Powered by Blogger.

Anyeooooong... hehe apa kabar semua, maaf yah lama ga update lagi bermasalah sm modem beberapa hari ini, ga tahu kenapa modemnya ga mau konek sm kompinya huhuhu, ga bs ngenet sm sekali itu berasa kayak kembali hidup di jaman dulu gmana gitu, oh yah teman-teman semua tolong jangan nge-bash aNNa yah, sekarang ayahnya aNNa sedang sakit, kami recapper cuma manusia biasa yang punya kehidupan di dunia nyata, so please banget klo komen jangan kayak gitu, mohon doanya teman-teman semua, semoga ayahnya aNNa cepat sembuh biar aNNa juga bs kembali ngerecap :)



3 tahun kemudian,
Ki Young sekarang dipindahtugaskan sebagai reporter lapangan, dia tengah meliput penyelamatan seorang pendaki gunung dengan menggunakan helikopter saat PD tiba-tiba menyuruhnya untuk ikut naik helikopter. Ki Young langsung protes karena tidak ada seorangpun yang memberitahunya untuk naik helikopter tapi PD tetap ngotot menyuruh Ki Young naik helikopter supaya mereka bisa meliput berita lengkapnya.

Ki Young akhirnya menurut tapi saat dia tengah mendekati helikopternya, dia langsung menyerah karena tidak tahan dengan angin kencang dari baling-baling helikopternya.

Di tengah-tengah kesibukan peliputan berita, Ki Young ditelepon oleh kepala penitipan anak tempat dia menitipkan Cha Dan selama bekerja. Telepon itu membuat Ki Young bingung karena dia masih bekerja dan hari ini dia akan terlambat lagi menjemput Cha Dan. PD marah-marah karena Ki Young malah disibukkan dengan urusan anak padahal mereka sedang sibuk-sibuknya.


Di studio berita, Eun Cha dan partner barunya yang bernama Kang Ha Ni, Eun Cha membawakan berita tentang orang-orang dari Korea Utara yang akan mengikuti Asian Games dan kemungkinan reunifikasi antara Korea Selatan dan Korea Utara. 


Saat berita beralih ke laporan reporter di lapangan, Kang Ha Ni di studio berita menyatakan ketidaksetujuannya akan reunifikasi Korea Selatan dan Korea Utara karena dia tidak mau hidup bersama dengan negara miskin seperti Korea Utara.

"Lagipula, kenapa Korea Utara dan Korea Selatan berpikir kalau mereka satu negara. Orang Amerika mengira kalau kita terlihat sama dengan orang Jepang" ujar Ha Ni


Eun Cha hanya menanggapinya dengan senyum singkat sementara direktur di ruang kontrol, langsung menggerutu kesal dengan Ha Ni, kenapa sebagai seorang penyiar berita, Ha Ni malah tidak tahu apa-apa. Salah satu staf memberitahu direktur kalau Ha Ni berpikir seperti itu karena sejak kecil dia belajar di Amerika jadi walaupun dari luar dia tampak seperti orang Korea tapi didalam dia sebenarnya orang Amerika sejati.

"Putriku juga belajar di luar negeri, aku jadi takut putriku akan berubah jadi seperti dia" gerutu direktur

Menurut staf ruang kontrol itu, Eun Cha sekarang sudah berubah. Sekarang dia hanya menanggapi ocehan Ha Ni hanya dengan senyum padahal kalau dulu, wanita seperti Ha Ni pasti akan Eun Cha injak-injak. Direktur itu langsung tersenyum sinis, dia yakin kalau Eun Cha bersikap seperti itu hanya untuk pura-pura karena sebentar lagi pemilu.

"Apa kau benar-benar berpikir bahwa orang bisa berubah?" ujar direktur


Ki Young dan tim beritanya tiba di rumah sakit, mereka tengah merekam saat pasien didorong ke UGD saat Ki Young lagi-lagi ditelepon pihak penitipan anak. Gara-gara itu, tim penyelamat langsung mendorong Ki Young menjauh dengan marah.

"Sialan! Kenapa kalian membawa wanita?! Kami tidak mau lagi bekerja sama kalau kalian terus menerus menghalangi kami seperti ini!" teriak tim penyelamat memarahi PD


Setelah tim penyelamat pergi, PD langsung memarahi Ki Young karena mereka tengah berusaha menyelamatkan nyawa orang tapi yang Ki Young pedulikan cuma anaknya dan bukannya kondisi si pasien. Ki Young meminta maaf dan menjelaskan kalau dia terus menerus ditelepon karena sekarang sudah jam 9 malam sementara penitipan anak tutup jam 7.

"Kalau begitu berhentilah dari pekerjaanmu dan jaga saja anakmu, okay? Kudengar hari ini bukan pertama kalinya kau mengacaukan acara rekaman!"

Ki Young langsung tersinggung mendengarnya "Kata-katamu itu kasar"

"Kau pikir kata-kataku kasar? lalu bagaimana dengan apa yang kau lakukan?"

Dengan kesal PD langsung memerintahkan kameramen untuk membuang semua rekaman yang ada Ki Young-nya dan menyuruh kameramen untuk mencasting orang lain menggantikan Ki Young dan merekam semuanya dari awal. Ki Young sangat kesal tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa. 


Setelah siaran berita usai, Eun Cha ditelepon seseorang yang menawarinya bekerja sebagai MC acara fashion show bersama Ha Ni. Eun Cha langsung menolaknya karena mereka penyiar berita bukannya MC acara fashion show tapi Ha Ni malah langsung protes, kenapa Eun Cha langsung menolak tawaran itu tanpa menanyakan pendapatnya dulu.

"Aku tidak bertanya tentang apa pendapatmu saat kau dipekerjakan disisiku. Aku juga tidak akan menanyakan apa pendapatmu kalau kau dipecat nanti" balas Eun Cha


Ki Young menjemput Dan dan sesampainya disana ternyata Dan sudah tertidur saking lamanya menunggu kedatangan Ki Young. Bu guru yang menjaga Dan lalu menyerahkan Dan pada Ki Young dan bertanya apakah Dan tidak punya anggota keluarga lain.

"Dia tidak punya" jawab Ki Young

"Jauh lebih baik kalau seandainya dia punya" bu guru itu menyayangkan keadaan Dan karena menurutnya jauh lebih baik jika Dan punya anggota keluarga lain karena Dan agak berbeda dengan anak lainnya.

"Berbeda bagaimana?" tanya Ki Young

Bu Guru itu menjelaskan bahwa Dan selalu bermain sendirian, berbeda dengan anak-anak lainnya yang biasanya bermain dengan melibatkan fisik mereka. Dan juga tidak tahu bagaimana cara mendekati seseorang, bu guru itu menduga hal ini mungkin disebabkan karena Dan kurang mendapat perhatian dan selalu menghabiskan waktu bersama ibunya.

Ki Young langsung tersingung mendengar perkataan bu guru itu, dia bersikeras kalau Dan bersikap seperti itu karena Dan memang anak yang pendiam sejak dia lahir. Ki Young bersikeras ada anak yang pandai bergaul sejak lahir dan ada juga anak yang memang pendiam sejak lahir. 


"Lagipula aku tidak akan membesarkannya untuk menjadi atlit. Aku akan membesarkannya sebagai anak yang mencintai buku dan bukannya menjadi seorang atlit yang bodoh" ujar Ki Young

Di rumah keluarga Park, Ketua Park menyuruh Myung Yi untuk menyebutkan nama-nama klan keluarga mereka dan Myung Yi langsung menyebutkan semuanya dengan lancar mulai dari klan generasi ke 25 sampai generasi ke 34. Ketua Park langsung tertawa senang mendengar Myung Yi menghapal semua nama klan keluarga mereka.

Ketua Park lalu membuat kaligrafi nama 'Park Eun Chil' yang dia rencanakan sebagai nama putranya Tae Yoon kelak. Mendengar itu, Myung Yi langsung terdiam panik tapi dia cepat-cepat menutupi kegugupannya dengan berterima kasih karena ketua Park telah memilihkan nama untuk nama anaknya bersama Tae Yoon nanti.

Saat ibu mertuanya datang, Myung Yi dengan ceria memberitahukan nama anak masa depannya yang telah ditentukan ketua Park. Setelah Myung Yi pergi, ketua Park dengan bahagia memberitahu istrinya kalau menantu mereka itu sudah menghapal semua nama-nama keluarga mereka.



Saat ibunya Tae Yoon mendatangi kamarnya Myung Yi, Myung Yi memperlihatkan foto terakhir yang dikirim Tae Yoon padanya. Foto itu memperlihatkan Tae Yoon sedang memakai pakaian koki di sebuah restoran kecil di Kyoto, Jepang. Ternyata selama ini, Tae Yoon bepergian ke berbagai negara untuk belajar semua masakan di tiap-tiap negara yang dikunjunginya.

Ibunya Tae Yoon menyuruh Myung Yi untuk merahasiakan masalah ini dari ketua Park, karena ketua Park mengira kalau Tae Yoon ke luar negeri untuk belajar bukan untuk masak.


Ki Young terbangun di pagi hari dan mendapati Dan tertidur disisinya. Dia membelai lembut wajah Dan saat dia berpikir betapa mengagumkannya terbangun bersama dengan anaknya.

"Aku tidak pernah bersandar pada orang lain sejak aku lahir. Tapi sekarang seluruh hidupku berkisar pada anak ini" pikir Ki Young dengan senyum peuh kebahagiaan melihat Dan.


Ibunya meneleponnya dan sepertinya dia sudah bisa menerima Dan saat dia bertanya dengan antusias tentang perkembangan Dan dan pekerjaan Ki Young.

"Aku tahu pasti sulit bekerja sambil menjaganya. Kau tidak perlu menderita seperti itu kalau aku menjaganya untukmu"Ibunya Ki Young menawarkan diri untuk menjaga Dan selama Ki Young bekerja tapi Ki Young bersikeras menolaknya karena dia hanya ingin tinggal berdua bersama Dan.


Setelah mematikan teleponnya, Ki Young langsung menggelitiki dan membangunkan Dan "Sayang, ayo bangun"

"Nggak mau" gumam Dan masih mengantuk

"Kau harus bangun sekarang" goda Ki Young sambil menciumi Dan, dia lalu melihat kedalam selimutnya Dan dan langsung berseru senang memuji Dan karena hari ini Dan tidak mengalami kecelakaan (ngompol).


Mereka kemudian pergi bersama, Dan dengan polosnya bertanya apakah Ki Young bisa menjemputnya hari ini, dia ingin seperti anak-anak yang lain yang biasanya dijemput oleh ayah dan ibunya, Ki Young tersenyum tipis menanggapi permintaan Dan itu. Mereka berdua tidak menyadari kalau ada seseorang yang tengah memotret mereka secara diam-diam. 


Sementara itu, Myung Yi sedang kursus memasak masakan tradisional saat dia mendapat pesan dari seseorang yang mengiriminya foto Dan dan bertanya kapan dia harus beraksi. Myung Yi membalas pesan orang itu dan menyuruh orang itu untuk menunggu dan bersiap-siap.


Eun Cha tiba di stasiun TV saat dia bertemu dengan hyung-nya yang mengetahui kalau Eun Cha ikut dalam pemilu dewan rakyat. Eun Cha langsung meminta dukungan hyung-nya itu agar dia terpilih dalam pemilu tapi hyung itu pesimis, dia yakin kalau Eun Cha tidak akan bisa terpilih sekeras apapun Eun Cha berusaha. Hyung itu sangat yakin karena 60% pemilih adalah wanita sementara Eun Cha adalah pria dominan yang suka mendiskriminasi gender.

Eun Cha menyetujui perkataan Hyung-nya itu tapi kali ini dia yakin kalau dia bisa terpilih karena dia punya kartu yang bisa membuatnya disukai oleh para pemilih wanita yaitu dia akan menyamar sebagai pria yang mendukung feminisme.

"Anggap saja aku ini serigala berbulu domba" ujar Eun Cha sambil tertawa cekikikan


Di ruang rapat, direktur menyerahkan laporan evaluasi kerja wanita yang punya anak dan kinerjanya jelek pada Presdir Seo. Direktur itu melapor bahwa dalam laporan itu nama Ki Young berada dalam urutan nomor satu dan selama 3 tahun ini evaluasi kerja Ki Young selalu rendah.

Presdir seo langsung mendesah "Semua pekerja yang baik sudah pergi dan yang tersisa hanya yang tidak berguna"


"Siapa yang tetap ingin bekerja kalau gajinya dipotong 30%? Hanya dalam waktu satu bulan saja, lima reporter andalan kita berhenti bekerja" ujar Eun Cha

"Apa kau punya ide?" tanya presdir Seo

Eun Cha langsung memberi masukan "Kita tidak punya pilihan lain jika kita ingin menyelamatkan perusahaan. Singkirkan orang-orang yang tidak berguna seperti Cha Ki Young dan berikan gaji asli para pekerja yang baik"

Presdir Seo bingung apakah hanya itu satu-satunya cara, dia tidak enak kalau harus menyingkirkan Ki Young karena dia dengar Ki Young kesulitan merawat anaknya.

"Perusahaan ini berada dalam bahaya karena presdir terlalu baik hati, kau harus menguatkan diri" ujar Eun Cha


Ki Young bersama Dan dan Yoon Hee sedang mengecek saldo rekening mereka di ATM. Setelah melihat saldo rekeningnya, Ki Young langsung mengeluhkan keuangannya yang sekarang jadi harus diperketat sejak gaji mereka dipotong 30%. Yoon Hee juga punya keluhan yang sama, dia hampir tidak punya uang setelah dia membayar bunga hutang bulanannya.

Ki Young langsung heran, bukannya Il Jong membantu Yoon Hee untuk membayarkan bunga hutangnya itu. Yoon Hee langsung memberitahu Ki Young kalau mantan suaminya tidak membantu keuangannya sama sekali karena sekarang keuangan Il Jong dipegang erat-erat oleh suster Jung.

"Akhiri saja hubunganmu dengannya secepatnya mumpung sekarang Ara sedang belajar di luar negeri"

Yoon Hee langsung mendesah karena yang jadi masalah, dia belum bisa berpisah dengan Il Jong sampai sekarang karena rumah mereka masih belum terjual.

"Apa kau pernah dengar ada wanita yang masih tinggal dengan mantan suaminya hanya karena rumah mereka belum terjual?" gerutu Yoon Hee

"Membesarkan anak itu mahal. Aku menyadari kalau uang jauh lebih penting daripada cinta jika menyangkut masalah membesarkan anak" keluh Ki Young


Pembicaraan mereka tiba-tiba terganggu saat Ki Young ditelepon untuk datang ke stasiun TV sekarang juga karena ada hal penting yang ingin disampaikan pada Ki Young. Karena panggilan ini sangat mendadak, Ki Young terpaksa membawa Dan ke stasiun TV bersamanya.

Sesampainya di stasiun TV, Ki Young membawa Dan ke sebuah ruang kosong lalu meninggalkan Dan seorang diri sementara dia pergi menemui atasannya. Atasan Ki Young menyerahkan laporan evaluasi kerja para pegawai dimana nama Ki Young berada di urutan teratas sebagai pegawai terburuk selama 3 tahun ini.

Ki Young langsung kaget membaca namanya dalam daftar teratas "Kenapa namaku berada paling atas?"

Atasan itu memberitahu Ki Young bahwa selama 3 tahun ini Ki Young nilai evaluasi kerja Ki Young selalu yang paling rendah "Kau dulu sangat serakah dalam masalah pekerjaan. Bagaimana bisa kau jadi seperti ini? Kau selalu saja membuat kesalahan gara-gara anakmu. Semua produser telah mengadakan rapat dan mereka sudah sepakat untuk tidak lagi mencastingmu. Tidak ada yang ingin mencastingmu. Kau menjadi orang nomor satu yang ingin dipecat"


Eun Cha datang dan langsung pura-pura mengomeli si atasan karena dia mengomeli Ki Young di hadapan semua orang dan membuat keributan. Si atasan itu mengangguk mengerti lalu berjanji akan mencarikan posisi lain untuk Ki Young tapi jika Ki Young ingin mengundurkan diri maka atasan itu menyuruh Ki Young untuk menyerahkan surat pengunduran dirinya minggu depan.

Saat Ki Young hendak beranjak pergi, Eun Cha tiba-tiba menghadangnya dan pura-pura menyapanya dengan senyum ceria. Tapi Ki Young yang sedang tidak mood, hanya diam dan berlalu pergi tanpa menanggapi sapaan Eun Cha.


Saat dia pergi menjemput Dan di ruangan tempat dia meninggalkan Dan seorang diri, ternyata Dan sudah tidak ada di tempat itu. Ki Young langsung panik mencari Dan.


Sementara itu Dan berkeliaran di stasiun TV seorang diri, saat dia melihat pintu studio berita terbuka, dia langsung nyelonong masuk lalu duduk di sebelah Ha Ni. Ha Ni langsung bingung siapa anak itu. Dia melihat sebuah kalung yang tertulis sebuah nomor ponsel maka dia pun langsung menyuruh salah satu pekerja untuk menelepon nomor ponsel itu.

Saat tengah kebingungan mencari Dan, Ki Young ditelepon seseorang yang memberitahunya kalau Dan sedang berada di studio berita.


Dan dengan tingkah anak-anaknya, mencoba memanjat ke atas meja. Ha Ni dengan kasar menyuruh Dan untuk turun. Saat dia tengah memaksa Dan untuk turun dengan paksa, tak sengaja Dan menyenggol botol air sampai mengenai roknya Ha Ni. Ha Ni langsung menggerutu kesal karenanya.

Saat Ki Young datang dan melihat kejadian ini, dia berusaha mengelap tumpahan air di roknya Ha Ni dengan tisu. Tapi Ha Ni dengan kasarnya menyingkirkan tangan Ki Young dan dengan sombongnya berseru memberitahu Ki Young untuk tidak mengelap rok sutra mahalnya dengan barang murahan semacam itu.

"Lagipula bagaimana bisa kau membiarkan anakmu datang kemari? Kenapa kau membesarkan anak seorang diri kalau kau bahkan tidak mampu menanganinya? Kau benar-benar mencemarkan nama penyiar berita" gerutu Ha Ni


Ki Young tentu saja langsung tersinggung mendengar omelan Ha Ni. Tapi belum sempat ia bereaksi apapun, tiba-tiba saja Eun Cha datang dan langsung menyiram segelas air ke wajah Ha Ni.

"Aku lemah menghadapi wanita yang memiliki wajah cantik dan tubuh indah sepertimu tapi aku tidak bisa membiarkanmu menghina seniormu. Anchor Cha berhak mendapatkan rasa hormat darimu! Mengerti? Sekarang pergi dan ganti rokmu dengan rok yang jauh lebih pendek. Satu-satunya alasan kau masih bertahan di posisimu ini hanya karena kaki panjangmu itu. Keluar sekarang juga!" teriak Eun Cha pada Ha Ni. Ha Ni dengan penuh kemarahan, langsung beranjak pergi dari sana.


Setelah Ha Ni pergi, Eun Cha tiba-tiba berjongkok menyapa Dan "815, apa kau ingat pada ayah?"

"Ayah?" Dan bingung tiba-tiba ada seseorang yang mengaku sebagai ayahnya sementara Ki Young langsung panik.

"Iya, aku yang memotong tali pusarmu waktu kau lahir. Dan kami hampir saja kehilangan ibumu waktu dia berusaha melindungi posisinya. Aku yang telah menyelamatkanmu"

Dan langsung tersenyum senang saat dia berteriak memanggil Eun Cha dengan sebutan ayah. Tapi Ki Young yang panik, langsung cepat-cepat mengajak Dan pergi dari sana. Saat Ki Young berjalan keluar studio, Eun Cha berteriak menyuruh Ki Young untuk meneleponnya kapan saja kalau terjadi sesuatu pada Dan, Eun Cha dengan penuh semangat menyatakan kalau dia sudah siap menjadi ayah pengganti bagi Dan.


Di luar, Dan bertanya pada Ki Young apakah pria itu benar-benar ayahnya. Ki Young langsung menyangkalnya dan mengingatkan Dan bahwa dia adalah ibu sekaligus ayah bagi Dan.

"Tapi ibu kan wanita"

"Apa kau ingin pria sebagai ayahmu?"

"Iya"

"Tapi ayah pria akan memukuli dan memarahimu setiap saat"

"Tetap saja aku ingin punya ayah"

Ki Young langsung bingung menanggapinya. Karena tidak tahu lagi bagaimana harus menjawab Dan maka dia pun langsung mengalihkan pembicaraan dari topik ayah dan mengajak Dan untuk jualan kimbab.

"Kau kan suka memasak. Kau bisa bersamaku seharian kalau kita berjualan kimbab"

"Kedengarannya menyenangkan ibu" ujar Dan


Keesokan paginya, saat tengah bersih-bersih rumah, Ki Young ditelepon oleh pemilik apartemen yang memberitahu Ki Young bahwa masa sewanya akan segera berakhir. Saat Ki Young berkata kalau dia ingin memperpanjang sewanya, orang itu menyuruh Ki Young untuk membayar biaya tambahan sebesar 50 juta won.

Ki Young langsung kaget dengan besarnya harga yang harus dibayarnya, tapi pemilik apartemen berkata bahwa saat ini harga sewa semua apartemen memang naik. Banyaknya masalah yang harus dihadapinya, membuat Ki Young mulai berpikir untuk meminta bantuan Eun Cha.


Eun Cha saat itu tengah berada di kantor dan menikmati pijatan Hyung Shik sementara Ha Ni diam-diam menatap Eun Cha dengan senyum sinis. Hyung Shik penasaran apa yang akan terjadi dengan posisi penyiar berita utama yang dulunya milik Eun Cha jika nanti Eun Cha menang pemilu.

"Kenapa? Apa kau menginginkan posisi itu?" tanya Eun Cha

"Kalau kau mendukungku, aku berjanji akan hidup sebagai pelayan setiamu" rayu Hyung Shik


Eun Cha bertanya penasaran pada Ha Ni tentang pendapat para wanita tentang Ki Young, apakah ada wanita-wanita lainnya selain Ha Ni yang membenci Ki Young. Ha Ni dengan dinginnya berkata bahwa ada banyak wanita bodoh yang mendukung Ki Young. Hyung Shik membenarkannya, terlepas dari perlakukan dingin yang diterima Ki Young di tempat kerja tapi ada banyak wanita yang menganggap Ki Young sebagai pahlawan wanita.

"Mereka bilang dia adalah pelopor yang sangat maju. Dia dinobatkan sebagai Angelina Jolie-nya Korea"


Saat itu tiba-tiba Ki Young meneleponnya dan meminta Eun Cha hari ini untuk bertemu agar mereka bisa membicarakan sesuatu. Eun Cha dengan gaya sok coolnya berkata kalau dia sibuk. Tapi saat Ki Young hendak membatalkannya, tiba-tiba Eun Cha menyuruh Ki Young untuk datang menemuinya antara jam 5 atau jam 6 di tempat yang akan ditentukannya.


Bersambung ke part 2

6 comments

Waah terima kasih sudah diupdate. Di blog kdramastory, beberapa hari kebelakang sinopsis ini memang banyak dicari. smoga ayah mbak anna lekas sembuh.dan kita semua juga diberi kesehatan untuk bisa beraktifitas kembali. Amin.

Horrayy... Mba ima sudah kembali.. Ayo mba ima fighting.

~yanti~

mksh dah update lg..
ttg mbk Anna..smga ja ayahny cpet smbuh..
dan bwt Hater yg comment"ny sadis..ga ush d.dngerin.

buat kak anna.,, mksih udah nerusin ubdatenya.
moga ayah kak anna cpet sembuh,., semangat mbk

akhirnya bisa baca sinopsis lagi fighting terus update ya

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon