Powered by Blogger.



Setelah dari kantor ibunya, Sun Woo pergi menemui So Hyeong karena hari ini mereka ada janji pergi bersama ke rumah abu. Dalam perjalanan, Sun Woo meminta maaf karena gara-gara banyaknya kejadian sejak kemarin, dia jadi lupa menelepon So Hyeong.


"Aku tahu. Aku berniat untuk pergi sendiri. Tapi kupikir kau harus menjernihkan pikiranmu"

"Kau berbuat benar. Pelanggan jadi semakin sedikit jadi aku punya banyak waktu"

"Apa kau baik-baik saja atau cuma pura-pura baik-baik saja?"

Sun Woo bersikeras kalau dia baik-baik saja malah dia senang karena selama ini dia sangat amat sibuk. So Hyeong akhirnya mau juga mempercayai ucapan Sun Woo, dan karenanya dia meminta agar Sun Woo tampil di program acara masak barunya yang akan mulai syuting minggu depan.

Sun Woo masih ragu apalagi dengan situasinya saat ini. Tapi So Hyeong terus berusaha meyakinkannya. Di saat seperti justru Sun Woo harus menunjukkan dirinya dengan penuh percaya diri, kalau Sun Woo bersembunyi maka orang-orang akan berpikir kalau Sun Woo berbuat salah. Konsep acara masak ini adalah pertandingan sekaligus variety, jadi acara ini akan sangat baik untuk image-nya Sun Woo sekaligus bisa menunjukkan kemampuan Sun Woo. Tapi Sun Woo tetap saja masih ragu.


Sesampainya di rumah abu, mereka mengunjungi persemayaman abu seorang pria bernama Cha Kyung. So Hyeong berkata pada foto mendiang Cha Kyung bahwa dia datang membawa Sun Woo karena Cha Kyung kan pernah bilang kalau dia merindukan Sun Woo.

"Benarkah? Kau terlalu baik" ujar Sun Woo pada mendiang Cha Kyung "Aku membencimu sampai mati"


So Hyeong memberitahu Sun Woo bahwa dia menyesal tidak memperlakukan Cha Kyung dengan lebih baik saat dia masih hidup dulu. Mendengar itu, Sun Woo langsung terdiam menatap So Hyeong. Hmm... aku kurang jelas apa hubungan mereka dengan Cha Kyung, tapi sepertinya sih Cha Kyung itu suaminya/kekasihnya So Hyeong dilihat dari foto pasangan dan cincin pasangan yang berada di kotak abunya Cha Kyung, dan Sun Woo sepertinya menyukai So Hyeong.


Di restoran, para asisten sibuk browsing tentang kasusnya bos mereka yang sampai saat ini masih sangat populer. Bahkan sekarang ini, Sun Woo sudah punya nama panggilan 'Gang Chef' yang merupakan singkatan dari 'Gangster Chef'. Soon Ae kagum dengan siapapun yang punya ide nama panggilan itu, panggilan itu memang sangat cocok untuk Sun Woo yang punya kemampuan menyerang orang lain dengan kata-katanya.


Saat Sun Woo kembali, Soon Ae sepertinya sengaja cari masalah dengan Sun Woo. Menghalangi jalannya lalu bertanya apakah dia boleh menggunakan kamar mandi karena Sun Woo kan yang bilang untuk selalu minta izinnya dalam melakukan apapun. Sun Woo dengan kesalnya memberitahu Soon Ae untuk melakukan apapun yang dia mau dan tidak usah bicara padanya lagi.


Min Soo memberitahu Sun Woo bahwa dia mendapat informasi dari temannya yang bekerja di tempatnya chef Marco, temannya itu bilang kalau pihaknya chef Marco sangat bahagia dengan kasusnya Sun Woo ini. Mereka bahkan bilang kalau Sun Woo tidak akan bisa lagi muncul di TV karena Sun Woo pasti sangat malu dengan insiden ini.


Sun Woo jadi kesal mendengarnya lalu langsung menelepon So Hyeong untuk menerima tawarannya muncul di program acara masaknya... walaupun dia tidak langsung ngomong malah pura-pura bilang kalau dia salah pencet nomor. hehe...


Sun Woo lalu memberitahukan hal ini pada para asistennya... walaupun sama seperti tadi, Sun Woo pura-pura berkata kalau dia sebenarnya tidak tertarik muncul di TV, hanya saja dia diminta oleh temannya. Sun Woo menawari Min Soo untuk jadi asistennya yang tentu saja langsung diterima dengan senang hati oleh Min Soo. Malah dengan antusias, Min Soo bertanya apakah dia harus melakukan perawatan wajah dulu sebelum muncul di TV. Sun Woo mengiyakannya dan para asisten yang lain langsung bersorak memberikan ucapan selamat atas debut TV-nya Min Soo.


Ahjumma dukun pulang ke rumahnya sambil menggerutu lelah dan kesal karena dia barusan keliling Seoul untuk mencari keberadaan Soon Ae tanpa hasil. Ahjumma dukun kesal karena gara-gara Soon Ae, dia bahkan tidak bisa melakukan bisnisnya. Tapi gerutuannya terhenti dengan cepat saat lampunya tiba-tiba mati-hidup-mati-hidup dengan sendirinya. Sepertinya itu adalah peringatan dari para dewa, ahjumma dukun bahkan langsung ketakutan dan berjanji untuk segera menemukan Soon Ae. Saat itu, ahjumma dukun ditelepon seorang pelanggan baru.


Si pelanggan baru yang menelepon ahjumma dukun ternyata ibunya Sun Woo (Cho Hae Young) yang mendapatkan nomor telepon ahjumma dukun dari teman profesornya. Hae Young ingin bertemu dengan ahjumma dukun untuk meramal anaknya. Ahjumma dukun setuju tapi dia minta bayaran mahal plus ongkos perjalanan.


Hae Young saat itu tengah minum-minum sendirian di kedai. Ahjussi pemilik kedai bertanya-tanya kenapa Hae Young datang sendirian hari ini? Hae Young berkata bahwa dia sudah putus dengan pacarnya. Hae Young curhat pada ahjussi betapa kesepiannya dia sejak tidak berkencan dengan siapapun dan sejak itu pula dia jadi sering mencemaskan anaknya. Dia sangat cemas apalagi dia diberitahu kalau keberuntungan anaknya tahun ini sangat buruk.


Hae Young mengaku walaupun sekarang dia sering mencemaskan putranya tapi sebenarnya dia adalah ibu yang gagal. Hamil by accident di usia 19 tahun, hidup dengan ayahnya Sun Woo (kayaknya mereka ga nikah) lalu kemudian memiliki seorang putri. Dia menyerahkan putrinya pada bibinya supaya dia bisa kuliah dan tidak pernah sekalipun memasakkan makanan yang layak untuk anak-anaknya. Dia bahkan tidak hadir dalam wisudanya Sun Woo.

"Dia pasti merasa sangat kesepian. Semuanya karena dia memiliki ibu yang buruk" sesal Hae Young dengan mata berkaca-kaca


Sun Woo dan Eun Hee hendak pulang saat Hae Young tiba-tiba muncul dengan sempoyongan, memanggil Sun Woo dengan sebutan Gang Chef lalu minta sebotol wine. Tapi Sun Woo menurutinya malah langsung mengantarkan Hae Young pulang ke apartemennya.


Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba ada seekor anjing jalanan yang membuntuti Sun Woo. Sun Woo menyuruh si anjing pergi tapi anjing itu terus saja mengikutinya "Hei, aku tidak suka anjing dan aku bukan tipe orang yang memberi makan anjing jalanan"


Beberapa saat kemudian, Sun Woo ternyata membawa anjing tadi ke restoran dan memberinya makan sambil menggerutu karena anjing itu terus membuntutinya seperti penguntit "Hei, aku memberimu makan dan membiarkanmu tidur di sini hari ini. Tapi besok tidak boleh terulang, mengerti? Aku tidak bisa memeliharamu, mengerti tidak?"


Soon Ae tengah berkeliaran di jalan sambil mengerutu karena dia tidak bisa merayu pria padahal dia sedang merasuki tubuh seseorang dan semua ini gara-gara dia salah masuk tubuh wanita yang kurang menarik "Bagaimana bisa tubuh kelihatan sama antara depan dan belakang?"


Di tengah jalan, Soon Ae melihat ada kerumuman orang. Dia langsung menghampiri tempat itu dan melihat Sung Jae yang tengah bertugas jadi barikade. Anehnya, begitu melihat Sung Jae, Soon Ae merasa familier dengan Sung Jae. Soon Ae bertanya-tanya dimana dia pernah melihat Sung Jae? Apa dia salah satu pria yang pernah dirayunya? Tapi sepertinya tidak...


Tak lama kemudian, polisi keluar sambil menggotong mayat. Sung Jae langsung menutupi mata anak kecil yang berada didekatnya. Melihat itu, Soon Ae langsung kagum "Oh, tuan polisi itu keren sekali. Hatiku berdebar. Dia tipeku"


Keesokan harinya di warung langganannya Sung Jae, satu-satunya pelanggan di warung itu marah-marah karena masakannya tidak enak dan karenanya dia tidak mau membayar. Anaknya ahjussi pemilik warung tidak terima dengan omelan si pelanggan apalagi dia baru mengeluh setelah makanannya habis. Tapi ahjussi pemilik warung berusaha melerai mereka dan menerima kemarahan dan keluhan si pelanggan dengan lapang dada bahkan membiarkan si pelanggan pergi tanpa membayar.


Tapi saat si pelanggan baru mau beranjak pergi, tiba-tiba Sung Jae dan partnernya datang. Si pelanggan langsung ketakutan lalu cepat-cepat membayar tagihannya sebelum berlari pergi sambil bergumam kalau dia tidak akan mau lagi datang ke warung ini. Sung Jae lalu memesan menu yang sama dengan yang dikeluhkan si pelanggan tadi. Dan walaupun dia menyadari gelas yang diberikan ahjussi kotor tapi dia tetap menggunakannya.


Sun Woo dan chef Marco tiba di studio untuk syuting acara masak barunya So Hyeong. Chef Marco dengan sengaja minta pengawalan ekstra dengan tujuan menyindir Sun Woo, karena siapa tahu 'chef yang kalah' nanti akan jadi galak. Sun Woo menanggapi sindiran chef Marco dengan santai bahkan meyakinkannya kalau dia tidak akan menghajar orang yang ukurannya lebih besar lalu balas menyindir besarnya ukuran tubuh chef Marco.


Dasar Min Soo, dia lupa membawa pisau pribadinya Sun Woo ke acara itu. Dia langsung keluar untuk menelepon Soon Ae dan menyuruhnya membawa pisau pribadinya Sun Woo ke stasiun TV.


Sementara itu, Hae Young menemui ahjumma dukun yang terheran-heran bagaimana wanita semuda ini sudah punya anak yang usianya 30 tahunan. Ahjumma dukun berkata kalau meramal berdasarkan tahun lahirnya saja tidak cukup, dia harus menemui Sun Woo untuk membaca wajahnya. Hae Young pun langsung membawa ahjumma dukun ke restorannya Sun Woo... walaupun dia harus menahan emosinya gara-gara ahjumma dukun minta bayaran lebih.


Mereka tiba bersamaan dengan Soon Ae yang baru keluar untuk mengantarkan pisau pribadinya Sun Woo. Soon Ae langsung berbalik tapi kemudian dia mengingatkan dirinya sendiri bahwa sekarang ini dia adalah Bong Sun. Dia langsung berbalik kembali dan berlalu pergi sambil memegangi lehernya dan pura-pura batuk untuk menyembunyikan bunyi kalung loncengnya.


Soon Ae tiba saat Sun Woo tengah dimake-up. Sun Woo bingung kenapa Soon Ae datang kemari? Soon Ae pun memberitahu kalau dia disuruh membawakan pisau pribadinya Sun Woo lalu menggoda Sun Woo karena wajahnya tampak jadi aneh setelah dimake-up.

"Apa?" protes Sun Woo

"Aku cuma bercanda. Lumayan kok. Kau terlihat tampan. Sangat keren"

Tapi dimana Min Soo? Kenapa dia masih belum muncul juga sampai sekarang?


Min Soo ternyata tengah berada di lobi tapi dia tidak diperbolehkan masuk oleh pak satpam gara-gara saat keluar tadi, dia lupa membawa kartu pass-nya. Lebih parahnya lagi, dia lupa nama acaranya dan nama PD-nya. Dia berusaha menyuap pak satpam tapi tidak berhasil.


Syuting sudah mau dimulai tapi Sun Woo sama sekali tidak bisa menghubungi Min Soo. Tidak ada waktu lagi, So Hyeong menyarankan agar sebaiknya Soon Ae saja yang jadi asistennya. Akhirnya terpaksalah Soon Ae yang jadi asistennya tapi Sun Woo memperingatkan Soon Ae untuk tidak melakukan apapun karena dia sendiri yang akan menangani segalanya.


Syuting dimulai dan saat Sun Woo diminta bicara, Sun Woo jelas-jelas menjadikan acara ini untuk memperbaiki imagenya dan memberi penjelasan atas kasusnya dengan berkata bahwa tangannya ini adalah tangan untuk memasak bukan untuk menyakiti orang.


Acara dilanjutkan dengan pembacaan misi yaitu memasak sarapan nasi yang dimasak ibu untuk anaknya yang mabuk berat semalam gara-gara si anak menerima surat perintah wamil. Seketika itu pula, Sun Woo tampak bingung. Hmm... mungkin karena ibunya sendiri tidak pernah memasak untuknya dan lagi dia tidak suka nasi dan tidak pernah memasak nasi.


Saat waktu tinggal 10 menit, chef Marco tampak sudah hampir selesai bahkan sudah mulai menata makanannya di piring. Sementara di pihak Sun Woo, Soon Ae malah mendapati nasi yang Sun Woo masak gosong. Sun Woo langsung terdiam bingung tidak tahu harus berbuat apa.


Tiba-tiba saja, Soon Ae mendorongnya minggir lalu dengan ahlinya mencampur nasi gosong itu dengan sup pollack yang sudah dimasak Sun Woo tadi dan menjadikannya menu baru. Sun Woo panik melihatnya dan bertanya apa yang dia lakukan? Soon Ae dengan santainya berbisik kalau dia sedang membuat sup pollack nasi gosong.


Pada saat yang bersamaan di restoran langganannya Sung Jae, seorang pelanggan datang dan memesan menu yang sama dengan yang sedang dimasak Soon Ae, sup pollack nasi gosong. Tapi ahjussi dengan canggung memberitahu si pelanggan bahwa sekarang mereka sudah tidak menjual menu itu lagi.

Si pelanggan itu ternyata dulu sering langganan di warung itu tapi kemudian dia tidak pernah datang karena berhenti bekerja. Dia bahkan masih ingat ahjussi punya seorang putri. Sekarang ia terheran-heran karena tidak melihat keberadaan putrinya ahjussi "Apa dia pergi ke suatu tempat?" tanya si pelanggan.

"I-iya... Dia pergi... sebentar" jawab ahjussi tergagap. Oh, jangan-jangan Soon Ae putrinya ahjussi?


Setelah masakan kedua chef jadi, para juri pun langsung mencicipi masakan mereka. Masakan Sun Woo yang cuma satu menu itu saja jelas sangat berbeda dengan masakan chef Marco yang lebih beragam.


Setelah juri mencicipinya, giliran para chef sendiri yang mencicipi masakan mereka. Soon Ae mencicipi masakan dadakannya itu dan langsung mengangguk-angguk senang dengan rasanya bahkan Sun Woo pun tampak cukup terkejut setelah mencicipinya.


Setelah syutingnya selesai, So Hyeong mengucapkan selamat untuk Sun Woo (sepertinya dia yang menang). So Hyeong cukup terkejut melihat masakannya Sun Woo tadi padahal awalnya dia sempat cemas karena Sun Woo tidak suka nasi.


Min Soo akhirnya muncul juga dan langsung memohon maaf dengan panik pada Sun Woo yang meneriakinya dengan marah. Min Soo lebih panik lagi saat So Hyeong berkata bahwa untuk episode berikutnya, asistennya Sun Woo harus tetap Bong Sun karena mereka sudah tidak bisa mengganti asistennya.


Min Soo langsung protes dan berusaha meyakinkan mereka bahwa dialah yang lebih pantas lagipula membawa peralatan masak kan berat dan Bong Sun terlalu lemah untuk melakukan itu... tapi tepat saat itu, Soon Ae tiba-tiba lewat sambil membawa berbagai peralatan masak yang berat itu dengan entengnya seolah cuma sekedar mengangkat kapas.


Saat mereka kembali ke restoran, Min Soo masih terus berusaha membujuk Sun Woo untuk mencoba bicara dengan So Hyeong agar dia saja yang tampil di acara masak itu tapi Sun Woo tidak mempedulikannya. Sebelum pergi, Sun Woo memberitahu Soon Ae bahwa besok Soon Ae boleh masuk dapur.

"Hah? Apa?"

"Apa kau tuli? aku bilang kau boleh kembali masuk dapur besok"

"Ah, dapur? Baiklah. Aku mengerti. Kau pasti sangat berterima kasih padaku kan?"

"Yang benar saja. Kenapa juga kau pegang-pegang tanganku"

"Kau jelas-jelas berterima kasih. Dasar, kau dan harga dirimu itu"


Saat Soon Ae pulang malam harinya, ia mengagumi dirinya sendiri atas ide cemerlangnya tadi. Tapi dia bertanya-tanya dengan heran, bagaimana ide itu bisa tiba-tiba muncul dalam kepalanya saat itu? Apakah sup pollack nasi gosong itu tadi adalah makanan kesukaannya?


Di tengah jalan, dia melihat seorang anak muda muntah-muntah karena mabuk berat sebelum akhirnya pingsan. Saat Soon Ae mendekat, ia terkejut melihat wajah pria itu memar. Soon Ae berusaha membangunkannya tapi pria itu sudah terlalu mabuk. Soon Ae lalu mengambil ponsel pria itu dan menelepon nomor 'ayah'. Tapi tidak diangkat karena saat itu ahjussi sedang nonton TV.

Soon Ae akhirnya memutuskan untuk cuek meninggalkan pria itu di jalanan. Tapi baru beberapa langkah, tiba-tiba pria itu berteriak dan Soon Ae pun langsung kembali sambil menggerutu keheranan "Aaah, kenapa aku ini orang yang baik sekali sih?"


Karena tidak tahu tempat tinggal pria itu, Soon Ae menyeretnya ke kantor polisi. Sung Jae lah yang menyambutnya dan langsung mengenali pria itu adalah Shin Kyung Mo, anaknya ahjussi pemilik warung. Sung Jae lalu menelepon ahjussi untuk memberitahukan keadaan Kyung Mo.


Sambil menunggu ahjussi datang, Sung Jae meminta Soon Ae untuk duduk dulu dan minum kopi. Walaupun bingung karena ternyata Sung Jae mengenalinya (sebagai Bong Sun), tapi Soon Ae senang-senang saja menerima tawaran minum kopi disana apalagi dia memang menyukai pak polisi itu.


Tak lama kemudian, ahjussi datang untuk menjemput Kyung Mo. Saat ahjussi tengah berusaha keras membangunkan Kyung Mo, kepala Soon Ae tiba-tiba pusing dan saat itu juga dia mulai teringat kenangan masa lalunya.


Flashback,
Ahjussi berusaha membangunkan Kyung Mo yang tertidur di meja warung tapi tidak berhasil. Lalu kemudian Soon Ae muncul memukul Kyung Mo dengan sangat keras sampai Kyung Mo akhirnya terbangun bahkan memukulnya dengan sendok sayur dan mengumpatinya dengan kesal sementara ahjussi cuma tertawa melihat pertengkaran anak-anaknya.


Dulu warung mereka sangat ramai dan sibuk dan menu yang paling laris adalah sup pollack nasi gosong. Soon Ae sangat sibuk mondar-mandir keluar masuk dapur sambil bersenda gurau dan membuat para pelanggan mereka tertawa senang.


Kembali ke masa kini,
Soon Ae berkaca-kaca mengingat kenangan keluarga bahagianya dulu. Air matanya mulai menetes saat ia berbisik lirih "Ayah"

8 comments

Thanks ya mba udah bikin sinopsis drama ini, semangat untuk ep selanjutnya 😊

Waaah lucu juga ya tingkah soon Ae, semangat ya buat eps selanjutnya :)

Semangat, mbak..!! :))
Maaf jarang komen. Tulisan mbak membantu saya mengetahui jalan cerita drama yang ada skrg. Saya penyuka drama. Tapi pengennya yg mudah dan murah :D *dikemplang,mbak*. Makanya saya sangat menghargai org2 yg menyediakan waktunya buat nulis sinopsis. Terima kasih, mbaakkk..

.. waaaaa diluar dugaanku
Jdi masa lalu soon ae bkn sma sun wu?
Tpi dgn sung jae gtuh?
Mnurut ak alurnya cpet yh bru ep2 soon ae dah inget sma ayahnya, tp ap dy inget jga sma sung jae ?'pnasaran sma hbungan mreka br2(soon ae &sung jae)'
Nunggu scenes romantis bong sun sma sun wu nih :D
*mkasih sinop y

ah.. suka banget sama tulisan author, mudah dimengerti dan menarik banget,
semangat ya thooor buat tulis sinopsisnya ;)

makasih mbak ima >.<
kirain siapa yang bakal bikin hihihi
project mandiri ya mbak?
semangat!!!

waw keren, masa lalu soon ae udh terungkap hhe next yaa thor:) semangat nulis sinopsisnya!!

chingu terusin my sunshine dulu dong sampe selesai😉

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon