Powered by Blogger.


Setelah meyakinkan Yeo Reum supaya tetap merasa nyaman bekerja bersamanya, Yeo Reum pun akhirnya dengan tenang bisa menyatakan ide model mebel untuk proyek town house dengan menggunakan model mebel yang dulu ingin mereka gunakan sebagai rumah masa depan. Dan Tae Ha pun menyetujui ide Yeo Reum itu. Setelah menyelesaikan rencana kerja mereka, Tae Ha mengajak Yeo Reum makan malam di sebuah restoran lama.

Ha Jin menelepon Yeo Reum untuk menanyakan apakah Yeo Reum sudah makan malam atau belum dan Yeo Reum menjawab dengan jujur bahwa dia sedang makan malam bersama Tae Ha. Ha Jin terkejut mendengarnya tapi mendengar kejujuran Yeo Reum, dia pun tidak mempermasalahkan hal ini. 


Ha Jin pun dengan jujur mengaku bahwa dia akan pergi menemui Ah Rim karena Ah Rim tidak mengatakan apapun perihal sekolah di luar negeri. Yeo Reum tampak cemas tapi demi mempercayai Ha Jin, Ia pun tidak mempermasalahkan hal ini. Mereka lalu saling mengucapkan kata cinta sebelum mematikan teleponnya. 



Saat Yeo Reum dan Tae Ha sedang menunggu pesanan makan malam mereka, mereka saling membicarakan hal-hal yang mereka lakukan di masa lalu. Pertengkaran yang dulu sering terjadi diantara mereka hanya karena makanan dan sebagainya. Sekarang setelah semuanya itu menjadi masa lalu, Yeo Reum heran sendiri kenapa mereka bisa pacaran sangat lama.


Tae Ha mengatakan bahwa dia tidak memesan alkohol karena takut jika mereka minum-minum bersama situasi diantara mereka akan menjadi berbahaya lagi. 

"Tidak apa-apa selama kau tidak mengirimiku pesan tengah malam setelah mabuk" goda Yeo Reum

Tae Ha langsung protes kenapa satu kesalahan yang dia lakukan waktu itu dipermasalahkan lagi tapi Yeo Reum hanya menanggapi protesnya dengan memesan soju dan minuman keras lainnya.

Saat mereka makan dan minum-minum bersama, mereka dengan santainya membicarakan masa lalu mereka. Tentang nagaimana Yeo Reum mulai menyukai hal-hal yang sebelumnya tidak pernah dia lakukan sebelum bertemu dengan Tae Ha dan sebaliknya. Berkat Tae Ha, Yeo Reum mulai menyukai jeroan, photography, musik jazz dan lain sebagainya. Berkat Yeo Reum, Tae Ha mulai suka nonton drama, membaca novel, mempelajari arti pepohonan dan lain sebagainya.


Ah Rim baru pulang saat dia melihat Ha Jin tengah menunggunya di tangga lalu mengajak Ah Rim makan malam bersamanya. Sesampainya di restoran, Ha Jin tersenyum melihat Ah Rim makan dengan lahap.

"Kau tidak sakit?" tanya Ha Jin

"Aku sakit" jawab Ah Rim "Tapi tidak ada seorangpun yang peduli walaupun aku sakit"

Jawaban itu membuat Ha Jin memandangnya dengan simpati, sebuah tatapan yang langsung membuat Ah Rim marah karena dia tidak ingin orang mengkasihaninya. 


Ah Rim lalu menanyakan apa maksud perkataan Ha Jin dulu saat Ha Jin mengatakan bahwa oppa-nya mungkin akan pura-pura tidak mengenalnya bahkan sekalipun mereka bertemu. 

Sambil menunduk menghindari tatapan Ah Rim, dengan gugup Ha Jin mengatakan bahwa maksud perkataannya waktu itu adalah mungkin oppa-nya Ah Rim akan pura-pura tidak mengenalnya karena oppa-nya Ah Rim takut kehilangan kehilangan apa yang dimilikinya sekarang seperti hubungannya dengan orang tuanya atau pekerjaannya, mungkin oppa-nya Ah Rim tidak ingin ada orang yang tahu bahwa dia adalah anak adopsi, mungkin oppa-nya Ah Rim tidak ingin melihat masa lalunya yang menyakitkan, mungkin oppa-nya Ah Rim merasa bersalah telah meninggalkan Ah Rim.


"Ternyata jauh lebih rumit dari yang kukira" kata Ah Rim

"Karena dia brengs**" ujar Ha Jin 

"Dia bukan orang brengs**" ujar Ah Rim. Dalam hatinya Ah Rim berkata bahwa jika Ha Jin orang brengs** maka dia pasti tidak akan menyapanya.

Ah Rim mengatakan bahwa dia ingin bertemu dengan oppa-nya karena dia ingin menunjukkan pada oppa-nya bahwa dia telah belajar dengan sangat keras dan hidupnya pun cukup baik. Ah Rim tidak ingin oppa-nya hidup dalam rasa bersalah dan berharap oppa-nya akan hidup bahagia tanpa rasa bersalah.

Ah Rim akhirnya setuju untuk menerima bantuan Ha Jin yang ingin menyekolahkannya ke luar negeri. Ha Jin lega mendengar keputusan Ah Rim, ia menyuruh Ah Rim untuk belajar dengan keras dan membayar kembali bantuannya nanti dengan cara membantu orang yang kesulitan.

Ah Rim juga memutuskan untuk mengoperasi bekas lukanya. Ah Rim mengatakan bahwa dia sebenarnya ingin meminta oppa-nya untuk mengobati bekas lukanya ini jika mereka bertemu, tapi sekarang dia ingin Ha Jin saja yang mengobati bekas lukanya ini.


Saat Ah Rim pulang, Ah Rim menangis teringat saat Ha Jin membelikannya sepeda tanpa mau memberinya alasan kenapa Ha Jin selalu membantunya. Dalam hatinya, Ah Rim berpikir bahwa jika Jin Soo bisa tenang dengan cara membantunya maka dia akan pergi ke keluar negeri dan belajar untuk Jin Soo.


Setelah makan malam, Yeo Reum dan Tae Ha jalan-jalan bersama di tempat yang dulu selalu mereka hindari karena gosip mengatakan jika pasangan berjalan-jalan di tempat itu maka mereka pasti akan putus. Tapi nyatanya bahkan sekalipun mereka sudah berusaha untuk menghindari tempat itu, mereka tetap putus juga. Dan sekarang setelah mereka putus, mereka bisa jalan-jalan di tempat itu dengan tenang.

"Kalau semuanya berjalan dengan baik, kita bisa menjadi teman" ujar Yeo Reum

"Kau bukan teman yang baik" goda Tae Ha


Tae Ha mengatakan jika mereka berpisah, kehilangan kontak dan tidak saling mengetahui dimana mereka tinggal maka dia akan menerimanya. Yeo Reum langsung mengingatkan Tae Ha bahwa pernah mengalami hal itu sampai saat mereka bertemu lagi di hotel.

Mereka kemudian berjalan dalam diam sementara dalam pikiran masing-masing, mereka bertanya-tanya apakah mereka akan bisa saling melupakan. Yeo Reum merasa dia tidak akan bisa berteman dengan Tae Ha bahkan sekarang pun dia ingin sekali menggenggam tangan Tae Ha. Yeo Reum bertanya-tanya dalam hatinya, haruskah dia pura-pura mabuk dan menyentuh pipi Tae Ha seperti saat dia mabuk dulu. Apakah jika ia menyentuh wajah Tae Ha, perasaannya pada Tae Ha tidak akan ketahuan. Haruskah ia memberitahu Tae Ha bahwa dia jatuh cinta pada Tae Ha.

Tae Ha pun dalam hatinya memikirkan hal yang sama, haruskah dia pura-pura mabuk dan menggenggam tangan Yeo Reum "Haruskah aku pura-pura mabuk dan menciumnya? Jika aku memberitahu Yeo Reum bahwa aku masih mencintainya, dia pasti akan kesusahan"


Saat itu tiba-tiba Yeo Reum tersandung dan Tae Ha langsung menarik Yeo Reum kedalam pelukannya sebelum Yeo Reum terjatuh. Mereka saling menatap cukup lama sebelum Yeo Reum melepaskan genggaman tangan Tae Ha dan menjauh.


Yeo Reum lalu berjalan terpincang-pincang ke sebuah bangku, Tae Ha langsung berlutut untuk memeriksa kakinya Yeo Reum yang keseleo sambil mengomeli Yeo Reum karena memakai sepatu high heels. Tapi dia langsung terdiam saat dia melihat Yeo Reum menangis.



Keesokan harinya, Ha Jin berusaha menghubungi Yeo Reum tapi Yeo Reum tidak menjawab ponselnya. Setelah beberapa kali tidak bisa menghubungi Yeo Reum, Ha Jin akhirnya menelepon Joon Ho dan menanyakan Yeo Reum. Joon Ho melihat ke kamar Yeo Reum tapi ternyata kamar Yeo Reum kosong.

Saat itu Ha Jin langsung teringat bahwa kemarin malam Yeo Reum makan malam bersama Tae Ha. Ia lalu berusaha menghubungi telepon studionya Yeo Reum tapi tidak ada seorang pun yang mengangkatnya.


Saat Yoon Sol baru bangun, Joon Ho memberitahunya tentang Yeo Reum yang tidak pulang semalaman dan tidak pula bersama Ha Jin. Yoon Sol langsung cemas apalagi kemarin Yeo Reum mengatakan bahwa dia jatuh cinta pada Tae Ha. 

Saat Joon Ho memberitahunya bahwa barusan dia menyuruh Ha Jin mengecek ke studio, Yoon Sol langsung marah-marah padanya kenapa Joon Ho malah menyuruh Ha Jin ke studio. Joon Ho pun langsung balik marah karena dia tidak tahu harus mengatakan apa pada Ha Jin, masa dia harus mengatakan pada Ha Jin untuk menemui Yeo Reum di klinik padahal hari ini hari minggu.


"Apa mungkin kau sedang berpikir bahwa Yeo Reum sedang bersama Tae Ha?" tanya Joon Ho curiga

"Aku sudah menduga mereka pasti akan membuat masalah!" keluh Yoon Sol

Yoon Sol memperingatkan Joon Ho untuk tidak mengatakan apapun pada Ha Jin tapi Joon Ho dengan kesalnya mengatakan bahwa jika Yeo Reum sampai bersama dengan Tae Ha maka dia tidak akan pernah mau menemui Yeo Reum lagi apalagi selama ini dia sudah berusaha keras menutupi masa lalu Yeo Reum dan Tae Ha ini dari Ha Jin.


Karena tidak bisa menghubungi Yeo Reum maupun Tae Ha, Yoon Sol pun akhirnya menelepon dir. Yoon yang menjawab teleponnya Yoon Sol dengan penuh kebahagiaan sampai saat Yoon Sol malah bertanya tentang Tae Ha. Dir. Yoon sendiri ternyata tidak bisa menghubungi Tae Ha. Saat dir. Yoon teringat bahwa kemarin Tae Ha bersama dengan Yeo Reum, dia langsung pergi ke rumahnya Tae Ha.


Ha Jin sampai di studionya Yeo Reum tapi pintunya terkunci, karena itulah dia langsung pergi ke rumahnya Yeo Reum. Dia langsung menanyakan Yeo Reum pada Joon Ho dan Yoon Sol tapi mereka hanya terdiam canggung.


Sesampainya di rumah Tae Ha, dir. Yoon langsung berteriak mengumumkan kedatangannya sambil berusaha mengalihkan pandangan dari dalam rumah Tae Ha takut kalau sampai melihat Yeo Reum dan Tae Ha sedang bermesraan or something. Tapi ternyata Yeo Reum tidak menginap di rumah Tae Ha.


Yeo Reum ternyata menginap di kantor ibunya. Asisten Jang membangunkan Yeo Reum dan menyuruh Yeo Reum untuk mengecek ponselnya karena sedari tadi ponselnya berdering terus.


Karena masih belum percaya kalau Yeo Reum tidak menginap di rumah Tae Ha, dir. Yoon langsung berusaha mencari keberadaan Yeo Reum di lemari. Tae Ha langsung membela Yeo Reum mengatakan bahwa Yeo Reum tidak akan mengkhianati pacarnya. Dir. Yoon bertanya dimana Yeo Reum sekarang dan Tae Ha langsung teringat kejadian semalam.


Flashback,
Tae Ha tengah mengobati kaki Yeo Reum yang keseleo saat dia melihat Yeo Reum menangis. Tae Ha bertanya kenapa Yeo Reum menangis tapi Yeo Reum sendiri tidak tahu kenapa dia menangis, tiba-tiba saja air matanya mengalir tanpa alasan.

"Jangan menangis didepanku, aku merasa tidak enak" pinta Tae Ha

Tae Ha ingin mengantarkan Yeo Reum pulang tapi Yeo Reum ingin pergi menemui ibunya untuk bertanya kenapa ibunya melahirkan seseorang seperti dirinya.



Kembali ke masa kini,
Tae Ha kesal karena dir. Yoon menuduhnya dan Yeo Reum melakukan hal yang tidak-tidak padahal dia dan Yeo Reum tidak pernah sekalipun melewati batas. Dia sudah berusaha keras untuk melupakan Yeo Reum tapi dir. Yoon malah mencurigainya. Dir. Yoon langsung merasa bersalah.


Joon Ho dan Ha Jin menunggu dengan tegang saat Yoon Sol bicara ditelepon dengan dir. Yoon yang memberitahunya bahwa Yeo Reum menginap di kantor ibunya. Yoon Sol berusaha menghubungi ibunya Yeo Reum tepat saat Yeo Reum baru tiba di rumah. Yeo Reum bertanya keheranan kenapa semua orang meneleponnya seolah mereka tidak bisa tanpanya lalu menyapa Ha Jin dengan ceria tapi Ha Jin langsung menyeret Yeo Reum menjauh agar mereka bisa bicara berdua.


Di kamarnya Yeo Reum, Ha Jin mengatakan bahwa dia sangat cemas apalagi dia sama sekali tidak bisa mengontrol Yeo Reum. Yeo Reum langsung menuduh Ha Jin mencurigainya tapi Ha Jin bersikeras menyangkal tuduhan Yeo Reum itu.


Saat Yeo Reum sedang mandi, Ha Jin mengambil jaket Yeo Reum dan tak sengaja menjatuhkan ponselnya Yeo Reum ke lantai. Saat dia tengah mengambil ponsel itu, tak sengaja dia melihat sebuah koper (koper kenangan masa lalu Yeo Reum dan Tae Ha). Sebuah foto terselip keluar dari dalam koper itu dan Ha Jin langsung menariknya dan tersenyum melihat foto masa muda Yeo Reum.


Penasaran dengan isi koper itu, Ha Jin pun langsung membuka koper itu. Namun saat koper itu terbuka dan memperlihatkan foto-foto mesra Yeo Reum bersama Tae Ha, senyum Ha Jin langsung menghilang seketika.

3 comments

Makasih ya mbak buat postingan sinopsisnya. Semangat terus buat nulis sinopsis drama ini sampe tamat. Hehe. Dan semoga yoreum bisa balikan sama taeha lagi~

Makasih mbak,dilanjutin sinopsisnya,,,,pripun kabare mbak Ima,kok jarang posting?sehat tah?

Gumawo unnie.jd mkiiiiin penasaran sama akhir critanyaaa.ditunggu kelanjutannya......

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon