Powered by Blogger.


Sesampainya di kantor, Ki Young pergi menemui presdir Seo yang menyambut kedatangannya dengan senyum manis dan meminta Ki Young untuk kembali sebagai penyiar berita. 

"Terima kasih telah memanggil saya kembali" ujar Ki Young "Tapi, bisakah saya menerima proposal itu nanti saja"

Presdir Seo langsung kaget dengan penolakan Ki Young, kenapa Ki Young menolak. Ki Young berkata bahwa dia ingin menghindari pekerjaan yang menarik perhatian dan kritik demi bayinya. Presdir Seo tambah bingung lalu kenapa dulu Ki Young begitu bertekad untuk mempertahankan posisinya.


"Saya melakukan itu bukan karena saya menginginkan posisi itu tapi saya ingin menjadi seorang ibu yang percaya diri dan bangga bagi bayi saya" jawab Ki Young


Ki Young tidak mau turun dari posisinya dengan dianggap sebagai wanita tidak bermoral, karena jika dia melakukannya maka bayinya juga akan dianggap sebagai pendosa juga.

Presdir Seo frustasi dengan penolakan Ki Young, masa' Ki Young mau diam saja melihat stasiun TV mereka sedang berada di ambang kehancuran gara-gara boikot.

"Akan saya pikirkan dulu" jawab Ki Young


Karena Ki Young menolak permintaannya terpaksa presdir Seo memerintahkan Eun Cha bahwa malam ini Eun Cha harus menyiarkan beritanya sendirian.


Myung Yi berbaring di meja operasi hendak mengugurkan bayinya tapi tiba-tiba dia menangis dan menjerit-jerit memohon pada dokter untuk menyelamatkannya. Reaksi Myung Yi itu membuat dokter langsung membatalkan operasinya.


Saat mereka hendak pulang, Myung Yi meminta maaf pada Tae Yoon. Dengan wajah sedih dan mata berkaca-kaca, Myung Yi berkata bahwa dia merasa tidak bisa menggugurkan bayinya. Tae Yoon lalu memberinya kartu debit dan menyuruh Myung Yi untuk mengugurkan kandungannya sendiri.


Ki Young berusaha menelepon Tae Yoon tapi Tae Yoon tidak mau mengangkatnya, dia lalu mengirim pesan dan meminta Tae Yoon untuk bertemu dan bicara dengannya.


Para kru di ruang kontrol cemas saat mereka melihat Eun Cha dengan bersiap-siap siaran. Mereka cemas jika mereka tidak memecat Eun Cha maka mereka pasti akan diboikot, mereka cemas masyarakat tidak akan tenang hanya dengan pemecatan Kang Young Joo. Tapi karena mereka tidak punya solusi lain terpaksa mereka harus membiarkan Eun Cha menyiarkan berita.

Siaran berita dimulai, tapi Eun Cha teramat sangat gugup sampai-sampai dia salah membaca urutan berita dan membuat para kru di belakang layar jadi kebingungan. Setelah siaran beritanya usai, Eun Cha langsung menangis frustasi.


Myung Yi ke ATM untuk melihat jumlah uang yang Tae Yoon berikan. Setelah melihat jumlahnya cuma 10 juta won, Myung Yi langsung mengeluh. Tapi kemudian dia menelepon Tae Yoon dan pura-pura merasa tidak enak karena Tae Yoon memberinya uang yang sangat banyak.

Tae Yoon berkata bahwa dia sebenarnya ingin memberikan uang yang lebih banyak lagi tapi saat ini hanya segitu saja yang ia miliki. Tae Yoon menyuruh Myung Yi untuk menggugurkan bayinya dan Tae Yoon meminta Myung Yi untuk menunjukkan dokumen konfirmasi operasinya. Myung Yi mengiyakannya lalu mengambil semua uang tabungan Tae Yoon.


Tae Yoon gelisah saat Ki Young meneleponnya lagi, tapi kemudian dia mengangkat teleponnya sambil berpura-pura bersikap sok cool dan pura-pura tidak tahu kalau tadi Ki Young menelepon dan mengiriminya pesan. Saat Ki Young bertanya apakah Tae Yoon punya waktu untuk bicara berdua dengannya, Tae Yoon langsung berbohong mengatakan dia sangat sibuk kerja di pedesaan.

"Kapan kau akan pulang?" tanya Ki Young

"Entahlah" Tae Yoon berbohong "Aku tidak tahu kapan aku akan pergi"

"Apa kau akan berada di Seoul minggu depan?"

"Entahlah"


Frustasi Ki Young pun langsung bertanya dimana lokasi keberadaan Tae Yoon saat ini. Tae Yoon langsung panik, dia lalu berbohong mengatakan kalau dia berada di Haeinsa. 

"Aku akan ke sana besok" kata Ki Young

"Kenapa?"

"Ada yang ingin kubicarakan denganmu"

Tae Yoon pun dengan panik meminta Ki Young untuk mengatakannya saja di telepon. Tapi Ki Young tidak mau, dia ingin bicara dengan berhadapan langsung dengan Tae Yoon. Karena itulah dia bertekad untuk pergi menemui Tae Yoon besok.

Ki Young lalu cepat-cepat mematikan teleponnya. Tae Yoon jadi tambah panik, akhirnya terpaksa dia berkendara ke Haeinsa sebelum Ki Young tiba disana besok.


Keesokan harinya, Eun Cha pergi menemui Ki Young di apartemennya. Dia datang untuk membujuk dan merayu Ki Young supaya Ki Young menerima permintaan presdir Seo dan kembali menjadi penyiar berita. Tapi apapun yang dikatakan Eun Cha, Ki Young sama sekali tidak mempedulikannya.

Eun Cha mengikuti Ki Young masuk ke lift lalu berlutut dihadapan Ki Young, meminta Ki Young untuk memaafkannya lalu mempersembahkan hadiah untuk bayinya Ki Young.


Tepat saat itu, Sun Nyeo juga masuk kedalam lift. Saat dia melihat Eun Cha tengah berlutut dihadapan Ki Young, Sun Nyeo langsung memukuli Eun Cha dan meneriaki Eun Cha dengan penuh kemarahan karena dia mengira kalau Eun Cha menghamili Ki Young.

Eun Cha pun jadi emosi pada Sun Nyeo "Kau bukan istriku. Apa yang harus kulakukan kalau kau terus mengikutiku seperti ini" 

"Aku tidak mengikutimu, aku datang kesini untuk mengurusi barang-barang adikku!"


Sun Nyeo tidak percaya padahal baru saja Eun Cha berlutut dihadapannya dan menyatakan cinta tulus padanya, tapi sekarang Eun Cha malah berlutut lagi di hadapan wanita lain. Ki Young berusaha menjelaskan tapi Sun Nyeo malah langsung beerteriak menyuruh Ki Young untuk tutup mulut. Eun Cha yang emosi tiba-tiba mengklaim kalau bayi yang dikandung Ki Young adalah bayinya.

"Apa kau sudah gila?" tanya Ki Young

Kemarahan Sun Nyeo semakin menjadi-jadi, dia berteriak menuduh Ki Young jauh lebih gila daripada Eun Cha "Bagaimana bisa kau mencampakkan adikku dan mengandung anaknya si pecundang ini?" 

Ki Young berusaha menjelaskan lagi tapi Sun Nyeo tidak mau mendengar penjelasan apapun. Sun Nyeo langsung mencekik Eun Cha dan bertekad untuk menyelesaikan masalah ini untuk selamanya. Saat lift terbuka, Ki Young langsung cepat-cepat melarikan diri dari mereka berdua.


Ki Young dengan tenangnya berjalan ke mobilnya di tempat parkir mengacuhkan Sun Nyeo dan Eun Cha di belakangnya yang masih bertengkar hebat. Eun Cha mendorong Sun Nyeo sampai terjatuh dan dengan kesalnya dia berteriak menyuruh Sun Nyeo untuk menuntutnya saja atau sekalian Sun Nyeo menyuruh pacarnya untuk menemuinya dan memukulinya. Sun Nyeo langsung menangis meraung-raung, sesaat kemudian dia menelepon Pedro.


Setibanya di depan kantor, Eun Cha bersembunyi karena para pendemo masih berdemo didepan kantor. Dia menelepon Hyung Shik untuk menanyakan rating berita kemarin dan Hyung Shik langsung memberinya kabar buruk bahwa rating berita semalam cuma 1,2% dan sepertinya malam ini pemboikotannya akan terus berlanjut, lebih parahnya lagi semua pengiklan mengancam akan menarik iklan mereka.


Sun Nyeo menemui Pedro di sebuah taman. Pedro memberinya sebuah hamburger pesanan Sun Nyeo. Sun Nyeo memberikan segepok uang untuk Pedro dan menyuruh Pedro untuk mematahkan kaki Eun Cha. Pedro melihat uangnya dan langsung menolak permintaan Sun Nyeo karena dia tidak mau melakukan kekerasan.

Sun Nyeo menggangguk lalu menambahkan jumlah uangnya, jika Pedro tidak mau melakukan kekerasan maka Sun Nyeo memerintahkan Pedro untuk membunuh Eun Cha. Tapi Pedro tetap tidak mau, dia hanya ingin Sun Nyeo mengganti uang untuk hamburgernya, dia lalu menarik selembar uang sebagai ganti harga hamburgernya lalu pergi.


Tapi sedetik kemudian, Pedro kembali lagi untuk bertanya kenapa Sun Nyeo ingin membunuh Eun Cha. Sun Nyeo langsung menangis mendengar pertanyaan Pedro itu.

Pedro memberikan sebuah tissu untuk Sun Nyeo tapi Sun Nyeo tidak menyadari kalau tissu itu ada saosnya. Sun Nyeo menghapus air matanya dengan tissu itu dan Pedro langsung berusaha menahan senyum geli melihat saos di wajahnya Sun Nyeo.


"Aku hanya pernah mengecani satu pria dalam hidupku tapi pria itu bilang kalau dia tidak mau pacaran denganku. Dia cuma ingin tidur denganku. Apa semua pria itu seperti binatang? bagaimana bisa pria tidur dengan wanita kalau mereka tidak mencintai wanita itu? Aku benar-benar tidak mengerti" tangis Sun Nyeo dengan wajah berlumur saos

"Aku tidak bisa tidur dengan wanita kalau aku tidak mencintai wanita itu" ujar Pedro sambil berusaha menahan senyum geli.

"Tapi si bangs*t itu... menghamili wanita pacarnya adikku" isak Sun Nyeo

"Jadi maksudmu dia meniduri pacarnya adikmu? dia memang sampah" ujar Pedro sambil masih berusaha menahan senyum geli


Ki Young akhirnya tiba di lokasi keberadaan Tae Yoon. Sesampainya disana, dia melihat Tae Yoon sedang sibuk mencari jamur bersama salah seorang biksu, dia lalu cepat-cepat memasaknya untuk Ki Young. Setelah makanannya masak, dia langsung mengajari Ki Young cara memakannya.

"Sudah berapa lama kau disini?" tanya Ki Young

Tae Yoon berbohong mengatakan kalau dia sudah cukup lama disini, sekitar sebulan. Ki Young tentu saja tidak percaya, mereka kan baru bertemu seminggu yang lalu.

"Oh... iya, kau benar, baru seminggu" jawab Tae Yoon gugup


Myung Yi mendatangi rumah keluarga Park. Saat pelayan mengantarnya masuk, diam-diam dia memperhatikan megahnya rumah Tae Yoon. Dia lalu berlutut dihadapan kedua orang tua Tae Yoon lalu menyerahkan uangnya Tae Yoon yang kemarin dia ambil dari ATM.

"Saya datang untuk mengembalikan amplop ini ke reporter Park Tae Yoon" ujar Myung Yi

"Apa ini?" tanya ketua Park


Dengan wajah sedih, Myung Yi memberitahu bahwa amplop itu berisi uang yang diberikan Tae Yoon padanya. Myung Yi berkata bahwa dia sangat mencintai Tae Yoon dan sekarang dia mengandung anaknya Tae Yoon. Tae Yoon memberinya uang itu untuk menggugurkan kandungannya. 

Kedua orang tua Tae Yoon langsung shock. Ketua Park marah-marah lalu beranjak pergi untuk mencari Tae Yoon tapi ibunya Tae Yoon langsung menatap Myung Yi dengan curiga.


"Apa tujuanmu melakukan ini pada putraku?" tanya ibunya Tae Yoon curiga

Kalau Tae Yoon menyuruhnya untuk menggugurkan kandungannya maka seharusnya dia melakukan perintah Tae Yoon itu secara diam-diam, karena itulah ibunya Tae Yoon curiga apa tujuan Myung Yi sampai datang kemari dan memberitahu mereka.

"Bagaimana kau bisa mengenal putraku?" tanya ibunya Tae Yoon

"Kami pernah bekerja di acara TV yang sama dan seperti itulah bagaimana kami bertemu"

"Berapa umurmu?"

"28 tahun"

"Apa pekerjaan ayahmu"

"Beliau punya bisnis di Kanada" jawab Myung Yi (errr... itu bohong atau ga yah??)


Ki Young menyerahkan sebuah amplop pada Tae Yoon. Amplop itu berisi surat pernyataan penyerahan hak asuh anak, Ki Young menyuruh Tae Yoon untuk menandatangani surat pernyataan itu karena dia tidak membutuhkan bantuan Tae Yoon dalam menyokong kehidupan anaknya dan dia juga tidak mau Tae Yoon mengunjungi anaknya.

Tae Yoon langsung meremas dokumen itu dengan marah "Tampar saja aku dan maki aku sebagai sampah!"

Ki Young tidak mau "Kenapa juga aku harus menampar sampah sepertimu dengan tanganku yang berharga"

Tae Yoon melempar surat pernyataan itu dengan marah dan memperingatkan Ki Young dan anaknya untuk tidak datang mencarinya bahkan sekalipun dia mati. 

"Tentu saja, kenapa juga aku dan anakku mengunjungi kuburanmu kalau kau mati" jawab Ki Young "Kau bukan siapa-siapa bagi kami"


Ki Young ingin Tae Yoon menandatangani surat pernyataan itu karena surat pernyataan itu adalah prosedur penting, Tae Yoon adalah ayah biologis bayinya tapi dia ingin Tae Yoon menyerahkan semua hak asuh anaknya. Ki Young memaksa Tae Yoon untuk menandatangani surat pernyataan itu tapi Tae Yoon tidak mau lalu beranjak pergi dengan marah.


Saat Tae Yoon sedang ganti baju, ibunya menelepon dan memberitahu bahwa seorang gadis bernama Mung Yi datang menemui mereka dan mengatakan kalau dia mengandung anaknya Tae Yoon. Dalam keadaan frustasi dan emosi, Tae Yoon tiba-tiba mengumumkan bahwa dia akan menikahi Myung Yi dan berkata kalau dia bisa mati kalau tidak menikahi Myung Yi.

Sedetik kemudian, Tae Yoon menelepon Myung Yi untuk bertanya dengan sinis kenapa Myung Yi datang ke rumahnya?  "Kau datang karena kau ingin menikah denganku kan? Rumahku sangat megah dan mewah kan? Kau ingin tinggal di sana kan? aku akan menikahimu, jangan gugurkan bayinya, pastikan kau melahirkan anakku!"


Ibunya Tae Yoon menyuruh Myung Yi untuk pulang saja sekarang dan besok dia akan membawa Myung Yi menemui dokter kandungan.


Eun Cha berjalan di jembatan pinggir sungai dengan langkah lemah saat dia melihat pengumuman pemboikotan siaran beritanya yang akan kembali diadakan untuk yang kedua kalinya malam ini. Pengumuman itu membuat Eun Cha semakin frustasi.

Tak sengaja dia melihat sebuah tulisan di pagar pinggir jembatan yang mengatakan bahwa pria brengs** sepertimu harus mati. Eun Cha tiba-tiba berpikir bahwa dia sebaiknya mati saja. Dengan pikiran itu, Eun Cha langsung naik ke atas pagar jembatan untuk bunuh diri.


Beruntung saat itu teman-temannya datang dan langsung menariknya menjauh lalu menggendongnya masuk mobil dan membawanya kembali ke stasiun TV.


Sementara itu Ki Young memasukkan buku-buku talk & taste ke dalam kardus lalu membuka kain penutup TV-nya. Dia lalu pergi ke mall untuk berbelanja baju-baju hamil dengan penuh percaya diri dan mengacuhkan semua orang yang menatapnya.


Eun Cha berusaha memeberontak saat teman-temannya menggendongnya dengan paksa ke studio berita. Dalam kepanikannya, Eun Cha menelepon presdir Seo dan dengan sangat gugup dia memberitahu bahwa dia tidak bisa lagi menyiarkan berita.

"Kau masih ingat saat aku mual-mual didepan kamera waktu aku masih pemula dulu? Perasaan itu kembali lagi, aku merasa mau muntah saat aku membaca berita" tangis Eun Cha

"Kalau kau keluar sekarang, karirmu akan bearkhir" ancam presdir Seo

"Memang sudah berakhir! Apa lagi yang bisa kulakukan? Kalau aku membaca berita malam ini, maka aku tidak punya pilihan lain selain meninggalkan negara ini. Kalau besok ratingnya nol persen maka aku akan mati" Eun Cha menangis tapi presdir Seo langsung mematikan teleponnya.


Eun Cha berusaha melarikan diri lagi tapi teman-temannya sudah menghadangnya di luar pintu dan langsung mendorongnya masuk kembali ke studio.

Lima menit sebelum siaran dimulai, Ki Young tiba di studio untuk kembali menjadi penyiar berita bersama Eun Cha. Eun Cha langsung tertawa bahagia melihat kedatangannya lalu pindah ke kursi penyiar kedua, saking senangnya Eun Cha sampai terjatuh dari kursinya.


Myung Yi juga datang ke studio. Saat Eun Cha memarahinya karena datang terlambat, Myung Yi langsung naik ke meja penyiar dan dengan senyum liciknya dia memberitahu bahwa dia datang untuk mengucapkan selamat tinggal karena dia akan berhenti bekerja.

"Aku akan menikah dengan reporter Park Tae Yoon" ujar Myung Yi pada Ki Young.

Myung Yi mengumumkannya bahwa dia mengandung anaknya Tae Yoon lalu mengucapkan selamat atas kembalinya Ki Young sebagai penyiar berita. Ki Young dengan senyum penuh percaya diri meminta Myung Yi untuk mengiriminya undangan.

15 comments

Daebakkkkk ki young,bener2 TOP bgt,. Tegar bngt,.
Tae yoon terlalu baik dan ngasih hati sm myung yi,jdnya begitu dech..
Suka cara ki young ngadepin dua2nya.. Fighting mbak ima dan mksh sinopnya ya

Myung yii aslii nyebelin bangeeet, karakternyaa sumpaaah pengen bencak bencak niii orang daah
Makasiiih sinopsisnya kakaa

ya ampuuunnn , myungyi sm euncha itu makhluk jenis apa sih ? gk punya hati banget >,<
kiyoung top deh salut sm kegigihanmu ngadepin masalah , fighting kiyoung :D
fighting juga mbk ima bkin sinopsisnya ^^

~ismaa~

Kalau cinta sayang care harusnya tae yoon lebih memperlihatkan lg usahanya tanpa harus melibatkan myung yi jd nya yg ada ancur dah smuanya. Tp kalau gak gitu ya gak seru hihihii. Tq mba ima,akhirnya gak ketinggalan jauh lagi

Ki young...bener2 deh...fighting buat ki young...
tae yoon...aduh...kok g gentel ya...
lihat si eun cha nih pingin nampar nih orang....
lanjutkan mbk nulis nya...eps 8 makin seru loh...

makin seru nih,, di tunggu kelanjutan nya mba,,

whooaaaaa....bner2 ngaduk2 emosi drama satu ne
si myung yi n eun cha aseli bikin emosi tingkat dewa..
tp suka bgt ma cara ki young ngadepin smua mslahnya
tae yoon bikin sebel
klo cinta, di perjuangkan dong
masa msh pake gengsi..
buat mb ima..semangaaaaaat..
d tunggu kelanjutannya..
gumawooooo....

Korea sudah mulai ngajarin ga bener.. Ck ck ck
Belum lama beredar komik anak yg mendukung percintaan sesama jenis. Alhamdulillah dah ditarik.
Sekarang mendukung hamil diluar nikah dan merendahkan lembaga pernikahan.
Klo dibilang cm drama.. Kayaknya ga bisa dianggap begitu..
Buktinya dr semua komen, ga ada satupun yg mengkritisi ttg hamil di luar nikahnya ki young n myung yi. semua bilang suka n dukung ki young, ck ck ck

Hanan

emang sih,akhir2 ini drama korea ceritanya agak bebas
jadi cuma boleh d konsumsi orang dewasa
tapi aq yakin, tmen2 yg suka drama korea jg tau kok mana yg msti d ikuti n yg enggak
qt jg pnya budaya n keyakinan yg bisa filter itu smua

kl hml d luar nikah bkn cm korea kykx, sinetron jg byk yg ngajarin gk bnr

Arrggh. . .
Rasanya pengen ngubek-ngubek muka evik si Myung Yi. . .
Hwaiting buat sang penulis Sinopsis ;)

Gak cmn dikorea x mbak,. Klo mslh hamil diluar nikah,. Diindonesia mah apalagi udah lama,. Blm diartis kita si jupe mau hamil lwt donor sperma jg .. Ini kan cmn drama buat hiburan apalagi buat ibu RT kyk aku..

Lanjut eps 8 dan 9 mba.seru abisss

masalah ngajarin bener atau ga bener, semuanya kembali ke diri masing-masing sebagai penonton, pintar2 aja memilah mana yg musti dicontoh mana yg ga boleh dicontoh, drama pada dasarnya hanya sebuah hiburan semata

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon