Powered by Blogger.


Joong Won bertanya pada Gong Shil "Apa kau yang bernama Tae yang?"

Gong Shil bertanya bagaimana Joong Won bisa datang ke rumahnya kalau Joong Won bahkan tidak mengingatnya. Joong won mengatakan kalau dia memang tidak tahu siapa Gong Shil, tapi entah kenapa dia merasa kalau Gong Shil adalah orang yang sangat penting.


"Bagiku, kau itu siapa?"

"Sepertinya kau mengharapkan sesuatu yang khusus. Tapi, seperti yang bisa kau lihat. Aku hanya wanita miskin sementara kau presdir kaya. Jadi menurutmu aku ini apa?"

"Ada banyak gosip yang mengatakan kalau kau adalah orang yang spesial bagiku. Bagaimana kau bisa menjadi orang spesial bagiku?"



Gong Shil lalu menceritakan tentang hubungan mereka tanpa memberi detil tentang kemampuannya melihat hantu dan kemampuan Joong Won yang bisa mengusir hantu. Gong Shil mengatakan kalau mereka bertemu saat dia menumpang di mobil Joong Won yang waktu itu mengatakan kalau dia adalah presdir Kingdom. Setelah itu, Joong Won memberinya pekerjaan paruh waktu dan sejak itu, Gong Shil selalu mendekatinya.

Gong Shil juga mengatakan saat dia merasa kesepian dan sedih, Joong Woon yang selalu menjaganya. Saat Gong Shil merasa kesusahan, Joong Won juga yang selalu menolongnya dan memberinya pekerjaan bahkan sampai membuat sebuah acara untuknya di sebuah hotel.  

"Seperti itulah bagaimana kau akhirnya menjadi orang yang spesial bagiku"


Perkataan Gong Shil tadi tentu saja membuat Joong Won mengira kalau Gong Shil adalah cewek matre yang dengan sengaja mendekatinya, Joong Won yakin kalau dia bukan orang yang akan membiarkan cewek matre mendekatinya. Dan Gong Shil malah membiarkan dia berpikir seperti itu.

"Kau pernah bilang kalau aku tidak seharusnya tinggal ditempat seperti ini, jadi kau akan memberiku sebuah rumah yang jauh lebih baik bahkan kau bilang akan membelikanku mobil"

"Aku bilang begitu? Ini adalah lelucon yang sama sekali tidak lucu"


Joong Won sangat yakin kalau dia, orang yang orang kaya raya takkan mungkin mau berhubungan dengan cewek Candy miskin. Dia yakin kalau dia tidak mungkin mau bermain dengan wanita yang tidak menarik baginya.  

"Aku punya 'yook gam' (indera keenam/keseksian) yang sangat istimewa"

Joong Won langsung mengartikannya sebagai keseksian dan bukannya indera keenam dan mengatakan kalau Gong Shil tidak punya keseksian yang bisa berfungsi untuknya.

"Ada yang berfungsi. Aku terus ngotot mendekatimu sampai aku tak mau melepasmu dengan mudah. Tapi ternyata kau terluka saat kau bersamaku. Jadi aku berpikir untuk menjauhkan diriku darimu"


Gong Shil memberitahu Joong Won sudah mengisi rekening banknya dengan setumpuk uang dan sekarang dia merasa nilainya sudah menurun. Gong Shil berjanji akan menggunakan uang darinya itu dengan baik, lalu berterima kasih pada Joong Won.

Saat Gong Shil mau pergi, Joong Won memegang lengannya dan menariknya karena Joong Won tidak yakin kalau cuma seperti itu saja hubungan mereka. Joong Won merasa kalau hubungan mereka tidak cuma seperti itu, setelah dia kehilangan ingatan, banyak hal yang berubah. 

Walau sebenarnya ia tidak mempermasalahkan perubahan itu tapi tetap saja ia merasa terganggu. Joong Won menduga kalau semua perubahan itu mungkin Gong Shil-lah penyebabnya. 


"Aku merasa kalau aku melupakan sesuatu yang sangat besar"

Gong Shil hanya bisa terdiam dan memegang kalung matahari yang ia sembunyikan di balik bajunya. Gong Shil cepat-cepat mencari alasan tentang apa yang dilupakan Joong Won. Dia menyuruh Joong Won menunggu sementara dia mengambilnya di dalam kamar apartemennya.


Di dalam kamar apartemennya, Gong Shil terduduk bersimpuh dan termenung, dia membuka kulkasnya dan melihat birnya Joong Won yang pernah ia titipkan pada Gong Shil. Dia memeluk bir itu dan berusaha menahan tangisnya sebelum membawanya keluar dan mengembalikannya pada Joong Won.


"Bawalah ini. Cuma ini yang kau tinggalkan padaku. Kau memintau untuk menjadi wanita yang bisa kau tinggalkan dengan mudah. Aku juga berpikir seperti itu, jadi tolong pergilah"

Joong Won menerima birnya tapi dia masih belum yakin kalau hubungan mereka cuma sebatas minum-minum dan bermain-main. Gong Shil meyakinkannya kalau hubungan mereka cuma sebatas itu, maka Joong Won pun akhirnya menerimanya dan berterima kasih pada Gong Shil karena sudah mau menjauhinya atas keinginannya sendiri dan juga mengembalikan barang-barangnya.

"Jangan kembali lagi" kata Gong Shil sebelum masuk kembali ke kamarnya.


Di rumah Joong Won, paman Do duduk bersama Joong Won yang langsung menduga kalau paman Do pasti tahu tentang Gong Shil. 

"Aku tak punya ingatan sama sekali tentang Gong Shil dan karena sekretaris Kim sekarang sedang cuti dan karena kau selalu mengawasiku, tolong periksa ingatanmu. Apa benar aku bermain-main dengan wanita itu?"

Paman lalu menceritakan hubungan antara Joong Won dan Gong Shil berdasarkan apa yang dilihat oleh orang lain dan gosip yang beredar. 


Awalnya paman Do mengira hubungan mereka cuma sebatas hubungan skinship pria/wanita, perkiraan paman Do ini berdasarkan perkataan Joong Won yang waktu itu mengatakan kalau dia dan Gong Shil setuju untuk melakukan skinship tanpa arti.

Joong Won mengatakan kalau dia tertarik pada Gong Shil karena indera keenamnya/keseksiannya. Paman Do mengatakan kalau Joong Won tak pernah mempedulikan orang lain karena itulah dia membuka hubungannya dengan Gong Shil ke publik, paman Do mengatakan ini berdasarkan yang ia lihat saat Joong Won dan Gong Shil saling menyentuh dan bercanda di pesta amal Kingdom, di hadapan semua orang yang ada di pesta.


Joong Won menyuruh paman Do melanjutkan ceritanya, paman Do mengatakan kalau dia pernah hampir menikah dengan putri dari Sejin Group tapi Joong Won membatalkannya, hal ini berdasarkan perkataan Joong Won yang menegaskan pada bibinya kalau dia tidak berniat untuk melepaskan Gong Shil, dia tidak bisa kalau tidak melihat Gong Shil dan dia hanya menggunakan pernikahan untuk menjaga jarak darinya supaya Joong Won bisa selalu melihatnya dari jauh.

"Menurutku, 'Bang Shil' itu bukan wanita normal. Kau mengambil guci hadiah pertunanganmu dan kau mengatakan kalau kau harus memecahkannya tepat di hadapan bibimu"


Hal ini berdasarkan perkataan Gong Shil yang didengar dan diartikan dari sudut pandang paman Do. Berdasarkan apa yang paman Do dengar dari sudut pandangnya adalah Gong Shil dengan sengaja dan dengan sombongnya memerintah bibi Joo untuk memecahkan gucinya bahkan dia berjanji kalau dia pasti akan memecahkan guci itu karena guci itu berbahaya. 


Dan menurut paman Do setelah Gong Shil berkata seperti itu, Joong Won langsung memecahkan guci itu dan secara otomatis membatalkan rencana pernikahannya.


"Aku benar-benar memainkan permainan yang berbahaya" keluh Joong Won

"Kau jatuh (cinta) terlalu dalam. Apa sekarang kau mau memulainya lagi?" tanya paman Do sambil meraih kaleng birnya Joong Won yang spontan menghalangi aksi paman Do dan menyuruhnya untuk pergi. 

"Baiklah, karena aku sudah memberitahu semuanya padamu berdasarkan sudut pandang orang lain, maka kau bisa menafsirkan semuanya dari sudut pandangmu sendiri" kata paman Do.


Setelah paman Do pergi, Joong Won memasukkan kaleng birnya ke dalam kulkasnya. Dia berkata pada si kaleng bir, kalau memang ingatan yang hilang itu memang ingatannya tentang dirinya yang bermain tanpa berpikir maka dia bersyukur kalau ingatan itu hilang.


Kang Woo dan Gong Shil duduk berdua di bangku depan kamar Gong Shil di atap, Gong Shil yang minum cider iri pada Kang Woo yang minum bir.


"Saat seperti ini aku ingin sekali minum alkohol. Apa kau tahu apa yang paling buruk tentang kemampuan melihat hantu? Aku tak bisa minum karena aku takut (dirasuki hantu)"

Kang Woo mengatakan kalau Gong Shil bersama Joong Won yang merupakan tempat berlindungnya maka Gong Shil pasti bisa melakukan apa saja. 

"Apa kau yakin kau akan baik-baik saja tanpanya?"


Gong Shil sebenarnya menyayangkannya, kalau dia bersama Joong Won dia pasti bisa minum bir bersama Joong Won sambil berpegangan tangan. Kang Woo sendiri khawatir kalau Gong Shil akan kembali ke kehidupannya yang dulu sebelum bertemu dengan Joong Won, hidup bersembunyi karena ketakutan pada hantu.


"Hari itu di rumah sakit aku melihat sesuatu yang paling menakutkan (roh Joong Won). Aku tidak pernah merasa setakut itu. Karena itulah aku takkan pernah menariknya kembali ke dalam duniaku dengan bersikap bahagia bertemu dengannya dan menanyakan bagaimana keadaannya"

Saat Gong Shil mengingat saat itu, hantu-hantu yang lain jadi tidak terlalu menakutkan baginya, sambil memegang kalungnya yang ia sembunyikan dibalik bajunya, Gong Shil mengatakan pada Kang Woo kalau sekarang dia sanggup melihat hantu yang lain sekarang.


"Rasanya menyedihkan melihat presdir kehilangan ingatan tapi kau harus mengekang dan menyembunyikan perasaanmu dan menderita sendirian"

"Aku kan sudah bilang kalau perasaanku sudah kututup. Karena itulah, penghitungan atas bagianku memang benar"


Joong Won berusaha meraih ke bekas luka tusukan punggungnya dan penasaran sendiri apakah dia juga ditusuk sampai ke jantungnya (hatinya). Dia merasa ada sesuatu yang kosong dalam hatinya. Joong Won merasa kalau dia sudah memberikan sesuatu pada Gong Shil, tapi Gong Shil mengatakan kalau dia sudah membuangnya setelah puas bermain dengan Gong Shil.

Joong Won melihat bayangannya di cermin "Jangan mendekatiku lagi". Joong Won menepuk-nepuk dadanya bersamaan dengan Gong Shil yang melakukan hal serupa di atap.


Gong Shil meyakinkan Kang Woo kalau dia tidak akan hidup seceroboh ini lagi, jadi Kang Woo tidak perlu khawatir. Dia juga berencana untuk kembali melanjutkan kuliahnya tahun depan. Bahkan dia berpikir untuk meminta hantu untuk membantunya menjawab soal ujian nanti.


"Kalau begitu kurasa kau takkan kesulitan untuk menjadi yang paling pintar di kelas"

"Aku selalu yang paling pintar di kelas (waktu SMA)"

"Apa akau sedang menyombongkan diri?"

"Iya. Aku mendapat semua penghargaan dan aku juga orang sangat terkenal dan dihormati"

"Kalau begitu, jangan menyerah dan jadilah orang yang terkenal dan dihormati. Dan aku akan melindungimu. Aku juga sangat hebat dalam melindungi orang"


Gong Shil setuju, Kang Woo memang punya kemampuan lebih dari cukup untuk melindungi Blue House (istana presiden Korea Selatan). Tapi kalau Kang Woo yang melindunginya, Gong Shil merasa dia haruslah sehebat presiden. Kang Woo mengatakan kalau dia akan tetap melindungi Gong Shil bahkan sekalipun dia bukan presiden.

"Ayo bersulang. Mari menjadi orang yang hebat dan sukses"


Mereka lalu bersulang dan saat Gong Shil ingin minum cidernya, hantu kopi yang teryata sedari tadi nongkrong bersama mereka menginginkan cider Gong Shil.

"Hei, itu kopimu, cider ini minumanku" kata Gong Shil


Saat mendengarkan Gong Shil mengatakan itu, Kang Woo akhirnya menyadari keberadaan gelas kecil yang berada di samping mereka. Gong Shil memberitahu Kang Woo kalau ada seorang hantu yang selalu datang padanya untuk minta kopi gratis. Kang Woo langsung mundur ketakutan.

"Ah, Kang Woo, apa kau takut pada hantu yang ada disini?"

Mendengar pertanyaan itu, Kang Woo cepat-cepat menguasai dirinya dan mengatakan pada Gong Shil kalau dia sekarang sudah bisa mengatasi rasa takutnya, dia merasa kalau dia harus mampu terus maju supaya bisa menjadi orang yang bisa melindungi Gong Shil. 


Dia lalu mengajak si hantu untuk bersulang. Mereka bersulang dan tersenyum dan hantu kopi tersenyum bahagia melihat Gong Shil tersenyum. (apa hantu kopi punya hubungan dengan Gong Shil yah?)


Keesokan harinya Gong Shil menyemangati dirinya sendiri "Bagi 'matahari besar' belajar adalah hal yang sangat mudah. Aku yakin aku pasti bisa melakukannya dengan baik, lagi"

Dia mencari sesuatu didalam kotaknya dan menemukan amplop berisi foto Hee Joo dan teringat saat Hee Joo memohon padanya untuk meminjamkan tubuhnya pada Hee Joo kalau dia memang benar mencintai Joong Won. Tapi sejak hantu Hee Joo menghilang karena sentuhan Joong Won, dia belum muncul lagi untuk memohon padanya.


Tiba-tiba seseorang mengetuk pintunya. Madam Go datang dan Gong Shil berterima kasih telah membantunya mengembalikan roh Joong Won. 

"Ingatan orang itu, terjaga dengan aman didalam kalung itu, tapi kau tidak mengembalikannya padanya. Kalau begitu artinya kau tidak berarti untuknya"

Gong Shil membiarkan madam Go berpikir seperti itu, Gong Shil mengatakan karena itulah dia tidak mengembalikan kalung itu pada Joong Won.

"Lakukan saja semaumu, tapi kau tidak lupa dengan perjanjian kita kan?"

"Apa yang harus kulakukan?"


Pertama-tama, madam Go menutup buku pelajaran Gong Shil dan memintanya untuk melupakan ide tentang hidup normal. 


Setelah itu malam harinya, Gong Shil disuruh untuk pergi ke kuburan dan mengumpulkan arwah perempuan yang mati sebelum menikah untuknya. Karena pekerjaannya adalah mak comblang para arwah dan akhir-akhir ini dia jarang menemukan hantu perempuan single (madam Go tidak bisa melihat hantu, cuma bisa merasakan kehadiran hantu saja).

"Pergilah mencari beberapa hantu perempuan single yang cocok untuk dijadikan pengantin ditempat biasanya para arwah bergentayangan" perintah madam Go pada Gong Shil.


Gong Shil berada di kuburan dan walaupun ketakutan tapi dia menguatkan dirinya sendiri dan mulai memanggil para hantu, dia melihat sesosok hantu dan langsung menunduk ketakutan, tapi kemudian dia memegang kalung mataharinya dan memberanikan diri melihat si hantu dan bertanya pada para hantu disana apakah ada diantara mereka yang masih belum menikah, siapa saja yang yang mau ikut bersamanya.

"Apa ada hantu wanita yang belum menikah disini?"


Gong Shil melihat sesosok hantu perempuan yang memakai hanbok putih dan bertanya padanya apakah dia belum menikah, si hantu menjawabnya dengan gelengan kepala, maka Gong Shil meminta maaf padanya. 

Dia melihat sesosok hantu wanita lainnya dan bertanya padanya apakah dia belum menikah dan ingin menikah, saat si hantu memalingkan wajahnya pada Gong Shil, dia langsung menutup matanya dan memegang kalungnya lebih erat.


Namun dia teringat perkataan madam Go yang mengingatkannya kalau dia sudah berjanji pada madam Go untuk selalu dan selamanya menuruti perintah madam Go sebagai ganti atas nyawa Joong Won, dan sekarang madam Go ingin Gong Shil selalu dan selamanya mengumpulkan dan membawa arwah untuknya.


Yi Ryung menolak tawaran peran film di Amerika. Managernya berusaha membujuknya kalau film ini ada sebuah kesempatan hebat untuknya apalagi sutradaranya adalah Peter Jackson (sutradara trilogi The Lord of the Ring). 

"Aku tidak bisa berakting. Masa sutradara itu tidak tahu kalau aku tidak bisa akting?"

"Perannya cuma butuh wajah cantik dan badan yang bagus. Seperti wanitanya James Bond, kau akan terkenal diseluruh dunia. Terima saja peran itu"

"Apa kau berniat menjauhkanku dari Kingdom? Kau berhasil mendapat perolehan yang sangat besar" sindir Yi Ryung

"Cuma 1 tahun saja di luar negeri" bujuk si manager

"Akan kupikirkan"


Yi Ryung melihat Gong Shil sedang bersama madam Go dan kaget melihat madam Go yang menurut Yi Ryung seperti penyihir. Kalau melihat dari situasi dimana Gong Shil dan madam Go sedang berbincang dengan sepasang orang tua di depannya, si manager menduga kalau madam Go sedang memperkenalkan Gong Shil pada pasangan orang tua itu (sebagai menantu).


Padahal sebenarnya madam Go ditemani Gong Shil sedang mengatakan pada kliennya yang merupakan sepasang suami istri kalau wanita yang duduk disebelahnya (Gong Shil) sudah menemukan pengantin yang cocok untuk anak kliennya itu. 

Sang ibu bertanya pada Gong Shil apakah anaknya nanti tidak akan kesepian lagi. Gong Shil melihat hantu perempuan di sebelah si ibu lalu hantu pria di sebelah si ayah yang tersenyum melihat wanita yang akan dia nikahi, lalu Gong Shil mengiyakan pertanyaan ibu itu.


Yi Ryung menemui Kang Woo untuk memberitahunya kalau dia mungkin akan ke Amerika serikat untuk main film.

"Benarkah? Aku pernah melihat filmmu, dan kau benar-benar tidak bisa akting"

Yi Ryung memberitahunya kalau dia cukup punya aset untuk bisa main film hollywood yaitu wajah dan tubuhnya cantik. Lalu dia menyadari kalau ternyata Kang Woo menonton filmnya. Namun Kang Woo langsung membuat Yi Ryung kecewa lagi saat dengan santainya dia menjawab kalau dia melihatnya di TV.


"Ah, film itu melodrama. Aktingku snagat jelek karena aku harus menangis, yang sangat tidak sesuai denganku. Aku benci menangis"

Kang Woo teringat saat dia melihat Yi Ryung menangis melalui kamera CCTV dan membenarkan kalau Yi Ryung memang sangat tidak cocok menangis.

"Melihatmu menangis membuatku merasa sangat buruk"


Yi Ryung mengira kalau Kang Woo sedang memberinya komentar jahat tentang filmnya. Kang Woo mengatakan padanya untuk lebih banyak berlatih akting supaya bisa menjadi bintang internasional dan sukses.

"Kau hebat, jadi kau akan melakukannya dengan baik" kata Kang Woo sambil menepuk bahu Yi Ryung untuk memberinya semangat

"Apa kau tidak mau menjadi bodyguard 'bintang internasional'?" 

"Itu adalah suatu kehormatan, tapi...aku minta maaf, nona Tae Yi Ryung"

Yi Ryung memperingatakannya kalau Gong Shil tidak dtang padanya dan mengambil jalan lain maka Kang Woo hanya akan berakhir sepertinya, seperti seekor anjing yang mengejar ayam. Yi Ryung memberitahunya kalau tadi dia melihat Gong Shil bersama dengan seorang ahjumma yang wajahnya menakutkan dan memakai pakaian hitam dan memperkenalkan Gong Shil pada sebuah keluarga kaya.

Bahkan kedua orang tua kaya itu meminta Gong Shil untuk menjaga anaknya dengan baik. Yi Ryung meyakinkan Kang Woo kalau dia tidak berbohong dan kalau dia memang tidak percaya dia boleh tanya sendiri pada Gong Shil. Yi Ryung lalu pergi meninggalkan Kang Woo yang teringat kalau dia dulu pernah melihat seorang ahjumma berwajah menakutkan dan berpakaian hitam.


Saat Kang Woo pulang dia berpapasan dengan Gong Shil yang mau pergi, padahal saat itu sedang hujan. Kang Woo menanyakan kemajuan belajarnya dan Gong Shil menanggapinya dengan canggung. 

"Apakah akhir-akhir ini kau pergi bersama ahjumma menakutkan bernama madam Go yang kita temui waktu itu? Waktu itu saat presdir Joo di rawat di rumah sakit, kau bilang kau mau menemui ahjumma itu kan? Apa kau terus menemuinya sejak saat itu?" tanya Kang Woo

Gong Shil mengiyakannya tapi tidak mengatakan kebenarannya, dia cuma mengatakan kalau madam Go meminta bantuannya dan Kang Woo tiak perlu mengkhawatirkannya lagipula madam Go cukup mengenalnya dengan baik. Gong Shil pamit pergi.


Dia kembali berburu hantu di kuburan, dia memegang kalungnya dan teringat perkataan madam Go untuk melupakan kehidupan normalnya, selamanya. Lalu pergi menjelajahi kuburan dan berburu hantu.


Keesokan paginya di Kingdom, Joong Won sibuk rapat dengan para anak buahnya membahas Shanghai Kingdom, selesai rapat Joong Won meinta Jin Ju untuk mencarikannya file tentang arsitek yang menangai desain interior Kingdom di Shanghai. Tapi Jin Ju mengatakan kalau dia belum mendapatkan file tentang arsitek itu dari sekretaris Kim, tapi dia berjanji untuk mencarikannya sebelum rapat sore ini.


Setelah Jin Ju pergi, Joong Won yakin kalau sekretaris Kim pasti meninggalkan rekaman, dia mencari di kotaknya dan menemukan mp3 playernya dia mendengarkan semua rekaman suara sekretaris Kim sampai dia menemukan rekaman suara Gong Shil yang membacakan sebuah laporan tentang marketing Shanghai Kingdom. Joong Won sangat terkejut mendengarkan rekaman suara Gong Shil itu.


Setelah itu dia pergi ke ruang kantor Gong Shil. Dia bersandar di pintu dan termenung melihat ruang kantor kosong itu. 

"Dia ada disini, tapi aku tak ingat apapun. Tempat ini kosong"

Bibi Joo melihat Joong Won termenung memandangi ruang kantor Gong Shil.


Madam Go dan Gong Shil menemui seorang pria, pria itu mengatakan kalau minggu depan akan menikah tetapi wanita yang dulu pernah menjadi tunangannya terus muncul dalam mimpinya. Gong Shil melirik ke samping kursi kosong di sebelah pria itu dan memberitahunya kalau mantan tunangannya mengatakan kalau dia akan selalu berada disisi pria itu selamanya.

Hantu tunangan pria itu sekarang sedang duduk disampingnya. Pria itu sama sekali tidak suka dengan kenyataan bahwa hantu tunangannya selalu berada disisinya. Gong Shil saling berpandangan dengan madam Go, Gong Shil memberitahu pria itu kalau dia akan berusaha meyakinkan mantan tunangannya itu sekali lagi. Gong Shil melihat ke kursi kosong di sebelah pria itu dan berkata pada si hantu.

"Pria ini masih hidup, jadi bukankah lebih baik kalau aku memperkenalkanmu pada seorang arwah muda? Karena pria ini mau menikah. Sama sekali takkan membantu bahkan sekalipun kau terus mengikutinya" 


Sementara itu dari arah pintu masuk bibi Joo datang bersama Hanna yang sengaja mengajak Hanna untuk makan siang bersama Joong Won yang nanti akan datang bergabung untuk makan bersama mereka. Hanna bertanya pada bibi Joo apakah dia sudah memberitahu Joong Won kalau dia akan ikut makan siang bersama mereka. Bibi Joo meyakinkannya kalau Joong Won tak pernah menolak ajakan makan bersama setiap kali bibinya itu memintanya tak peduli siapapun yang diajak bibinya ikut makan bersama mereka.


Mereka melihat Gong Shil sedang bersama madam Go. Hanna bertanya apakah madam Go itu temannya Gong Shil. Bibi Joo menjelaskan pada Hanna kalau madam Go itu Perencana Pernikahan Hantu.

"Dia itu mak comblang"

"Mak comblang?"

Madam Go pergi meninggalkan Gong Shil sebentar dan bertemu dengan bibi Joo yang mengajaknya untuk bicara sebentar. 


Bibi Joo bertanya pada madam Go, apakah Gong Shil juga ada hubungannya dengan pekerjaan madam Go yang berhubungan dengan hantu. Madam Go mengangguk mengiyakannya.

"Aku ingin tahu apakah karena itu dia bilang kalau dia ingin memanggil gadis yang sudah mati itu (Cha Hee Joo)" kata bibi Joo


Joong Won datang dan melihat Gong Shil sedang berbicara dengan pria kliennya madam Go, awalnya Joong Won tidak mau mempedulikannya tapi saat melihat mereka bicara akrab bahkan ketawa ketiwi, dia langsung cemburu. 


Padahal saat itu Gong Shil cuma meyakinkan pria itu kalau dia benar-benar dikuntit oleh hantu dan pria itu sebenarnya tertawa histeris karena dia ternyata selama ini di ikuti oleh hantu.

"Apa benar-benar ada hantu yang selalu berada disisiku?" tanya pria itu ketakutan

"Dia sangat kesepian dan sedih, jadi kalau dia datang mencarimu di malam hari, hiburlah dia"


Perkataan Gong Shil yang terakhir tadi tentu saja langsung membuat Joong Won yang saat itu sudah berjalan mendekati mereka salah paham. Dia langsung masuk dalam percakapan mereka tanpa permisi dan mengira kalau yang kesepian dan sedih adalah Gong Shil bahkan dia memanggil Gong Shil dengan sebutan Candy.

"Berapa lama kau berpisah dariku sampai langsung merasa kesepian?" tanya Joong Won sambil menyentuh bahu Gong Shil dan akibatnya si hantu langsung menghilang.

Gong Shil langsung emosi dan menyingkirkan tangan Joong Won dari bahunya "Aku sedang bekerja, jadi jangan menyentuhku"


Pria itu bertanya pada Joong Won apakah dia juga pernah mengalami hal yang sama dengannya (dikuntit hantu). Gong Shil membenarkannya, Joong Won juga pernah mengalami kejadian serupa (dikuntit hantu Hee Joo). 


"Apakah dia sudah pergi sepenuhnya darimu? Aku takut kalau dia akan selalu mengikutiku. Karena kau pernah mengalami hal ini sebelumnya, bagaimana caramu membuatnya pergi?" kata pria itu pada Joong Won.

Joong Won yang sama sekali tak tahu kalau mereka sedang membicarakan hantu tentu saja mengira kalau pria itu sedang membicarakan Gong Shil. Joong Won mengatakan pada pria itu kalau dia hampir saja mati. 

"Hanya setelah sebuah obeng besar menusuk punggungku, dia (Gong Shil) pergi dariku" (hahahaha)


Dia lalu memperingatkan pria itu untuk secepatnya lari dan pergi kalau dia tidak ingin mati. Setelah mendengar peringatan Joong Won, pria itu langsung gemetar ketakutan dan pergi, Gong Shil berusaha menghentikan pria itu dan menjelaskan kalau sebenarnya dia salah paham.

Namun saat Gong Shil mau mengejarnya, Joong Won memegang tangan Gong Shil. Joong Won mengatakan kalau dia terus menerus memikirkan Gong Shil dan dia tidak suka dengan perasaan itu.

"Bahkan sekalipun kau kesepian dan sedih, tahanlah. Aku kan sudah memasukkan banyak uang kedalam rekening bankmu"


Joong Won lalu pergi meninggalkannya dan bergabung bersama bibinya dan Hanna. Dia kaget melihat Hanna tapi dia seperti biasanya, dia mengacuhkannya karena dia tidak peduli dengan siapa bibinya mengajaknya makan bersama. Tapi dia sangat tertarik melihat kalung matahari palsu yang dipakai Hanna.

Hanna memperhatikan Joong Won melihat kalungnya dan tersenyum senang demikian juga dengan bibi Joo yang senang Joong Won memperhatikan Hanna. 

"Aku tidak ingat, tapi apa kita pernah bertemu sebelumnya?" tanya Joong won pada Hanna

"Karena kita tinggal di tempat yang sama, kau pasti pernah melihatku. Tapi saat aku melihatmu, kau terlihat sangat akrab, seperti orang yang pernah kukenal"


Sekretaris Kim menemui seorang wanita yang mengenal Hanna yang memperlihatkan foto Hanna yang paling terbaru yang ia miliki. Sekretaris Kim melihat foto Hanna yang sudah dewasa yang sekarang sedang bersama Joong Won. Sekretaris Kim kaget dengan perubahan wajah Hanna yang sama sekali tidak sama dengan dengan wajah Hanna yang pernah diingatnya.


Wanita itu mengatakan kalau Hanna operasi plastik (pantesan Joong Won dan sekretaris Kim tidak bisa langsung mengenali Hanna kembaran Hee Joo). Wanita itu mengatakan kalau Hanna pernah berkata kalau dia sangat benci dengan wajahnya sendiri.

"Kau bilang Hanna sedang berada di Korea kan? Aku harus segera menemukannya"

"Aku akan mencarikan nomer telepon Hanna di Korea" kata wanita itu

"Tidak perlu, aku tahu dimana dia" kata sekretaris Kim yang teringat saat ia melihat Hanna di rumah sakit, Hanna langsung menundukkan matanya.


Bibi Joo bertanya pada Hanna apakah dia merasa terganggu dengan rumor yang mengatakan kalau ada hantu yang selalu menguntit Joong Won. Bibi Joo mengatakan kalau dia sudah meminta bantuan pada madam Go untuk membawa seseorang bersamanya, seorang wanita muda yang bisa melihat hantu.


Gong Shil bertanya pada madam Go kemana dia ingin membawanya, dia sangat butuh tidur setelah semalaman berburu hantu di kuburan.

"Kali ini orang yang sangat spesial" kata madam Go, Gong Shil menggumam kesal karena madam Go selalu bilang kliennya orang yang spesial.


Mereka masuk dan bibi Joo langsung menyindirnya dengan cara halus kalau dia selama ini tidak tahu Gong Shil ternyata punya kemampuan khusus. Bibi Joo memberitahu Joong Won kalau Gong Shil selalu berada di dekatnya untuk melihat hantu. Gong Shil menunduk diam mendengar semua ocehan bibi Joo.

"Tae Gong Shil, apa kau melihat ada hantu di sekitar sini?"

Mereka semua bersiap menerima jawaban Gong shil yang langsung menegakkan wajahnya dengan penuh percaya diri dan memberitahu mereka kalau di situ memang ada hantu, di dekat Joong Won. Mereka semua langsung memalingkan pandangan mereka ke samping Joong Won yang ternyata memang ada hantu Hee Joo yang melihat Joong Won dengan sedih, namun tentu saja hanya Gong Shil yang bisa melihatnya.


"Cha Hee Joo" saat Gong Shil memanggil nama itu yang bereaksi spontan pertama kali adalah Hanna bukan si hantu (rasanya agak janggal Hanna bereaksi duluan mendengar nama Cha Hee Joo dipanggil).


"Tolong jangan muncul dihadapanku lagi. Aku tak mau melihatmu lagi. Atau kalau tidak katakan sekarang juga. Siapa orang yang sudah membuatmu mati? Akan kusampaikan padanya (Joong Won)"

Mereka semua terbelalak mendengar perkataan Gong Shil sementara hantu Hee Joo hanya bisa terdiam sedih. Joong Won berdiri dan Gong Shil kembali melanjutkan perkataannya pada hantu Hee Joo.


"Kalau kau tidak mau mengatakannya sekarang tolong jangan muncul dihadapanku lagi"

Joong Won menghampiri Gong Shil dan memegang tangannya dan hantu Hee Joo langsung menghilang, madam Go bisa merasakan hantunya menghilang. 

"Hentikan" kata Joong Won

"Apa kau tidak bisa melihat aku sedang bekerja? Jangan menyentuhku" kata Gong Shil sambil berusaha melepaskan tangannya dari pegangan Joong Won.


Joong Won tidak mau melepaskan pegangannya dan menyeretnya keluar, sekarang madam Go mengerti kenapa Joong Won sangat spesial bagi Gong Shil.



Bersambung ke part 2


Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon