Powered by Blogger.


Yoon Hee dan jun Young minum bir bersama dan mendengarkan lagu romantis tepat dihadapan Il Jong dan selingkuhannya suster Jung. Yoon Hee yang mabuk dengan sengaja bersikap sangat mesra pada Jun Young untuk memanas-manasi Il Jong sampai membuat Il Jong menatap kemesraan mereka dengan kesal.

Saat menyadari ekspresi Il Jong, suster Jung berusaha menenangkannya dan mengajaknya untuk tidur tapi Il Jong tidak mau cepat-cepat tidur karena hari ini adalah hari ultahnya. Yoon Hee tiba-tiba mendapat telepon dari Ki Young yang memberitahu Yoon Hee kalau dia sedang flu.

"Tunggu sebentar, Il Jong... tidak, aku akan menyambungkanmu ke dr. Choi Il Jong" ujar Yoon Hee yang sekarang tidak mau memanggil suaminya dengan sebutan akrab lagi. 


Yoon Hee menyerahkan ponselnya dengan terhuyung-huyung sampai membuat suster Jung menatapnya dengan senyum sinis tapi Yoon Hee pun langsung membalasnya dengan senyum sinis yang sama.


Yoon Hee menatap Il Jong tajam saat Il Jong memberitahu Ki Young bahwa wanita hamil tidak boleh minum obat flu jadi yang harus Ki Young lakukan untuk mengatasi flunya adalah memakan buah pir yang direndam dengan madu lalu dikukus selama satu jam, Il Jong juga menyuruh Ki Young untuk istirahat selama 2 hari.

Setelah mematikan teleponnya, Yoon Hee langsung menarik kembali ponselnya dari tangan Il Jong dengan kasar sampai membuat wine yang tengah dipegang Il Jong tumpah mengotori bajunya Il Jong. Yoon Hee langsung tertawa senang sambil menari-nari.


Anak buahnya Eun Cha akhirnya membeli buah pir dan madu. Tapi bukannya menyerahkannya ke Ki Young, dia malah kembali menemui Eun Cha karena ternyata dia tidak tahu dimana rumah Ki Young. Eun Cha langsung ngamuk, bagaimana bisa mereka tidak tahu dimana rumah Ki Young padahal mereka adalah rekan kerjanya Ki Young.


Setelah mendapat instruksi dari Il Jong, Ki Young dengan susah payah berjalan pergi ke mini market untuk mencari buah pir dan madu tapi sayang di mini market itu tidak ada buah pir dan madu.


Karena anak buahnya tidak ada yang tahu keberadaan rumah Ki Young, Eun Cha akhirnya pergi sendiri untuk menyerahkan buah pir dan madu itu. Eun Cha bingung bagaimana harus menyerahkannya, akhirnya dia meletakkan tas plastik berisi buah pir dan madu itu di gagang pintunya Ki Young. Setelah memencet bel, Eun Cha langsung cepat-cepat melarikan diri, dia tidak tahu kalau Ki Young sebenarnya sedang keluar rumah.


Ki Young pulang dengan tangan kosong tapi betapa terkejutnya dia saat dia melihat sebuah tas plastik tergantung di gagang pintu berisi buah pir dan madu untuknya. Ki Young celingukan mencari siapa pengirimnya tapi tentu saja tidak ada siapa-siapa karena pengirimnya sudah melarikan diri duluan. Ki Young akhirnya memasak buah pir itu dan memakannya diantara sakit dan batuk-batuknya.


Keesokan harinya di stasiun TV, presdir Seo mendapat telepon dari ketua Park yang dengan penuh amarah mengancam kalau dia akan menarik semua iklannya dari stasiun TV itu jika Ki Young masih saja menyiarkan berita.


Gara-gara mabuk berat kemarin, Tae Yoon muntah-muntah saat dia terbangun. Myung Yi yang saat itu sedang membuatkannya bubur, jadi ikutan mual-mual mendengar suara muntahan Tae Yoon.

Saat Tae Yoon keluar dari kamar mandi dan melihat Myung Yi membuatkannya bubur, dia langsung protes karena Myung Yi telah melanggar perjanjian mereka untuk tidak saling memasak apapun untuk satu sama lain.

"Ini kan cuma bubur" kata Myung Yi

"Hal yang paling kubenci adalah bubur" seru Tae Yoon lalu masuk kamar lagi untuk melanjutkan tidurnya.


Myung Yi cuma bisa mendesah sambil geleng-geleng kepala melihat sikap Tae Yoon. Tak lama kemudian, dia ditelepon oleh ibunya Tae Yoon. Ibunya Tae Yoon bertanya apakah Tae Yoon sudah bangun. Saat Myung Yi memberitahunya kalau Tae Yoon belum bangun, ibunya Myung Yi langsung menasehati Myung Yi untuk tidak membangunkan Tae Yoon karena memang itu kebiasaannya Tae Yoon. Setelah itu ibunya Tae Yoon menyuruh Myung Yi untuk mengenakan Hanbok dan datang ke rumah mereka.

Myung Yi memberitahu Tae Yoon kalau ibunya menyuruhnya datang ke rumah tapi Tae Yoon tidak peduli karena itu kan urusan Myung Yi sendiri.

"Kau urus saja sendiri. Tidak perlu memberitahuku. Kita sudah sepakat untuk tidak ikut campur urusan kehidupan pribadi masing-masing, kau ingat kan?" ujar Tae Yoon


Setelah mendapat ancaman dari Ketua Park, presdir Seo dan para direktur lainnya langsung rapat untuk mambahas masalah ini. Masalah ini cukup penting karena 30% iklan mereka berasal dari ketua Park sementara harga tiap-tiap iklan per 15 detiknya seharga 15 juta won, jadi kalau mereka sampai kehilangan iklan dari ketua Park bisa-bisa mereka akan kehilangan 100 milyar won. Ditambah lagi jika ketua Park menarik iklannya, bisa jadi pengiklan yang lain juga akan mengikuti jejaknya.


"Apa yang harus kita lakukan?" presdir Seo meminta pendapat direktur lainnya

"Kita tidak punya cara lain selain menyingkirkan Cha Ki Young" ujar salah satu direktur

"Bagaimana caranya"

"Rata-rata cuti melahirkan itu sekitar 90 hari. Bagaimana kalau kita tambahkan dengan cuti mengurus anak dan membiarkannya istirahat selama 2 tahun?"

Presdir Seo ragu apakah mereka cara itu bisa berhasil tapi menurut pengalaman direktur cara itu pernah diterapkan oleh istrinya saat dia hamil dan pada akhirnya istrinya itu mengundurkan diri dari pekerjaannya. Ada banyak perusahaan yang berpura-pura memberikan cuti melahirkan dalam jangka waktu yang lama tapi setelah itu pihak perusahaan akan meminta pekerjanya untuk mengundurkan diri. 

"Menghindari kritik masyarakat dengan berpura-pura mendukungnya lalu diam-diam memecatnya?"

"Benar"

"Kedengarannya itu ide yang bagus"


Eun Cha (pfft... pakai kaos micky mouse) rapat bersama krunya. Saat dia menyadari Ki Young belum datang, dengan panik, Eun Cha pun langsung menyuruh Hyung Shik untuk menelepon Ki Young. Tapi anehnya teleponnya Ki Young tidak bisa dihubungi. Eun Cha pun langsung pergi untuk mencari Ki Young.


Myung Yi datang ke rumah mertuanya dengan mengenakan Hanbok. Disana, ibu mertuanya meminta Myung Yi untuk menyerahkan berbagai dokumen tentang pendidikan Myung Yi sejak saat dia SD sampai kuliah, juga dokumen kartu keluarga dan lain sebagainya.

"Kudengar, kau sudah mengundurkan diri dari stasiun TV?"

"Iya"

"Aku juga menginginkan bukti itu (pengunduran diri Myung Yi)"

"Baik"

"Anggaplah ini pekerjaan barumu. Karena sekarang kau tidak punya pekerjaan, datanglah bekerja disini setiap hari"


Saat Myung Yi tidak menjawabnya, ibunya Tae Yoon langsung heran apa Myung Yi tidak mau. Myung Yi dengan senyum manisnya langsung cepat-cepat menyangkalnya. Ibunya Tae Yoon menyuruh Myung Yi untuk menghabiskan waktu akhir pekan di rumah ini bersama Tae Yoon sementara hari-hari bisanya, cukup Myung Yi saja yang datang.

"Baik" jawab Myung Yi dengan nada lemah

"Aku cukup perhatian dan bersabar padamu tapi sepertinya kau tidak senang sama sekali" sindir ibunya Tae Yoon

Myung Yi lagi-lagi langsung memaksakan dirinya untuk tersenyum lebar "Tidak, saya sangat senang"


Ibunya Tae Yoon lalu memberitahu Myung Yi bahwa di rumah mereka selama setahun selalu mengadakan 11 upacara penghormatan leluhur dan hari ini adalah hari upacara penghormatan untuk kakek buyutnya keluarga mereka. Jadi kalau Myung Yi ingin diterima sebagai menantu, maka Myung Yi harus bisa mengerjakan upacara penghormatan leluhur ini dengan benar.

"Baik" jawab Myung Yi gugup

"Aku mengatakannya karena ini adalah tugas pertama yang harus kau kerjakan"

"Terima kasih telah memberi saya kesempatan"

"Pergilah menyiapkan upacara penghormatan ini"

"Baik" Myung Yi membungkuk dalam-dalam


Seorang pelayan memberikan daftar belanja apa saja yang harus Myung Yi persiapkan untuk upacara penghormatan leluhur. Pelayan itu dengan tegas menyuruh Myung Yi untuk berbelanja di pasar dan bukannya di swalayan.


Eun Cha mendatangi rumah Ki Young tapi walaupun dia sudah berkali-kali menggedor pintu rumahnya, Ki Young sama sekali tidak menjawab. Karena panik, Eun Cha langsung mendatangkan tukang kunci untuk membuka paksa rumahnya Ki Young.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah Ki Young, Eun Cha berlarian mencari Ki Young dengan cemas. Eun Cha semakin panik saat dia mendapati Ki Young pingsan di dapur. Eun Cha berusaha menyadarkannya tapi Ki Young sama sekali tidak terbangun. Eun Cha pun langsung menggendong Ki Young dan membawanya ke rumah sakit.


Ki Young terbangun saat dia tiba di rumah sakit. Suster yang memeriksanya mengatakan kalau mucus plugnya Ki Young sudah keluar jadi sekarang dia harus dibawa ke unit bersalin. Ki Young heran mendengarnya, karena jadwal melahirkannya seharusnya masih 2 minggu lagi.

"Kontraksi anda akan dimulai hari ini, jadi anda harus masuk ke unit bersalin sekarang juga" ujar suster


Eun Cha langsung panik, kalau Ki Young melahirkan hari ini lalu bagaimana dengan siaran berita mereka. Walaupun sudah waktunya baginya untuk melahirkan tapi Ki Young bersikeras untuk menyiarkan berita hari ini. Ki Young dengan susah payah, memaksakan dirinya untuk keluar dari UGD bahkan saat kontraksinya mulai pun dia tetap memaksakan diri untuk tetap keluar dari rumah sakit.

"Apa kontraksimu sudah dimulai?" tanya Eun Cha panik

"Kurasa begitu" jawab Ki Young menahan sakit

"Oooooh, bagaimana ini?" tangis Eun Cha sambil gigit jari. 

Eun Cha berusaha membantu Ki Young, tapi Ki Young langsung menyingkirkan tangan Eun Cha bersikeras bisa jalan sendiri.


Pada saat yang bersamaan, Myung Yi seorang diri berbelanja keperluan upacara penghormatan di pasar. Tapi saat dia pulang, pelayan langsung memarahinya karena semua bahan-bahan yang dibelinya salah. Myung Yi ingin protes atas omelan pelayan itu, tapi tiba-tiba saja ibunya Tae Yoon menyelah dan berkata kalau dialah yang menyuruh pelayan itu untuk bersikap keras pada Myung Yi karena pelayan itu telah bekerja di keluarga mereka selama lebih dari 10 tahun. Ibunya Tae Yoon lalu menyuruh Myung Yi berbelanja lagi dengan benar.



Eun Cha dan Ki Young akhirnya tiba di stasiun TV dan langsung meeting bersama para kru tapi ditengah-tengah rapat, Ki Young dipanggil untuk menghadap direktur.


Direktur itu dengan senyum manisnya berpura-pura bertanya apakah Ki Young akan cuti melahirkan selama 90 hari. Ki Young berkata bahwa dia hanya akan cuti selama 45 hari karena jika dia terlalu lama cuti takutnya rating berita mereka akan turun lagi.

Sambil berpura-pura memuji Ki Young sebagai penyelamat siaran berita mereka, direktur itu berkata bahwa dia ingin menghadiahi Ki Young dengan cuti mengurus anak selama 2 tahun. Tapi Ki Young langsung menolak karena jika dia cuti mengurus anak selama 2 tahun, dia hanya akan mendapatkan gaji 500 ribu won sementara biaya sewa rumahnya lebih dari 1 juta won.


Tae Yoon akhirnya datang ke rumah orang tuanya dan Myung Yi langsung disuruh oleh ibu mertuanya untuk menyambut kedatangan Tae Yoon dengan senyuman dan mengucapkan 'selamat datang' dengan penuh kasih sayang. Ibu mertuanya Myung Yi juga menyuruh Myung Yi untuk membersihkan tangan suaminya dengan handuk basahm membasuh kaki suaminya dan menyiapkan makan untuk suaminya.


Maka Myung Yi pun langsung menurut dan pergi untuk menyambut Tae Yoon. Myung Yi membungkuk dalam-dalam dan mengucapkan selamat datang pada Tae Yoon tapi Tae Yoon terus berjalan masuk rumah dengan cuek bebek.


Ibu mertuanya lalu mengajak Myung Yi untuk berkenalan dengan sanak keluarga lainnya. Satu per satu, ibunya Tae Yoon memperkenalkan semua sanak saudara mereka dan Myung Yi langsung membungkuk dalam-dalam pada tiap-tiap sanak saudara mereka satu per satu. 

Tidak puas dengan bungkukan dalam-dalam, ibunya Tae Yoon menyuruh Myung Yi untuk menunduk pada sanak saudara mereka dengan cara formal. Myung Yi pun terpaksa menurut dan membungkuk pada sanak saudara mereka dengan cara formal.


Ibunya Tae Yoon memperkenalkan Myung Yi bukan sebagai istrinya Tae Yoon tapi sebagai tunangannya Tae Yoon. Saudara-saudara mereka langsung bingung karena ada rumor yang mengatakan kalau Tae Yoon dan Myung Yi sudah menikah.

"Itu omong kosong. Itu cuma pesta pertunangan sederhana" sangkal ibunya Tae Yoo

Tidak berani membantah, Myung Yi pun hanya bisa menerima kebohongan ibunya Tae Yoon dengan memaksakan senyum.


Di studio berita, Eun Cha bertanya apakah Ki Young akan masuk kerja besok setelah melahirkan bayinya? Saat dia mendengar kalau Ki Young mau cuti melahirkan, Eun Cha langsung melarang karena takutnya rating mereka anjlok lagi. udah gila apa? masak baru sehari melahirkan udah disuruh kerja?

Eun Cha dengan santainya berkata bahwa wanita lain masuk kerja segera setelah mereka melahirkan bayinya. Ki Young bertanya siapa wanita itu.

"Ibuku" jawab Eun Cha o.0 "Wanita jaman dulu biasanya menggendong bayi mereka di punggung saat mereka bekerja segera setelah mereka melahirkan. Wanita jaman sekarang lebih cengeng"


Eun Cha masih sibuk ngomel memprotes cuti melahirkan saat Ki Young merasakan kontraksinya lagi dan tiba-tiba saja air ketubannya Ki Young pecah. Eun Cha langsung panik meminta bantuan para kru tapi karena waktu siaran sudah tinggal 10 detik lagi, Ki Young pun berusaha menahan sakitnya dan meyakinkan Eun Cha kalau dia baik-baik saja.


Ki Young menyiarkan berita diantara rasa sakit yang menderanya sampai akhirnya dia berhasil menyelesaikan siaran beritanya. Setelah itu Eun Cha berusaha membantunya untuk pergi ke rumah sakit tapi Ki Young bersikeras untuk pergi sendirian.


Ki Young akhirnya pergi seorang diri sementara salah satu pegawai mengumumkan bahwa direktur menyuruh semua kru untuk rapat penting sekarang juga, membahas siapa yang akan menggantikan Ki Young selama dia cuti melahirkan. Ki Young merintih kesakitan saat menyetir ke rumah sakit sendirian. Seriously??? geleng2 kepala saia masak iya ga ada satupun yang peduli sama wanita yang mau melahirkan?


Saat Ki Young tiba di rumah sakit, suster malah menyerahkan sebuah formulir dan menyuruh Ki Young untuk menulis nama ayah bayinya di formulir itu. Saat Ki Young berkata kalau bayi itu tidak punya ayah, suster itu berkata kalau Ki Young tidak boleh masuk ke kamar bersalin. udah gila nih suster!


Pada saat yang bersamaan, upacara penghormatan leluhur akhirnya dimulai. Setelah selesai, saudara-saudara mereka memuji Myung Yi sebelum mereka pulang. Setelah semua saudara mereka pulang, ibunya Tae Yoon dengan wajah ketus memuji kerja keras Myung Yi.


"Terima kasih ibu" ujar Myung Yi

"Kau bisa memanggilku 'ibu' setelah kau melahirkan putra" ujar ibunya Tae Yoon

Ayahnya Tae Yoon pun tak kalah ketus saat dia menyuruh Myung Yi untuk pindah ke rumah mereka karena dia tidak mau mereka membesarkan anak mereka di apartemen yang kecil. Myung Yi langsung tersenyum bahagia mendengar perintah ayah mertuanya itu.



Tapi saat dia pulang bersama Tae Yoon, tiba-tiba dia merasa sakit perut hebat. Tae Yoon langsung membawaya ke rumah sakit tapi setelah melakukan pemeriksaan, dokter memberi mereka kabar buruk bahwa Myung Yi keguguran. Mengetahui bayi yang dikiranya bisa menyelamatkannya dan memberinya banyak uang ternyata meninggal, Myung Yi langsung menangis dan menjerit histeris.


Saat Eun Cha datang ke rumah sakit dan melihat Ki Young berjongkok kesakitan di depan resepsionis, Eun Cha langsung ngamuk dan mengancam akan menuntut mereka semua karena mereka mengabaikan wanita yang hendak melahirkan hanya karena masalah tanda tangan pria.

Suster pun langsung memaksa Eun Cha untuk menandatangani formulir itu agar Ki Young bisa segera masuk kamar bersalin. Eun Cha akhirnya memasukkan namanya di formulir dan sekali lagi mengancam akan memasukkan suster itu ke penjara kalau sampai terjadi apa-apa dengan bayinya Ki Young.


Ki Young berjuang melahirkan bayinya. Saat dia hampir menyerah karena tidak tahan dengan sakitnya, dokter langsung berusaha menyemangatinya dan mengatakan kalau bayinya Ki Young saat ini juga sedang berjuang untuk keluar ke dunia ini, karena itulah Ki Young harus kuat.

Semangat Ki Young akhirnya kembali bangkit, dia berjuang sekeras mungkin untuk melahirkan bayinya sampai saat dia mendengar suara tangisan keras bayinya.


Eun Cha yang sedari tadi menunggu didepan kamar bersalin dengan panik, langsung terharu dan berterima kasih pada suster saat suster memberitahu kalau bayinya Ki Young laki-laki. Suster lalu mengajaknya masuk supaya Eun Cha memotong tali pusar bayinya Ki Young.

"Aku? Aku bukan ayah bayinya" ujar Tae Yoon

"Tidak apa-apa. Tidak ada orang lain yang bisa memotongnya" jawab suster


Eun Cha gugup saat dokter memberinya gunting dan menyuruh Eun Cha untuk memotong tali pusarnya. Karena ini pengalaman pertamanya memotong pusar bayi, Eun Cha langsung menutup mata saat dia memotong tali pusar itu.


Saat Eun Cha melihat bayinya Ki Young, dia langsung tersenyum, melambaikan tangan pada bayinya Ki Young sambil menyapa "Hai, 815" so cute ^^


Saat dokter menyerahkan bayinya kedalam gendongannya, Ki Young langsung menangis haru melihat putranya "Hai bayiku. Terima kasih, bayiku yang manis" ^^


17 comments

Pembaca pertama
Horeeee
Wah kejamnya disana
Bukane yg penting di rs ada uang bukan bpk..... ha ha....beda ma sini
Skrg ikutan kuatir ma 815 kalo di ambil keluarga tae yoen

gumawoooo mb ima..
dr kmrn bolak balik k blog mb ima mw bca lnjutan sinopnya
akhirnya keluar jg..
naga2 eun cha bakal jatuh hati ma 815 n ki young
bakal tambah seru..
fighting y mb
q pmbaca setia blog mb lho
d tunggu episode selanjutnya lho

Iya nih...aduh gmna ya klo nnti kluarga tae yoen tahu klo mereka sdh pnya cucu
trus jg siapa nnti yg bakalan ngurusin sma jaga si 815...klo d tinggal ki young krja...ah bisa2 d ambil nnti sma ibu nya tae yoen
g sabar nih nunggu kelanjutan nya...

Smngat mbak ima 815 udh lahir, critana asik n lucu, mksih bgt, mbak ama updatena sll cpat,

Asli dech deg2an pake Bªªngëêé†zz baca myung yi keguguran..lgsung kepikiran takut bayi'a ki young diambil

Setelah di nanti akhirnya keluar juga part 2 nya^^ gomawo mba.asli deehh mba nunggu drama ini udh ky Ki Young nunggu mau melahirkan si baby 815.hahahahah :D

Setelah nunggu akhr nya keluar jg part selanjut nya...makin seru...untung bayi nya keguguran...jd cuma bayi KY yg lahir dgn selamat ke dunia...xixi...mksh mba ima ...semangat^_^

Daebak abizz.... Eun cha aikirny lulh jg liat si bby 815... Moga aj hatny jg lulh sm ki young n jath cintrong deh... Hehehe... Dsn ud brp episod y sist??? Gomawo... Cemungut sist... Di tunggu lnjtnny... :)

Oo... Haru biru bingit :')
Takut 815 di ambil.....!!!

semangat ki young..untuk 815.. kau ibu yang hebat.. walau apapun latar belakang adanya 815 . memprtahakan 815 utk tdk digugurkan adl mulia. semangat mba eps. 10...ditunggu...ngomong2 orang korea kok jahat2 amat si..suka ngegosip,,nyakiti hati orang aplg ibu hamil dan bayinya...hih...

Waa..jangan2 bayinya ki young bakal diambil sm myung yi ni...aaahh..g sabar kelanjutannya.ini salah satu drama yg mnrtku bagus ceritanya...

mbak jgn lma2 buat sinopsis nya ya...?
gak sbar mau baca nya...

ini yg nulis sapa si.. saya baru buka dan baru baca dan sejauh ini sy sampe nangis bombay bacanya.. btw makasih udah dibikin sinopis.. ditunggu kelanjutannya..

Salut dgn perjuangan ki young. Eun cha walaupun ngeselin tp ada perasaan sedikit care (lagi epepet) and tae yoon, kelakuan'y tuan muda abis.. #tepokjidat

Udah nonton filmnya Endangnya mengecewakan. Terlihat Ki young berjalan bergandengan tangan dengan Dan anaknya, Tae Yoon dan Eub Cha. Tidak jelas dengan siapakah akhirnya Ki Young menikah. Tapi kayaknya Ki Young tidak menikahi siapapun persis seperti pandangan hidupnya yang membenci pernikahan. Ki Young cuma menerima/menerima Tae Yoon sebagai ayah biologisnya Dan, dan Eun Cha sebaga ayah angkatnya Dan. Apakah Korea sudah se sekuler itu? Ending yang ga bagus buat budaya Indonesia

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon