Powered by Blogger.

Episode 6: Bahkan sekalipun langit runtuh, aku tidak akan kembali padamu.


Tae Ha terbangun di kamarnya dengan sebuah mic di kasurnya dan langsung meringis ngeri saat ia teringat akan kejadian semalam. Tapi saat ia diwawancara, dia langsung pasang senyum dan berkata bahwa semalam dia hanya sedikit mabuk. 


Tae Ha mengaku kalau dia ingat semalam dia menyatakan perasaannya pada Yeo Reum. Tapi Tae Ha menyangkal kalau yang ia nyatakan malam itu bukan perasaannya yang sebenarnya dan dia hanya mengingat perasaan lamanya pada Yeo Reum. Tae Ha itu masih ingat ekspresi kejam Yeo Reum setelah dia menyatakan perasaannya kemarin. 

Satu hal yang paling Tae Ha sesali dari kejadian semalam bukanlah penyataan perasaannya pada Yeo Reum tapi saat dia menggila karena mabuk.



Flashback,
Saat mereka masih minum-minum bersama, Tae Ha tiba-tiba mengajak semua orang pergi karaokean. Yeo Reum dan Ha Jin berduet sementara Tae Ha yang mabuk terus menerus mengganggu mereka, merekam acara duet mereka dengan ponselnya lalu mengiringi lagu duet mereka dengan berjoget. 



Saat Yeo Reum ke kamar kecil, Tae Ha dan Ha Jin saling mengenal satu sama lain. Mereka saling memberitahukan umur mereka yang beda usia 2 tahun dan Tae Ha langsung menyuruh Ha Jin memanggilnya 'hyung'.

Ha Jin langsung protes karena hubungan mereka tidak cukup dekat sampai dia harus memanggil Tae Ha dengan sebutan hyung. Tae Ha protes balik karena Ha Jin bicara dengan bahasa tidak formal padanya tapi tidak mau memanggilnya Hyung. Ha Jin menyalahkan Tae Ha sebagai yang duluan bicara dengan bahasa tidak formal padanya tapi Tae Ha langsung balik menyalahkan Ha Jin.


Saat Yeo Reum baru keluar dari kamar kecil, dia diberitahu oleh rekan kerjanya kalau Ha Jin dan Tae Ha sedang membuat keributan. Yeo Reum langsung buru-buru kembali ke tempat karaoke dan langsung melotot melihat kegilaan yang tengah terjadi di sana.

Yeo Reum bengong melihat Tae Ha memakai jaket biru kerlap-kerlip sedang berduet dan berjoget bersama Ha Jin yang memakai wig warna-warni sementara dir. Yoon pura-pura mensyuting acara duet gila itu pakai tabung pemadam kebakaran sebagai kamera. Ha Jin lalu memakaikan topeng kuda ke kepala Tae Ha lalu menunggangi Tae Ha.


Saat mereka hendak berduet lagu kedua, Yeo Reum cepat-cepat mengajak Ha Jin pulang tapi Tae Ha melarang Ha Jin pergi. Tae Ha yang mabuk berat, menyatakan kalau dia adalah hyung-nya Ha Jin. Dan sebagai hyung yang baik, dia langsung memberikan sebuah tamburin pada Ha Jin sementara Tae Ha sendiri menyimpan sebuah mic. 

Tae Ha menyatakan kedua benda itu adalah hadiah perayaan hubungan kakak-adik mereka dan Ha Jin sangat terharu mendapat hadiah tamburin itu. Kedua pria itu lalu saling berpelukan menyatakan diri mereka sebagai hyung dan dongsaeng. Sementara Yeo Reum hanya bisa melongo melihat tingkah aneh mereka.


Kembali ke masa kini,
Tae Ha mendesah kesal kenapa dia bisa sampai melakukan hal seperti kemarin malam itu, dan herannya lagi bagaimana bisa Ha Jin menerima hadiah pemberiannya itu begitu saja.

Ha Jin baru sampai di klinik saat dia melihat tamburin pemberian Tae Ha kemarin malam. Sekarang setelah Ha Jin sadar dari mabuknya, baru dia mencaci pernyataan hubungan kakak-adik mereka kemarin.


Tae Ha membuang mic-nya dan berkata bahwa dalam hal ini yang harus disalahkan adalah alkohol. Walaupun kemarin pernyataan cintanya ditolak tapi sekarang Tae Ha sama sekali tidak merasa malu sedikitpun karena kemarin dia mengatakan semua itu dalam keadaan mabuk.

"Selain itu, apakah hanya karena Yeo Reum mengabaikanku, apakah itu akan mengubah kenyataan kalau aku mempesona? tentu saja tidak" ujar Tae Ha


Tae Ha ngotot kalau dia tidak menyukai Yeo Reum karena Yeo Reum cuma mantan pacar sementara banyak wanita lain yang menyukainya. Ponselnya tae Ha tiba-tiba berbunyi dan dia langsung membanggakan dirinya karena pagi-pagi dia sudah ditelepon wanita. Dia lalu mengangkat teleponnya dan mulai bergaya sok mesra pada wanita peneleponnya tapi ternyata yang meneleponnya adalah dir. Yoon.  (hahaha)


Di cafe, Tae Ha sarapan bersama dir. Yoon dan bertanya-tanya berapa kira-kira kerugian yang akan mereka tanggung kalau dia membatalkan kontrak dengan Yeo Reum. Dir. Yoon langsung protes karena design sebagus itu cukup sulit didapat dengan harga yang sudah mereka sepakati. 


Tae Ha lalu bertanya apakah dir. Yoon pernah menyukai seseorang yang sudah punya pacar? Dir. Yoon menjawab tidak pernah tapi dia tahu siapa yang pernah menyukai istri orang lain yaitu The Great Gatsby.

"Benar, Gatsby! Bagaimana akhir ceritanya?" tanya Tae Ha

"Gatsby mati" jawab dir. Yoon


Tae Ha langsung emosi mendengarnya, kenapa si Gatsby itu harus mengorbankan hidupnya demi cinta? Tae Ha bersumpah kalau dia tidak akan bernasib sama dengan Gatsby, Tae Ha bersumpah kalau dia tidak akan mati. 

"Aku tidak akan mati! Aku tidak akan pernah mati!" sumpah Tae Ha


Mereka tiba di kantor bersamaan dengan Yoon Sol dan Yeo Reum yang juga baru tiba untuk rapat dengan tim interior. Dir. Yoon menyapa mereka dan memberitahukan kalau dia dan Tae Ha baru selesai makan sarapan, tapi saat dia berpaling untuk melihat Tae Ha ternyata Tae Ha malah sudah menghilang tanpa sepengetahuannya.


Tae Ha ternyata sedang bersembunyi di dapur untuk menghindari Yeo Reum tapi Yeo Reum berhasil menemukannya. Tae Ha sangat gugup berhadapan dengan Yeo Reum tapi Yeo Reum sendiri sangat santai bahkan anehnya tiba-tiba mencemaskan keadaan Tae Ha setelah mabuk berat semalam.

Yeo Reum mengatakan kalau semalam dia juga mabuk berat sampai tidak ingat apapun bahkan dia juga tidak ingat apa yang Tae Ha ucapkan padanya di tangga depan restoran. Dia lalu menanyakan apa yang Tae Ha katakan padanya semalam sambil menyodorkan segelas kopi untuk Tae Ha dan memperbaiki kerah baju Tae Ha sampai membuat Tae Ha merasa tidak nyaman karenanya.


Di dalam kantornya, Tae Ha mondar-mandir dengan kebingungan apa benar Yeo Reum tidak ingat apapun semalam. Dia teringat saat Yeo Reum menginap di rumahnya dan tidak ingat apapun yang terjadi malam sebelumnya karena mabuk berat. Ingatan aka kejadian waktu itu meyakinkan Tae Ha kalau Yeo Reum pasti tidak ingat apapun semalam.


Saat Tae Ha hendak pergi ke lokasi proyek, Yoon Sol dan dir. Yoon mengajaknya makan siang bersama mereka dulu. Tae Ha melirik Yeo Reum dengan cemas tapi saat ia melihat Yeo Reum bersikap biasa-biasa saja, Tae Ha akhirnya mau ikut makan siang bersama.


Di restoran, Yoon Sol dan Yeo Reum mengagumi kuku salah seorang pekerja yang dimanikur dengan indah karena sebagai orang yang setiap hari harus bekerja dengan kayu Yoon Sol dan Yeo Reum tidak bisa memanikur kuku mereka. Rekan kerja mereka itu mengatakan kalau dia memanikur kukunya atas keinginan sang pacar.

Yoon Sol dan Yeo Reum langsung kagum dengan perhatian pacar rekan kerja itu tapi rekan kerja itu mengatakan kalau pacarnya memperhatikan penampilannya bukan karena perhatian padanya tapi karena pacarnya itu akhir-akhir ini sudah berubah dan sering sekali mengkomplain penampilannya, bahkan pacarnya itu menyuruhnya untuk operasi hidung agar lebih mancung. Rekan kerja itu mengeluh sedih karena sepertinya pacarnya sudah mulai bosan dengannya.


Sambil diam-diam melirik Tae Ha, Yeo Reum mengatakan kalau dia mengerti betul perasaan itu. Yeo Reum lalu cercerita bagaimana mantan pacarnya yang awalnya sangat perhatian tiba-tiba mulai berubah.




Flashback,
Tae Ha dan Yeo Reum kencan di taman bermain. Yeo Reum menceritakan pada Tae Ha tentang salah seorang temannya yang tengah bersedih karena baru saja putus dengan pacarnya sambil asyik makan kembang gula tanpa menyadari ada sisa kembang gula yang menempel di pipinya.  



Tae Ha terus menerus tersenyum geli bukan karena cerita putusnya hubungan temannya Yeo Reum dengan pacarnya tapi karena ada sisa kembang gula yang menempel di pipinya Yeo Reum. Salah seorang anak kecil memperhatikan penampilan Yeo Reum dengan senyum geli dan saat ibu anak itu datang menjemputnya, ibunya juga sama-sama tersenyum geli melihat Yeo Reum.

"Kenapa mereka menertawaiku?" tanya Yeo Reum bingung

"Karena kau cantik. Sangat cantik" jawab Tae Ha


Di kamar kecil, Yeo Reum berteriak kencang saat dia melihat di cermin penampilannya yang berantakan dengan sisa kembang gula menempel di pipinya.


Saat dia keluar menemui Tae Ha, Yeo Reum langsung mengabaikannya dengan sebal. Tae Ha sendiri langsung protes kenapa Yeo Reum menghapus semua sisa kembang gulanya padahal Yeo Reum terlihat sangat manis dengan sisa kembang gula itu. 


Yeo Reum langsung meninju perut Tae Ha dengan kesal karena Tae Ha tidak memberitahunya sampai semua orang yang melihatnya menertawainya.

"Karena kau sangat manis. Manis sekali" 

Pujian itu dan juga ciuman berhasil meredakan emosi Yeo Reum.


Kembali ke masa kini,
Rekan kerjanya kagum dengan perhatian mantan pacar Yeo Reum dan Tae Ha diam-diam tersenyum bangga dengan pujian itu. Sayanya senyum bangga itu langsung menghilang saat Yeo Reum bercerita tentang perubahan sikap mantan pacarnya sebelum mereka putus.


Flashback,
Yeo Reum dan Tae Ha sedang makan siang bersama. Yeo Reum makan ayam sampai sausnya menempel di pipinya tapi kali ini Tae Ha malah memprotes penampilannya. Yeo Reum memintanya untuk menghapuskan saus yang menempel di pipinya, tapi Tae Ha malah menyodorkan kotak tisunya dan menyuruh Yeo Reum mengelap noda itu sendiri.


Kembali ke masa kini,
Mendengar cerita Yeo Reum, rekan kerjanya langsung mencaci maki mantan pacar Yeo Reum itu. Mereka tidak menyangka mantan pacar Yeo reum bisa sangat berubah seperti itu. Sambil diam-diam melirik Tae Ha, Yoon Sol berkata bahwa pria itu pasti sangat bosan pada Yeo Reum sampai bersikap seperti itu pada Yeo Reum.

"Lalu apa yang terjadi?" tanya rekan kerjanya

"Apa lagi yang bisa kulakukan kalau dia sudah berubah? Apa gunanya berdebat setiap waktu? Bukan cuma dia saja yang sudah bosan, aku juga sama. Kenapa aku harus berusaha keras kalau dia bahkan tidak peduli untuk berusaha juga?" ujar Yeo Reum sambil melirik Tae Ha


Tidak tahan mendengar perkataan Yeo Reum, Tae Ha langsung cepat-cepat keluar untuk membayar tagihan makan. Tak lama kemudian, Yeo Reum harus pergi duluan karena ada pelanggan yang datang ke studio. 

Di luar, Tae Ha menyusul Yeo reum untuk membenarkan ingatan Yeo Reum yang salah. Tae Ha ingat dengan kejadian kembang gula tapi Tae Ha sama sekali tidak ingat kejadian di restoran ayam. Yeo Reum tidak masalah kalau Tae Ha tidak mengingat kejadian itu karena dia menyadari kalau ingatan mereka pasti berbeda. 

"Seseorang mungkin tidak ingat kejadian yang menurut orang lain sangat penting. Sama seperti semalam. Aku ingat semuanya, aku tidak mabuk semalam" ujar Yeo Reum

Tae Ha langsung terngangah terkejut mendengarnya. Dia semakin tidak bisa berkata-kata saat Yeo Reum mengatakan kalau dia tahu Tae Ha tadi pagi lari bersembunyi darinya karena Tae Ha merasa malu. Yeo Reum sangat yakin kalau Tae Ha ingat akan penyataan cintanya kemarin malam tapi sekarang pura-pura tidak ingat.


Tae Ha langsung protes balik karena setelah dia menyatakan perasaannya, Yeo Reum malah memperkenalkan Ha Jin pada semua rekan kerja mereka. Apa Yeo Reum tidak memikirkan perasaannya sama sekali saat Yeo Reum melakukan itu?

"Kenapa aku harus memikirkan perasaanmu?" ujar Yeo Reum "Itu kan perasaanmu sendiri. Kau merasa terluka atau tidak, kau sendiri yang harus mengurusi perasaanmu itu. Kenapa aku harus peduli dengan perasaanmu?"

"Dasar wanita jahat!" caci Tae Ha

Yeo Reum mengaku kalau dia memang wanita jahat dan merasa tidak  perlu berbaik hati pada Tae Ha karena sudah ada orang lain yang ia pedulikan dan yang harus ia pedulikan sekarang adalah perasaannya sendiri dan bukannya perasaan Tae Ha. (wow! jahatnya Yeo Reum)


Di kantornya Yoon Hee, asistennya Yoon Hee, asisten Jang, sedang bingung harus menulis apa untuk rencana masa depannya nanti karena dia tidak ingin selamanya menjadi asisten. Dalam kebingungannya, tiba-tiba bayangan dirinya muncul dan memberitahunya kalau dia tidak punya bakat jadi sebaiknya dia menikah saja tapi bayangannya yang satunya lagi menentang ide itu karena menurutnya tidak akan ada pria yang mau menikahi wanita tidak cakap sepertinya. Hinaan kedua bayangannya itu sukses membuat asisten Jang tambah stres.


Saat ia tengah bersedih, Min Soo datang untuk mencari Yoon Hee. Asisten Jang memberitahunya kalau Yoon Hee kekurangan vitamin D, karena itulah sekarang dia sedang keluar untuk mendapatkan sinar matahari di sebuah sekolah.

Di sebuah lapangan sekolah, Yoon Hee duduk di tangga menonton para siswa SD sedang bermain sepak bola. Diantara semua bocah yang bermain, Yoon Hee memperhatikan satu orang bocah lelaki yang bernama Han Woo Joo dengan senyum. 

Setelah permainan sepak bola itu selesai, Yoon Hee bertanya pada Woo Joo, kenapa Woo Joo tidak mencetak gol sama sekali hari ini. Woo Joo berkata kalau sepatu sepak bolanya sudah tidak muat lagi untuk kakinya jadi dia tidak bisa berlari dengan baik. Yoon Hee menyuruh Woo Joo untuk meminta neneknya membelikannya sepatu baru. 

Woo Joo bertanya apakah Yoon Hee mengenal neneknya, tapi Yoon Hee berkata kalau dia tidak mengenal neneknya, dia hanya pernah melihat Woo Joo dijemput neneknya. Saat Woo Joo pergi menyurul teman-temannya, dia berpapasan dengan Min Soo yang baru tiba di sekolah itu.


Di restoran, setelah acara makan siangnya selesai, semua pekerja pergi duluan tapi Tae Ha menghentikan Yoon Sol untuk memberinya sebuah kantong berisi kepiting acar dan meminta Yoon Sol untuk memberikan makanan itu ke ayahnya Yeo Reum karena Tae Ha masih ingat kalau ayahnya Yeo Reum menyukai makanan itu.

Yoon Sol sangat terkejut mendengarnya. Dia memandang Tae Ha dengan bingung saat dia mengingatkan Tae Ha kalau ayahnya Yeo Reum sudah meninggal dunia sebulan sebelum Tae Ha dan Yeo Reum putus. Tapi Tae Ha sepertinya tidak tahu tentang kematian ayahnya Yeo Reum, karena dia tampak sangat terkejut mendengar berita ini.

"Karena inilah aku tidak tahan denganmu. Bagaimana bisa kau putus saat Yeo Reum sedang kesusahan setelah ayahnya meninggal dunia? Bagaimana bisa kau melakukan itu sebagai seorang manusia? Bajing**!" maki Yoon Sol

Yoon Sol hendak berlalu pergi dengan marah tapi Tae Ha cepat-cepat menghentikannya untuk meminta Yoon Sol memberitahunya sekali lagi tentang kematian ayahnya Yeo Reum.


Di lapangan sekolah, Min Soo mengatakan pada Yoon Hee bahwa dia ingat akan perselingkuhan yang mereka lakukan 10 tahun yang lalu. Tapi alasan perselingkuhan itu terjadi karena 10 tahun yang lalu Min Soo menikah dengan seorang wanita tanpa dilandasi cinta dan juga waktu itu Yoon Hee sedang bermasalah dengan suaminya.

Yoon Hee meminta Min Soo untuk tidak membawa-bawa mereka yang sudah mati, mereka yang sudah mati tidak melakukan hal-hal yang benar dan mereka berdua juga tidak melakukan sesuatu yang patut untuk dibanggakan. Dan sekarang hubungan mereka dengan yang sudah mati sudah selesai.

"Apa kau masih membenci ayahnya Yeo Reum?" tanya Min Soo

"Segalanya sudah berakhir setelah kematian aku bahkan tidak percaya pada kehidupan alam baka"



Di restoran, Yoon Sol memberitahu Tae Ha bahwa ayahnya Yeo Reum meninggal dunia dalam kecelakaan mobil yang terjadi didepan apotik dekat rumah lamanya Yeo Reum. 

"Apa kau sudah melupakan semuanya?" tanya Yoon Sol tak percaya

Tae Ha tidak menjawabnya tapi dia tampak sangat shock seperti baru pertama kali mendengar berita ini.


Saat Yeo Reum kembali ke studio dan memberitahukan masalah ini pada Yeo Reum, Yeo Reum malah marah-marah pada Yoon Sol karena Yoon Sol memberitahu masalah ayahnya pada Tae Ha. Yeo Reum mengeluhkan sikap Tae Ha yang ingat tentang makanan kesukaan ayahnya Yeo Reum tapi tidak ingat kalau ayahnya Yeo Reum sudah meninggal dunia.

Anehnya Yeo Reum malah bertanya dengan canggung "Dia... tidak ingat?" 

"Iya, dia tidak ingat sama sekali. Bagaimana bisa dia tidak ingat sama sekali? Dia terlihat sangat shock" ujar Yoon Sol keheranan sementara Yeo Reum malah tampak cemas.


Dalam perjalanan kembali ke kantor, Tae Ha terus menerus terdiam sementara dir. Yoon bertanya apakah mantan pacar yang Yeo Reum bicarakan di restoran tadi adalah Tae Ha. Dir. Yoon berkata kalau Tae Ha pasti telah melakukan kesalahan sangat besar sampai membuat Yeo Reum membencinya sampai sekarang.

Di klinik Bom Bom, ibunya Ha Jin mendatangi kantor Joon Ho untuk mengencangkan kulitnya. Ibunya Ha Jin meminta Joon Ho merahasiakan masalah ini dari Ha Jin, Joon Ho meyakinkan ibunya Ha Jin bahwa dia selalu menjamin kerahasiaan pasiennya.


Setelah operasi, Ha Jin menemukan sebuah bingkisan dari ibunya di kantor. Joon Ho datang dan ternyata dia sama sekali tidak merahasiakan masalah ibunya Ha Jin dari Ha Jin karena ternyata Ha Jin sudah tahu kalau ibunya sering mengencangkan kulitnya di kantornya Joon Ho.


Ha Jin mendapat pesan dari Ah Rim yang mengajaknya kencan makan kimbab malam ini. Saat dia menyadari kalau Joon Ho mengintip pesan itu, Ha Jin langsung meloncat berusaha merahasiakan pesan itu dari Joon Ho dan membuat Joon Ho jadi curiga dengan sikap Ha Jin itu.


Saat Ha Jin menyuruh Joon Ho pergi, Joon Ho langsung mengancam akan memberitahu Yeo Reum kalau Ha Jin menyembunyikan sebuah pesan. Ha Jin berusaha mengejar Joon Ho untuk membujuknya tapi Joon Ho malah langsung menyerang Ha Jin dan merebut ponselnya dan membaca pesan Ah Rim.

Joon Ho sangat terkejut saat membaca kata 'kencan' tapi Ha Jin bersikeras bahwa inti pesan itu bukan kencannya tapi kimbabnya.


Ha Jin sangat senang bertemu lagi dengan Ah Rim bahkan sebelum pergi, Ha Jin mengecek penampilannya dulu di cermin. Saat dia tiba di restoran, dia tersenyum melihat Ah Rim juga sedang mengecek penampilannya di cermin.


Karena Ha Jin terus bicara padanya dengan bahasa formal, Ah Rim meminta Ha Jin untuk bicara dengan bahasa tidak formal saja apalagi dia lebih muda. Ah Rim memberitahu bahwa umurnya 27 tahun lalu menanyakan umur Ha Jin dan setelah Ha Jin memberitahu umurnya 32 tahun, Ah Rim berkata kalau umur Ha Jin sama dengan umur oppa-nya. Ha Jin langsung terdiam kaget mendengar Ah Rim membicarakan oppa-nya.

Ah Rim lalu bercerita pada Ha Jin kalau dia dan oppa-nya terpisah waktu mereka kecil. Ah Rim berpikir bahwa walaupun dia dan oppanya terpisah lebih dari 20 tahun tapi jika suatu hari dia bertemu dengan oppa-nya, dia pasti bisa mengenali oppa-nya itu dan Ah Rim yakin kalau oppanya juga akan bisa mengenalinya terutama dengan bekas luka di tangannya itu. Karena itulah Ah Rim menolak tawaran Ha Jin untuk menghilangkan bekas lukanya.


Ha Jin dengan canggungnya berkata bahwa jika Ah Rim dan oppa-nya bertemu bisa saja oppa-nya Ah Rim pura-pura tidak mengenalinya. Tapi Ah Rim bingung kenapa oppa-nya harus melakukan itu. 

"Jika kau berpisah sangat lama, banyak sekali hal yang bisa terjadi"

"Aku tidak tahu tentang keadaannya tapi aku yakin oppa hidup dengan baik"

Ah Rim bersumpah kalau dia sampai bertemu dengan oppa-nya, dia pasti akan membunuhnya karena oppa-nya itu telah membuat hidupnya menjadi seperti ini. Ha Jin langsung melotot ketakutan tapi Ah Rim langsung tertawa dan berkata kalau dia cuma bercanda.


Di klinik Bom Bom, Yeo Reum mengirim pesan pada Ha Jin tapi Ha Jin mengacuhkannya, dia lalu berusaha menelepon Ha Jin tapi lagi-lagi Ha Jin mengacuhkan teleponnya. Joon Ho pura-pura tidak tahu dan cepat-cepat melarikan diri.


Karena sangat penasaran dimana Ha Jin berada sekarang, Yeo Reum akhirnya melacak keberadaannya dengan menggunakan GPS. Dia mengikuti arah GPS-nya dan melihat Ha Jin dari luar restoran sedang makan kimbab dan bercanda tawa bersama dengan seorang gadis. Yeo Reum langsung salah paham dan semakin salah paham saat dia mencoba menelepon Ha Jin lagi tapi lagi-lagi Ha Jin mengacuhkannya.


Bersambung ke part 2

4 comments

wah wah hajin nih!
bener-bener ya.....,, katanya baik and sayang banget sama yeo reum tpi kok malah jdi gini sama ah rim...,,,, hajin diam-diam menghanyutkan {eh! bner nggak ya?}
klu gituh ditunggu part 2nya ya mbak yg imut and baik..... :)
fighting!!!

Penasaran sama lanjutannya.. ditunggu part 2 nya...

Penasaran sama lanjutannya.. ditunggu part 2 nya...

Ga suka tae ha!bener2 perusak hub.org...pfft,Ha jin blom bsa jujur tentang ah rim ke yeo reum mungkin krn dia jga blom siap kalau yeo reum tau ha jin ternyata anak panti..mungkin^^ dtunggu part2'y

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon