Powered by Blogger.


Keesokan paginya, Ki Young terkejut melihat ibunya tergeletak di lantai tapi saat dia mendekat dia langsung mendesah lega karena ternyata ibunya cuma tidur.

Saat Ki Young pamit kerja, ibunya heran kenapa Ki Young mau pergi kerja sepagi ini kalau beritanya saja baru dimulai nanti malam. Ki Young ingin kerja lebih pagi untuk melindungi posisi dan pekerjaannya karena banyak orang yang ingin menyingkirkannya. Ibunya Ki Young masih tetap bersikeras tidak mau pulang sampai Ki Young menggugurkan bayinya.



Didepan kantor CKTV, beberapa ahjumma berkumpul menunggu kedatangan Eun Cha. Saat Eun Cha datang, mereka langsung mengerubunginya dan berseru-seru mengaguminya. Mereka lalu memberinya sebuah amplop berisi dokumen dan mereka meminta Eun Cha untuk menyerahkan dokumen itu ke presdir.


Para ahjumma itu mengaku bahwa mereka berasal dari Yeo Heng Man, sebuah kelompok persatuan wanita yang mendukung kebahagiaan wanita dan mereka datang untuk mendukung Ki Young. Eun Cha langsung mengumpat kesal dan mengusir para ahjumma itu.

Salah satu ahjumma langsung mengancam Eun Cha, jika Ki Young sampai dikeluarkan maka Eun Cha akan dicap sebagai pria yang menginjak-injak kebahagiaan wanita dan Eun Cha akan dimasukkan kedalam daftar hitam semua wanita. 

Eun Cha langsung curiga jangan-jangan para ahjumma ini datang atas suruhan Sun Nyeo. Para ahjumma itu langsung bingung, siapa itu Sun Nyeo. Tapi Eun Cha langsung cepat-cepat pergi meninggalkan para ahjumma yang masih protes karena mereka sama sekali tidak mengenal siapa itu Sun Nyeo.


Eun Cha menyerahkan dokumen dari para ahjumma itu pada presdir Seo, dokumen itu isinya adalah tanda tangan dukungan untuk Ki Young. Direktur yang lain menyerahkan laporan hasil rating berita tadi malam, rating berita mereka semalam ternyata naik 5 persen.

Presdir Seo yakin, naiknya rating berita semalam bukan karena beritanya tapi karena orang-orang ingin melihat apakah Ki Young masih menyiarkan berita atau tidak. Biarpun ratingnya naik, tapi presdir Seo tidak mau kalau rating mereka naik cuma gara-gara skandalnya Ki Young.

Direktur lainnya memberitahu presdir Seo bahwa walaupun para wanita mendukung Ki Young bahkan sampai membuat fan cafe untuknya tapi penonton pria dan orang tua menuntut agar Ki Young dipecat. 

"Tentu saja kita harus memecatnya" ujar Eun Cha "Dia bahkan tidak menikah, apa kita harus melihatnya menyiarkan berita dengan perut buncit setiap hari?"


Presdir Seo langsung mendesah, kenapa Eun Cha malah mendukung pemecatan Ki Young, bukankah dia pernah berjanji akan membuat Ki Young mengundurkan diri atas keinginannya sendiri. Eun Cha langsung terdiam mendengarnya. Saat salah satu direktur memberitahu kalau Ki Young datang bekerja pagi-pagi sekali demi mempertahankan posisinya, presdir Seo langsung berteriak marah menuntut janji Eun Cha untuk membuat Ki Young mengundurkan diri.

"Seandainya kita bisa menemukan pria yang mendonorkan spermanya pada Ki Young" desah Eun Cha

"Apa yang sedang kau bicarakan?"

"Presdir, apa menurut anda Cha Ki Young yang sangat teliti dan sempurna itu, akan hamil dari seorang pendonor sperma tak dikenal?" 

Presdir Seo langsung bingung, jadi apa sebenarnya rencana Eun Cha?


Di kantor redaksi majalah, anak buah Sun Nyeo menggosipkan berita kehamilan Ki Young, mereka mengagumi keberanian Ki Young dalam menyampaikan berita itu dalam konferensi pressnya, sayang mereka tidak bisa menghubunginya karena Ki Young mematikan ponselnya.

"Mungkin dia mematikannya karena para reporter terus menerus mengejarnya" ujar salah satu anak buah Sun Nyeo

Sejak berita kehamilan Ki Young, ada orang yang ingin mempromosikan buku masakan milik Ki Young dan Tae Yoon yang berjudul, talk and taste. Saat anak buahnya terus menerus mengagumi Ki Young bahkan berniat mempromosikan buku talk and taste dengan mengumumkan Ki Young sebagai Angelina Jolie versi Korea, Sun Nyeo langsung menyuruh mereka untuk tidak bersikap berlebihan dan fokus saja untuk mempersiapkan peluncuran buku itu, dia juga menyuruh mereka untuk mencari informasi kontak dan alamat Ki Young.


Pedro tengah bekerja membersihkan gedung teater saat seseorang meneleponnya dan menanyakan foto Eun Cha dan Ki Young yang pernah Pedro ambil waktu Eun Cha menggendong Ki Young ke rumah sakit. Si penelepon mengatakan bahwa dia bersedia membeli foto itu seharga 10 juta won. Mata Pedro langsung terbelalak mendengar jumlah uang sebanyak itu. 


Dia pun langsung pergi ke cafe untuk menemui si penelepon tadi. Dan ternyata si peneleponnya adalah Eun Cha. Saat Eun Cha datang, mereka sama-sama terkejut. Pedro langsung beranjak pergi tapi Eun Cha cepat-cepat menghentikannya.

Pedro pura-pura tidak mengenal Eun Cha tapi Eun Cha masih ingat kalau Pedro adalah pacarnya Sun Nyeo. Pedro langsung menyangkal, tapi Eun Cha tidak percaya. Dia bahkan mengatai Pedro playboy dan bertanya berapa Pedro dibayar untuk melakukan pekerjaan ini.


"Jaga ucapan anda" ujar Pedro kesal lalu pergi dan dengan sengaja dia menabrak Eun Cha sampai Eun Cha terjatuh.


Gara-gara tabrakan Pedro, pinggang Eun Cha kesakitan. Bahkan dia harus berjalan terpincang-pincang saat dia pergi menemui Sun Nyeo.

Dia datang untuk meminta pertanggung jawaban Sun Nyeo atas apa yang telah Pedro lakukan padanya tapi Sun Nyeo menolak. Dengan wajah sedih dan mata berkaca-kaca, Eun Cha berusaha meyakinkan Sun Nyeo kalau dia bukan ayah bayinya Ki Young karena satu-satunya wanita baginya hanya Sun Nyeo seorang.

"Kenapa kau tidak mau mengakui perasaanku padamu?" ujar Eun Cha dengan mata berkaca-kaca

"Pacarku bisa marah kalau dia tahu aku bicara denganmu" ujar Sun Nyeo

"Maksudmu si anak naif dan polos itu?" 


Untuk membuktikan cintanya dengan sang pacar, Sun Nyeo pun langsung menelepon Pedro, menyapanya dengan 'sayangku' dan bertanya apakah tadi dia menyakiti Eun Cha. Sun Nyeo berkata bahwa dia akan mengurusi biaya perawatan Eun Cha tapi dia memperingatkan Pedro untuk tidak melakukan hal seperti itu lagi.

"Sayang, tubuhnya sangat berbeda dari tubuhmu. Dia tidak bisa sembuh dengan mudah karena dia sudah tua" ejek Sun Nyeo sambil menunjuk tubuhnya Eun Cha.

Bahkan untuk memanas-manasi Eun Cha, dia dengan sengaja mengakhiri teleponnya dengan nada suara sangat manja. Dia lalu beranjak pergi untuk menemui pacarnya, dia mengatakan pada Eun Cha kalau pacarnya ingin bertemu dengannya karena pacarnya bisa sakit tumor otak kalau pacarnya itu tidak bertemu dengannya setiap hari.



Eun Cha jadi tambah kesal. Dia ingin mengejar Sun Nyeo tapi pinggangnya terlalu sakit untuk bergerak. Saat itulah, dia melihat draft buku talk and taste. Eun Cha akhirnya tahu kalau Ki Young dan Tae Yoon ternyata saling mengenal padahal selama ini mereka pura-pura tidak saling mengenal.

"Ketangkap kalian" gumam Eun Cha. Saat itu sakit pinggangnya tiba-tiba sembuh dan dia langsung menelepon seorang jaksa dan meminta bantuannya.


Ibunya Ki Young masih tetap dengan pendiriannya untuk menggugurkan bayinya Ki Young. Bahkan tanpa sepengetahuan Ki Young, dia menelepon seseorang dan meminta bantuan orang itu untuk menyiapkan tempat dimana Ki Young bisa mengaborsi bayinya secara diam-diam.


Tae Yoon mendatangi kantor real estate karena dia berencana untuk menyewakan apartemennya. Pegawai real estate heran kenapa Tae Yoon ingin menyewakan apartemennya, bukankah Tae Yoon bekerja keras untuk mendapatkan apartemennya itu? 


Belum sempat menjawab, tiba-tiba Sun Nyeo meneleponnya dan bertanya apakah Tae Yoon adalah ayah dari bayinya Ki Young. 

"Tidak" sangkal Tae Yoon

Jawaban Tae Yoon, membuat Sun Nyeo sekarang yakin kalau Eun Cha lah ayah dari bayinya Ki Young. Sun Nyeo yakin kalau Ki Young menerima Eun Cha sebagai double anchor karena Ki Young berselingkuh dengan Eun Cha. Tae Yoon langsung mendesah mendengar ocehan kakaknya karena dia tahu itu tidak benar, tapi dia tidak mengatakan apapun dan langsung menutup teleponnya. Sebelum pergi Tae Yoon berkata bahwa dia ingin menyewakan apartemennya secepat mungkin.


Flashback,
Tae Yoon bersama pegawai real estate pergi bersama-sama untuk melihat tempat apartemen itu. Tempat itu harganya cukup mahal dan banyak yang harus diperbaiki, tapi Tae Yoon tidak mempermasalahkan semuanya. Secara spesifik Tae Yoon berkata bahwa dia menginginkan apartemen di lantai 10. Pegawai real estate memberitahu Tae Yoon bahwa Ki Young juga tinggal disana, tepatnya di lantai 11. 



Kembali ke masa kini,
Di kantor, seorang pria anak buah ketua Park menghadang Ki Young dan berkata kalau ketua Park ingin bertemu dengan Ki Young. Tapi Ki Young menolak dengan alasan harus bekerja.


Pria itu pun kembali ke rumah keluarga Park dan menyampaikan pesan Ki Young pada kedua orang tua Tae Yoon, bahwa Ki Young menolak bertemu dengan ketua Park karena dia sangat sibuk dan juga Ki Young berpesan supaya ketua Park memberitahunya jauh-jauh hari jika ketua Park ingin bertemu dengannya. Ketua Park langsung marah mendengarnya.

Tae Yoon kembali ke rumah keluarganya dan dia menyatakan bahwa dia ingin pindah kembali kesana untuk jangka waktu yang lama karena sekarang dia sudah putus dengan Ki Young. Ayahnya Tae Yoon marah-marah dengan apa yang dilakukan Ki Young karena dia tidak percaya kalau Ki Young hamil dari donor sperma. Tapi istrinya berusaha untuk menenangkannya dan cepat-cepat mengalihkan perhatian suaminya dengan meminta ketua Park untuk makan bersama sekeluarga.


Ibunya Ki Young memasakan makanan yang enak untuk Ki Young, ibunya Ki Young berusaha sekali lagi membujuk Ki Young untuk mengaborsi bayinya. Ibunya Ki Young berkata bahwa walaupun dia berasal dari desa tapi dia mengerti perkembangan dunia sekarang. Wanita seusia Ki Young jaman sekarang tidak harus menikah cepat-cepat.


"Tapi kepalaku dan hatiku mengatakan 2 hal yang berbeda. Sakit seperti apa yang akan kau alami nanti jika kau melahirkan bayimu? Hatiku rasanya patah hanya dengan memikirkan sakit itu"

Ki Young jadi merasa bersalah pada ibunya, dia tahu kalau ibunya ingin sekali melihatnya menikah. Perkataan Ki Young itu langsung membuat harapan ibunya naik kembali, maka dia pun memberitahu Ki Young bahwa dia sudah membuat janji di sebuah rumah sakit untuk menggugurkan bayinya Ki Young.

"Ibu, aku rasanya aku mau mati kalau aku menggugurkan bayiku" ujar Ki Young

"Kalau kau melahirkan bayi itu, aku yang merasa ingin mati" tangis ibunya Ki Young. Ki Young langsung menangis.


Keluarga Park tengah makan bersama sekeluarga, Sun Nyeo meyakinkan ayahnya kalau Tae Yoon bukan ayah bayinya Ki Young tapi ketua Park tidak percaya karena jika Tae Yoon bukan ayahnya lalu kenapa waktu itu Tae Yoon membawa Ki Young ke rumah.


"Ayah kan tahu sendiri kalau Tae Yoon suka melakukan apapun yang dia inginkan" ujar Sun Nyeo

"Kalau itu bukan bayimu, berarti wanita itu benar-benar gila. Maksudku, dia datang kemari dengan maksud supaya bisa menikah denganmu, tapi sekarang dia hamil dari donor sperma?" teriak ketua Park

Sun Nyeo yakin kalau bayi itu bukan bayinya Tae Yoon, Sun Nyeo yakin kalau hidupnya Ki Young memang rumit. Buktinya ada foto-foto yang memperlihatkan Ki Young digendong oleh pria lain ke rumah sakit. Kalau bayi itu memang bayinya Tae Yoon pasti Ki Young sudah memanfaatkan bayi itu supaya Tae Yoon menikahinya, kenapa juga dia harus mengumumkan kalau dia hamil berkat donor sperma.

"Aku sangat yakin kalau dia mengatakan itu karena dia tidak bisa mengungkapkan identitas bayinya. Mungkin pria itu suami orang" ujar Sun Nyeo


Sun Nyeo yakin pasti karena alasan itu kenapa Tae Yoon mengakhiri hubungannya dengan Ki Young. Saat Sun Nyeo menanyakan kecurigaannya ini pada Tae Yoon, Tae Yoon dengan kesalnya menyuruh Sun Nyeo untuk tidak membicarakan Ki Young lagi.

"Kau ini bodoh dan tolol! Dari semua wanita di luar sana, kau memilih wanita gila seperti itu?" teriak ketua Park

Tae Yoon langsung bangkit dengan marah atas bentakan ayahnya itu, tapi ibunya langsung menyuruh Tae Yoon duduk kembali. Tae Yoon pun langsung duduk kembali.


Ketua Park membentak istrinya dengan marah karena kedua anak mereka punya banyak kekurangan. Yang satu membawa pulang wanita gila dan yang satu lagi anak bodoh yang sudah berusia hampir 40 tahun tapi masih menjomblo sampai sekarang. Mendengar itu, Tae Yoon berjanji untuk menikah dengan wanita yang akan ayah dan ibunya restui.


Sejak membuat janji itu pada orang tuanya, Tae Yoon langsung pergi ke acara kencan buta. Wanita yang kencan buta dengannya bertanya apakah setelah mereka menikah mereka akan hidup terpisah dari orang tua. Tae Yoon dengan senyum liciknya berkata bahwa setelah mereka menikah nanti, mereka akan hidup bersama dengan ayah dan ibunya sampai mereka meninggal dunia. Senyum wanita itu langsung menghilang seketika.

"Aku adalah putra tunggal semejak generasi keempat. Setiap tahu akan diadakan sebelas upacara peringatan kematian. Kau harus mencucui pakaian dalam kakakku yang sangat cerewet. Dan setiap hari kau harus selalu memakai pakaian tradisional" ujar Tae Yoon.

Tapi Tae Yoon berkata bahwa ada satu cara jika mereka ingin hidup terpisah dari orang tuanya. Yaitu tinggal dan hidup dalam kesederhaan bersamanya, di apartemen yang kecil dengan gajinya yang cuma 40 juta. Dan kemungkinan mereka baru bisa membeli sebuah rumah kecil jika mereka berhemat dan menabung selama 20 tahun. Tanpa mengatakan apapun, wanita teman kencannya itu langsung pergi dengan kesal.


Myung Yi pun kencan buta dengan seorang pria yang tampaknya pegawai kantor dan yang Myung Yi tanyakan padanya rata-rata seputar keuangan pria itu. Mulai dari berapa gajinya per bulan, apakah dia punya hutang, apakah rumah yang dia tinggali saat ini miliknya sendiri atau rumah kontrak.

Sayang jawaban pria itu cukup mengecewakan Myung Yi. Rumah yang ditinggalinya adalah rumah kontrakan. Dan walaupun dia sudah berusaha menabung untuk membeli rumah, tapi dia merasa tidak akan sanggup membeli sebuah rumah karena harga rumah saat ini sangat mahal. Pria itu bertanya apakah jika mereka nanti, Myung Yi bersedia ikut bekerja. Myung Yi mengiyakannya dengan enggan.


Anak buah Sun Nyeo memberitahu Sun Nyeo bahwa mereka sama sekali tidak bisa menghubungi Ki Young sejak konferensi press itu. Dan Ki Young selalu menghilang segera setelah dia menyiarkan berita untuk menghindari wartawan.

Apa yang dilakukan Ki Young ini membuat mereka menduga kalau Ki Young pasti tidak akan muncul di acara peluncuran bukunya nanti. Karena itulah, apa tidak sebaiknya mereka menunda dulu peluncuran buku ini? tanya salah satu anak buah Sun Nyeo. Sun Nyeo langsung mendesah tapi dia tetap ingin peluncuran bukunya dilaksanakan sesuai rencana.


Di studio berita, Ki Young mendengarkan pesan suara yang mengabarkan jadwal peluncuran bukunya yang akan dilaksanakan besok.

Eun Cha mendekatinya lalu mengagetkannya. Saat Ki Young menatapnya tajam, Eun Cha langsung pura-pura ketakutan mengira Ki Young adalah manekin tak bernyawa.


"Ada rumor yang mengatakan kalau kau mendudukan sebuah manekin di kursi itu. Dan ada rumor lain yang mengatakan kalau jiwamu terperangkap di kursi itu gara-gara dendammu pada orang-orang yang ingin mengusirmu dari sini. Kau mengerti apa maksudku kan? Hantu yang hidup. Jika selama manusia itu hidup, dia merasakan kebencian yang sangat mendalam maka emosi itu akan memisahkan dirinya sendiri dari raga manusianya dan menjelma menjadi hantu" ujar Eun Cha

Eun Cha lalu menyodok pipi Ki Young sambil bertanya-tanya apakah Ki Young manusia atau hantu? Sayang Ki Young sama sekali tidak terpengaruh dengan semua itu. Saat Ki Young beranjak pergi, Eun Cha dengan bahagianya bertanya apakah Ki Young mau pulang.

"Aku mau ke kamar kecil" jawab Ki Young. Eun Cha langsung kecewa.


Di rumah keluarga Park, Sun Nyeo ketakutan melihat Tae Yoon memasak karena ayah mereka sangat tidak suka melihat Tae Yoon memasak. Tapi Tae Yoon tidak peduli dan terus melanjutkan masaknya sampai selesai.

"Kudengar kau kencan buta. Lalu, apa kau sudah menemukan wanita yang kau suka?" tanya Sun Nyeo

"Aku menyukai mereka semua tapi aku tidak tahu harus memilih yang mana" jawab Tae Yoon


Sun Nyeo menunjukkan copy buku talk & taste yang sudah jadi dan memberitahu kalau jadwal peluncurannya besok. Tapi Tae Yoon menanggapinya dengan cuek dan tidak mau pergi ke acara peluncuran bukunya itu. Sun Nyeo bertanya apakah Tae Yoon tidak mau datang karena Ki Young, kenapa Tae Yoon menghindari Ki Young, memangnya Tae Yoon melakukan kesalahan apa pada Ki Young, yang menulis buku ini kan Tae Yoon bukan Ki Young. Sun Nyeo tidak mau tahu, pokoknya besok Tae Yoon harus datang.

Sun Nyeo baru mau pergi tapi tiba-tiba dia ketakutan setengah mati melihat ayahnya menatap kegiatan masak Tae Yoon dengan sangat marah. Ketua Park langsung mengamuk mengacak-acak masakan Tae Yoon, bahkan sampai merobek-robek buku barunya Tae Yoon. 


Ki Young bertemu dengan Yoon Hee di ruang ganti dan bertanya apakah dia boleh menginap semalam di rumah Yoon Hee. Yoon Hee heran kenapa? apa karena di rumah Ki Young masih ada reporter yang menunggunya. Ki Young memberitahu bahwa dia ingin menghindari ibunya yang sudah membuat janji dengan sebuah rumah sakit untuk mengaborsi bayinya.

"Tentu, jauh lebih mudah bicara dengan orang yang menjelek-jelekkanmu ketimbang dengan orang tuamu sendiri" ujar Yoon Hee


Gara-gara ulah ayahnya, Tae Yoon langsung keluar rumah dan berkendara tanpa tujuan. Saat tengah kebingungan harus pergi kemana, Tae Yoon mendapat telepon dari Myung Yi yang kedengarannya sedang mabuk dan meminta Tae Yoon untuk menjemputnya.


Tae Yoon pun pergi ke kedai dimana Myung Yi sedang minum-minum seorang diri. Tae Yoon bertanya-tanya kenapa gadis muda minum-minum sendirian tengah malam begini.


"Aku bukan gadis muda lagi. Aku bukan gadis lagi setelah tidur dengan oppa" ujar Myung Yi

Tae Yoon langsung kaget mendengarnya "Kau jangan bohong!"

Myung Yi berkata bahwa ada sesuatu yang ingin dia katakan pada Tae Yoon karena itulah dia meminta Tae Yoon datang agar dia bisa bicara sambil menatap Tae Yoon.

"Aku sangat bahagia tidur bersamamu. Walaupun kau tidak menyukaiku dan hatimu masih bersama Cha Ki Young. Tapi selama sesaat... aku bahagia berada di sisimu. Dari semua pria yang pernah kutemui, oppa yang terbaik"


Tapi Tae Yoon sama sekali tidak senang dengan pujian Myung Yi "Aku sangat muak dan lelah dengan kalian para wanita"

Myung Yi berkaca-kaca saat dia berkata bahwa dia akan mengakhiri hubungannya dengan Tae Yoon sekarang dan untuk selamanya dan berjanji bahwa dia tidak akan lagi menghubungi Tae Yoon.

Myung Yi lalu terhuyung-huyung pergi tapi baru beberapa langkah Tae Yoon tiba-tiba menghentikannya dan mengundang Myung Yi untuk datang ke acara peluncuran bukunya besok. Tapi Myung Yi langsung menolak.


Di rumah Yoon Hee, Ki Young menelepon ibunya dan meminta maaf karena dia tidak mau mengaborsi bayinya lalu setelah itu dia cepat-cepat mematikan teleponnya.


Yoon Hee bertanya lagi siapa ayah bayinya Ki Young tapi Ki Young masih tidak mau menjawabnya. Yoon Hee berkata bahwa dia berharap bisa seperti Ki Young, melahirkan bayinya tanpa menikah. Ki Young langsung heran kenapa Yoon Hee berpikir seperti itu? Bukankah Il Jong suami yang perhatian.

"Orang-orang berbeda dari apa yang mereka tunjukkan" ujar Yoon Hee "Semua pasangan suami istri memiliki masalah yang tidak orang lain ketahui. Wanita yang sudah menikah harus mengurus pekerjaan rumah tangga, anak-anak dan mertua. Kami harus mencuci baju suami dan memasak untuk mereka"


Karena itulah Yoon Hee merasa situasi Ki Young jauh lebih baik daripada ibu rumah tangga yang harus menghadapi semua itu. Lagipula orang-orang mengatakan kalau lembaga pernikahan akan runtuh dan menghilang dalam waktu 50 tahun yang akan datang.

Ki Young langsung mendesah "Seharusnya aku terlahir 50 tahun yang akan datang"


Tae Yoon diam-diam menemui jaksa Park yang membawakannya sebuah dokumen.


keesokan harinya di tempat peluncuran buku Talk & Taste, seorang wartawan bertanya-tanya apakah Ki Young akan datang, wartawan yang satunya berkata bahwa dia tidak yakin apalagi selama ini Ki Young selalu menghindari wartawan.

Tapi yang tidak mereka sangka-sangka, ternyata Ki Young benar-benar datang. Mereka pun langsung berlarian mengerubungi Ki Young dan mulai menanyakan pertanyaan tentang keputusannya sebagai ibu tunggal. Tapi Ki Young terus berjalan tanpa mempedulikan pertanyaan mereka.


Ki Young menandatangani buku-buku untuk para fans yang sudah mengantri panjang saat Tae Yoon baru datang. Mereka kemudian saling menyapa dengan formal.


Saat itu Eun Cha tiba-tiba muncul dari barisan antrian dan langsung meminta Ki Young untuk menandatangi bukunya. Tapi saat Eun Cha membuka bukunya, ternyata ada sebuah dokumen didalamnya, dokumen itu langsung membuat Ki Young terbelalak terkejut.


Dokumen itu berisi rekaman telepon dan pesan-pesan teks antara Ki Young dan Tae Yoon, saat Tae Yoon mengatakan bahwa dia akan memberitahu ayahnya bahwa anak yang dikandung Ki Young bukan anaknya, saat Tae Yoon mengatakan bahwa dia punya sebagian hak atas bayi yang dikandung Ki Young. 


Dibalik dokumen itu, Eun Cha menulis 2 buah ancaman untuk Ki Young.

"Apa kau mau semua orang tahu dan kau dikeluarkan?"

"Atau kau mau mengundurkan diri atas keinginanmu sendiri?"

5 comments

Drama ini keren banget..gak sabar nunggu kelanjutannya
walopun lum da gambarnya tapi g papa dh
gumawo mb ima..
d tnggu episode berikutnya y..
fighting..!!

Thanx mbak....seru banget....makin penasaran ama lanjutannya...

Aling

trimakasih sinopsisnya mba,,dianjutin ya. walau nunggu episodenya tiap minggu cuma tayang sekali...

makasih sinopsisnya...
gak suka ama karakternya eun cha & myung hi...
Pengennya ki young & Tae Yoon bersatu hingga nikah soalnya menurutku mereka emang saling mencinta tp sama keras kepala. jujur suka ama pasangan itu n pengen mereka nikah dan bisa bahagia ama anak mereka...
buat admin makasih bgt udah ngerecap sinopsisx, aku baru nemu karena tertarik soalnya pemerannya no min woo & park shi yeon n menurutku dramanya seru...
Boleh request gak sinopsis drama will it snow for christmas ???

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon