Powered by Blogger.

Peringatan! drama ini tidak cocok bagi yang masih dibawah umur


Hari pernikahan Tae Yoon dan Myung Yi pun akhirnya tiba, Myung Yi melangkah menuju Tae Yoon yang sudah menunggunya namun tepat saat itu juga perhatian Tae Yoon mulai teralih dari pengantinnya karena kedatangan Ki Young dengan kandungannya yang sekarang sudah besar. Tae Yoon begitu tercengang dengan kedatangan Ki Young sampai-sampai dia tidak memperhatikan Myung Yi saat Myung Yi tiba disampingnya.

Eun Cha yang juga melihat kedatangan Ki Young, langsung cepat-cepat menarik Ki Young menjauh sebelum pengantin wanita dan para tamu undangan melihat kedatangannya dan terjadi kehebohan.



Wedding officiant tiba untuk memimpin upacara pernikahan ini tapi tiba-tiba saja Tae Yoon memutuskan untuk menikah tanpa wedding officiant. Para penonton terkejut dengan keputusan Tae Yoon ini dan wedding officiant pun langsung pergi sambil menggerutu. Setelah wedding officiant pergi, kedua penganti mulai membaca janji pernikahan yang telah mereka siapkan.


"Aku akan mencintaimu sampai rambutku menua dan memutih, aku tidak akan mengucapkan bualan seperti itu sampai aku mati. Aku akan mengurusi makananku sendiri dan kau mengurusi milikmu sendiri" Myung Yi mengucapkan janji pernikahannya

"Aku tidak akan menuntutmu untuk tidur denganku seorang hanya karena kau istriku. Kami akan hidup sendiri-sendiri tanpa saling mengandalkan satu sama lain" Tae Yoon mengucapkan janji pernikahannya

"Hanya karena aku suamimu... aku tidak wajib untuk menyokong kehidupan istri dan anak-anakku seumur hidup" teriak Tae Yoon menggebu-gebu

"Hanya karena aku istrimu, aku tidak akan mengorbankan diriku untuk suami dan anak-anakku" Myung Yi tak mau kalah

"Dihadapan semua orang sebagai saksi, kami berjanji untuk menegakkan janji pernikahan ini sebagai suami dan istri"

Janji pernikahan mereka yang aneh itu langsung membuat tamu undangan heboh. Ada yang mengagumi janji pernikahan mereka, ada juga yang tidak.


Kedua orang tua Tae Yoon tiba, ketua Park jengkel karena dia masih belum menyetujui pernikahan ini tapi ibunya Tae Yoon berusaha menenangkannya karena bagaimanapun juga Tae Yoon adalah putra mereka.

Setelah mengucap janji pernikahan, Tae Yoon langsung membuat Myung Yi dan semua tamu undangan terkejut dengan mengumumkan bahwa acara berikutnya adalah ucapan selamat yang akan disampaikan oleh Ki Young. Ki Young sendiri juga terkejut dengan pengumuman Tae Yoon yang tiba-tiba itu.


Ki Young pun melangkah ke podium tapi sebelum menyampaikan ucapan selamat, dia mengeluarkan surat kontaknya dan menuntut Tae Yoon untuk tanda tangan dulu baru dia akan menyampaikan ucapan selamatnya. Tae Yoon hanya mau tanda tangan setelah pernikahannya selesai tapi Ki Young memaksa Tae Yoon tanda tangan sekarang juga.

Myung Yi yang sedari tadi cuma diam menahan kesal, langsung menyambar surat kontrak itu. Tapi sebelum dia sempat membaca isinya, Tae Yoon langsung mengambilnya kembali dan mengembalikannya ke Ki Young dan memaksa Ki Young untuk menyampaikan ucapan selamatnya dulu.


Ki Young pun terpaksa mengucapkan selamat untuk kedua mempelai. Tapi saat dia tengah menyampaikan pidatonya, kedua orang tua Tae Yoon muncul. Ayahnya Tae Yoon langsung berteriak marah lalu cepat-cepat keluar. Para pekerja TV dan Myung Yi langsung berlarian mengejar ketua Park.



Ki Young pun akhirnya pergi tapi Sun Nyeo menyusulnya dan menamparnya dengan marah karena menurutnya Ki Young telah merusak pernikahan adiknya. Sun Nyeo hendak menampar Ki Young lagi tapi Yoon Hee cepat-cepat menahannya dan menyuruh Ki Young untuk pergi sekarang juga.


Ketua park dengan marah menyatakan bahwa pernikahan ini tidak sah. Mendengar itu, Myung Yi langsung berlutut dan sambil menangis sedih dia berkata bahwa dia bahagia karena mereka datang ke pernikahannya walaupun mereka berdua tidak menyetujui pernikahannya dengan Tae Yoon.

"Sayang, sebaiknya kita bicara nanti saja setelah pernikahannya selesai" ibunya Tae Yoon berusaha menenangkan suaminya

"Pernikahan apa? Siapa yang bilang ini pernikahan? Kau menyebut ini pernikahan? Ini penghinaan" teriak ketua Park

Myung Yi menangis dan meminta kedua orang tua Tae Yoon untuk memaafkan mereka. Melihat tangisan Myung Yi membuat ketua Park mulai luluh, dia lalu menyuruh Myung Yi untuk bangkit dan ikut dengannya.



Saat Sun Nyeo hendak keluar, dia melihat Pedro jalan dengan wanita lain. Pedro melihat Sun Nyeo tapi dia cepat-cepat berpaling mengacuhkannya sampai membuat Sun Nyeo kesal.


Saat Tae Yoon keluar, dia melihat ada sebuah becak pengantin didepannya. Tukang becaknya memberitahu Tae Yoon bahwa sang pengantin wanita menyewanya untuk membawa Tae Yoon dan Myung Yi keliling Seoul setelah mereka menikah.

Tae Yoon langsung kesal mendengarnya. Lalu tanpa menunggu pengantinnya, Tae Yoon langsung naik ke becak dan menyuruh tukang becaknya untuk jalan. Tukang becaknya bingung, bagaimana dengan pengantin wanitanya?

"Jalan saja!" seru Tae Yoon


Dalam perjalanan, si tukang becak yang cerewet berkata bahwa dia tidak percaya kalau Tae Yoon dan Myung Yi cuma merayakan pernikahan mereka dengan cara sederhana yaitu pergi ke Namsan padahal akhir-akhir ini pasangan yang menikah biasanya pergi bulan madu ke Bali, Hawai dan tempat-tempat lain di luar negeri.

Tapi Tae Yoon mengabaikannya karena di tengah jalan dia melihat Ki Young sedang berjalan sendirian. Dia lalu menyuruh tukang becak untuk berhenti dan menyuruh Ki Young untuk naik ke becaknya dan berjanji akan menandatangani kontraknya. Ki Young pun akhirnya naik becak dan membuat si tukang becak bingung, wanita itu kan bukan pengantinnya.


Myung Yi pergi bersama kedua orang tua Tae Yoon tapi di tengah jalan dia melihat Tae Yoon naik becak pengantinnya bersama Ki Young.


Myung Yi kesal melihat mereka berdua tapi saat ibunya Tae Yoon bertanya dimana Tae Yoon saat ini, Myung Yi langsung berbohong mengatakan bahwa Tae Yoon mungkin sedang mengepak barang-barangnya karena dia dan Tae Yoon berencana untuk tinggal bersama dengan kedua orang tua Tae Yoon setelah mereka bulan madu nanti.

"Kalian mau bulan madu kemana?" tanya ibunya Tae Yoon

"Bukan ke tempat yang mewah. Hanya ke Namsan dan Bukchon. Kami sudah berjanji untuk berhemat sebanyak mungkin untuk membeli rumah"

Ibunya Tae Yoon langsung mengomelinya dengan kesal karena mereka tidak mendengarkan perkataan orang tua, padahal pernikahan adalah sebuah acara besar dan sekarang mereka bahkan tidak bisa pergi ke tempat bulan madu yang benar. Ibunya Tae Yoon lalu berbisik menuntut Myung Yi untuk memperlihatkan hasil tes DNA bayinya tapi Myung Yi berkata bahwa hasil tesnya ada di rumahnya Tae Yoon.


Mereka kemudian pergi ke apartemennya Tae Yoon. Ibunya Tae Yoon cukup terkejut mengetahui Tae Yoon dan Myung Yi sudah tinggal bersama sebelum mereka menikah. Saat mereka masuk, mereka tidak melihat Tae Yoon sama sekali, maka Myung Yi pun cepat-cepat berbohong mengatakan kalau tae Yoon mungkin sudah keluar duluan.

"Silahkan duduk ibu, ayah" ujar Myung Yi

Tapi ibunya Tae Yoon mengingatkan Myung Yi bahwa saat ini terlalu awal baginya untuk memanggil mereka dengan sebutan ibu dan ayah. Ibunya Tae Yoon juga mengingatkan Myung Yi bahwa tata cara urutan pemanggilan yang benar bukan ibu-ayah tapi ayah-ibu.

"Maafkan saya" Myung Yi membungkuk dalam-dalam

Myung Yi lalu memperlihatkan hasil tes DNA-nya dan menawarkan teh pada mereka berdua tapi ayah dan ibunya Tae Yoon langsung menolak tawarannya dan pergi.


Sementara itu, Tae Yoon dan Ki Young keliling-keliling dalam diam sampai Tae Yoon yang angkat bicara duluan dan bertanya apa nama panggilan bayinya Ki Young.

"815" jawab Ki Young

"Nama yang keren. Kau mengandung bayi itu saat kita makan blueberry sujebi, waktu itu tanggal 15 agustus"

"Benar"

"Kuharap kau akan memiliki seorang putri yang cantik seperti blueberry yang cantik itu"



Tae Yoon lalu menyentuh bayi dalam perutnya Ki Young dan meminta maaf pada 815 karena mulai hari ini hubungan mereka akan berakhir "Maafkan aku... karena meninggalkanmu tanpa melihat wajahmu"


Setelah itu, Ki Young menyuruh Tae Yoon untuk menandatangani kontraknya. Setelah Tae Yoon menandatanganinya, Ki Young langsung menyuruh tukang becaknya untuk menurunkannya. Tae Yoon bersikap sangat dingin saat Ki Young turun dari becaknya, tapi saat becaknya sudah cukup jauh dari Ki Young, Tae Yoon langsung menangis.


Sun Nyeo, Yoon Hee dan Jun Young berkumpul bersama di cafenya Jun Young. Jun Young berusaha menghubungi Tae Yoon tapi tidak diangkat.

"Biarkan saja dia. Anak itu tidak muncul di acara pertunangannya dengan Lee Yoon Joo dan sekarang dia melakukan hal yang sama di hari pernikahannya. Dia itu sangat jahat" maki Sun Nyeo

Yoon Hee dan Jun Young tidak mengerti kenapa Tae Yoon menikahi Myung Yi, bukankah Tae Yoon tidak mencintai Myung Yi. Sun Nyeo berkata bahwa Tae Yoon melakukan itu karena dia ingin melarikan diri dari keluarga mereka.

"Aku masih hidup dalam penjara karena aku tidak menikah" keluh Sun Nyeo

Jun Young mengajak mereka untuk minum wine tapi Sun Nyeo langsung pamit pergi saat Pedro meneleponnya.


Myung Yi menelepon orang tuanya dan memberitahu kalau pernikahannya berjalan dengan lancar. Dia juga memberitahu kalau mertuanya kaya raya. Myung Yi menangis saat dia berjanji untuk membayar semua hutang-hutang orang tuanya agar mereka bisa kembali ke Korea.

"Ibu, ayah, aku berjanji akan membuat kalian bangga padaku" janji Myung Yi "Bersabarlah. Aku merindukan kalian ayah, ibu"

Myung Yi menangis makin sedih saat dia mendengar operator mengatakan bahwa ternyata nomor yang ditujunya sudah tidak bisa dihubungi lagi.


Di sebuah kamar hotel, Sun Nyeo berdandan untuk menyambut kedatangan Pedro. Tapi saat Pedro datang, dia langsung mengeluh kenapa Sun Nyeo memanggilnya lagi, bukankah dia sudah mengundurkan diri menjadi suami darurat. Sun Nyeo ternyata memanggil Pedro untuk membayar Pedro tidur dengannya karena dia mengira Pedro tidur bersama wanita yang jalan dengannya tadi.


Pedro langsung tertawa mendengarnya "Maaf, tapi tubuhku bukan untuk dijual. Apa kau lupa? pekerjaanku adalah suami darurat, aku punya banyak istri lain untuk kuurusi selain kau"

"Maksudmu selama ini kau berselingkuh dengan beberapa wanita lain?"

"Kalau kau butuh suami betulan, maka kau harus menikah betulan juga"

"Waktu yang kita habiskan bersama semuanya palsu? Kau memperlakukan semua wanita itu sama sepertiku?"

"Iya"


Sun Nyeo langsung ngamuk memukuli Pedro dengan bantal karena Pedro ternyata sama saja dengan ayahnya dan Eun Cha. Pedro dengan tenangnya menerima pukulan bantalnya Sun Nyeo dan mengingatkan Sun Nyeo bahwa suami darurat tidak bisa mencintai. Karena itulah dia berhenti menjadi suami daruratnya Sun Nyeo karena Sun Nyeo membutuhkan cinta pria ketimbang seorang suami.

"Di dunia ini dimana ada pria yang akan mencintaiku? Tidak ada!" teriak Sun Nyeo sedih "Aku wanita yang membeli cinta! Semua yang kumiliki cuma uang dan latar belakangku"

Pedro dengan dinginnya mengingatkan Sun Nyeo bahwa umur mereka berbeda jauh "Apa kau pikir aku akan melihatmu sebagai wanita? Sadarlah"

Sun Nyeo semakin marah mendengar ucapan Pedro itu. Dengan penuh kemarahan, Sun Nyeo memukuli dan menendangi Pedro dan menyuruhnya keluar. Pedro pun langsung keluar dengan tenang. Good job Pedro haha... 


Jun Young dan Yoon Hee minum wine dan ngobrol berdua. Jun Young penasaran apakah Tae Yoon merasa seperti pria lain yang ingin melarikan diri setelah dia menikah, Jun Young dengar biasanya setelah menikah biasanya pria ingin melarikan diri.

"Kau pikir hanya pria saja? Wanita juga merasakan hal yang sama" ujar Yoon Hee

"Entahlah karena aku belum pernah menikah" ujar Jun Young

Yoon Hee langsung terkejut karena dia baru tahu kalau Jun Young ternyata masih bujangan. Jun Young bertanya apakah Yoon Hee berpikir seperti itu karena dia terlihat terlalu tua. Yoon Hee langsung menyangkalnya, dia mengira kalau Jun Young sudah menikah karena selama ini Jun Young selalu baik pada Ara.


Jun Young tiba-tiba bertanya apakah Yoon Hee bahagia dengan pernikahannya. Jun Young mengaku bahwa dia bertanya seperti ini karena dia melihat Yoon Hee tampak tidak bahagia. Jun Young mengaku bahwa dia memperhatikan Yoon Hee karena dia adalah penggemarnya Yoon Hee sejak saat Yoon Hee debut.

Yoon Hee sekarang mengerti kenapa Jun Young sangat baik pada Ara. Jun Young membenarkannya, karena Ara mirip dengan Yoon Hee jadi dia ingin membuat Yoon Hee terkesan padanya. Yoon Hee tiba-tiba mengajak Jun Young untuk minum-minum di rumahnya dan mengaku kalau dia sudah bercerai.


Yoo Ri datang ke apartemennya Tae Yoon untuk menyerahkan barang-barangnya Myung Yi. Yoo Ri cemas melihat wajah sedih Myung Yi, apakah dia bisa menjalani pernikahan ini, apalagi ibu mertuanya Myung Yi itu sepertinya menakutkan.

"Dari luar dia terlihat seperti istri dan ibu ideal yang bisa memenangkan semua penghargaan. Dia bersikap seperti Shin Saimdang, padahal sebenarnya dia adalah Putri Pyung Kang. Dia putri dari keluarga kaya yang menikah dengan petani miskin. Dialah yang membuat ayahnya Park Tae Yoon menjadi seperti sekarang ini" ujar Yoo Ri


Myung Yi pun bertekad untuk melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan ibunya. Dia bertekad untuk membuat Tae Yoon menjadi pria sukses seperti ayahnya. Yoo Ri heran kenapa Myung Yi ingin melakukan itu? Bukankah Myung Yi tidak mencintai Tae Yoon?

"Apapun yang terjadi aku akan memiliki seorang putra dan semua kekayaan keluarga itu akan diturunkan pada keturunanku. itulah mimpiku" tekad Myung Yi

Myung Yi lalu mengajak Yoo Ri keluar untuk berpesta untuk merayakan malam pertamanya menjadi Cinderella.


Yoon Hee mengajak Jun Young ke rumahnya, tapi sesampainya di rumah mereka melihat Il Jong sedang menikmati wine bersama suster Jung. Walaupun sudah bercerai tapi Il Jong dan Yoon Hee ternyata masih tinggal serumah. Suster Jung dengan liciknya meletakkan tangannya di bahu Il Jong dan memberitahu Yoon Hee bahwa mereka berdua sedang merayakan hari ultahnya Il Jong.

Yoon Hee hanya terdiam kesal lalu masuk ke kamarnya Il Jong untuk mengambil Ara yang sedang tidur sementara Il Jong dan selingkuhannya suster Jung kembali melanjutkan acara minum wine mereka dan membiarkan Jun Young berdiam diri dengan canggung dihadapan mereka.


Yoon Hee membawa Ara masuk ke kamarnya sendiri dan mengajak Jun Young ikut masuk juga. Saat Jun Young hendak pamit karena tidak enak dengan situasi ini, Yoon Hee langsung memintanya untuk tinggal lebih lama dan mengaku bahwa dia sudah bercerai dari suaminya tapi setelah mempertimbangkan keadaan, mereka memutuskan untuk tetap tinggal bersama. 

"Wanita itu adalah kekasihnya suamiku. Rasanya sangat sulit bagiku tinggal disini sendirian saat kedua orang itu bersikap seperti tadi"

Jun Young sekarang mengerti kenapa Yoon Hee mengajaknya ke rumahnya, karena itulah Jun Young memutuskan untuk tinggal lebih lama menemani Yoon Hee.



Ki Young berbaring di sofa, ia ingin menelepon ibunya tapi belum tersambung, dia langsung memutuskan untuk mematikan teleponnya. Ki Young curhat pada 815 bagaimana sekarang ia sangat merindukan ibunya saat dia juga akan menjadi seorang ibu.

"Aku tidak merindukan ayahmu sama sekali tapi aku sangat merindukan ibuku. Aku... ingin kembali ke perut ibuku lagi" tangis ki Young


Teleponnya tiba-tiba berbunyi, bukan dari ibunya tapi dari Eun Cha. Eun Cha mendengar Ki Young terbatuk-batuk lalu bertanya apakah Ki Young sedang sakit. Setelah Ki Young membenarkannya, Eun Cha langsung menyuruh Ki Young untuk segera ke UGD dan melakukan apapun untuk menyembuhkan sakitnya supaya Ki Young bisa menyiarkan berita besok.

"Wanita hamil tidak boleh minum obat flu" ujar Ki Young


Karena Ki Young tidak boleh minum obat flu, Eun Cha langsung bertanya ke reporter Kim tentang bagaimana menyembuhkan flu wanita yang sedang hamil. Menurut pengalaman istrinya reporter Kim, wanita hamil yang sedang flu bisa merasa lebih baik jika memakan buah pir yang dikukus dan direndam dengan madu.

Maka Eun Cha pun langsung memerintahkan anak buahnya untuk cepat-cepat mencari buah pir kukus madu dan memberikannya pada Ki Young.


Myung Yi sedang bersenang-senang di diskotik saat dia mendapat telepon dari Tae Yoon tapi peneleponnya sendiri bukan Tae Yoon melainkan seorang wanita yang menyuruh Myung Yi untuk datang menjemput Tae Yoon karena saat ini Tae Yoon sedang mabuk berat.

Myung Yi pun pergi untuk menjemput Tae Yoon disebuah room salon ditemani oleh dua orang wanita yang kesal karena Tae Yoon mabuk berat dan berteriak-teriak memanggil nama Cha Ki Young. Karena itulah saat Myung Yi datang, kedua wanita itu bertanya apakah dia Cha Ki Young yang sedari tadi dipanggil Tae Yoon. Myung Yi menyangkalnya dan berusaha membawa Tae Yoon pergi dari sana.


Bersambung ke part 2

9 comments

it's great kalau bisa sinopsinya tambahin yg banyak dong mbak :)

sediih melihat ketidakdewasaan park tae young..kalo dia sayang ki young dan anaknya kenapa jaga gengsi,jaga image pdhl ujung2nya hanya menyakiti dirinya, ki young dan anaknya. orang tua park tae young lah yg membuat anak2 mereka berkepribadian aneh. hahah..tx sinopsisnya ya..dilanjut

hihihi .....eun cha walaupun nyebelin tapi perhatian juga sama ki young,ditunggu part 2 nya tq.

Penasaran
Cinta mereka dimana muaranya
Eun cha - ki young
Tae yon - ki young?????

Park Tae Yoon & Cha Ki Young sama-sama keras seperti batu. Dan hasilnya sama-sama tersakiti :-|
HWAITING!
Lanjut ke part2

({})♡̷̬̩̃̊˚˚♥♍άKα§îîîîîĦ♥˚˚♡̷̬̩̃̊({}) mbk ima,dtnggu klnjutannya smngat!

Di tunggu lanjutannya. Semangat mbk..keren bgt

Orang serakah seperti myung yi pd akhrnya tdk akn mendapatkan apa2..kayaknya ki young bakalan sm eun cha deh,,bwt ima makasih sinopsisnya

Eun Cha you're the best,,,, lupp uuu :*

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon