Powered by Blogger.


Se Ro melempari gedung Belle la Fair dari luar pagar dengan kerikil. Ternyata di dalam gedung Belle la Fair yang gelap, Young Won melihat kejadian itu dan bertanya-tanya pada dirinya sendiri siapa orang itu. Dan dari situlah bagaimana Young Won bisa tahu bahwa Se Ro mengikutinya sejak dari gedung Belle la Fair.

Dan setelah Se Ro memberitahunya bahwa mereka pernah bertemu 5 tahun yang lalu, Young Won langsung menyuruhnya untuk tidak bercanda  dan menyuruh Se Ro untuk memberitahunya dimana mereka bertemu 5 tahun yang lalu. Sayangnya, Se Ro tidak mau menjawabnya dengan alasan jika ia menjawabnya sekarang maka rasanya tidak akan menyenangkan.



"Oh yah. Aku juga sangat terkejut. Bukankah dunia ini tempat yang lucu? Ini adalah dunia yang lucu dan semakin menggelikan" ujar Se Ro

"Aku benar-benar tidak ingat padamu"

Se Ro mengatakan bahwa Young Won tidak akan mengingatnya karena selama 5 tahun ini dia sudah banyak berubah. Saat Young Won bertanya apakah dia seorang preman, Se Ro langsung menjawabnya dengan senyum. Se Ro mengatakan bahwa mereka akan bertemu lagi nanti, di Belle la Fair.


Setelah itu, Se Ro pergi menyeberang jalan yang ramai. Matanya penuh dengan kebencian, ia terus berjalan tanpa mempedulikan padatnya lalu lintas bahkan saat sebuah mobil hampir menabraknya.

Se Ro berkata dalam hatinya "Kaukah yang telah menginjak-injak hidupku seolah aku hanya seekor serangga? Dengan wajah cerahmu, kau menghancurkanku?"


Sesampainya di markas barunya, Se Ro diberitahu oleh Ha Ma tentang informasi keluarga Young Won. Ha Ma memberitahukan nama ayahnya Young Won yang berprofesi sebagai presdir perusahaan Tae Gang, sebuah perusahaan real estate. 

Dan dari berbagai transaksi real estate itulah Tae Oh berhasil menjadi chaebol dengan sangat cepat. Ha Ma juga mengatakan bahwa selain mengurusi perusahaan real estatenya, Tae Oh juga banyak ambil bagian di Belle la Fair.

"Jadi dia hidup dengan baik?" tanya Se Ro sambil menggenggam peluitnya erat-erat

Mendengar pertanyaan itu, Ha Ma bertanya-tanya apakah Se Ro berniat untuk bertemu dengan Tae Oh. Ha Ma langsung mengingatkan Se Ro untuk tidak berkeliaran seorang diri sebelum Kang Jae kembali ke Korea.

"Jangan khawatir" ujar Se Ro


Keesokan harinya di kediaman keluarga Han, Nan Joo mengantarkan semua anggota keluarganya yang akan pergi bekerja sampai ke pintu gerbang. Dan ternyata Se Ro menyaksikan kejadian ini dari dalam mobil yang ia parkir tak jauh dari depan rumah keluarga Han. Se Ro lalu mengikuti Young Won.


Dalam perjalanan, Young Won teringat pada pertemuannya dengan Se Ro kemarin malam, bagaimana saat Se Ro bertanya apakah Young Won tidak mengingatnya lalu menyuruh Young Won untuk menebak siapa dia. Young Won lalu memutuskan bahwa Se Ro pastilah orang gila, tapi perkataan Se Ro yang memberitahunya bahwa mereka pernah bertemu 5 tahun yang lalu membuat Young Won tetap penasaran.


Saat ini Young Won memutuskan untuk melupakan masalah ini dulu dengan memainkan radio dan ikut mendendangkan lagunya H.O.T yang diputar di radio itu. 

Saat mereka berhenti di lampu merah, Se Ro berhenti tepat disamping mobilnya Young Won dan melihat Young Won sedang mendendangkan lagu dengan ceria. Pemandangan itu membuat Se Ro langsung tersenyum sinis.


Setelah lampu hijau menyala, ternyata mobilnya Young Won tidak menuju ke arah Belle la Fair. Se Ro penasaran tapi ia memutuskan untuk membiarkan Young Won dan dia sendiri akan pergi ke tempat yang dia inginkan, karena dia sama sekali tidak tertarik dengan kehidupan pribadinya Young Won.

Di Belle la Fair yang masih belum buka, ketua staf Min sedang melatih para pegawai tentang bagaimana cara yang benar dalam melayani pelanggan saat tiba-tiba saja Se Ro menerobos masuk. Se Ro memberitahu ketua staf Min bahwa dia datang untuk membicarakan sesuatu dengan Young Won.

"Presdir sekarang sedang..."

"Aku tahu sekarang dia tidak ada disini karena aku melihatnya pergi ke arah lain. Aku akan menunggu sampai dia datang" ujar Se Ro sambil terus masuk ke dalam gedung.


Se Ro memberitahu ketua staf Min bahwa dia bernama Lee Eun Soo seorang dealer perhiasan internasional dan ingin wawancara dengan presdir Belle la Fair. Se Ro lalu memberikan resumenya pada ketua staf Min. Sebelum ketua staf Min membaca resumenya, ketua staf Min berusaha untuk menyindir Se Ro secara halus.

"Latar belakangmu bagus. Tapi, bahkan sekalipun kau putus asa dalam mencari pekerjaan, kau tidak boleh mengabaikan aturan yang benar dan langsung muncul meminta pekerjaan. Hal seperti itu biasanya disebut 'tidak berpendidikan'"


Namun saat ia membaca resumenya, ketua staf Min langsung melotot terkejut dan setelah itu sikapnya pada Se Ro langsung berubah drastis.


Young Won ternyata sedang mengajar. Saat dia melihat seorang murid menjatihkan sebuah batu permata dengan ceroboh, ia langsung memberitahu murid-muridnya untuk berhati-hati dalam menangani cubic zirconia (berlian imitasi). 

Karena jika mereka ceroboh dalam menangani cubic zirconia, maka pada saat mereka menangani berlian asli, berlian itu pasti sudah hancur.

"Berlian adalah mineral paling kuat di dunia, tapi hanya mineralnya saja yang kuat bukan keberadaannya. Berlian memang tidak akan tergores di permukaannya, tapi kau bisa memecah berlian menjadi potongan-potongan kecil. Itu berarti berlian bisa dihancurkan sama seperti yang lainnya"


Sementara itu Se Ro menunggu kedatangan Young Won di ruang kerjanya sambil makan ramyun dan melihat berita TV tentang berlian biru yang bernama 'Angel's Tear', sebuah berlian yang katanya sangat mahal dan akan segera didatangkan ke Korea. 

Ketua staf Min yang sedang menemaninya bertanya pada Se Ro apakah dia tahu tentang berlian yang akan didatangkan ke Korea itu. Se Ro tidak menjawab dan langsung mematikan TV-nya dengan tidak sopan sampai membuat ketua staf Min hanya bisa melongo. Se Ro lalu bertanya orang yang seperti apa Young Won itu.


"Dia orang yang baik" kata ketua staf Min

"Dia pasti sangat menyayangi perusahaan ini"

"Dia menghargai perusahaan ini seolah perusahaan ini adalah hidupnya"

"Karena dia sangat mengabdikan dirinya disini, kurasa dia pasti tidak mengerti kehidupan orang lain"

Saat ketua staf Min tidak mengerti maksudnya, Se Ro langsung mengalihkan pembicaraan dengan mengatakan bahwa dia memilih perusahaan yang bagus dan dia ingin mulai bekerja disini.


Saat Young Won datang, ketua staf Min memberitahunya bahwa Lee Eun Soo (Se Ro) ingin bekerja di perusahaan mereka ini. Tapi Young Won langsung menolaknya mentah-mentah.

Tapi penolakan itu tidak membuat Se Ro menyerah, dia memberitahu Young Won bahwa dia tahu posisi dealer masih kosong dan dia juga tahu tentang kecelakaan yang terjadi 5 tahun yang lalu di Thailand, kecelakaan yang berhubungan dengan senapan.

"Apakah pelakunya tertangkap? Pasti tertangkap karena dia pembunuh"


"Dia sudah ditangkap" ujar Young Won

Jawaban Young Won itu langsung membuat senyum Se Ro menghilang. Se Ro mengatakan dia mendengar rumor yang mengatakan bahwa dealer perhiasan mencuri berliannya dan karena itulah Young Won akhirnya menggunakan berlian palsu dan sejak kejadian itu posisi dealer tetap kosong sampai sekarang.


Young Won teringat kembali pada pertemuannya dengan Se Ro kemarin malam dan perkataan Se Ro bahwa mereka pernah bertemu 2 kali, satu kali saat Young Won tersenyum dan satu kali lagi saat Young Won menangis. Lalu saat Se Ro menyuruhnya untuk menebak kapan, dimana dan kenapa mereka bertemu.

"Apa ada lagi yang ingin kau katakan padaku? Kau muncul secara tiba-tiba dan mengatakan hal-hal yang tidak kumengerti dan menanyakan pertanyaan yang tidak enak. Kenapa kau seperti ini padaku? Apa cuma karena kau ingin bekerja disini?" tanya Young Won

"Aku seperti penipu yah? Apa wawancaranya sudah dimulai? kalau begitu aku akan menjawab dengan jujur" ujar Se Ro

Young Won cepat-cepat menyangkalnya lalu mengusirnya dan Se Ro langsung tersenyum menyayangkan situasi ini.


Reaksi Se Ro itu serta merta membuat Young Won semakin emosi sampai ia menjatuhkan beberapa butir batu permata secara tak sengaja ke lantai. 

Se Ro lalu membantunya mengumpulkan semua batu-batu permata itu. Saat Young Won menyuruhnya pergi, Se Ro tetap bersikeras membantunya mengumpulkan semua batu permata karena sepertinya kejadian ini disebabkan olehnya. Setelah itu Se Ro langsung memisahkan batu-batu permata sesuai jenisnya tanpa mikroskop.


"Apa kau pikir kau bisa membedakan batu-batu permata itu hanya dengan matamu? Apa kau bisa membedakan batu safir pink dengan batu ruby tanpa pemeriksaan lebih lanjut?" tanya Young Won

"Sayang sekali jika aku salah" ujar Se Ro

Young Won mengatakan bahwa dia akan memeriksa semua lagi jadi sebaiknya Se Ro pergi saja. Tapi Se Ro mengacuhkannya dan tetap memisahkan batu-batu permata itu sampai selesai.


Dan setelah ia selesai memisahkan semuanya, Se Ro langsung pamit dan meminta Young Won untuk menghubunginya jika dia berubah pikiran.

"Young Won-ssi, mungkin kita akan bertemu lagi"


Tae Oh sedang meninjau lokasi tanah yang akan segera dia bangun saat sekretarisnya (namanya sekretaris Ahn) memberitahunya bahwa Jung Se Ro yang dituduh sebagai penembak Woo Jin telah dibebaskan dari penjara dengan remisi dan sekarang telah menghilang. Tae Oh tidak mengerti apa pentingnya Se Ro menghilang atau tidak.

"Bukankah lebih baik untuk tetap melacak jejaknya?" saran sekretaris Ahn

Tae Oh menyuruh sekretaris Ahn untuk menangani hal itu sendiri saja karena masalah ini berhubungan reputasinya. Sekretaris Ahn berjanji untuk melacaknya dan melaporkannya pada Tae Oh. Tae Oh lalu memberitahu sekretaris Ahn bahwa dia akan membangun apartemen, pertokoan dan sekolah.


Ketua staf Min memberitahu Young Won bahwa Se Ro memisahkan semuanya dengan benar sesuai jumlah karat, jenis batuannya, dia bahkan tidak salah dalam membedakan ruby dan safir pink. Ketua staf Min sangat kagum tapi Young Won menanggapi semuanya dengan cuek. 

"Presdir, kita pekerjakan saja Lee Eun Soo dan memulihkan tim dealer. Kau melihat resumenya kan? Pengalamannya di luar negeri sangat banyak. Sulit menemukan dealer yang sepertinya di negara kita ini"

Young Won tidak setuju dengan ide itu karena menurutnya Eun Soo adalah orang yang tidak sopan, bagaimana bisa orang sepertinya bekerja di perusahaan mereka.

Saat ketua staf Min menyatakan pendapatnya bahwa sudah saatnya memperkejakan orang menggantikan posisi Gong Woo Jin, Young Won langsung menentangnya dan mengatakan bahwa perusahaan mereka bisa tetap berjalan dengan baik bahkan tanpa tim dealer.


Saat Young Won beranjak keluar dari ruang kantornya, dia melihat Tae Oh sedang menunggunya untuk mengajaknya makan malam. Tapi Young Won langsung menolaknya dengan alasan pekerjaannya masih banyak.


Se Ro mendatangi tempat tinggalnya yang dulu, di tengah-tengah jalan tiba-tiba saja dia terhalang oleh seorang nenek yang sedang mengumpulkan kardus-kardus ke gerobaknya. Nenek itu sangat lambat melakukan pekerjaannya sampai membuat Se Ro langsung membunyikan klaksonnya dengan kesal.

Saat nenek itu berpaling untuk meminta maaf, Se Ro langsung kaget karena nenek itu ternyata neneknya sendiri. Se Ro cepat-cepat memalingkan wajahnya saat Soon Ok melihat ke mobilnya.


Se Ro lalu keluar dari mobilnya dan mengikuti neneknya sampai ke rumah, Se Ro lebih terkejut lagi saat dia melihat coretan-coretan 'Pembunuh' di dinding luar rumah.


Saat Se Ro melihat Soon Ok keluar dia cepat-cepat bersembunyi di sebuah tiang. Se Ro melihat Soon Ok membersihkan semua coretan-coretan itu seperti sebuah kebiasaan. Se Ro berusaha keras menahan suara tangisnya melihat neneknya seperti itu.


Malam harinya, Tae Oh menyuruh Young Won untuk mempekerjakan dealer baru. Tae Oh menyarankan Young Won untuk lebih menguatkan dirinya dan sadar terlepas dari apapun yang dipikirkannya atau yang dirasakannya. 

Young Won mengatakan bahwa dia tidak berniat untuk membuat Belle la Fair menjadi perusahan besar, dia hanya ingin meneruskan usaha ibunya dalam membuat perhiasan yang bagus.


Tae Oh mengatakan bahwa itu hanya mimpi yang seharusnya dipikirkan saat tidur saja dan saat dia terbangun maka Young Won haruslah berpikir bagaimana cara bertahan hidup.

"Aku bukan ayah" ujar Young Won 

Dia tidak sama dengan Tae Oh yang bisa membawa wanita simpanannya pulang ke rumah hanya dalam kurun waktu 3 bulan sejak istrinya meninggal. Tae Oh mungkin berpikir bahwa dia bodoh tapi ia tidak bisa melihat orang lain menggantikan Woo Jin.


"Jadi kau mau bagaimana?" tanya Tae Oh

Young Won mengatakan bahwa dia ingin hidup seperti sekarang ini, hidup dengan cara membiarkan hatinya tetap terluka karena hidup seperti itu terasa lebih nyaman baginya. Tapi Tae Oh tidak bisa membiarkan perusahaannya seperti sekarang ini dan bersikeras agar Young Won melakukan perintahnya.


Setelah itu Young Won memutuskan untuk kembali ke Belle la Fair, dalam perjalanannya dia teringat akan semua kenangan indahnya bersama Woo Jin, perkataan Woo Jin tentang ada matahari dibalik setiap awan, janji Woo Jin yang akan membuat Young Won terus tertawa dan saling mencintai.

Young Won membawa bunga ke kantor Woo Jin dan setelah mengganti bunga di pot dengan bunga yang baru dibawanya, Young Won membayangkan Woo Jin sedang bekerja di meja kerjanya.


Setelah pembicaraannya dengan Young Won tadi, Tae Oh termenung sampai tidak sadar Nan Joo datang ke kantornya. Saat Nan Joo memberitahunya tentang perjodohan Young Joon, Tae Oh menyuruh Nan Joo untuk mencarikan jodoh untuk Young Won dulu.

"Memangnya aku belum pernah melakukannya, tapi dia (Young Won) bahkan tidak bergeming. Jadi sekarang aku menunggu, kupikir mungkin dia butuh waktu lebih" ujar Nan Joo

Tae Oh sekarang menyesal karena seharusnya dia membiarkan Young Won menikah dengan Woo Jin. Nan Joo memintanya untuk tidak mengkahwatirkan Young Won seorang diri karena sikap Tae Oh ini membuat Nan Joo merasa sedang diabaikan.


Flashback sebelum Woo Jin dibunuh,
Tae Oh memberitahu sekretaris Ahn bahwa Woo Jin tahu tentang apa yang mereka lakukan melalui Belle la Fair, Woo Jin bahkan memiliki copy dari semua dokumen-dokumen mereka dan mengancamnya. Tae Oh menyuruh sekretaris Ahn merahasiakan masalah ini untuknya. Tae Oh juga meminta maaf pada sekretaris Ahn karena telah menyuruh sekretaris Ahn melakukan pekerjaan kotor ini.

"Sekarang dia ada di Thailand, bukankah jauh lebih mudah menyingkirkannya disana daripada di Korea? Mari kita singkirkan dia, Gong Woo Jin" ujar Tae Oh


Kembali ke masa kini,
Tae Oh menelepon sekretaris Ahn untuk menyuruhnya mencari tahu tentang dealer hebat yang dikenal ketua staf Min juga narapidana yang berada di Thailand (Se Ro).


Keesokan harinya, setelah berlatih tinju, Se Ro ditelepon oleh seseorang sampai membuat Ha Ma kaget karena sudah ada yang menelepon Se Ro. Se Ro mengatakan bahwa hanya ada satu tempat yang tahu tentangnya.


Se Ro lalu pergi ke sebuah restoran untuk menemui orang yang meneleponnya, Tae Oh (Tae Oh hanya tahu dia bernama Lee Eun Soo bukan Jung Se Ro). Tae Oh menawarinya minuman beralkohol tapi Se Ro langsung menolaknya dengan alasan dia harus menyetir. Maka Tae Oh pun meminta Se Ro menuangkan minuman itu untuknya, tapi Se Ro tidak mau melakukannya.

"Kudengar kau dealer perhiasan bertaraf internasional" 

"Dan anda?" tanya Se Ro yang pura-pura tak tahu tentang Tae Oh


Se Ro mengatakan bahwa dia datang tanpa mengetahui apapun tentangnya bahkan sekalipun dia diberitahu bahwa dia akan tahu dengan siapa dia akan bertemu tapi tetap saja dia tidak mengenal Tae Oh. Maka Tae Oh pun akhirnya memperkenalkan dirinya adalah ayahnya presdir Belle la Fair.

Tapi karena Tae Oh tidak memperkenalkan namanya, maka Se Ro bertanya siapa namanya. Tapi Tae Oh tidak mau menjawabnya dan langsung menyuruh Se Ro untuk belajar tata krama Korea jika dia ingin bekerja di Korea.


Se Ro sekali lagi pura-pura tidak mengerti apakah dia melakukan kesalahan. Pertanyaan Se Ro itu langsung membuat Tae Oh kesal dan Se Ro memperhatikannya.


Tae Oh menjelaskan dengan sopan bahwa pekerjaan dealer adalah bertemu pelanggan dan memperlakukan mereka dengan layak, tapi setelah melihat sikap tidak sopan Se Ro, Tae Oh merasa dia telah menyia-nyiakan waktunya.

"Anggap saja ini tidak pernah terjadi" ujar Tae Oh

"Saya juga meluangkan waktu diantara kesibukan saya untuk datang kemari, jadi tidak bisakah anda memberitahu saya kenapa anda ingin bertemu saya? Apa mungkin... anda ingin mempekerjakan saya?"

"Benar, tapi kurasa aku tahu kenapa putriku menolakmu"

Se Ro tersenyum mendengarnya "Saya mengerti, suatu kehormatan bertemu dengan anda"


Tae Oh lalu bertanya kenapa Se Ro memilih Belle la Fair jika dengan resumenya dia bisa bekerja di perusahaan yang jauh lebih besar. Se Ro mengatakan bahwa dia ingin bekerja di Belle la Fair karena Belle la Fair tidak punya tim dealer. Jika dia bekerja disana maka dia bisa membentuk dan mengurusi tim dealernya sendiri.

Se Ro yakin dia bisa membuat banyak uang untuk Tae Oh, tapi sekarang tidak ada yang bisa dilakukannya karena Tae Oh baru saja menolaknya. Tae Oh lalu bertanya bagaimana dia bisa mempercayai keyakinan Se Ro itu.


Se Ro lalu menuangkan minuman untuk Tae Oh dan memberitahunya tentang berlian bernama Angle's Tear yang akan segera didatangkan ke Korea.

Sebuah berlian berkualitas terbaik yang akan dipamerkan dan pastinya akan banyak tempat seperti aula pameran, mall dan brand perhiasan mewah yang berebut untuk menjadi tuan rumah pameran berlian itu.

"Jika saya berhasil mendapatkan hak untuk menjadi tuan rumah bagi pameran perhiasan itu, apakah anda akan puas?" tanya Se Ro


Bersambung ke part 2

3 comments

makin seru ceritanya, gomawo udah buat sinopnya.

wuaa . Makasi^^ Mb Udah Bwat . Hwaiting Part 2 nya^^#

Gumawo unni udah d lanjutin,
d tunggu part.2nya ^.^

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon