun Seol ketinggalan lalu dia berlari menyusulnya.


Sesampainya didalam Eun Seol melihat dan mendengar ketiga temannya membicarakannya dan minumannya tak pernah mereka inginkan dan bagaimana mereka merencakan untuk mengupload foto mereka bertiga di depan air mancur tadi sebelum Eun Seol kembali.


Eun Seol menangis dan siswi si pemanggil arwah itu melihat dan mendengar semuanya dan merasa kasihan pada Eun Seol. Eun Seol pergi sambil tetap menggenggam ketiga minuman kaleng itu dan menangis dan siswi pemanggil arwah itu terus mengikutinya dari belakang.


Air mata Eun Seol mengaburkan pandangan matanya dan saat dia menyeberang jalan sebuah truk datang menjemput ajalnya. (TT__TT)


Kembali ke masa kini siswi pemanggil arwah menyalahkan mereka atas kematian Eun Seol, Eun Seol menggunakan seluruh uangnya taksinya untuk membelikan mereka minuman dan dia mati karena membelikan mereka minuman itu dan dia lebih membenci mereka lagi setelah Eun Seol meninggal mereka malah hidup jauh lebih baik dari sebelumnya.

Ketiga siswi itu tidak terima disalahkan atas kematian Eun Seol yang jelas-jelas disebabkan karena kecelakaan. Dan karena tak ada yang mau mengalah pertengkaran jambak-jambakan pun tak bisa dihindari. Gong Shil ingin melerai mereka karena bukan seperti itu yang diinginkan Eun Seol tapi Joong Won melarangnya ikut campur.

"Diam saja. Ini adalah urusan orang yang masih hidup. Yang sudah mati tidak boleh ikut campur." kata Joong Won.


Joong Won mengajak Gong Shil pergi tapi Gong Shil tidak enak meninggalkan masalah ini begitu saja karena dialah yang paling tahu kalau Eun Seol sangat sedih, lalu berbalik kembali ke dalam gedung sekolah itu.

Ketiga siswi duduk di bangku taman dalam kondisi acak-acakan setelah perkelahian tadi dan menyesali segala yang mereka perbuat. 


Mereka bertiga sama-sama menerima pesan dari Eun Seol yang mengatakan kalau dia sedang bersama mereka dan kalau mereka ingin mengatakan sesuatu dia akan mendengarkannya, mereka tahu kalau Gong Shil yang mengirimnya karena HaPenya Eun Seol dipegang Gong Shil tapi mereka berpura-pura kalau memang Eun Seol yang mengirimnya dan masing-masing menyampaikan penyesalan mereka pada Eun Seol.

"Maafkan aku Eun Seol." kata salah satu diantara mereka.

"Aku juga minta maaf Eun Seol. kukira kau sangat menjengkelkan." kata siswi berkacamata.

"Aku terlalu kejam. Maafkan aku. Aku berharap kau bisa memberitahu kami 'tidak apa-apa' seperti dulu." kata Ga Yong.

Saat itu mereka mendengar suara vending machine mengeluarkan sesuatu padahal tidak ada siapa-siapa disitu. Mereka mendekati vending machine itu, Ga Yong mengeluarkan 3 minuman kaleng sama seperti yang biasa dibeli Eun Seol untuk mereka. 

Tiba-tiba hantu Eun Seol menampakkan diri dia mengambil minuman kaleng itu dan membagikannya pada mereka satu-persatu sesuai selera mereka. 

"Teman-teman, tidak apa-apa/aku baik-baik saja." kata Eun Seol


Ketiga siswi itu sekarang meminta maaf secara langsung padanya dan Eun Seol tersenyum memaafkan mereka. Ketiga siswi itu berpelukan dan menangis dan Eun Seol akhirnya bisa pergi ke langit dengan senyum.

Joong Won dan sekretaris Kim melihat Gong Shil yang melihat langit, Sekretaris Kim penasaran apa yang sedang dilihatnya. Joong Won menduga dia cuma melamun tapi sekretaris Kim yakin kalau Gong Shil melihat tempat yang tak bisa mereka lihat.

Gong Shil melambaikan tangannya ke langit melihat kepergian Eun Seol dan Joong Won tertawa melihat tingkahnya dan memutuskan untuk meninggalkannya (lagi) tapi sebelum mereka pergi meninggalkannya sekretaris Kim bertanya apakah dia akan menepati janjinya untuk tetap mempekerjakan Gong Shil, Joong Won tidak menjawab. Gong Shil sedih melihat mobilnya pergi tanpa mengajaknya.


Setelah kembali ke Kingdom dia bertanya pada sekretaris Kim apakah presdir masih mengizinkannya bekerja disitu. Dan sekretaris Kim memberinya berita gembira kalau Joong Won mengizinkannya tetap bekerja disini dengan syarat dia tak boleh mengganggu pekerja kebersihan yang lain.


Gong Shil sangat senang mendengarnya dan ingin bertemu dengannya secara pribadi. Tapi Joong Won punya pesan yang lain.

"Dia juga bilang untuk memastikan tidak ada aura kegelapan masuk kedalam kantor presdir di lantai 4. Dia tidak memperbolehkanmu naik ke kantornya." sekretaris Kim memberitahu pesan Joong Won pada Gong Shil.

Saat melihat Gong Shil kecewa sekretaris Kim mengatakan kata-kata yang mampu membuat Gong Shil tersenyum kembali

"Kenapa kau kecewa? Dia pasti akan turun."


Gong Shil menanyakan nasib ketiga siswi itu dan sekretaris Kim memberitahunya kalau Joong Won memutuskan untuk membiarkannya saja karena dia sekarang sedang sangat bahagia gara-gara foto penampakan hantu itu.

Joong dan paman Do melihat air mancurnya penuh orang yang mengantri untuk melempar uang koin kedalam air mancur. Paman Do memberitahunya

"Karena hantu itu mendiami air mancurnya, banyak rumor yang beredar mengatakan kalau air mancur itu adalah air mancur pengabul harapan." (hahahaha)


Bahkan hanya dalam hitungan hari koin yang masuk ke air mancur itu sangat banyak. Paman Do juga ingin mencobanya dan Joong Won malah merebut koinnya dan memberikannya pada seorang anak.

"Anak kecil, Apa kau juga mau membuat keinginan? Apa keinginanmu?"

"Aku ingin punya mainan baru dan sepatu baru." kata anak kecil itu.

Joong Won memberikan koin itu padanya dan menyuruhnya untuk memanggil ibunya "Katakan keinginanmu dengan suara lantang didepan ibumu lalu lempar koin ini ke air mancur. Keinginanmu akan terkabul kalau kau pergi ke area anak di lantai dua. Pergilah."

Dan anak kecil itu berlari memanggil ibunya (hahahaha)


Joong Won menjelaskan pada Paman Do kalau kebanyakan harapan dan keinginan itu bersifat pribadi. Dan kalau terkabul maka tidak jadi masalah apakah itu karena wanita (patung wanita di air mancur) atau hantu. Yang orang peraya adalah keinginan mereka akan terkabul.


Di kantornya dan sofa besarnya Joong Won memberitahu bibi Joo kalau dia akan menutupi insiden foto penampakan hantu itu. Tapi bibi tidak mengerti kenapa terutama gara-gara foto itu masa lalunya jadi terungkap ke media. 

Tapi Joong Won yakin kalau dia melakukan sesuatu, masalahnya akan jadi lebih besar. Dan kalau dia menutupi masalah ini secara diam-diam maka orang akan melupakan masalah ini dengan sendirinya. 


Tapi bibinya masih tetap khawatir karena dia masih yakin kalau keponakannya itu sampai sekarang belum menikah karena dia masih menyalahkan dirinya sendiri atas kematian Cha Hee Joo. Joong Won lelah harus mendengarkan nasehat yang sama berulang kali.

"Alasan terbesar bagi seseorang yang masih hidup, yang masih hidup harus terus hidup. Aku mengerti, karena itulah tolong jangan katakan hal itu lagi. Caraku menjalani hidupku, mungkin terlihat seperti orang breng**k. Pikiran itu bahkan membuat diriku sendiri muak. Bibi juga berpikir seperti itu kan." kata Joong Won 

"Aku begitu karena aku mengkhawatirkanmu." kata bibi Joo.

"Aku tahu. Jangan khawatir. Percayalah padaku, aku TIDAK pernah sekalipun berpikir kalau kematian Hee Joo adalah salahku."


Paman Do yang mendengarkan percakapan mereka dari jauh malah tertawa sinis meragukan kata-kata Joong Won barusan.

Tetapi malam itu dikantornya yang sepi dan gelap Joong Won duduk termenung sendirian, mengenang masa penculikannya 15 tahun yang lalu.


Flashback, Joong Won remaja terbangun dalam keadaan terikat di kursi, sosok samar berbaju putih itu berjalan mendekatinya dan saat dia sudah benar-benar dekat mata Joong Won terbelalak, terkejut oleh kehadiran Cha Hee Joo didepannya.  


Hee Joo tidak mengatakan apa-apa. Joong Won remaja mengkhawatirkan keadaannya dan mencoba melepaskan ikatannya dan yang Hee Joo lakukan hanya menontonnya tanpa sedikitpun berusaha untuk menolongnya. 

"Joong Won, maafkan aku. Joo Joong Won." Itulah satu-satunya kalimat yang Hee Joo ucapkan padanya tanpa emosi sama sekali. (omona. Hee Joo kah penculiknya?)


Kembali ke masa kini di kantor Joong Won duduk termenung mengenang masa lalunya itu sampai matahari terbit. 

"Karena kau mati seperti itu, segalanya menjadi tidak adil untukku. Cha Hee Joo." renung Joong Won


Kang Woo kembali menelepon seseorang dan melapor kalau kasus foto hantu itu tidak ada hubungan dengan kasus itu (kasus apa???)

"Tapi ada seseorang dari pihak presdir Joo membuatku curiga. Dia seorang wanita." lapor Kang Woo sambil melihat Gong Shil yang sedang bersih-bersih. (dia lagi menyelediki Joong Won? terus sekarang curiga sama Gong Shil? jadi dia sebenarnya siapa?)

Sementara itu Gong Shil sedang membersihkan air mancur bersama para ahjumma petugas kebersihan yang lain. Salah satu ahjumma mencoba beramah tamah dengannya.

"Nona, perkenalkan dirimu." pinta salah satu ahjumma

Dan Gong Shil malah berteriak "Aku tidak mau." (hahaha)


Ahjumma mengira kalau dia sombong padahal Gong Shil sebenarnya sedang bicara dengan salah satu hantu (hehe). Gong Shil tak bisa menolak permintaan hantu itu dan menyampaikan pesan si hantu pada salah satu ahjumma. 

"Ahjumma, Apa kau tahu kalau hari ini adalah hari peringatan kematian ayah mertuamu?" tanya Gong Shil pada salah satu ahjumma sambil melirik si hantu.

Ahjumma langsung ingat kalau hari ini memang peringatan kematian ayah mertuanya dan bingung kenapa Gong Shil bisa mengetahuinya. Gong Shil berbohong kalau tadi dia mendengar si ahjumma mengatakannya. Dan si ahjumma percaya saja dan berterima kasih sama sekali tidak menyadari hantu ayah mertuanya sedang menatap marah padanya disebelah patung wanita air mancur (hehehe).


Paman Do dan bibi Joo turun dan saat paman Do melihat Gong Shil dia mengenali wajahnya sebagai orang yang merusak pernikahan Tae Yi Ryung. Bibi Joo langsung mendekati Gong Shil dan membaca label namanya.

"Tae Gong Shil. Akan kuingat." hanya itulah yang dikatakan bibi Joo lalu pergi meninggalkan Gong Shil yang kebingungan.


Kang Woo mendatanginya dan mengajaknya pulang bersama karena mereka tinggal ditempat yang sama dan dia akan menunggunya diluar dan karena Gong Shil tersipu malu dengan ajakan Kang Woo, para ahjumma jadi mengira kalau mereka tinggal serumah "Kapan kalian berdua menikah?" (hahahahaha)


Joong Won yang baru turun dari kantornya melihat Kang Woo mengajaknya pulang, Gong Shil yang tersipu malu dan para ahjumma yang menggoda mereka. Kang Woo pamit dan keluar untuk menunggunya.


Joong Won mencoba untuk tidak peduli tapi kemudian dia melihat Gong Shil memperbaiki dandanan rambutnya dan langsung merasa kesal (hehehe). Dia mendekati Gong Shil dan sekretaris Kim tersenyum melihatnya. 


"Apa kau melihatnya lagi? Apa kau melihat sesuatu di air mancurku yang sangat mahal ini?" tanya Joong Won

"Tidak ada apa-apa." kata Gong Shil

"Kalau begitu jangan muncul dihadapanku lagi." ujar Joong Won sambil melangkah pergi

"Tunggu dulu." cegah Gong Shil

"Apa? Kenapa kau bicara padaku?" tanya Joong Won kesal

"Maafkan aku." kata Gong Shil "Kalau aku tahu kau begitu terluka, aku takkan mengatakan apapun tentang Cha Hee Joo yang berada disisimu."

"Terluka?" tanya Joong Won

Gong Shil melanjutkan "Karena aku, kesalahanmu di masa lalu kembali lagi kan?"

"Kesalahan?" tanya Joong Won


Gong Shil lalu mengemukakan pendapatnya tentang Cha Hee Joo "Orang itu mungkin hanya ingin memberitahumu untuk melupakan segalanya dan tetap melanjutkan hidupmu dan memberitahumu kalau kematiannya bukan kesalahanmu."

Joong Won sangat marah mendengarnya lalu mendekatkan wajahnya pada Gong Shil


"Hal yang bisa kau lihat, apa kau juga bisa bicara dengannya?" tanya Joong Won 

"Kenapa?" tanya Gong Shil

"Kalau kau bisa bicara dengannya maka sampaikanlah. Aku punya sesuatu untuk dikatakan padanya." kata Joong Won

"Apa?" tanya Gong Shil

"Ce..wek..Ja..hat." ucap Joong Won sambil tersenyum.




Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon