Powered by Blogger.


Gong Shil berkata pada Joong won kalau dia akan pergi, Gong Shil merasa kalau dia adalah matahari yang harus bersinar untuk orang yang sudah meninggal saja, dia ingin menjadi matahari yang terkenal bagi para hantu. Saat bersama Joong Won ia merasa kalau ia adalah matahari sial yang bisa membuat orang mati. Dan hal itu membuatnya sangat ketakutan dan benci pada dirinya sendiri.

Joong Won merasa sedih menyadari bahwa ternyata dia adalah orang yang telah membuat Gong Shil merasa ketakutan dan membenci dirinya sendiri. Gong Shil berkata kalau dia tak mau tinggal disisinya Joong Won dengan menjadi matahari semacam itu. Dia memohon pada Joong Won untuk menyuruhnya pergi.


"Kenapa selama ini aku selalu bisa mengatakan padamu untuk pergi tanpa merasa ketakutan sedikitpun adalah karena aku selalu merasa yakin kalau kau akan kembali bersinar disisiku sebagai matahari"

Namun akhirnya Joong Won memutuskan untuk mencoba menuruti keinginan Gong Shil "Pergilah...Tae Yang"

Gong Shil menangis tapi kemudian dia membungkuk pada Joong Won lalu berbalik kembali masuk ke bandara. Joong Won melihat Gong Shil pergi semakin menjauh dan tak melihat kembali ke belakang.


Joong Won duduk termenung di dalam bandara saat sekretaris Kim datang terburu-buru untuk memberitahukannya kabar buruk bahwa Gong Shil akan pergi ke tempat yang sangat jauh. Sekretaris Kim bertanya, apakah Joong Won tidak ikut dengannya.



Sementara itu Gong Shil berpamitan pada Gong Ri, Gong Ri meminta adiknya untuk sering meneleponnya, Gong Shil mengangguk mengerti.

"Kau tidak akan pergi terlalu lama kan?"

"Kurasa aku takkan tahu sampai berapa lama aku pergi sampai aku benar-benar tiba disana"


Gong Ri melihat Jin Woo dan bertanya pada Gong Shil apakah dia orang yang akan pergi bersamanya, Gong Shil mengangguk. Saat melihat Jin Woo kembali, Gong Ri menyadari kalau Jin Woo adalah orang yang pernah berada bersamanya saat dia kecelakaan. Gong Shil membenarkanya dan meminta Gong Ri untuk tidak mengkhawatirkannya, dia pasti akan segera kembali. Kedua kakak-beradik itu berpelukan dan Gong Shil pun pergi bersama Jin Woo.


Sekretaris Kim masih tidak percaya Joong Won cuma diam saja mengetahui Gong Shil meninggalkannya. Joong Won mengatakan kalau dia mengira Gong Shil akan baik-baik saja kalau dia yang menangani semuanya, tetapi dia mengatakan pada Joong Won kalau dia ketakutan dan semua ini terasa terlalu berat baginya.

"Aku tidak pernah sekalipun mencoba untuk mengerti ataupun mempedulikan situasinya"

"Jadi maksudmu sekarang melepaskannya karena kau sedang mempedulikan dan mencoba memahami situasi Tae Yang?"


Joong Won langsung marah mendengar pertanyaan sekretaris Kim itu, memangnya sekretaris Kim pikir dia sudah gila sampai rela membiarkan Tae Gong Shil meninggalkannya seperti itu. Kenapa juga dia harus melakukan hal yang tak pernah sekalipun ia lakukan selama masa 34 tahun hidupnya di saat yang sangat penting seperti sekarang ini.

"Aku tidak mengerti dan tidak mau mempedulikan keinginannya yang ingin meninggalkanku"

Joong Won langsung bangkit dari duduknya dan berjalan penuh tekad untuk menyusul Gong Shil. 


Gong Shil dan Jin Woo sudah melewati boarding pass saat Joong Won juga hampir tiba disana dan mencoba untuk menelepon Gong Shil. Gong Shil tidak menjawab teleponnya dan tak melihat Gong Shil di belakangnya.


Di dalam pesawat, Jin Woo bertanya pada Gong Shil apakah dia sudah mengakhiri segalanya dengan Joong Won. Gong Shil mengatakan dia tidak bisa mengakhirinya, dia cuma memaksa dirinya sendiri untuk meninggalkan Joong Won. 

Gong Shil berharap agar pesawatnya segera berangkat agar dia merasa lebih baik saat dia sudah berada pada jarak yang sangat jauh dari Joong Won.


Tae Yi Ryung juga ternyata berada dalam satu pesawat dengan Gong Shil, dia melihat HaPenya dan merasa sangat kesal karena Kang Woo tidak meneleponnya bahkan saat dia mengatakan kalau dia mau pergi. 


Sekretaris Kim memberitahu Joong Won kalau Gong Shil naik pesawat dengan tujuan Los Angeles. Joong Won menyuruh sekretaris Kim untuk segera membeli tiket ke tempat tujuan yang sama dengan Gong Shil di penerbangan berikutnya karena dia ingin segera menyusul Gong Shil.

Sekreatris Kim mengatakan kalau dia akan segera membeli tiket untuk Joong Won segera setelah ia mengambilkan passport Joong Won di kantor.  


Bibi Joo diberitahu paman Do kalau Joong Won mau pergi ke Amerika. Paman Do memberitahu istrinya kalau Jin Ju baru saja mendapat telepon dari sekretaris Kim untuk membawakan passport Joong Won ke bandara sekarang juga. Bibi Joo bingung kenapa Joong Won tiba-tiba mau pergi ke Amerika, apa ada masalah.


Yi Ryung mengenggam erat Hapenya yang sedari tadi tidak berbunyi, managernya meminta Yi Ryung kalau dia lulus audisi nanti, sebaiknya dia tidak kembali ke Korea, dia menyarankan Yi Ryung untuk tetap melanjutkan karir aktingnya di Hollywood saja. Yi Ryung hanya menanggapinya kalau dia harus segera pergi ke kamar kecil. Dan saat itulah ia melihat Gong Shil yang duduk di belakangnya.

Yi Ryung bertanya apakah Gong Shil juga mau pergi ke Amerika, atau dia mau pergi dengan presdir Joo untuk perjalanan bisnis. Gong Shil mengatakan kalau dia pergi untuk urusan pribadi, dia juga sudah membaca berita kalau Yi Ryung mau pergi ke Amerika untuk syuting film. Yi Ryung mengatakan kalau dia cuma pergi untuk melakukan audisi.


Dia lalu menyadari pria lain yang duduk di sebelah Gong Shil dan bertanya apakah dia pergi bersama pria itu. Gong Shil mengiyakannya. Yi Ryung tersenyum sinis mendengarnya lalu ia mengatakan kalau dia duduk di kursi depan, jadi Gong Shil bisa datang padanya kalau ingin ngobrol, dia memandang curiga pada Jin Woo lalu pergi.


Sskretaris Kim mengatakan pada Joong Won kalau dia sudah mendapatkan tiket pesawat yang jadwal terbangnya 2 jam yang akan datang, Joong Won meminta yang jauh lebih cepat lagi, tapi sekretaris Kim mengatakan tak ada yang jauh lebih cepat dari itu. 


Kang Woo datang dan bertanya apakah Joong Won membiarkan Gong Shil pergi begitu saja. Kang Woo mengatakan pada Joong Won kalau Gong Shil memberitahunya bahwa dia akan segera pergi setelah kasus Cha Hee Joo selesai.

"Tapi apakah kau akan membiarkannya pergi dan bukannya memeganginya dan memintanya untuk tetap tinggal?"

"Aku tidak akan membiarkannya pergi. Aku akan mengikutinya dan membawanya kembali"


Tapi sekretaris Kim khawatir kalau Joong Won akan kehilangan jejaknya nanti sesampainya di Amerika, karena Gong Shil akan tiba 2 jam lebih cepat darinya.

Kang Woo lalu menunjukkan sebuah alat pelacak pada Joong Won. Kang Woo mengatakan kalau dia diam-diam menempatkan sebuah alat pelacak di dalam tas Gong Shil karena dia merasa khawatir dan Gong Shil sama sekali tak mengetahuinya.

"Pergilah dan pastikan kau akan menemukannya dan membawanya kembali"

Joong Won merasa sangat senang pada kerja hebat Kang Woo dan memintanya untuk kembali bekerja padanya di Kingdom, Joong Won berjanji untuk menaikkan gajinya. Saat Joong Won meminta Kang Woo untuk menyalakan alat itu untuknya, Kang Woo mendapat telepon dari Yi Ryung. 


Yi Ryung bertanya padanya apakah dia tahu kalau Gong Shil mau pergi ke Amerika, Kang Woo bertanya balik bagaimana Yi Ryung tahu. Yi Ryung memberitahunya kalau Gong Shil berada dalam satu pesawat dengannya, bersama dengan seorang pria asing. 


Kang Woo lalu memberitahu Joong Won kalau Yi Ryung berada dalam satu pesawat dengan Gong Shil, dan pesawatnya masih belum berangkat.

Hal itu membuat Joong Won punya ide. Dia menggantikan Kang Woo bicara dengan Yi Ryung dan memintanya untuk mendengarkan apa yang ingin ia katakan baik-baik.

"Sekarang ini aku sangat membutuhkan kemampuan aktingmu" kata Joong Won pada Yi Ryung


Setelah memutuskan hubungan dengannya, Yi Ryung menghela napas gugup sambil melirik Gong Shil. Yi Ryung mengatakan pada managernya kalau dia akan segera melakukan sebuah akting dan meminta managernya untuk tidak ikut campur. Dia berdiri dan mulai berakting kesakitan.


Dan saat dia berada tepat di depan Gong Shil, Yi Ryung terjatuh dan berteriak histeris sambil memegangi perutnya. Gong Shil langsung menghampirinya dengan khawatir. Yi Ryung cepat-cepat memegangi Gong Shil dan mengatakan padanya kalau perutnya sakit, sangat sakit, mungkin usus buntu.


Jin Woo curiga menyaksikan tingkah Yi Ryung. Yi Ryung berteriak kesakitan semakin histeris dan Gong Shil berteriak minta tolong. 

Saat para pramugari berdatangan, Yi Ryung memeluk Gong Shil dengan erat dan Jin Woo tertawa menyadari Yi Ryung sedang berakting. 


Saat petugas medis datang san membawa Yi Ryung ke ambulance, Yi Ryung memegang tangan Gong Shil erat-erat, memohon pada Gong Shil untuk tidak meninggalkannya.

"Jangan tinggalkan aku...jangan biarkan aku mati...Aaaaaaaaaaaargh...Gong Shil...Gong Shil" teriak Yi Ryung histeris

Bahkan saat akan masuk ambulance, Yi Ryung berteriak histeris memohon pada Gong Shil untuk ikut bersamanya dan karena teriakannya itu, petugas medis meminta Gong Shil untuk ikut bersamanya. 


Joong Won dan sekretaris kim menyaksikan semua kejadian itu dari dalam bandara. Setelah ambulancenya pergi, Joong Won tidak menyangka kalau dia bisa menjadi sangat terkesan dengan kemampuan akting Tae Yi Ryung. 


Sekretaris Kim bertanya apa yang akan dilakukan Joong Won setelah berhasil membuat Gong Shil tidak jadi pergi.

"Memahami dan mau mempedulikan situasinya. Itulah yang harus kulakukan mulai sekarang. Sekreataris Kim, kau harus tetap disisiku dan membantuku"


Joong Won mengatakan kalau dia tidak pintar dalam menangani hal-hal seperti ini. Kalau dia tampaknya melakukan suatu kesalahan maka Joong Won meminta sekretaris Kim untuk memarahinya. Dan kalau dia mau menyeleweng maka sekretaris kim harus menghentikannya. Seperti yang sekretaris Kim lakukan padanya selama 15 tahun ini.

"Baiklah, aku akan melakukan itu" kata sekretaris Kim


Tapi tiba-tiba sekretaris Kim merasa kecewa karena selama 15 tahun menemani Joong Won, Joong Won sama sekali tidak merasa terharu padanya. Tapi dia malah membuka hatinya dengan begitu mudah untuk Gong Shil yang baru menemaninya sesaat.

"Tidak mudah. Kau tahu sendiri kalau aku bukan orang yang gampangan"

"Entahlah" goda sekretaris Kim. Joong Won lalu memeluk sekretaris Kim dan memberinya tepukan semangat untuknya.


Di rumah sakit, setelah melakukan pemeriksaan dan sebagainya. Gong Shil curiga melihat Yi Ryung malah terlihat santai menikmati kopinya di ranjang rumah sakit. 

"Matahari kecil, sikapmu terlihat terlalu normal untuk orang yang hampir sekarat beberapa saat yang lalu"

"Apa kau masih belum menyadarinya? Aku cuma akting"


Yi Ryung memberitahunya kalau akhir-akhir ini dia les akting dan aktingnya sekarang semakin bagus. Dan karena dia baru-baru ini juga mendapat sebuah naskah yang menceritakan wanita yang menderita sakit parah, dia berpikir untuk mengambil peran itu.

"Apa kau membuatku keluar dari pesawat supaya kau bisa berlatih akting denganku?"


Yi Ryung mengatakan kalau dia melakukannya karena sebenarnya ia tidak terlalu ingin mengikuti audisi di Amerika dan juga karena presdir Joo yang meminta bantuannya untuk membantunya membuat Gong Shil keluar dari pesawat. Yi Ryung mengatakan kalau dia sebenarnya tidak mau melakukannya karena dia tidak mau melihat Gong Shil bahagia bersama pria sukses seperti Joong Won.

"Lalu kenapa kau mau melakukannya?" tanya Gong Shil

"Karena kau harus merasa lebih baik dan kau harus merasa aman dan bahagia. Agar dia (Kang Woo) berhenti mengawasimu dan merasa cukup aman untuk pergi dari sisimu, aku tak bisa menemukan cara lain selain membantumu berbahagia bersama presdir Joo. Karena itulah aku mau membantu presdir Joo"


"Kalau memang itu alasannya, seharusnya kau tidak melibatkan dirimu sendiri. Karena aku pergi supaya aku merasa aman dan bahagia"

Tapi Yi Ryung sama sekali tidak mempercayainya, karena dimatanya Gong Shil terlihat seperti cewek Candy yang sedang berakting semacam...

 'Aku sangat mencintaimu, karena itulah aku meninggalkanmu, aku tidak cukup baik untukmu, karena itulah aku meninggalkanmu demi kebaikanmu, kalau kau memang mencintaiku maka jangan biarkan aku pergi, kalau kau mencegahku pergi maka aku akan menyerah dan akan tetap tinggal bersamamu'.


Yi Ryung mengatakan kalau presdir Joo melakukan lebih dari yang Gong Shil harapkan saat ia meminta Yi Ryung membantunya untuk membuat Gong Shil keluar dari pesawat. Karena itulah sebaiknya Gong Shil sekarang tidak jual mahal lagi dan biarkan presdir Joo memeganginya. Kalau Gong Shil tetap bersikap seperti ini, dia cuma akan menyakiti semua orang yang terlibat.

"Yi Ryung, aku punya sebuah ketidaksempurnaan yang membuatku tidak bisa bersikap lemah dan berpegangan padanya"

"Ketidaksempurnaan?"

Gong Shil mengangguk. Yi Ryung jadi sangat penasaran ketidaksempurnaan macam apa yang membuat Gong Shil sampai membutuhkan kedua pria itu untuk melindunginya.

Gong Shil mendekatkan wajahnya pada Yi Ryung dan berbisik "Aku bisa melihat hantu"

"Apa?"


Gong Shil melihat sekeliling kamar dan mengatakan pada Yi Ryung kalau di dalam kamar itu juga ada satu hantu, sepertinya hantu itu adalah pasien yang meninggal di kamar itu. Yi Ryung mengikuti arah pandang Gong Shil yang tersenyum pada kekosongan. Yi Ryung menyatakan kalau dia tidak mempercayai hal-hal semacam itu.

"Baiklah, bagaimanapun, dia ingin aku menyampaikan pesan untukmu, dia bilang dia penggemarmu. Aku pergi" kata Gong Shil sambil berlalu pergi meninggalkan Yi Ryung.

"Hei, Tae Gong Shil kau mau pergi kemana? Kalau kau meninggalkanku sendirian setelah mengatakan sesuatu seperti, menakutkan" Yi Ryung ketakutan memegang selimutnya dengan erat.

"Aku benci cerita hantu" Yi Ryung memandang sekelilingnya merasa sangat ketakutan.


Di luar kamar Yi Ryung, Gong Shil termenung kecewa karena apapun yang dilakukannya, di mata orang lain dia tetaplah cewek Candy matre. 


Saat ia mau pergi, hantu Woo Jin tiba-tiba muncul kembali dihadapannya, Gong Shil bertanya padanya kenapa dia masih belum pergi.

Hantu Woo Jin menunjuk ke suatu kamar, dan saat Gong Shil membukanya dia melihat ibu Woo Jin termenung sedih dan hantu Woo Jin yang sedih melihat ibunya bersedih memegangi selebaran foto Woo Jin. 


Hantu Woo Jin berbalik pada Gong Shil dan saat melihat Woo Jin, Gong Shil teringat saat Joong Won tertusuk obeng demi menyelamatkannya.

Gong Shil tak mau mengingat kejadian mengerikan itu lagi namun saat ia mau pergi hantu Woo Jin muncul kembali dihadapannya dan mencoba menghalanginya supaya Gong Shil tidak pergi. 


"Woo Jin, melihatmu membuatku teringat pada sesuatu yang sangat menakutkan. Aku tak mau melihatmu" kata Gong Shil sambil berlalu pergi mengacuhkan Woo Jin yang menangis melihat Gong Shil pergi meninggalkannya.


Saat Joong Won pergi ke rumah sakit, dia berjaan melewati Jin Woo yang langsung memanggil Joong Won saat Joong Won lewat didepannya. 


Jin Woo mengatakan kalau Joong Won baru saja membawa kembali dengan paksa matahari yang berusaha untuk pergi, tapi apakah dia sudah membuat matahari itu bersinar kembali disisinya.

"Siapa kau?"

"Aku pria yang akan pergi dengan Gong Shil. Aku yakin kalau Gong Shil sudah memberitahumu"

Joong Won teringat saat Gong Shil memberitahunya bahwa ia bertemu dengan orang yang bisa melihat dan mendengar hal yang smaa dengannya. Joong Won bertanya pada Jin Woo apakah dia juga bisa melihat hantu seperti Gong Shil.

"Aku berbeda denganmu. Aku adalah seseorang yang hidup di dunia yang sama di tempat Gong Shil tinggal"


Gong Shil duduk termenung di taman rumah sakit saat sekretaris kim datang dan memarahi Gong Shil karena mau pergi tanpa pamit terlebih dahulu, apa dia melakukannya dengan sengaja untuk menghindar dari Joong Won. Gong Shil menyangkalnya, dia memberitahu sekretaris Kim kalau tujuannya pergi adalah untuk mencari sesuatu.

"Mencari apa?" tanya sekretaris Kim

"Alasan kenapa aku bisa menjadi seperti ini. Aku pergi untuk mencari jawaban kenapa aku bisa sampai melihat arwah"


Joong Won dan Jin Woo bicara berdua di atap gedung rumah sakit. Joong Won bertanya apakah Gong Shil akan menemukan jawaban kenapa dia bisa melihat arwah kalau dia pergi ke tempat-tempat yang pernah didatanginya bersama Jin Woo.

"Aku sendiri tidak yakin akan hal itu. Kami hanya akan bisa mengetahuinya saat kami tiba disana"

Joong Won jadi marah mendengarnya, Jin Woo ingin membawanya pergi jauh padahal dia tidak yakin apakah Gong Shil nantinya akan mendapat jawaban atau tidak.


"Yang terpenting bukan itu. Yang penting adalah ini pertama kalinya bagi Gong Shil untuk mulai melihat dirinya sendiri dan menyadari siapa dirinya yang sebenarnya"

Jin Woo mengatakan selama beberapa tahun ini Gong Shil selalu menghindar dan bersembunyi dalam ketakutan tapi saat dia bertemu Joong Won, Joong Won menjadi tempat perlindungan bagi Gong Shil untuk melarikan diri dari ketakutannya, tapi sekarang Gong Shil berpikir untuk keluar dari tempat perlindungannya, dan karena itulah Jin Woo datang untuk menjemput Gong Shil.

"Apa yang sebenarnya bisa kau lakukan untuk membantu Gong Shil?" tanya Joong Won


"Aku akan membantu mengembalikan ingatannya saat dia menjadi roh selama 3 tahun dan pergi mengelilingi dunia karena saat itulah yang membuatnya bisa melihat arwah. Dan saat dia sudah mengingatnya, Gong Shil akan berubah"

Joong Won bertanya Gong Shil nantinya akan berubah bagaimana. Jin Woo mengatakan bahwa Gong Shil tidak akan ketakutan lagi. Kemungkinan dia akan menerima kemampuannya melihat hantu atau mungkin juga dia bisa menghilangkan kemampuannya itu.

"Kau bilang mungkin dia tidak akan lagi melihat hantu?"

"Iya"


"Entah apakah nanti dia akan menerima kemampuannya ataukah kehilangan kemampuannya, tempat perlindungan yang selama ini kau tawarkan padanya, tidak akan berarti lagi baginya"

Joong Won bertanya apakah Gong Shil tahu tentang semua hal ini, Jin Woo mengiyakannya dan karena alasan itu juga Gong Shil mau pergi bersamanya.


Gong Shil dan sekretaris Kim duduk di bangku taman dan Gong Shil bertanya apakah sekretaris Kim juga salah paham dan berpikir kalau dia mau pergi karena Joong Won.

"Saat aku berpikir untuk pergi, ternyata aku benar-benar egois. Kalau diikir-pikir ternyata Candy jauh lebih romantis dariku. Dia meninggalkan seseorang demi kebaikan orang yang ia tinggalkan. Aku tidak polos, periang dan baik hati seperti Candy"


Sekretaris Kim mengatakan kalau Gong Shil sudah banyak berubah sama seperti Joong Won yang juga sudah banyak berubah. Dulu Gong Shil mengatakan kalau dia bersyukur karena ada seseorang yang menyukainya. 

Tapi sekarang 'matahari' yang dulunya kisut sekarang mengatakan kalau dia ingin bangkit jauh tinggi di angkasa dan bersinar terang. Dan karena itulah sekretris Kim sekarang tidak tahu harus melakukan apa.


"Kalau begitu apakah menurutmu presdir juga salah paham? Apa aku benar-benar harus bersikap seperti Candy?"

"Entahlah. Aku tidak tahu apa yang akan dilakukan Joo Gun. Karena dia...Joo Gun"


Joong Won dan Gong Shil bertemu. Joong Won mengatakan bahwa walaupun dia harus menggunakan cara paksa untuk membawa Gong Shil kembali, dia merasa lega karena akhirnya dia merasa bisa bernapas kembali melihat Gong Shil berdiri dihadapannya. Gong Shil bertanya kenapa dia menahannya.

"Aku berusaha meninggalkanmu demi kebaikanmu karena aku tahu bahwa aku tak cukup baik untukmu"

Tapi Joong Won sama sekali tak terpedaya dengan perkataannya yang mirip Candy itu "Apa kau pikir aku akan berlari menyusulmu dan memelukmu dari belakang hanya karena kau memainkan sandiwara itu?"


"Apa aku ketahuan?"

"Apakah 'matahari' yang suka bicara blak-blakan dan kurang ajar sekarang tiba-tiba menjadi bulan yang suci?"

Gong Shil cuma mengira kalau Joong Won tidak akan terlalu merasa tersinggung dan mau sedikit mengerti, kalau dia mengatakannya demi kebaikan Joong Won sendiri. Joong Won mengatakan bahwa walaupun agak kurang ajar tapi Gong Shil yang jujur jauh lebih ia sukai. Dia tak suka Gong Shil membuatnya pusing dengan tiba-tiba berubah sikap.


Kalau memang itu yang dinginkan Joong Won maka Gong Shil akan menurutinya dan mengatakan yang sebenarnya pada Joong Won bahwa ia ingin pergi demi kebaikannya sendiri, bukan berarti ia tidak memikirkan Joong Won. Tapi saat ini kepentingannya sendiri jauh lebih penting.

"Awalnya, aku cukup merasa nyaman bergantung padamu sebagai tempat berlindungku. Karena aku bergantung padamu tanpa memikirkan yang lainnya. Lalu aku mulai menyukaimu dan punya perasaan untukmu. Kurasa saat itulah segalanya dimulai. Saat itu aku mulai membenci diriku sendiri akan kemampuanku yang bisa melihat hantu"


Joong Won memang pernah mengatakan bahwa ia akan menurunkan dirinya demi bisa menyamai Gong Shil, tetapi Gong Shil merasa hidupnya terlalu rendah dan menyedihkan. Karena itulah Gong Shil tak mau hidup seperti ini terus. Dia harus mencari tahu kenapa dia bisa berakhir seperti ini. Dan mencari tahu apakah dia bisa menghilangkan kemampuannya yang bisa melihat hantu.

"Apakah kau bisa menemukan alasan itu dan kembali padaku?"

"Aku tak bisa janji bahwa aku akan kembali padamu. Karena jika aku tetap tidak berubah dari diriku yang sekarang. Tidak mungkin aku akan kembali kesisimu lagi. Aku sudah bilang kan. Aku tak mau menjadi matahari sial disisimu"


Joong Won menyesal karena telah mencari Gong Shil setelah ia tertusuk oleh obeng. Tae Gong Shil bersyukur karena Joong Won masih hidup dan tetap bisa melanjutkan hidupnya sesuai dengan yang diinginkannya.

"Apa kau mengerti apa maksudku?"

"Aku bukan anjing jalanan. Aku mengerti, jadi berhentilah"

"Terima kasih"

Sekarang melihat Gong Shil berjalan dengan bebas di rumah sakit yang dulu ia bilang membuatnya sangat ketakutan, Joon Won merasa bahwa Gong Shil tidak akan kembali hanya karena merindukan tmepat perlindungannya. Kalau begitu Joong Won sekarang perlu mencari cara baru agar dia tetap bisa bersama dengan Gong Shil, dia meminta Gong Shil untuk menunggunya sampai ia menemukannya. Tapi apapun yang akan dilakukan Joong Won, Gong Shil akan tetap pergi sesuai rencananya semula. 


Maka Joong Won tak punya cara lain selain melakukan sesuatu yang cukup ekstrem yaitu menahan Gong Shil di kantor polisi dengan tuntutan pelecehan seksual. (hahahaha)


"Kau sudah menyentuh seluruh bagian tubuhku. Kau bahkan naik ke tempat tidurku tanpa izin. Kau bahkan membayarku agar kau bisa bebas melakukan semua itu kan? 10 ribu won (untuk pegang tangan), 1 juta won (untuk pelukan)"

"Bukankah kau bilang kau mengerti?"

Joong Won mengatakan bahwa ia memang mengerti tapi ia tak mau peduli. Joong Won tak mau membiarkannya pergi dengan tenang.


Joong Won kembali ke kantornya dan memainkan bibirnya mengingat saat ia mengatakan pada Gong Shil bahwa ia akan melakukan apapun yang ia inginkan mulai sekarang dan meminta Gong Shil untuk bisa menanganinya seorang diri. 

Lalu saat ia mengatakan pada Gong Shil, pada saat nanti Gong Shil merasa sudah tidak terlalu takut lagi pada hantu dan bahwa ia sudah merasa baik-baik saja seorang diri, maka pada saat itu Gong Shil sudah bisa menyuruh Joong Won untuk pergi.


Dia juga mengingat saat ia mengatakan bahwa Gong Shil adalah wanita yang tak punya harga diri karena ia memiliki sebuah alasan tertentu yang membuatnya tak bisa melepaskan Joong Won. Lalu saat ia mengatakan bahwa ia tidak takut karena ia sangat yakin akan akhirnya.

Sekarang Joong Won mengerti apa maksud dari semua perkataannya sendiri itu, tapi walaupun begitu dia tetap senang karena sudah mengatakan pada Gong Shil perasaannya pada Gong Shil. 


Joong Won teringat saat dia menjadi roh dan mengatakan pada Gong Shil bahwa ia mencintainya. Joong Won penasaran apakah perkataannya saat ia menjadi roh itu akan bisa meyakinkan Gong Shil untuk tidak pergi darinya.


Dia teringat kembali saat ia mengatakan bahwa ia sekarang ia sudah melewati saat paling buruk dalam hidupnya. Joong Won sekarang menyesal sudah mengatakan hal itu. 


Namun is merasa hal paling buruk pernah ia katakan adalah apa yang sudah ia katakan pada madam Go. 

Yaitu saat ia mengatakan bahwa ia tak mau mempersulit hidupnya dengan kata-kata semacam 'kau akan mati', 'semuanya sudah berakhir' dan 'tak ada masa depan'.


"Tidak, aku yakin dia tidak mendengar apa yang kukatakan pada madam Go. Urusan dengan madam Go sudah berakhir. Aku bahkan memberinya uang yang sangat banyak agar dia tidak kembali lagi. Tidak mungkin dia mengatakannya pada Gong Shil. Seharusnya aku mengatakan kata-kata manis padanya. Dengan begitu aku akan bisa melabraknya tentang caranya yang tega memperlakukanku dengan dingin"


Paman Do memeberitahu bibi Joo kalau Hanna Brown adalah penjahat yang sudah menculik Joong Won. Dia tidak bisa membayangkan betapa buruknya hal yang akan terjadi pada Joong Won kalau mereka sampai bersama seperti yang sealu diinginkan oleh bibi Joo.

"Aku tak bisa membayangkan betapa shocknya Joong Won"

Paman Do bertanya pada Jin Ju apakah benar kalau mereka menangkap Hanna berkat Tae Gong Shil, Jin Ju membenarkannya.

"Sayang, yang dilakukan oleh 'Bang Shil' sangat hebat"


Bibi Joo terburu-buru datag ke kantor Joong Won yang saat itu sedang merenung. Bibi Joo bertanya apakah dia baik-baik saja. Joong Won mengatakan bahwa ia sedang berjuang saat ini jadi bicara dengannya nanti saja. 

Bibi Joo mengerti. Paman Do menawarinya untuk menangani masalah bisnisnya sementara ia berjuang menangani masalah pribadinya.


Dan tentu saja perkataan paman Do itu langsung membuatnya emosi, Joong Won mengatakan bahwa kedua sisi otaknya mampu menangani baik masalah pekerjaan dan pribadi secara bersamaan, dia akan mengurus semuanya sendiri lalu mengusir mereka berdua.


Paman Do dan bibi Joo kembali ke kantor paman Do. Menurut paman Do Joong Won sedang menderita shock yang sangat hebat dan pada saat seperti ini dia membutuhkan seseorang disisinya yang bisa mnghiburnya dan menenangkannya.

"Dia kan punya aku" kata bibi Joo


Bukan bibi Joo yang paman Do maksud, saat ini Joong Won sangat membutuhkan kehangatan cinta dari seseorang. Bibi Joo bertanya siapa yang ia maksud. 

"Bang Shil. Jin Ju tadi memberitahuku dan sepertinya Tae Gong Shil ingin pergi ke suatu tempat yang sangat jauh setelah ia menyelesaikan kasus ini untuk Joong Won. presdir Joo mengejarnya dan berhasil menahannya pergi. Aigooo...aku ikut bersimpati untuk mereka"

Mendengarkan perkataan paman Do itu, bibi Joo jadi memikirkan sesuatu.


Gong Shil menemui Gong Ri dan Han Joo ikut berkumpul bersama mereka, ia sudah mendengar cerita tentangnya dan Joong Won dan ia sangat terharu saat mendengarkan cerita mereka. Cerita tentang Gong Shil yang mau pergi naik pesawat dan Joong Won yang datang menghentikannya benar-benar luar biasa.

Sama seperti yang lain, Han Joo juga mengira kalau Gong Shil adalah cewek Candy yang menggunakan cara yang cukup bagus untuk mempertahankan cintanya, naik ke pesawat dan pura-pura mau pergi. Gong Shil berusaha menjelaskan bahwa dia tidak seperti itu.


Tapi bahkan Gong Ri juga berpikir sama seperti orang lain tentangnya dan meminta Gong Shil untuk tidak pergi setelah semua kesulitan yang dihadapi Joong Won untuk membuatnya tidak jadi pergi.

"Aku pergi bukan karena dia"

"Tapi kau bilang bahwa pria itu juga tahu tentang apa yang bisa kau lihat. Kalau dia mengatakan padamu bahwa dia masih menyukai bahkan setelah dia mengetahuinya, bukankah itu artinya selesai"

"Unni, apa menurutmu dia itu terlalu jauh dari jangkauanku dan aku sedang jual mahal untuk mendapatkannya dengan mudah?"


Gong Ri menggelengkan kepalanya. Han Joo menyarankan pada Gong Shil bahwa sekarang ia harus beristirahat dan berhenti bermain jual mahal untuk mendapatkan Joong Won.

Jin Ju datang untuk menjemput Gong Shil karena bibi Joo memanggilnya. Melihat Gong Shil sekarang dipanggil oleh bibi Joo, Han Joo yakin bahwa hubungan Joong Won dan Gong Shil akan berhasil ketika nanti bibi Joo merestui mereka.


"Kukira hubungan antara Gong Shil dan Joo Gun tidak akan berhasil. Jadi aku mulai bertanya-tanya apakah aku sudah mengambil jalan yang salah. Tapi ternyata aku telah mengambil jalan emas" kata Han Joo sambil tertawa bahagia.

Perkataannya itu membuat Gong Ri curiga jangan-jangan Han Joo selama ini sudah mengambil jalan menuju wakil presiden Do. Dan Han Joo langsung mengaku bahwa ia memang mata, telinga dan mulut wakil presiden Do, semuanya mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki.

"Kalau begitu pasti kau mulut murahan yang berasal dari kantor wakil presiden Do, iya kan?" teriak Gong Ri

Sekarang Gong Ri mengerti bahwa selama ini Han Joo membawanya makan bersama dan lain-lainnya adalah untuk mendapat informasi agar ia dan mulut murahannya itu bisa menyebarkan banyak gosip. Gong Ri lalu beranjak pergi meninggalkannya dengan kesal dan Han Joo berusaha untuk mengejarnya.


Gong Shil datang menemui bibi Joo. Bibi Joo mengatakan pada Gong Shil bahwa untuk sementara ini ia takkan ikut campur dalam hubungan mereka berdua yang mereka bilang tidak bisa hidup tanpa satu sama lain, bibi Joo merasa bahwa sekarang ini jika ia ikut campur dalam hubungan mereka maka dia hanya akan membuat keadaan Joong Won jadi makin sulit.

Bibi Joo sangat yakin bahwa jika ia memberi waktu pada Joong Won maka ia akan sadar bahwa Gong Shil bukan wanita yang tepat untuknya dan akan sadar untuk segera mengakhiri hubungan mereka karena itulah bibi Joo meminta pada Gong Shil untuk sekarang ini berhenti membicarakan hal-hal yang tidak penting dan tidak membuat situasi Joong Won menjadi sulit dengan kepergiannya.


"Tolong, jangan lakukan itu" kata Gong Shil

Gong Shil mengatakan bahwa ia merasa tidak pantas menicintai seseorang sampai membuat keadaan mereka menjadi sangat sulit. Saat itu ia melihat hantu Woo Jin muncul di hadapannya. Sambi memandang hantu Woo Jin Gong Shil mengingatkan bibi Joo saat ia menghina Gong Shil sebagai pembawa sial, sekarang Gong Shil merasa bahwa perkataan bibi Joo dulu itu memang benar.

Dia telah menyeret Joong Won kedalam kehidupannya dan membuat Joong Won hampir mati. Dan bahkan sekarangpun ia masih melihat wajahnya (hantu Woo Jin, yang telah membuat Joong Won hampir mati karenanya). Gong Shil mengatakan pada hantu Woo Jin bahwa ia takkan pernah mengulangi kesalahan yang sama.


Namun bibi Joo mengira bahwa Gong Shil sedang membicarakan dirinya dan sedang berusaha membalas dendam atas hinaan bibi Joo padanya dulu.

"Apa kau mau aku meminta maaf padamu?"

"Tidak, bukan begitu. Aku sangat mengerti bahwa kau melakukannya karena kau sangat mencintai presdir Joo. Kau adalah orang yang sangat berharga bagi orang yang sangat kusuka. Karena itulah, aku berterima kasih padamu"

"Apa kau sedang mempermainkanku juga?"

"Tidak, aku hanya akan menyerah dan pergi untuk selamanya"


Saat Gong Shil bangkit untuk beranjak pergi, ia melihat hantu Woo Jin menangis, tapi Gong Shil tak mau peduli dan langsung pergi.


Saat Gong Shil mau keluar dari Kingdom, dia bertemu dengan Jin Woo. Melihat ekspresi wajah Gong Shil, Jin Woo tahu bahwa ia sekarang memiliki keraguan. Gong Shil membenarkannya, orang-orang tidak ada yang mau mengerti alasannya pergi, mereka smua mengira ia cuma berbohong dan jual mahal untuk mendapatkan Joong Won.

"Mereka pikir sangat mustahil bagi seseorang seperti presdir Joo menginginkanku untuk tidak pergi"


"Lalu, apa kau tetap mau berada disisinya dan hidup bersama dengannya sambil berusaha untuk bertahan dan menangani apa yang akan merintangi jalan hidup kalian? Karena kelihatannya, pria itu sepertinya siap untuk mengambil resiko itu"

Gong Shil menggelangkan kepalanya, dia tidak bisa melakukan itu. Keputusan untuk pergi adalah suatu keputusan yang sangat sulit baginya untuk ia buat.

"Memikirkan bahwa aku takkan bisa melihat orang itu lagi, membuat hatiku merasa sangat kosong"


Saat itu hantu Woo Jin muncul lagi dihadapan mereka. Jin Woo bertanya apakah anak itu mengikutinya kemana-mana. Gong Shil memberitahu Jin Woo bahwa hantu anak itu bernama Woo Jin dan dia mengikutinya karena dia sangat khawatir dengan ibunya.

"Apa kau takkan membantu anak ini?"

"Tidak. Terakhir kali aku mengikuti anak ini. Aku hampir membuat Joong Won mati. Aku ingin mengikutimu karena aku tak mau melakukan hal seperti itu lagi"


"Kalau begitu aku akan menunggumu di bandara besok. Semuanya terserah pada keputusanmu, apakah nanti kau akan datang atau tidak"

Gong Shil melihat hantu Woo Jin lalu pergi dengan kesal. Setelah Gong Shil pergi, Jin Woo menunduk untuk bicara pada hantu Woo Jin.

"Jadi kau yang membuat Gong Shil jadi kesusahan dan menderita? Sepertinya keputusan akhir yang akan dibuat Gong Shi nanti juga akan tergantung padamu"



Bersambung ke part 2


Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon