Powered by Blogger.

Joong Won memindahkan tangan Gong Shil yang menyentuh wajahnya ke dadanya dan mengatakan kalau dia bukan tempat berlindung yang terbuat dari marmer. Dia juga merasakan sedikit keanehan waktu Gong Shil menyentuhnya.


"Kau cenderung terlalu sering menyentuhku. Sepertinya kau tidak terlalu memikirkannya dan aku juga tidak mengatakan apa-apa karena aku tak mau menjadi yang aneh. Tapi kelihatannya kau mulai bereaksi layaknya orang normal. Karena itulah aku minta padamu, saat kau menggunakanku sebagai tempat berlindungmu, aku ingin kau menggunakannya hanya sampai pada tingkat pertemanan."

Joong Won tak suka pada cara orang-orang memandangnya dan Gong Shil saat orang-orang melihat mereka bersama seolah orang-orang itu ingin mengatakan 'apa yang mereka pikir sedang mereka lakukan?'

Dia menunjukkan maksud ucapannya dengan memegang tangan Gong Shil lalu memberitahunya kalau sentuhan tangan itu namanya 'pertemanan'.

Lalu membawa tangan Gong Shil ke wajahnya lalu ke dadanya dan memberitahunya kalau sentuhan itu namanya 'apa yang mereka pikir sedang mereka lakukan?.' 




Gong Shil mengangguk mengerti, selama ini Gong Shil tak pernah memikirkan apakah Joong Won menyukai keberadaannya atau tidak karena di terlalu fokus pada tujuannya sendiri untuk menyelamatkan hidupnya. Mulai sekarang Gong Shil sepertinya memang harus berhati-hati, Joong Won juga setuju kalau dia memang harus berhati-hati.

Tapi kemudian, Joong Won melihat luka Gong Shil dan menyuruhnya mendekat, Gong Shil mendekat dengan hati-hati agar tidak terlalu dekat.

"Berhati-hatilah juga dengan masalah seperti ini (lukanya). Aku akan mendengarkan cerita hantumu, jadi jangan pergi sendirian dan berakhir seperti ini." 



Saat Gong Shil memandangnya dengan puppy eyes, Joong Won memberitahunya kalau perhatian semacam ini namanya pertemanan. Lalu Joong Won berjalan semakin mendekatinya untuk menunjukkan padanya kalau mereka terlalu dekat maka itu namanya 'apa yang mereka pikir sedang mereka lakukan?.'

Lalu Joong Won mengajaknya pulang, dia akan mengantarnya tapi kali ini Gong Shil menolaknya. Tapi Joong Won tetap ingin mengantarnya pulang karena Gong Shil seharian ini mengalami banyak hal buruk dan hanya perhatian seperti ini yang bisa Joong Won berikan padanya.

"Tapi aku harus berhati-hati, radar ku menangkap hal-hal aneh." kata Gong Shil sambil menunjuk dadanya (hatinya)

Joong Won masih tetap mengira kalau yang dia maksud hantu dan sekali lagi menawarkan tangannya, tapi Gong Shil menolaknya sambil menjauhkan tangan Joong Won darinya. Kelakuannya malah membuat Joong Won mengira kalau dia menolaknya gara-gara takut kalau si permen manis Kang akan melihat mereka.

"Aku hanya berhati-hati." kata Gong Shil



Joong Won memegang tangan Gong Shil "Aku tidak perlu berhati-hati. Kalau kita bertemu dengan si permen manis Kang, aku akan menjelaskan padanya kalau hubungan kita bukan semacam hubungan 'apa yang mereka pikir sedang mereka lakukan?', tapi hanya hubungan pertemanan. Jangan khawatir dan ayo pergi."

Lalu Joong Won menyeretnya dan sepanjang jalan dia terus ngomel kalau bisa berteman dengan seorang presdir itu suatu kehormatan dan hubungan pertemanan mereka juga akan bisa membantu hubungannya dengan Kang Woo.



Sementara itu Kang Woo melapor ke ayah Joong Won perihal Joong Won yang ditahan di kantor polisi karena Tae Gong Shil. 

"Aku juga yakin kalau Tae Gong Shil pasti ada hubungan dengan mendiang Hee Joo. Aku mengacuhkan kemungkinan itu karena perasaan pribadiku, maafkan aku."

Ayahnya Joong Won menyuruhnya untuk menyelidiki apakah Tae Gong Shil pernah hidup di panti asuhan atau tidak karena Cha Hee Joo adalah anak yatim piatu dan dibesarkan di panti asuhan. 

Dan terakhir dia menyuruh Kang Woo untuk menyelidiki apakah Gong Shil pernah tinggal di eropa. Ayah Joong Won melihat foto Hee Joo berpose bersama dengan seorang bule dengan latar belakang pemandangan eropa.



Ayahnya Joong Won lalu bertanya perasaannya pada Gong Shil, Kang Woo meyakinkannya kalau dia baik-baik saja.

"Jangan berpura-pura kuat, kalau kau merasa keberatan, katakan saja. Saat hati tidak jujur, rasa sakit yang akan menjawabnya."

"Aku akan mengurusnya sendiri (perasaannya pada Gong Shil)."



Kang Woo melihat pasangan boneka Dooly/Gong Shil yang sudah diambilnya kembali dari ruang kantor Gong Shil dan membuangnya ke tong sampah. Bertepatan saat Gong Shil keluar dari mobil Joong Won.



Gong Shil berterima kasih padanya dan karena baru keluar dari penjara Gong Shil menyuruhnya untuk makan tahu. (tahu berwarna putih yang melambangkan kesucian dan kemurnian, makan tahu setelah keluar dari penjara bertujuan untuk mencegah agar tidak dipenjara lagi dan memulai hidup baru)

Gong Shil pamit pada Joong Won dan sekretaris Kim, dan sebelum pergi Joong Won menanyakan hal aneh apa yang tadi ditangkap radarnya dan Gong Shil memberitahunya kalau yang ditangkap radarnya bukan sesuatu yang menakutkan cuma sesuatu yang perlu dimarahi sedikit saja.



Setelah Joong Won pergi, Gong Shil mengingatkan dirinya sendiri kalau dia bukan Candy tapi radar dan Kang Woo melihat dan mendengarkan semua percakapan mereka lalu membuang boneka Dooly/Gong Shil itu ke tempat sampah.



sepulangnya ke apartemennya, Joong Won melihat pil penenang ditangannya.

"Sejak bertemu Tae Gong Shil, aku minum pil penenang ini seperti minum vitamin." 

Lalu dia meminumnya dan mengeluh pahit, saat membuka kulkasnya untuk mencari air, dia malah menemukan keju yang berwarna putih seperti tahu. Dan akhirnya dia memakan keju putihnya dan wine. 

Dia teringat saat Gong Shil menyentuh wajahnya dan bertanya apa dia merasakan sesuatu saat dia menyentuhnya. Sambil melihat keju putihnya Joong Won bergumam kalau wanita yang selama ini cuma ingin memegang tanganya sekarang malah mengkhawatirkan banyak hal.



Sementara itu, Gong Shil di dalam kamarnya sendiri sedang memakan tahu putihnya dan ngobrol dengan boneka kucing besarnya.

"Setelah cukup lama radarnya tidak mendeteksi adanya hantu, apa sekarang ada hantu nafsu yang menempel padaku?" 

Lalu memarahi dirinya sendiri melalui si boneka kalau sentuhannya di wajah Joong Won tadi namanya pelecehan seksual, sama seperti mencolek bokong seseorang saat naik subway. 



Tiba-tiba ada hantu yang memegang bahunya dan saat dia menoleh, hantu nenek supermarket datang lagi. Dia mengeluh kalau hantu nenek itu tetap disitu, dia tidak akan bisa tidur nyenyak. Tapi kemudian dia merubah pikirannya dan meminta hantu nenek itu untuk sedikit menakutinya supaya dia sadar diri (dari pikirannya pada Joong Won). Dan hantu nenek memberikan apa yang Gong Shil mau sampai dia berteriak pada hantu nenek untuk berhenti.



Joong Won yang sedang menikmati keju putihnya kedatangan tamu, Bibi Joo dan suaminya. Mereka dengar kalau dia baru saja mengurus sendiri sesuatu yang tidak menghasilkan untung. Bibi Joo memperhatikan kalau sejak dia menempatkan 'Bang Shil' disisinya, dia sering melakukan hal-hal yang biasanya tidak dia lakukan.

Bibi Joo mengatakan kalau ayahnya (ayahnya Joong Won) sepertinya sudah tahu tentang wanita itu dan menanyainya wanita seperti apa dia. Joong Won malah lebih terkejut lagi (ayahnya peduli padanya dan wanita yang dekat dengannya - hubungan Joong Won dan ayahnya tidak baik).

Lalu dia bertanya sambil memandang curiga pada paman Do "Apa segala yang kulakukan disini dilaporkan juga? (pada ayahnya)"



Paman menyangkal kalau bukan dia yang melapor pada ayahnya bahkan terakhir dia bicara pada ayahnya Joong Won, yang mereka bicarakan cuma tentang golf. bibi Joo menduga kalau dia pasti tahu dari gosip tentang Joong Won yang akhir-akhir ini banyak dibicarakan orang.

"Kau anaknya, tentu saja dia tertarik padamu (kehidupanmu)."

Joong Won menggelengkan kepalanya dan tersenyum sinis "Ini pertama kalinya dalam kurun waktu 34 tahun dia peduli padaku. Rasanya begitu mengejutkan sampai aku ingin tertawa."


Menurut bibi Joo mungkin karena dia sudah semakin menua dan mungkin karena itulah dia mulai peduli pada anaknya, bibi Joo meminta pendapat paman Do yang langsung mengiyakannya saja lalu mengutarakan pendapatnya sendiri kalau ayahnya mungkin sekarang menginginkan seorang cucu.

"Presdir Joo, kali ini kau harus berhasil. (menikah dan memiliki anak)"

"Entahlah, mungkin dia akan mendapat seorang cucu dari skinship yang tak berarti." kata Joong Won sambil menghalangi paman Do menyentuh keju putihnya.



Gong Shil sedang membersihkan tong sampah saat sekali lagi hantu nenek supermarket datang untuk mengganggunya. Saat itu Kang Woo turun dengan pakaian olahraga. Gong Shil menyapanya dan Kang Woo menjawabnya dengan singkat dan tanpa emosi. Kang Woo kemudian mengatakan padanya untuk meluruskan hubungan mereka sekarang juga.

"Waktu aku mengatakan padamu kalau aku menyukamu, itu cuma kesalahpahaman. Itu cuma gurauan yang kukatakan pada anak-anak (Seung Mo dan Seung Joon), tapi sepertinya kau menganggapnya serius. Tapi sebenarnya hal itu sama sekali tidak benar. Kau bahkan mengatakan padaku kalau kau merasa sangat berterima kasih padaku, jadi aku berusaha untuk menjalaninya tapi sekarang aku tak bisa melakukannya lagi. Maaf."

"Ah, begitu yah. Makanya, aku pikir agak aneh. Memalukan sekali." Gong Shil berusaha menyembunyikan kekecewaannya dengan terus bicara "Seharusnya kau mengatakannya lebih awal kalau kau tidak punya perasaan apapun padaku. Karena kau memberiku permen dan tiket musikal kurasa aku terlalu senang dan kelewatan."


Kang Woo memberitahunya tentang perkataan seorang yang dia hormati "Saat hatimu tidak jujur, maka rasa sakit akan menjawabmu. Kurasa kau tidak terluka karena aku. Kalau memang seperti itu, aku tidak perlu merasa bersalah kan?"

Setelah itu Kang Woo pergi joging malam dan setelah cukup lelah berlari dia memegang dadanya (hatinya) yang terasa sakit karena di barusan tidak jujur pada Gong Shil.



Malam itu juga, di kolam renang hotel Kingdom beberapa tamu hotel sedang bersenang-senang di kolam. Kamera fokus dari sudut pandang seseorang/sesuatu yang berada di dalam air, siapapun/apapun dia sedang melihat banyak kaki-kaki mengambang di dalam kolam. 

Dia berenang dengan dengan cepat menghampiri kaki seorang wanita yang ingin mengambil sebuah bola dan saat seseorang/sesuatu itu sudah semakin dekat dengan buruannya terlihat tangannya yang sepertinya ingin memegang kaki wanita itu. 



Dan saat dia berhasil memegangnya, dia menyeret wanita itu masuk ke air, di dalam air dia melihat sesosok hantu dan langsung berteriak ketakutan sampai pingsan. Hantu itu tidak diperlihatkan wajahnya, hanya rambut panjangnya saja yang terlihat mengambang di air. Setelah wanita yang tenggelam tadi di selamatkan sosok hantu itu kembali ke air mencari mangsa baru.



Paman Do sambil melihat-lihat ke gedung Giant Mall melalui teropongnya Joong Won, melaporkan kejadian di kolam renang itu pada Joong Won dan memberitahunya kalau kejadian yang kemarin adalah yang ketiga kalinya terjadi di kolam renang hotel Kingdom. Orang-orang itu melaporkan kalau ada sesuatu yang menarik kaki mereka dari dalam air. Paman menduga kalau itu adalah perbuatan hantu air.
  
Joong Won mendengarkan ocehannya dengan tampang kesal karena paman menyentuh teropongnya, Joong Won lalu merebut kembali teropongnya dari paman Do.

"Apa kau yakin kalau itu bukan becandaan seseorang?"



"Bukan cuma petugas penyelamat yang melihatnya, banyak orang juga yang melihatnya jadi tidak mungkin masalah ini perbuatan iseng seseorang saja. Karena rumor ini tersebar disaat tersibuk di musim panas. Kita bisa kehilangan pelanggan kita yang pindah ke Giant Mall."

"Itu tidak boleh terjadi. Aku akan menginstal radarku...di kolam renang." kata Joong Won sambil menghalangi paman Do menyentuh teropongnya lagi dan menggunakannya untuk dirinya sendiri dan meneropong ke Giant Mall lagi dan langsung terkejut karena bangunan Giant Mall lebih tinggi dari Kingdom dan dengan panik berteriak memanggil sekretaris Kim.



Joong Won datang ke ruang kantor Gong Shil dan mengatakan kalau radarnya saat ini sedang dibutuhkan dan langsung terkejut melihat lingkaran hitam dibawah matanya yang hampir jatuh terkubur di tanah. Gong Shil memberitahunya kalau hantu nenek supermarket datang lagi mengganggunya sampai dia tidak bisa tidur sepanjang malam.

"Presdir, apa aku terlihat sakit?"

"Kau...selalu terlihat seperti orang sakit. Tapi hari ini, lebih dari biasanya...kau terlihat seperti zombie."

Gong Shil menggumam "Dia mengatakannya padahal dia belum pernah melihat zombie di dunia nyata."



Joong Won lalu menanyainya tentang hantu air dan Gong Shil langsung ketakutan karena pernah hampir mati tenggelam gara-gara hantu air di sungai Han. Bahkan memikirkan hantu air membuat kaki Gong Shil langsung lemas dan hampir menangis.

"Aku tak mau bertemu dengan hantu air lagi. Tidak akan pernah. Aku sangat benci hantu air. Aku membencinya. Hantu air terlalu menakutkan." 

Joong Won mengulurkan tangannya dan menyuruhnya memegangnya tapi Gong Shil langsung memalingkan wajahnya karena menurutnya memegang Joong Won sama sekali tak mempan kalau harus berurusan dengan hantu air.



Joong Won kembali ke kantornya, bingung apa yang harus dilakukannya untuk membuat Gong Shil mau menangkap hantu air itu tanpa membuatnya merasa ketakutan. 



Setelah itu sekretaris Kim datang ke ruang kantor Gong Shil untuk menyerahkan sebuah voucher menginap gratis di hotel Kingdom dan memberitahunya kalau voucher itu dari presdir yang ingin dia berkunjung ke hotel Kingdom di hari liburnya.

Gong Shil sangat senang karena bisa berlibur gratis di tempat mewah. Sekretaris Kim juga memberitahunya kalau Joong Won sudah menyiapkan beberapa voucher yang sama untuk teman-temannya.

"Tadi, dia mengataiku seperti zombie. Apa dia memberikan voucher ini agar bisa beristirahat?"

Sekretaris Kim mengiyakannya dengan tawa canggung.



Setelah itu dia melapor ke Joong Won kalau Gong Shil sangat senang menerimanya dan dia akan pergi besok. Joong Won juga senang karena rencananya sepertinya berjaan cukup lancar. Dia akan mengirimnya dulu ke hotel itu lalu kemudian dia akan memberitahunya untuk melihat hantu itu.



Gong Shil mengepaki barang-barangnya untuk dibawa ke hotel Kingdom besok dan mengajak Gong Ri bersamanya karena Joong Won memberinya banyak voucher. Gong Shil lalu memberitahu Gong Ri untuk mengajak lebih banyak temannya juga. Gong Ri berpikir untuk mengajak Kang Woo tapi Gong Shil melarangnya.

Gong Ri mengiyakannya dan menyuruhnya untuk membawa baju-bajunya yang paling bagus dan menaruh semuanya di mobilnya. Dan karena hotel Kingdom pasti punya kolam renang, Gong Ri menyuruhnya untuk membawa pakaian renang juga.



Sementara di kolam renang hotel Kingdom yang sekarang sepi, hantu air yang hanya terlihat tanganya itu muncul ke permukaan kolam dan keluar dari kolam itu. Bentuknya tak terlihat tapi saat hantu itu berjalan terlihat jejak kaki basah di lantai.



Kang Woo menemui Yi Ryung di sebuah cafe untuk meminta bantuannya menyelidiki Tae Gong Shil, segala informasi yang bisa ditemukan di catatan resmi. Apakah orang tuanya sudah meninggal dan bagaimana hubungannya dengan orang tuanya. Yi Rung marah karena Kang Woo tertarik dengan keluarga Gong Shil dan mengira kalau dia ingin menikahi Gong Shil.



"Kalau aku ingin menikahinya, Aku tidak akan menyelidiki latar belakangnya dengan cara seperti ini. Aku pasti akan datang secara pribadi menemui keluarganya."

Dan karena ternyata Kang Woo menyelidiki Gong Shil karena pekerjaannya sebagai mata-mata maka dia memutuskan untuk membantunya menyelediki Gong Shil. Dia lalu mengajak Kang Woo makan bersama tapi Kang Woo menolaknya dan pergi meninggalkan Yi Ryung yang menggumam kesal karena Kang Woo menolak ajakan makannya padahal dia sudah melakukan reservasi.



Saat sekretaris Kim membacakan laporan pada Joong Won. Joong Won bertanya apakah sekretaris Kim melaporkannya pada ayahnya. Tapi sekretaris Kim tidak pernah bicara lagi dengan ayahnya Joong won sejak dia pergi keluar negeri. 

Joong Won merasa ada yang aneh dengan sikap ayahnya yag tiba-tiba tertarik pada Tae Gong Shil padahal selama ini dia tak pernah tertarik dengan siapapun wanita yang pernah dijodohkan dengannya. Menurut sekretaris Kim, ayahnya Joong Won melakukan itu pasti karena dia sayang pada anaknya.

"Itu malah lebih tidak masuk akal."  

Dia lalu bertanya apakah Tae Gong Shil sudah pergi ke hotel.



Gong Shil ternyata sudah sampai hotel Kingdom, dengan memakai baju casual dia menelepon kakaknya yang masih bekerja, dia memberitahu Gong Ri kalau hotel itu sangat bagus dan menyuruhnya cepat datang. Gong Ri berjanji akan datang setelah dia pulang kerja. 

Tanpa sepengetahuan Gong Shil, Gong Ri memberikan 2 buah voucher pada Han Joo dan menyuruhnya untuk mengajak Kang Woo karena dia ingin mereka bersama.



Gong Shil berkeliling dan kagum karena tempat itu tidak terlihat menakutkan. Dia melihat sebuah poster tentang pertunjukkan kembang api nanti malam. Dia sangat menyayangkan pertunjukkan itu harus malam padahal dia takut keluar malam. 

Joong Won meneleponnya dan bertanya dia dimana. Gong Shil memberitahunya kalau dia sedang berada di lobi dan memuji betapa bagusnya tempat itu.


"Tentu saja karena tempat ini milikku. Lukisan yang berada disebelahmu juga sangat mahal." kata Joong Won

Gong Shil melihat lukisan di dinding "Mm, memang terlihat mahal." sedetik kemudian dia sadar "Presdir bagaimana kau tahu aku sedang berada dimana?"

"Karena aku berada di belakangmu."

Gong Shil berbalik dan melihat Joong Won berada di belakangnya dan tersenyum manis padanya. Joong Won memberitahunya dia datang karena mengikutinya.



"Apa kau datang sendirian?"

"Kakakku belum datang."

Joong Won lalu mengajaknya makan karena dia sendiri lapar. Gong Shil bertanya-tanya kenapa dia mengikutinya, tapi kemudian pergi mengikutinya. Mereka bertemu dengan manager hotel yang memberitahu Joong Won kalau kolam renang akan ditutup seusai jam makan malam. Joong Won melihat jamnya dan mengatakan pada Gong Shil kalau mereka bisa pergi setelah makan malam. 

"Kemana?"

"Akan kuberitahu setelah kita makan."



Setelah Joong Won dan Gong Shil pergi, manager itu menduga kalau presdir Joo pasti mengadakan suatu untuk wanita itu. Sementara pegawai wanita di sebelahnya iri dengan keberuntungan Gong Shil yang nantinya akan menyaksikan acara kembang api di tempat tertutup.



Joong Won lalu memintanya untuk menentukan sendiri dia mau makan apa. Dia akan membelikan semuanya untuknya. Gong Shil mengira kalau Joong Won mau membelikannya makanan mahal karena dia terlihat kurang energi. Dan Joong Won mengiyakannya.



Bibi Joo bersama sekretaris Kim mendatangi panti asuhan tempat Hee Joo dulu diasuh. Ternyata selama 15 tahun sejak Hee Joo meninggal dunia bibi Joo selalu membantu panti asuhan itu, bibi Joo melakukannya karena dia memikirkan Joong Won. Dan ternyata panti asuhan itu adalah tempat pertama kali Joong Won bertemu Hee Joo. Sebelum mereka pergi, sekretaris Kim berbalik melihat gedung panti asuhan itu saat dia melihat Kang Woo masuk dan curiga kenapa dia datang ke situ.



Kang Woo datang untuk mencari informasi tentang Gong Shil dengan memperlihatkan foto kedua kakak-beradik itu pada ibu panti. Ibu panti memberitahunya kalau kedua kakak-beradik itu tak pernah berada di panti asuhan itu.



Gong Ri kesal dengan Han Joo yang tetap ingin ikut tanpa membawa Kang Woo. Han Joo memberitahunya kalau Kang Woo sedang ada urusan. Gong Ri melihat seorang pria yang berada di mobil lain di depannya dan mengenalinya sebagai Kim Dong Soo. Han Joo melihat hiasan mobil yang sama di mobil Gong Ri dan di mobil pria itu lalu bertanya siapa pria itu.

"Dia adalah pria yang melarikan uangku lalu menghilang."

Dia melihat pria itu pergi lalu Gong Ri segera tancap gas untuk mengejarnya dan membawa serta Han Joo yang protes kalau ada tempat lain yang harus mereka tuju. 



Gong Shil memakan habis makanannya sementara Joong Won terus-menerus mengawasinya dan bersikap sangat perhatian padanya dengan menuangkan minuman tak beralkohol untuknya. 

"Karena kau sudah beristirahat di tempat yang yang bagus, lingkaran hitam di matamu agak membaik." 



Joong Won memperhatikan penampilan casualnya dan bertanya apa dia tak punya pakaian yang lain. Gong Shil memberitahunya kalau baju-bajunya dibawa kakaknya dan dia masih belum datang. Joong Won lalu mendekat melihat-lihat tubuh Gong Shil.

Setelah Gong Shil pamit ke toilet, Joong Won berpikir kalau Gong Shil perlu berganti pakaian kalau nanti dia harus keluar masuk kolam lalu berpikir apakah dia harus meyiapkan baju ganti untuknya.

Di toilet, Gong Shil mendengar 2 karyawan hotel membicarakan presdir Joo yang menutup kolam renang dan mengadakan suatu acara untuk seorang wanita.

Setelah kedua karyawan itu pergi, Gong Shil bertanya-tanya apakah Joong Won mengadakan suatu acara untuknya, dia tersenyum bahagia memikirkan kemungkinan itu. (and I feel bad for her)



Setelah dia kembali, Joong Won memintanya untuk menemuinya di lobi 2 jam lagi. Joong Won memberitahunya kalau dia punya sesuatu yang penting untuknya.

"Kalau kau terkejut, jangan terlalu marah."

Gong Shil kembali ke kamarnya dan menyatukan perkataan 2 karyawan hotel Kingdom dengan perkataan Joong Won yang memintanya menemuinya di lobi 2 jam lagi.

"Jadi, apakah dia menutup kolam itu untukku?" dia tersenyum bahagia.



Joong Won memerintahkan manager hotel untuk tidak membiarkan seorangpun masuk ke kolam lalu meminta manager itu untuk membawakan barang yang sudah dia persiapkan ke kamar tamu.

Gong Shil membukakan pintu untuk manager hotel yang datang membawakannya sebuah kotak hadiah besar dan memberitahunya kalau presdir Joo yang mengirimnya. Kotak itu berisi sebuah gaun yang cantik dan sepasang sepatu. 



Gong Shil datang ke kolam renang memakai gaun dan sepatunya. Dia melihat Joong Won sedang memandangi kolam lalu menghampirinya. Joong Won berbalik lalu tersenyum melihatnya memakai gaun dan sepatunya. Dengan polosnya Gong Shil bertanya apakah dia menyiapkan semua ini untuknya.

"Iya, tapi masih ada lagi." kata Joong Won sambil melihat jam tangannya "Lihatlah." Joong Won menunjuk ke atas.

Dan pertunjukkan kembang api pun dimulai, Joong Won memperhatikannya tersenyum bahagia. 



Dan itu semua ternyata cuma khayalan Gong Shil. Pada kenyataannya dia masih berada di lobi dan si manager hotel baru memberitahunya untuk masuk karena presdir Joo sedang menunggunya. Gong Shil bertanya padanya apakah Joong Won benar-benar membuat kolam renangnya tertutup untuk mereka berdua, dan si manager membenarkannya.


Gong Shil berjalan menghampiri Joong Won di tepi kolam renang, Joong Won berdiri membelakanginya dan sedang menelepon seseorang dan memberitahu orang di telepon itu kalau dia datang ke hotel bukan untuk bersenang-senang tapi karena ada masalah di kolam renang hotel.

"Aku akan kembali setelah aku tahu apa yang ada di dalam kolam."

Senyum Gong Shil langsung menghilang, dia melihat gaun yang dia kenakan lalu teringat saat Joong Won menanyainya tentang hantu air. Saat Joong Won berbalik dia melihat Gong Shil berlari pergi, Dia berteriak memanggilnya dan Gong Shil menyuruhnya untuk menunggu.




Bersambung ke part 2


Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon