Powered by Blogger.


Mereka masuk ke kantor Joong Won dan Joong Won menyuruhnya duduk di kursi di depannnya. Joong Won duduk di kursinya presdirnya dan sambil bersedekap menawari Gong Shil untuk menjadi Candy. Joong Won lalu menyuruhnya keluar dari tempat tinggalnya yang sekarang karena dia ingin membelikannya sebuah rumah. 

Joong Won juga menawarinya mobil dan menyuruhnya untuk melanjutkan kuliahnya. Gong Shil mengira Joong Won menawari semua itu karena dia butuh Gong Shil untuk menangkap hantu besar.

"Tae Gong Shil, dalam situasi seperti ini biasanya orang akan mengatakan salah satu dari dua kalimat 'terima kasih' atau 'kenapa kau seperti ini?'."


Tapi Gong Shil tidak butuh rumah besar karena akan banyak tempat bagi hantu untuk bersembunyi. Tentang mobil, Gong Shil memang punya SIM tapi dia takut kalau tiba-tiba ada hantu yang tiba-tiba muncul didepannya jadi dia juga tidak butuh mobil. 

Dan tentang kuliah, Gong Shil yain kalau dia akan tetap bisa mengerjakan tes walaupun ada hantu disekitarnya.Joong Won frustasi dengan semua jawaban Gong Shil yang sama sekali tak bisa ia hitung. Joong Won ingin agar hubungannya dengan Gong Shil diluruskan.



"Aku menjauhkanmu karena kau wanita miskin dan pecundang dan kau mendekatiku karena aku pria kaya dan sukses. Orang-orang disekitar kita mencoba menghentikan kita dan mengatakan kalau hubungan kita takkan berhasil. Kalau aku membelikanmu rumah atau mobil, kau harus menunjukkan salah satu  dari sikap aegyo atau marah-marah. Lakukan yang mana saja yang kau inginkan"

Joong Won memintanya untuk tidak menyulitkan dirinya sendiri seperti yang dia lakukan saat dia melihat hantu di guci sementara bibinya menghinanya. Joong Won memintanya bersikap lebih gampang dan menjadi Candy saja, supaya Joong Won bisa menyingkirkannya dengan lebih mudah. Karena kalau Joong Won tahu bagaimana akhir dari hubungan mereka nanti, dia tidak akan ketakutan.


"Jadi maksudmu, kau menyuruhku untuk melakukan hal yang bisa membuatmu menyingkirkanku dengan mudah?"

"Kalau aku masuk kedalam duniamu dan menjadi satu-satunya orang bagimu di duniamu tu. Aku takkan bisa menyuruhmu untuk pergi"

Dan karena itulah dia ingin Gong Shil membuat situasinya menjadi lebih mudah untuk dia tangani dengan menjadi Candy dan masuk saja ke otaknya (jangan ke hatinya). 

"Kalau aku menjadi Candy maka akan menyingkirkanku dengan mudah. Aku tidak mau"

Joong Won menggeberak meja dengan marah "Lalu kau mau aku bagaimana?"


Joong Won sudah mengatakan pada Gong Shil kalau dia akan menikah dan Gong Shil malah menyuruhnya untuk memindahkan tempat berlindungnya ke ruang bawah tanah. Dia juga menyuruh Gong Shil untuk menjadi Candy tapi Gong Shil menolak semua hadiah yang ditawarkannya. Apa Gong Shil akan tetap menuntutnya sampai dia menjadi kambing lalu memberikan segalanya pada Gong Shil dan berteriak 'tangkap dan makan aku'.

"Aku tidak mengharapkan hal-hal seperti itu. Kenapa semua ini terasa sulit bagimu? Apakah kau merasa terbebani kalau aku menyukaimu? Aku tidak menyukaimu. Sama seperti saat kita menangkap hantu air di hotel. Aku akan menangkap hantu guci itu." 


Gong Shil pamit pergi tapi Joong Won meraih tangannya dan memberitahunya kalau guci itu tidak ada di kantor dan menyuruhnya pulang. Dia mengajak Gong Shil pulang dengan tetap menggenggam tangannya. Dan saat Gong Shil tidak melepaskan genggaman tangannya, Joong Won menunjukkan padanya bahwa setelah mendengar semua perkataannya tadi Gong Shil malah tidak marah-marah.

Gong Shil malah menggenggam tangannya lebih erat lagi "Sejujurnya, dalam perjalanan kesini tadi, aku melihat seorang ahjumma yang sangat menakutkan"


Maka Joong Won tidak protes lagi dan mengajaknya pergi sambil bergandengan tangan. Gong Shil mengatakan kalau hantu itu ada di pintu gerbang maka Joong Won tak punya pilihan lain selain terus menggenggam tangannya.

"Tapi kalau kau merasa tak nyaman. Tidak apa-apa kalau aku hanya memegang jarimu"

"Selama aku pergi, apa kau melihat makhluk menakutkan lainnya?"

"Aku melihatnya. Tapi aku bertahan karena aku memegang pulpenmu"

"Pulpen?" Joong Won jadi ingat jimatnya lalu melihat leher Gong Shil untuk mengecek apakah dia sudah memungut kalung yang ia buang atau tidak. Tapi dia tidak melihat apa-apa di leher Gong Shil.


Gong Shil merasa kalau selama seminggu tanpa Joong Won, dia bisa bertahan dengan memegang pulpennya. Jadi nanti jika waktunya sudah tiba, sebelum Joong Won menyuruhnya untuk pergi, dia merasa kalau dia bisa pergi duluan.

"Jadi jangan khawatir. pasti akan ada akhir" mereka kembali berjalan sambil bergandengan tangan


Di rumahnya, Joong Won termenung memikirkan Gong Shil tidak mengambil kalungnya. Sementara itu, Gong Shil melihat kalung mataharinya.

"Apa aku benar-benar beban baginya?"


Keesokan paginya Joong Won sibuk menginstruksikan para managernya untuk memperluas bisnis mereka ke Amerika dan mengancam siapa saja yang tidak bisa memenuhi target boleh pindah ke Giant Mall.


Sementara itu Gong Shil dan Gong Ri mendengar orang-orang bergosip tentangnya yang presdir Joo tinggal di suite room hotel bahkan menyewa seluruh kolam renang. Mereka juga mengatakan kalau Gong Shil sudah dicampakkan karena presdir mereka akan menikah dengan orang lain. 

Gong Shil melihat Joong Won dari kejauhan dengan sedih, dan betapa tepatnya saat itu dengan kaos yang sedang dipakainya yang bertuliskan 'Loser'. dan dari kejauhan pula Kang Woo melihatnya sedang memandangi Joong Won.


Bibi Joo kembali bermimpi duduk bersama sarjana Joseon. Bibi mengagumi si sarjana yang begitu terhormat, anggun dan mulia. Namun si sarjana Joseon yang tampan itu aslinya adalah hantu menakutkan yang duduk diatas bibi Joo yang sedang tertidur nyenyak.

Bibi Joo semakin lama jadi semakin jijik dengan segala hal yang dilakukan suaminya, paman Do juga jadi bingung dengan tingkah istrinya akhir-akhir ini yang membenci semua hal yang dilakukannya.


Kang Woo akhirnya berhasil memberikan boneka Gong Shil pada Gong Shil. Gong Shil tak tahu kalau ada yang bernama Gong Shil karena yang dia tahu cuma Dooly. Kang Woo memberikan boneka itu untuk memberinya semangat yang akhir-akhir ini kelihatan lelah. Kang Woo memberitahunya kalau Gong Shil adalah pacarnya Dooly.


Yi Ryung datang menemui Gong Shil, Gong Shil sudah dengar kalau teman-teman SMA mereka akan mengadakan reuni. Yi Ryung memberitahunya kalau teman-teman mereka ingin melihat Gong Shil yang sekarang, dan Gong Shil ternyata mau pergi ke reuni itu. Yi Ryung sudah memesan tempat, dia akan memberitahunya nanti. 


Yi Ryung ingin tahu apa sebenarnya hubungan antara Gong Shil dan Joong Won, dia dengar kalau Joong Won mencampakkannya setelah Gong Shil merayunya, Gong Shil hanya menjawabnya dengan menyuruhnya menganggap hubungan mereka seperti yang ia lihat dan ia pikirkan. Yi Ryung pura-pura bersimpati padanya, terutama karena dia sebentar lagi akan menikah menikah yang artinya presdir Joo akan segera terlepas dari kutukan cinta pertamanya.


Yi Ryung melihat boneka Gong Shil di meja kerjanya dan mengambilnya, Gong Shil memberitahunya kalau boneka itu bernama Gong Shil dan dia adalah pacarnya Dooly. Yi Ryung langsung teringat boneka Dooly hijau di meja kerja Kang Woo dan langsung meremas boneka Gong Shil dengan kesal sampai Gong Shil harus menyelamatkan boneka Gong Shil dari tangan Yi Ryung sebelum dia meremukkan boneka tak berdosa itu.


Ayahnya Joong Won menelepon Kang Woo kalau dia akan segera kembali ke Korea, dia memberitahu Maria kalau dia akan menemukan wanita yang berpose bersama Maria di foto itu (Hee Joo?), ayahnya Joong Won yakin kalau wanita di foto itu masih hidup. Di mejanya ada beberapa kartu natal.


Sekretaris Kim dan Gong Shil ngobrol berdua di cafetaria. Sekretaris Kim memberitahunya setiap kali pernikahan presdir diperbincangkan orang-orang pasti akan menghubung-hubungkannya dengan kutukan Cha Hee Joo, demikian juga dengan yang sekarang.

Menurut Gong Shil kalau hal itu bukan kutukan tapi lebih pada luka. Tapi menurut sekretaris Kim mungkin saja memang kutukan karena kalau cuma luka dia pasti mau membiarkan seseorang membantu menyembuhkannya, tapi dia bahkan tak membiarkan siapapun mendekatinya.

Gong Shil setuju dia selalu bilang 'pergi'. Sekretaris Kim bertanya padanya kalau ada orang yang mengatakan kalau mereka tak mau berubah dan ada orang lain yang tak mau pergi bagaimanapun kau mengusirnya, menurut Gong Shil siapa yang akan menang. 


Gong Shil mengerti kalau yang sekretaris Kim maksud adalah Joong Won dan dirinya dan sekretaris Kim mengatakan kalau dia mendukung Gong Shil sepenuhnya. Sekretaris Kim dengar Gong Shil besok ada acara reuni dan sekretaris Kim tiba-tiba sangat ingin tahu dimana tempat reuninya nanti.  


Sekretaris Kim memberitahu Joong Won kalau dia sudah membuat memesan tempat untuk pertemuannya dengan Seo Yeon besok (hmmm...jangan-jangan....). 

Hari ini sudah hampir seminggu, sekretaris Kim bertanya apakah Joong Won yakin akan membatalkan pernikahannya atau ingin melanjutkannya. Tapi kali ini dia menolak memberitahu sekretaris Kim karena Joong Won tahu apa yang sekretaris Kim pikirkan kalau dia memberitahunya sekarang, Joong Won berbalik dan tersenyum puas.


Setiap malam hantu guci itu terus duduk di atas tubuh bibi Joo dan mengawasinya tidur. Paman Do masuk dan melihatnya tertidur nyenyak, dia bertanya-tanya kenapa istrinya akhir-akhir ini jahat padanya. Dia melihat guci yang terletak dia meja samping bibi Joo dan teringat perkataan Gong Shil kalau guci itu harus dipecahkan dan langsung curiga pada guci itu.


Paman Do lalu membawa guci itu ke rumah Joong Won memberitahunya kalau bibinya menjadi aneh dan sebaiknya guci itu ditaruh di rumah Joong Won saja karena itu hadiah dari keluarga tunangannya.

"Setelah guci ini dibawa ke rumah, dia benar-benar mengacuhkanku. Dan kalau aku memintanya melakukan sesuatu dia malah mengataiku tidak bermartabat dan vulgar. Dia bahkan bilang kalau dia tak mau melihat wajahku. Padahal dia bukan jenis orang yang akan melakukan hal seperti itu"


Paman Do mengatakan kalau menurut Gong Shil, jika terjadi sesuatu maka benda ini harus dipecahkan. Tapi karena guci itu mahal dan juga hadiah pertunangan Joong Won maka dia tidak bisa asal memecahkannya.

"Tae Gong Shil bilang benda ini harus dipecahkan?"

Paman membenarkannya tapi tetap saja dia tak bisa memecahkan guci itu karena kalau guci itu sampai pecah maka pertunangan Joong Won akan batal. Paman Do meminta Joong Won saja yang bertanggung jawab atas guci itu. Joong Won mengangkat dan mengamati guci itu dengan senyum licik, dia berpikir untuk memecahkan benda itu lalu setelah itu dia akan minta pertanggung jawaban.


Joong Won meminta Gong Shil datang ke kantornya dan menanyakan kata-katanya tentang memecahkan guci itu.

"Apa bibimu benar-benar sakit?"

"Dia sangat sakit. Dia kritis. Dia bahkan tak bisa bangun. Lalu apakah aku harus memecahkan benda ini atau tidak?"


Gong Shil merasa kasihan lalu menyuruhnya memecahkannya saja. Joong Won mengatakan kalau guci ini pecah maka pernikahannya akan batal. Gong Shil berubah pikiran, Joong Won pasti tidak bisa memecahkannya. 

Joong Won memeluk guci itu dengan erat dan dengan suara sedih mengatakan kalau bibinya sangat-sangat sakit, dia hampir mati.

Lalu dengan suara yang sangaaaaat sedih "Dia satu-satunya bibi yang ku punya" (hahahahahaha)


Gong Shil merasa kasihan lagi dan berubah pikiran, menyuruh Joong Won memecahkannya saja. Dan sebelum Gong Shil berubah pikiran lagi Joong Won langsung memutuskan untuk mempercayai perkataan Gong Shil untuk memecahkan guci itu dan kalau pernikahannya batal maka Gong Shil harus bertanggung jawab.

"Kenapa aku yang harus bertanggung jawab?"


"Karena....aku memecahkan benda ini karenamu, karena seseorang sekarat dan tak ada cara lain untuk dilakukan. Aku akan memecahkannya" Joong Won mengangkat guci itu untuk memecahkannya, Gong Shil berusaha untuk mencegahnya tapi Joong Won melepaskan pegangannya pada guci dan membuat gucinya jatuh ke lantai dan pecah berkeping-keping.


Bibi Joo akhirnya bangun dan berhadapan langsung dengan hantu menyeramkan yang selama ini menduduki tubuhnya. Bibi sangat ketakutan dan berteriak-teriak memanggil suaminya dan si hantu langsung menghilang. Paman Do masuk dan memeluknya untuk menenangkannya.


Di ruang kantornya, Gong Shil curhat pada boneka Gong Shil. 

"Gong Shil, kau bilang kau memecahkan guci itu untuk hantu. tapi kurasa orang akan salah memahaminya sebagai perbuatan jahat untuk menghancurkan pernikahannya, padahal tidak seperti itu kan? Kurasa sekarang aku mengerti, apa yang orang-orang pikirkan saat mereka melihatmu disisinya"

Kang Woo datang dan Gong shil memberitahunya kalau dia cuma berbincang dengan Gong Shil. Kang Woo datang untuk menanyakan keadaannya karena hari ini hampir seminggu, apakah menurutnya dia akan baik-baik saja tanpa Joong Won.

"Aku tidak yakin apakah tidak apa-apa kalau dia pergi, tapi sekarang aku mengerti bagaimana rasanya berada disampingnya"


Kang Woo dengar hari ini dia hari ini ada reuni, Seung Mo juga bilang kalau Gong Shil agak gugup dengan reuni itu. Gong Shil membenarkannya karena sudah sangat lama dia tidak bertemu teman-temannya.

"Saat para wanita berkumpul. Biasanya mereka akan membicarakan pacar mereka kan?"

"Kurasa begitu"


"Kalau begitu, Kau juga harus membicarakan pacarmu"

"Siapa? Dooly?"

"Kalau Dooly muncul semua wanita pasti akan pingsan"

"Tapi aku lebih menyukai Dochi (teman Dooly) daripada Dooly"

"Tidak bisa begitu. Kalau kau ingin membicarakan Dooly, maka dia harus kesana juga" Kang Woo mengembalikan boneka Gong Shil lalu pamit pergi dengan senyum.


Dalam perjalanan keluar dari kantor Gong Shil, dia bertemu dengan sekretaris Kim yang bertanya apakah dia akan menjemput ayahnya Joong Won di bandara, Kang Woo mengiyakannya. Sekretaris Kim lalu bertanya apakah dia ada janji dengan Gong Shil, dan Kang Woo juga mengiyakannya.

Gong Ri meminta bantuan Han Joo untuk memberitahu orang-orang kalau hubungan Gong Shil dan presdir tidak seperti yang mereka pikirkan. Gong Ri sangat penasaran siapa orang yang menyebarkan gosip itu. Gong Ri tidak tahu kalau orang yang dia maksud sedang duduk dihadapannya pura-pura tidak tahu siapa orang yang menyebarkan gosip itu.


Gong Ri dengar kalau yang menyebarkannya adalah seseorang dari tim satpam dan sekali lagi Han Joo pura-pura tidak tahu kalau di timnya ada yang bermulut murahan (hahaha...menghina diri sendiri). Gong Ri memintanya menemukan orang itu biar Gong Ri bisa melabraknya dan menjanjikan kopi gratis untuk Han Joo kalau dia berhasil menemukannya.

Jin Ju datang untuk memberitahu Han Joo kalau wakil direktur memanggilnya, Gong Ri bingung kenapa wakil direktur ingin bertemu dengannya dan Han Joo hanya pura-pura tidak tahu.


Bibi Joo sedang makan bersama suaminya yang makan mie dengan sangat bersemangat. Bibi Joo memanggilnya dan paman Do mengira kalau dia akan marah-marah lagi tapi kali ini bibi Joo malah memuji suara makannya yang terdengar sangat kuat dan karena itulah bibi Joo jatuh cinta padanya, karena bibirnya yang seksi itu.


Paman Do lega istrinya sekarang sudah kembali normal. Paman Do menduga kalau memecahkan guci itu sesuai dengan perkataan Gong Shil pasti manjur. Bibi Joo tidak mengerti kenapa Joong Won memecahkan hadiah dari tunangannya itu, paman Do menduga kalau dia mmecahkannya karena dia memang berniat membatalkan pernikahannya.

Mereka lalu membicarakan ayahnya Joong Won yang akan kembali ke Korea, bibi Joo yakin kalau oppa-nya itu datang bukan karena pernikahan putranya, mungkin dia ada urusan lainnya di Korea.


Ayahnya Joong Won sudah tiba di Korea dan dia menyapa Kang Woo dengan ramah dan hangat.


Joong Won makan malam berdua dengan Seo Yeon. Seo Yeon berterima kasih pada Joong Won karena sekarang masalahnya sudah berhasil dia selesaikan, sebenarnya dia ingin tetap melanjutkan rencana pernikahan ini, tapi sayangnya pernikahan ini tetap harus dihentikan.

"Tidak ada yang perlu disayangkan. Semuanya dimulai dengan perjanjian bisnis dan kita berdua sama-sama meraih untung besar"


Di lantai bawah restoran yang sama, Gong Shil masuk untuk bertemu dengan teman-temannya. Teman-temannya menayapanya dengan ramah sementara Yi ryung tersenyum licik. Saat mau duduk dia hampir terjatuh ketakutan gara-gara melihat hantu pelayan dihadapannya. Teman-temannya mengkhawatirkannya tapi Gong Shil mencoba bertahan dengan berpura-pura baik-baik saja dihadapan teman-temannya dan diam-diam mengenggam kalung mataharinya erat-erat.


Karena pernikahan mereka sudah batal, Seo Yeon menyebut dirinya sebagai korban keempat kutukan cinta pertama presdir Joo. Sebelum pergi dia, Seo Yeon mendoakan semoga lain kali Joong Won terbebas dari kutukan cinta pertamanya. 

Joong Won tidak mengatakan apa-apa tapi saat sekretaris kim masuk, dia mengeluhkan masalah kutukan itu pada sekretaris Kim. Sekretaris Kim mengatakan kalau semua wanita yang pernah dekat dengannya kalah oleh gadis yang sudah meninggal.

"Hati yang tak menerima siapapun adalah kutukan. Kalau tidak mau berubah maka kutukannya takkan terlepas."


Ayahnya Joong Won memberitahu Kang Woo apa alasanya menyuruh Kang Woo dekat pada Joong Won. Dia menunjukkan foto pacarnya Maria yang sedang berpose bersama Hee Joo di Eropa. Ayah Joong Won tak sengaja menemukan foto itu di album foto lama Maria. Foto itu diambil di Inggris dan satu tahun setelah kematian Hee Joo.


Kalau begitu artinya Cha Hee Joo masih hidup. Tapi sekarang yang membingungkan ayahnya Joong Won adalah Kang Woo pernah memberitahunya kalau Joong Won pernah bertemu dengan hantu Cha Hee Joo melalui wanita bernama Tae Gong Shil sementara dia menemukan fakta bahwa Cha Hee Joo yang masih hidup tinggal di Eropa.

Kang Woo menduga kalau Cha Hee Joo mungkin punya kembaran. Ayahnya Joong Won juga berpikir begitu hanya saja dia menemukan sesuatu yang aneh. Dia memperlihatkan kartu pos yang dikirim oleh Hee Joo pada orang yang mengambil fotonya dan Maria, mereka saling bertukar kartu pos natal selama 10 tahun. 


Hee Joo hidup berpindah-pindah di luar negeri dan yang membuat ayah Joong Won cemas adalah Hee Joo tinggal di tempat-tempat yang pernah juga ditinggali oleh Joong Won setelah insiden penculikannya. Yang artinya Hee Joo selama ini selalu mengikuti Joong Won.


Kartu pos terakhir mengatakan kalau Hee Joo kembali ke Korea, 5 tahun yang lalu bertepatan dengan Joong Won yang juga kembali dan menetap di Korea.

"Apakah menurutmu wanita ini sekarang berada di dekat presdir Joo?" tanya Kang Woo

"Iya, aku yakin Cha Hee Joo masih hidup dan mengikuti Joong Won setelah insiden itu dan pasti dia tinggal di suatu tempat yang dekat dengannya"


Di lingkungan tempat tinggal Joong Won seorang wanita yang tidak diperlihatkan wajahnya sedang joging malam dan berpapasan dengan bibi Joo dan paman Do, bibi Joo mengatakan kalau wanita itu baru pindah beberapa waktu yang lalu. Wanita itu masuk lift yang didalamnya ada hantu Hee Joo yang melihatnya dengan sedih.


Saat Joong Won mau keluar dari restoran, dia melihat Gong Shil bersama teman-temannya. Sekretaris Kim pura-pura tak tahu kalau Gong Shil mengadakan acara reuni mereka di restoran itu. 

Dia lalu memberitahu Joong Won kalau ayahnya sudah check in di hotel dan Kang Woo akan segera datang, sekretaris Kim bertanya apakah Joong Won mau menyampaikan pesan untuk ayahnya pada Kang Woo. Joong Won mengatakan kalau dia akan bicara sendiri pada ayahnya jadi dia tidak perlu memanggil Kang Woo.


"Aku tidak memanggilnya. Dia memang akan kesini untuk bertemu Tae Yang. Kurasa dia akan bergabung dengan para wanita itu. Wah...Tae Yang hari ini akan sangat bangga dihadapan teman-teman SMA-nya. Pacarnya sangat tinggi dan tampan" (hahahahahaha)

Joong Won melotot pada sekretaris Kim dengan kesal.


Teman-teman Gong Shil menanyainya tentang kecelakaannya namun perhatian utama mereka adalah hubungannya dengan presdir Kingdom. Gong Shil bingung bagaimana harus menjawabnya dan Yi Ryung menyemangatinya untuk menceritakan semuanya, bagaimana dia mengejar Joong Won lalu bagaimana dia dicampakkan oleh Joong Won.

Gong Shil akhirnya menjawabnya rasa penasaran teman-temannya dengan menceritakan kisahnya dengan Joong Won tanpa mmemberitahu banyak detil.

"Aku bertemu dengan seorang pria yang sangat kaya dan sukses. Saat hujan lebat, aku mendapat tumpangan di sebuah mobil yang sangat mewah. Orang itu adalah presdir Kingdom. Aku sangat ingin bertemu dengannya lagi, jadi aku pergi mengunjunginya. Aku merasa kalau aku harus dekat dengannya, maka aku mendapat pekerjaan paruh waktu di Kingdom dan mengikutinya kemana-mana. Waktu aku bilang padanya kalau aku kesepian dan sedih, dia mulai memperhatikanku. Setiap kali aku merasa kesusahan, dia pasti membantuku dan berada disisiku. Dia bahkan mengadakan acara khusus untukku dengan menyewa seluruh kolam renang di hotel. Setelah mendengar kisahku ini, bagaimana kalian melihatku?"


Semua teman-temannya merasa iri padanya tapi hanya Yi Ryung yang tidak seperti itu, dia memaksa Gong Shil untuk menceritakan akhir kisahnya juga karena akhir kisah adalah bagian paling penting. 

"Orang itu akan segera menikah dengan putri dari seorang konglomerat" 


Teman-temannya kecewa dan Yi Ryung tersenyum senang, namun Gong Shil mengatakan kalau dia takkan melepas Joong Won apapun yang terjadi karena dia tak bisa kalau harus berpisah dengannya, teman-temannya sekarang merasa agak jijik mendengarnya dan Yi Ryung tersenyum senang.


"Aku tak berdaya walaupun aku terlihat tak tahu malu dan menyedihkan. Karena, bagiku, dia adalah satu-satunya orang spesial di dunia ini" Gong Shil menunduk sedih dan teman-temannya merasa kasihan melihatnya.


Saat Gong Shil hampir menangis seseorang berdiri tepat dibelakang Gong Shil dan membuat teman-temannya melongo melihatnya. Dari belakangnya Joong Won membelai rambut Gong Shil dan Gong Shil menoleh. Joong Won memperkenalkan dirinya sebagai pria yang dimaksud Gong Shil. 

"Tae Gong Shil, aku datang kesini setelah membatalkan pernikahanku karenamu. Jadi, kau harus bertanggung jawab. Ayo pergi"


Joong Won menggenggam tangan Gong Shil dan memaksanya berdiri, Gong Shil bertanya apa yang sedang ia lakukan di tempat ini. Joong Won sadar akhirnya dia mendapatkan reaksi sedih yang selama ini dia harapkan dari Gong Shil.

"Lalu, apakah sekarang giliranku untuk bersikap aegyo?"

Joong Won merangkul Gong Shil dengan erat dan mengatakan pada teman-temannya kalau 'sayangku' sedang marah dan untuk menenangkannya dia akan mentraktir mereka dan meminta mereka menikmati makan malam mereka dan bersenang-senang. Joong Won lalu berpaling kembali pada Gong Shil dan bertanya.

"Sayangku, apa kau mau pergi dengan Oppa?"


Joong Won menggenggam tangan Gong Shil dan menyeretnya keluar. Saat teman-temannya terkagum-kagum hanya Yi Ryung yang merasa tidak senang.


Sesampainya diluar, Gong Shil menarik tangannya dan Joong Won memarahinya karena tidak menyebutkan masalah radar dan tempat perlindungan pada teman-temannya dan membuat mereka jadi memandang rendah hubungan mereka.

"Hentikan. Aku mengerti sekarang. Memang seperti inilah aku dalam duniamu"


Gong Shil berjalan pergi namun tepat saat dia tak bisa menahan emosinya dia bertemu Kang Woo yang cemas melihat keadaannya. Joong Won berjalan menghampiri mereka dan berkata pada Kang Woo kalau dia akan membawa Gong Shil bersamanya, lalu kembali menggandeng tangan Gong Shil dan menyeretnya pergi.


Saat Kang Woo ingin mengejar mereka, Yi Ryung memanggilnya dan memberitahunya kalau Joong Won baru saja membatalkan pernikahannya karena Gong Shil dan menyuruh Gong Shil untuk bertanggung jawab. Mendengar hal itu membuat Kang Woo semakin ingin menyusul Gong Shil.


Tapi Yi Ryung menghentikannya dengan bertanya apakah dia datang ke restoran itu untuk bertemu Gong Shil dan Kang Woo membenarkannya.

"Apa kau benar-benar menyukai Tae Gong Shil?"

"Iya. Jadi sekarang, kau tidak akan menyuruhku untuk menjadi pacarmu lagi kan?" Dia lalu berbalik pergi meninggalkan Yi Ryung yang sedih.


Joong Won menyeret Gong Shil sampai ke sebuah taman dan baru disanalah dia melepaskan genggaman tangannya.

"Kau bilang kau akan memberiku segalanya dan menyuruhku memakai semuanya tapi aku cuma butuh ruang kecil untuk bernapas. Apa kau begitu ketakutan aku akan meminta yang lainnya?"

"Benar, aku ketakutan. Apa kau benar-benar bisa melindungiku tanpa pikiran yang lain? Setelah melindungiku sambil melihatku hanya sebagai tempat perlindungan marmer. Apakah kau akan bisa pergi sendirian saat kau sudah merasa hidup lagi nanti?"

"Sudah kubilang aku pasti bisa. Bahkan sekarang pun aku begitu."

"Apa aku bisa mempercayaimu?"

"Bahkan sekalipun kau menginjakku dengan keras. Saat sesuatu yang menakutkan tiba-tiba muncul, aku akan secepatnya berlari padamu. Aku memang seperti itu. Kau juga tahu aku seperti itu"

"Baiklah, aku percaya. Mulai sekarang, aku akan melakukan apapun yang kuinginkan untuk membuat diriku sendiri merasa tenang. Mulai sekarang, kau harus menangani segalanya"


"Terima kasih. Aku bisa menangani segalanya"

"Benarkah? Kalau begitu, mulailah dengan menangani ini. Tae Yang, kurasa aku mencintaimu. Apa yang akan kau lakukan sekarang?" (OMG...jumping in joy :DDD)


Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon