Powered by Blogger.


Myung Yi memberitahu Tae Yoon dan Ki Young dengan berita bahwa dia juga hamil anaknya Tae Yoon. Ki Young dan Tae Yoon langsung shock. Tae Yoon marah dengan candaan Myung Yi itu tapi Myung Yi berkata bahwa dia tidak bercanda.

Ki Young tidak mengatakan apapun tapi ia cepat-cepat masuk lift meninggalkan Tae Yoon. Ki Young termenung sedih selama dia berada di lift.



Setelah Ki Young meninggalkannya, Tae Yoon kembali ke Myung Yi dan bertanya apakah Myung Yi sudah gila. Tae Yoon menuntut penjelasan Myung Yi tentang kehamilannya. Myung Yi menolak menjawabnya dengan alasan harus kembali bekerja tapi Tae Yoon langsung berteriak mencegahnya karena pembicaraan mereka saat ini jauh lebih penting.


Myung Yi berkata bahwa pekerjaannya yang lebih penting. Myung Yi berkaca-kaca saat dia berkata bahwa dia dan Ki Young berbeda. Bagi Ki Young kehamilannya lebih penting sehingga Ki Young bisa mengorbankan posisinya sebagai penyiar berita tapi bagi Myung Yi pekerjaannya yang lebih penting. Walaupun Ki Young dipindahkan ke tim review tapi setidaknya Ki Young mendapat gaji tetap sementara dia hanyalah pekerja kontrak.

"Aku tidak sepintar dan sesukses Cha Ki Young. Aku tidak punya keyakinan dan uang untuk membesarkan anak seorang diri. Aku tidak akan membuat masalah. Jadi sebaiknya kita bicara nanti saja" ujar Myung Yi dengan mata berkaca-kaca. Bleeeehh!

Tae Yoon langsung berteriak frustasi


Ki Young begitu terpukul dengan berita kehamilan Myung Yi sampai-sampai dia hampir salah masuk mobil orang. Ki Young berusaha tegar saat dia menasehati dirinya sendiri bahwa masalah itu bukan urusannya, Tae Yoon tidak ada hubungan dengannya dan 815 adalah bayinya sendiri.


Tae Yoon dan rekan barunya Young Joo memberitakan sebuah kasus pembunuhan anak kecil yang awalnya dicurigai dilakukan oleh kakaknya sendiri tapi ternyata pelaku pembunuhan yang sebenarnya adalah ibu tirinya. Reporter Oh di lapangan mewawancarai si kakak yang saat itu tengah berada di lapangan bermain depan sekolah.

Dalam rekaman wawancara dengan si kakak, pihak stasiun TV ingin menutupi identitas si kakak tersebut dnegan cara mengaburkan bagian matanya sementara bagian wajah lainnya sama sekali tidak disamarkan. Si kakak adalah saksi mata saat ibu tirinya membunuh adiknya dengan cara menenggelamkan adiknya di bak air.

Reporter Oh bertanya kenapa si kakak berbohong mengatakan kalau dialah pembunuh adiknya. Si kakak itu langsung menangis saat dia mengaku bahwa dia melakukan itu karena dia ingin ikut mati bersama adiknya.


Setelah menyiarkan berita itu, Eun Cha dan kawan-kawan pergi bersama untuk merayakan kesuksesan mereka karena sejak mereka menyiarkan beorta itu, rating siaran berita mereka naik. Tapi sayang di internet banyak netizen yang berkomentar negatif mengenai berita pembunuhan itu, banyak yang memprotes Eun Cha tidak melindungi hak-hak anak kecil itu.

Eun Cha langsung marah karena menurutnya komentar-komentar itu sama sekali tidak penting, yang penting adalah rating berita mereka.


Myung Yi menemui Tae Yoon untuk membicarakan masalah mereka. Tae Yoon tidak percaya kalau Myung Yi hamil dan menyuruh Myung Yi untuk menelepon pacarnya sekarang juga. Tapi Myung Yi berkata kalau pacarnya adalah Tae Yoon.

"Memangnya kita pernah menjadi pasangan? Kau bilang harga untuk berkencan denganku adalah uang!"

Myung Yi berkata bahwa dia sebenarnya menginginkan cinta bukan uang tapi dia meminta uang karena Tae Yoon tidak mau mencintainya.

"Kalau begitu aku akan memberimu uang jadi gugurkan bayi itu" ujar Tae Yoon


Myung Yi bertanya apakah jika dia mengugurkan bayinya, akankah Tae Yoon mencintainya. Tae Yoon langsung frustasi mendengarnya. Tae Yoon berkata bahwa dia bersedia memberikan apapun, rumah, mobil, uang, apa saja kecuali cinta.

"Aku tidak menginginkan apapun" tangis Myung Yi

Tae Yoon langsung berteriak frustasi karena dia tidak menginginkan Myung Yi, yang dia inginkan adalah menikah dengan Ki Young.

"Kalau begitu menikahlah dengan Ki Young dan pertahankan aku disisimu. Berikan tubuhmu pada Ki Young dan berikan hatimu padaku" Myung Yi bersikeras


Tae Yoon tentu saja tidak mau, Tae Yoon berkata bahwa dia akan membuat janji dengan rumah sakit untuk mengugurkan bayinya Myung Yi dan kali ini dia tidak mau dibohongi seperti Ki Young membohonginya tentang kegugurannya, kali ini Tae Yoon bertekad akan melihat dengan mata kepalanya sendiri saat Myung Yi mengugurkan bayinya.

"Aku mengerti luka hatimu, aku akan melakukan apapun yang kau minta" kata Myung Yi

Myung Yi lalu pergi dengan menangis sedih sampai membuat Tae Yoon frustasi.


Ki Young termenung sedih di rumahnya. Tapi kemudian dia menguatkan dirinya demi 815 lalu pergi untuk makan malam.


Dia mendatangi sebuah restoran yang sepi tapi beberapa ahjumma yang bekerja di restoran itu mengenalinya dan langsung menggosipkannya, mereka kasihan pada Ki Young karena hamil tapi tidak punya suami. Ki Young hanya terdiam sedih mendengarkannya.

Dia memakan makanannya dengan sedih teringat saat Myung Yi memberitahunya dan Tae Yoon tentang kehamilannya, Ki Young berkaca-kaca teringat saat dia bermesraan dengan Tae Yoon dan membayangkan Tae Yoon bermesraan dengan Myung Yi.


Eun Cha dan kawan-kawan hendak pergi untuk minum-minum ronde kedua saat mereka memutuskan untuk makan di restoran yang sama dengan Ki Young. Eun Cha melihat Ki Young tampak sedih lalu memutuskan untuk duduk di mejaya Ki Young, bukan untuk menghibur Ki Young tapi untuk menyindir kegagalan Ki Young.

"Dulu kau adalah wanita paling sukses dan reputasimu pun sangat baik se-Korea. Tapi sekarang kau makan daging sendirian di malam selarut ini. Kau tahu kenapa? Karena wanita hamil lainnya dimanjakan oleh suami mereka bagaikan seorang ratu"

Eun Cha berkata bahwa hanya ada satu cara bagi seorang wanita untuk sukses di negeri ini. Yang pertama, merayu dan menggoda semua pria selama mereka bekerja di masyarakat. Dan yang kedua, merayu dan menggoda satu pria yaitu suami. Eun Cha bahkan menyarankan Ki Young untuk belajar dari Myung Yi karena Eun Cha sangat yakin wanita seperti Myung Yi pasti akan hidup dan menikah dengan baik. ugh! pengen ku tampar nih cowok!



Ki Young langsung bangkit dan mempelototi Eun Cha dengan marah, namun dia hanya terdiam menyadari kalau dia tidak bisa melawan perkataan Eun Cha itu. Ki Young berusaha mengusir Eun Cha tapi Eun Cha dengan santainya memakan makanannya Ki Young. Ki Young menangis dan mendesah marah tapi karena tidak bisa melawan Eun Cha, akhirnya dia langsung pergi.


Setelah Ki Young pergi, teman-temannya Eun Cha langsung memuji Eun Cha karena telah membuat Ki Young kalah tanpa bisa melakukan perlawanan.


Myung Yi melihat test pack-nya, dia berkata pada bayinya "Nak, jika semuanya berjalan sesuai rencana, maka kau bisa masuk sekolah internasional dan masuk universitas Harvard. Jika kau ingin hadir ke dunia, bukankah menurutmu menjadi orang kaya itu lebih baik. Dan bagilah sebagian keberuntunganmu itu denganku juga, yah? Kau pasti bisa"


Eun Cha masuk kantor dengan ceria dan dia semakin bahagia saat dia diberitahu bahwa rating berita semalam meningkat sampai 5%. Namun sayang kebahagiaannya itu tidak bertahan lama karena di luar kantor ada beberapa orang yang berdemo memprotes berita semalam, mereka menganggap berita semalam tidak melindungi hidup seorang anak (yang adiknya dibunuh ibu tirinya), mereka menuntut pihak stasiun TV untuk meminta maaf dan mereka juga menuntut Eun Cha untuk pergi.

Pihak sekuriti memberitahu Eun Cha bahwa gadis kecil yang mereka wawancarai mereka berusaha bunuh diri karena sejak mereka menyiarkan berita itu, dia dikucilkan dan diserang dengan berbagai komentar negatif di sekolah.


Saat Ki Young tiba di kantor, dia langsung dimarahi atasannya karena dialah yang bertugas me-review berita gadis kecil itu. Atasannya Ki Young menuntut Ki Young untuk membawakannya tape rekaman berita gadis kecil itu, tapi Ki Young baru ingat kalau dia tak sengaja meninggalkan tape rekaman itu di lift karena kemarin malam pikirannya terganggu berita kehamilan Myung Yi.


Ki Young pun cepat-cepat pergi untuk mencari tape rekaman itu di lift tapi tidak ada apapun didalam lift. Saat dia hendak mencari di studio, tak sengaja dia mendengar Eun Cha memerintah Young Joo untuk mewawancarai gadis kecil itu dengan cara apapun. 

Young Joo tidak yakin wawancara akan bisa menyelesaikan masalah ini, menurutnya jauh lebih baik jika mereka meminta maaf secara on air. Tapi Eun Cha tidak setuju, menurutnya jauh lebih baik meminta maaf dan berlutut langsung dihadapan si gadis kecil itu ketimbang meminta maaf sambil duduk di studio.

"Kau ingin aku berlutut?" tanya Young Joo tak percaya

"Apa itu masalah besar? Aku bisa melakukan hal yang jauh melebihi itu, aku akan menjilat sepatu presdir jika memang harus! Kau pikir kenapa Ki Young bisa kudepak? Karena dia tidak kompeten? Karena dia tidak mau berlutut! Kalau kau tidak mau melakukan itu juga, maka sebaiknya kau turun dari posisi ini sekarang juga!"


Young Joo akhirnya pergi ke rumah sakit tempat gadis kecil itu dirawat, dia lalu mewawancarai gadis kecil itu dengan wajah sedih dan meneteskan air mata palsu. Young Joo berusaha membujuk gadis kecil itu untuk menceritakan alasan kenapa dia mengaku membunuh adiknya padahal pembunuh yang sebenarnya adalah ibu tirinya.

Gadis kecil itu ketakutan dan meminta Young Joo untuk mematikan kameranya tapi Young Joo tidak melakukannya dan terus berusaha membujuk gadis kecil itu untuk bicara.


Saat Ki Young datang, dia langsung marah lalu mengusir si kameramen keluar. Young Joo langsung protes pada Ki Young karena kalau dia tidak melakukan wawancara ini dia bisa mati.

"Kau tidak akan mati dengan menjadi penyiar berita. Apakah sangat penting bagimu untuk tetap hidup, tapi tidak masalah jika anak itu mati?"


Young Joo akhirnya menyerah lalu pergi mengejar si kameramen dan Ki Young pun langsung menutup pintu kamar rawat gadis kecil itu. Ki Young lalu menghampiri gadis kecil itu dengan membawa sebuket bunga. Ki Young bertanya apakah dia suka bunga tapi gadis kecil itu langsung memalingkan wajahnya dengan sedih.

Ki Young mengerti, hidup anak itu sangat sulit bahkan bunga pun takkan terlihat indah dimatanya "Semuanya jadi memuakkan dan menakutkan, bukan? Bunga-bunga, orang-orang dan juga dunia ini"


Ki Young bercerita pada gadis itu bahwa dia juga berada dalam situasi yang sama, semua orang juga berpaling membelakanginya, dia harus turun dari posisinya sebagai penyiar berita bahkan keluarga dan rekan kerjanya berpaling membelakanginya.

Cerita Ki Young itu langsung menarik perhatian gadis kecil itu, dia bertanya kenapa. Maka Ki Young pun mengatakan alasannya adalah karena dia memiliki seorang bayi didalam perutnya, dia hamil tanpa menikah. Tapi walaupun dia kehilangan segalanya, Ki Young bertekad untuk melindungi bayinya karena bayi dalam perutnya itu jauh lebih penting daripada hidupnya sendiri.

"Kau juga terlahir seperti itu" ujar Ki Young pada si gadis kecil "Kau juga terlahir karena kau adalah orang yang sangat penting dalam kehidupan seseorang"

Ucapan Ki Young itu langsung membuat si gadis kecil menangis, Ki Young dan gadis kecil itu menangis bersama-sama.


Di kantor, Eun Cha marah-marah karena Young Joo tidak berhasil mewawancarai si gadis kecil itu gara-gara Ki Young. Karena tidak ada cara lain, maka Eun Cha pun menyuruh Young Joo untuk menangis dan meminta maaf saat mereka on air nanti.


Ki Young pergi setelah gadis kecil itu tertidur. Ki Young mendapat telepon dari Yoon Hee yang mengajaknya makan berdua bersamanya. 

Ki Young heran kenapa akhir-akhir ini dia sangat menyukai daging padahal selama ini dia benci dengan daging. Yoon Hee menduga itu karena bayi yang dikandung Ki Young laki-laki. Jika sang ibu ngidam daging berarti anaknya laki-laki dan jika anaknya perempuan maka sang ibu akan ngidam buah dan sayur-sayuran.

"Itu semua cuma takhayul" ujar Ki Young "Bukankah ngidam itu karena tubuhmu kekurangan nutrisi?"


Saat Yoon Hee bertanya apakah Tae Yoon menghubunginya, Ki Young memberitahu Yoon Hee bahwa Myung Yi juga hamil anaknya Tae Yoon. Yoon Hee sangat terkejut mendengarnya, dia lalu bertanya apakah Ki Young cuma akan diam saja? Seharusnya Ki Young menghancurkan kedua orang brengs** itu.

Ki Young tidak berniat melakukan apapun, apalagi hubungannya dengan Tae Yoon sudah berakhir. Dan baginya sekali berakhir artinya berakhir selamanya.

"Jangan hidup sekeras itu. Hubungan harus dipertahankan dengan kompromi dan saling bertoleransi. Hidup tidak selamanya hitam atau putih. Terkadang bisa abu-abu juga" ujar Yoon Hee

"Karena itulah unni menikah tapi aku tidak"

"Kau tidak menikah karena kau tidak mau"

Ki Young langsung membenarkannya, dia memang tidak mau menikah. Dia tidak mempercayai Tae Yoon dan dia tidak mau menderita di rumahnya Tae Yoon. Ki Young bertekad tidak mau merubah keputusannya bahkan sekalipun dia bangkit dari kematian.


Saat mereka meneruskan makan, mereka melihat siaran berita Eun Cha dan Young Joo yang meneteskan air mata palsu didepan kamera dan meminta maaf. Melihat akting Eun Cha dan Young Joo membuat Ki Young langsung kehilangan selera makannya.


Setelah siaran mereka selesai, Eun Cha langsung bertanya pada semua kru tentang respon para penonton di internet dan Myung Yi memberinya berita baik karena banyak komentar simpati pada Young Joo dan Eun Cha. Bersama-sama mereka tertawa bahagia membaca banyaknya komentar baik tentang mereka berdua.


Di rumah sakit, Gadis kecil itu mengupload video rekaman yang direkamnya secara diam-diam saat Ki Young mengusir kameramen dan Young Joo keluar dari kamarnya di sosmed, dia juga berpesan pada Ki Young untuk tetap kuat dan dia berterima kasih pada Ki Young karena telah memberitahunya alasan untuk terus melanjutkan hidupnya.


Yoon Hee baru pulang saat dia melihat di meja makan tersaji makanan untuk 3 orang. Dia mendengar suara Il Jong sedang menyanyi lagu anak-anak untuk Ara tapi dia mendengar suara tawa seorang wanita dari dalam kamarnya Ara.

Saat dia membuka pintu kamar Ara, dia melihat Il Jong sedang bersama wanita lain. Il Jong dan wanita itu langsung bangkit dengan gugup. Il Jong tergagap saat dia menjelaskan bahwa dia sangat sibuk jadi dia meminta suster Jung untuk menjemput dan membawa Ara pulang. Yoon Hee tidak mengatakan apapun tapi dia menatap mereka dengan penuh kemarahan lalu membanting pintu kamar Ara.


Keesokan harinya, Ki Young hendak berangkat kerja tapi tiba-tiba ditelepon atasannya dan dia melarang Ki Young bekerja sementara waktu. Si atasan memberitahu bahwa saat ini keadaan sedang genting jadi sebaiknya Ki Young tidak meninggalkan rumah sampai ada yang meneleponnya.

Karena penasaran, Ki Young pun langsung menelepon Yoon Hee untuk menanyakan keadaan genting apa yang tengah terjadi sekarang. Tapi Yoon Hee sendiri saat ini tengah menghadapi keadaan genting yang jauh lebih genting daripada yang sedang dihadapi stasiun TV. Yoon Hee lalu meminta Ki Young untuk menemaninya ke suatu tempat.


Para pendemo datang lagi ke stasiun TV, mereka menghadang mobilnya Eun Cha dan menuntut Eun Cha untuk mengembalikan posisinya Ki Young lalu melempari mobilnya Eun Cha dengan telur. 

Emosi, Eun Cha pun langsung keluar untuk melabrak para pendemo, Eun Cha bahkan bersumpah akan menuntut siapa saja yang telah melempari mobilnya dengan telur. Mendengar itu, para pendemo semakin marah dan langsung melempari Eun Cha dengan telur. hahahaha....


Eun Cha masuk kantor dalam keadaan basah dan kotor oleh telur. Seseorang menunjukkan video yang di-upload si gadis kecil saat Ki Young mengusir kameramen dan Young Joo keluar dari kamar rawat si gadis kecil, dia juga memberitahu bahwa video itu telah ditonton lebih dari lima ribu kali dan sekarang rating berita mereka anjlok menjadi 3%.


Presdir Seo terkejut saat dia diberitahu bahwa saat ini banyak yang memboikot mereka. Para pemboikot mengancam jika mereka tidak mengembalikan posisinya Eun Cha, jika mereka tidak memecat Eun Cha dan Young Joo maka semua situs di internet akan memboikot stasiun TV mereka. Presdir Seo pun langsung memerintahkan agar Ki Young menghadapnya sekarang juga.


Ki Young menemani Yoon Hee ke kantor pengacara, disana Yoon Hee berkonsultasi tentang hak asuh anaknya jika dia dan suaminya bercerai, apakah dia bisa mendapatkan hak asuh anak jika suaminya berselingkuh.

Ki Young sangat terkejut "Il Jong berselingkuh?"

Pengacara memberitahu mereka bahwa perselingkuhan suaminya tidak akan banyak berpengaruh pada hak asuh anaknya karena keputusan hak asuh anak biasanya diberikan pada orang tua yang keuangannya lebih baik dan bahkan pada masa lalu sekalipun hak asuh anak selalu jatuh pada sang ayah.

"Negara kita ini adalah masyarakat yang patriarkal. Bahkan sampai sekarang pun pandangan itu lebih mendukung pria" ujar si pengacara


Ki Young jadi penasaran bagaimana dengan kasus ibu tunggal, apa yang terjadi jika suatu saat ayah bayinya muncul. Pengacara memberitahu bahwa jika ayah bayinya mengklaim bahwa anak itu adalah anaknya dan dia menuntut hak asuh anaknya maka ayah bayi itu akan pasti akan mendapat hak asuhnya.


Tae Yoon menemani Myung Yi memeriksakan kandungannya, dokter memberitahu bahwa Myung Yi telah hamil 6 minggu. Saat Myung Yi mengatakan kalau dia ingin mengugurkan bayinya, dokter memberitahu Tae Yoon bahwa mengugurkan kandungan adalah perbuatan ilegal.

Myung Yi berbohong mengatakan bahwa dia harus mengugurkan bayinya karena dia memiliki penyakit yang tak bisa disembuhkan, jadi bisa mati kalau dia tidak mengugurkan kandungannya.

"Dokter, tolong selamatkan aku" Myung Yi memohon pada dokter


Saat Ki Young tiba di kantor, para pendemo langsung menghalanginya. Mereka meneriakkan dukungan mereka pada Ki Young sampai membuat Ki Young terharu.


Bersambung ke part 2

2 comments

yamapun ,, g bosen bosen bacanya ..hehe
http://christamavropoulou.blogspot.com/2014/11/sinopsis-hotel-king-episode-1-32-lengkap.html

Keren ki young. Gemes liat kelakuan eun cha, rasa'y pengen ikutan nimpuk pake telor busuk.

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon