Powered by Blogger.

Episode 14: Did you just call me a bitch?


Ha Jin tak sengaja melihat koper yang tersembunyi di kolong meja. Sebuah foto terselip keluar dari dalam koper dan Ha Jin langsung tersenyum melihat foto masa muda Yeo Reum. Mengira akan menemukan foto-foto masa muda Yeo Reum lainnya, Ha Jin pun langsung membuka koper itu dengan senyum bahagia sampai saat dia melihat isi koper itu ternyata foto-foto mesra Yeo Reum bersama Tae Ha.

Ha Jin sangat shock saat dia melihat foto-foto mesra itu satu per satu dan juga tulisan-tulisan yang tertulis baik di bagian bawah maupun di bagian belakang foto itu. Tangan Ha Jin gemetaran saat dia menemukan cincin pasangan Yeo Reum dan Tae Ha, batu berbentuk love yang merupakan hadiah pertama Tae Ha untuk Yeo Reum dan juga surat yang Yeo Reum tulis untuk Tae Ha. 

Dari semua barang-barang kenangan itulah Ha Jin akhirnya mengetahui bahwa Yeo Reum dan Tae Ha dulunya adalah sepasang kekasih yang menjalin hubungan selama kurang lebih 5 tahun.




Tidak tahan lagi melihat semua barang-barang itu, Ha Jin langsung menutup kopernya dan mengembalikannya ke kolong meja lalu keluar untuk mengajak Joon Ho bicara berdua.

Di luar, Ha Jin berterus terang mengatakan bahwa dia sudah tahu hubungan cinta masa lalu Tae Ha dan Yeo Reum. Joon Ho berusaha menenangkan Ha Jin bahwa hubungan Yeo Reum dan Tae Ha hanyalah masa lalu tapi Ha Jin tetap tidak bisa tenang karena mantan Yeo Reum itu bukan orang lain tapi Kang Tae Ha.


Joon Ho berusaha membela Yeo Reum dengan mengaku bahwa dialah yang bersalah karena dialah yang telah melarang Yeo Reum untuk merahasiakan masalah ini dari Ha Jin karena dia merasa tidak ada gunanya jika Ha Jin sampai tahu lagipula hubungan mereka sudah menjadi masa lalu. Dan dia juga tidak menghentikan Yeo Reum untuk bekerja sama dengan Tae Ha karena studionya Yeo Reum dan Yoon Sol tengah mengalami kesulitan keuangan.

Tapi bahkan semua pembelaan Joon Ho itu sama sekali tidak bisa menenangkan Ha Jin karena jika Yeo Reum tidak bisa memberitahunya maka seharusnya Joon Ho lah yang memberitahunya karena Joon Ho adalah temannya.

"Kalian bertiga membodohiku. Akhirnya aku bisa mengerti hal-hal sebelumnya tidak kumengerti, tapi semua itu membuatku semakin marah. Kau temanku tapi yang kau lakukan hanya melihat!" seru Ha Jin


Joon Ho tetap berusaha keras membela Yeo Reum dengan meyakinkan Ha Jin bahwa Ha Jin adalah satu-satunya bagi Yeo Reum sejak mereka pertama kali bertemu, lalu apalagi yang Ha Jin inginkan? Apakah sekarang setelah tahu kalau Yeo Reum dan Tae Ha adalah mantan kekasih apakah Ha Jin ingin putus dengan Yeo Reum? Apakah Ha Jin sanggup putus dengan Yeo Reum? Apa Ha Jin belum mengerti Yeo Reum? Yeo Reum adalah orang tahu betul tentang perasaannya sendiri. Jika Yeo Reum masih punya perasaan pada Tae Ha akankah Yeo Reum menerima cincin lamarannya.

Ha Jin langsung teringat saat Yeo Reum mengatakan bahwa dia mencintai Ha Jin setelah dia menerima cincin lamarannya. Ha Jin mengatakan bahwa dia tahu kalau Yeo Reum mencintainya dan dia juga tahu kalau hubungan mereka tidak akan putus semudah itu.


Ha Jin mengaku bahwa dia merasa tidak enak pada Yeo Reum yang selalu mencemaskan perasaanya dan mengatakan kata maaf setiap kali Yeo Reum mengerjakan proyeknya.

"Tapi dia punya kotak itu" ujar Ha Jin

Ha Jin sama sekali tidak bisa mengerti kenapa Yeo Reum masih menyimpan kotak itu, dia berusaha untuk memahaminya tapi tetap saja dia tidak bisa mengerti sama sekali. Joon Ho tidak mengerti kotak apa yang dimaksud Ha Jin dan saat Ha Jin memberitahunya tentang kotak berisi barang-barang kenangan Yeo Reum dan Tae Ha, Joon Ho langsung kesal pada Yeo Reum.

"Apa yang akan kau lakukan sekarang?" tanya Joon Ho

"Aku akan memikirkan apa yang akan kulakukan sekarang"


Tae Ha sedang bersiap-siap untuk pergi bekerja saat dia teringat tentang keinginan Yeo Reum yang ingin membuat kursi yang sangat bagus. Dir. Yoon sedang asyik berbaring di kasurnya Tae Ha tapi Tae Ha langsung menyibak selimutnya untuk menyuruh dir. Yoon menelepon orang-orang yang pernah mengikuti pameran furniture di Italia tahun lalu dan menanyakan segala informasi tentang pameran furniture pada orang-orang itu. Tae Ha mengaku bahwa dia membutuhkan semua informasi itu untuk Yeo Reum.


Yeo Reum mengiriminya pesan mengatakan bahwa dia akan mengirimkan beberapa model mebel untuk Tae Ha review. Tae Ha langsung tersenyum senang membaca pesan itu. Saat dir. Yoon ikut membaca pesan itu, dia langsung mengatakan bahwa Yeo Reum sangat mirip dengan seseorang (Tae Ha) yang suka bekerja di hari libur.


Setelah mengirimkan data-datanya pada Tae Ha, Yeo Reum memasak bersama Yoon Sol yang memberitahunya bahwa Ha Jin dan Joon Ho sedang keluar berdua. Yoon Sol bertanya apakah semalam terjadi sesuatu dengan Tae Ha tapi Yeo Reum langsung menyangkalnya karena yang dia dan Tae Ha lakukan semalam hanya bekerja, makan dan minum-minum bersama. Tapi Yoon Sol tetap saja cemas karena Yeo Reum tidak pulang semalaman setelah dia mengaku kalau dia jatuh cinta lagi dengan Tae Ha.

"Bagaimana kalau aku memang berselingkuh dengan Kang Tae Ha?" goda Yeo Reum "Bagaimana kalau tiba-tiba saja aku mengatakan 'Sol-ah, aku ingin tidur dengan Kang Tae Ha. Apa kau mau jadi alibi ku'? Lalu apa yang akan kau lakukan?"

"Jangan lakukan itu, Han Yeo Reum!" ancam Yoon Sol


Yeo Reum kecewa karena Yoon Sol tidak percaya kalau dia mencintai Ha Jin "Dari semua yang kukatakan, yang kau ingat hanya saat aku mengatakan aku jatuh cinta pada Tae Ha. Ada satu alasan kenapa aku tidak melakukan apapun dengan Kang Tae Ha bahkan sekalipun aku mulai jatuh cinta pada Tae Ha lagi. Bukan karena aku orang baik tapi karena pria yang kucintai adalah Ha Jin karena itulah aku tetap bersama Ha Jin"

Yoon Sol bertanya apakah jika Yeo Reum berubah pikiran, dia akan kembali pada Tae Ha? Yeo Reum mengatakan bahwa jika dia berubah pikiran maka tentu saja dia akan kembali pada Tae Ha karena tidak mungkin dia akan hidup dengan Ha Jin hanya dengan tubuhnya saja.

"Bitch!" maki Yoon Sol

"Apa kau pacaran untuk menjadi orang yang baik?"

"Kau orang yang rumit"

Yeo Reum mengakui bahwa dia memang orang yang rumit karena itulah dia berharap supaya Yoon Sol tidak menuduhnya macam-macam ataupun membesar-besarkan masalah seperti yang barusan Yoon Sol lakukan dengan mempermasalahkan dia yang tidur di kantor ibunya.


Ha Jin dan Joon Ho akhirnya kembali ke rumah, Yeo Reum bertanya kemana mereka pergi dan Joon Ho mengatakan kalau mereka hanya keluar untuk nge-date berdua. Yeo Reum dengan ceria menyuruh Ha Jin mencuci tangan sementara dia memasak sarapannya, sama sekali tidak menyadari tatapan tajam Ha Jin padanya.


Di kantornya, Tae Ha sedang melihat gambar-gambar design kursi kiriman Yeo Reum saat dir. Yoon datang membawakannya setumpuk dokumen yang berisi segala informasi tentang pameran furniture. Dir. Yoon baru mengetahui bahwa Yeo Reum pernah mendapatkan pernghargaan dalam sebuah kontes design mebel internasional. Tapi dir. Yoon tidak mengerti, jika Yeo Reum sehebat itu sampai memenangkan penghargaan internasional lalu kenapa Yeo Reum malah berhenti.


Tae Ha memberitahu bahwa setelah Yeo Reum mendapat penghargaan itu, ayahnya meninggal dunia, lalu putus dengannya dan setelah itu berhenti bekerja. 

Dir. Yoon bertanya apakah saat mereka pacaran dulu, hubungan mereka berjalan dengan baik? Dir. Yoon penasaran jangan-jangan hubungan mereka berdua dulu penuh dengan pertengkaran mengingat sekarang saja Tae Ha dan Yeo Reum sering bertengkar.

Tae Ha mengatakan bahwa dia dan Yeo Reum memang pasangan yang aneh, mereka sering bertengkar, temperamen mereka juga cukup buruk dan sama-sama tidak ada yang mau saling mengalah. Tapi anehnya hubungan mereka berjalan cukup baik.


Di rumah Yeo Reum, mereka berempat sedang sarapan bersama dalam diam. Yeo Reum menyadari Ha Jin hari ini tidak terlalu memperhatikannya tapi Ha Jin dengan dinginnya tetap mengacuhkan Yeo Reum. Mood Ha Jin yang sedang tidak enak semakin tidak enak saat Yeo Reum mengangkat telepon dari Tae Ha.

Tae Ha menelepon untuk memberitahu Yeo Reum bahwa dia tidak menyukai design yang Yeo Reum kirimkan padanya, karena design itu adalah design-design lama. Tae Ha ingin Yeo Reum untuk membuat design yang lebih baru dan menyuruh Yeo Reum untuk kerja marathon di kantornya. Awalnya Yeo Reum berusaha menggunakan bahasa formal karena ada Ha Jin tapi saat perdebatannya dengan Tae Ha jadi semakin sengit, Yeo Reum tanpa sadar meneruskan debatnya dengan Tae Ha dalam bahasa tidak formal. Setelah Yeo Reum menutup teleponnya, Ha Jin langsung menyuruh Yeo Reum untuk melanjutkan makannya lalu keluar bersamanya.


Mereka lalu keluar untuk jalan-jalan bersama menuju gedung konser dengan bergandengan tangan tapi Ha Jin terus berjalan dan berjalan seperti sedang menyeret Yeo Reum. Wajah Ha Jin terlihat sangat muram teringat segala hal yang terjadi antara Yeo Reum dan Tae Ha sejak saat mereka bertemu di hotel. Saat mereka masuk ke gedung konser, Yeo Reum langsung memaksa Ha Jin berhenti lalu pamit ke kamar kecil.


Di kamar kecil, Yeo Reum melepaskan sepatu high heels-nya karena gara-gara Ha Jin yang terus menerus menyeretnya, sekarang kaki Yeo Reum terluka dan berdarah. Yeo Reum menyadari pasti ada sesuatu yang mengganggu Ha Jin karena hari ini Ha Jin terlihat aneh.


Saat Yeo Reum keluar dari kamar mandi, Ha Jin sekilas melihat ke kaki Yeo Reum sebelum dia mengatakan bahwa dia tidak ingin menonton konser dan yang dia inginkan sekarang hanya pulang ke apartemennya.


Sesampainya di rumah, Ha Jin menyiapkan sebaskom air supaya Yeo Reum bisa membasuh luka di kakinya. Saat Yeo Reum tengah merendam kakinya di baskom, Ha Jin meninggalkannya untuk meminum obat. Setelah itu dia membantu mengobati luka kaki Yeo Reum sambil mengomeli Yeo Reum karena diam saja padahal dia berjalan berjam-jam dengan menggunakan sepatu high heels.

Yeo Reum mengatakan bahwa dia tidak mengatakan apapun karena dia tahu kalau Ha Jin sedang menghukumnya.


Ha Jin dengan dinginnya bertanya kenapa orang yang tidak sabaran dan selalu memikirkan dirinya sendiri seperti Yeo Reum diam saja sampai kakinya terluka seperti ini.

"Seandainya terjadi di lain waktu, kau pasti akan membalikkan situasinya demi keuntunganmu sendiri dan kau pasti akan pura-pura menangis di hadapanku" sindir Ha Jin sambil terus mengobati luka kaki Yeo Reum.


Yeo Reum sangat tersinggung mendengar sindiran tajam Ha Jin itu, karena itulah Yeo Reum langsung menuntut Ha Jin untuk memberinya penjelasan. Ha Jin langsung berterus terang memberitahu Yeo Reum bahwa dia sudah melihat kotak kenangan Yeo Reum bersama Tae Ha dan barang-barang yang berada didalamnya.

"Aku ingin menyimpan masalah ini sampai mati tapi aku tidak bisa melakukan itu. Kalian berdua sudah terlalu dekat sekarang. Kalau hubungan kalian sudah nerakhir lalu kenapa kau tidak membuangnya? Seharusnya kau membuangnya atau membakarnya"

Saat Yeo Reum hanya diam, Ha Jin langsung menuntutnya untuk mengatakan sesuatu tapi satu-satunya kata yang Yeo Reum ucapkan hanya kata maaf. Kata maaf itu membuat Ha Jin menyadari bahwa sejak Yeo Reum bertemu dengan Tae Ha, Yeo Reum selalu mengatakan kata maaf padanya.


Yeo Reum mengatakan bahwa dia tida tahu apa yang ada dalam kotak itu karena dia belum membukanya sama sekali, Yeo Reum mengatakan bahwa dia berniat untuk membakar kotak itu tapi belum menemukan waktu yang tepat. Dan setelah itu Yeo Reum meminta maaf lagi pada Ha Jin.

Ha Jin menyuruhnya untuk tidak mengatakan kata itu lagi, Ha Jin tidak ingin Yeo Reum meminta maaf atas apa yang telah terjadi di masa lalu dan dia tidak ingin Yeo Reum melakukan sesuatu yang akan Yeo Reum sesali di masa depan nanti.

Yeo Reum mengatakan bahwa jika Ha Jin ingin mereka berpisah untuk sementara waktu, dia akan menerima keputusan itu. Tapi Ha Jin langsung marah menyuruh Yeo Reum untuk tidak mengatakan kata-kata itu karena yang seharusnya Yeo Reum katakan adalah memintanya untuk tetap bersamanya bahkan sekalipun mereka bertengkar.

Yeo Reum langsung menurut dan meminta Ha Jin untuk tetap bersamanya walaupun mereka bertengkar. Yeo Reum juga mengatakan bahwa setelah proyek ini selesai, dia akan berhenti bekerja sama dengan Tae Ha.


Keesokan harinya, Yeo Reum datang ke kantor Tae Ha untuk memperlihatkan gambar-gambar design furniture untuk proyek townhouse tapi Tae Ha hanya melihatnya sepintas lalu memarahi Yeo Reum karena semua design itu adalah jiplakan dari design yang pernah Yeo Reum gunakan sebelumnya, design furniture yang Yeo Reum tunjukkan saat ini lebih terasa seperti design yang dibuat oleh pebisnis dan bukannya design yang dibuat oleh seorang designer mebel.


Tae Ha menyuruh Yeo Reum untuk tidak mendesign sesuatu hanya karena masalah biaya karena didalam kontrak kerja mereka tertulis jelas bahwa Yeo Reum harus memberikan design terbaik bahkan sekalipun mereka harus merugi. Karena itulah Tae Ha sekarang menyuruh Yeo Reum untuk membuat design furniture yang sesuai dengan karakter Yeo Reum, design furniture yang bisa langsung Tae Ha kenali sebagai design-nya Yeo Reum dan bukannya design bisnis.


Yeo Reum mulai bekerja marathon membuat design baru sampai dia ketiduran di sofa kantor. Saat ia tengah tertidur lelap, Tae Ha dan dan melihat design-design baru yang Yeo Reum buat.


Saat dia melihat Yeo Reum tertidur, dia melihat cincin lamaran di jari Yeo Reum dengan sedih. Lalu setelah itu dia menutupi tangan Yeo Reum yang dihias cincin lamaran itu dengan selimut.


Beberapa saat kemudian setelah Tae Ha pergi, teleponnya Yeo Reum berbunyi. Karena masih ngantuk, Yeo Reum langsung mengangkatnya tanpa meihat siapa peneleponnya dan langsung menyapa nama Tae Ha padahal yang meneleponnya adalah Ha Jin.


Ha Jin sangat shock mendengar Yeo Reum menyapanya sebagai Tae Ha tapi sesaat kemudian dengan tenangnya dia memberitahu Yeo Reum bahwa dialah yang menelepon lalu memberitahu Yeo Reum untuk melanjutkan tidurnya saja. Selama beberapa saat mereka saling terdiam canggung.

Dalam hatinya Ha Jin berpikir bahwa dia tidak bisa mengucapkan kata 'aku mencintaimu' "Apakah masalah ini hanya salah satu dari hari-hari yang harus kami lewati bersama? Jika kami berhasil melewatinya, akankah masalah ini selesai?"

Yeo Reum bertanya-tanya dalam hatinya "Jika ada tingkatan dalam pacaran, ditingkat mana kami berada saat ini?"

Setelah beberapa lama saling terdiam canggung, mereka berdua akhirnya berhasil mengucapkan kata cinta sebelum mematikan telepon masing-masing.


Tetapi setelah mereka mematikan teleponnya, Ha Jin mengatakan dalam hatinya bahwa baru pertama kali ini dia mengucapkan kata cinta pada Yeo Reum tanpa perasaan sama sekali. Ha Jin bertanya-tanya apakah pasangan lain pernah mengalami hari-hari seperti saat ini. Apakah pasangan lainnya akan tetap mengatakan 'aku mencintaimu' bahkan sekalipun mereka tidak bersungguh-sungguh.

"Dari semua hari yang akan kami lewati bersama, berapa banyak hari seperti ini yang akan kami miliki? Apakah Yeo Reum juga memikirkan hal sama denganku?"

Stres dengan semua masalahnya, Ha Jin langsung minum obat lagi.


Bersambung ke part 2

3 comments

Makasih banyak ya mba dah mau cape2 bikin sinopsis. Membantu banget loh buat aku yg nonton ini d kbs tapi subtitlenya bhs inggris, jadi bagian2 yg aku kurang nyambung jadi ketolong karena sinopsis ini. Makasih, tetap semangat, dan semoga apa yg mba buat berbuah kebaikan berlimpah u mba

semangat ka buat nulis sampai habis di tunggu sampai ep. terakhir.


^_^

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon