Powered by Blogger.

Gong Shil duduk berjongkok di depan kantor Joong Won dan benci pada dirinya sendiri karena tadi lari dalam situasi seperti itu dan pastinya membuat Yi Ryung senang dan dia khawatir kalau Kang Woo tidak akan menyukainya lagi setelah melihatnya lari seperti itu. 


Dan Joong Won yang baru keluar dari kantornya langsung menemuinya dan mengira kalau dia membicarakan hantu. Gong Shil memberitahunya kalau dia tadi bertemu Yi Ryung dan melihat ada sesuatu yang sangat menakutkan berada disekitar Yi Ryung dan karena itulah dia datang kesini.

"Karena takut kau terduduk di lantai?"

"Aku duduk di lantai karena aku merasa malu.

"Malu? Kau? Tae Yang yang tidak merasa malu saat terbangun di kuburan?" Joong Won tertawa mengejeknya "Apa rasa malumu itu ada hubungannya denganku?"


Gong Shil menggeleng dan Joong Won mengusirnya. Saat Joong Won mau masuk ke kantornya lagi Gong Shil mengikutinya. Gong Shil memberitahunya kalau dia baru sadar kalau dia sudah lama tidak merasa malu, saat dia merasa ketakutan melihat hantu dia tidak merasa malu tapi sekarang sejak dia punya lubang untuk bernapas dia jadi merasa malu.

"Aku sekarang benar-benar merasa malu." (Pfffft)

Joong Won bertepuk tangan dan dengan sinis memberinya ucapan selamat karena sudah berhasil menemukan rasa malu "Tapi kenapa kau mengatakan semua itu padaku?"


"Karena kau adalah lubang bernapasku." kata Gong Shil sambil malu-malu mengulurkan jarinya untuk menyentuh Joong Won yang langsung menghindar.



Gong Shil melihat sekelilingnya menyadari kalau tempat itu adalah tempat kerja sekretaris Kim dan mengagumi betapa bagusnya tempat kerja sekretais Kim. Tapi Joong Won mengingatkannya kalau dia tidak akan menempatkan radarnya di situ. 


Gong Shil berjanji kalau dia akan mencoba mencari Hee Joo dan Joong Won menyuruhnya berjanji untuk tetap menjalankan tugasnya sebagai petugas kebersihan dan menuruti semua perintahnya.

Gong Shil keluar dari kantor Joong Won bersamaan dengan paman Do dan sekretaris Kim yang baru datang. Paman Do mengira kalau wanita itu pasti petugas kebersihan kantor Joong Won dan sekretaris Kim bertanya kenapa dia peduli siapa yang membersihkan ruang kantor presdir.

Paman Do beralasan kalau dia peduli karena mereka keluarga walaupun Joong Won tak pernah memanggilnya dengan sebutan paman. Sekretaris Kim bersimpati atas keadaannya yang membuat paman malah ingin memecat sekretaris Kim. 

Setelah sekretaris Kim masuk ke kantornya, paman Do berpikir kalau wanita seperti itu bisa masuk dalam kehidupan Joong Won maka dia padti lebih mudah untuk ditangani.


Di jalan raya, Kang Woo melihat Gong Shil bertingkah aneh, dia terlihat takut dan menghindari sesuatu. Melihat tingkah anehnya itu dia memutuskan untuk diam-diam mengikutinya. Saat menyeberang jalan tingkah Gong Shil semakin aneh. 

Dia bertingkah seolah ada seseorang yang menghalanginya lalu berbalik dan pulang lewat jalur memutar yang lebih jauh dan saat melewati sebuah supermarket dia terlihat terkejut akan sesuatu lalu berlari secepat mungkin. 


Sesampainya di apartemennya Gong Shil bertanya pada ahjumma pemilik apartemen "Ahjumma, apa nenek pemilik supermarket sudah meninggal."

"Iya, dia meninggal pagi ini." kata ahjumma, dia lalu meminta Gong Shil untuk membuang sampah. Gong Shil naik keatas kamarnya untuk ganti baju sebelum membuang sampah. Kang Woo menyusulnya pulang dibelakangnya. Dan saat Gong Shil turun setelah ganti baju dia bingung melihat semua sampah sudah dibersihkan. Siapa yang membersihkannya? ahjumma? sepertinya tidak karena dia tidur. Lalu siapa.

Dan ternyata Kang Woo lah yang sudah membantunya membuang sampah tanpa sepengetahuan Gong Shil. Dia ingin tahu apa yang membuat hidup wanita itu tampak begitu sulit.


Di dalam kamarnya malam itu, Gong Shil sama sekali tak bisa tidur karena nenek supermarket terus menerus mengganggunya karena nenek supermarket sangat khawatir dengan supermarketnya yang sebentar lagi akan disaingi oleh sebuah toko kelontong.


Sementara itu Yi Ryung sedang mengagumi dirinya sendiri didepan cermin saat dia mendengar suara tangisan seseorang. Dia berlarian mencari asal suara itu "Kau si matahari kecil kan? Kenapa kau menangis? Menyebalkan."

Dia sangat marah karena tak bisa menemukan sosok remaja dirinya dimana-mana dan berteriak "KAU DIMANA?"


Dia berbalik dan cerminnya tiba-tiba mendekat padanya dan Yi Ryung remaja muncul dari dalam cermin itu dan berkata padanya "Kaulah si matahari kecil."


Yi Ryung terbangun dari mimpi buruk itu di mobilnya. Dan segera setelah dia bangun, dia marah-marah pada managernya karena menyalakan AC padahal dia kedinginan. Tapi managernya tidak menyalakan AC. Si manager berpikir mungkin dia sedang flu.

Yi Ryung mengambil cermin bundar kecilnya dan mengamati dirinya sendiri di kaca dan si hantu kembali membisikinya "Kau harus lebih cantik lagi."

Yi Ryung lalu meminta pendapat managernya bagaimana kalu dia operasi plastik. Sambil dibisiki oleh si hantu Yi Ryung mengatakan pada managernya kalau dia mengoperasi wajahnya sedikit saja dia pasti akan lebih cantik. Sang manager hanya bisa diam terpaku.


Di ruang kantornya, Joong Won didatangi Gong Shil yang memohon padanya untuk memegang tangannya sebentar saja supaya dia bisa tidur di sofa kantornya sekarang juga (hahahahaha). 

Gong Shil berusaha memegang tangannya tapi Joong Won langsung mencegahnya sambil menyilangkan tangannya di dada. Gong Shil menceritakan padanya bagaimana dia kemarin tak bisa tidur karena hantu nenek supermarket terus-menerus menganggunya sepanjang malam.


"Kau pikir tempat berlindungmu ini semacam penginapan atau apa? Aku mengizinkanmu untuk menyentuhku hanya saat kau berada dalam keadaan darurat yang membuatmu hampir pingsan atau mati. Aku tidak berencana menjadi boneka Teddy Bear yang bisa kau peluk sesuka hatimu dan kau ajak tidur."


Gong Shil sangat merindukan malam yang sangat menyenangkan kemarin. 

"Kalau kau sangat merindukan malam itu, temukan Hee Joo dan uangku." Joong Won menggodanya dengan mengulurkan tangan yang sangat ingin disentuh Gong Shil, dia mendekatkan tangannya ke wajah Gong Shil dan saat dia hampir bisa meraihnya, Joong Won menarik kembali tangannya secepat kilat.

Joong Won melanjutkan kata-katanya yang tadi "Maka aku akan mengizinkannya sekali saja."


"Aku juga ingin bertemu dengannya, tapi dia tidak muncul." kata Gong Shil

Gong Shil menyarankan padanya untuk mencari Hee joo di tempat dia meninggal dunia saja karena hantu biasanya selalu muncul di tempat kematian mereka. Tapi Joong Won tidak mau kesana dan menyuruh Gong Shil menanyakannya pada sekretaris Kim dan pergi kesana sendiri.

Gong Shil menemui sekretaris Kim dan dia menceritakan pada Gong Shil bagaimana Hee Joo bisa sampai meninggal dunia dan Joong Won juga waktu itu ada disana menyaksikan Hee Joo meninggal dan mungkin karena itulah dia tak mau pergi kesana.


Waktu itu Joong Won diculik dan disekap dan si penculik mendapatkan uang tebusan itu dengan menggunakan Cha Hee Joo. Tebusan yang diminta oleh si penculik adalah perhiasan berlian mewah milik mendiang ibu Joong Won. 


Setiap 30 menit si penculik membiarkan ayah Joong Won mendengar suara anaknya untuk memastikan kalau Joong Won masih hidup dengan cara memaksa Joong Won membaca sebuah novel (Agatha Christie 'Sepuluh anak negro'. Aku punya itu novel).  

Joong Won begitu ketakutan saat dia membaca buku itu (Aku mengerti ketakutannya, novel itu memang bercerita tentang pembunuhan berantai, membaca buku semacam itu dalam keadaan seperti itu pasti sangat menakutkan. Pasti karena itu juga dia jadi disleksia, dia trauma)


Tapi Gong Shil masih belum mengerti juga kenapa Hee Joo malah mati setelah tebusannya diberikan. Sekretaris Kim melanjutkan ceritanya bahwa setelah Joong Won berhasil diselamatkan oleh polisi, si penculik membawa Hee Joo bersamanya sebagai sandera, mereka kebut-kebutan di jalan.


Mobil penculik mencoba menghindari mobil polisi dengan keluar dari jalan raya dan masuk ke jalan yang tak beraspal dan saat mobil penculik itu akan memasuki jalan raya kembali, sebuah truk menabraknya sampai mobil itu masuk ke sebuah parit. Si penculik terluka tapi dia berhasil keluar dari mobil dan meninggalkan Hee Joo yang pingsan.

Saat mobil polisi dan Joong Won tiba disana, mobil itu terbakar. Joong Won ingin menyelamatkannya tapi para polisi menghentikannya, Joong Won berteriak histeris "Hee Joo. Cha Hee Joo keluar. Cha Hee Joo."  Cha Hee Joo tersenyum padanya tepat sebelum mobil itu meledak.


Sekarang Gong Shil mengerti kenapa dia tak mau pergi ke tempat itu lagi.

Sekretaris Kim masuk ke kantornya dan Joong Won memberitahunya kalau Giant Mall sebentar lagi akan selesai dibangun, openingnya mungkin akan lebih cepat. "Apa kau merasa tertekan karena insiden itu (penculikannya dan kematian Hee Joo)."

Tapi Joong Won menyangkalnya karena saat ini bukan saat untuk merasa tertekan. Saat ini yang harus mereka lakukan adalah berkeliling dan tersenyum sampai mulut mereka sakit dan memastikan kalau para pelanggan mereka tidak pindah ke Giant Mall.


Joong Won dan sekretaris Kim melihat dari lantai atas Yi Ryung datang dengan dandanan menor sampai membuat Joong Won bertanya-tanya. "Wanita yang memakai baju merah dan rambutnya seperti anjing pudel dengan bunga diatasnya itu. Apa dia model Kingdom, Tae Yi Ryung?"

"Iya. Tapi dia terlihat seperti orang lain."


Mendengar kata-kata sekretaris Kim Joong Won jadi teringat saat Gong Shil mengatakan padanya kalau didekat Yi Ryung ada sesuatu yang sangat menakutkan. 

"Apa wanita itu juga berubah jadi anjing?"

Dan sekretaris Kim memandangnya keheranan, pasti dia mengira kalau Joong Won sedang menghina Yi Ryung sebagai anjing dan bukannya sedang kerasukan hantu.


Gong Shil menanyakan masalah rumah sakit untuk operasi plastik pada managernya dan managernya berusaha mengalihkan pikirannya dengan membuatnya sibuk untuk memikirkan acara yang akan segera dihadirinya nanti.


Joong Won makan bersama bibi dan pamannya. Bibi Joo memberitahunya kalau dia sudah mengundang 2 orang wanita cantik dan kaya ke acara amal mereka nanti dan berharap Joong Won mau meluangkan waktu untuk ngobrol dengan mereka nanti. Tapi menurut paman Do sepertinya masalah itu tak perlu terlalu dipaksakan karena dia dengar saat ini Joong Won punya seseorang yang spesial.

"Apa kau membicarakan Bang Shil lagi?" tanya bibi Joo pada paman Do


Dan saat paman Do mau mengoreksinya Joong Won mendahuluinya "Namanya Tae Gong Shil. Dia karyawan yang akhir-akhir ini ku jaga dekat denganku."

Bibi Joo sekarang bingung kenapa dia menjaga seorang petugas kebersihan dekatnya. Paman Do mencoba menjawabnya dengan sopan kalau dia mungkin menyuruhnya untuk membersihkan mobilnya, kantornya dan...rumahnya.


Joong Won langsung menjatuhkan pisau dan garpunya "Ya, wanita itu memang naik mobilku, dia datang ke kantorku dan ke rumahku. Aku mengajaknya masuk ke rumahku, tapi...aku tidak menyuruhnya untuk bersih-bersih."

"Lalu apa sebenarnya hubungan kalian berdua?" tanya bibi Joo

"Aku tahu apa yang kalian pikirkan, tetapi hubungan kami jauh lebih mengejutkan dari apa yang kalian pikirkan. Dan juga, mulai sekarang aku berencana untuk membuatnya lebih dekat denganku."


Bibi Joo jadi takut memikirkan kalau maksud dari 'rencana' itu adalah menikahinya. Tapi maksud Joong Won bukan itu lagi pula bibi Joo juga pasti tak mau dia menikah dengan wanita seperti dia. Kenapa?

"Karena satu-satunya yang wanita itu inginkan dariku hanyalah...tubuhku." (hahahahahaha...) "Kami setuju untuk melakukan skinship yang tak berarti." (hahahaha)


"Apa kalian berdua melakukannya hanya untuk kesenangan saja? Banyak orang yang melihat kalian di kantor." kata paman Do

Joong Won memberitahunya kalau dia akan segera memindahkan Gong Shil ke tempat yang akan membuat mereka tidak terlalu diperhatikan orang lain dan meminta paman Do untuk menjaga gosip tidak terlalu banyak menyebar. Joong Won lalu berpaling pada bibinya dan menyuruhnya untuk memilihkan pasangan yang tepat untuknya.

"Bibi tak mau aku berakhir dalam pernikahan yang seperti bibi kan?" tanya Joong Won sambil melihat paman Do, menyindirnya dengan pandangan matanya.


Saat dia kembali ke Kingdom dia melihat Gong Shil sedang diganggu oleh hantu saat dia bersih-bersih. Dia jadi bimbang sendiri dengan perkataannya tadi tentang skinship yang tak berarti. Tapi dia cepat-cepat mengingatkan dirinya sendiri kalau Gong Shil adalah radar senilai 10 milyar won yang akan mencarikan uangnya yang hilang. 

Berbekal keyakinan itu dia mendekati Gong Shil dan menepuk bahunya untuk mengusir si hantu. Dia menyapa Gong Shil dengan sebutan radar 10 milyar won. 


"Kenapa kau memanggil radarmu? Cha Hee Joo sedang tidak ada."


"Kau bilang ada sesuatu didekat Yi Ryung. Dia model Kingdom, tapi kurasa dia sekarang jadi seperti anjing gila. Coba cari tahu apakah dia seperti itu karena hantu juga."

Tapi Gong Shil ragu karena hantu itu sangat menakutkan. Joong Won berjanji kalau dia akan selalu ada didekatnya supaya dia bisa lari padanya kalau merasa takut. Dan saat Gong Shil tetap menolak akhirnya dia menyadari alasan sebenarnya kenapa dia tak mau menemui Yi Ryung pasti bukan karena hantu tapi karena dia merasa malu dengan keadaannya yang sekarang.


Gong Shil memberitahunya kalau dulu dia sangat populer bahkan dia adalah 'matahari besar' dan Yi Ryung adalah 'matahari kecil'. 

"Hmm. Di mataku kau terlihat seperti 'matahari remuk' yang bersembunyi dan mencari-cari alasan karena kau sebenarnya ketakutan."


Kang Woo menyapa Gong Shil yang sedang bersedih karena Joong Won tadi. Kang Woo menanyakan sikap-sikap anehnya saat dia kemarin mengambil jalan memutar untuk pulang dan juga saat dia lari dari Yi Ryung. Gong Shil memberitahunya kalau waktu itu dia lari karena alasan yang lain tapi sekarang dia melakukannya karena dia merasa malu.

Tapi menurut Kang Woo Gong Shil bersikap seperti itu bukan karena dia merasa terintimidasi oleh Yi Ryung tapi oleh masa lalunya yang hebat. Kang Woo memberitahunya kalau dia memang mencari tahu tentang latar belakangnya.


"Jangan berlomba dengan masa lalumu. Berharaplah yang terbaik untuk masa depanmu. Dan cintailah dirimu yang sekarang." Itu adalah kata-kata yang di dengar Kang Woo dari orang yang sangat dia hormati dan Gong Shil akhirnya tersenyum kembali. Kang Woo lalu memegang tangannya sebentar dan mengajaknya pulang lewat jalur yang lebih cepat.


Pesta amal Kingdom akhirnya berlangsung, paman Do dan bibi Joo menyapa para menyapa tamu undangan dengan ramah. Kang Woo dan Gong Shil juga ada disana mengerjakan tugasnya masing-masing. 

Lalu masuklah Yi Ryung dengan dandanan yang sangat mengejutkan semua orang di pesta bahkan paman Do sampai harus berlindung dibalik punggung Jin Joo saat melihatnya. Yi Ryung memakai gaun serba glitter dan bulu ayam, perhiasan setoko dipakai semua, rambutnya di keriting mengembang dan dilengkapi make up yang sangat menor. (tepok jidat)


Yi Ryung menyapa Joong Won dengan anggukan kepala dan Joong Won cuma bisa membisu melihat dandanannya. Gong Shil teringat saat tadi Yi Ryung lewat didepannya dan dia bisa melihat si hantu lewat kaca dan memutuskan kalau Yi Ryung memang butuh bantuan. Paman Do melihat Gong Shil dan sebuah ide terlintas di benaknya lalu dia memanggil Gong Shil dan memintanya masuk ke dalam untuk membantu pekerjaan para staff di dalam.

Gong Shil berganti seragam dan berdandan lebih rapi sebagai staff dalam pesta. Dan Jin Joo menyuruhnya untuk berdiri disebelah meja Joong Won yang sedang ngobrol dengan seorang wanita.  


Gong Shil melihat Yi Ryung duduk sendirian mengaca di sebuah cermin bundar kecil, melalui sebuah cermin Gong Shil bisa melihat sosok hantu yang selalu menempel pada Yi Ryung. Joong Won melihat Gong Shil berjalan mendekati Yi Ryung dan langsung menghentikan obrolannya.

Gong Shil mengatakan pada Yi Ryung kalau dia ingin mengatakan sesuatu dan memintanya untuk tidak tersinggung, lalu menggenggam tangannya yang penuh dengan perhiasan dan memberitahunya.


"Kalau ada seseorang yang mengatakan padamu 'kaulah yang tercantik' abaikan saja." sambil memandang ketakutan pada si hantu, Gong Shil melanjutkan "Kalau kau sampai terperdaya untuk menjadi lebih cantik, kau hanya akan merusak dirimu sendiri. Karena itulah jangan terlalu mendengarkan omongan orang dan lihatlah ke dalam dirimu sendiri. Dengan begitu kau takkan merasa kedinginan lagi."

Gong Shil lalu pergi karena dia takut pada si hantu. Yi Ryung tentu saja langsung kesal karena dia mengira Gong Shil barusan mengejeknya padahal hari ini di merasa sangat sempurna.


2 orang wanita menggosipkannya, salah satu dari mereka mengatakan kalau dia 100 kali lebih cantik dari Yi Ryung, wanita itu lalu berjalan melewati Yi Ryung dan sudah pasti si hantu langsung tertarik dengannya dan meninggalkan Yi Ryung yang seketika itu langsung sadar dan sebal dengan dirinya sendiri yang memakai pakaian dan dandanan aneh lalu pergi sambil menyentak lepas bulu ayamnya dengan kesal.

Dan si hantu yang mendapat mangsa baru, membisikinya sambil mengelus wajahnya kalau dialah yang tercantik.


Joong Won mendekati Gong Shil dan bertanya kenapa dia masuk ke pesta dengan pakaian itu. Apa dia bermaksud datang untuk menemui Yi Ryung. Gong Shil menjelaskan kalau dia masuk ke pesta dengan pakaian itu karena disuruh tapi berhubung Yi Ryung juga ada disitu jadi sekalian saja dia memberitahunya. 

Dan reaksi Joong Won malah sangat tak terduga, bukannya senang karena dia sudah menyelesaikan permasalahan modelnya dia malah kesal karena Gong Shil membantu orang yang tidak dia suka "Kau tak punya harga diri." (hehe).

Gong Shil memberitahunya walaupun dia bisa melihat hantu, tak punya malu dan tak punya harga diri tapi dia memutuskan kalau mulai sekarang dia akan mencintai dirinya yang sekarang.


Joong Won lalu memintanya untuk menggunakan radarnya untuk mengawasi presdir Giant Mall yang sebentar lagi akan tiba. Joong Won yakin kalau orang itu pasti punya rencana kotor, karena tak mungkin bangunan mall itu bisa dibangun begitu cepat kalau tidak ada konspirasi. Lalu menyuruhnya mencari tahu kalau-kalau ada hantu di sekitar orang itu. Tapi Gong Shil ragu karena hantu takkan bicara hanya karena ditanya. 

Tiba-tiba Gong Shil dikejutkan oleh sesuatu yang dia lihat di sekitar seorang wanita yang tadinya ngobrol dengan Joong Won. Gong Shil membisikinya dan Joong Won langsung terkejut "Ada yang seperti itu? Aku bisa terlibat masalah besar. Aku baru saja menghabiskan 20 menit bicara dengannya."


Lalu menepuk punggung Gong Shil dan memujinya karena bekerja dengan baik dan memberinya hadiah wine mahal yang langsung ditolak Gong Shil karena masalah besar akan terjadi kalau dia mabuk.

"Aah. Benar. Kalau kau minum disini...kau tak boleh jadi anjing disini." (hahaha)


Lalu Joong Won meminta Gong Shil untuk mempertemukannya dengan seseorang yang sudah meninggal dunia yaitu Steve Jobs (Petinggi Apple.Inc). 

Rencananya Joong Won ingin membawa Gong Shil ke rumahhnya di Amerika, membuatnya mabuk dan dirasuki hantunya supaya Joong Won bisa bicara dengannya. (hahahaha)


Kang Woo sedang memberi instruksi pada Han Joo saat dia melihat Joong Won dan Gong Shil bicara dan terlihat akrab berdua dan dia langsung terdiam memandang mereka, entah dia cemburu atau cuma curiga.


Sekretaris datang dan memberitahu mereka kalau presdir Giant Mall akan segera datang tapi sebelum dia menghadiri pesta dia ingin bicara berdua dengan Joong Won. Lalu Joong Won menyuruhnya untuk membawa presdir Giant Mall ke kantornya lalu menyuruh Gong Shil ikut.

Sesampainya di kantor Joong Won ketakutan oleh suatu benda yang terjatuh, takut kalau itu ulah hantu, dan Gong Shil mengatakan padanya "Tidak ada apa-apa. Ini cuma terjatuh saja." (hehehe)


"Apa kau mengira Hee Joo ada disini?" tanya Gong Shil, lalu dia meminta maaf karena sebagai radar yang sangat mahal dia tidak bisa menemukan Hee Joo.

"Yang bisa kau lihat itu. Apa mereka akan menghilang setelah mengatakan yang ingin mereka katakan?"

"Kadang seperti itu."

"Kalau begitu Cha Hee Joo mungkin sudah pergi setelah mengatakan yang dia inginkan. Kalau dia pergi setelah mengatakan yang ingin dia katakan saja, akan tidak bisa memaafkannya."

Melihatnya murung seperti itu, Gong Shil mengatakan kalau dia ingat kalau saat dia melihat Hee Joo sebelum dia pingsan, Hee Joo mengatakan sesuatu. Gong Shil mengatakan kalau Hee Joo tidak membencinya "Dia bilang tidak apa-apa dan semua ini bukan salahmu. Dia juga bilang jangan sendirian lagi."


Joong Won sangat ragu dengan omongannya, tapi Gong Shil mencoba meyakinkannya dengan mengatakan kalimat nasehat yang pernah dikatakan Kang Woo padanya tentang masa lalu, masa kini dan masa depan. Joong Won sekarang yakin kalau dia hanya berbohong karena Hee Joo yang pernah menculiknya dulu takkan mungkin mengatakan hal-hal seperti itu.

"Apa kau sedang mencoba menghiburku seperti kau membantu temanmu itu?"

Gong Shil berusaha membela dirinya tapi Joong Won berteriak marah mengusirnya. Gong Shil meminta maaf, menjelaskan padanya kalau dia ingin membantunya karena dia merasa sangat berhutang budi padanya. Dia keluar dan menangis dan Joong Won berdiri diam mengepalkan tangannya dengan penuh amarah.


Sekretaris Kim datang mengembalikan HaPe Joong Won yang ketinggalan di pesta dan memberitahunya kalau presdir Giant Mall sepertinya akan terlambat karena dia sedang terjebak macet parah yang disebabkan oleh kecelakaan maut besar di area sekitar Kingdom, bahkan beritanya sudah menyebar luas di internet.

Dan Gong Shil yang sudah berganti baju untuk pulang melihat kecelakaan itu langsung di depan matanya. Di kantornya setelah mendengar pemberitahuan sekretaris Kim tentang kecelakaan yang menewaskan banyak orang itu, Joong Won langsung bertanya apakah tadi ada telepon untuknya dan sekretaris Kim bilang tidak ada.

Joong Won melirik HaPenya dan sekretaris Kim yang mengira dia mengkhawatirkan presdir Giant Mall menawarkan bantuannya menelepon presdir itu yang langsung ditanggapi negatif oleh Joong Won. Sekretaris Kim jadi bingung lalu siapa yang dikhawatirkannya, Joong Won tidak menjawab dan hanya menghela napas.


Gong Shil melihat banyak korban yang terluka diangkut ke ambulance dan arwah-arwah yang mati terperangkap dalam kendaraan itu mulai bermunculan, Gong Shil bisa melihat kebangkitan arwah-arwah itu. Dia sangat ketakutan sampai menutup matanya dengan kedua tangannya. Tiba-tiba dari belakangnya sebuah tangan menariknya dan memeluknya. 


Joong Won memeluknya dan menjauhkan pandangan Gong Shil dari tempat kecelakaan itu dan mengatakan padanya "Tempat berlindungmu sudah datang. Bersembunyilah."




Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon