Powered by Blogger.


Young Won mengejutkan Se Ro saat dia mengatakan pada Se Ro bahwa dia tahu dia akan dipecat hari ini. Saat Young Won hendak pergi, Se Ro langsung menghentikannya dnegan menggenggam tangan Young Won. Young Won menangis dan berusaha meyakinkan Se Ro bahwa dia baik-baik saja. 

"Apanya yang baik-baik saja? Kau bilang sekarang ada rapat di Seoul untuk memecatmu. Han Young Won... apa kau sekuat itu? Apa kau sebaik itu?"


"Tolong hentikan" pinta Young Won sambil berusaha melepaskan genggaman tangan Se Ro. Tapi Se Ro malah semakin mempererat genggaman tangannya. 



Se Ro marah-marah saat dia menyuruh Young Won untuk mengatakan dengan jelas padanya untuk melepaskan genggaman tangannya jika memang itu yang Young Won inginkan, jika Young Won merasa kesusahan maka sebaiknya Young Won mengatakannya saja, jika Young Won ingin marah maka sebaiknya Young Won marah-marah saja padanya dan mengutuknya sekalian.

Jika Young Won tumbuh dalam keluarga yang ia anggap hebat seperti itu maka seharusnya dia belajar bagaimana cara untuk bertahan dan menjadi kuat.

"Setelah kecelakaan 5 tahun yang lalu, akulah yang telah lepas tangan dari perusahaan, akulah yang telah menghindari pekerjaanku. Dan saat aku sadar, aku sudah tidak punya kekuasaan lagi" Young Won merasa bersalah

Pada saat seperti ini, apa yang bisa dilakukannya, dia bahkan tidak bisa memutar waktu kembali. Apakah Se Ro bisa memutar waktu kembali, jika Se Ro bisa maka Young Won pasti akan berlutut pada Se Ro dan memohon untuk membawanya kembali ke masa 5 tahun yang lalu. Tapi Young Won tahu Se Ro juga tidak bisa memutar waktu kembali.


Karena itulah, Young Won langsung mengayunkan tangannya untuk melepaskan genggaman tangan Se Ro darinya, dan tepat saat itu gelang pemberian Woo Jin terlepas dari tangannya. Young Won lalu memungut gelangnya dan mengatakan pada Se Ro bahwa dia akan pulang sendirian. Young Won lalu pergi.


Sementara itu di Seoul, para direktur banyak yang menyetujui usul pemecatan Young Won dan menunjuk Young Joon sebagai presdir baru. Young Joon langsung bangkit berdiri untuk mempresentasikan dirinya dan misi kerjanya untuk meningkatkan laba Belle la Fair dengan menandatangi kontrak dengan FL Gemstone.


Dalam perjalanan pulang, Se Ro ditelepon oleh Kang Jae tentang hasil rapat dewan direksi itu, Jae in lalu mengambil telepon Kang Jae untuk memberitahu Se Ro kabar menggembirakan lainnya.

"Kami berhasil membuka emailnya Gong Woo Jin"

Jae In memberitahu Se Ro bahwa dalam emailnya, ada sebuah dokumen yang menunjukkan dengan jelas bahwa Woo Jin sedang melacak Tae Oh. Dokumen itu menunjukkan dengan sangat jelas bahwa penjahatnya adalah Tae Oh.



"Aku sedang mengirimkan email ini pada Han Young Won" ujar Jae In

Se Ro langsung kaget mendengarnya sampai-sampai ia menghentikan mobilnya di tengah jalan, Se Ro lalu meminta Jae In untuk tidak mengirimkan emailnya.

"Kenapa tidak?" Jae In bingung bukankah Se Ro sendiri yang mengatakan akan memberitahu Young Won kebenarannya.

"Jae In-ah, aku sendiri yang akan menanganinya, jadi jangan kirim email itu"

Namun sayangnya, Kim Hong sudah terlanjur mengirimkan email itu. Se Ro langsung kaget lalu cepat-cepat mematikan teleponnya. Jae In jadi heran ada apa dengan Se Ro.


Se Ro lalu mengebut dan berusaha menelepon Young Won yang saat itu sedang berada didalam bis. Tapi Young Won tidak mau menjawabnya dan membuat Se Ro jadi frustasi.


Saat Se Ro melihat ada bis didepannya, dia semakin mempercepat laju mobilnya untuk mengejar bis itu. Dia melihat Young Won sedang duduk didalm bis itu dan saat itulah, Se Ro langsung berusaha mengklakson supir bis untuk berhenti. Dan saat supir bis mengacuhkannya, dia langsung menghadang bis itu dengan menghentikan mobilnya di depan bis itu.

Se Ro masuk kedalam bis untuk mengambil ponsel yang dipegang Young Won dan menyeret Young Won keluar dari bis. 



Setelah bisnya pergi, Young Won langsung bertanya ada apa.

"Apa terjadi sesuatu yang lain?" Se Ro berusaha mencari tahu apakah Young Won sudah membaca emailnya.

"Memangnya apa yang seharusnya terjadi?" Young Won bingung

Se Ro langsung lega ternyata Young Won masih belum tahu tentang emailnya "Syukurlah tidak terjadi sesuatu yang lain"



Se Ro lalu menghapus emailnya tanpa permisi sampai Young Won marah-marah karena Se Ro lancang lalu berusaha merebut ponselnya kembali, tapi Se Ro langsung menjauhkan ponsel itu dari tangan Young Won dan memberitahu Young Won jauh lebih baik jika dia tidak membaca email itu. 

Saat Young Won bertanya apakah emailnya berisi tentang pemecatan dirinya, Se Ro langsung cepat-cepat mengangguk mengiyakannya.


Young Won mengatakan pada Se Ro untuk tidak berbuat seperti ini padanya karena rasanya Se Ro seperti sedang mengkasihaninya. Bagaimanapun juga, Young Won masih kaya raya.

"Benar, kau memang jauh lebih kaya dariku. Tapi kenapa dimataku, kau seperti tidak punya apa-apa? Kenapa aku merasa terganggu?" Se Ro bertanya-tanya

Young Won benar-benar penasaran kenapa Se Ro sangat ikut campur dalam kehidupannya, tapi sayangnya Se Ro sendiri tidak tahu kenapa mungkin karena dia jadi gila.


Se Ro lalu mengantarkan Young Won pulang dan selama dalam perjalanan mereka berdua sama-sama diam. 


Se Ro mengantarkannya sampai ke rumahnya. Saat Se Ro menyarankan Young Won untuk tidur di tempat lain jika ia merasa tak nyaman, Young Won langsung mengingatkan Se Ro bahwa rumah ini adalah rumahnya.

"Aku tidak mungkin menghindar sepanjang hidupku. Aku baik-baik saja" ujar Young Won


Young Won lalu menyuruh Se Ro cepat pulang dan istirahat dan setelahnya ia langsung berjalan kembali ke rumahnya. 

Namun saat Young Won menyadari Se Ro masih belum pergi juga, Young Won langsung berpaling kembali pada Se Ro untuk mengusir Se Ro lagi sampai Se Ro benar-benar pergi. Setelah Se Ro pergi, Young Won tidak mau kembali ke rumahnya dan langsung pergi.


Se Ro lalu kembali ke markas dimana Jae In memberitahunya tentang apa isi emailnya Woo Jin. Email itu adalah email terakhirnya Woo Jin. Email itu mengatakan bahwa dia memberitahu Tae Oh semua yang ia tahu, Woo Ji juga sudah mengirim semua dokumen HK distribution pada Tae Oh.


"Apakah mungkin ketua Han (Tae Oh) akan melakukan sesuatu padaku?"

Itulah pertanyaan Woo Jin dalam emailnya, dan siapapun yang membaca email itu pasti akan langsung mengambil kesimpulan bahwa Tae Oh-lah penjahatnya.

"Hanya jika kejadian ini terjadi di Korea. Tidak, hanya jika Han Tae Oh tidak bermain curang dari belakang. Email ini pasti sudah berada di tangan polisi. Email ini pasti akan menjadi petunjuk penting"


Jika Se Ro tahu betapa pentingnya email ini, lalu kenapa Se Ro tadi menghentikannya saat dia hendak mengirimkan email itu pada Young Won. 

"Waktunya tidak tepat" Se Ro beralasan

"Kenapa begitu?" Jae In tidak percaya

Jika Young Won mengetahuinya bukankah sesuatu yang sangat buruk pasti akan terjadi pada Young Won dan Tae Oh. Dan jika hubungan ayah dan anak itu memburuk bukankah Se Ro akan senang.

Se Ro khawatir bagaimana jika kasus ini diinvestigasi ulang, jika kasus ini diinvestigasi ulang maka identitas Se Ro pasti akan segera terbongkar, lalu bagaimana dengan proyek penipuan mereka ini, Se Ro juga mengkhawatirkan nasib Kang Jae dan Jae In.


Tapi Jae In tetap tidak percaya. Sekarang ini sudah 10 tahun dia hidup dengan cara cepat tanggap dalam menghadapi segala situasi. Dan sangat jelas baginya bahwa saat ini Se Ro sedang mengkhawatirkan Young Won.

"Jangan membicarakan hal-hal bodoh. Aku juga punya rencana. Jangan membicarakan masalah ini lagi, aku lelah" Se Ro berusaha menyangkal tuduhan Jae In


Sementara itu Young Won pergi ke gedung Belle la Fair. Saat ia menyalakan lampu toko, tiba-tiba dia mendengar suara seorang wanita memanggil namanya. Young Won lalu berjalan mengikuti asal suara wanita itu, saat tiba-tiba dia teringat bahwa suara itu adalah suara ibunya.

Dia teringat saat ia masih kecil, ia berlari ke pelukan ibunya. Ibunya Young Won lalu menyematkan sebuah bros di baju Young Won dan merekapun tertawa bersama. Bros itu sekarang terpajang disalah satu display di Belle la Fair. Dan Young Won langsung berkaca-kaca saat ia melihat bros itu.



Young Won lalu pergi ke ruang kantor Woo Jin dan membayangkan Woo Jin sedang giat bekerja di kantor itu. Setelah itu, ia pergi ke studionya dan membayangkan dirinya sedang bekerja membuat perhiasan.


Keesokan harinya, Tae Oh kembali ke Korea dengan penuh amarah. Saat sekretaris Ahn menyarankan pada Tae Oh untuk pergi ke Belle la Fair dulu, Tae Oh langsung marah-marah menyuruh sekretaris Ahn untuk diam.

"Kau bahkan tidak tahu tentang kejadian ini. Apa kau tidak merasa bertanggung jawab?" Tae Oh memarahi sekretaris Ahn


Sementara itu dibelakang Tae Oh, seorang pria yang dulu pernah ditemui oleh Kang Jae di sebuah yacht juga baru tiba di Korea. Kang Jae datang menyambutnya ke bandara dengan senang, pria itu adalah ketua Shin Pil Do.

Kang Jae meminta maaf karena tidak mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan ketua Shin karena dia bar mendapat kabar kedatangan ketua Shin pagi ini. Tapi ketua Shin sama sekali tidak mempermasalahkannya, apa lagi dalam perjalanan dia mengalami kejadian yang menarik.


"Apa yang terjadi?" tanya Kang Jae

"Tadi aku melihat Han Tae Oh" ujar ketua Shin

Ketua Shin merasa senang saat dia melihat Tae Oh di bandara tadi.


Sesampainya di halaman depan rumah, Tae Oh langsung disambut oleh Nan Joo yang sudah menunggu kedatangannya. Tae Oh langsung bertanya kenapa tiba-tiba Nan Joo melakukan hal yang tidak pernah ia lakukan sebelumnya, biasanya Nan Joo selalu bersabar.

"Saat kau menyuruh Young Joon untuk pergi sekolah ke luar negeri, aku memutuskan untuk tidak mengharapkan apapun darimu"


Tae Oh lalu bertanya apakah Nan Joo tahu kenapa dia hanya menyanyangi Young Won seorang, Tae Oh memberitahu Nan Joo alasannya adalah karena Young Won berbeda, selama ini Tae Oh selalu dikelilingi oleh orang-orang perhitungan semacam Nan Joo tapi Young Won-lah yang paling berbeda dari mereka semua.

Young Won berbeda dari orang-orang yang berpura-pura tersenyum padanya, Young Won berbeda dari orang-orang yang selalu mengharapkan keuntungan dari kebaikan yang mereka lakukan. Tapi Nan Joo langsung tersenyum mengejek mendengarnya. 


Saat Tae Oh mengusirnya dan akan mengganti rugi kerja keras Nan Joo dengan uang, Nan Joo langsung tersinggung dan emosi.

Dalam kemarahannya, Nan Joo langsung mengingatkan Tae Oh tentang apa yang telah dilakukan oleh Tae Oh pada Young Won-nya yang berharga itu.

"Kaulah yang telah menyebabkan kematian Gong Woo Jin"

Jika Young Won sampai mengetahui masalah ini, apa Tae Oh pikir Young Won akan memaafkannya. Tae Oh langsung kaget mendengarnya, Nan Joo memberitahu Tae Oh bahwa dia tahu karena dia mendengar percakapannya dengan sekretaris Ahn 5 tahun yang lalu.

"Jika kau ingin menjaga rahasia, seharusnya kau lebih berhati-hati di rumah ini. Karena aku adalah istrimu"


"Jadi karena itu kenapa kau punya keberanian untuk memulai masalah ini"

Tae Oh langsung tertawa sinis saat dia bertanya apakah kematian Woo Jin adalah senjata andalan Nan Joo, jika memang iya berarti Nan Joo sangat menjijikan. Saat Nan Joo berusaha membela diri, Tae Oh langsung menyuruhnya untuk jaga mulut.

Nan Joo langsung marah memberitahu Tae Oh bahwa jika dia hanya menginginkan uang, dia bisa saja mengungkapkan masalah ini dan mengambil sebanyak apapun yang ia inginkan.

"Apa kau pikir aku bisa dinilai dengan uang? Setelah hidup dalam kesusahan, kita lihat saja apakah yang tersisa dariku hanya uang atau apakah hidupku akan berakhir setelah hanya kau gores"


Nan Joo menantang Tae Oh untuk bersama-sama melihat kemana takdir mereka ini akan berakhir, tetapi sebelum itu Tae Oh harus memulainya dengan memberikan Belle la Fair pada Young Joon. Tae Oh langsung mengejeknya bertanya-tanya apakah Nan Joo sedang cari perhatian.

"Aku... juga ingin bahagia" teriak Nan Joo

Mendengar hal itu senyum Tae Oh langsung menghilang.


Keesokan harinya, Young Won sedang membersihkan perhiasan-perhiasan di studionya saat ketua staf Min berlari masuk dan langsung menghela napas lega melihat Young Won berada distudio.

"Presdir, aku tidak bisa menghubungimu dan aku tidak tahu kau dimana. Aku benar-benar tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi" keluh ketua staf Min khawatir

Young Won langsung tersenyum padanya tapi senyum itu langsung menghilang kembali saat ketua staf Min memberitahunya bahwa Young Joon sudah masuk kerja.


Young Joon lalu muncul dari belakang ketua staf Min dan terkejut melihat Young Won berada distudio itu. Setelah ketua staf Min pergi, Young Joon langsung meminta maaf pada Young Won atas kejadian ini.

Young Won mengatakan bahwa dia akan menyerah dan tidak akan membuat keributan dengan masalah ini lagipula Young Joon adalah adiknya, tapi Young Won memohon pada Young Joon untuk tetap membiarkannya bekerja di studio itu sebagai designer perhiasan.


Tapi Young Joon tidak suka dengan ide Young Won bekerja padanya karena dia merasa tidak nyaman, Young Won juga pasti merasa tidak nyaman bekerja pada adiknya sendiri.

"Aku tahu lebih baik dari siapapun bagaimana rasanya setelah selama ini hidup dibawah bayang-bayangmu. Pasti akan sulit bertahan dibawah perintahku"

Saat Young Won berjanji untuk tidak membuat Young Joon merasa tidak nyaman, Young Joon tetap menolaknya.


Bersambung ke part 2

3 comments

semangat mbakk nulisnya....
tambah penasaran...

Gumawo Mb ^^ Ditunggu Part 2x =]=]

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon