Powered by Blogger.


Joong Won keluar dari kantornya, tetapi tiba-tiba ia merasakan suatu perasaan aneh saat kakinya merasa ingin pergi ke arah yang lain. Akhirnya ia menuruti keinginan kakinya yang kemudian melangkah sampai ke ruang kantor Gong Shil. Ia ingat ruangan itu adalah gudang. 


Ia masuk dan melihat Kang Woo sedang membantu Gong Shil mengepaki barang-barang, Gong Shil tahu kalau Joong Won datang lalu ia cepat-cepat memalingkan tubuhnya dan berdiri membelakangi Joong Won.

"Siapa kau? Sejak kapan tempat ini jadi kantor?" tanya Joong Won pada punggung Gong Shil

"Ini kantor pelayanan pelanggan spesial, presdir sendiri yang membuatnya" jawab Kang Woo sementara Gong Shil berusaha menahan luapan emosinya dengan mengepalkan tangannya.

"Kantor pelayanan pelanggan spesial? Aku membuat sesuatu yang sangat tidak berguna seperti itu?"



Kang Woo memandang Gong Shil dengan khawatir. Joong Won ingat Kang Woo sebagai orang yang direkrut paman Do karena kemampuannya yang lebih dari cukup untuk melindungi Blue House. 

"Lalu dia..." Joong Won ingin melihat wajah Gong Shil, Kang Woo melihat Gong Shil yang hampir menangis lalu berdiri ditengah-tengah mereka untuk menghalanginya melihat Gong Shil.

Kang Woo mengatakan kalau wanita itu adalah orang yang bertanggung jawab atas ruang kantor itu dan dia sekarang sedang mengepaki barang-barangnya karena dia berhenti hari ini.


"Benarkah?" Joong Won masih penasaran dengan Gong Shil maka Kang Woo cepat-cepat bertanya apakah dia ingin memberinya perintah.

"Tidak" jawab Joong Won, lalu ia pergi.

Setelah Joong Won pergi, Gong Shil hampir tak bisa mehanan tangisannya, sementara itu diluar Joong Won bertanya-tanya sendiri, apakah ia meninggalkan sesuatu di ruang kantor itu, dan perasaan penasaran itu membuat punggungnya jadi sakit.


Kang Woo menyuruh Gong Shil meninggalkan barang-barangnya saja, nanti Kang Woo akan membantunya atau kalau tidak ia akan ikut pergi bersamanya. Gong Shil menolak niat baik Kang Woo, karena barang-barangnya tidak terlalu banyak.

"Melihatmu hampir menangis, aku tak bisa meninggalkanmu seorang diri disini"

"Aku punya (boneka) Gong Shil, Gong Shil pemberianmu telah banyak menghiburku"


Joong Won merenung kebingungan di kantornya, dia sekarang bisa membaca tapi kenapa dia merasa ada sesuatu yang masih menusuknya.


Sekretaris Kim bertanya pada Kang Woo tentang foto Hee Joo di Eropa yang ditinggalkan ketua (ayahnya Joong Won) padanya. 

Apakah foto ini alasan ketua ingin menemui Joong Won. Kang Woo memberitahu sekretaris Kim kalau foto yang ditemukan ketua itu adalah foto yang diambil setahun setelah kematian Hee Joo.


Sekretaris Kim mengatakan kalau Joong Won memintanya untuk mencari informasi tentang saudara kembar Cha Hee Joo, tetapi ia masih belum mengerti apa yang ingin dilakukan Joong Won setelah menemukan saudara kembarnya Hee Joo itu.

"Setelah bertemu Tae Yang, dia sepertinya berusaha untuk melupakan Cha Hee Joo. Tapi kenapa sekarang dia ingin menemukan saudara kembar Cha Hee Joo?"


"Ada sesuatu yang sekretaris Kim tidak ketahui. Mendiang Cha Hee Joo adalah penjahat yang telah menculik presdir Joo"

"Apa maksudmu dengan penjahat?"

"Saudara kembarnya yang difoto itu kemungkinan besar adalah komplotannya"


Mendengar kata komplotan penculik membuat sekretaris Kim sangat terkejut sampai hampir mengganggu kesehatannya. Dia bertanya pada Kang Woo apakah selama ini Joong Won tahu semua itu dan menyembunyikannya.

"Presidir Joo tahu sejak awal kalau Cha Hee Joo adalah penjahatnya tetapi fakta tentang saudara kembarnya dan kemungkinan kalau dia adalah komplotan penjahatnya baru ia ketahui saat melihat foto itu"

Kang Woo mengatakan kalau wanita itu kemungkinan akan muncul kembali dihadapan presdir Joo lagi karena itulah mereka harus segera menemukan wanita itu. 


Sekretaris Kim kembali ke meja kerjanya, merasa sangat shock atas penemuannya bahwa Hee Joo adalah penjahat yang telah menculik Joong Won dan Hanna (saudara kembarnya Hee Joo) adalah komplotan penjahatnya. Dia mengeluarkan foto kedua gadis kembar itu dari dalam lacinya.

"Tidak mungkin. Hanna adalah seorang anak yang periang dan baik hati"


Flashback saat sekretaris Kim berada di Inggris, dia memberi selamat pada Hanna karena telah diterima masuk unversitas. 

"Terima kasih paman" kata Hanna

"Orang tua angkatmu pasti sangat bahagia"

"Tentu saja"

Hanna lalu memberitahu sekretaris Kim kalau dia akan pergi ke Korea karena sekretaris Kim pernah bilang padanya kalau dia punya saudara kembar, karena itulah ia pergi untuk mencarinya. Sekretaris Kim mengatakan kalau dia sebenarnya juga ingin mencarinya setelah menemukan keberadaan Hanna, tapi dia tidak menemukannya.

"Saudara kembar punya telepati. Kurasa aku akan bisa menemukannya. Aku pasti akan menemukannya"

"Baiklah" kata sekretaris Kim menyemangati keponakannya.


Lalu sebuah flashback lain...atau itu namanya flashforward yah? saat Hanna yang sudah kembali lagi ke Inggris setelah menemukan saudara kembarnya Hee Joo di Korea. 

"Adik kembarku sudah meninggal. Kenapa paman tidak mencarinya dan meninggalkan anak itu seorang diri?"

"Hanna" sekretaris Kim mencoba untuk menyentuh bahunya tapi Hanna cepat-cepat menghindar menyatakan dengan tegas kalau dia membenci pamannya.

"Nama anak yang sudah meninggal itu adalah Cha Hee Joo. Tidak seperti Hanna yang hidup bahagia diluar negeri, dia hidup seorang diri dan tidak bahagia. Ingatlah selalu nama Cha Hee Joo dan kasihanilah dia seumur hidupmu" 

Hanna lalu pergi meninggalkan sekretaris Kim seorang diri.


Sekretaris Kim melihat foto 2 anak kembar itu dan merasa kalau dia harus menemukan Hanna.


Kang Woo memberi Gong Shil sebuah alarm kecil yang bisa menghubungkannya langsung ke polisi, kalau dia menekan tombolnya saat dalam keadaan terdesak, polisi akan segera datang dalam waktu beberapa menit. 

Dia meminta Gong Shil untuk berhati-hanti sampai penjahat yang menusuk Joong Won tertangkap. Gong Shil meyakinkan Kang Woo kalau dia pasti akan berhati-hati.

"Mulai sekarang aku yang akan melindungimu"

"Kang Woo, aku sangat berterima kasih tapi kurasa aku tidak boleh lagi bergantung pada orang lain. Aku sekarang tidak bergantung padanya adalah untuk melindunginya"


Kang Woo keluar dari rumah Gong Shil dengan sedih. Yi Ryung datang dan melihatnya termenung sedih. Kang Woo bertanya untuk apa dia datang. Yi Ryung mengatakan kalau dia datang bukan untuk menemui Kang Woo tapi Gong Shil karena dia dengar kalau Gong Shil sudah berhenti dari Kingdom.

"Apa yang mau kau katakan padanya. Kalau kau kesini cuma untuk mengganggunya tentang presdir Joo, sebaiknya kau pergi saja. Dia sudah banyak mengalami kesulitan bahkan tanpa kau ganggu"


Yi Ryung bertanya apakah Joong Won benar-benar tidak ingat pada Gong Shil sama sekali, bibi Joo bahkan sampai menyuruhnya untuk tidak menyebut nama Gong Shil dihadapan Joong Won. Dia datang karena dia merasa tidak terlalu mempercayai perkataan bibi Joo itu. 

"Jadi semua itu benar?" tanya Yi Ryung pada Kang Woo

Kang Woo tidak menjawabnya maka itu artinya benar dan Yi Ryung merasa sangat senang dengan kenyataan itu, saat dia mau masuk ke kamar Gong Shil, Kang Woo menghalanginya dan menyeretnya menjauhi kamar Gong Shil. 


Melihat Y Ryung sangat senang mendengar Joong Won melupakan Gong Shil, Kang Woo tak bisa membiarkannya menemui Gong Shil.

"Lepaskan, saat aku merasa depresi aku harus melihat wanita yang tidak kusuka itu terluka, dengan begitu aku akan merasa lebih baik"

Kang Woo melepaskannya "Kenapa kau sangat membenci Tae Gong Shil?"


Yi Ryung memberitahunya kalau dari dulu dia memang tidak menyukai Gong Shil, dan dia sekarang lebih tidak menyukai Gong Shil karena Kang Woo menyukai Gong Shil. Karena itulah kalau Kang Woo tidak mau melihatya terus menerus mengganggu dan membenci Gong Shil maka sebaiknya Kang Woo berhenti menyukai Gong Shil.

"Kalau kau marah karena aku mengganggu wanita yang kau suka, maka jangan menyukai Tae Gong Shil lagi" teriak Yi Ryung

"Kau benar-benar abnormal. Kau benar-benar ikan paus berkumis hitam. Jenis yang tidak ada di dunia ini"


Yi Ryung terkejut karena ternyata ikan paus berkumis hitam itu tidak ada, Kang Woo mengatakan kalau dia sudah mencari info dan dari info yang ia dapat paus berkumis hitam itu tidak ada, yang ada itu ikan paus biru. Yi Ryung jadi bingung karena dia yakin pernah melihat ikan paus berkumis hitam, atau mungkin yang ia lihat itu anjing laut.


Yi Ryung kemudian menyadari sesuatu yang menarik, ternyata Kang Woo ingat perkataannya dan mencari info tentangnya. Kang Woo mengatakan kalau dia memang mencari info supaya dia bisa mengerti wanita macam Yi Ryung, tapi sayangnya dia tidak menemukan apapun.

"Kenapa? Apa kau berpikir untuk membesarkanku di akuariummu?" tanya Yi Ryung penuh harap

"Aku kan sudah bilang kalau aku tak sanggup mengurusi akuarium"


"Tidak masalah kalau kau tidak bisa mengurusnya, cukup buka saja untukku. Bahkan sekalipun kau tidak memberiku oksigen dan tidak memberiku makan, aku akan menghidupi diriku sendiri dengan baik sampai aku akan menjadi sangat besar sampai kau tidak akan bisa mengeluarkanku. Aku akan tumbuh besar" kata Yi Ryung penuh semangat


Perkataannya itu membuat Kang Woo bertanya-tanya haruskah ia bersikap seperti Yi Ryung juga, pada Gong Shil. Senyum Yi Ryung langsung hilang mendengarnya.

"Kenapa? Apa sikapku ini membuatku terlihat jelek?" tanya Yi Ryung

"Tidak, kau keren"

"Aku keren?"

Kang Woo mengatakan kalau sikap berani Yi Ryung itu keren. Yi Ryung tersipu malu mendengar pujian Kang Woo. 


Kang Woo mengatakan kalau melihat sikap Yi Ryung itu membuatnya merasa lebih bersemangat. Kang Woo menyatakan kalau dia juga harus bersikap keren seperti Yi Ryung.

"Apa kau mengatakan kalau kau akan bersikap sepertiku pada Tae Gong Shil?" tanya Yi Ryung marah

Kang Woo mengiyakannya dan berterima kasih padanya karena telah mengajarinya sesuatu. Kang Woo menepuk bahunya lalu pergi meninggalkan Yi Ryung yang langsung berteriak kesal pada Kang Woo.


Di salam mobilnya, Yi Ryung kesal pada dirinya sendiri karena sikapnya tadi sama saja dengan menyemangati Kang Woo supaya tidak menyerah dengan Gong Shil. 


Kang Woo dan Gong Shil berpegangan tangan dengan mesra, dia menyatakan dirinya sebagai Dooly, jenis dinosaurus yang tidak pernah ada di bumi ini. 

Kang Woo lalu mengatakan pada Gong Shil walaupun Gong Shil mengacuhkannya, dia akan tumbuh besar dengan sendirinya. Dia akan tumbuh sebesar dinosaurus sampai Gong Shil tidak akan pernah bisa mengacuhkannya lagi.


Gong Shil terharu mendengarnya, Kang Woo memeluknya dengan mesra dan mereka terjatuh ke tempat tidur meninggalkan boneka Dooly dan Gong Shil berciuman di meja.


Yi Ryung cepat-cepat mengusir fantasi liar itu dari pikirannya, dia tidak bisa membiarkan Dooly terjatuh ke dalam pelukan Gong Shil. Tapi apa yang harus ia lakukan. Tiba-tiba ia mendapat sebuah ide bagus.


Joong Won termenung memandangi kumpulan buku serigala dan kambingnya sementara di dapur ada bibi Joo bersama paman Do dan Hanna. Bibi Joo mencoba mengingatkan Joong Won pada Hanna yang ia perkenalkan pada Joong Won waktu ia di rawat di rumah sakit.

Paman Do mengatakan kalau dia khawatir karena harus membawa orang asing ke rumah Joong Won, karena Joong Won biasanya tidak menyukai hal semacam itu. Bibi Joo langsung mempelototinya. 


Joong Won menghampiri mereka sambil membawa buku-buku itu dan bertanya pada bibi Joo apakah dia membaca buku-buku itu. Paman Do berkata kalau dia mungkin membacanya karena buku itu kan berada di rumahnya. Apalagi setelah ia terbangun tenyata dia sudah bisa membaca buku itu. 

Paman Do meminta Joong Won untuk mengingatnya, karena buku itu sepertinya berhubungan dengan seseorang yang spesial baginya. Bibi Joo langsung menginjak kaki paman Do sebelum ia sempat menyelesaikan perkataannya.

"Orang spesial? Aku punya seseorang yang seperti itu?"


Hanna cepat tanggap dengan situasinya, dan dengan cepat pula ia mengatakan suatu kebohongan kalau buku itu adalah miliknya. Dia mengatakan kalau dia tak sengaja meninggalkan buku-buku itu saat dia terakhir datang dan berkenalan dengan pengurus rumah Joong Won.

Bibi Joo cepat-cepat menyetujuinya kalau buku itu memang milik Hanna. Hanna mengatakan kalau buku itu memang buku cerita anak, tapi ceritanya bagus dan gambar-gambar di dalamnya juga bagus karena itulah ia sangat menyukai buku-buku itu.

"Kau membaca bukuku segera setelah kau bangun? Aku senang"


Paman Do langsung memandang Hanna dengan kecurigaan. Bibi Joo mengingatkan Joong Won kalau saat dia terbangun yang ia lihat pertama kali adalah wajah Hanna, itu semua terjadi pasti karena mereka berjodoh. Hanna tersenyum manis pada Joong Won namun Joong Won hanya bisa kebingungan melihat Hanna.


Gong Shil sedang berada di sebuah toko buku dan melihat buku yang sama dengan Joong Won. Dia teringat Joong Won yang pernah mengatakan kalau dia sedang membaca buku bagus yang terdiri 6 seri dan buku itu membuat otaknya hampir remuk. Gong Shil bersyukur karena Joong Won akhirnya bisa membaca lagi.

Tiba-tiba ia mendapat telepon dari Yi Ryung yang memintanya untuk bertemu di restoran tempat mereka mengadakan reuni dulu karena Yi Ryung ingin membicarakan suatu hal yang penting dengannya. 


Dan ternyata itu adalah rencana Yi Ryung untuk menyatukan Joong Won dan Gong Shil kembali di tempat mereka saling menyatakan cinta. Kalau mereka bertemu lagi di tempat itu, Yi Ryung yakin kalau mereka akan mengingat sesuatu, walaupun sebenarnya Yi Ryung tidak suka melihat Gong Shil berkencan dengan pria kaya seperti Joong Won.


Joong Won juga ditelepon oleh Yi Ryung untuk bertemu di restoran yang sama, Joong Won awalnya tidak mau tapi setelah Yi Ryung mengiming-iminginya dengan informasi penting seputar Giant Mall, akhirnya Joong Won mau pergi menemui Yi Ryung. 


Setelah memutuskan telepon dengan Tae Yi Ryung, Joong Won jadi ingat sebuah nama yang juga berawalan 'Tae'...tapi sayangnya dia tidak bisa mengingat nama setelah 'Tae'.


Gong Shil menunggu Yi Ryung di restoran dan sambil menunggunya dia membaca buku serigala dan kambing. Joong Won datang dari belakangnya dan saat mencari Yi Ryung tak sengaja dia melihat buku serigala dan kambing yang sedang dibaca Gong Shil yang sedang duduk membelakanginya.


Saat Joong Won berjalan menghampirinya, tiba-tiba hantu pelayan muncul dihadapan Gong Shil, Gong Shil sangat terkejut sampai hampir terjatuh dan Joong Won yang berada di belakangnya spontan memeganginya dan si hantu langsung menghilang. Gong Shil kebingungan melihat sepasang tangan memegangi bahunya. 

"Apa kau baik-baik saja?" tanya Joong Won

Dia akhirnya sadar kalau Joong Won-lah yang telah menyelamatkannya dari hantu, Gong Shil memegangi kalungnya dan tidak berbalik untuk melihat Joong Won. 


Melihat Gong Shil yang sepertinya ketakutan, Joong Won cepat-cepat melepaskan pegangannya dan meminta Gong Shil (Joong Won masih belum melihat wajah Gong Shil dan masih belum tahu namanya) untuk tidak salah paham, dia cuma membantunya agar tidak terjatuh.

"Aku berdiri di belakangmu karena buku itu. Aku tertarik karena buku itu sama dengan buku yang kubaca. Rasanya memang aneh untuk mengatakannya, tapi apakah aku tak merasakan sesuatu yang sangat intens melewatimu?" tanya Joong Won

"Tidak" ujar Gong Shil sambil berusaha menahan tangisannya.


Walaupun masih agak kebingungan tapi Joong won akhirnya menerima jawabannya dan berlalu pergi. Dia bertanya-tanya sendiri apakah perkataannya barusan terlihat seperti seorang pria yang sedang menggoda wanita.


Gong Shil baru berbalik setelah Joong Won benar-benar pergi, dia sadar bahwa walaupun Joong Won tak mengingatnya, Joong Won masih tetap menjadi tempat perlindungannya. 

Joong Won naik ke lantai atas dan melihat Gong Shil pergi, dia sangat yakin kalau saat menyentuh wanita yang tak ia kenal itu, ia merasakan suatu perasaan geli yang sangat kuat, dia melihat tangannya tapi tak bisa mengerti perasaan apa yang ia rasakan saat menyentuh wanita itu.


Bahkan saat kembali ke kantornya, Joong Won masih sangat penasaran dengan tangannya yang merasakan perasaan aneh saat ia menyentuh Gong Shil. 

Sekretaris Kim datang untuk meminta cuti karena dia ada urusan pribadi yang harus ia selesaikan. Joong Won sadar kalau ini pertama kalinya sekretaris kim meminta cuti setelah 15 tahun menemaninya.


Sekretaris Kim sekarang merasa kalau ia tidak merasa perlu menemani Joong Won setiap saat karena Joong Won sekarang bisa membaca. Joong Won sekarang tidak perlu lagi meminta sekretaris Kim untuk merekam semua pekerjaannya. 

"Sekretaris Kim kau bukan alat perekam"

Sekretaris Kim mengingatkan Joong Won kalau Joong Won sendiri yang mengatakan padanya untuk menjadi alat perekam. Joong Won membela diri kalau itu adalah kata-kata yang ia ucapkan saat ia remaja, bagaimana bisa sekretaris Kim masih mengingatnya sampai sekarang.


"Sekretaris Kim, kau harus selalu berada disisiku"

sekretaris Kim mengatakan kalau Jin Ju yang akan menggantikan tugasnya sebagai sekretaris Joong Won selama ia cuti nanti. Joong Won mengatakan padanya untuk menikmati liburannya, lalu bertanya kemana sekretaris Kim mau pergi.

"Aku akan pergi ke Inggris, untuk mencari keponakanku yang sudah lama tidak kutemui. Joo Gun saat aku kembali nanti, ada sesuatu yang penting yang harus kukatakan padamu"


Joong Won bertanya khawatir, jangan-jangan sekretaris kim mau bilang kalau dia mau meninggalkan Joong Won dan melarikan diri, Joong Won meyakinkannya kalau dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Sekretaris kim tersenyum lalu pamit pergi dan berbalik supaya Joong Won tidak melihat wajahnya yang sedih.


Gog Shil dan Gong Ri menemui Han Joo, Gong Ri mengatakan kalau Han Joo bisa membantu Gong Shil untuk mendapat pekerjaan yang jauh lebih baik dari Kingdom. 

Han Joo mencoba menyemangatinya dengan mengatakan kalau pekerjaannya di Kingdom sebenarnya sangat ia sayangkan terutama karena Gong Shil pernah kuliah di salah satu universitas ternama di Korea yaitu universitas Hankuk. Gong Shil juga punya banyak bakat, cantik, tinggi, dll, Han Joo memujinya sampai mulutnya sendiri terasa sakit.


Gong Shil tersenyum mendengar semua pujian Han Joo, hanya saja dia bingung dari mana Han Joo tahu semua tentang dirinya. Gong Ri juga jadi bingung, seingatnya dia tidak pernah mengatakan apapun pada Han Joo. Han Joo cepat-cepat mencari alasan kalau dia mendengarnya dari anak buah wakil direktur Do yang bermulut murahan.


Gong Shil tidak tahu apa maksud Han Joo kalau anak buah wakil direktur Do yang bermulut murahan. Gong Ri memberitahunya kalau wakil direktur selama ini dia mengirim seseorang untuk berkeliling Kingdom untuk menyebarkan gosip tentang Gong Shil. 

Gong Ri mengatakan kalau ia meminta bantuan Han Joo untuk mencari orang suruhan wakil direktur Do itu. Dan saat mereka menemukan orang itu, Gong Ri bertekad untuk menghancurkannya.

Han Joo lalu meminta resume Gong Shil, Gong Shil memberikannya dan setelah membacanya, Han Joo melihat data medis Gong Shil tidak lengkap dan karena dia sedang ada misi rahasia penting dari paman Do untuk menyelidiki tentang kecelakaan Gong Shil, maka Han Joo menggunakan kesempatan itu untuk merayu Gong Shil agar dia menulis data medisnya secara lengkap, termasuk tentang kecelakaannya, bagaimana dia bisa sampai kecelakaan dan bagaimana ia setelah kecelakaan.


Tetapi membahas masalah kecelakaan adalah sebuah hal yang sangat tidak diinginkan Gong Shil dan Gong Ri sangat tahu akan hal itu, maka Gong Ri-lah yang protes menggantikan Gong Shil.

"Kalau mereka secerewet itu, sebaiknya lupakan saja" protes Gong Ri sambil melipat kembali kertas resume Gong Shil.

Gong Shil setuju, dia juga tak suka membohongi orang lain, jadi sebaiknya ia melupakanya saja. Dia lalu berterima kasih pada Han Joo atas niat baiknya yang ingin membantunya mencari pekerjaan, lalu pamit pergi. 


Han Joo mencoba menghentikannya, namun Gong Ri mengatakan kalau setelah kecelakaan yang menimpanya Gong Shil mengalami sebuah situasi yang tak bisa ia bicarakan pada orang lain. Han Joo diam-diam mengeluh kalau semua rencananya kacau.


Saat Gong Shil keluar, ia berpapasan dengan Hanna yang melihat kalung matahari yang ia kenakan dan memujinya, Hanna teringat kata-kata bibi Joo tentang wanita bernama Tae Gong Shil, Tae Yang. Gong Shil berterima kasih atas pujiannya dan saat ia pergi, ia melihat hantu hee Joo dan spontan memanggil nama Cha Hee Joo.


Saat mendengar nama itu, Hanna spontan berbalik menghadap Gong Shil yang saat itu berdiri membelakanginya, ia melihat Gong Shil sedang melihat kekosongan di depannya. Tiba-tiba hantu Hee joo menghilang.

Gong Shil mencarinya dan melihat Hanna sedang memandanginya, namun Gong Shil tidak curiga padanya dan kembali mencari hantu Hee Joo dan bertanya-tanya sendiri kenapa Hee Joo ada disini. 


Setelah Gong Shil pergi, Hanna penasaran apa yang wanita itu lihat sampai membuatnya menyebut nama Cha Hee Joo. Saat itu Hanna tak menyadari kalau hantu Hee Joo sedang berdiri di belakangnya.


Paman Do memberitahu Joong Won tentang Hanna Brown, dia adalah seorang kurator yang cukup terkenal dan sepertinya ia yang akan menangani pameran kesenian tahun ini.

"Kau bilang wanita itu berasal dari Inggris kan?"

Paman Do memberitahunya kalau wanita itu memang dari Inggris tapi dia pernah tinggal di LA, New York, Cina, intinya dia sudah pernah keliling dunia, dan keluarganya sangat kaya dan wanita itu juga pintar.


Jin Ju masuk dan memberitahu Joong Won bahwa Hanna datang untuk menemuinya. Saat Hanna masuk, Joong Won melihat Hanna mengenakan kalung matahari yang sama persis seperti punya Gong Shil (idih! gila nih cewek). 

Paman Do menyapanya dengan ramah dan memperkenalkannya pada Joong Won, namun fokus perhatian Joong Won hanya pada kalung matahari yang Hanna pakai.


Joong Won merasa aneh melihat kalung itu tapi ia tidak bisa mengingatnya, mereka bertiga bingung kenapa Joong won cuma diam. Joong Won tidak menjawabnya dan hanya mempersilahkan Hanna untuk duduk.


Gong Shil datang menemui Kang Woo untuk memberitahunya bahwa ia tadi melihat hantu Hee Joo. Gong Shil sudah mendengar bahwa Joong Won sedang mencari informasi seputar Hee Joo. 

"Apa kau tahu, ada apa sebenarnya?" tanya Gong Shil pada Kang Woo

Melihat Gong Shil seperti itu, Kang Woo merasa bahwa ia masih sangat peduli dengan Joong Won. Gong Shil beralasan karena dia bisa melihat hantu Hee Joo, karena itulah ia ingin membantu Joong Won menyelesaikan kasus ini. 

Kang Woo memberitahunya bahwa mereka saat ini sedang mencari siapa komplotan Hee Joo dalam kasus penculikan Joong Won agar mereka bisa segera menangkapnya.


"Kalau penjahatnya tertangkap, maka segalanya akan bisa diselesaikan. Presdir Joo, sama sekali tak mengingatmu. Jadi dia tidak tahu bahwa kau bisa melihat hantu. Mulai sekarang bahkan sekalipun kau mengatakan bahwa kau bisa melihat hantu Hee Joo, kau takkan bisa memberitahunya karena dia tidak akan mempercayaimu"

Gong Shil merasa sedih menyadari bahwa itu semua benar.


Sekretaris Kim datang ke Inggris dan bertemu dengan teman lamanya. Sekretaris Kim bertanya pada teman lamanya itu, apakah ia masih ingat dengan keponakannya yang bernama Hanna Brown.


Sementara itu Hanna sedang bersama dengan bibi Joo dan menceritakan padanya bahwa ayahnya adalah orang Inggris dan ibunya orang Korea, lebih tepatnya dia diadopsi. Tapi walau dia diadopsi dia sangat tahu kenapa orang tua kandungnya tidak bisa membesarkannya dan kenapa dia sampai harus diadopsi.

Hanna mengatakan bahwa saat ia bertemu dengan pamannya, pamannya menceritakan padanya bahwa kedua orang tua kandungnya adalah seniman miskin dan keduanya meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil dan tidak ada anggota keluarga yang bisa membesarkannya karena itulah ia diadopsi.


Sekretaris Kim mengatakan pada temannya bahwa keponakannya diadopsi oleh orang tua di Inggris, dia punya adik kembar tapi ia sama sekali tak bisa menemukan adik kembarnya Hanna. Hanna tumbuh dengan baik di Inggris tapi adik kembarnya Hee Joo yang tertinggal di Korea memiliki kehidupan yang terbalik dari Hanna.

"Kukira Hee Joo tumbuh sendirian dan mati dengan dengan sedih. Tapi, saat kedua kembar bertemu, aku sama sekali tak tahu apa yang terjadi"


Kedua kakak-beradik Seung Mo dan Seung Joon datang ke Kingdom untuk mengambil hadiah yang pernah dijanjikan Joong Won pada mereka setelah mereka membantunya membaca. 

Tapi Joong Won yang sekarang sama sekali tak ingat dengan mereka. Jin Ju mengatakan bahwa kedua anak itu memberikan kartu nama Joong Won pada toko mainan dan mau pergi begitu saja sambil membawa mainan yang telah mereka ambil. Joong Won membenarkan bahwa kartu nama itu memang miliknya tapi ia sama sekali tak ingat apapun. 


Dia membawa mereka berdua ke dalam kantornya dan baru tahu bahwa ia ikut mendanai pusat perlindungan anak. Dia bertanya pada mereka apa mereka juga anak-anak korban penyiksaan.

Seung Mo mengatakan bahwa Joong Won sendiri yang memberi mereka kartu nama itu, dia juga yang mengatakan bahwa jika mereka datang ke Kingdom maka mereka boleh mengambil apapun yang mereka mau. 

Tapi Joong Won sangat yakin bahwa dia tidak akan memberikan kartu namanya pada anak-anak seperti mereka. Tapi walaupun begitu, ia memutuskan untuk membiarkan kedua anak itu membawa mainannya dan menyuruh karyawannya memberi kedua anak itu uang tunjangan pendidikan.


Seung Mo mengatakan bahwa ia pernah membacakan hangeul untuk Joong Won bahkan memberitahunya bahwa ia adalah orang yang spesial.

"Orang spesial?"

Seung Joon mengangguk dan Seung Mo mengatakan bahwa ia pernah mengatakan pada Joong Won bahwa Joong Won adalah orang yang spesial bagi Gong Shil noona.


"Aku orang yang spesial bagi siapa?"

"Gong Shil noona. Noona yang tinggal satu gedung bersama kami. Tae Yang" kata Seung Mo

"Tae Gong Shil" Joong Won tak bisa mengingatnya, tapi nama itu membuat punggungnya kembali merasa sakit.


Saat Gong Shil kembali pulang ke kamar atapnya, ia melihat hantu Hee Joo sudah menunggunya.

"Kau mencintai Joong Won kan?" tanya hantu Hee Joo "Kalau kau memang mencintainya maka pinjami aku tubuhmu"


Saat bibi Joo turun bersama Hanna, Han Joo yang saat itu sedang patroli bersama Kang Woo melihatnya dan memberitahu Kang Woo, bahwa wanita itu adalah orang yang ingin dijodohkan bibi Joo pada Joong Won. Saat Han Joo memberitahu Kang Woo bahwa wanita itu tinggal dalam satu kompleks dengan Joong Won, Kang Woo sangat terkejut.

Han Joo memberitahunya bahwa wanita berasal dari Inggris dan dia terlihat sangat kaya raya. Kang Woo melihat Hanna dengan penuh kecurigaan.


Bibi Joo meminta Hanna untuk makan bersamanya, dia juga akan meminta Joong Won untuk makan bersamanya dan Hanna tentu saja menerima ajakannya dengan senang hati. Bibi Joo mengatakan bahwa menurutnya Joong Won melihat Hanna berbeda dari wanita yang lain.


Bibi Joo bertanya pada Hanna tentang perasaannya dan Hanna mengatakan bahwa ia juga tertarik pada Joong Won. Hanna lalu bertanya pada bibi Joo tentang hubungan Joong Won dengan wanita bernama Tae Gong Shil. 

Bibi mengatakan bahwa Gong Shil memang dekat dengan Joong Won, dia sudah membuka luka lama Joong Won dan sejak itu dia terus menerus mendekati Joong Won. 


"Apa maksudmu Cha Hee Joo? Apa Gong Shil kenal dengan mendiang Hee Joo"

"Tentu saja tidak mungkin. Tapi dia pernah mengatakan sesuatu seperti memanggil arwah Hee Joo untuk menyembuhkan luka Joong Won. Dia cuma orang yang suka bicara hal-hal tidak penting"


"Kau benar. Memanggil orang yang sudah meninggal. Dia pasti bicara hal-hal yang tak masuk akal" kata Hanna yang walaupun tersenyum di hadapan bibi Joo tapi sebenarnya dia terlihat khawatir.


Gong Shil sangat terkejut mendengar hantu Hee Joo ingin meminjam tubuhnya. Gong Shil ragu untuk melakukannya dan bertanya apakah dia tidak bisa memberitahunya saja padanya dan biar dia sendiri yang akan menyampaikannya pada Joong Won. Tapi hantu Hee Joo menggelengkan kepalanya.

Gong Shil bertanya apakah kalau dia meminjamkan tubuhnya, Hee Joo akan bisa menangkap penjahatnya. Hantu Hee Joo menjawabnya dengan anggukan kepala. 


Namun saat itu seseorang memegang bahu Gong Shil dari belakang dan seketika pula hantu Hee Joo menghilang. Joong Won memutar tubuh Gong Shil menghadapnya.

"Disuatu malam yang penuh hujan badai, itu adalah kode rahasia yang digunakan oleh kedua karakter di buku serigala dan kambing untuk saling mengenali. Kau mengenalku kan? Kau siapa? Apa kau yang bernama Tae Yang?"



Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon