Powered by Blogger.

Episode 16: Tidak ada cinta yang tidak berakhir...


Satu tahun kemudian,
Yeo Reum dengan model rambut baru, tengah bekerja sendirian di studionya saat seorang pria, (cameo) Yoo Ah In, datang untuk mendaftar kursus kerajinan kayu. Tapi saat Yeo Reum menyuruhnya untuk mengisi formulir, Yoo Ah In malah bertanya apakah Yeo Reum sudah punya pacar atau tidak.

Saat Yeo Reum mengkonfirmasi bahwa dia tidak punya pacar, Yoo Ah In langsung berniat untuk mengajak Yeo Reum berkencan tapi Yeo Reum berterus terang memberitahu bahwa dia baru putus dengan pacarnya setahun dan dia putus karena dicampakkan oleh pacarnya.

Awalnya Yoo Ah In bisa menerima semua itu. Tapi saat Yeo Reum memberitahu bahwa dia dicampakkan karena berselingkuh, Yoo Ah In langsung beranjak pergi. hahaha...



Semua kejadian ini membuat Yeo Reum terkenang kembali saat dia berpisah dengan Yeo Reum di gudang kayu.

Flashback,
Setelah mengucapkan kata perpisahan, Yeo Reum berjalan pergi meninggalkan Tae Ha tanpa sekalipun melihat ke belakang. Saat Tae Ha sedih melihat Yeo Reum pergi sampai Yeo Reum menghilang dari pandangannya, Tae Ha tidak tahu bahwa Yeo Reum sebenarnya tidak benar-benar pergi karena saat itu Yeo Reum sebenarnya menangis balik pintu.


Kembali ke masa kini,
Yeo Reum dalam wawancaranya bertanya-tanya apa yang terjadi seandainya waktu itu dia berbalik kembali ke Tae Ha. Yeo Reum mengatakan bahwa waktu itu, ia menangis selama sejam disana. Waktu itu ia merasa ketakutan dan berharap Tae Ha akan keluar dan membawanya pergi.

Tae Ha dalam wawancaranya berkata bahwa jika waktu itu Yeo Reum berpaling ke belakang sekali saja maka keadaan pasti akan berbeda. Tae Ha berkata bahwa waktu itu dia berdiri disana sangat lama bahkan saat dia keluar ternyata sudah malam.

Yeo Reum mengaku bahwa setelah 2 bulan mereka berpisah, dia mabuk berat dan menelepon Tae Ha.


Flashback,
Yeo Reum tidak berhasil membuka pintu studionya gara-gara mabuk berat. Dia lalu duduk di depan pintu dan mengenang saat dia melihat Tae Ha datang ke studionya dan duduk di depan pintu studionya itu.

Dia lalu menelepon Tae Ha dan bertanya tentang keadaan Tae Ha. Yeo Reum memberitahu bahwa dia sedang bersiap-siap untyk mengikuti kontes furniture. Yeo Reum berkaca-kaca saat dia mengaku bahwa dia tidak merindukan Tae Ha karena menurutnya berpisah dengan Tae Ha adalah hal yang bagus. Karena itulah dia tidak mengerti kenapa dia malah menangis.


Saat masih sibuk curhat, tiba-tiba Yeo Reum mendengar suara pria lain yang menjawab teleponnya. Yeo Reum langsung kaget lalu cepat-cepat mematikan teleponnya. Saat dia menyadari bahwa Tae Ha telah mengganti nomor teleponnya, dia langsung menangis dan mencaci maki Tae Ha.


Kembali ke masa kini,'
Tae Ha dalam wawancaranya memberitahu bahwa dia sudah mengganti nomor teleponnya dan menghapus nomor telepon Yeo Reum supaya dia tidak mengirimi Yeo Reum pesan lagi.


Di rumah, Yeo Reum tengah memasak ramen dan memberitahu dirinya sendiri bahwa semuanya sudah menjadi masa lalu dan sekarang dia baik-baik saja.

Saat dia mulai memakannya, Joon Ho dan Yoon Sol baru pulang sambil bergandengan tangan dengan mesra setelah nonton film berdua. Melihat Yeo Reum makan ramen sendirian, mereka langsung kasihan padanya.


Saat Yeo Reum bertanya filmnya bagus mereka langsung mengiyakannya sambil berpandangan mesra.

"Film apa yang kalian tonton?" tanya Yeo Reum

"Untuk apa kau mau tahu? Apa kau mau nonton film sendirian?" jawab Yoon Sol

Yeo Reum langsung kesal dengan jawaban itu "Memang apa salahnya nonton film sendirian?"


Joon Ho ditelepon Ha Jin yang menanyakan file seorang pasien. Tapi gara-gara ada Yeo Reum, Joon Ho dan Yoon Sol langsung pura-pura seolah dia sedang bicara dengan rekan kerjanya yang lain. Tapi Yeo Reum tahu kalau Joon Ho barusan bicara dengan Ha Jin.


Mumpung sedang membicarakan Ha Jin, Joon Ho langsung memberitahu Yeo Reum bahwa sampai saat ini Ha Jin masih belum melepaskan cincin pasangannya. Yeo Reum langsung terdiam mendengarnya.


Ha Jin baru pulang ke rumah saat dia melihat sandal berada didepan lemari yang biasanya digunakan Yeo Reum untuk bersembunyi. Ha Jin lalu membuka lemarinya dan terkejut melihat Yeo Reum sedang bersembunyi disana. Yeo Reum menyapanya dengan akrab seperti dulu.


Ha Jin langsung tersenyum senang dan memberitahu Yeo Reum bahwa dia selalu gugup setiap kali dia membuka lemari ini karena siapa tahu Yeo Reum bersembunyi didalamnya.

"Apa kau rindu padaku?" tanya Yeo Reum

"Aku merindukanmu. Aku merindukanmu sampai mau mati rasanya"


Yeo Reum mengatakan kalau Ha Jin ingin mereka memulai hubungan mereka kembali maka Ha Jin cuma perlu mengatakannya saja. Yeo Reum merasa Ha Jin memang benar, seharusnya mereka tetap bersama bahkan sekalipun mereka bertengkar.

"Apa kau sudah tidak membenciku?" tanya Yeo Reum

"Aku masih membencimu"

"Aku tahu kau tidak bersungguh-sungguh"

"Kau benar, aku memang tidak bermaksud begitu"


Ha Jin bertanya apakah Yeo Reum sudah melupakan Tae Ha dan Yeo Reum langsung mengiyakannya. Ha Jin langsung tersenyum bahagia akhirnya setelah setahun Yeo Reum bisa melupakan Tae Ha dan sekarang setelah Yeo Reum datang padanya, semuanya pasti akan kembali baik. Ha Jin lalu menggendong Yeo Reum keluar dari lemari dan mereka kemudian saling berpelukan dan berciuman.


Tapi semua itu ternyata hanya khayalan Ha Jin dan yang dipeluknya bukan Yeo Reum tapi bantal. aww... you poor boy

Ha Jin lalu mengembalikan bantalnya kedalam lemari dan menutup lemari itu. Ha Jin berkata bahwa sekarang ini keadaannya sudah lebih baik bahkan sekalipun beberapa bulan yang lalu...


Flashback,
Ha Jin minum-minum sampai mabuk dengan ditemani Joon Ho. Joon Ho curhat pada Ha Jin tentang Yoon Sol yang sekarang jadi berbeda sejak mereka pacaran. Tapi Ha Jin sama sekali tidak peduli dengan curhatan Joon Ho karena satu-satunya yang ia pikirkan adalah Yeo Reum.


Dia bertanya bagaimana keadaan Yeo Reum lalu menyuruh Joon Ho untuk berbohong memberitahu Yeo Reum bahwa dia baik-baik saja dan bahwa dia sama sekali tidak pernah memikirkan Yeo Reum.

"Aku tahu dia itu dingin dan kejam, tapi bagaimana bisa dia tidak meneleponku walaupun cuma sekali saja?"

Joon Ho bertanya apakah Ha Jin ingin memulai hubungannya kembali bersama Yeo Reum. Awalnya Ha Jin berkata tidak tapi sedetik kemudian dia bilang iya lalu sedetik berikutnya dia bilang tidak lagi. Ha Jin kesal karena Yeo Reum masih menyimpan semua foto-foto mesranya bersama Tae Ha dan masih berhubungan dengan Tae Ha saat Yeo Reum pacaran dengannya.


Tapi Ha Jin menyadari bahwa dia dan Yeo Reum memang tidak ditakdirkan bersama "Apa kau tahu apa yang kepelajari dari pacaran dan putusnya hubunganku dengan Yeo Reum? Hanya satu..."

Ha Jin berbaring di lantai saat ia merenung "Aku belajar bahwa aku tidak bisa membuat seorang wanita mencintaiku jika dia memang tidak mencintaiku. Kau tidak akan berhasil bahkan sekalipun kau berusaha. Aku bahkan tidak bisa mengontrol hatiku, jadi tidak mungkin aku bisa mengontrol hati orang lain"


Di kantor, Tae Ha tengah rapat membahas perusahaan interior yang cocok untuk bekerja sama dengan mereka. Saat Tae Ha tidak setuju dengan perusahaan interior yang dipresentasikan oleh dir. Yoon, salah seorang pegawai langsung menyarankan agar mereka bekerja sama lagi dengan studionya Yeo Reum.

Tae Ha langsung menolak usul itu dan memberitahu alasan tidak bisa bekerja sama dengan studionya Yeo Reum adalah karena dia dan Yeo Reum mantan pacar. Pegawai itu langsung kaget dan bingung, bukankah Yeo Reum sudah pacar. Mendengar itu, Tae Ha langsung cepat-cepat pergi.


Tae Ha menemui seorang klien yang cantik dan seksi di sebuah restoran. Tae Ha sangat serius membicarakan design konstruksi rumah si klien seksi tapi si klien seksi malah langsung terang-terangan mengajak Tae Ha minum wine bersamanya kapan-kapan.


Tae Ha menerima ajakannya tapi karena sekarang si klien seksi ada pertemuan dengan orang maka Tae Ha pun langsung pamit pergi. Saat Tae Ha berjalan pergi, si klien seksi memandang punggung Tae Ha dengan penuh ketertarikan.


Tae Ha turun dari lift saat dia melihat Ha Jin sedang bicara dengan teman-temannya. Tae Ha mendengar Ha Jin dan teman-temannya sedang membicarakan kehidupan pernikahan, teman-temannya Ha Jin bertanya kapan dia akan menikah dan Ha Jin menjawab segera. Saat Tae Ha melihat Ha Jin masih mengenakan cincin pasangannya, Tae Ha langsung berjalan pergi dengan sedih.


Ha Jin melihat sosok wanita yang dari belakang terlihat seperti Yeo Reum, masuk ke sebuah restoran. Ha Jin mendesah sedih karena selalu saja dia berharap melihat Yeo Reum, setiap kali dia melihat sosok wanita yang terlihat mirip Yeo Reum. Yakin bahwa wanita itu bukan Yeo Reum, Ha Jin pun langsung pergi.


Tapi ternyata wanita itu adalah Yeo Reum yang datang ke restoran untuk menemui klien barunya, klien yang sama dengan kliennya Tae Ha, si klien seksi.


Si klien seksi memperlihatkan gambar konstruksi bangunannya pada Yeo Reum. Saat itulah Yeo Reum melihat logo perusahaan konstruksi Tae Ha di map-nya.


Si klien seksi lalu memberitahu Yeo Reum bahwa presdir perusahaan konstruksi itu masih muda, tampan dan menarik. Si klien seksi mengaku bahwa dia menyukai Tae Ha dan dia sudah mencari tahu bahwa Tae Ha tidak punya pacar.

"Dia tidak punya pacar?" tanya Yeo Reum

"Kurasa sebentar lagi dia akan punya pacar" kata si klien seksi sambil menunjuk dirinya sendiri sebagai calon pacarnya Tae Ha.


Di tempat parkir, Tae Ha sedang marah-marah karena mobilnya terhalang oleh mobil lain yang parkir sembarangan. Seorang petugas parkir pergi untuk mencari kunci mobil itu.

Tae Ha lalu menelepon dir. Yoon untuk memberitahu bahwa dia akan telat karena ada mobil lain yang menghalangi mobilnya. Saat dia berbalik, dia melihat Ha Jin berjalan ke arahnya. Tae Ha menyadari bahwa mobilnya Ha Jin terparkir di samping mobilnya dan sekarang sama-sama terhalang oleh mobil itu.


Mereka saling menyindir dan berseru pada satu sama lain. Saat mereka tengah menunggu kedatangan si petugas parkir. Tae Ha melihat cincin pasangan yang dikenakan Ha Jin. Dan saat Ha Jin tahu kalau Tae Ha sedang memandangi cincinnya, dia langsung tersenyum licik.


"Apa kau tidak mau tahu keadaan Yeo Reum?" tanya Ha Jin. Saat Tae Ha cuma diam, Ha Jin berkata bahwa Yeo Reum baik-baik saja.

Tae Ha langsung kesal "Terus? Kau mau aku bagaimana?"

Ha Jin tidak menyerah begitu saja, dia lalu memberitahu Tae Ha bahwa mereka sudah membuat undangan pernikahan lalu menawari Tae Ha undangan pernikahan mereka. Saat Tae Ha memejam mata dengan sedih, Ha Jin langsung tersenyum puas.


Petugas parkir akhirnya datang dan membantu mereka memindahkan mobilnya. Ha Jin langsung pergi mendahului Tae Ha tapi tak lama kemudian, dia berhenti dan merenungkan perbuatan usilnya tadi.


Ha Jin langsung mengomeli dirinya sendiri karena dia masih saja bersikap kekanak-kanakan dengan menyakiti Yeo Reum dan Tae Ha. Ha Jin akhirnya melepaskan cincin pasangannya. Dan setelah bimbang beberapa saat, akhirnya dia membuang cincin itu keluar mobil.


Yoon Hee dan Min Soo jalan-jalan keluar kota dimana Min Soo menunjukkan sebuah rumah yang ia perbaiki untuk Yoon Hee. Min Soo meminta Yoon Hee untuk datang dan beristirahat di rumah itu setelah dramanya selesai.


Min Soo merasa tidak tenang setiap kali melihat Yoon Hee bekerja di kantornya, bekerja lembur dan makan makanan buruk. Karena itulah dia meminta Yoon Hee untuk sedikit mengurangi kesibukannya dan menjaga kesehatannya dengan tinggal di rumah itu.

"Apa kau memintaku untuk berhenti?" tanya Yoon Hee curiga

"Tidak mungkin, kau tidak akan berhenti hanya karena kusuruh dan aku pun tidak akan mengatakan hal seperti itu. Kalau berhenti siapa yang akan menulis skripnya? Kalau kau berhenti, perusahaan bisa kacau" ujar Min Soo


Setelah apa yang terjadi pada ayahnya Yeo Reum, Yoon Hee telah bekerja tanpa henti tanpa pernah beristirahat sama sekali. Karena itulah Min Soo meminta Yoon Hee untuk mengistirahatkan tubuh dan pikirannya dan menikmati hidup sebagai seorang manusia di rumah itu mulai sekarang.

Saat Yoon Hee tidak yakin bisa atau tidak untuk memenuhi permintaan Min Soo itu, Min Soo langsung menggenggam tangan Yoon Hee dan meyakinkan Yoon Hee bahwa Yoon Hee pasti bisa karena Min Soo akan menemani Yoon Hee disisinya. Yoon Hee langsung tersenyum senang dan menyarankan agar mereka memelihara anjing dan mendekorasi pekarangan.


Ha Jin pulang dan melihat 2 sepeda, miliknya dan sepeda yang dikembalikan Ah Rim padanya. Dia lalu memandangi rumahnya yang gelap dan sepi dengan wajah murung.


Si klien seksi bertemu dengan Tae Ha lagi dan kali ini dia berniat untuk mempertemukan Tae Ha dan orang yang menangani design furniturenya agar mereka bisa mendiskusikan pembangunan rumahnya bersama-sama. Tae Ha setuju dengan pertemuan itu tanpa menyadari bahwa orang yang si klien seksi bicarakan adalah Yeo Reum.

"Dia datang, Han Yeo Reum-ssi" sapa di klien seksi

Tae Ha sangat terkejut tapi Yeo Reum tampak tidak terkejut sama sekali. Mereka berpura-pura tidak saling mengenal lalu saling menyapa dalam bahasa formal.


Saat mereka tengah membahas konstruksi bangunannya, Tae Ha teringat pada perkataan Ha Jin yang memberitahunya bahwa mereka sudah menyebar undangan pernikahan. Sementara Yeo Reum teringat saat terakhir kali dia bertemu dengan si klien seksi yang memberitahunya bahwa Tae Ha tidak punya pacar.


Saat Yeo Reum dan Tae Ha saling memperdebatkan pendapat mereka sehubungan dengan konstruksi bangunannya, si klien seksi memutuskan untuk menyerahkan semua keputusan pada Tae Ha.

"Aku akan mempercayaimu karena aku menyukaimu, Kang Tae Ha-ssi" ujar si klien seksi

Saking terkejutnya dengan pernyataan cinta dadakan itu, Tae Ha langsung menyemprotkan minumannya sampai mengenai Yeo Reum.


Setelah berhasil mengatasi keterkejutannya, Tae Ha memintanya untuk mendiskusikan masalah ini lebih lanjut lalu memberi sebuah tas kosmetik pada si klien seksi. Si klien seksi langsung senang sementara Yeo Reum langsung melotot. Sayang kebahagiaan si klien seksi tidak bertahan lama saat Tae Ha memberitahu bahwa hadiah kosmetik itu dari dir. Yoon.

Si klien seksi tidak menyerah begitu saja, karena itulah dia langsung mengajak Tae Ha untuk makan malam bersamanya malam ini. Setelah melirik Yeo Reum sebentar, Tae Ha langsung menerima ajakan si klien seksi dan mengajak si klien seksi makan babat.

Tapi saat mereka beranjak pergi, Yeo Reum tiba-tiba berkata bahwa dia juga suka babat karena itulah dia minta ikut makan malam bersama mereka.


Di restoran babat, si klien seksi bertanya mereka mau pesan apa. Secara bersamaan, Tae Ha dan Yeo Reum sama-sama memesan menu yang sama. Tae Ha merasa tidak tenang saat melihat Yeo Reum sudah tidak memakai cincin pasangannya.


Setelah mereka minum-minum bersama, si klien seksi bertanya apa yang Tae Ha lakukan di hari libur. Tae Ha menjawab bahwa dia suka bepergian dan jalan-jalan. Si klien seksi langsung senang karena dia juga suka traveling. Karena hobi mereka sama, si klien seksi langsung mengajak Tae Ha untuk pergi liburan berdua kapan-kapan. Yeo Reum yang berada di tengah-tengah mereka langsung menahan kesal mendengar pembicaraan mereka.


Si klien seksi lalu bertanya buku apa yang paling membuat Tae Ha merasa tersentuh dan kali ini Yeo Reum langsung menjawab "A Dog of Flanders"

Si klien seksi bertanya bagian mana dari buku itu yang paling Tae Ha sukai. Dan Yeo Reum lagi-lagi langsung menjawab "Tentu saja bagian akhir. Adegan saat Patrasche (anjing) sekarat dibawah lukisan Rubens"


Saat klien seksi bertanya film genre apa yang Tae Ha suka, Yeo Reum langsung menjawab "Dia tidak peduli dengan genre. Apa film p*rno itu ada genre-nya?"

Tae Ha langsung kesal tapi Yeo Reum dengan santainya memberitahu si klien seksi bahwa Tae Ha punya 12 seri film p*rno di laptopnya.

Tae Ha jadi semakin emosi "Hei, kapan aku punya 12? Seri yang ke-12 belum keluar"



Si klien seksi langsung sadar bahwa mereka berdua pasti sudah saling mengenal. Tae Ha mengaku kalau mereka dulu pernah menjadi teman tapi Yeo Reum berkata bahwa mereka pernah pacaran 5 tahun. Saat mereka keluar dari restoran, si klien seksi langsung mengembalikan tas kosmetik itu pada Tae Ha dengan kesal.


Bersambung ke part 2

6 comments

Aku gak nonton episode terakhirnya ,jd biar nanti tau endingnya Dr bak ima aja,gumapshimnida bak ima,benar2drama mmenarik.

Makasih ya mba udah bikinin sinopsisnya di tunggu Part 22nya
Salam kenal

mbak gmbar nya mana???
slam knal

mb ditunggu part 2 nya, udah nggak sabar...
hehehhehehhe....

Kenapa orang baik (Ha Jin) selalu menyesali perbuatan jahatnya pada orang lain, bahkan pada orang yang tidak disukainya?

nggk cm hajin yg menyesali perbuatannya, semua orang belajar menjadi dewasa dengan cara mereka masing2

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon