Powered by Blogger.


Episode 3


Xiao Jie sangat bahagia menerima boneka Peter Rabbit kiriman Tom. Saat dia memikirkan kembali nasehat Tom (tentang hari valentine dan kaca display yang punya peran sangat penting sebagai wajah mall), Xiao Jie berpikir bahwa yang terpenting dalam valentine bukanlah promosi barang tapi kebahagiaan yang akan bisa dirasakan oleh para pengunjung saat mereka melihat kaca displaynya. Saat itulah, Xiao Jie tiba-tiba punya ide untuk display valentinenya.


Xiao Jie mengirim pesan ucapan terima kasih pada Tom karena ia telah membantunya mendapatkan inspirasi. Tang Jun senang karena Xiao Jie akhirnya tahu apa maksud perkataannya itu.


Keesokan harinya, Xiao Jie mempresentasikan ide display valentine-nya yang bertema kisah cinta dongeng. Intinya, display-nya nanti akan mempromosikan produk-produk mall yang akan didekorasi menjadi negeri dongeng. Misalnya, mempromosikan kasur dengan cara mendekorasinya menjadi ranjang putri tidur.

Ide itu sebenarnya sangat menarik tapi karena proyek itu sepertinya akan memakan waktu sangat lama, tidak ada satupun rekan-rekan Xiao Jie yang mau membantunya. Bahkan salah satu rekannya memberitahu bahwa pihak perusahaan lebih memberatkan acara-acara lainnya ketimbang display valentine jadi dia menyarankan agar display valentine-nya tidak usah terlalu bagus.


Akan tetapi walaupun semua orang menolak idenya, Xiao Jie tetap bertekad untuk tetap membuat display itu. Dia tidak mau membuat display yang sama dengan tahun yang lalu, karena kalau dia melakukan itu lalu apa gunanya dia tetap bekerja di perusahaan ini?

Dan karena dia sangat membutuhkan bantuan, Xiao Jie pun langsung membujuk Jia Yi untuk membantunya. Setelah Jia Yi menyetujuinya, Xiao Jie lalu meminta bantuan rekan-rekan kerja di departemen lama. Awalnya mereka juga berusaha menolak tapi saat Jia Yi menyindir mereka yang dulunya suka minta bantuan ini-itu pada Xiao Jie, akhirnya mereka mau juga membantu Xiao Jie mendekorasi display negeri dongengnya dan meminjam barang-barang di beberapa toko untuk didekor dan dipamerkan di display.


Di Inggris, Tang Jun menerima sebuah kabar buruk bahwa perkebunan anggur di Paris sedang mengalami wabah, masalah ini tentu saja langsung mempengaruhi bisnis perkebunan anggur di Perancis milik Tang Jun yang ia kelola bersama rekannya. Dia berusaha keliling beberapa bank untuk minta pinjaman tapi tidak ada satupun yang berhasil.

Adam menyarankan agar Tang Jun meminta bantuan mamanya saja tapi Tang Jun langsung menolak ide itu mentah-mentah. Tepat setelah itu, mamanya Tang Jun tiba-tiba menelepon dan mengatakan kalau dia sudah tahu tentang permasalahan Tang Jun dari Adam dan menawarkan bantuannya.

Awalnya Tang Jun menolak tapi saat mamanya berkata kalau dia akan pergi ke Taiwan untuk menghadiri rapat bersama Mall Haiyue dan meminta Tang Jun untuk bekerja bersamanya selama kurang/lebih 3 bulan, seketika itu pula senyum Tang Jun langsung mengembang lebar dan tanpa ragu-ragu dia langsung setuju untuk pergi ke Taiwan.


Karena malam sudah tiba, Xiao Jie pun berterima kasih atas bantuan semua orang dan mengizinkan mereka semua untuk pulang walaupun proses dekorasinya masih belum selesai sepenuhnya. Xiao Jie tengah memperbaiki tangan manekin yang rusak saat Zi Qi parkir didepan mall dan melihat Xiao Jie sibuk sendirian. Zi Qi pun langsung menghampiri Xiao Jie untuk membantunya memperbaiki manekin itu.

Xiao Jie penasaran Zi Qi bekerja di departemen apa dan kenapa mereka selalu bertemu setiap kali dia kerja lembur? Zi Qi menolak menjawab pertanyaan itu dan memperingatkan Xiao Jie untuk tidak membuat masalah selama dia kerja lembur dengan begitu Xiao Jie tidak harus bertemu dengannya lagi.


Beberapa saat kemudian, mereka bersandar dipinggir ranjang sambil menikmati snack dan bir. Saat Zi Qi bertanya kenapa Xiao Jie memilih tema dongeng, Xiao Jie berkata bahwa alasannya adalah karena setiap wanita pasti pernah memimpikan jadi seorang putri yang bertemu dengan pangerannya dan hidup bahagia selama-lamanya. Walaupun valentine sebenarnya adalah taktik yang digunakan untuk meningkatkan pendapatan bisnis, tapi berkat valentine pula orang-orang bisa menghabiskan saat indah bersama.

Zi Qi bertanya padanya kenapa para putri  selalu mengalami masalah? seperti putri tidur yang ditipu oleh penyihir, putri salju yang ditipu oleh ratu, Cinderella yang dianiaya oleh ibu tirinya dan juga putri bermata hitam (Xiao Jie) yang hari ini harus lembur untuk menyelesaikan display valentine-nya.

"Karena jika putri-putri itu tidak punya masalah, lalu bagaimana sang pangeran akan menyelamatkan sang putri?" jawab Xiao Jie


Mendengar itu, Zi Qi langsung prihatin dengan pangeran karena jawaban itu membuat pangeran terdengar seperti orang yang kerjaannya cuma membersihkan kekacauan yang disebabkan oleh sang putri. Tapi tepat saat itu juga, Xiao Jie tidak mendengarkan perkataannya karena dia sudah tidur.


Zi Qi lalu menggendongnya ke kasur dan tak lama kemudian dia sendiripun tertidur disamping Xiao Jie. Pak satpam yang sedang ronda, melihat pintu ruang display terbuka. Tapi karena mengira tak ada orang, dia pun langsung mengunci pintu ruang display itu.


Keesokan paginya, banyak orang yang berkumpul didepan kaca display Mall Haiyue sambil memotreti kaca display dengan heboh. Orang-orang itu heboh terutama karena mereka mengenali Gao Zi Qi yang sedang tidur bersama dengan seorang wanita.
 

Saat mereka terbangun dan melihat kehebohan di luar, Xiao Jie langsung panik tapi Zi Qi malah santai-santai saja.


Saat para penonton meneriakkan nama Zi Qi, saat itulah Xiao Jie akhirnya tahu siapa dia dan hal itu membuatnya jadi semakin panik. Tapi Zi Qi diam-diam berbisik meminta Xiao Jie untuk tenang dan mumpung mereka sedang berada didalam ruang display, sekalian saja mereka berakting menjadi putri tidur dan sang pangeran sambil menunggu pihak sekuriti mengeluarkan mereka dari ruang display ini.


Zi Qi lalu menggendong Xiao Jie dengan sangat romantis sampai membuat Xiao Jie tersenyum. Zi Qi menempatkan Xiao Jie kembali ke ranjang, membelai lembut kepala Xiao Jie, menatap Xiao Jie dengan pandangan penuh cinta dan menyuruhnya untuk tidur lagi


Gara-gara kejadian itu, para petinggi perusahaan langsung mengadakan rapat dadakan. Zi Hao terang-terangan menyindir Zi Qi yang sukses masuk berita tak lama setelah dia kembali ke Haiyue. Saat Zi Hao bertanya siapa wanita yang bersama Zi Qi di display, Zi Qi cepat-cepat membela Xiao Jie dan mengklaim bahwa masalah ini adalah kesalahannya sendiri. Zi Qi menjelaskan bahwa kemarin malam dia hanya membantu Xiao Jie yang bekerja lembur mendekorasi display. Zi Hao langsung tertawa sinis mendengarnya karena dia tidak percaya kalau Zi Qi cuma sekedar membantu, dia yakin kalau Zi Qi sebenarnya pasti sedang berusaha untuk merayu pegawai wanita itu. Walaupun Zi Qi adalah adiknya sendiri, Zi Hao tetap menuntut presdir Gao untuk menghukum Zi Qi.

Tapi presdir Gao malah senang karena insiden kaca display-nya Zi Qi mendapat tanggapan positif di berbagai media bahkan banyak pengunjung yang berharap bisa masuk ke ruang display untuk foto-foto, tapi bagaimanapun juga dia tetap menuntut Zi Qi untuk menangani masalah ini sendiri.

Zi Qi menyarankan agar mereka tidak usah membuat masalah ini jadi rumit, biarkan saja pihak media menyebarkan berita kisah cinta Cinderella modern tentang anak presdir Haiyue yang jatuh cinta pada seorang wanita pegawai kantoran biasa sebagai cara untuk membantu publikasi Haiyue.


Zi Hao menentang keras ide itu tapi presdir Gao langsung menyelanya dan menyuruh Zi Hao untuk memikirkan cara menyelesaikan masalah ini daripada cuma marah-marah. Presdir Gao menyetujui ide Zi Qi itu dan memerintahkan agar Xiao Jie menjadi wakil perusahaan untuk menjelaskan pada media tentang insiden ini. Sebelum menyudahi rapatnya, presdir Gao memperingatkan Zi Qi untuk lebih berhati-hati dan menjaga sikapnya mulai sekarang.


Setelah presdir Gao pergi, Zi Hao langsung memerintahkan agar acara pembukaan kembali supermarket Baiyue dilakukan pada hari valentine saja. Dengan begitu acara pembukaan supermarket Baiyue itu akan berbarengan dengan event valentine Haiyue (Note: event valentine Haiyue ditangani ole Zi Hao sementara acara pembukaan kembali supermarket Baiyue ditangani oleh Zi Qi). Dia juga memerintahkan agar Xiao Jie saja yang menangani acara pembukaan kembali supermarket Baiyue (mungkin maksudnya dia menyuruh Xiao Jie dan Zi Qi untuk kerja sama).


Xiao Jie dipanggil oleh direktur dan diberitahu bahwa dia telah ditunjuk untuk menjadi juru bicara perusahaan. Saat direktur bertanya tentang konsep display valentine-nya, Xiao Jie sangat gugup sampai-sampai dia menjawabnya dengan tergagap. Entah apakah direktur melakukan untuk mengetes kemampuan bicaranya Xiao Jie atau apa, tapi begitu mendengar Xiao Jie tergagap, dia langsung memberitahu Xiao Jie untuk tidak gugup dan harus percaya diri saat dia bicara pada media nanti. Direktur juga memerintahkan agar Xiao Jie diet supaya dia kelihatan lebih baik didepan kamera nanti.


Malam harinya, Jia Yi menggoda Xiao Jie karena gara-gara insiden itu sekarang Xiao Jie langsung terkenal bahkan beritanya menjadi topik hangat dikalangan netizen. Xiao Jie mengaku kalau dia sama sekali tidak menyangka kalau pria yang membantunya menata kaleng bir ternyata Gao Zi Qi. Mendengar itu, Jia Yi langsung kaget dan kembali menggoda Xiao Jie karena itu artinya Xiao Jie telah menghabiskan 2 malam berduaan dengan Zi Qi. Xiao Jie langsung protes dan meminta Jia Yi untuk tidak berpikir yang aneh-aneh karena diantara dia dan Zi Qi tidak ada hubungan romantis.

 

Tapi saat Xiao Jie melihat gambar yang memperlihatkan saat Zi Qi menatapnya dengan tatapan penuh cinta di ranjang, Xiao Jie jadi teringat kembali kejadian tadi pagi dan kenangan itu langsung membuatnya tersenyum.


Xiao Jie lalu mengupdate statusnya di weibo: Masalah ini malah berkembang secara tak terduga. Aku bukan seorang putri tapi didalam display aku bertemu dengan seorang pangeran dan aku menjadi putri tidur yang terbangun. Pengalaman ini membuatku menanti kisah dongengku sendiri. Kapankah pangeranku akan muncul?


Pada saat yang bersamaan, Tang Jun sedang dalam perjalanan ke Taiwan dengan senyum bahagia tapi senyum itu menghilang dengan cepat saat dia membaca statusnya Xiao Jie di weibo.


Gara-gara insiden itu, Zi Qi dan Ji Qing saling terdiam ngambek sampai membuat Ji Qing heran karena seharusnya yang ngambek dan bukannya Zi Qi. Saat Ji Qing menuntut Zi Qi untuk memberinya penjelasan, Zi Qi hanya menjawabnya dengan dingin bahwa insiden itu hanya sebuah kecelakaan.

Mendengar itu, Ji Qing bukannya cemburu malah menggoda Zi Qi dan mengomentari senyum Zi Qi yang tampak tidak natural dalam foto yang beredar di internet itu. Zi Qi langsung heran dengan reaksinya, apakah Ji Qing tidak marah? Ji Qing berkata bahwa dia tidak marah, kenapa juga dia harus marah pada seorang gadis asing? malah dia merasa senang karena sekarang Zi Qi akhirnya mengerti bagaimana rasanya jika seorang selebritis difoto oleh paparazi. Karena itulah, mulai sekarang Zi Qi harus selalu waspada kamera setiap kali mereka bersama dan dia juga tidak boleh marah-marah jika lain kali dia harus syuting adegan ciuman.


Xiao Jie melakukan pekerjaan barunya sebagai juru bicara mempromosikan berbagai barang dagangan lewat media massa. Setelah acara syuting promosi selesai, Xiao Jie mengeluh pada Jia Yi karena hanya demi syuting selama 5 menit itu dia harus diet ketat selama 1 minggu dengan hanya memakan sayur-sayuran.

"Memangnya aku ini sapi atau apa? kenapa aku harus makan rerumputan terus" gerutu Xiao Jie


Tepat saat itu, Zi Qi meneleponnya dan memintanya untuk bertemu di sebuah taman hiburan. Saat Xiao Jie menemuinya, Zi Qi memberitahunya bahwa event valentine Haiyue akan diadakan di tempat ini nanti dan pada hari itu juga salah satu stan makanan di Haiyue juga akan melakukan promosi di tempat ini.

Xiao Jie langsung cemas karena takutnya para pengunjung mereka akan lebih memilih datang ke acara event valentine yang berbarengan dengan promosi stan makanan itu ketimbang acara pembukaan kembali supermarket Baiyue mereka. Zi Qi pun mencemaskan hal yang sama, dia menduga ini adalah rencana licik Zi Hao untuk membuat acara pembukaan kembali supermarket Baiyue terlihat buruk.


Pada saat yang bersamaan direkturnya Xiao Jie (direktur Qiao) sedang meeting bersama Ji Qing dan managernya untuk mendiskusikan event valentine Haiyue yang nantinya akan dihadiri oleh Ji Qing dimana nantinya Ji Qing akan berperan membantu para pasangan memakai cincin pasangan. Saat direktur Qiao dan managernya Ji Qing hendak membahas detil kontrak mereka, Ji Qing memutuskan untuk keluar agar mereka berdua saja yang membahas masalah detilnya.


Saat Zi Qi dan Xiao Jie kembali ke mall, Xiao Jie melihat posternya Ji Qing dan tiba-tiba saja dia punya ide bagus yaitu mengundang Ji Qing ke acara pembukaan kembali supermarket Baiyue. Xiao Jie yakin kehadiran Ji Qing pasti akan bisa menarik perhatian banyak pengunjung ke acara mereka nanti.


Tepat saat itu juga mereka bertemu dengan Ji Qing yang kebetulan sedang shopping. Ji Qing mengenali Xiao Jie sebagai si putri tidur di display. Zi Qi dan Ji Qing bersikap bagai 2 orang asing dan Zi Qi pun dengan gaya bisnis formal memanfaatkan kesempatan ini untuk mengundang Ji Qing ke acara pembukaan kembali supermarket Baiyue. Sayangnya, Ji Qing langsung mengecewakan mereka saat dia memberitahu mereka bahwa dia baru saja diundang ke event valentine Haiyue. Saat Ji Qing melihat kekecewaan Zi Qi, dia berusaha menenangkannya dengan memberitahu bahwa kehadirannya di acara itu masih belum dipastikan.


Saat mereka hendak pulang, Ji Qing memberitahu managernya bahwa dia mendapat undangan untuk menghadiri acara pembukaan kembali supermarket Baiyue. Tapi managernya tidak setuju jika Ji Qing menghadiri acara supermarket itu dan memberitahu Ji Qing bahwa orang pintar pastinya akan lebih memilih menghadiri event valentine Haiyue yang jelas-jelas merupakan acara yang jauh lebih mewah ketimbang acara pembukaan supermarket.


Tang Jun akhirnya tiba di Taiwan. Saat mamanya menelepon, Tang Jun memberitahunya bahwa dia sudah menerima dokumen yang mamanya kirimkan. Tang Jun berjanji akan membantu mamanya dalam pertemuan bisnis nanti.


Malam harinya, Ji Qing dan Zi Qi bertemu diam-diam di pinggir sungai. Pertemuan mereka awalnya baik-baik saja sampai saat Zi Qi meminta Ji Qing untuk menghadiri acara pembukaan supermarketnya. Saat Ji Qing memberitahunya bahwa dia akan menghadiri event valentine Haiyue, Zi Qi langsung marah karena Ji Qing lebih memilih membantu Zi Hao dan bukannya pacarnya sendiri.

Ji Qing berusaha meminta pengertian Zi Qi karena jika dia menghadiri event valentine Haiyue maka dia akan mengenakan baju yang jauh lebih bagus ketimbang memakai celemek dalam acara pembukaan supermarket. Zi Qi tetap ngotot dan terus berusaha meminta Ji Qing untuk berkorban untuknya satu kali ini saja karena dia tidak mau kalah dari Zi Hao. Tapi Ji Qing sendiri tetap bersikeras dengan keputusannya dan meminta Zi Qi untuk memahaminya.

Mendengar itu, Zi Qi jadi semakin emosi. Sejak mereka mulai pacaran, dialah yang selalu berkompromi dengan situasi Ji Qing. Dia harus selalu menyesuaikan jadwalnya dengan jadwalnya Ji Qing, menghindari perhatian publik, mereka bahkan harus selalu bersikap bagai 2 orang asing setiap kali mereka bertemu di luar. Kalau dia harus terus menerus berkorban seorang diri, lama-lama dia pasti akan lelah.

Ji Qing tetap tidak mau menyerah dan berkata bahwa jika Zi Qi lelah dengan hubungan mereka maka sebaiknya mereka akhiri saja hubungan ini. Zi Qi tidak percaya mendengarnya, inikah cara yang Ji Qing gunakan untuk menyelesaikan masalah? Zi Qi pun langsung memutuskan hubungan mereka lalu pergi meninggalkan Ji Qing.

3 comments

iyaaaaaaaaaa putus aja dah...
suka suka m film ini
makasih mbak
mbak klo mau liat yg sub indo dmn mbak????

di Viki.com udah sub indo 33 eps.. bkin gemes laur ceritanya... ^_^ makin ngefans berat dech sm zhang han... Thanks mba ima.. ^_^

Ditunggu episode 4 semangat mbak ima

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon