Powered by Blogger.


Saat Young Won masuk ke tempat lelang secara tak sengaja dia bertemu dengan Nan Joo yang berjalan bersama dengan Kang Jae dan seorang direktur. Young Won bingung kenapa Nan Joo bisa berada disini terutama bersama dengan orang-orang itu.

Young Won dan Nan Joo lalu pergi untuk bicara berdua. Nan Joo memberitahu Young Won bahwa Young Joon akan pergi sekolah ke luar negeri dan langsung menyalahkan Young Won sebagai penyebabnya. Saat Young Won berusaha mengatakan sesuatu, Nan Joo langsung menyela untuk menawari Young Won kebenaran tentang apa yang sebenarnya ayahnya lakukan melalui Belle la Fair.




Sementara itu, Se Ro bergegas ke tempat lelang setelah diberitahu oleh Jae In bahwa Young Won sekarang sedang bersama dengan ibunya, Jae In menyuruh Se Ro untuk segera membawa Young Won pergi.

Young Won sangat terkejut saat Nan Joo memberitahunya tentang Tae Oh yang selama ini menggunakan Belle la Fair untuk mengelola dana taktis (dana cadangan) yang ia dapatkan dari orang-orang yang selama ini punya rahasia dan Tae Oh-lah yang mengetahui rahasia-rahasia itu. Dan dari situlah Tae Oh mendapatkan kekuatannya dan membangun bisnis real estatenya.


"Hentikan, aku tidak mau mendengar lagi" Young Won tidak bisa menerima kenyataan tentang ayahnya itu

Saat Young Won hendak pergi, Nan Joo langsung memberitahu Young Won bahwa Belle la fair sudah sangat ternoda. Dia juga sudah mendengar bahwa selama ini Young Won sudah bekerja keras memeriksa berbagai macam dokumen, tapi Nan Joo yakin Young Won tidak akan bisa menemukan sedikitpun kesalahan. Karenan Nan Joo tahu bahwa Tae Oh bukan orang yang ceroboh.



"Kenapa tiba-tiba kau menjadi sejujur ini?" 

Young Won bertanya-tanya bagaimana selama ini Nan Joo menahan dirinya karena saat ini dia terlihat seperti orang yang sudah menunggu sangat lama untuk melihat Young Won menderita.

"Jangan pernah menyentuh Young Joon!" teriak Nan Joo memperingatkan Young Won


Mendengar peringatan Nan Joo itu, Young Won jadi bertanya-tanya apakah selama ini kebaikan Nan Joo padanya itu palsu. Nan Joo langsung membenarkan rasa penasaran Young Won saat dia menyuruh Young Won untuk jangan pernah lagi mengharapkan keluarga mereka menjadi keluarga normal.

"Apakah pernah sekali saja kau jujur?"

Bagaimana dengan saat Nan Joo menyeterika seragamnya saat ia masih SMA, bagaimana dengan saat Nan Joo menyiapkan bekal untuknya, bagaimana dengan saat Nan Joo merawatnya saat dia sakit, bagaimana dengan saat Nan Joo menjadi pendukung utama dan satu-satunya dalam keputusannya untuk menikah dengan Woo Jin.

"Apakah semua itu palsu?" teriak Young Won

"Aku hanya berusaha untuk memainkan peran ibu dan sekarang aku ingin berhenti"


Setelah itu, Young Won langsung pergi dengan bengong, Se Ro yang melihatnya langsung berlari menghampirinya dan bertanya apakah terjadi sesuatu. Young Won bertanya-tanya apakah dia harus menuruti perkataan Se Ro yang pernah menyuruhnya untuk membobol ruang rahasia ayahnya. err... aku bingung apakah Se Ro dan Young Won sudah tahu kalau Tae Oh punya ruang rahasia?



Acara lelang akhirnya berlangsung saat Young Won termenung sendirian di halte bis.


Setelah acara lelang selesai dengan lancar, Nan Joo bertemu dengan Kang Jae untuk menandatangani kontrak kesepakatan mereka. 

Jae In memberitahu Nan Joo bahwa isi kontrak tersebut menyebutkan bahwa jika Young Joon diangkat menjadi predir Belle la Fair maka dia akan harus bertransaksi secara eksklusif dengan FL Gemstone.

"Karena ini kontrak rahasia, tolong pastikan keamanannya" ujar Nan Joo

"Baiklah" jawab Kang Jae



Tepat saat itu Young Joon tiba-tiba muncul untuk menyatakan diri bahwa dia sendiri yang akan mebubuhkan stempelnya pada surat kontrak itu. Nan Joo bertanya bagaimana Young Joon bisa tahu, dan Young Joon langsung memberitahunya bahwa dia mengetahuinya dari sekretaris Ahn. Setelah itu Young Joon langsung menggambil surat kontraknya dan membubuhkan stempelnya.


Saat malam tiba, Young Won masih termenung sedih di halte bis dan Se Ro mengawasinya dari dalam mobilnya. 

Se Ro teringat semua kenangannya bertemu dengan Young Won, saat Young Won menghirup wangi bunga kirimannya, saat Young Won menangis di pinggir sungai di Thailand, juga saat Young Won menangis saat dia menyadari bahwa yang orang yang datang ke studioya adalah Se Ro bukan Woo Jin.

Sementara itu Young Won menangis saat dia teringat bagaimana Se Ro berteriak padanya karena tidak tahu dan tidak mau tahu segala hal tentang ayahnya. Kenangan itu membuat Young Won tiba-tiba beranjak bangkit untuk mencegat taksi. Se Ro langsung mengikutinya.


Young Won ternyata pergi ke kantor ayahnya, namun sesampainya disana dia dihentikan oleh pihak keamanan karena aturan kantor mengatakan hanya ketua yang boleh masuk kantor setelah jam kerja usai. Young Won beralasan bahwa dia datang untuk mengambil dokumen penting yang ditinggalkan oleh ayahnya bahkan berani menantang sekuriti untuk menelepon ayahnya jika dia tidak percaya.



Sekuriti akhirnya membiarkan Young Won masuk kantor dan sesampainya di ruang kantor ayahnya, Young Won langsung menggeledah meja kerjanya dan semua dokumen-dokumennya tapi dia tidak bisa menemukan ada yang salah dari semua dokumen yang diperiksanya itu. hmmm... Young Won sepertinya belum tahu tentang ruang rahasia ayahnya, mungkin yang dimaksud Se Ro ruang kantornya Tae Oh.


Sementara itu dilantai bawah, sekuriti merasa tidak tenang dengan kehadiran Young Won dan beberapa saat kemudian Tae Oh mendapat telepon panik dari sekretaris Ahn yang memberitahunya bahwa Young Won masuk kedalam kantornya dan sekarang sekretaris Ahn sedang dalam perjalanan ke kantor.

"Bawa dia pulang dulu, pastikan tidak ada seorang pekerja pun yang mengetahui kejadian hari ini" perinta Tae Oh


Sesampainya di ruang kantor Tae Oh, sekretaris Ahn melihat Young Won sedang memeriksa semau dokumen kerja ayahnya. Sekretaris Ahn langsung menyeretnya keluar gedung bahkan mengacuhkan ancaman Young Won yang akan memberitahu Tae Oh tentang apa selama ini dilakukan oleh sekretaris Ahn dibelakang Tae Oh.

Young Won langsung berteriak marah pada sekretaris Ahn menuntut penjelasan berapa lama lagi mereka akan membodohinya, berapa lama lagi mereka akan membohonginya.



Tepat saat itu tiba-tiba saja Se Ro muncul ditengah-tengah mereka untuk melepaskan genggaman tangan skeretaris Ahn pada Young Won. Se Ro mengatakan pada sekretaris Ahn bahwa dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi dia akan membawa Young Won pergi.

"Aku yang akan membawanya pergi, ini masalah keluarga" ujar sekretaris Ahn

Saat sekretaris Ahn berusaha untuk membawa Young Won, Se Ro langsung menarik kerah jas sekretaris Ahn untuk menghentikannya lalu mendorong sekretaris Ahn. Se Ro lalu menggandeng Young Won masuk ke mobilnya dan membawanya pergi.


Dalam perjalanan, Young Won bertanya-tanya bagaimana Se Ro bisa tahu dia berada di kantor ayahnya. Se Ro langsung bertanya balik apakah Young Won benar-benar berusaha untuk membobol ruang rahasia ayahnya. Saat Young Won tidak menjawabnya, Se Ro langsung mengeluh.

"Jika kau berniat untuk melakukannya, seharusnya kau melakukannya dengan benar. Atau lebih baik kau menjauh saja!"


Young Won mengaku bahwa dia berbohong tentang apa yang dipidatokannya di acara pameran Angel's Tear tentang perhiasan adalah hadiah yang sangat berharga. Young Won mengaku bahwa dia hanya suka melakukan apa yang ibunya lakukan, jika ibunya menjalankan toko roti maka dia pasti juga akan bekerja di toko roti.

"Kau tidak perlu memberitahuku setiap detilnya. Aku bahkan tidak mau tahu" ujar Se Ro

"Lee Eun Soo-ssi, apakah kau... bahagia menjalani hidupmu?"


Se Ro tidak menjawabnya dan hanya mempercepat laju mobilnya. Saat Young Won bertanya kemana Se Ro ingin membawanya, Se Ro langsung mengajaknya untuk pergi ke pantai.

Young Won langsung menangis mendengarnya "Semua yang kau katakan padaku adalah hal terbaik yang pernah kudengar. Ayo pergi... ke pantai"


Sementara itu Tae Oh di rumahnya mondar-mondir dengan cemas setelah mendapat kabar dari sekretaris Ahn bahwa Young Won dibawa pergi oleh Se Ro.

Saat mereka tiba di pantai, Young Won sudah tertidur. Saat Se Ro melihat telepon Young Won berbunyi, dia langsung mengambilnya lalu mematikannya. Se Ro melihat Young Won yang tidur beberapa saat lalu berpaling untuk merenung sambil melihat pemandangan laut malam.


Keesokan paginya, Se Ro masih tidur saat Young Won yang sudah bangun duluan dan keluar dari mobil, mengetuk-ngetuk jendela mobilnya untuk membangunkan Se Ro.

"Ayo main" ajak Young Won saat Se Ro terbangun

Young Won juga meminta Se Ro untuk tidak membicarakan masalah apapun yang berhubungan dengan keluarga ataupun pekerjaan sebelum mereka kembali ke Seoul.


Pada saat yang bersamaan di Seoul, Nan Joo dan Young Joon menunggu dengan cemas saat para direktur sedang membahas masalah pemecatan presdir Belle la Fair saat ini dan pengangkatan presdir baru.


Sementara itu, Kang Jae dan komplotannya sedang berada di markas menunggu kabar dari Kim Hong yang akan mengabari mereka tentang hasil rapat dewan direksi. Ha Ma bertanya-tanya apakah Se Ro berhasil membawa Young Won pergi.

"Bagaimana kau mereka saling jatuh cinta?" 

Ha Ma tertawa saat membayangkan jika Se Ro dan Young Won jatuh cinta, pasti menarik sekali. Tapi Jae In merasa tidak senang dan langsung mempelototi Ha Ma dengan kesal.


Saat Kim Hong datang, ia memberi mereka kabar mengecewakan, dia tidak tahu hasil rapatnya karena dia tidak bisa dekat-dekat dengan rapat dewan direksi itu. Namun untuk mengobati kekecewaan mereka, Kim Hong membawa kabar lain yang jauh lebih penting.

"Aku membuka emailnya Gong Woo Jin" ujar Kim Hong

Dari email Woo Jin itu, Kim Hong berhasil melacak informasi komunikasi Woo Jin dengan seseorang yang membantunya, dari situ Kim Hong mengetahui sebuah informasi bahwa Woo Jin sudah menduga bahwa Tae Oh pasti tidak akan membiarkannya lepas begitu saja.

"Jadi yang perlu kita lakukan sekarang hanyalah menunjukkan email itu pada Han Young Won" ujar Jae In


Young Won dan Se Ro sedang sarapan berdua di sebuah restoran, Young Won makan dengan lahap sementara se Ro hanya diam mengawasinya.

"Sekarang ini bagaimana bisa kau makan setelah menyebabkan segala keributan kemarin. Itukan yang ingin kau katakan?" tanya Young Won

"Tidak"


Young Won masih penasaran kapan dan dimana mereka bertemu 5 tahun yang lalu. Saat Se Ro tidak mau menjawabnya, Young Won langsung mengeluh agar Se Ro mengatakan sesuatu karena jika dia tidak bicara maka Young Won hanya akan memikirkan hal-hal yang tidak ingin dipikirkannya.

"Apa yang kau pikirkan sekarang ini?" tanya Young Won

"Haruskah aku tidak membawamu kemari. Itulah yang kupikirkan"


Young Won langsung memujinya dan menyuruhnya untuk mengatakan apa lagi yang ada dalam pikirannya.

"Kau sangat menyebalkan. Itulah yang kupikirkan"

Jawaban itu langsung membuat senyum Young Won menghilang. Tapi Se Ro tetap melanjutkan pembicaraannya. Mengatakan pada Young Won apa saja yang ia pikirkan.

"Apakah aku sampah? Kuharap Han Young Won bukan Han Young Won. Kuharap aku bukan Lee Eun Soo"

Se Ro lalu mengajak Young Won untuk bersenang-senang hari ini.


Setelah selesai sarapan mereka pergi ke pasar. Saat Young melihat ikan-ikan segar yang dijual disana, Se Ro hanya mengikutinya dari belakang.


Mereka lalu pergi ke pantai. Se Ro terus memandangi Young Won saat Young Won memandang lautan sampai akhirnya Se Ro menghampirinya untuk mengajaknya kembali ke Seoul.

"Senyumlah sedikit" Young Won mengeluh karena se Ro tidak tersenyum sama sekali sejak mereka datang ke pantai ini, apa Se Ro tidak tahu cara tersenyum.


"Bukankah membenci seseorang itu sangat sulit?" tanya Young Won saat Se Ro tetap tidak mau tersenyum

Saat Young Won ingin menyarankan se Ro untuk memaafkan musuh-musuhnya, Se Ro langsung menyelanya dan memberitahu Young Won bahwa kata memaafkan tidak seharusnya dikatakan dengan mudah.

"Tidak, tidak memaafkan itu sama sulitnya dengan memaafkan. Jadi berhati-hatilah dengan hatimu. Kurasa tidak semua orang bisa membenci"

"Kau banyak bicara hari ini" keluh Se Ro


Young Won merasa bahwa hari ini adalah akhir "Aku... akan dipecat hari ini"

Se Ro langsung kaget mendengarnya, ia bertanya-tanya dalam hatinya "Apa kau bilang?"


Young Won mengatakan bahwa saat ini di Seoul pasti sedang diadakan rapat dewan direksi untuk membahas masalah pemecatan dirinya, jadi sekarang dia bukan presdir Belle la Fair lagi.

"Kau tahu itu dan ingin datang ke sini?"

Young Won langsung mengangguk mengiyakannya, dia tidak mau datang ke panati itu sendirian, karena itulah dia berterima kasih pada Se Ro karena telah menemaninya. Young Won meyakinkan Se Ro bahwa walaupun dia bukan presdir lagi, Se Ro masih tetap bisa bekerja di Belle la Fair.


"Kau datang kemari dengan mengetahui bahwa kau akan dipecat?" tanya se Ro sekali lagi

"Kau sudah berusaha keras, maaf" Young Won merasa bersalah pada Se Ro

"Kenapa kau minta maaf? Untuk apa kau berterima kasih dan kenapa kau merasa bersalah padaku?"


Young Won tidak mau menjawabnya. Saat ia berjalan pergi, Se Ro langsung menghentikannya dengan menggenggam pergelangan tangannya.


1 comments:

Makin seru aja...d tggu sinop epi 7, salam kenal mb ima

Via

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon