Powered by Blogger.




Tahun 2004,
Sepasang kekasih Han Yeo Reum (Jung Yumi) dan Kang Tae Ha (Eric) piknik berdua, saling bercanda dan bermesraan dengan bahagia. Menjelang perayaan 100 hari jadian mereka, Yeo Reum memberanikan diri mengajak Tae Ha ke hotel.



Sayangnya rencana itu gagal karena mereka berdua terlalu malu dan tegang untuk check-in. Yeo Reum sangat kecewa pada Tae Ha karena rencana mereka gagal, maka Tae Ha memutuskan untuk membawa Yeo Reum ke apartemennya, dimana pasangan itu saling menghabiskan waktu berdua dengan bahagia. Mereka membuat sebuah papan khusus untuk menempelkan foto-foto kemesraan mereka yang mereka beri nama 'Life is a Journey'.


Masa kini,
Yeo Reum dan Tae Ha saling diwawancara di tempat yang berbeda. Dalam wawancara itu mereka memberitahu bahwa mereka berdua putus setelah pacaran selama kurang lebih 5 tahun. Tae Ha sama sekali tidak mengerti kenapa mereka bisa sampai putus. Dalam wawancaranya sendiri Yeo Reum memberitahu bahwa mereka putus karena dia yang mencampakkan Tae Ha.


Tahun 2009,
Yeo Reum memutuskan untuk putus dari Tae Ha di sebuah stasiun kereta api. Ia ingin putus karena ia merasa Tae Ha sudah berubah, ia merasa Tae Ha sudah tidak perhatian lagi padanya dan karenanya ia selalu kesepian.


Kembali ke masa kini,
Tae Ha mengatakan bahwa ia ingin bertemu dengan Yeo Reum lagi untuk melihat apakah Yeo Reum sudah punya pacar? apa dia sudah menikah atau belum? siapa tahu jika mereka bertemu lagi mereka bisa jadi teman. Tapi Yeo Reum sebaliknya, dia sama sekali tidak ingin bertemu lagi dengan Tae Ha lagipula sekarang dia sudah punya pacar.


Pacarnya Yeo Reum, Nam Ha Jin (Sung Joon) yang berprofesi sebagai dokter bedah plastik, sedang berada di sebuah toko perhiasan untuk membeli sebuah cincin karena dia berencana untuk melamar Yeo Reum di hari ultahnya Yeo Reum nanti. 


Dalam wawancaranya, Yeo Reum memberitahu bahwa dia dan Ha Jin bertemu beberapa tahun yang lalu lewat sebuah acara kencan buta. Kencan buta itu sendiri sebenaranya untuk temannya tapi malah dia yang jadian dengan Ha Jin.


Flashback,
Temannya Yeo Reum sekaligus seniornya Ha Jin yang bernama Do Joon Ho (Yoon Hyun Min) memperkenalkan Ha Jin pada Yeo Reum dan teman mereka yang bernama Yoon Sol (Kim Seul Gi).


Setelah mereka saling berkenalan, Yoon Sol dengan pedenya menolak Ha Jin secara terang-terangan sambil berkata bahwa Ha Jin bukan tipenya karena dia tidak suka dengan pria yang tinggi dan tampan. LOL!


Yoon Sol berbisik pada Yeo Reum "Bukankah dia terlihat seperti playboy?"

"Menurutku dia terlihat baik" ujar Yeo Reum

Ha Jin langsung terpesona pada Yeo Reum.


Saat mereka pergi ke taman berdua, Ha Jin terus berusaha mendekati Yeo Reum sampai membuat Yeo Reum jadi malu dan tegang dengan kedekatan mereka. Ia berusaha menghindari Ha Jin sampai hampir saja terjatuh jika saja Ha Jin tidak segera menangkapnya. Ha Jin bertanya apakah dia boleh mencium Yeo Reum tapi malah dapat tamparan. hahaha...


Yeo Reum langsung merasa bersalah, tapi dia bingung kenapa Ha Jin minta izin dulu hanya untuk menciumnya, bukankah ciuman harus terjadi secara alami? Karena itulah jika Ha Jin memang ingin menciumnya yah lakukan saja tanpa perlu minta izin. Ha Jin langsung mendekat dan mencium Yeo Reum.


Tapi kegiatan mereka tiba-tiba terganggu gara-gara kedua teman mereka menelepon untuk menanyakan keberadaan mereka. Yeo Reum dan Ha Jin sama-sama tidak mau memberitahu dimana keberadaan mereka karena itulah mereka asal jawab bahwa mereka sendiri tidak tahu dimana mereka berada lalu memutuskan hubungan telepon mereka begitu saja lalu kembali melanjutkan kemesraan mereka.

  

Kembali ke masa kini,
Ha Jin menelepon Yeo Reum untuk mengingatkannya pada janji mereka malam ini lalu mencium Yeo Reum lewat ponselnya. Joon Ho melihatnya menciumi ponselnya dan langsung menggodanya dan mengatai Ha Jin tidak tahu malu. Ha Jin menciumi ponselnya padahal sebentar lagi dia akan kencan buta dengan wanita lain tanpa sepengetahuan Yeo Reum.


Ha Jin langsung memperingatakan Joon Ho untuk merahasiakan masalah ini dari Yeo Reum. Joon Ho mengerti tidak mungkin dia memberitahu Yeo Reum kalau pacarnya sedang kencan buta. Karena tidak mungkin memberitahu Yeo Reum maka dia memutuskan untuk memberitahu Yoon Sol.


Dia mengirim pesan pada Yoon Sol memberitahukan tentang kencan butanya Ha Jin bersama dengan putri seorang pemilik rumah sakit yang akan diadakan di sebuah hotel malam ini. Pesan itu langsung Yoon Sol tunjukkan pada Yeo Reum. Setelah membaca pesan itu, Yeo Reum mendadak menyudahi pekerjaannya dan langsung pergi untuk menangkap dan membunuh Ha Jin.


Sesampainya di hotel, Yeo Reum melihat Ha Jin sedang duduk berhadapan dengan seorang wanita cantik. Ia langsung bergerak mendekati tempat duduk Ha Jin sambil menutupi wajahnya dengan koran sampai ia duduk di belakangnya Ha Jin. Ia lalu menulis pesan pada orang yang duduk di depannya, meminta izin untuk membiarkannya duduk disana karena pacarnya sedang kencan buta di belakangnya.

Yeo Reum mengetuk mejanya dan orang yang duduk dihadapannya ternyata adalah Kang Tae Ha. Tae Ha membaca pesannya Yeo reum dan langsung tersenyum geli. Dia melihat ke belakangnya Yeo Reum lalu menggoda Yeo Reum memberitahunya bahwa wanita yang kencan buta dengan Ha Jin cantik.


Mereka berdua lalu diam mendengarkan percakapan Ha Jin dan wanita teman kencannya. Ha Jin memuji wajah cantik wanita itu yang menurutnya sudah sempurna dan tidak memerlukan operasi plastik. Tae Ha langsung menggoda Yeo Reum sambil tersenyum sinis. Yeo Reum menyadari kalau Tae Ha masih belum berubah, dia masih tetap dingin dan kejam. Tae Ha dalam hatinya berkata bahwa Yeo Reum juga masih belum berubah, dia masih belum bisa menyembunyikan perasaannya.


Yeo Reum berusaha bersikap cool dihadapan Tae Ha tapi saat pujian Ha Jin pada wanita itu semakin menjadi-jadi, Yeo Reum langsung berteriak pada Tae Ha "HEI!"

Yeo Reum marah-marah pada Tae Ha (tapi kemarahannya sebenarnya ditujukan pada Ha Jin), bagaimana bisa Tae Ha berkencan di belakangnya padahal selama ini mereka sangat bahagia.

"Apa kau sangat menyukai putri pemilik rumah sakit itu?" tanya Yeo Reum

Ha Jin dan teman kencannya tahu kalau yang marah-marah itu Yeo Reum dan karenanya mereka sama-sama tersenyum mendengar pertanyaan Yeo Reum itu, Ha Jin ternyata sudah memberitahu teman kencannya bahwa dia sudah punya pacar yang sifatnya keras. Yeo Reum menyiram wajah Tae Ha dengan segelas air lalu minta putus pada Tae Ha (tapi ditujukan pada Ha Jin).

Sambil memandang Tae Ha, Yeo Reum bertanya "Apa kau bahkan mencintaiku?"


Pertanyaan itu ditujukan pada Ha Jin tapi Tae Ha menjawab dengan tulus bahwa dia mencintai Yeo Reum, selama ini dia merindukan Yeo Reum dan sekarang Tae Ha meminta Yeo Reum memberinya kesempatan kedua.


Ha Jin langsung pamit pada teman kencannya lalu minta maaf pada Tae Ha dan mengajak Yeo Reum pergi. Yeo Reum langsung menyambar ponselnya sebelum berlalu pergi dengan kesal. Setelah mereka pergi, Tae Ha baru menyadari kalau ponsel yang Yeo Reum ambil adalah miliknya.

Di luar, Ha Jin berusaha menjelaskan pada Yeo Reum bahwa dia menghadiri acara kencan buta ini karena ibunya. Ibunya Ha Jin tidak menyetujui hubungan Ha Jin dan Yeo Reum. Karena itulah saat ibunya Ha Jin berulang tahun, ia meminta Ha Jin untuk menghadiri 3 kencan buta sebagai hadiah untuknya.

Ibunya Ha Jin berjanji jika dari ke-3 kencan buta itu tidak ada yang membuat Ha Jin tertarik maka dia tidak akan membawa-bawa masalah ini lagi. Ha Jin memang datang ke ketiga acara kencan buta yang diatur ibunya tapi tidak ada satupun yang menarik perhatiannya.


Tae Ha berusaha mengejar Yeo Reum untuk menukar ponsel mereka tapi ia langsung berhenti saat dia melihat Yeo Reum dan Ha Jin saling berpelukan dan berbaikan.


Yeo Reum dan Ha Jin lalu pergi kencan berdua, Yeo Reum bertanya apakah benar-benar tidak ada wanita yang membuat Ha Jin tertarik dari ketiga acara kencan buta yang ia hadiri? Ha Jin meyakinkan Yeo Reum bahwa tidak ada satupun wanita yang membuatnya tertarik lalu menggoda kecemburuan Yeo Reum. Ha Jin penasaran apakah Yeo Reum mengenal pria di hotel tadi. Yeo Reum berbohong mengatakan bahwa dia tidak mengenal pria itu.


Tae Ha membawa ponselnya Yeo Reum pulang, dia hampir tidak bisa tidur karena menunggu Yeo Reum menelepon ponselnya yang hilang.


Keesokan harinya, Yeo Reum menceritakan pertemuannya dengan Tae Ha pada Yoon Sol dan Joon Ho tapi ia memperingatkan Joon Ho untuk merahasiakan masalah ini dari Ha Jin. Joon Ho mengatakan bahwa dia mau melakukannya asalkan Yeo Reum mentraktirnya makan malam yang enak.


Yeo Reum baru sadar kalau ponselnya tertukar dengan miliknya Tae Ha saat ia menerima telepon dari seorang pria yang meminta untuk bicara dengan presdir.


Tae Ha tersenyum senang saat dia melihat ponselnya Yeo Reum berbunyi, ia mengira yang meneleponnya adalah Yeo Reum tapi ternyata yang meneleponnya adalah anak buahnya yang mendapatkan nomor ponsel itu dari Yeo Reum. Anak buahnya Tae Ha meneleponnya untuk meminta Tae Ha ke rumah sakit.

Salah satu pekerja mereka terluka dalam sebuah kecelakaan kecil yang terjadi lokasi proyek konstruksi (Tae Ha adalah bos perusahaan konstruksi). Tae Ha langsung memarahi pekerja itu karena dia tidak mendengarkan instruksinya. Si pekerja bersikeras kalau dia tidak apa-apa dan masih bisa melanjutkan pekerjaannya tapi Tae Ha menyuruh si pekerja untuk istirahat sampai sembuh.


Saat teleponnya Yeo Reum berbunyi lagi, Tae Ha tersenyum senang mendapat telepon dari Yeo Reum lagi tapi dia langsung pura-pura sok cool saat dia menyapa Yeo Reum dan minta bertemu untuk menukar ponsel mereka. 

Yeo Reum mengatakan kalau dia harus pergi ke tempat lain jadi dia tidak bisa bertemu dengan Tae Ha sekarang. Jadi nanti jika ada yang menelepon Tae Ha, dia akan memberikan nomor ponselnya pada siapa saja yang menelepon Tae Ha atau ia akan mengabari Tae Ha lewat pesan.


Yeo Reum ternyata harus pergi untuk menemui dan merayu ibunya Ha Jin sambil membawa semangka dan CD lagu kesukaan ibunya Ha Jin.


Saat ia sedang mengiris semangkanya, Tae Ha mengiriminya pesan memberitahunya kalau dia mendapat banyak pesan yang menyuruhnya untuk membayar sewa bulanan, membayar hutang pembelian kayu (Yeo Reum bekerja sebagai designer furniture), dan juga membayar bunga student loan.

Saat pesan dari Tae Ha terus berdatangan memberitahu tentang berbagai hutang-hutang lain yang harus Yeo Reum dibayar, Yeo Reum langsung membalas pesan Tae Ha memberitahu kalau dia akan mematikan ponselnya Tae Ha.


Tae Ha akhirnya berhenti mengiriminya pesan tapi mumpung ada kesempatan, dia langsung melihat-lihat isi ponselnya Yeo Reum. Didalamnya, ia menemukan banyak sekali foto mesranya Yeo Reum bersama Ha Jin. Ia berkata pada fotonya Yeo Reum bahwa seharusnya saat ini Yeo Reum tidak berkencan tapi membayar semua hutangnya.

"Seharusnya kau berkencan dengan orang yang lebih layak bukannya pria yang berkencan di belakang punggungmu..." gerutu Tae Ha pada fotonya Yeo Reum.


Yeo Reum mengatakan dengan jujur pada ibunya Ha Jin bahwa dia cukup kecewa dengan ibunya Ha Jin padahal Yeo Reum sudah berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki hubungan menantu-mertua mereka. Ibunya Ha Jin langsung ngomel-ngomel karena Yeo Reum dan Ha Jin sampai sekarang masih belum juga mau menikah.

Yeo Reum bertanya jika dia dan Ha Jin ingin menikah apakah ibunya Ha Jin akan menentang keputusan mereka. Ibunya Ha Jin tidak menjawab dengan jelas dan hanya berkata bahwa dia ingin Yeo Reum mempercepat keputusan menikahnya dengan Ha Jin.


Di tempat lain, Ahn Ah Rim (Yoon Jin Yi), seorang wanita muda yang bekerja sebagai pengantar minuman, memulai harinya dengan senyum ceria. Ia pergi mengantarkan minuman ke kliniknya Ha Jin. Dia datang tepat bersamaan dengan Ha Jin yang sedang bicara pada ibunya di telepon tentang Yeo Reum. Mereka tidak saling mengenal tapi Ha Jin dengan sopannya membukakan pintu klinik untuk Ah Rim.


Sementara itu Joon Ho menunjukkan sebuah foto seorang wanita yang memiliki bekas luka di tangan pada Ha Jin. Setelah melihat foto bekas luka di tangan wanita itu, Ha Jin berkata bahwa bukan bekas luka itu yang sedang dicarinya.

Joon Ho tidak mengerti kenapa Ha Jin begitu bersemangat mencari wanita yang memiliki bekas luka itu? Ha Jin dengan canggungnya mengatakan bahwa dia mencari wanita yang memiliki bekas luka di tangan hanya karena sebagai dokter bekas luka itu cukup menarik perhatiannya.


Stres karena masalah dengan calon mertuanya, Yeo Reum minum-minum sendirian di kedai langganannya. Ia bercerita pada unni pemilik kedai bahwa dia sangat menyukai pacarnya. Dia pria yang baik, dokter dan Yeo Reum ingin sekali menangkap pacarnya sebelum dia direbut wanita lain. Tapi sayangnya Yeo Reum tidak punya uang malah yang ia miliki hanya hutang yang semakin lama semakin menumpuk, karena itulah dia berpura-pura tidak tertarik untuk menikah.


Tae Ha masih sibuk di kantornya saat Yeo Reum meneleponnya dan memintanya untuk bertemu. Tae Ha lalu pergi menemui Yeo Reum didepan kedai, tapi sesampainya disana dia melihat Yeo Reum sedang tertidur didepan kedai karena mabuk. Tae Ha menyadari kalau Yeo Reum masih belum berubah, dia masih suka tidur di luar jika sedang mabuk.


Ha Jin menelepon ponselnya Yeo Reum yang masih dipegang oleh Tae Ha tapi saat Tae Ha menyerahkan ponselnya pada Yeo Reum, baterei ponsel itu malah mati.

Tae Ha bernarasi "Aku tidak tahu kenapa harus terjadi pada saat itu. Ini adalah suatu kebetulan yang menakjubkan"

Ha Jin bingung kenapa Yeo Reum tidak menjawab teleponnya, ia bertanya-tanya dalam hatinya "Jika saat itu baterei ponselnya tidak mati..."

Tae Ha bernarasi "Akankah masa depan mereka berbeda?"

Yeo Reum pun bernarasi "Bagaimana bisa kejadian kebetulan menjadi takdir. Kemana takdir ini akan membawa kami?"


Tae Ha mencoba membangunkan Yeo Reum lagi sambil berusaha membela diri kalau dia tidak mematikan ponselnya tapi batereinya sendiri yang mati. Tapi Yeo Reum malah langsung menamparnya sambil menyuruhnya untuk diam. Saat Yeo Reum berusaha membuka matanya, samar-samar dia melihat Tae Ha duduk disampingnya. 

Dia mengulurkan tangannya untuk menyentuh wajah Tae Ha dengan lembut tapi sesaat kemudian dia menampar Tae Ha sambil mengatainya "Breng**k"


Setelah Yeo Reum muntah-muntah di sebuah gang kecil, dia menemukan seekor kelinci putih liar. Dia bertanya-tanya darimana kelinci itu muncul? Apa dia dicampakkan oleh pemiliknya? 

Tae Ha cemas Yeo Reum menyentuh kelinci liar itu, siapa tahu kelinci itu ada kumannya. Yeo Reum langsung marah-marah, Tae Ha masih saja belum berubah lalu memaksa Tae Ha untuk menyentuh kelincinya. Tae Ha pun langsung menurut dan mengelus-elus kelincinya.


Yeo Reum heran kenapa ada kelinci di tempat seperti ini? Apa ini mimpi? Apa pertemuannya dengan Tae Ha ini hanya mimpi belaka? Tae Ha meyakinkannya kalau pertemuan mereka ini bukan mimpi. Selama ini Yeo Reum tidak pernah sekalipun muncul dalam mimpinya Tae Ha. Bahkan sekalipun Tae Ha sangat merindukannya dan berdoa semoga Yeo Reum muncul dalam mimpinya, tapi Yeo Reum tetap tidak pernah muncul dalam mimpinya.

Yeo Reum tidak percaya pada omongannya, dia yakin kalau ini cuma mimpi karena Tae Ha bukanlah pria yang akan mengatakan hal-hal semacam itu. Memangnya dia pria yang seperti apa? tanya tae Ha. Yeo Reum menjawab kalau Tae Ha adalah pria yang selalu membuatnya menunggu, pria yang punya banyak hal penting selain pacarnya. Tae Ha memang mengatakan padanya kalau Tae Ha mencintainya tapi Tae Ha selalu memperlakukannya layaknya orang yang tidak penting.


Yeo Reum lalu berjalan pergi dengan dengan penuh kesulitan karena tiba-tiba dia merasa ingin buang air kecil. hahhahaha....


Tae Ha akhirnya mengantarkan Yeo Reum dengan mobilnya, sambil berpegangan pada seatbeltnya Yeo Reum minta Tae Ha untuk mempercepat laju mobilnya atau berhenti dimana saja yang ada toiletnya. Tapi tiba-tiba Tae Ha mneghentikan mobilnya ditengah-tengah jalan raya karena lampu merah.

Tae Ha lalu menggoda Yeo Reum dengan memainkan musik yang bertempo cepat sampai membuat Yeo Reum tidak tahan sampai ia harus memohon agar Tae Ha mengganti musiknya dengan musik yang bertempo lebih lambat.


Karena Yeo Reum tidak menjawab teleponnya, Ha Jin mencari Yeo Reum ke studio kerjanya tapi Yoon Sol memberitahu kalau Yeo Reum tidak bekerja seharian ini. Mereka jadi bingung kemana Yeo Reum?


Tae Ha membawa Yeo Reum pulang ke rumahnya, dimana Yeo Reum langsung berlari ke kamar mandi. Setelah itu, dia melihat-lihat rumahnya Tae Ha dan menemukan papan foto 'Life is a Journey' tapi sekarang foto-foto yang tertempel bukan foto-foto masa pacaran mereka dulu.


Mereka berdebat siapa yang harus mengurus kelincinya, Tae Ha tidak mau karena dia tidak suka dengan binatang sementara Yeo Reum tidak bisa memelihara binatang di rumahnya karena teman serumahnya Yoon Sol alergi pada hewan. Tanpa mengacuhkan protesnya Tae Ha, Yeo Reum memberitahu si kelinci kalau dia bisa tinggal di rumahnya Tae Ha karena walaupun dia bilang dia tidak suka hewan tapi lama kelamaan Tae Ha pasti akan menyukainya.


Yeo Reum memutuskan untuk memandikan si kelinci sebelum dia pergi. Tae Ha mengikutinya untuk melihatnya memandikan si kelinci tapi tiba-tiba si kelinci melompat dari tangannya Yeo Reum dan menyebabkan air terciprat kemana-mana dan mereka berdua jadi basah kuyub.


Tae Ha lalu mendekat untuk membantu mengeringkan rambutnya Yeo Reum dengan handuk. Saat mereka menyadari kedekatan mereka, mereka langsung terdiam dan teringat pada ciuman mereka 10 tahun yang lalu.


Keesokan paginya, Yeo Reum terbangun di sebuah ranjang dengan senyum bahagia menghiasi wajahnya. Ia masih memejamkan matanya saat ia merasa Ha Jin memeluknya. Tapi anehnya Yeo Reum merasa sentuhan Ha Jin agak aneh, sentuhan itu terasa asing tapi juga terasa familier.


Yeo Reum lalu membuka matanya dan saat itulah dia baru menyadari kalau orang yang memeluknya bukan Ha Jin tapi Tae Ha dan dia sedang tertidur di kamarnya Tae Ha.


Pada saat yang bersamaan, Ha Jin sedang membeli buket bunga untuk ia berikan pada Yeo Reum karena hari ini adalah ultahnya Yeo Reum. Hari ini pula, Ha Jin akan melamar Yeo Reum.


Ha Jin lalu menelepon Yeo Reum untuk mengucapkan selamat ultah dan bertanya apakah Yeo Reum ada di rumah? Yeo Reum langsung berbohong mengiyakannya. Tapi dia langsung panik saat Ha Jin menyuruhnya keluar karena Ha Jin sekarang sudah berada didepan rumahnya Yeo Reum.

Yeo Reum langsung cepat-cepat berbohong lagi mengatakan kalau Yoon Sol dan Joon Ho sedang bertengkar. Kebohongannya cepat ketahuan saat Ha Jin melihat Joon Ho dan Yoon Sol muncul dari belakangnya dan memberitahunya kalau Yeo Reum tidak pulang semalaman.


Ha Jin jadi bingung, jadi Yeo Reum sedang berada dimana sekarang. Joon Ho langsung mengerti dan berusaha menutupi kebohongan Yeo Reum dari Ha Jin dengan bertanya apakah Yeo Reum sekarang ini sedang berada di studio. Yoon Sol yang tidak cepat tanggap malah bingung dengan Joon Ho, dia semalaman berada di studio tapi Yeo Reum tidak ada.

Yeo Reum langsung berbohong lagi mengatakan kalau dia sedang berada di tempat ibunya karena ibunya sedang tidak enak badan. Lagi-lagi kebohongan Yeo Reum langsung ketahuan saat tiba-tiba ibunya Yeo Reum muncul dari dalam rumahnya Yeo Reum lalu menyuruh Ha Jin, Joon Ho dan Yoon Sol masuk rumah.


Karena tidak tahu lagi harus membuat alasan apa maka Yeo Reum pun memutuskan untuk mematikan teleponnya dan mengatakan kalau dia akan menjelaskannya nanti. Setelah mematikan teleponnya, Yeo Reum berpaling melihat Tae Ha tepat saat Tae Ha membuka matanya dan tersenyum melihat Yeo Reum. 

Yeo Reum bertanya-tanya "Apa yang terjadi pada kita... semalam?"

7 comments

Ditunggu kelanjutannya.. dina

I like that. . . .

makasie chingu sinopnya.. visit back yah.. :D

This comment has been removed by the author.

izin share link sinopsis ya,,gomawo :D

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon