Powered by Blogger.


Eun Gyu mengunjungi Yoon Sol di studio untuk menanyakan keputusan Yoon Sol tentang pertanyaannya dulu yang ingin Yoon Sol memberinya kesempatan kedua. Tapi tepat saat itu juga, Joon Ho datang sambil bersiul riang dan menenteng tas-tas belanja. Dan sedetik kemudian, dir. Yoon juga ikutan muncul. Yoon Sol jadi bingung dengan kedatangan pria-pria yang menyukainya, tapi dia tidak mengerti kenapa Joon Ho juga datang kemari.



Dalam hatinya Joon Ho berkata bahwa dia datang karena dia juga menyukai Yoon Sol. Tapi di mulut, Joon Ho berkata bahwa dia datang hanya sebagai kakak yang akan mengawasi keputusan yang Yoon Sol buat perihal kedua pria itu. Yoon Sol langsung menyuruhnya pergi dan kedua pria yang lain langsung menatapnya dengan kesal. Tapi Joon Ho bersikeras tidak mau pergi.



Yoon Sol akhirnya memutuskan untuk menjawab pertanyaan Eun Gyu dan dir. Yoon yang dulu karena jika dia membuat masalah ini semakin berlarut-larut maka kedua pria itu akan merasa canggung dan dia sendiri pun tidak akan merasa nyaman.

Yoon Sol menjawab Eun Gyu lebih dulu. Yoon Sol mengaku bahwa dia sangat menyukai Eun Gyu, bahkan sejak mereka berteman Eun Gyu punya pengaruh sangat besar padanya. Yoon Sol berterima kasih pada Eun Gyu karena berkat Eun Gyu lah, Yoon Sol menyadari bahwa dia menjadi orang yang lebih baik. 

"Tapi timing kita sudah berakhir. Saat aku menyukaimu, kau tidak merasakan hal yang sama denganku. Dan sekarang kau datang kemari dan aku tidak merasakan yang sama denganmu. Maaf Eun Gyu, sudah ada orang lain dalam hatiku"


Eun Gyu langsung berpaling ke dir. Yoon, mengira dir. Yoon lah orang lain yang dimaksud Yoon Sol dan dir. Yoon langsung tersenyum senang. 

Yoon Sol lalu menjawab dir. Yoon yang tersenyum sangat lebar menunggu jawabannya. Yoon Sol berkata bahwa dia sangat tahu bahwa dir. Yoon adalah orang yang sangat baik dan hangat. Tapi dia tidak bisa memulai sebuah hubungan hanya karena kehangatan saja. Yoon Sol ingin seseorang yang membuat hatinya berdebar-debar. Dir. Yoon langsung sedih dan kecewa dengan jawaban itu.


Setelah mendengar semua jawaban Yoon Sol untuk Eun Gyu dan dir. Yoon, Joon Ho langsung mengecek jantungnya yang berdebar-debar. 


Tapi Eun Gyu tiba-tiba memegang tangan Yoon Sol dan berusaha meyakinkan Yoon Sol bahwa suatu hari nanti mereka pasti akan merasakan perasaan yang sama. Dengan keyakinan itu, Eun Gyu meminta Yoon Sol untuk mempertahankan hubungan persahabatan mereka.

Dir. Yoon pun tidak mau kalah, dia langsung memegang tangan Yoon Sol yang satunya dan berusaha meminta Yoon Sol untuk tetap menjadi rekan kerjanya dan bekerja sama dengannya agar suatu hari nanti hati Yoon Sol akan berdebar-debar untuknya. Joon Ho dengan kesalnya langsung memukul tangan-tangan kedua pria itu menjauh dari Yoon Sol.


Di kantor Yoon Hee, Yoon Hee heran kenapa akhir-akhir ini Yeo Reum sering mengunjunginya. Yeo Reum bertanya apakah Yoon Hee memahami suaminya. Yoon Hee berkata bahwa kita tidak mungkin bisa memahami orang lain, yang kita lakukan hanya menerima mereka tanpa memahami mereka.

Yeo Reum menceritakan bahwa Yoon Hee bahwa dia bertemu dengan Tae Ha dan sejak saat itu keadaan menjadi sangat rumit dengan Ha Jin. Yeo Reum lalu bertanya seandainya Yoon Hee menjadi dirinya, apa yang akan Yoon Hee lakukan?

"Ibu tidak bisa memahamiku kan? Ibu pikir aku sangat mirip ayah kan?"


Yoon Hee berkata bahwa ada satu hal yang tidak bisa ia mengerti dari ayahnya Yeo Reum "Kenapa dia tidak pergi"

Itulah yang tidak dipahami Yoon Hee. Biarpun Yoon Hee berusaha menahannya seharusnya ayahnya Yeo Reum tetap pergi ke wanita lain yang dicintainya. Seandainya ayahnya Yeo Reum pergi, dia dan wanita lain itu pasti masih hidup sampai sekarang dan Yoon Hee pun akan hidup bahagia.


"Jangan bertanya padaku tentang hidupmu dan jangan memikirkan ayahmu saat kau membuat keputusan untuk hidupmu. Kau bukan aku dan kau juga bukan ayahmu"

Walaupun bukan ibu yang baik tapi Yoon Hee merasa telah melakukan satu hal yang baik sebagai seorang ibu, dia tidak pernah mengomeli Yeo Reum untuk hidup seperti ini atau hidup seperti itu.

Saat Yeo Reum cemas karena dia telah banyak menyakiti Ha Jin, Yoon Hee menggenggam tangan Yeo Reum dan berkata bahwa Yeo Reum tidak harus selalu benar setiap saat.

"Tidak apa-apa menjadi jahat. Kau bukan hidup untuk mendengarkan pujian orang lain"

Yeo Reum langsung protes karena didikan Yoon Hee itulah yang membuatnya jadi egois tapi Yoon Hee meyakinkan Yeo Reum untuk memikirkan perasaannya lebih dulu.


Di rumah, Joon Hoo memberi sebuah hadiah untuk Yoon Sol, sepasang sepatu olahraga. Joon Ho lalu memakaikan sepatu itu ke kaki Yoon Sol dan berkata bahwa Yoon Sol bisa pergi kemanapun dengan sepatu ini, ke Eun Gyu atau ke dir. Yoon atau  jika Yoon Sol menemukan seseorang yang lebih baik maka dia bisa pergi ke orang itu.



Ternyata sepatu itu adalah sepatu pasangan karena Joon Ho juga membeli sepasang sepatu pria yang modelnya sama persis dengan sepatu Yoon Sol. 

"Ini sepatu pasangan. Kau juga boleh datang padaku" ujar Joon Ho

Yoon Sol langsung memandangannya bingung apa maksudnya, memangnya Joon Ho mau pergi kemana. Joon Ho langsung kecewa lalu menjawab dengan lesu bahwa dia akan pergi joging besok dan mengajak Yoon Sol ikut joging bersamanya juga. Yoon Sol langsung mengiyakannya.


Yoon Sol berterima kasih tapi Joon Ho langsung mendesah kecewa lalu pergi dan setelah Joon Ho pergi, Yoon Sol langsung tersenyum lebar.


Yeo Reum melihat foto-foto Tae Ha di kameranya dengan sedih tapi kemudian dia menghapus semua foto-foto itu satu per satu. 


Yoon Sol datang membawakan file informasi pameran furniture internasional pemberian Tae Ha. file-file informasi itu membuatnya terkenang masa lalunya bersama Tae Ha.


Flashback,
Tae Ha memberi Yeo Reum informasi pameran furniture tapi Yeo Reum tidak yakin bisa mengikutinya karena dia masih baru dalam pekerjaan ini, belum punya studio sendiri dan tidak mungkin juga dia mengerjakan furniture untuk pamerannya di perusahaan tempatnya bekerja.

Tae Ha langsung memecahkan masalah Yeo Reum itu dengan sangat cepat dengan memberi Yeo Reum kunci studio perusahaannya dan menyuruh Yeo Reum untuk mengerjakan furniture untuk pameran di studio itu.


Kembali ke masa kini,
Yoon Sol tidak yakin bisa mengikuti pameran internasional itu tapi Yeo Reum merasa tidak ada salahnya mengikuti pameran itu karena dengan mengikuti pameran itu, mereka pasti akan mendapat perhatian internasional dan domestik dan juga mereka bisa membuat merk mereka sendiri. 


Keesokan paginya di taman, Joon Ho kesal karena dia sudah cukup lama menunggu Yoon Sol. Saat Yoon Sol datang, Joon Ho langsung berteriak memarahinya.

"Apa kau marah padaku?" tanya Yoon Sol 

Seketika itu juga Joon Ho langsung merubah sikapnya jadi lebih manis lalu menggandeng tangan Yoon Sol dan mengajaknya joging. Tapi Yoon Sol tiba-tiba menarik Joon Ho sampai wajah Joon Ho sangat dekat ke wajahnya. 



Saat Joon Ho menjauh, Yoon Sol menyuruh Joon Ho untuk memberinya 3 alasan tentang kenapa Joon Ho menyukainya.

"Pertama, kau keren, kau punya keberanian dan karisma lebih daripada pria. Karena itulah aku tergila-gila padamu. Kedua, kau orang yang hangat. Hatimu tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Dan yang ketiga... kau tahu sendiri apa saja alasannya. Karena kau tahu dirimu sendiri dengan baik, bukahkah kau memahamiku juga?"

Yoon Sol sangat senang mendengar semua jawaban itu lalu mengecup pipi Joon Ho dan berkata "Ayo kita kencan"


Yoon Sol hendak pergi tapi Joon Ho langsung mencegahnya dan mencium Yoon Sol dengan mesra dihadapan semua orang di taman sampai membuat Yoon Sol langsung memukul Joon Ho dengan malu. Yoon Sol langsung melarikan diri tapi Joon Ho langsung mengejarnya sambil melompat dan berteriak bahagia. soooo cute 


Yeo Reum sedang bersama Tae Ha di gudang, mengawasi penyimpanan furniture wine bar yang akan mereka taruh di gudang itu sampai konstruksi bangunannya selesai. Karena sekarang Yeo Reum telah menyelesaikan proyek wine bar-nya dan dia juga sudah menyelesaikan design untuk proyek townhouse, jadi mulai sekarang Yoon Sol lah yang akan melanjutkan proses produksi furniturenya.

"Sekarang, kita tidak akan punya kesempatan untuk saling bertemu lagi" ujar Yeo Reum

Yeo Reum berterima kasih atas file pameran internasional itu tapi Yeo Reum menolaknya karena pameran itu terlalu besar bagi mereka. Dan kalau dia bersikeras mengikuti pameran itu maka dia harus meminta bantuan perusahaannya Tae Ha sementara Yeo Reum tidak mau melakukan itu.

Tae Ha sedih mendengarnya tapi dia menerima keputusan Yeo Reum itu "Baiklah, kalau begitu sebaiknya kita berpisah disini"


Tae Ha lalu mengulurkan tangannya, sesaat Yeo reum ragu tapi kemudian dia menjabat tangan Tae Ha dan berpikir bahwa akhirnya dia bisa menggenggam tangan yang selama ini sangat ingin ia genggam. Sementara Tae Ha berpikir bahwa mungkin dia tidak akan bisa menggenggam tangan Yeo Reum lagi.

Setelah mereka saling mengatakan bahwa mereka senang bisa bertemu kembali, mereka sama-sama mengenang saat-saat mereka pertama kali bertemu kembali di hotel dan semua kenangan mereka bersama sejak saat itu.


Tae Ha menyadari bahwa sejak bertemu Yeo reum lagi, dia jadi tahu apa itu cinta. Tae Ha merasa dia telah melukan segala yang ia bisa dengan hatinya dengan mencintai seorang wanita. Dan sekarang dia tidak punya penyesalan karena dia telah melakukan apapun sebisanya. Yeo Reum pun menyadari bahwa berkat Tae Ha, dia melihat bekas luka yang diakibatkan oleh ayahnya dan mulai bermimpi lagi.

Setelah mereka saling mengucapkan perpisahan, Yeo Reum berjalan pergi tanpa sekalipun menoleh ke belakang sementara Tae Ha menatap kepergiannya dengan sedih sampai Yeo Reum menghilang dari pandangannya.


Ha Jin mengantarkan kepergian Ah Rim di halte bis. Ha Jin menasehatinya untuk mempercayai dirinya sendiri karena Ha Jin yakin kalau Ah Rim pasti bisa melakukan apapun dengan baik dimanapun dia berada. Ha Jin juga menyuruh Ah Rim untuk berjanji menggunakan uang pemberiannya agar Ah Rim bisa konsentrasi belajar dan tidak menghabiskan waktunya untuk bekerja paruh waktu.

Bis datang tapi Ah Rim tidak ingin mereka berpisah disini saja. Ah Rim lalu memberikan sebuah amplop untuk Ha Jin dan meminta Ha Jin untuk membukanya setelah dia pergi.


Ah Rim naik bis dan mereka saling melambaikan tangan perpisahan. Ah Rim berpikir bahwa ada orang-orang yang dilahirkan untuk hidup sendirian "Jika itu adalah hidupku maka aku tidak punya pilihan lain selain melewatinya seorang diri"


Setelah Ah Rim pergi, Ha Jin membuka amplopnya dan menemukan foto masa kecilnya bersama Ah Rim dan sebuah surat yang ditujukan kepada Jin Soo oppa.
"Aku tidak pernah memanggil namamu sampai aku pergi. Aku yakin suatu hari nanti aku akan bisa bertemu dengan orang yang kurindukan. Jadi aku akan pergi dengan senyuman. Kalau kau merasa bersalah padaku, kuharap kau akan melupakan semua itu. Yang paling kukecewakan dari oppa adalah saat kau diadopsi kau pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal. Dan sekarang pun setelah kita bertemu lagi, kau tidak memberitahuku tentang kenapa kau mengirimku pergi jauh dan kenapa kau tidak mau aku dekat-dekat denganmu. Kau mengirimku pergi tanpa memberitahuku alasannya. Jika kita bertemu lagi dan berpisah lagi, kuharap kita bisa mengucapkan perpisahan dengan benar"
Setelah membaca surat itu, Ha Jin langsung terduduk di halte bis dan menangis sedih, menyesali semua perbuatannya pada Ah Rim. 


Malam harinya, Ha Jin pergi ke studionya Yeo Reum. Dia melihat Yeo Reum tengah sibuk di studionya saat dia menyadari kenapa Yeo Reum bersikap seperti itu dan memutuskan pertunangan mereka setelah Yeo Reum merasa hubungan mereka sudah tidak bisa diperbaiki lagi.

Ha Jin sekarang mengerti kenapa waktu itu Yeo Reum mengucapkan kata-kata kejam itu padanya. Dia juga mengerti kenapa dia menahan semua perasaannya seperti orang bodoh.

"Aku orang tidak bisa mengucapkan kata perpisahan. Aku tidak tahu bagaimana harus berpisah dengan benar. Karena itulah aku bermimpi buruk sampai minum obat sakit kepala. Yeo Reum tahu seperti itulah aku. Itulah mengapa Yeo Reum menungguku bahkan sekalipun hatinya telah pergi"


Yeo Reum hendak pergi saat dia melihat kedatangan Ha Jin. Ha Jin memeluk Yeo Reum erat-erat lalu berkata "Kita putus saja"


Ha Jin mengaku bahwa saat dia membuka koper kenangan Yeo Reum dia sangat terluka dan dia sangat benci dengan Yeo Reum. Sejak saat itu mereka berdua sama-sama berubah.

"Han Yeo Reum, kau sangat jahat padaku" Ha Jin terisak sekaligus tersenyum pada saat yang bersamaan "Aku juga jahat tapi kau jauh lebih jahat. Kita putus saja sekarang"


Ha Jin memeluk Yeo Reum sekali lagi dan mereka berdua saling menangis dalam pelukan masing-masing.


Sementara itu, Tae Ha menangis saat ia membuang cincin yang dulu ingin ia gunakan untuk melamar Yeo Reum ke sebuah kolam.


Epilogue:
Seseorang mengetik di laptopnya: 
Diantara banyaknya cinta di dunia ini. Malam itu dua cinta telah berakhir. Mereka bertiga tidak ada yang bisa tidur malam itu. Akankah mereka bisa mencintai lagi?

 

4 comments

Sediihhhh :') .. Mba ima, msh brp episode lg yaa discovery of romance.? Jd deg2an..

Yeo rum memutuskan mengakhiri dua2nya.trims bak ima.

Iya sedih banget

Iya sedih banget

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon