Powered by Blogger.



Suasana meja makan Ha Jin menjadi sangat-sangat menegangkan dengan kehadiran Yeo Reum tapi Yeo Reum bersikeras memaksa mereka untuk memakan sarapannya dan saling berbincang seperti biasanya sambil berpura-pura dia tidak ada diantara mereka. Tapi baik Ha Jin maupun Ah Rim sama-sama membeku di tempat duduk masing-masing dengan gugup.

Ha Jin dan Ah Rim sama-sama berusaha meyakinkan Yeo Reum bahwa ini adalah pertama kalinya dia mengajak Ah Rim sarapan. Ha Jin dengan gugup berusaha menjelaskan situasinya bahwa dia hanya mengajak Ah Rim sarapan karena Ah Rim sering tidak bisa sarapan sebelum berangkat kuliah. Ah Rim pun berusaha meyakinkan Yeo Reum bahwa dia sama sekali tidak tahu kalau Ha Jin akan menyiapkan sarapan untuknya.



"Pacarku sangat baik, iya kan?" tanya Yeo Reum pada Ah Rim

Dan Ah Rim langsung mengangguk mengiyakannya, jawaban itu langsung membuat Yeo Reum emosi lagi karena menurutnya seharusnya Ah Rim pura-pura tidak tahu. Ah Rim langsung sadar diri dan pura-pura tak tahu apakah Ha Jin orang baik atau tidak.

"Tapi kurasa kau benar bahwa dia memang orang yang baik. Dia bilang, dia akan membantu orang-orang yang ingin kubantu..."

Yeo Reum tiba-tiba menyela "Dia membelikanmu daging, membeli sepeda dan kalian juga melakukan kencan kimbab dan diatas semua itu kalian sarapan. Dan kau bicara padanya seolah dia temanmu, Nam Ha Jin-ssi"


Ha Jin langsung gugup dan berusaha beralasan bahwa dia bicara sangat akrab pada Ah Rim adalah karena Ah Rim jauh lebih muda darinya. 

Tidak nyaman berada diantara Yeo Reum dan Ha Jin, Ah Rim langsung cepat-cepat pamit pergi dengan alasan harus pergi kuliah. Ha Jin pun cepat-cepat berdiri untuk mengantarkan kepergian Ah Rim tapi Ah Rim meminta Ha Jin untuk duduk saja dan menyelesaikan kesalahpahaman ini.


Setelah Ah Rim pergi, Yeo Reum marah-marah menuduh Ha Jin berselingkuh. Ha Jin langsung menyangkalnya tapi tetap saja Yeo Reum tidak merasa tenang. Ha Jin terus berusaha meyakinkan Yeo Reum bahwa dia tidak ada hubungan apa-apa dengan Ah Rim bahkan Yeo Reum sendiri yang bersikap seolah ada sesuatu dalam hubungannya dengan Ah Rim.

Tapi Yeo Reum tetap tidak bisa percaya apalagi tadi Ha Jin membuatnya sangat shock dengan menutup pintu dan meninggalkannya sendirian di luar.


Ha Jin akhirnya mengaku bahwa dia memang peduli pada Ah Rim. Ha Jin masih merahasiakan hubungannya dengan Ah Rim tapi dia mengaku bahwa dia kasihan pada Ah Rim yang tumbuh besar sendirian dan bahkan harus bekerja keras di berbagai pekerjaan paruh waktu untuk bertahan hidup dan membiayai kuliahnya.

"Dia pasti sangat kesusahan jadi aku merasa cukup terganggu karena dia tidak punya seseorang yang mendukungnya. Kau mungkin tidak akan bisa membayangkan bagaimana hidup seperti itu. Tapi hidup seperti itu pasti sangat berat baginya" ujar Ha Jin

"Kau pikir aku tidak pernah mengalami kesulitan?"

Ha Jin yakin kalau Yeo Reum pasti tidak pernah mengalami kesulitan apapun karena Yeo Reum masih memiliki ibunya dan tumbuh tanpa merasakan rasa sakit.


"Kalau begitu bagaimana denganmu?" tanya Yeo Reum 

Jika Ha Jin pikir dia tumbuh tanpa pernah merasakan rasa sakit sehingga dia tidak akan mengerti kenapa Ha Jin bersikap sangat baik pada Ah Rim, lalu bagaimana dengan Ha Jin sendiri. Apakah itu berarti Ha Jin pernah mengalami penderitaan seperti yang Ah Rim alami sampai Ha Jin bisa mengerti penderitaan yang dialami Ah Rim dan berbaik hati pada Ah Rim. Karena janjinya pada ibunya, Ha Jin tentu saja tidak bisa menjawab pertanyaan Yeo Reum itu.

Saat Yeo Reum melihat ke dapur yang berantakan setelah Ha Jin menyiapkan semua sarapan itu hanya untuk Ah Rim, dia langsung berusaha keras menahan kemarahannya. Saat Ha Jin menyadari apa yang sedang dilihat Yeo Reum, Ha Jin cepat-cepat menjelaskan bahwa dia menyiapkan sarapan untuk Ah Rim karena dia kasihan pada Ah Rim yang sering tidak bisa sarapan sebelum berangkat kuliah.

"Jadi apa maksudmu kau akan menyiapkan sarapan untuknya lagi?" tanya Yeo Reum

"Tidak, tidak! aku tidak akan memakan sarapannya! aku tidak akan memakannya" ujar Ha Jin

Yeo Reum akhirnya mau menerima penjelasan Ha Jin dan kebaikan Ha Jin yang hanya ingin menolong Ah Rim tapi Yeo Reum meminta Ha Jin untuk tidak terlalu dekat dengan Ah Rim dan membuatnya gelisah lagi. Ha Jin berjanji tidak akan lagi menemui Ah Rim secara pribadi.

Yeo Reum mengulurkan tangannya pada Ha Jin dan Ha Jin langsung tersenyum menyambut uluran tangan Yeo Reum itu sambil meminta maaf tapi sayangnya uluran tangan Yeo Reum bukan dimaksud agar Ha Jin menggenggam tangannya tapi untuk meminta ponselnya Ha Jin.


Ha Jin pun cepat-cepat menyerahkan ponselnya dan meminta Yeo Reum untuk melihat-lihat ponselnya agar Yeo Reum yakin kalau dia tidak bersalah. Tapi saat Yeo Reum hendak membuka ponselnya, Ha Jin malah langsung berteriak mencegah Yeo Reum membuka ponselnya, otomatis sikapnya itu membuat Yeo Reum jadi curiga lagi.

"Sekarang aku terlihat benar-benar seperti sedang berselingkuh" Ha Jin menyesali perbuatannya. 

Dia lalu menjelaskan bahwa dia sudah mengubah password ponselnya karena Joon Ho sering sekali melihat-lihat ponselnya. Tapi penjelasannya itu semakin mengundang kecurigaan Yeo Reum karena jika Ha Jin mengubah password ponselnya, apakah itu berarti ada sesuatu yang tidak boleh dilihat Joon Ho.

"Tidak, aku benar-benar tidak bersalah. Password-nya adalah tanggal pertama kita bertemu" ujar Ha Jin membela diri

Ha Jin memohon pada Yeo Reum untuk melihat isi ponselnya supaya Yeo Reum tahu kalau dia benar-benar tidak berselingkuh. Tapi Yeo Reum memutuskan untuk tidak melihat ponselnya agar dia bisa selalu mencurigai dan mengganggu Ha Jin. Keputusan Yeo Reum itu langsung membuat Ha Jin kecewa dan sedih.


Setelah itu, Ha Jin mengantarkan Yeo Reum ke studionya tapi sebelum pergi, Ha Jin meminta Yeo Reum memberinya sebuah senyuman karena sedari tadi dia terus meminta maaf tapi Yeo Reum terus cemberut padanya. Karena itulah Ha Jin meminta Yeo Reum memberinya satu senyuman saja. Yeo Reum yang masih belum mood, langsung memaksa mulutnya menekuk senyum dengan kedua jarinya.


Tapi setelah itu Yeo Reum meminta maaf atas apa yang dia lakukan dihadapan Ah Rim. Ha Jin tidak mempermasalahkannya, dia mengerti kalau Yeo Reum memang pantas marah-marah seperti itu. Yeo Reum meminta Ha Jin untuk tidak membuatnya menjadi wanita aneh dan tidak masuk akal yang suka melihat-lihat isi ponsel pacarnya.

Yeo Reum juga punya permintaan lain yaitu ia ingin Ha Jin tidak terlalu baik pada wanita lain karena Ha Jin selalu bersikap baik pada semua wanita bahkan dia juga selalu bersikap baik pada semua suster di kliniknya dan juga pada semua pasiennya.

"Saat kau tersenyum dengan wajah tampanmu, para wanita bisa salah paham mengira pria tampan ini tertarik pada mereka"


Walaupun selama ini Ha Jin tidak pernah menyadari sikapnya yang terlalu baik pada semua wanita tapi sekarang Ha Jin berjanji tidak akan tersenyum jika tidak sedang bersama Yeo Reum bahkan mulai sekarang dia akan bersikap sangat dingin pada wanita lain, Ha Jin lalu mengesahkan janjinya dengan mencium Yeo Reum.


Yoon Sol tiba-tiba datang dan menggoda mereka dengan memprotes kemesraan mereka. Tapi kedatangan Yoon Sol langsung Ha Jin manfaatkan untuk bersikap sangat dingin pada Yoon Sol bahkan sampai mengancam Yoon Sol untuk lebih hati-hati kalau bicara. Yoon Sol langsung bengong diperlakukan seperti itu.


Tae Ha dan para pegawainya sedang mempresentasikan proyek pembangunan country house mereka pada para klien dan ternyata respon yang mereka dapat cukup besar dan dalam waktu singkat mereka berhasil menjual habis country house yang mereka presentasikan itu. Tae Ha dengan bangganya mengingatkan dir. Yoon bahwa kesuksesan mereka ini adalah berkat idenya dan kerja kerasnya.


Saat mereka hendak makan siang, dir. Yoon tiba-tiba ditelepon Yeo Reum yang menanyakan password pintu wine bar, Yeo Reum pergi kesana untuk memotret konstruksi bangunan wine bar. Melihat ada kesempatan untuk bertemu Yeo Reum, Tae Ha langsung menyuruh dir. Yoon untuk membuat Yeo Reum tertahan disana sampai dia tiba disana dalam waktu 25 menit.

"Bagaimana bisa kau tiba disana dalam waktu 25 menit?" tanya dir. Yoon heran

Tapi Tae Ha tidak punya waktu untuk menjawabnya dan langsung pergi sambil membawa makan siangnya lalu ngebut menuju wine bar. Sementara dir. Yoon berusaha menahan Yeo Reum di wine bar selama mungkin dengan meminta Yeo Reum mengambil gambar pelan-pelan saja lalu menyuruh Yeo Reum mengambil lebih banyak gambar.

Tae Ha tiba saat Yeo Reum masih sibuk memotret bangunan itu dari berbagai sudut. Dalam sesi wawancaranya, Tae Ha mengaku bahwa dia memang sudah gila dan buta.


Satu-satunya hal yang dia pikirkan adalah datang ke wine bar hanya untuk bertemu Yeo Reum. Yeo Reum tidak mau bertemu dengannya dan jika dia tidak pergi ke wine bar maka Tae Ha tidak tahu lagi bagaimana dia bisa melihat Yeo Reum. Sekarang Tae Ha baru menyadari bahwa hanya demi menemui Yeo Reum dalam waktu 25 menit, dia telah mengabaikan keselamatan hidupnya sendiri.


Saat Yeo Reum sudah selesai memotret, Tae Ha langsung muncul didepannya sambil pura-pura tidak tahu kalau Yeo Reum berada disana dan pura-pura mencurigai Yeo Reum yang asal masuk ke bangunan itu saat para pekerja sedang makan siang.

"Baiklah, kalau ada sesuatu yang hilang, kita selesaikan saja di pengadilan" ujar Yeo Reum kesal

Dalam hatinya, Tae Ha berkata bahwa dia tidak mempermasalahkan kemarahan dan kebencian Yeo Reum padanya. Yeo Reum sangat kesal pada Tae Ha karena mencurigainya seperti itu, lalu berjalan pergi meninggalkan Tae Ha. Tapi Tae Ha cepat-cepat mengikutinya dan mengajaknya makan siang, kebetulan makan siang yang dibawanya ada 2.

Yeo Reum langsung berhenti untuk menatap Tae Ha dengan curiga. Tapi Tae Ha berusaha keras menyangkal kecurigaan Yeo Reum itu bahkan meyakinkan Yeo Reum bahwa dia mengajak Yeo Reum makan siang pun karena dia ingin membicarakan masalah pekerjaan saja.



Mereka lalu duduk di sebuah gazebo, Yeo Reum ingin Tae Ha membicarakan masalah pekerjaan itu sekarang juga tapi Tae Ha bersikeras untuk makan makanannya dulu baru bicara.

"Apa aku terlihat gampangan dimatamu?" tanya Yeo Reum kesal

Yeo Reum yakin bahwa sebenarnya tidak pernah ada masalah pekerjaan yang ingin Tae Ha bicarakan. Dengan keyakinan itu, Yeo Reum pun langsung beranjak pergi dengan marah. Tae Ha berusaha mengikutinya tapi Yeo Reum cepat-cepat berbalik untuk memperingatkan Tae Ha supaya dia tidak mengikutinya atau dia akan marah besar pada Tae Ha.


Tapi Tae Ha tidak peduli dengan ancaman itu dan tetap berjalan mendekati Yeo Reum. Tae Ha berkata bahwa baginya Yeo Reum sama sekali tidak gampangan, dulu mungkin Yeo Reum gampangan tapi sekarang Yeo Reum sangat sulit dan keras. Tae Ha tiba-tiba ngomel-ngomel mengeluhkan sikap Yeo Reum, kenapa Yeo Reum tidak dari dulu saja bersikap sekeras ini padanya. Tidak seharusnya dulu Yeo Reum bersikap terlalu baik padanya.

"Kenapa kau sangat baik padaku sampai membuatku merasa sakit saat aku memikirkan masa lalu" keluh Tae Ha


Yeo Reum sekarang mengerti pasti karena dia terlalu baik pada Tae Ha sehingga Tae Ha mempermainkannya seenak hatinya. Tae Ha langsung menyangkalnya, tidak mungkin dia mempermainkan seseorang selama 5 tahun. Tae Ha mengeluh tidak percaya bagaimana bisa Yeo Reum menuduhnya melakukan hal itu padanya di masa lalu, apakah Yeo Reum lebih suka membicarakan masa-masa bahagia mereka dulu dengan cara seperti ini.

Yeo Reum memperingatkan Tae Ha untuk tidak melakukan hal ini lagi karena jika tidak maka dia tidak akan mau lagi bertemu dengan Tae Ha karena sekarang dia bukan Han Yeo Reum yang dulu lagi. 

Yeo Reum yakin kalau Tae Ha kemari dengan sengaja untuk menemuinya, Yeo Reum sudah merasa ada yang aneh waktu dir. Yoon memintanya mengambil lebih banyak gambar dan lebih curiga lagi saat Tae Ha mengatakan kalau dia membawa 2 makan siang dan tiba-tiba ingin membicarakan masalah pekerjaan dengannya.


Saat Tae Ha tidak bisa memberinya penjelasan, Yeo Reum langsung tersenyum menyadari kecurigaannya benar. Yeo Reum memperingatkan Tae Ha bahwa sekarang apapun yang Tae Ha inginkan tidak akan berjalan sesuai harapannya karena sekarang Yeo Reum bertekad untuk menunjukkan betapa pintar dan kejam dirinya yang sekarang.

Sayangnya peringatannya itu sama sekali tidak berpengaruh pada Tae Ha karena Tae Ha pun bertekad untuk tidak menyerah hanya karena kekejaman Yeo Reum apalagi kekejaman yang Yeo Reum tunjukkan saat dia mabuk dan tidur di rumahnya dulu terasa sangat manis.

Yeo Reum berkata bahwa kekejaman waktu itu hanya awalan dan kekejaman yang akan dia lakukan pada Tae Ha mulai sekarang adalah acara utama. 

"Kalau kau terus melakukan ini, maka ini akan menjadi sangat menarik. Ini cinta pertamamu kan? Teruskan saja dengan cinta pertamamu ini" sindir Yeo Reum

Yeo Reum lalu pergi meninggalkan Tae Ha tanpa menyadari kalau dia tidak cuma meninggalkan Tae Ha tapi juga meninggalkan kameranya di gazebo. Sementara Tae Ha benar-benar kesal dengan semua sindiran Yeo Reum, saking kesalnya saat dia melihat tas kamera Yeo Reum, dia langsung membantingnya.


Di klinik, Ha Jin tengah melakukan operasi tapi pikirannya tidak bisa tenang karena terus terngiang-ngiang pada Ah Rim yang tadi pagi harus segera pergi karena tidak enak pada Yeo Reum.

Ah Rim sendiripun tidak bisa konsentrasi mengikuti kuliah karena terus menerus memikirkan Ha Jin. Di tengah-tengah kuliah, Ah Rim memutuskan untuk mengirim pesan pada Ha Jin untuk menanyakan apakah kesalahpahaman tadi pagi sudah diselesaikan. Ha Jin tersenyum mendapat pesan itu lalu memberitahu Ah Rim untuk tidak khawatir, Ha Jin juga meminta maaf pada Ah Rim atas apa yang dilakukan Yeo Reum padanya tadi.


Saat Ha Jin teringat perkataan Yeo Reum yang bertekad tidak mau melihat isi ponselnya agar Yeo Reum bisa terus mencurigainya, Ha Jin langsung cepat-cepat menghapus pesan-pesan Ah Rim itu.

Setelah dia menghapus pesan-pesan itu, Ha Jin langsung mendesah karena sekarang dia mengerti apa saja yang harus dilakukan oleh pria-pria yang berselingkuh setiap hari demi menghapus jejak perselingkuhan mereka. Saat dia tengah menggumamkan hal itu, dia tidak menyadari kalau Joon Ho telah melihatnya menghapus pesan di ponselnya.


"Kau juga baru saja berbohong padaku dan kau sedang mencemaskan para pria yang berselingkuh" ujar Ha Jin curiga

Ha Jin langsung cemas lalu berusaha membujuk Joon Ho "Kau tidak akan memberitahu Yeo Reum, kan?"

Joon Ho meyakinkan Ha Jin bahwa dia tetap tutup mulut bahkan setelah dia mendengar kalau Ha Jin berpelukan dengan Ah Rim. Ha Jin langsung kaget dan panik darimana Joon Ho tahu masalah itu, siapa yang memberitahu, apa suster yang memberitahunya. Ha Jin dengan panik berusaha menjelaskan kalau pelukan itu sama sekali bukan apa-apa

"Apa Sol mengetahuinya?" tanya Ha Jin cemas


Joon Ho dengan santainya menggoda Ha Jin dengan memberitahunya bahwa Yoon Sol akan mengetahuinya karena Joon Ho berniat memberitahu Yoon Sol malam ini. Tapi kemudian kesempatan ini langsung Joon Ho manfaatkan untuk memeras Ha Jin dengan menyuruhnya mengambil alih pekerjaannya sebagai imbalan tutup mulut.


Yeo Reum yang baru menyadari kalau dia sudah meninggalkan kameranya di gazebo, langsung kembali untuk mencarinya tapi sayangnya kamera itu tidak ada dimana-mana. Dia lalu menelepon Tae Ha tapi Tae Ha mengaku kalau dia tidak melihat kameranya.


Yeo Reum tidak menyadari kalau Tae Ha sebenarnya sedang mengawasinya dari belakang sambil memegang tas kameranya. Tae Ha dengan sengaja menyimpan kamera itu agar dia bisa punya kesempatan lagi bertemu Yeo Reum.


Min Soo baru saja tiba di rumahnya sendiri saat hantu istrinya langsung menyambut kedatangannya dengan mencerewetinya dengan berbagai pertanyaan. Saat Min Soo memberitahu kalau dia selama 3 hari ini menginap di kantornya Yoon Hee, hantu sang istri langsung curiga kalau suaminya suka sama Yoon Hee tapi Min Soo langsung menyangkalnya.

Hantu sang istri ternyata benar-benar cerewet apa lagi saat melihat suaminya datang langsung tidur tanpa ganti baju dan tanpa cuci kaki.

Min Soo sampai kesal sendiri mendengarkan kecerewetan istrinya "Bagaimana bisa kau terus mengomeli bahkan setelah meninggal dunia"


Sementara itu, ibunya Ha Jin sedang kesal pada suaminya karena lagi-lagi suaminya hanya berkomunikasi dengannya lewat pesan tempel. Kali ini suaminya menempelkan pesan di kulkas meminta ibunya Ha Jin menyiapkan menu sarapan besok. Ibunya Ha Jin sangat kesal sampai ingin sekali membuat suaminya menderita.


Keesokan harinya, Min Soo dan ibunya Ha Jin menghadiri acara pertemuan orang-orang yang disakiti pasangannya. Ibunya Ha Jin bercerita apa yang telah dia lakukan untuk menyakiti suaminya yaitu dengan cara ngambek mengosongkan isi kulkas dan membawa semua isinya pergi bersamanya. Aksinya itu mendapat tepuk tangan kagum dari para anggota yang lain termasuk Min Soo yang memandangnya dengan senyum kekaguman.


Saat acara pertemuan itu selesai, Min Soo berbaik hati membawakan tas-tas yang dibawa ibunya Ha Jin, tas-tas itu berisi makanan di kulkas yang dikosongkannya. Tapi ibunya Ha Jin malah memberikan semua isi tas itu pada Min Soo.


Karena isi tas itu sangat banyak, maka Min Soo pun langsung membawa semua makanan itu ke rumahnya Yeo Reum dan memakannya bersama Yeo Reum dan teman-temannya. 

"Hmm, ini enak sekali" puji Yoon Sol

"Masakan ini hampir sama seperti masakannya ibunya Ha Jin" ujar Yeo Reum (hahaha... yah emang masakannya ibunya Ha Jin)


Yoon Sol jadi curiga jangan-jangan yang memasak semua masakan ini adalah pacarnya Min Soo. Belum sempat menjawab apapun, Yoon Hee tiba-tiba datang. Saat dia diberitahu kalau kenalannya Min Soo memasak semua masakan itu untuk Min Soo, Yoon Hee jadi terheran-heran kenapa Min Soo malah membawa semua makanan itu kemari dan bukannya membawanya pulang untuk dia makan sendiri.


"Aku ingin membawanya tapi istriku ribut terus" keluh Min Soo

Yeo Reum dan teman-temannya langsung bingung apa maksud Min Soo, bukankah istrinya Min Soo sudah meninggal dunia. Yoon Hee lalu memberitahu kalau Min Soo sangat mencintai istrinya sampai-sampai dia berbicara dengan hantu istrinya. Yeo Reum dan teman-temannya bukannya takut malah kagum dengan besarnya cinta Min Soo pada istrinya.


"Kau pasti bahagia ada seorang wanita yang membuatkan makanan untukmu" sindir Yoon Hee

Min Soo langsung menjelaskan kalau dia dan wanita itu tidak ada hubungan apa-apa lagipula wanita itu punya suami. Yoon Hee malah heran kenapa Min Soo memberinya penjelasan seharusnya kan penjelasan itu dia katakan saja pada istrinya. Yoon Hee tidak mau ikut makan dengan alasan takut kekenyangan dan tidak bisa berpikir dan menulis lagi. Yoon Hee lalu pergi tapi Min Soo cepat-cepat menyusulnya.

Sikap mereka berdua membuat Yoon Sol dan Joon Ho curiga, jangan-jangan Yoon Hee dan Min Soo pacaran.



Tapi Yeo Reum ragu, dia tidak yakin kalau Min Soo akan menyukai wanita dingin seperti ibunya. Tapi Joon Ho tidak sependapat, menurutnya ibunya Yeo Reum adalah wanita yang menarik, bahkan jika dia ingin pacaran pun dia tidak akan pacaran dengan wanita seperti Yeo Reum ataupun seperti Yoon Sol, dia pasti akan pacaran dengan ibunya Yeo Reum.

"Kau mau jadi ayah tiriku?!" seru Yeo Reum

"Dasar bajing** gila" maki Yoon Sol


Min Soo menyusul Yoon Hee untuk menawarkan tumpangan tapi Yoon Hee menolaknya. Saat Min Soo menceritakan padanya tentang wanita yang bermasalah dengan suaminya (ibunya Ha Jin), Yoon Hee langsung memberitahu Min Soo bahwa wanita itu menyukai Min Soo.

Min Soo langsung tertawa mendengarnya. Yoon Hee lalu bertanya bagaimana wanita itu dan Min Soo langsung memujinya. Yoon Hee tampak cemburu mendengar pujian Min Soo untuk wanita itu.


Tae Ha datang ke studionya Yeo Reum untuk menyerahkan kameranya Yeo Reum, Tae Ha berbohong mengatakan bahwa dia mengalami berbagai macam kesulitan hanya untuk mencari kamera itu. Tapi Yeo Reum langsung menyipitkan matanya tak percaya, dalam hatinya Yeo Reum curiga jangan-jangan Tae Ha sengaja menyembunyikan kamera itu.

Saat Tae Ha melihat ekspesi curiga Yeo Reum, dia langsung membela diri dan berusaha meyakinkan Yeo Reum kalau dia tidak menyembunyikan kamera itu. Tae Ha juga menuntut Yeo Reum untuk mengucapkan terima kasih padanya dan Yeo Reum langsung mengucapkan terima kasih dengan setengah hati.


Bukan cuma kamera itu saja kejutan yang dibawa Tae Ha untuk Yeo Reum, dia lalu memberitahu bahwa malam ini dia ada rencana bertemu dengan Ha Jin. Saat Tae Ha melihat kecemasan Yeo Reum, Tae Ha langsung mengajak Yeo Reum untuk pergi menemui Ha Jin bersamanya.

Yoon Sol menyarankan Yeo Reum untuk pergi juga dan mencegah pertemuan kedua pria itu, Yoon Sol cemas karena apa saja bisa terjadi kalau mereka minum-minum.


Di klinik, Ha Jin hendak pergi saat Ah Rim tiba-tiba meneleponnya. Belum sempat mengangkat telepon itu, seorang suster tiba-tiba memanggil Ha Jin. Ha Jin langsung terkejut setengah mati dan langsung menjawab panggilannya dengan berteriak kencang sampai membuat suster terkejut sendiri.


Ah Rim tiba di klinik tepat saat Ha Jin keluar, Ah Rim datang untuk memberitahu Ha Jin tentang salah satu anak yang di panti asuhan yang butuh pengobatan.

Sementara itu, Tae Ha yang juga sedang dalam perjalanan ke klinik berusaha menghubungi Ha Jin tapi Ha Jin tidak menjawab teleponnya. Setibanya di klinik, Tae Ha melihat Ha Jin bersama dengan gadis yang dulu pernah memeluk Ha Jin. Tae Ha langsung salah paham lagi melihat mereka berdua. Tapi yang paling menarik perhatiannya adalah saat dia melihat Yeo Reum datang dengan taksi.


"Nam Ha Jin, kau tertangkap sekarang" ujar Tae Ha senang

Ha Jin tidak melihat kehadiran Tae Ha tapi dia melihat Yeo Reum keluar dari taksi dan dia langsung panik. Karena tidak mau tertangkap basah bersama Ah Rim lagi, Ha Jin langsung menyeret Ah Rim bersembunyi di belakang mobilnya. (oh boy! seharusnya kamu ga sembunyi)


Tae Ha tersenyum geli melihat kejadian itu lalu cepat-cepat keluar dari mobil dan diam-diam memberi isyarat pada Yeo Reum untuk melihat ke mobilnya Ha Jin.

Yeo Reum meihat ke arah mobilnya Ha Jin tapi tidak menemukan siapapun dan hanya ada sebuah sepeda di sebelah mobil Ha Jin. Tae Ha diam-diam terus memberi petunjuk pada Yeo Reum ke arah mobilnya Ha Jin. Yeo Reum lalu berjalan memutari mobilnya Ha Jin dan Ha Jin langsung menggandeng tangan Ah Rim berjalan memutar ke arah sebaliknya.


Dan barulah saat itu Ha Jin terkejut melihat Tae Ha di hadapannya sementara Tae Ha dengan senyum gelinya, pura-pura terkejut dan bingung dengan kelakuan Ha Jin. Yeo Reum akhirnya melihat mereka dan yang paling membuatnya terkejut adalah Ha Jin sedang menggandeng tangan Ah Rim.

"Kenapa kau menggandeng tangannya? Kenapa kau bersembunyi waktu melihatku?" tuntut Yeo Reum curiga


Saat itulah Ha Jin baru sadar dan langsung cepat-cepat melepaskan tangan Ah Rim. Ha Jin dan Ah Rim secara berbarengan ingin menjelaskan situasinya tapi sebelum itu Yeo Reum meminta Tae Ha untuk pergi dulu. Tapi Tae Ha masih dengan senyum gelinya bersikeras tidak mau pergi.

Ah Rim berusaha meminta izin pergi tapi Yeo Reum tentu saja tidak mengizinkannya, dengan nada memerintah Yeo Reum menyuruh Ah Rim untuk tetap tinggal dan bicara dengannya. Tae Ha diam-diam langsung tertawa geli melihat kejadian yang menurutnya sangat menarik ini.


"Kesalahpahaman ini terlalu..." Ah Rim berusaha menjelaskan

Tapi Yeo Reum langsung menyela "Apanya yang kesalahpahaman?"

"Kesalahpahaman ini terlalu kelewatan" keluh Ah Rim

"Dimataku, kalian berdua lah yang kelewatan"


Ha Jin berusaha mengambil alih untuk menjelaskan kesalahpahaman ini tapi Yeo Reum langsung membentaknya "Ha Jin-ssi, tutup mulutmu!"

2 comments

Apa benar hajin selingkuh??ketauan pula...poor nam ha jin,meski niatmu awalnya tidak begitu tapi di mata yeo. Rum ttp seperti itu(hiyah...) kesalahpahaman yg benar2 kelewatan...apalagi didepan mata mantan pacar(Tae ha),kalau jadi yeo rum...betapa malunya???padahal bukan yeo rum yg salah...gumapshimnida bak Ima.

Tae Ha ganteng ya mbak Ima :D

makasih ya mbak sinopsis2nya selal u menghibur ,maaf baru sempet bisa komen,repot ama kerjaan mbak :(

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon