Powered by Blogger.


Tae Ha sangat kesal kenapa Yeo Reum menghancurkan hubungannya dengan wanita itu. Yeo Reum mengaku bahwa dia melakukannya karena Tae Ha juga telah merusak hubungannya dengan Ha Jin. 

Tae Ha langsung berteriak marah "Kau kan mau menikah dengan Ha Jin! Berbahagialah. Jangan mengkhawatirkan kehidupan percintaan orang lain. Aku lega kita sudah putus. Sekarang setelah kupikir-pikir lagi, aku benar-benar bersyukur. Kau penyelamat hidupku"

Yeo Reum langsung kaget dengan perkataan Tae Ha itu. Tae Ha lalu memberikan tas kosmetik yang telah dikembalikan si klien seksi pada Yeo Reum sebagai hadiah pernikahan untuk Yeo Reum. Tae Ha mengucapkan selamat atas pernikahan Yeo Reum lalu pergi.



Tapi baru beberapa langkah, Tae Ha kembali lalu berkata "Kau dulu bilang cinta itu adalah kemauan, bukan? Kau benar-benar punya kemauan yang keras. Kemauan apanya? Yang terpenting itu hati. Hati dulu baru kemauan. Apa gunanya punya kemauan yang keras? Kepalkan tanganmu dan hiduplah dengan kemauan keras sepanjang hidupmu. Berbahagialah"

Tae Ha lalu pergi dengan kesal sementara Yeo Reum memandangi kepergiannya dengan seulas senyum tipis.


Di rumah, Yoon Sol dan Joon Ho sedang nonton film india (rab ne bana di jodi) sambil berangkulan mesra dan saling menyuapi popcorn.


Saat Yeo Reum datang, dia langsung ikutan nonton tapi Joon Ho langsung kesal dan Yoon Sol langsung mengajak Joon Ho melanjutkan nonton di kamar berdua.


Yeo Reum masuk ke kamar mereka dan memberitahu mereka bahwa hari ini dia bertemu dengan Tae Ha dan meminta mereka untuk minum-minum bersamanya tapi mereka berdua langsung menolak permintaan Yeo Reum dengan menggoyang-goyangkan jari telunjuk mereka dan kembali melanjutkan nonton film.


Kesal karena mereka terus mengabaikannya, Yeo Reum langsung menutup laptop mereka dan membuat mereka tidak punya pilihan lain selain mendengarkan curhatan Yeo Reum. Yeo Reum berkata bahwa pertemuannya dengan Tae Ha ini menurutnya hanyalah sebuah kebetulan bukan takdir atau semacamnya. Pekerjaannya dan pekerjaan Tae Ha saling berhubungan jadi dia dan Tae Ha pasti akan saling bertemu.


"Hanya karena kami bertemu, apakah hal itu bisa disebut takdir? Kurasa tidak. Kebetulan hanyalah kebetulan, iya kan? Selain itu, kenapa dia itu sangat brengs**? Dia masih sangat kejam. Seharusnya saat kami bertemu kembali, aku merasakan suatu kenangan indah yang membuatku ingin kembali melihat album foto kami, bukankah begitu?"

Joon Ho berpendapat mungkin Yeo Reum merasa seperti itu hanya karena baru pertama kali ini bertemu Tae Ha setelah mereka berpisah. Joon Ho memberitahu Yeo Reum bahwa Yeo reum telah membuat Tae Ha lelah, Yeo Reum telah memeras seluruh darah dan air mata Tae Ha.

"Kau sudah menjadi mobil bekas bagi Tae Ha" ujar Yoon Sol


Joon Ho tidak mau kalau dia dan Yoon Sol saling menjadi mobil bekas karena itulah mereka berdua langsung saling berjanji untuk tidak menjadi mobil bekas, mereka lalu mengikat janji mereka dengan sebuah kecupan. Joon Ho menyuruh Yeo Reum untuk pergi lalu mengundang Yoon Sol masuk kedalam selimut, Yoon Sol langsung masuk kedalam selimut dengan senang hati dan Yeo Reum langsung kabur.


Yeo Reum membuka tas kosmetik pemberian Tae Ha yang didalamnya berisi sebuah lipstik. Yeo Reum menghina hadiah itu kekanak-kanakan tapi setelah mencobanya, dia malah suka.


Keesokan paginya, Yoon Sol dan Joon Ho bingung, apa yang harus mereka lakukan dengan 2 buah sepeda yang Ha Jin berikan pada mereka. Saat masih sibuk berdiskusi, Yeo Reum keluar kamar dan melihat sepeda-sepeda itu, yang mana salah satunya membuat Yeo Reum terkenang masa-masa indahnya bersama Ha Jin.


Joon Ho memberitahu Yeo Reum bahwa sepeda-sepeda itu pemberian Ha Jin. Tapi saat Yeo Reum bertanya apakah Ha Jin tidak akan menggunakan sepeda-sepeda itu, mereka berdua langsung terdiam bingung. 


Di studio, Yeo Reum dan Yoon Sol tengah sibuk bekerja saat ibunya Ha Jin tiba-tiba datang lalu langsung menampar Yeo Reum. Ibunya Ha Jin memberitahu Yeo Reum bahwa saat Yeo Reum dan Ha Jin masih pacaran, dia tidak pernah sekalipun menyukai Yeo Reum.

"Maafkan saya" sesal Yeo Reum

"Karenamu... Ha Jin ku meninggalkan Korea" isak ibunya Ha Jin. Ibunya Ha Jin mengatai Yeo Reum wanita jalang lalu pergi. 


Pada saat yang bersamaan, Ha Jin memandangi apartemennya lalu menyeret kopernya pergi.


Yoon Sol mengaku kalau dia sudah tahu tentang kepergian Ha Jin dari Joon Ho tapi Joon Ho menyuruhnya untuk tidak mengatakan apapun terlebih lagi Ha Jin juga tidak mau ada yang mengantarkan kepergiannya. Yoon Sol memberitahu Yeo Reum bahwa Ha Jin pergi untuk memenuhi impiannya bekerja sebagai sukarelawan di luar negeri. Yeo Reum langsung buru-buru pergi.


Di bandara, Ha Jin ditelepon ibunya. Ha Jin berjanji akan sering menghubungi ibunya. Ha Jin juga mengatakan sesuatu yang selama ini belum pernah diucapkannya...

"Terima kasih telah membesarkanku dan... aku mencintai ibu"


Ha Jin mematikan teleponnya lalu beranjak pergi. Tapi tepat saat itu juga dia melihat Yeo Reum berlarian di bandara mencari keberadaannya. Saat Yeo Reum melihatnya, perlahan-lahan Yeo Reum berjalan mendekatinya. 


Melihat Yeo Reum membuat Ha Jin terkenang pada percakapan mereka dulu, saat Yeo Reum memberitahunya bahwa tidak ada cinta yang tidak berubah dan semua hubungan bisa putus setiap saat bahkan mereka berdua pun bisa berpisah. Waktu itu Ha Jin dengan penuh keyakinan mengatakan bahwa mereka berbeda, jika ada masalah mereka akan saling memahami dan tidak akan pernah berubah apalagi putus.

"Semua janji cinta itu itu benar. Tapi tidak ada seorang pun yang berkeinginan untuk menjaga janji itu bahkan sekalipun cinta mereka telah usai" kata hati Yeo Reum


"Waktu itu Yeo Reum mengetahuinya dan aku baru menyadarinya sekarang. Janji itu tidak berlaku lagi ketika cinta berakhir" kata hati Ha Jin


Mereka lalu duduk saling berjauhan. Yeo Reum bertanya berapa lama Ha Jin pergi dan Ha Jin menjawab sekitar satu tahun. Yeo Reum bertanya apakah Ha Jin akan kembali dan Ha Jin langsung bertanya balik, apakah Yeo Reum akan menunggunya. 

Tapi sayangnya, Yeo Reum datang hanya untuk mengatakan "Maafkan aku, Ha Jin-ssi"


Ha Jin mengaku bahwa saat dia pacaran dengan Yeo Reum dia sebenarnya tidak bahagia, dia selalu merasa gelisah, dia selalu berusaha menyembunyikan kegelisahannya karena dia ingin dicintai. Bukan karena Tae Ha, mereka berusaha untuk bahagia tapi sebenarnya mereka tidak bahagia.

"Itulah alasan kita putus" ujar Ha Jin "Sekarang aku akan bahagia dengan caraku sendiri, aku pergi supaya aku bisa menjadi orang itu. Kau juga berbahagialah dengan siapapun yang bersamamu"


Dir. Yoon datang ke sebuah acara kencan buta di sebuah restoran dan ternyata wanitanya adalah asisten Jang. Sekarang asisten Jang sudah berhenti dari pekerjaan menulis skrip dramanya, sekarang dia menjadi penulis novel dan novel yang ditulisnya berjudul 'Discovery of Romance'. Asisten Jang mengeluarkan bukunya lalu menandatanganinya dan memberikannya ke dir. Yoon. 


Dir. Yoon membuka bukunya dan ternyata yang ditulis asisten Jang bukan tanda tangan tapi sebuah pesan yang mengatakan: kau sangat menarik, Yoon Jung Mok-ssi.

Dir. Yoon langsung tersenyum senang dengan pesan itu. Asisten Jang memberitahu bahwa buku itu best seller dan bertanya apakah dir. Yoon belum membeli bukunya itu. Dir. Yoon berkata bahwa dia sangat sibuk dan tidak terlalu tertarik membaca cerita cinta.

Dir. Yoon lalu membalik halamannya dan membaca sub judul dari buku itu: cinta adalah kenyataan, bukan drama. 

Dir. Yoon sangat setuju dengan sub judul itu. Melihat orang-orang di sekitarnya, dir. Yoon menyadari kalau cinta itu seperti perang. Asisten Jang membenarkan, asisten Jang berkata bahwa dia mewawancarai beberapa orang dan menulis kisah cinta mereka menjadi buku itu.


Dir. Yoon lalu membaca para karakter yang terlibat cinta segitiga. Yang pertama presdir K, seorang presdir perusahaan konstruksi. Yang kedua nona H, pemilik studio mebel. Dan yang ketiga adalah dokter N, seorang dokter bedah plastik. Dir. Yoon lalu melompat ke bagian akhir dan membaca akhir cinta segitiga itu yang menceritakan bahwa nona H dicampakkan oleh kedua pria.

Dir. Yoon kaget dengan akhir ceritanya "Itu akhir kisahnya? Seperti itu saja?"

"Iya"

"Itu terlalu kejam! Seharusnya dia berakhir bersama dengan salah satu pria itu"

Asisten Jang mengaku bahwa dia sebenarnya tidak tahu akhir kisah cinta segitiga itu, karena wawancaranya berakhir sampai disitu saja. Asisten Jang tidak tahu bagaimana akhir kisah cinta mereka tapi dia merasa kalau kisah cinta segitiga itu masih terus berputar-putar, karena mereka semua saling mencampakkan.

"Mereka saling menjahati satu sama lain, saling menyakiti satu sama lain, dan mereka juga saling menghibur satu sama lain. Cinta adalah bagian dari hidup, karena itulah terjadi hal-hal seperti itu"

Dir. Yoon tampak sangat terpesona pada asisten Jang.


Tae Ha mengunjungi makam ayahnya Yeo Reum dan mendoakan ayahnya Yeo Reum. 


Tak lama setelah dia pergi, Yoon Hee dan Yeo Reum datang. Saat melihat bunga itu, Yoon Hee langsung heran siapa yang barusan datang. Yeo Reum yakin kalau Tae Ha lah yang datang.

"Karena inilah kenapa aku menyukainya" kata Yeo Reum

Yoon Hee lalu memberitahu ayahnya Yeo Reum bahwa Yeo Reum akhirnya datang mengunjunginya setelah 6 tahun. Dalam hatinya, Yeo Reum meminta maaf padanya ayahnya karena terlambat datang dan karena telah menyalahkan ayahnya, tapi dia berjanji mulai sekarang dia akan sering berkunjung.


Yoon Hee tiba-tiba membuat pengumuman mengejutkan, memberitahu ayahnya Yeo Reum kalau dia mau menikah lagi. Yeo Reum langsung shock mendengarnya.

"Aku akan hidup bersama dengan Bae Min Soo sepanjang sisa hidupmu. Sekarang karena Yeo Reum sudah datang jadi aku tidak akan datang lagi. Tidak enak kalau aku mengunjungimu terus saat aku tinggal bersama pria lain. Kau harus berterima kasih karena aku setia datang berkunjung. Tapi aku tidak bisa hidup hanya dengan kesetiaan saja. Selamat tinggal. Bahkan jika kita nanti bertemu lagi di kehidupan selanjutnya, sebaiknya kita tidak usah saling menyapa. Aku pergi"


Yoon Hee lalu berjalan pergi. Yeo Reum cepat-cepat mengejarnya dan protes karena Yoon Hee mau menikah lagi padahal dia saja belum pernah menikah sama sekali. Yoon Hee memberitahu Yeo Reum bahwa hubungan yang sudah berakhir artinya sudah selesai.


"Kau tidak perlu merasa tidak enak atau mempertahankan kesetiaan pada pria yang telah kau putuskan. AKu menikah dan melahirkanmu, jadi setidaknya aku telah mempertahankan kesetiaanku. Tapi yang sudah berakhir yah artinya sudah selesai. Apa kau mengerti Han Yeo Reum?"

Ha Jin bekerja sebagai sukarelawan di Kamboja. Seorang sukarelawan baru datang dan Ha Jin langsung shock melihat dia adalah Ah Rim.


Mereka lalu jalan-jalan. Ha Jin mengomeli Ah Rim karena Ah Rim tidak mengiriminya email dan tidak pula memakai uang pemberiannya dan berbohong mengatakan kalau dia sedang liburan. 

Ah Rim mengaku bahwa dia melakukannya karena dia tidak mau mendengar omelan Ha Jin dan tidak mau Ha Jin membantunya lebih banyak lagi. Ha Jin bertanya dimana Ah Rim bekerja sebelum datang kemari dan Ah Rim memberitahu kalau dia bekerja di vietnam.

Ha Jin memperhatikan kalau Ah Rim masih bicara dengan sangat sopan padanya tapi Ah Rim mengaku kalau dia masih merasa canggung pada Ha Jin karena mereka berpisah selama 20 tahun. Ah Rim bertanya apakah Ha Jin tidak menikah. Ha Jin berkata bahwa setelah dia melihat banyaknya orang yang mati karena kelaparan dan tidak bisa mendapat obat saat sakit, sekarang dia merasa cinta itu tidak penting.

Ah Rim langsung menebak "Kau dicampakkan oleh unni yang menakutkan itu kan?"


Ah Rim mengaku kalau dia menyukai seseorang tapi cintanya bertepuk sebelah tangan dan dia belum memberitahu pria itu tentang perasaannya karena pria itu punya pacar. Ha Jin langsung ngomel-ngomel karena Ah Rim menyukai pria yang sudah punya pacar.

"Karena itulah aku tidak memberitahu pria itu. Memangnya aku tidak boleh menyukai seseorang?" ujar Ah Rim

"Suka atau tidak... kenapa kau punya perasaan pada pria yang sudah punya pacar?"

"Karena itulah sekarang aku sudah tidak merasakan perasaan itu"

"Kenapa kau menyukai pria seperti itu?"

Sambil menatap Ha Jin, Ah Rim berkata "Aku juga bingung... kenapa aku menyukainya?"


Mereka saling tersenyum lalu memandang matahari terbenam.


Joon Ho mendatangi Yeo Reum di kamarnya. Dia memberitahu Yeo Reum kalau dia mendapat email dari Ha Jin yang memberitahu kalau dia bertemu dengan Tae Ha dan dia membalas dendam pada Tae Ha dengan mengatakan kalau dia akan menikah dengan Yeo Reum.

Sepertinya Ha Jin merasa tidak enak dengan perbuatannya itu karena itulah dia meminta Joon Ho untuk memberitahu Yeo Reum. Selain itu, Joon Ho juga ingin mengaku pada Yeo Reum. Joon Ho lalu mengeluarkan koper kenangan Yeo Reum dan memberitahu kalau dia tidak membuang koper itu karena dia membuang koper itu rasanya tidak benar.

"Lakukan apapun yang kau inginkan dengan benda ini" ujar Joon Ho



Tae Ha pergi ke mencari pepohonan tapi ternyata sesampainya di lokasi ternyata banyak pohon-pohon yang sudah ditebang. Tae Ha duduk di salah satu tunggul pohon. Dalam wawancaranya dia berkata bahwa pohon-pohon yang ditebang itu mencerminkan kenyataan tentang cinta.

"Apa gunanya cinta? Apa gunanya saling mencintai dan bersatu? cinta bisa mati hanya dengan satu kali sambaran petir. Cinta itu tidak penting dan tidak punya kekuatan. Cinta hanya perasaan sesaat"


Tae Ha lalu menyalahkan kameranya untuk memotret tunggul pohonnya tapi seseorang tiba-tiba muncul didepan tunggul pohon yang hendak Tae Ha potret. Orang itu adalah Yeo Reum yang menatap Tae Ha dengan wajah sumringah. 


Tae Ha heran bagaimana Yeo Reum bisa tahu kalau dia sedang ada disini. Yeo Reum berkata bahwa dia tidak tahu kalau Tae Ha ada disini dan mungkin pertemuan mereka ini adalah takdir.

"Takdir apaan? Baiklah, anggap saja ini takdir dan mari kita hindari takdir mulai dari sini" ujar Tae Ha

Tae Ha lalu berjalan pergi tapi Yeo Reum mengikutinya. Menyadari Yeo Reum mengikutinya, Tae Ha langsung protes. Tapi Yeo Reum hanya menanggapinya dengan senyum manis sampai membuat Tae Ha jadi ikut tersenyum. Tapi Tae Ha cepat-cepat menghapus senyumannya dan bertanya apakah Yeo Reum mengetahui keberadaannya dari sosmed-nya. Yeo Reum menyangkal...


Tapi kenyataannya...

Flashback,
Setelah mengeluarkan semua isi koper kenangannya, Yeo Reum mencari akun facebook-nya Tae Ha. Setelah mencari-cari diantara banyaknya nama Kang Tae Ha di seluruh Korea, Yeo Reum akhirnya menemukan sebuah akun dengan nama Kang Tae Ha dengan fotonya Tae Ha. Yeo Reum membaca statusnya Tae Ha yang mengatakan kalau dia akan pergi mencari pohon.


Kembali ke masa kini,
Yeo Reum ngotot kalau pertemuan mereka ini adalah takdir. Tidak percaya dengan jawaban Yeo Reum, Tae Ha langsung pergi dengan kesal. Yeo Reum mengikutinya sambil mengoceh bahwa pertemuan mereka ini adalah takdir tapi sekarang dia sudah tidak percaya lagi dengan takdir. Menurut Yeo Reum hidup penuh dengan perencaan itu tidak menyenangkan dan dia lebih suka menjalani hidup tanpa tahu apa yang akan terjadi di masa depan, seperti pertemuan mereka ini.

Tae Ha langsung berhenti "Jadi, kau suka bertemu denganku?"

Saat Yeo Reum mengangguk, Tae Ha langsung mendesah dan memberitahu Yeo Reum kalau dia sudah melupakan Yeo Reum sepenuhnya dan sekarang dia bisa melanjutkan hidup dengan baik, karena itulah Tae Ha menyuruh Yeo Reum untuk tidak mengikutinya lagi.


Yeo Reum memberitahu Tae Ha bahwa dia dicampakkan dan sekarang dia ingin memulai lagi dari awal dengan Tae Ha. Tapi Tae Ha langsung menolak karena sekarang dia ingin bertemu dengan wanita yang jauh lebih baik dari Yeo Reum.

"Aku sudah menjadi baik" ujar Yeo Reum "Sungguh. Ayo kita kembali. Kau pria jahat, aku wanita jahat. Kenapa musti capek-capek menyakiti orang lain?"

Tae Ha tetap tidak mau dan menyuruh Yeo Reum pergi dan jangan mengikutinya lagi. Tae Ha lalu berjalan pergi dan kali ini Yeo Reum tidak mengikutinya dan berjalan ke arah yang berlawanan.


Mengira Yeo Reum mengikutinya, Tae Ha hendak mengatakan sesuatu lagi. Tapi saat dia melihat Yeo Reum pergi ke arah lain, Tae Ha langsung berlari mengejarnya. Yeo Reum menyatakan bahwa dia sudah berubah pikiran, kenapa juga dia harus kembali ke Tae Ha padahal masih banyak pria lain di luar sana.

Yeo Reum hendak pergi, tapi Tae Ha cepat-cepat mencegahnya dan memperhatikan penampilan Yeo Reum. Tae Ha memperhatikan kalau Yeo Reum memakai tas, kalung dan anting-anting pemberiannya dulu, jadi Yeo Reum pasti datang dengan niat untuk menemuinya.


"Aku bilang aku berubah pikiran" ujar Yeo Reum

Yeo Reum lalu berjalan pergi tapi Tae Ha langsung mengikutinya. Tae Ha menggenggam tangannya dan Yeo Reum pun tidak melepaskan pegangan tangan Tae Ha.


"Aku menggenggam tanganmu" ujar Tae Ha

"Aku tahu"

"Kau bilang kau berubah pikiran, lalu kenapa kau tidak mengatakan apapun?"

"Aku juga tidak tahu" Yeo Reum tersenyum lebar

Tae Ha jadi ikut tersenyum lebar "Kenapa kau tersenyum? Apa sekarang waktunya tersenyum?"

"Aku hanya merasa lucu"

"Apanya yang lucu"

"Setiap kali bersamamu, aku merasa jadi diriku sendiri" saat Tae Ha terpanah mendengar kata-katanya, Yeo Reum melanjutkan "Kalau kau ingin menciumku, kau boleh melakukannya"


"Aku tidak perlu izinmu" Tae Ha tersenyum bahagia lalu mencium Yeo Reum.


"Suatu hari, cinta ini akan berakhir juga. Tidak ada cinta yang tidak berakhir. Tapi jika kami tidak percaya kalau cinta ini akan abadi, maka kami tidak akan bisa saling berpegangan tangan" narasi Yeo Reum

"Puncak dari hubungan cinta telah kami lalui. Sekarang kami hanya akan hidup dan memperdebatkan segala hal yang tidak penting. Kurasa aku lebih menyukainya" narasi Tae Ha



^^ HAPPY ENDING ^^

****

Semua bahagia dan akhirnya menemukan cinta yang selama ini mereka cari-cari. Mereka bahagia, saya juga bahagia dan saya berharap semoga semua pembaca juga bahagia dengan endingnya ^^

Yang ditunggu-tunggu, Yeo Reum akhirnyaaaa balikan sama Tae Ha. Ha Jin ketemu Ah Rim dan semoga hubungan mereka bisa lebih dari oppa-dongsaeng, Yoon Sol jadian Joon Ho dan jadi pasangan yang cute banget, Yoon Hee akhirnya menerima cinta Min Soo, dir. Yoon jatuh cinta sama asisten Jang. Ga nyangka ternyata asisten Jang toh yang jadi pewawancara buat dijadiin novel hihi... err Eun Gyu apa kabar?

Sebenarnya kisah drama ini sederhana tapi suka banget dengan cara SW-nim yang menulis kisah drama ini dengan realistis. Penyutradaraannya juga keren. Suka dengan warna-warni pastel dalam drama ini, benar-benar menggambarkan kalau drama ini tentang cinta. Akting para aktornya juga keren-keren.

I hope you like this drama as much as I did... terima kasih semuanya ^^

26 comments

terima kasih mb atas sinopsisnya walaupun jarang comment tapi selalu setia membacanya

Terima kasih mbak atas sinopsisnya
Meskipun selama ini jadi silent reader terus, tp aku selalu nunggu2 sinopsis DoR dari mbak
Makasih 😊

jadi drama favorit makasih mba sinopsisnya,,, di tunggu project selanjutnya....
miss u kang tae ha... aulia

Iya aku juga suka akting para pemainnya,teruta,ma Eric dan Jung yumi (betulkah namanya?),pokoknya yeonrum dan tae ha,feel mereka itu mewakili banget orang2yg kebingungan akan arti cinta.gumapshimnida bak ima sudah menuntaskan menulis sinop drama cute ini,semoga project yg lain. Bak ima ttep semangat nulisnya,from your beloved reader..humneyo!

kim tae ha sshi !! gonna miss u >< huhuuu

sayang gk ada adegan wedding nya tae ha n yoe reum...

.mkasih udaa nylesein sinop nyaa...
.

Makasih mbak
Horee happy ending :D

Mksh byk.akhirnya happy ending smuanya.
ditunggu projek selanjutnyaaa...

Makasih ♏ßάƘ​, happy ending!!! suka banget lihat y jadi kebawa suasana

Aku ga suka sama endingya..berharap dari mulai nonton episode 1 ...yeoreum bisa sama ha jin..-__-

Makasih mb udh nyelesain drama ini.
Klo boleh komen ttg dramanya, saya agak tidak suka endingnya Ha Jin, tpi suka banget sama endingnya Yo reum & Tae Ha.

thanks sinopsisnya,, happy ending,,, tp knapa aq nggak suka,,, nggak seru... aq lebih suka kalo ending nya han yo reum sama nam ha jin,,, tapi thanks untuk sinopsisnya

Aq juga lebih suka yeo reum sm ha jin.. tp i love this drama so much.. sederhana tapi bermakna..

Andwaeeeee aku lebih suka Yoreum sama Ha jin. Tak apa lah gomawo mbk ima. Fighting!!

Awal nya iseng2 nntn drama ini, tapi ko makin seruuu buka2 blog mba ima errr berhasill baca sinopsis ini sampai ending , miann jadi pembaca silent , tapi aku sllu ngikutiin blog ini , gumawo unni :)

Happy Ending, gumawo atas sinopsisnya ;)

Terima kasih y sinopsisnya.. krn pas nonton episode terakhir gda teksnya jd ga ngerti.. meski endingnya ga seru tp drama ni keren. ����.. terima kasih

Yah ku kira yoe reum bkL sama ha jin 😢😦

Ak sedih ending nya.. kasian Ha Jin, ak berharap pdhl endingnya Yoe Reum & Ha Jin bs menikah dan bahagia, ternyata.. hiks :'(

Hahaha...makasih boleh baca sinopsis nya...suka ending nya happy semua

I love the ending story, ceritanya ringan tidak berlebihan

Ya Tuhaaaan ,, Abang eric Sooo Sweet banget .. aduh sepertinya saya jatuh cinta lagi sama abang satu ini <3 ...

Thanks banget sist , sinopsisnya keren banget ..

Q suka bngt dg endingnya krna dr awal hubngn kang tae haa dan han yaa ream blm bnr2 brakhir,n saat dia mnjalin hubungan dg ha jin yaa reum mngkin brpkir bhwa dia bs hdp bhagia stelh dia ptus dg tae ha..n untk nam ha jin di ep dia mngtkn dia mnjalin hbungan krna ingin mndaptkn cinta n prhatian tp dia tdk ykin apakh it yg bnar2 ia inginkn...jd dr smua itu ending drama ini sdah pas krna mnurut q kang tae ha han yaa ream ,nam ha jin pnya knangan msing2 yg sbenarnya mreka sdari n tak trlupan buat mreka n buatq endingny sngt tpat krn cinta itu adlh ktulusan n kjujurn n ttp d dri sndri.krna it yaa reum tdk cocok dg ha jin krn mreka sling mnyembunyikn prasaan yg sbenarny n tdk sling trbuka so hbungn sprti it adlh..bkin baper dramany n untuk ksuluran pmain kren bngt acting nya n trutama eric oppa..
Love u sooo much eric oppa adalh leader k-pop dr shinwa n q udah ska bngt sma dia sbelum drama ini...good lock n thank u so much untuk sinopsisnya.....

Aq lebih suka sama ha jin sissst.. ko dia jd second lead mlu siiiiii .....huhu

Yeo Reum sama Ha Jin aja.

kecewa ah...

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon