Powered by Blogger.


Young Won mewakili Belle la Fair meminta maaf dalam sebuah konferensi pers atas kejadian berlian palsu di pameran perhiasan di bangkok. Young Won mengatakan bahwa mereka telah menyiapkan berlian terbaik untuk pameran itu tapi ada penipu yang menukar berlian mereka dengan berlian palsu.

"Karena telah menyebabkan banyak masalah dalam acara sepenting itu, kami meminta maaf"

Salah satu reporter bertanya tentang dealer Belle la Fair yang tertembak, apakah dia terlibat dalam masalah penipuan ini. Young Won langsung menyangkalnya dengan tegas.

"Tapi ada laporan yang menyatakan bahwa salah satu berlian yang hilang ditemukan di TKP" ujar reporter

"Salah satu dealer kami yang berharga telah menderita dalam sebuah kecelakaan. Saya mohon jangan terburu-buru dalam mengambil kesimpulan. Tolong jangan nodai reputasinya yang terhormat. Terima kasih" 



Setelah konsperesi pers berakhir, Young Won kembali ke ruang kerjanya bersama ketua staf Min. Young Won bertanya tentang nama orang yang bukan manusia itu.

"Jung Se Ro" kata ketua staf Min

Young Won lalu meminta ketua staf Min untuk selalu mengingat nama itu untuknya.

"Jika suatu hari nanti aku bertemu dengannya... walaupun aku berharap dia mendekam di penjara sepanjang hidupnya, walaupun aku tidak sanggup melihat wajahnya yang mengerikan. Tapi jika suatu hari nanti aku bertemu dengannya. Aku ingin menanyakan banyak hal padanya"

Young Won lalu meminta ketua staf Min untuk pergi meninggalkannya sendirian.


Di Thailand Se Ro dinyatakan bersalah dengan hukuman penjara 8 tahun. 


Kang Jae mengunjunginya di penjara untuk memberitahunya bahwa dia sudah menemukan orang yang telah mengkambing hitamkan Se Ro sebagai pembunuh.

"Belle la Fair, perusahaan perhiasan Korea" kata Kang Jae

Kang Jae yakin bahwa insiden pembunuhan ini adalah perbuatan perusahaan itu karena korban yang bernama Gong Woo Jin bekerja sebagai dealer berlian di Belle la Fair tapi Kang Jae tidak tahu apapun tentang kenapa Woo Jin sampai ditembak. Kang Jae lalu meminta maaf tidak bisa banyak membantu Se Ro karena dirinya sendiri banyak melakukan dosa.

"Orang yang telah membuatku seperti ini sampai ayah tidak bisa dioperasi dan meninggal dunia. Kau bilang Bella apalah itu. Kenapa dia melakukan ini padaku, aku harus tahu alasannya" janji Se Ro


Didalam sel penjaranya, Se Ro teringat pada ayahnya saat ia menggengam tangan ayahnya di rumah sakit. Ia lalu terkenang masa kecilnya bersama sang ayah.


Flashback ke masa kecil Se Ro,
Do Joon menggumamkan sebuah nada lagu untuk Se Ro kecil saat mereka sedang dalam perjalanan di sebuah mobil. Se Ro kecil lalu bertanya, kenapa mereka tidak dipenjara saja. Karena di penjara mereka akan diberi makanan gratis, Do Joon juga bisa bermain dan tidur dengan teman sekamarnya. Do Joon juga akan mengenakan pakaian seragam yang mirip pramuka.

"Kurasa pasti akan menyenangkan seperti sedang berkemah, ayah" ujar Se Ro kecil

"Se Ro-ah, kalau kau hidup hanya untuk bersenang-senang maka hidupnya hanya jadi membosankan"

"Ayah bilang ayah tidak suka dengan dunia ini"


Do Joon langsung memberitahu Se Ro bahwa kali ini dia berhasil mendapatkan banyak uang. Tapi menurut Se Ro jika Do Joon mendapat banyak uang maka itu artinya Do Joon harus melarikan diri lagi. Kalau Do Joon masuk penjara maka dia tidak perlua lagi melarikan diri.

"Hei, memangnya kau bisa hidup tanpa ayah?"

"Kalau begitu, bagaimana kalau aku dipenjara saja bersama ayah?"


Do Joon langsung tersenyum mendengarnya. Do Joon mengatakan bahwa penjara bukanlah tempat yang bisa didatangi semua orang. Do Joon berjanji pada Se Ro bahwa dia akan menjadi sumber kebahagiaan bagi Se Ro. Se Ro harus selalu berada di sampingnya dan mengambil semua hal manis sebanyak mungkin.

"Karenamu aku tidak akan pergi ke tempat bagus yang sebut penjara itu, mengerti?" ujar Do Joon sambil memeluk Se Ro

Do Joon lalu mulai menggumamkan nada lagunya kembali untuk Se Ro kecil.


Kembali ke masa kini,
Se Ro memandang keluar jendela sel penjaranya lalu bersiul dengan nada lagu yang sama.


5 tahun kemudian,
Se Ro dibebaskan dari penjara lebih awal dengan remisi. Yang pertama menyambutnya keluar dari penjara adalah Jae In yang memanggilnya dengan sebuatn teman dan Se Ro langsung protes karena Jae In pernah bilang bahwa Se Ro lebih tua darinya. Dan yang terakhir adalah Kang Jae yang langsung menyambut Se Ro dengan pelukan.


Mereka lalu pergi mengunjungi makam Do Joon. Kang Jae menyerahkan kembali peluitnya Se Ro yang Se Ro titipkan padanya. Jae In meminta maaf karena tidak bisa memakamkan Do Joon ditempat yang lebih baik, tapi Se Ro malah merasa sangat berterima kasih pada mereka.

"Orang yang seharusnya minta maaf berada di tempat lain. Ayo kita kembali ke Korea secepatnya, hyung. Aku ingin sekali bertemu dengan orang itu" ujar Se Ro


Se Ro dan Kang Jae lalu pergi ke sebuah jembatan, Kang Jae menyerahkan sebuah paspor baru untuk Se Ro. Kang Jae sudah mengatur semua identitas baru untuk Se Ro. Se Ro sekarang punya nama baru, Lee Eun Soo, seorang ahli perhiasan internasional. Kang Jae akan memberi waktu 6 bulan pada Se Ro untuk mempersiapkan dirinya menjadi ahli perhiasan internasional.

Se Ro lalu mengeluarkan dan membuang buku-buku tentang perhiasan yang pernah Kang Jae berikan padanya ke sungai, ia mengatakan bahwa dia sudah mempelajari semuanya dari buku itu, jadi dia akan mempersiapkan dirinya dalam waktu 3 bulan saja.


Maka mulailah Se Ro mempelajari segala sesuatu tentang perhiasan dengan bantuan ahjussi temannya Do Joon. Mulai dari memeriksa batu permata lewat mikroskop, memilah jenis-jenis batu permata, mengawasi proses transaksi batu permata, melihat-lihat perhiasan di toko perhiasan, bekerja membuat perhiasan di pabrik perhiasan. 

Sampai pada akhirnya Se Ro mampu memilah-milah jenis-jenis batu permata dan melakukan transaksi batu permata sendiri.


Dan setelah berhasil mempelajari semuanya, Se Ro akhirnya kembali ke Seoul bersama dengan ahjussi temannya Do Joon. Saat ahjussi mengajak Se Ro untuk makan, Se Ro malah menolaknya karena ada sebuah tempat yang ingin dikunjunginya. 

"Tidak boleh! Kang Jae menyuruhku untuk tidak membiarkanmu berkeliaran sendirian sampai dia datang" ujar ahjussi 

"Aku hanya ingin menemui seseorang"

"Siapa?"

"Orang yang sangat ingin kutemui saat aku kembali ke Korea" ujar Se Ro sambil berlalu pergi meninggalkan ahjussi


Didalam taksi, Se Ro memberitahu supir taksi bahwa tempat tujuannya adalah Belle la Fair. Tapi anehnya supir taksi malah tidak tahu tentang tempat itu. Se Ro jadi penasaran apakah tempat yang katanya orang adalah tempat terkenal itu cuma bohong saja. Se Ro lalu menyuruh supir taksi untuk mencarinya di GPS.


Ahjussi mendatangi tempat tinggal barunya di Korea yang sudah dipersiapkan oleh Kang Jae. Namun saat dia melihat tempatnya jelek, ahjussi langsung menelepon Kang Jae yang masih di Thailand untuk protes karena tempat tinggalnya di Thailand masih jauh lebih baik dari tempat ini.

Kang Jae sama sekali tidak mempedulikan protesnya dan langsung bertanya tentang Se Ro. Ahjussi serta merta berbohong bahwa Se Ro sedang bersamanya. Ahjussi lalu protes lagi bahkan mengancam Kang Jae untuk mencarikannya tempat tinggal yang lebih baik, tapi Kang Jae malah langsung mematikan teleponnya.


Ahjussi lalu masuk ke rumah barunya dan bertemu dengan penjaga tempat itu yang bernama Kim Hong. Kim Hong juga tahu bahwa ahjussi itu akan datang, hanya saja dia tidak menyangka bahwa ahjussi itu akan datang lebih awal. Kim Hong lalu bertanya apakah ahjussi bernama Ha Ma.

"Kenapa? Apa kau bingung karena melihat wajahku?"

"Wajahmu lebih mirip 'Sang ah Na Ma' (maaf, bokong jelek)" ejek Kim Hong


Tapi Kim Hong heran kenapa hanya Ha Ma yang datang karena dia dengar dari Kang Jae bahwa akan ada 2 orang yang datang. Ha Ma menanggapinya dengan cuek.

"Yah, beginilah adanya. Dimana kamarku?"

"Cuma ada satu kamar" ujar Kim Hong

Ha Ma langsung stres mendengarnya.


Di Thailand, Kang Jae sedang berada di sebuah yacht untuk bertemu dengan seorang pria yang memberinya sebuah koper. Pria itu mengatakan bahwa benda yang berada di dalam koper akan banyak membantu Kang Jae.

Kang Jae berjanji pada pria itu bahwa dia akan menggunakannya dengan baik lalu mengembalikannya. Pria itu mengatakan bahwa benda yang berada didalam koper itu akan membantu Kang Jae supaya tidak dicurigai.


Di rumahnya Young Won, Nan Joo sedang menjamu tamu dengan ramah. Tamu itu adalah pacar anaknya sekaligus adik tirinya Young Won yang bernama Han Young Joon.

"Ibu, aku ingin sekali bertemu denganmu" kata pacarnya Young Joon

Wanita itu lalu mengajak Nan Joo untuk shopping bersama karena selalu ingin melakukan hal itu bersama ibunya Young Joon. Nan Joo terlihat tidak senang dengan wanita itu tapi dia tetap ramah bahkan memujinya cantik dan menerima ajakannya. 


Young Joon yang hanya diam saja melihat dan mendengar percakapan kedua itu, sepertinya tahu bahwa ibunya hanya berpura-pura bersikap ramah. 


Saat Tae Oh datang dan bertanya tentang siapa wanita itu, Nan Joo cepat-cepat berbohong bahwa wanita adalah anak temannya dan dia datang hanya untuk menyampaikan sesuatu. 


Young Joon terlihat merasa bersalah mendengar kebohongan ibunya. Saat Young Joon ingin mengantarkan wanita itu pulang, Nan Joo cepat-cepat melarangnya dengan alasan bahwa Young Joon harus membantunya mengurus sesuatu. 


"Young Woon dimana?" tanya Tae Oh

Saat mendengar pertanyaan itu, senyum di wajah Nan Joo langsung menghilang.


Beberapa saat kemudian, Nan Joo menampar Young Joon dan mengomelinya karena Young Joon berani membawa wanita ke rumah. Nan Joo lalu menyuruh Young Joon untuk mengakhiri hubungannya dengan wanita itu secepatnya. Nan Joo mengingatkan Young Joon bahwa dia dan Young Won tidak sama karena itulah Young Joon hanya boleh pacaran dengan wanita yang ayahnya pilih.


"Kau tahu kenapa aku bertahan menjadi wanita simpanan selama 15 tahun. Katakan, untuk siapa aku hidup?" pinta Nan Joo dengan mata berkaca-kaca

Young Joon menjawabnya dengan suara pelan "Aku"

"Ibu hanya punya kau seorang. Ibu hanya percaya padamu. Kata pertama yang ayahmu ucapkan hari ini adalah Young Won lagi" ujar Nan Joo 


Se Ro akhirnya sampai ke sebuah bangunan mewah berlogo 'Belle la Fair' di bagian pagarnya. Dari luar bangunan itu terlihat sangat sepi, namun saat Se Ro masuk kedalamnnya, ternyata toko itu ramai pengunjung. Se Ro mengatakan pada pegawai toko bahwa dia datang untuk bertemu dengan presdir tempat itu. 

"Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya ketua staf Min dengan ramah

"Aku sudah memberitahumu apa yang ku mau" ujar Se Ro


Setelah pegawai memberitahunya bahwa Se Ro datang untuk bertemu dengan presdir, ketua staf Min bertanya apakah Se Ro sudah membuat janji. Se Ro mengiyakannya, dia sudah membuat janji dengan presdir.

Se Ro lalu membuka pintu belakang toko itu sementara ketua staf Min sibuk mengejarnya. Ketua staf Min yakin bahwa hari ini CEO tidak ada janji karena hari ini CEO sedang ada pekerjaan penting. Se Ro tetap memaksa untuk bertemu dengan CEO bahkan dia akan menunggunya di luar sampai CEO keluar.

"Dia (CEO) sudah sangat terlambat dalam janji pertemuan ini" ujar Se Ro. Saat ia berlalu pergi Se Ro berkata pada dirinya sendiri "selama 5 tahun"


Saat Se Ro turun ke lantai bawah, tiba-tiba dia teringat bahwa dia pernah pergi ke tempat itu untuk mengantarkan bunga mawar putih. 

Se Ro lalu berjalan menelusuri gedung itu sambil mengenang masa lalu saat dia mengantarkan bunga mawar putih ke gedung itu. Dia berjalan masuk ke sebuah ruang kerja tempat dulu dia pertama kali bertemu Young Won. Semua kenangan itu membuat Se Ro tersenyum.


Saat sedang melihat-lihat ruang kerja itu, dia melihat ada sebuah ukiran tulisan di sebuah pilar kayu yang berbunyi: silver lining, dibalik awan selalu ada matahari yang bersinar, semangat semangat.


Young Won ternyata sedang tidur didekat tempat Se Ro membaca ukiran itu. Setelah terbangun, dia terkenang akan semua kenangan indahnya bersama Woo Jin, saat Woo Jin memberinya gelang, saat mereka bersama-sama melihat awan diluar jendela pesawat, saat Woo Jin mencium keningnya dan saat Woo Jin memberitahunya bahwa dibalik awan selalu ada matahari.


Tiba-tiba Young Won melihat ada sepasang kaki pria yang berjalan pergi, Young Won langsung mengira bahwa itu adalah Woo Jin. Young Won langsung bangkit dari tidurnya tapi ternyata orang itu sudah tidak ada. Young Won langsung sadar bahwa dia hanya berkhayal. 


Namun saat dia berbalik, dia melihat bayangan pria berjalan keluar. Young Won langsung berlari keluar untuk mengejarnya sambil memanggilnya "Woo Jin-ssi"

Se Ro langsung berbalik pada Young Won dan teringat bahwa wanita itu adalah wanita yang ia temui saat mengantarkan bunga mawar putih, juga wanita yang sama yang ia lihat sedang menangis di pinggir sungai di Thailand. Se Ro lalu menghampiri Young Won.


"Apa kau bekerja disini?"

"Siapa kau?"

Se Ro jadi bingung bagaimana harus menjawabnya karena mereka memang belum pernah berkenalan, bahkan jika Se Ro menyebut namanya pun, Young Won tidak akan tahu. Tapi Se Ro memberitahunya bahwa mereka pernah bertemu di tempat ini.


"Presdir" panggil ketua staf Min

Saat mendengarnya senyum Se Ro langsung menghilang "Presdir?" 

Se Ro lalu pamit pergi dan mengatakan bahwa dia bahwa akan datang lagi lain kali, sebenarnya dia ingin menemui presdir hari ini tapi tiba-tiba dia tidak bisa berpikir jernih.


Saat kembali ke ruang kerja, ketua staf Min bertanya tentang siapa pria itu. Tapi Young Won sendiri juga tidak tahu. Ketua staf Min lalu memberitahu Young Won tentang berbagai jadwalnya hari ini seperti rapat dan pemeriksaan materi, tapi Young Won menyuruh ketua staf Min untuk mengurus semuanya karena dia tidak mau keluar.

Ketua staf Min langsung mengeluh "Semua orang mengira aku adalah presdir Belle la Fair. Kau selalu mengurung dirimu di tempat ini"


Setelah ketua staf Min pergi, Woo Jin mengeluarkan fotonya bersama Woo Jin.


Malam harinya, Se Ro kembali mendatangi gedung Belle la Fair. Dari luar pagar gedung, Se Ro melempari gedung itu dengan kerikil. 


Saat Se Ro melihat Young Won keluar dari gedung itu, Se Ro langsung mengikutinya dalam jarak yang cukup dekat. 


Namun ternyata Young Won tahu bahwa dia sedang diikuti dan langsung berbalik ke arah Se Ro "Kau siapa?"

"Siapa aku? Lee Eun Soo. Aku adalah orang yang bernama Lee Eun Soo, Han Young Won-ssi"

"Kenapa kau mengikutiku?"


Young Won tahu bahwa Eun Soo (Se Ro) sudah mengikutinya sejak saat dia berada didepan gedung Belle la Fair, apa alasan Eun Soo mengikuti. Se Ro langsung tersenyum mendengar pertanyaan itu. 


"Young Won-ssi, apa kau tidak ingat aku?"

"Tidak sama sekali. Apa kita pernah bertemu sebelumnya?"

"Iya, 5 tahun yang lalu. Tepat 5 tahun yang lalu"


Se Ro memberitahu Young Won bahwa dia bertemu Young Won 2 kali. Satu kali saat Young Won tersenyum dan satu kali lagi saat Young Won menangis.

"Menurutmu dimana aku bertemu denganmu? Kapan, dimana dan kenapa kita bertemu? Aku akan terus mengikutimu sampai kau ingat" ujar Se Ro



3 comments

Alur cerita yg menarik.. Tq eonn

Aaaak udah mulai seru nih ceritanya.
Smgt ya mbk ima nulis sinopsisnya^^

Keren..keren...
Suka..suka..
Gumawo unni sinopsisnya

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon