Powered by Blogger.

Reminder: Jung Se Ro berpura-pura menjadi Lee Eun Soo dan dalam sinopsis ini aku masih menggunakan nama Se Ro ^^


Se Ro kembali ke dalam gedung Belle la Fair dan langsung menuju ke kantor kosong Woo Jin untuk mencari map yang tadi ditendangnya ke sebuah kolong. Tapi belum sempat dia membuka map itu, tiba-tiba Se Ro mendengar suara langkah kaki mendekat. Dia cepat-cepat mematikan senternya lalu bersembunyi di belakang meja kerja Woo Jin.

Yang datang ternyata Young Won yang datang untuk curhat dan memberitahu errr... arwah Woo Jin bahwa Se Ro sudah dibebaskan dari penjara. Young Won tidak mengerti kenapa sekarang Se Ro muncul, apakah dia muncul untuk pamer diri dia sudah bebas.

"Atau mungkin dia menyimpan dendam padaku? Kau bahkan tidak akan bisa kembali lagi, lalu punya hak apa dia?"

Se Ro langsung tersenyum mendengarkan semua curhatan Young Won.



Setelah itu, Se Ro kembali ke apartemennya yang mewah untuk mempelajari semua dokumen yang tersimpan didalam map itu.


Keesokan harinya, Se Ro merenung di markas sambil mendengarkan perdebatan antara Kim Hong dan Ha ma. Kim Hong merasa frustasi karena ia merasa Ha Ma tidak bisa mengerti apapun yang dijelaskannya tentang rencana penipuan mereka pada Belle la Fair. 

Namun sayangnya Ha Ma jauh lebih mengerti daripadanya. Ha Ma mengerti bahwa mereka ingin semua uang dari Belle la Fair mengalir ke perusahaan milik Kang Jae. Yang tidak Ha Ma mengerti hanyalah kenapa mereka bersusah payah melakukan pekerjaan yang berbahaya semacam ini jika mereka bisa menjadi kaya dengan menjual berlian palsu lalu melarikan diri.


Kang Jae yang baru datang langsung memberitahu Ha Ma bahwa jika Ha Ma merasa tidak menyukai rencana mereka maka dia bisa keluar mumpung saat ini masih belum terlambat. 

Saat Ha Ma melihat Kang Jae dia langsung heran karena hari ini Kang Jae berpakaian bagus. Kang Jae memberitahu mereka bahwa hari ini adalah opening pameran Angel's Tear. Mendengar hal itu, Kim Hong dan Ha Ma langsung kaget karena dia dan Ha Ma tidak mengetahuinya.

"Lalu bagaimana dengan kami (dia dan Ha Ma) apakah kami ditinggal?"


Ha Ma langsung protes saat dia mendengar Kim Hong menggunakan kata 'kami' karena dia tidak mau dianggap sebagai pasangan dengan Kim Hong.


Saat Se Ro melihat kedatangan Kang Jae dia langsung mengajak Kang Jae ke atap. Se Ro lalu menunjukkan dokumen yang ditemukannya di kantor Woo Jin pada Kang Jae. Se Ro memberitahu bahwa dokumen itu adalah laporan keuangan Belle la Fair tahun yang lalu.

Menurut dokumen itu, 5 tahun yang lalu Belle la Fair membeli banyak sekali batu permata di Hong Kong. Kang Jae tidak mengerti apa masalahnya, Belle la Fair membeli banyak batu permata pasti untuk dijual kembali.

"Jika dokumen itu benar, Belle la Fair seharusnya sudah dinyatakan bangkrut karena banyak sekali uang yang mengalir keluar dari Belle la Fair"

"Maksudmu mereka mencuri uang di Hong Kong?"


Se Ro juga tidak terlalu yakin karena itulah sebaiknya mereka mencari tahu tentang perusahaan yang bernama HK distribution yang tercantum di dokumen itu. Kang Jae jadi penasaran dari mana Se Ro mendapatkan dokumen itu, tapi Se Ro hanya diam saja.


Setelah Se Ro pergi duluan untuk bertemu Young Won sementara Kang Jae menyuruh sekretarisnya alias Jae In untuk mengantarkan dokumen dari Se Ro itu pada Kim Hong dan suruh Kim Hong mencari tahu tentang perusahaan HK distribution. 

Tapi Jae In tidak mau, malah menyuruh sang bos alias Kang Jae sendiri untuk menyerahkan dokumen itu sendiri pada Kim Hong.


Pameran Angel's Tear pun akhirnya dimulai dan Kang Jae sebagai pemilik Angel's Tear memberi ceramah tentang harapannya untuk membantu meningkatkan pasar perhiasan Korea dengan berlian Angel's Tear-nya tersebut. Saat Kang Jae berceramah, Se Ro mengawasi semuanya dalam  diam dan Young Joon malah menguap bosan.


Saat Kang Jae, Young Won, Nan Joo dan Young Joon meresmikan pembukaan pameran Angel's Tear dengan potong pita. Kim Hong tiba-tiba muncul di belakang Se Ro untuk memberitahu Se Ro bahwa dia sudah menemukan informasi tentang perusahaan HK distribution.


Kim Hong, Jae In dan Se Ro lalu pergi ke tempat yang sepi dimana Kim Hong memberitahu mereka bahwa dia menemukan informasi kasus pencucian uang yang dilakukan oleh Belle la Fair. Kim Hong menemukan ada 3 perusahaan yang alamatnya sama di Hong Kong dan dia yakin 99% bahwa HK distribution adalah perusahaan fiktif yang digunakan oleh Belle la Fair untuk melakukan pencucian uang.

"Jadi uang yang mereka curi tidak sedikit?" tanya Se Ro

Kim Hong langsung membenarkannya. Jae In malah merasa senang setelah mengetahui kasus pencucian uang yang dilakukan oleh Belle la Fair ini karena dengan begitu mereka jadi tahu kelemahan Belle la Fair. Setelah memikirkannya sejenak, Se Ro lalu pergi membawa dokumen itu kembali ke tempat acara pameran berlangsung. 


Di tempat acara, Se Ro melihat Young Won sedang berpidato tentang perhiasan. Young Won mengatakan bahwa perhiasan bukanlah barang mewah tapi barang berharga. Perhiasan adalah hadiah untuk kita berikan pada seseorang yang kita cintai juga untuk untuk diri kita sendiri. 

Perhiasan adalah keberuntungan yang turun dari surga melalui kelingking tangan kanan yang kemudian terus mengalir sampai ke kelingking tangan kiri.

"Karena itulah untuk mencegah agar keberuntungan tidak pergi, kita memakai cincin di kelingking tangan kiri. Saya harap semua perhiasan yang dibuat oleh Belle la Fair, menjadi cincin di kelingking tangan kiri yang bisa mencegah keberuntungan agar tidak pergi" ujar Young Won sambil menunjukkan cincin di kelingking jari kirinya

"Wanita yang lucu" ejek Se Ro


Saat Young Won masih melanjutkan pidatonya, Se Ro langsung berjalan maju menuju ke arah Young Won. Namun saat Young Won mengakhiri ceramahnya, Se Ro langsung berhenti dan menatap Young Won dengan benci.


Setelah itu, Se Ro langsung pergi ke studionya Young Won untuk meninggalkan dokumen itu disana lalu menulis nama Jung Se Ro di atas dokumen itu. Kim Hong yang melihatnya, bingung sendiri kenapa Se Ro meninggalkan dokumen itu disana, tapi Se Ro tidak mau memberinya penjelasan apapun.


Setelah selesai menyampaikan pidatonya, Young Won meminta ketua staf Min mengurus acaranya sementara dia akan istirahat sebentar di studionya. Namun sesampainya di studio, Young Won tidak bisa istirahat dengan tenang saat dia melihat dokumen yang berasal dari Jung Se Ro. 

Young Won sangat terkejut dan ketakutan melihat dokumen itu, namun kemudian dia memutuskan untuk melihat dan membaca isinya. 


Setelah selesai membaca dokumen itu, Young Won langsung kembali ke tempat acara pameran untuk mencari keberadaan Se Ro. Saat ketua staf Min menghampirinya, Young Won langsung memberitahunya bahwa Se Ro datang ke acara pameran mereka. 

Young Won terus memanggil nama Se Ro dengan panik bahkan sampai berteriak dan membuat Kang Jae  dan Jae In yang melihatnya langsung saling berpandangan.


Saat Kang Jae, Jae In dan Kim Hong pergi dari acara pameran, Kang Jae langsung curiga Se Ro telah melakukan sesuatu sampai Young Won meneriakkan nama Se Ro seperti itu. Tapi Jae In berusaha keras membela Se Ro bahkan saat Kim Hong hendak memberitahu Kang Jae tentang yang tadi dilakukan Se Ro, Jae In langsung cepat-cepat menghentikannya.


Saat Jae In dan Kim Hong kembali ke markas, Jae In meminta Kim Hong untuk tidak mengatakan apapun tentang masalah ini pada Kang Jae, karena dia tidak mau Kang Jae dan Se Ro berpisah.


Sementara itu Young Won pergi untuk mencari Tae Oh bahkan sampai menghadang mobil Tae Oh untuk menanyakan apa yang telah dilakukan oleh Tae Oh dengan menggunakan Belle la Fair miliknya. Tae Oh tidak mengerti apa maksud Young Won lalu menyuruh Young Won untuk masuk ke mobilnya.

Tapi Young Won hanya membuka pintu mobilnya dan langsung memberitahu Tae Oh tentang isi dokumen yang tadi dibacanya bahwa Belle la Fair pernah membeli batu permata dalam jumlah besar di Hong Kong padahal Young Won sama sekali tak pernah mengetahui masalah itu. Tae Oh kaget tapi dia berusaha untuk tetap tenang dan langsung pura-pura tak mengerti apa maksud Young Won.


"Ayah pernah mengatakan bahwa ayah yang akan mengurus perusahaan. Apakah ayah melakukannya untuk melakukan hal ini?" 

Apakah ini yang dimaksud Tae Oh saat Tae Oh mengatakan padanya untuk membuat cincin saja sementara Tae Oh mengurus hal yang lainnya. Tae Oh tetap tenang dan berpura-pura tak mengerti, tapi Young Won tahu kalau Tae Oh hanya berpura-pura.

"Apa ayah masih melakukan pencucian uang? Laporan yang kulihat tentang kejadian 5 tahun yang lalu. Apa ayah masih menggunakan Belle la Fair, apa ayah masih melakukan kejahatan dengan menggunakan Belle la Fair peninggalan ibu?" 

Apa yang sebenarnya telah dilakukan oleh Tae Oh saat Young Won membuat cincin-cincin seperti orang bodoh. 


Tapi Tae Oh tetap berpura-pura tak tahu malah dengan tenangnya memberitahu Young Won bahwa yang menangani urusan Belle la Fair adalah sekretaris Ahn. Kali ini penyangkalan Tae Oh itu benar-benar membuat Young Won marah pada Tae Oh. Young Won mengerti bahwa dia tidak akan bisa mengalahkan Tae Oh tapi Young Won memohon agar Tae Oh berhenti.

"Ayah bukan orang jahat dan aku bukan orang bodoh"

Young Won lalu memperlihatkan dokumen yang ditinggalkan oleh Se Ro "Orang yang memberiku ini, apa ayah tahu dia siapa?"


Sesampainya di rumah, Tae Oh sangat marah pada sekretaris Ahn bahkan sampai memukuli dan menamparnya karena berkat kecerobohan sekretaris Ahn dokumen malah jatuh ke tangan Jung Se Ro. 

Tae Oh yakin Se Ro mengirim dokumen itu pada mereka untuk balas dendam karena itulah Tae Oh memerintahkan sekretaris Ahn untuk membawa Se Ro padanya secepat mungkin.


Semua kejadian yang menimpanya selama seharian ini membuat Young Won hanya bisa termenung di trotoar. Saat Se Ro melihatnya, Se Ro langsung menghampirinya dan menawarinya tumpangan.

"Udaranya dingin, masuklah. aku sebenarnya ingin langsung pergi, tapi kau kelihatan seperti anak hilang"

Young Won menolak tawarannya tapi Se Ro langsung menyeret Young Won masuk ke mobilnya. 


Young Won lalu meminta Se Ro untuk mengantarkannya ke kantor polisi terdekat karena dia ingin mencari seseorang.


Sesampainya di kantor polisi, polisi memberitahu Young Won bahwa mereka tidak bisa mengkonfirmasi identitas dengan mudah bahkan sekalipun orang yang dicarinya adalah seorang penipu karena tidak ada informasi apapun di kartu pos yang diterima Young Won. Saat polisi meminta Young Won untuk menyerahkan dokumen yang diterimanya dari Se Ro, Young Won langsung menolak memberikannya.


"Penipu juga hak" polisi berusaha membela Se Ro

"Hak apa yang dimiliki oleh seorang pembunuh?!" teriak Young Won

Mendengar hal itu, Se Ro langsung beranjak pergi namun dia langsung berhenti saat dia mendengar Young Won berteriak memberitahu polisi bahwa dia juga korban, pernikahannya dan hidupnya hancur karena Se Ro. 


Se Ro lalu menghampirinya untuk mengajaknya pergi. Dan saat Young Won tetap bersikeras memohon pada polisi untuk mempertemukannya dengan Se Ro, Se Ro langsung kesal lalu menarik Young Won sampai berdiri. Se Ro lalu memberitahu Young Won bahwa polisi tidak bisa membantunya.

Young Won langsung berteriak marah dan berusaha melepaskan genggaman tangan Se Ro "Lepaskan aku. Siapa kau berani bicara..." 

"Han Young Won-ssi!" teriak Se Ro "Kubilang, ayo pergi!"


Setelah mereka keluar dari kantor polisi, Se Ro langsung mengambalikan tas Young Won lalu berlalu pergi meninggalkannya. Namun sebelum dia sempat pergi jauh Young Won bertanya padanya.

"Apakah kau akan mencarikan Jung Se Ro untukku?"


Pertanyaan itu langsung membuat Se Ro berhenti dan berpaling kembali pada Young Won. Young Won memohon bantuannya karena tadi Se Ro sudah melihat dan mengetahui semuanya, tidak ada orang lain lagi yang bisa Young Won mintai bantuan.

"Tolong... temukan Jung Se Ro"

Saat Se Ro ingin bertanya tentang dokumen itu, Young Won langsung memberitahunya bahwa dokumen itu tidak penting. Young Won ingin bertemu Se Ro karena dia ingin menanyakan sesuatu pada Se Ro.

"Kenapa dia melakukannya?" itulah pertanyaan yang ingin Young Won tanyakan jika dia bertemu dengan Jung Se Ro


Bersambung ke part 3

2 comments

Oke deh ditunggu kelanjutannya...

Smpe Gtu young won Cri Sero ,padahal sero dideketx XD# Teriak di,kantor polisi .Gumawo Mb^^ Ditunggu part 3

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon