Powered by Blogger.


Di restoran yang sama, Young Won dan Se Ro bertemu dengan Kang Jae dan Jae In untuk membicarakan masalah pemesanan model berlian yang ingin dibeli oleh Belle la Fair dari FL Gemstone (perusahaannya Kang Jae). Young Won menginginkan model berlian berwarna bukan cuma berlian putih biasa. 

Kang Jae langsung menyetujuinya, tapi dengan syarat, yaitu Belle la Fair harus membeli berlian dari mereka secara eksklusif senilai $100 juta per tahun. Young Won langsung kaget mendengar jumlahnya sementara Se Ro diam-diam tersenyum.



Kang Jae dan Jae In lalu menunjukkan beberapa butir berlian berwarna biru yang menurut Jae In bisa meningkatkan penjualan Belle la Fair jika FL Gemstone mensuplai berlian biru itu pada Belle la Fair. Young Won terkejut melihat berlian biru itu, ia lalu bertanya ragu-ragu apakah berlian biru itu asli. 

"Iya, ini adalah berlian biru asli" ujar Kang Jae

Young Won heran kenapa mereka bisa menjual berlian biru padahal Young Won sendiri saja baru pertama kali ini melihat berlian biru. Jae In langsung mengingatkan Young Won bahwa dia sudah pernah melihat berlian biru sebelumnya yaitu Angel's Tear.

"Angel's Tear adalah benda sejarah" ujar Young Won

"Benda sejarah itu sekarang bisa anda buat di Belle la Fair" ujar Kang Jae


Kang Jae mengatakan bahwa penawarannya ini bisa saling menguntungkan kedua belah pihak dengan begitu perusahaan mereka bisa tumbuh bersama-sama. 

Tapi tiba-tiba saja Se Ro membuat Young Won terkejut saat dia menolak penawaran Kang Jae karena dia merasa penawaran itu tidak masuk akal, dia juga merasa ragu apakah mereka benar-benar bisa membuat keuntungan dengan berlian biru dan terlebih lagi kontrak ekslusif yang mereka tawarkan terlalu beresiko.

Young Won begitu bingung dengan sikap Se Ro sampai-sampai dia tidak bisa berkata apapun bahkan saat Kang Jae tiba-tiba mengakhiri acara meeting mereka ini.


Saat mereka keluar, mereka bertemu dengan Tae Oh dan Nan Joo yang juga baru selesai makan siang. Young Won lalu memperkenalkan ayahnya itu pada Kang Jae dan Jae In.

Mereka lalu saling berbincang dengan ramah. Nan Joo mengenali Kang Jae sebagai presiden FL Gemstone dan Kang Jae pun mengenali Nan Joo yang pernah datang ke pameran bersama dengan putranya. Setelah saling menyapa dan berbincang ramah, mereka kemudian pergi.


Se Ro pergi bersama dengan komplotannya. Jae In mengeluhkan sikap Young Won yang terlalu rumit, dia bertanya-tanya apakah Young Won akan percaya pada mereka jika Lee Eun Soo percaya pada mereka. Tapi Kang Jae meragukan hal itu. Mereka lalu saling membicarakan anggota keluarga Young Won yang baru mereka temui tadi.

Kang Jae merasa ayahnya Young Won bukan orang sembarangan dan Jae In juga merasa ibunya Young Won bukan orang sembarangan juga. Jae In lalu bertanya pada Se Ro, orang seperti apakah Han Young Won itu. Tapi Se Ro hanya diam saja menanggapi pertanyaan itu.


Saat Soon Ok sedang menarik gerobaknya, tiba-tiba sekretaris Ahn datang untuk berbohong pada Soon Ok bahwa dia sudah menemukan Se Ro. Soon Ok langsung terkejut mendengarnya dan mempercayai omongan sekretaris Ahn bahkan memohon pada sekretaris Ahn untuk membawanya menemui Se Ro.


Sekretaris Ahn lalu membawa Soon Ok pergi sementara anak buah Kang Jae yang bertugas mengawasi Soon Ok, melihat kejadian ini dan langsung melaporkannya pada Kang Jae.


Kang Jae terkejut kenapa sekretaris Ahn menemui Soon Ok, ia lalu memerintahkan anak buahnya untuk tidak bertindak gegabah dan pergi ke rumah Soon Ok dulu.


Namun sayangnya, anak buah sekretaris Ahn sudah tiba lebih dulu di rumahnya Soon Ok untuk mencari apa saja yang ada hubungannya dengan Se Ro. anak buah sekretaris Ahn langsung mengobrak-abrik seluruh isi rumah Soon Ok sampai saat dia menemukan sebuah album foto. Dia lalu membuka album foto yang berisi foto-foto Se Ro mulai dari saat dia masih bayi sampai saat dia dewasa.


Saat dia hendak mengambil foto Se Ro dewasa, tiba-tiba saja 3 orang polisi datang dan membuat anak buah sekretaris Ahn itu langsung melarikan diri. Anak buah Kang Jae yang bersembunyi di belakang sebuah tembok langsung bernapas lega setelah melihat polisi mengejar anak buah sekretaris Ahn itu.


Sementara itu, Se Ro dipanggil oleh Tae Oh ke kantornya. Tae Oh memberitahu Se Ro bahwa dia membesarkan Young Won bagai sebuah tanaman yang berharga. Tae Oh juga tidak mau tangan Young Won berbau uang dan tidak suka mendengar kata-kata kotor keluar dari mulut cantiknya.

Karena itulah, dia menunjuk sekretaris Ahn untuk menangani urusan keuangan Belle la Fair. Dan karena pekerjaan dealer yang dilakukan Se Ro nantinya berhubungan dengan keuangan maka dia akan banyak berurusan dengan sekretaris Ahn. Se Ro jadi bingung lalu apa peran Young Won yang sebenarnya dalam perusahaan.

"Ah, kau tidak perlu berpikir macam-macam. Aku hanya membantu dalam masalah keuangan. Belle la Fair akan selalu menjadi perusahaan yang dipimpin oleh Young Won"


Tapi Tae Oh ingin Se Ro selalu berada di samping Young Won dan membantunya. Tae Oh merasa sangat khawatir dengan putrinya karena itulah dia meminta bantuan Se Ro untuk selalu mengawasi Young Won dan melaporkan semuanya pada Tae Oh. Misalnya apa saja yang Young Won lakukan atau apa saja kegiatan mingguan Young Won. Tae Oh bahkan menjanjikan gaji tambahan untuk aksi Se Ro sebagai mata-mata.

"Aka saya tanyakan pada Han Young Won-ssi tentang masalah ini" jawab Se Ro

Tae Oh langsung terkejut mendengarnya. Tapi Se Ro beralasan bahwa dia harus meminta izin Young Won dulu apakah dia boleh mengawasi gerak-geriknya lalu melaporkannya pada Tae Oh atau tidak karena semua ini adalah urusannya Young Won.

"Kau bilang apa?" Tae Oh marah dengan jawaban Se Ro


Percakapan mereka tiba-tiba terhenti saat ponsel Tae Oh berbunyi. Saat dia menjawabnya, orang yang meneleponnya mengatakan bahwa dia adalah Jung Se Ro. Tae Oh terkejut mendapat telepon dari Se Ro sementara Se Ro yang asli jauh lebih terkejut lagi mendengar Tae Oh bicara di telepon dengan orang yang mengaku bernama se Ro.


Sebelum Tae Oh melanjutkan percakapannya di telepon, dia mengusir Se Ro (yang asli) dulu. Setelah Se Ro keluar, Tae Oh langsung melanjutkan percakapan teleponnya yang ternyata berasal dari Kang Jae yang mengaku sebagai Se Ro.

Kang Jae mengatakan bahwa dia memiliki dokumen-dokumen asli tentang semua bukti-bukti pencucian uang yang dilakukan oleh Belle la Fair termasuk diantaranya adalah bukti-bukti transaksi HK distribution di Hong Kong.

"Berapa banyak (uang) yang bisa anda berikan pada saya?" tanya Kang Jae pada Tae Oh

"Seharusnya kau menanyakan uang sejak awal, kenapa kau malah bermain-main? Berapa yang kau inginkan?" 

"2 juta won saja" ujar Kang Jae


Tapi sebelum itu, Tae Oh penasaran dari mana dia mendapat dokumen asli itu. Tapi Kang Jae merasa tidak perlu untuk menjelaskannya dan langsung menyuruh Tae Oh untuk datang malam ini dan bertemu dengannya untuk melakukan serah terima dan mengakhiri segalanya sampai disini.

Kang Jae juga meminta Tae Oh untuk berhenti mengganggu neneknya, dia akan mengambil uangnya lalu melarikan diri dan Tae Oh juga tidak perlu lagi mencarinya.

"Karena kau hanya mengemis uang maka jangan pernah muncul lagi" perintah Tae Oh

Kang Jae langsung membenarkan perkataannya, dia bukan mengemis uang tapi mengambil uang dari seorang pria tua yang tidak mau membayar pajak dan menggelapkan uang.

"Dan juga, jika kau sampai menyentuh nenekku lagi maka aku tidak akan tinggal diam"


Ternyata semua percakapan telepon ini didengar oleh Se Ro dari balik pintu. Dia langsung teringat saat dia memberikan dokumen asli itu pada Kang Jae saat dia mabuk.


Dan sekarang Se Ro langsung menyesali perbuatannya itu. Saat masih menguping, tiba-tiba saja Young Won muncul dan langsung melihat Se Ro dengan heran.


Sebelum Young Won sempat bicara apapun, Se Ro langsung pergi dan Young Won langsung mengikutinya untuk bertanya apa alasannya datang ke kantor ayahnya, apakah terjadi sesuatu dengan ayahnya.

"Terjadi sesuatu padamu bukan aku" jawab Se Ro

"Apa maksudmu?"


Se Ro langsung berhenti lalu berpaling pada Young Won untuk memberitahu Young Won apa yang barusan ia dengar yaitu Tae Oh sedang membuat perjanjian dengan Jung Se Ro, orang yang Young Won benci.

"Kau memintaku untuk menemukan Jung Se Ro dan ayahmu memberi uang pada Jung Se Ro"

"Apa maksudmu memberikan uang?"


Se Ro menyuruh Young Won bertanya langsung saja pada ayahnya, dia lalu mendekati Young Won untuk memberitahu Young Won bahwa menurut pendapatnya, Tae Oh tidak ada bedanya dengan ayahnya Jung Se Ro yang seorang penipu. Dan akibat kata-kata kasarnya itu, Young Won langsung menamparnya.

Young Won tidak mengerti kenapa Se Ro bersikap seperti ini tentang ayahnya, kenapa dia bicara sekasar itu tentang ayahnya, kenapa Se Ro begitu marah pada ayahnya. Se Ro mengatakan bahwa dia marah karena merasa frustasi dengan Young Won tidak mengetahui apa yang ia ketahui.

"Kalau begitu katakan padaku agar aku mengerti"

"Jangan bertanya padaku. Tanyakan sendiri pada ayahmu"


Setelah mendengar saran Se Ro itu, Young Won langsung pergi menemui Tae Oh ke kantornya. Sebelum Young Won menanyakan apapun, Tae Oh langsung memberitahunya bahwa dia sudah mengurus Se Ro dengan uang. Young Won langsung marah mendengarnya, bagaimana bisa Tae Oh melakukan itu padahal Se Ro adalah pembunuh Woo Jin.

"Hentikan!" teriak Se Ro untuk membuat Young Won diam. Dia lalu meminta Young Won untuk tidak lagi menyebut-nyebut nama Woo Jin ataupun Se Ro didepannya.


Saat Kang Jae dan Jae In keluar dari markas. Kang Jae mengatakan tentang kecurigaannya pada Jae In tentang siapa pembunuh Woo Jin. Kang Jae yakin bahwa Tae Oh adalah orang yang telah membunuh Woo Jin. Dokumen itu ditemukan dibawah laci meja kerjanya Woo Jin, jadi Woo Jin pasti tahu tentang bisnis yang dilakukan oleh Tae Oh dan pasti karena itulah Woo Jin sampai dibunuh.


Saat masih asyik berdiskusi dengan Jae In, tiba-tiba Se Ro datang dan langsung marah-marah pada Kang Jae yang menukar dokumen asli itu untuk 2 juta won.

"Apa hyung pikir aku mau uang kotor itu? Menurutmu kenapa aku memberimu dokumen asli itu?"

Kenapa Kang Jae ingin mengubah Se Ro menjadi orang yang bisa dibeli dengan uang. Tapi Kang Jae langsung bertanya balik apakah Se Ro marah karena jumlah uangnya sedikit, apa ia mau lebih.


"Bagi mereka, uang itu cuma sampah. Mereka membuang uang itu pada orang lain lalu memberitahu orang-orang bahwa dunia adalah tempat yang indah. Dan setelah itu mereka akan tidur dengan nyenyak!" teriak Se Ro

"Bagi kita uang itu bukan sampah" Kang Jae memberitahu Se Ro bahwa anak buahnya yang bernama Cha Pyo yang akan mengambil uangnya dan setelah itu mereka akan membagi-bagi uangnya.

Saat Se Ro tetap bersikeras bahwa dia tidak membutuhkan uangnya, Kang Jae langsung memberitahu Se Ro untuk tetap menerima uangnya dan Kang Jae akan memastikan Se Ro menerima uangnya.


Setelah itu, Se Ro mendatangi Ha Ma yang memberi penjelasan pada Se Ro bahwa Kang Jae melakukan hal ini demi menyelamatkan neneknya Se Ro dan supaya masalah Jung Se Ro dengan orang-orang itu bisa selesai, karena itulah sebaiknya Se Ro tidak lagi mengganggu orang-orang itu dengan masalah Jung Se Ro.

"Menurutku, kau berhutang budi pada Kang Jae karena dia menyelesaikan masalah besar" ujar Ha Ma

"Dimana nenekku?" tanya Se Ro


Malam harinya, Young Won datang lagi ke rumah Soon Ok. Young Won melihat rumah Soon Ok tidak terkunci maka dia langsung masuk dan langsung terkejut saat dia melihat semua barang-barang Soon Ok berantakan dan tidak ada orang di rumah.

Young Won lalu berusaha membantu membersihkan rumah Soon Ok dan saat dia memindahkan sebuah selimut, secara tak sengaja dia menutupi album foto Se Ro dengan selimut itu. Tiba-tiba Young Won melihat sesuatu yang menarik perhatiannya, yaitu beberapa perhiasan milik Soon Ok yang bertebaran di lantai.


Saat itu tiba-tiba Soon Ok pulang. Saat dia melihat Young Won dan rumahnya berantakan, Soon Ok langsung bertanya apakah Young Won yang membuat rumahnya berantakan. Young Won hanya diam dan tidak menjawabnya sama sekali.


"Apa kau sedang membutuhkan uang?" tanya Soon Ok saat dia melihat Young Won memegang perhiasan miliknya

Young Won langsung mengiyakannya dan langsung mengumpulkan semua perhiasan Soon Ok. Soon Ok sama sekali tidak marah padanya malah dengan santainya menyuruh Young Won untuk membuat uang yang banyak dengan perhiasan itu.

"Kenapa kau tidak mengacak-acak lagi? Aku tidak punya apapun"

"Aku berniat melakukannya, tapi nenek datang duluan" ujar Young Won


Young Won lalu beranjak pergi dengan kesal. Namun saat dia hendak keluar, secara tak sengaja dia menjatuhkan beberapa barang. Young Won langsung berhenti untuk membereskan barang-barang yang dijatuhkannya itu dan bertanya pada Soon Ok.

"Kenapa anda miskin? Kenapa nenek miskin? Kenapa nenek begitu lemah dan miskin sampai aku tidak bisa marah-marah pada nenek?"


Setelah mendengar pertanyaan itu, Soon Ok tidak menjawab malah langsung bernyanyi sambil membersihkan barang-barangnya yang berantakan. Young Won langsung menangis saat ia berpaling pada Soon Ok. Young Won heran bagaimana bisa Soon Ok menyanyi disaat seperti ini.

"Lalu aku harus bagaimana? Apa yang bisa kukatakan pada nona? Bagaimana aku harus memberitahukan semuanya padamu. Jadi aku hanya bisa bernyanyi"


Bersambung ke part 3

2 comments

aq ikutin drama ni dr awal....d tggi ya sinop slnjutnya

Thanks sinopsis nya oenni..
D'tunggu slnjtnya..
Semangatttt...

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon