Powered by Blogger.


Young Won hampir terjatuh jika saja Se Ro tidak segera menangkapnya. Young Won menggumamkan nama Woo Jin dengan sedih dan Se Ro memintanya untuk menunggu sebentar, namun Young Won begitu sedih sampai akhirnya dia terjatuh ke lantai meneriakkan nama Woo Jin berkali-kali dengan sedih.

Se Ro lalu pergi meninggalkannya sendirian di kantor tanpa memberi Young Won jawaban tentang kenapa dia datang mencari Young Won tengah malam seperti ini. Young Won langsung mengejarnya untuk menuntut jawaban dari Se Ro.



Se Ro tidak mau mengatakannya tapi Young Won tetap bersikeras, maka Se Ro pun hanya memberitahunya tentang dugaannya tentang Tae Oh yang bermain-main dengan uang perusahaan, dan tidak memberitahu Young Won tentang dugaannya tentang Tae Oh membunuh Woo Jin. 

Young Won langsung terkejut bagaimana Se Ro bisa tahu tentang masalah penggelapan uang yang dilakukan oleh ayahnya.

"Tidak mungkin kau tidak tahu kecuali jika kau bodoh" ujar Se Ro


Sekarang Se Ro menyadari bahwa Young Won tidak akan bisa mengalahkan ayahnya dan jika Young Won memang ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi maka sebaiknya dia menerobos langsung ke ruang rahasia ayahnya dan memeriksanya sendiri. Atau jika tidak maka dia bisa bersiap untuk kehilangan segala untuk melawan ayahnya.

"Kau putrinya, apa mungkin dia akan membunuhmu?"

Tapi Se Ro tahu Young Won tidak punya keberanian seperti itu, karena itulah Young Won terus menutup mata, telinga dan mulutnya dan menjalani hidupnya seperti orang bodoh.


Kang Jae pergi menemui Jae In dengan khawatir setelah meneleponnya dengan panik dan meminta Kang Jae untuk menemuinya dengannya. 

Jae In mengatakan pada Kang Jae bahwa saat dia melarikan diri dari keluarganya, dia sama sekali tidak meneteskan air mata. Namun sekarang dia menangis saat ia menyadari Se Ro tahu siapa orang yang telah menjebaknya.

Kang Jae langsung mendesah karena dia tahu bahwa Se Ro pasti akan mengetahuinya cepat atau lambat, Kang Jae merasa memang jauh lebih baik bagi Se Ro untuk mengetahuinya.

"Aku benar-benar benci diriku sendiri" teriak Jae In frustasi


Jae In sekarang merasa bersalah karena dulu dia tidak memberi kesaksian bahwa dia adalah saksi utama yang melihat seorang sniper menembakkan senjatanya. Jae In merasa bersalah karena tidak berhasil mengejar Se Ro saat Se Ro pergi setelah menyadari bahwa Tae Oh adalah penjahatnya.

"Perasaan itu bukan rasa bersalah, mungkin itu adalah rasa cinta" ujar Kang Jae

Kang Jae lalu menunduk untuk menghapus air mata Jae In. Ia memberitahu Jae In bahwa mereka tidak memiliki rasa bersalah, jika mereka memang merasa bersalah maka Jae In pasti tidak akan menangis didepannya karena Se Ro.



Setelah pergi dari Belle la Fair, Se Ro menelepon Tae Oh dan meminta Tae Oh untuk bertemu dengannya dengan alasan untuk membicarakan masalah Young Won.


Keesokan paginya, Se Ro mengajak Young Won ke sebuah restoran dimana Young Won langsung protes pada Se Ro karena tidak membicarakan masalah kontrak FL gemstone dengannya dulu. Tapi Se Ro merasa tidak perlu melakukannya karena yang menandatangani kontrak itu pastinya adalah Tae Oh.


Setelah Tae Oh datang, mereka bertiga duduk bersama membicarakan masalah kontrak dengan FL Gemstone. Se Ro meminta persetujuan Tae Oh untuk menandatangi kontrak dengan FL Gemstone dan meyakinkan Tae Oh bahwa sudah banyak perusahaan yang mulai bergerak untuk bekerja sama dengan FL Gemstone.

"Kita harus menandatani kontrak sebelum hal itu terjadi" ujar Se Ro

Setelah mendengarkan semua perkataan Se Ro, Tae Oh langsung berpaling pada Young Won untuk meminta pendapatnya. Young Won merasa syarat yang diajukan oleh FL Gemstone memang cukup sulit tapi dia merasa kerja sama ini bisa menguntungkan Belle la Fair juga.

"Lee Eun Soo-ssi juga mengatakan bahwa perusahaan itu bisa dipercaya"


Tapi sayangnya Tae Oh tidak mempercayai perkataan Se Ro, Tae Oh ragu bahwa berlian biru bisa tiba-tiba muncul sekarang padahal berlian biru sudah tidak diproduksi sejak tahun 2002. Dan bahkan sekalipun berlian itu asli dan sangat berharga, kenapa juga mereka membawanya ke Korea.

Karena Tae Oh tidak mau mempercayainya maka Se Ro langsung menyerahkan kertas dokumen yang bisa membuktikan berlian biru memang benar ditemukan di tambang milik FL Gemstone. Tapi Tae Oh tetap mau mempercayainya karena satu-satunya kertas yang ia percayai hanya satu yaitu uang.

Tae Oh mengembalikan dokumen itu pada Se Ro karena dia sama sekali tidak mau melihat dokumen itu. Dia hanya ingin Young Won menikmati pekerjaannya tanpa rasa malu.


"Apakah anda akan merasa canggung jika perusahaan menjadi sangat sukses" sindir Se Ro

Tae Oh langsung heran pada Se Ro apa sebenarnya alasan Se Ro bersikap untuk terlihat kuat didepannya. Se Ro langsung tertawa mendengarnya, ia lalu memberitahu Tae Oh bahwa istrinya sudah menghubungi FL Gemstone karena dia berencana untuk mengangkat anaknya Young Joon sebagai presdir Belle la Fair, Tae Oh langsung terkejut mendengarnya.


"Lee Eun Soo-ssi!" Young Won berusaha memperingatkan Se Ro untuk berhenti bicara

Tapi Se Ro tidak mau mengacuhkannya dan terus bicara memberitahu Tae Oh bahwa dia mendengarkannya sendiri bersama dengan Young Won. Saat Tae Oh bertanya kebenaran masalah ini pada Young Won, Young Won hanya terdiam dengan canggung.


Se Ro meminta Tae Oh untuk memikirkan masalah kontrak itu lagi, tapi Tae Oh tetap menolaknya dan mengatakan pada Se Ro bahwa tidak akan ada seorangpun anggota keluarganya yang akan menandatangani kontraknya.


Tae Oh lalu beranjak pergi. Saat Se Ro hendak beranjak pergi untuk mengejar Tae Oh, Young Won cepat-cepat menghalanginya. Se Ro langsung mengingatkan Young Won bahwa Young Won sendiri yang meminta bantuannya dan sekarang dia sedang melakukan apa yang ia bisa untuk membantu Young Won.

"Kenapa? Apa kau tidak suka?" tanya Se Ro

"Apa ini yang namanya membantu?" 

Young Won sudah memperingatkan Se Ro untuk merahasiakan masalah ini, karena jika masalah ini sampai diketahui Tae Oh maka masalah ini hanya akan semakin rumit, apa sekarang Se Ro bahkan mulai menggali keluarganya.

"Karena aku sudah mulai menggali maka sebaiknya aku melakukannya sampai akhir"


Se Ro lalu pergi untuk menghadang mobil Tae Oh sampai membuat mobil Tae Oh harus berhenti mendadak. Young Won berusaha untuk menghentikannya tapi Se Ro tetap tidak bergeming. Se Ro lalu berteriak pada Tae Oh dengan diselingi oleh perkataannya dalam hati.

"(Kau membunuh Gong Woo Jin!)... Apa anda tidak merasa bersalah pada putri anda? Apa anda tidak merasa bersalah?!... (padaku?)"


Mendengar Se Ro berteriak padanya, Tae Oh langsung keluar dari mobil dengan marah, bertanya-tanya apa alasan Se Ro bersikap sampai sejauh ini, Se Ro tidak boleh menjadikan masalah keluarganya sebagai lelucon dan karena inilah dia tidak menyukai Se Ro.

Se Ro memberitahu Tae Oh bahwa sekarang ini Young Won adalah orang-orangan sawah yang sedang berdiri di ladang, orang-orang sawah yang hanya bisa diam tanpa bisa menggerakkan satu jaripun bahkan ketika semua miliknya direnggut dan jantungnya dipatuk. Se Ro yakin sebagai ayahnya pasti bukan itu yang Tae Oh inginkan.

"Saya mohon lindungilah putri anda"


Dan setelah memohon pada Tae Oh, Se Ro langsung meminta maaf dan membungkuk hormat pada Tae Oh. Young Won berusaha memberi pengertian pada Tae Oh bahwa Se Ro memang seperti ini, dia tidak punya maksud apapun. 

Setelah Tae Oh pergi Young Won mengatakan bahwa dia tidak akan lagi meminta bantuan Se Ro.


Setelah itu, Se Ro kembali ke markas untuk memberitahu Kang Jae bahwa menurutnya tae Oh tidak akan menjatuhkan Young Won dari jabatan presdir Belle la Fair. Apapun yang dilakukan Tae Oh pada Belle la Fair, Young Won hanyalah seorang putri yang tidak bersalah dan tidak tahu apapun. Young Won adalah orang-orangan sawah yang dimanfaatkan oleh Tae Oh.


Kang Jae menyuruh Se Ro untuk tetap fokus pada rencana mereka sementara dia menyelidiki tentang adiknya Young Won. Tapi Kang Jae bertanya-tanya apakah Se Ro tidak akan terganggu oleh wanita yang tidak bersalah itu, apakah dia bisa menipu wanita itu.

"Walaupun dia tidak bersalah ataupun menyedihkan tapi bagiku dia hanyalah putrinya Han Tae Oh"


Malam harinya sekretaris Ahn menelepon Nan Joo untuk mengabarinya bahwa Tae Oh sudah mengetahui tentang rencana Nan Joo yang ingin bermitra dengan FL Gemstone dan membuat Young Joon sebagai presdir Belle la Fair. Nan Joo langsung panik mendengar kabar itu.

"Ini pasti takdirku, aku tidak pernah mendapatkan sekalipun mendapatkan sesuatu dengan mudah" keluh Nan Joo

Nan Joo begitu panik dan marah sampai-sampai ia langsung melempar gelas minumya sampai pecah.


Saat ia keluar kamar, ia langsung terkejut melihat kehadiran Tae Oh yang menghampirinya dengan marah. Mereka tidak berkata apapun sampai saat Young Joon datang untuk menyapa Tae Oh.


"Young Joon, bersiap-siaplah untuk belajar ke luar negeri" perintah Tae Oh

Nan Joo dan Young Joon sama-sama terkejut dengan perintah dadakan itu.



Saat Tae Oh masuk kamar, Nan Joo meyakinkan Young Joon bahwa apa yang dikatakan Tae Oh tadi bukan masalah besar, tapi Young Joon tidak percaya. Young Joon lalu menduga apakah Tae Oh sudah tahu tentang rencana mereka.

"Young Won yang memberitahunya" ujar Nan Joo

Young Joon langsung tidak percaya karena dia tahu bahwa Young Won tidak akan melakukan hal seperti itu. Nan Joo meyakinkan Young Joon bahwa dia sudah punya rencana lain karena dia sudah memperkirakan hal ini pasti akan terjadi.


Keesokan harinya, Tae Oh diberitahu oleh seseorang di telepon tentang pembicaraan yang ia dengar yang menyebutkan bahwa nama Tae Oh akan masuk kedalam daftar hitam perusahaan-perusahaan yang menghindari pajak, namun Tae Oh tidak merasa khawatir karena baginya masalah ini bukan masalah besar dan memang selalu terjadi setiap saat seperti hujan di musim hujan.


Namun setelah ia memutuskan hubungan teleponnya, senyum Tae Oh langsung menghilang. Dia lalu menelepon sekretaris Ahn untuk mengatur pertemuan dengan pengacara minggu ini.

"Dan juga, si brengs** Jung Se Ro itu. Ada sesuatu darinya yang membuatku merasa terganggu. Aku harus bertemu dengannya"

Saat sekretaris Ahn memberitahunya bahwa dia akan mencari Se Ro, Tae Oh langsung menyuruhnya untuk tidak repot melakukan itu, suruh saja Se Ro untuk datang menemuinya. Dan satu-satunya cara untuk membuat Se Ro menemui Tae Oh adalah melalui neneknya.


Sekretaris Ahn dan anak-anak buahnya pergi ke rumah Soon Ok untuk membuang semua barang-barangnya. Soon Ok sangat bingung apa yang sebenarnya terjadi, kenapa dia tiba-tiba diusir seperti ini.


Sekretaris Ahn memberitahu Soon Ok bahwa mereka melakukan ini karena ulah Se Ro, dia lalu memberikan 2 buah amplop pada Soon Ok lalu menyuruh Soon Ok untuk memberikannya pada Se Ro.

"Kalau kau pergi dari rumah, lalu bagaimana aku akan bertemu dengan Se Ro?" tanya Soon Ok bingung

Bagaimana kalau Se Ro ingin pulang ke rumahnya, ini rumah mereka, jika dia pergi maka Se Ro tidak akan bisa pulang. Sekretaris Ahn tidak mau tahu tentang itu dan langsung menyuruh anak-anak buahnya untuk bekerja lebih cepat.

"Kenapa kalian melakukan ini padaku?" teriak Soon Ok


Saat Se Ro mendengar kabar pengusiran neneknya, dia langsung pergi dengan marah sampai Kang Jae harus mengejarnya dan mengingatkannya untuk tidak bertindak gegabah agar masalah ini tidak menjadi semakin parah. Tidak ada yang bisa Se Ro lakukan dan kalau sekarang Se Ro pergi, maka semuanya selesai sampai disini.

Kang Jae meyakinkan Se Ro bahwa dia pasti akan mengurus neneknya, jadi Kang Jae memohon Se Ro untuk tenang. Kang Jae juga mengaku bersalah karena telah memprovokasi Tae Oh dengan meminta imbalan uang waktu itu.


Se Ro dengan marah mengingatkan Kang Jae bahwa dialah yang terinjak-injak jadi apakah sekarang dia tidak boleh melakukan apapun pada orang yang telah menginjak-injaknya. Kang Jae mengerti, Se Ro telah melewati banyak hal.

"Tapi musuhmu jauh lebih kuat dan lebih jahat" ujar Kang Jae

Se Ro langsung menangis mendengar perkataan Kang Jae itu.


Saat Young Won sedang berada di studionya untuk membuat perhiasan, Se Ro dan Kang Jae kembali ke markas mereka setelah Se Ro akhirnya berhasil menenangkan dirinya.

"Apa kau bisa membuka emailnya Gong Woo Jin?" tanya Se Ro tiba-tiba

"Kenapa?"

Se Ro yakin bahwa pasti ada jejak yang tertinggal saat Woo Jin memburu Tae Oh. Se Ro juga meminta Kang Jae untuk mencari tahu tentang Woo Jin juga.

"Han Young Won harus tahu, bagaimana kekasihnya mati, dan apa yang telah dilakukan oleh ayahnya"


Malam harinya, Young Won mendatangi rumah Soon Ok lagi. Saat dia masuk, dia langsung mendesah saat ia melihat rumah Soon Ok berantakan. 

Saat Soon Ok melihat Young Won datang, dia langsung meminta bantuan Young Won untuk membacakan surat yang ditinggalkan oleh sekretaris Ahn padanya untuk Se Ro.


Saat Young Won membaca suratnya, dia langsung tahu bahwa surat itu berasal dari ayahnya yang mengancam Se Ro bahwa dia tidak akan membiarkan neneknya punya rumah dimanapun, jika Soon Ok pindah ke apartemen maka Tae Oh akan membeli apartemen itu.

Jika Soon Ok pindah ke perkampungan maka Tae Oh akan memporak porandakan perkampungan itu. Mulai sekarang tidak akan ada satu inchi pun tanah d Korea yang akan bisa diinjak oleh Soon Ok.


Setelah selesai membacanya, Young Won tidak memberitahukan isinya pada Soon Ok dan hanya bertanya apakah Soon Ok punya tempat lain untuk dituju.


Bersambung ke part 2

5 comments

Gumawo Mb Ima^^ Kasihan Nenekx Sero ..

Tau g link bwt download ost'y?
Tlong infonya yaa...

Thx b4

di fanpage facebook korean drama ost download ^^

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon