Powered by Blogger.

 

Setelah berbaikan kembali, Sun Woo dan Bong Sun pergi ke taman bermain dan duduk di ayunan. Sun Woo mengomeli Bong Sun untuk makan sesuatu karena wajahnya sangat pucat lalu mulai menanyakan masalah blog You're My Sunshine. Bong Sun jelas kaget dari mana Sun Woo bisa tahu tentang blognya. Sun Woo tidak bilang kalau dia adalah fans-nya Sunshine, malah bilang dengan gaya romantisnya kalau dia punya cara sendiri untuk mengetahui segala sesuatu tentang Bong Sun karena kemanapun Bong Sun pergi, Bong Sun selalu ada dalam genggaman tangannya.



"Putra ahjussi pemilik restoran itu siapamu? Kenapa dia sangat marah sampai memukulku?"

Bong Sun langsung cemas mendengarnya, apakah Sun Woo baik-baik saja. Sun Woo tidak mempermasalahkan pukulan Kyung Mo malah dengan santainya berkata kalau pukulan Kyung Mo itu sangat ringan. Lagipula berkat pukulan itu, Kyung Mo memberitahunya tentang keberadaan Bong Sun.


Bong Sun menjelaskan kalau dia dan Kyung Mo tidak ada hubungan apa-apa. Kyung Mo sepertinya tertarik padanya saat dia dirasuki hantunya Soon Ae yang merupakan noona-nya Kyung Mo. Sun Woo langsung mendengus tak percaya mendengarnya "Kau benar-benar telah membodohi banyak pria. Jadi sebenarnya aku tertarik pada siapa?"


Bong Sun langsung terdiam mendengarnya. Sun Woo lalu menginterogasinya tentang siapa yang sebenarnya selama ini bersamanya. Apakah bukan Bong Sun yang duduk bersamanya di ayunan waktu itu? Bong Sun menjawab ragu, mungkin iya. Lalu siapa yang mabuk di motel waktu itu? Hantu, jawab Bong Sun. Lalu siapa yang terperangkap di gudang frezzer waktu MT, hantu juga? Iya, jawab Bong Sun lemah.


"Lalu waktu menangkap si pencuri sepeda?"

"Itu aku sendiri. Aku yang melakukannya, chef"

Sun Woo lalu bertanya apakah yang selama ini selalu memintanya untuk melakukan itu juga si hantu? Saat Bong Sun mengiyakannya, Sun Woo langsung mendesah karena dia merasa seperti pria jahat yang berselingkuh dengan hantu padahal dia sama sekali tidak melakukan sesuatu yang salah. Sun Woo tidak menyangka kalau dia terlibat cinta segitiga dengan hantu.


Tapi bagaimanapun juga, Sun Woo mengaku bahwa dia tertarik pada Bong Sun karena dia mengira kepribadian Bong Sun berubah. Bong Sun yang dulu sangat tidak percaya diri dan pendiam tiba-tiba berubah jadi lebih ceria. Dulu dia sangat keras pada Bong Sun karena kepribadian Bong Sun banyak mengingatkannya akan masa lalunya.

"Bagaimanapun, aku mengaku kalau aku jatuh cinta pada hantu. Dia punya banyak pesona dan lumayan manis"

"Hantu itu... unnie hantu itu, dia benar-benar menyukaimu"

"Kurasa hantu itu punya selera yang bagus dalam memilih pria"


Saat itu, tiba-tiba ada hantu yang lewat didepan mereka dan mengagetkan Bong Sun. Sun Woo bertanya ada apa dan saat Bong Sun memberitahunya bahwa barusan ada hantu lewat, Sun Woo langsung bangkit dari ayunannya lalu mendekat ke Bong Sun dengan ketakutan sambil menggerutu kenapa Bong Sun musti memberitahunya segala. hehe!

"Kau hanya ingin menakutiku kan?" tuduh Sun Woo "Biasanya aku tidak mudah digertak"


Ketakutan Sun Woo cukup menarik bagi Bong Sun sampai-sampai dia langsung menggodai Sun Woo dengan menaruh tangannya di pundak Sun Woo dari belakang. Sesuai dugaannya, Sun Woo langsung kaget dan ketakutan. Tapi kemudian, Sun Woo menggenggam tangan Bong Sun erat-erat sembari bersumpah "Aku tidak akan pernah lagi melepaskan tangan ini. Bukan karena aku takut atau semacamnya"


Walaupun mengklaim kalau dia tidak ketakutan tapi begitu melihat ayunan sebelah yang bergoyang-goyang sendiri, dia langsung menghentikannya dengan ketakutan. Haha... dikiranya di ayunan itu ada hantunya padahal tidak.

"Aku kau takut?"

"Tidak"


Soon Ae memikirkan dugaan opsir Han tentang Sung Jae yang mungkin menerima suap dari pelaku tabrak larinya Eun Hee. Ia lalu beranjak bangkit untuk mencari Bong Sun.


Sun Woo dan Bong Sun berjalan pulang ke restorannya ahjussi dengan bergandengan tangan. Bong Sun sudah memutuskan kalau dia tidak mau kembali ke restoran Sun setelah pergi dengan cara seperti itu, dia tidak tahu bagaimana caranya menghadapi semua orang nantinya. Sun Woo mengerti dan berjanji akan mencarikan tempat kerja lain untuk Bong Sun dan untuk sementara ini sebaiknya Bong Sun tetap tinggal dulu di restorannya ahjussi.


Soon Ae datang tepat saat Bong Sun dan Sun Woo tiba di depan restoran. Soon Ae sedih melihat mereka tapi kemudian dia memutuskan untuk tidak menganggu mereka. Sun Woo menyuruh Bong Sun untuk selalu menyalahkan ponselnya agar dia bisa tahu dimana Bong Sun berada. Bong Sun mengiyakannya lalu menyilahkan Sun Woo pergi duluan tapi Sun Woo tidak mau dan bersikeras untuk melihat Bong Sun masuk dulu baru dia akan pergi.


Saat Bong Sun masuk, dia hampir saja jantungan gara-gara Soon Ae yang tiba-tiba memanggilnya. Soon Ae pura-pura tidak tahu kemana Bong Sun pergi dan mengomelinya karena keluar padahal dia sudah memperingatkan Bong Sun untuk tidak keluar. Soon Ae lalu memberitahu Bong Sun bahwa Sung Jae mungkin terlibat dalam kasus tabrak larinya Eun Hee. Bong Sun jadi makin bingung dengan rumitnya kasus yang melibatkan Sung Jae, dan lagi dari mana Soon Ae mengetahuinya?


Soon Ae mengaku bahwa dia mengetahuinya dari opsir Han yang juga mencurigai Sung Jae. Dia mendapatkan informasi itu berkat merasuki tubuh seorang opsir polisi yang lemah "Tapi kau masih jadi tubuh paling favorit untuk kurasuki, jadi jangan cemburu yah"

"Kita tidak usah memberitahu chef dulu kan?"

Soon Ae setuju karena sekarang mereka masih belum punya bukti. Bong Sun mendesah cemas akan Sun Woo, Eun Hee... dan juga Soon Ae. Soon Ae dengan tenangnya memberitahu Bong Sun kalau saat ini dia sama sekali tidak bisa mengkhawatirkan masalah cinta karena dia punya masalah lain yang jauh lebih besar untuk dipikirkan, masalah rahasia kematiannya.


Di kantor polisi, Sung Jae termenung memikirkan dimanakah Soon Ae berada sekarang setelah keluar dari tubuh Bong Sun. Saat dia menoleh ke laci mejanya, dia langsung menyadari bekas goresan-goresan di bagian kuncinya. Menyadari ada orang yang menyentuh laci mejanya, dia langsung membuka lacinya dan melihat diarynya Soon Ae masih ada didalam laci.


Sesampainya di kamarnya, Sun Woo langsung melihat blognya Bong Sun lagi. Sun Woo bertanya-tanya apakah Bong Sun menamai dirinya sebagai 'Sunshine' karena dia adalah 'Sun'? Sun Woo lalu menelepon Bong Sun (nomornya Bong Sun ternyata dial speed nomor satu loh di ponselnya Sun Woo... hehe)


Sun Woo pura-pura berkata bahwa dia menelepon hanya untuk memastikan apakah ponselnya Bong Sun menyala atau tidak, lalu mencereweti Bong Sun untuk selalu men-charge ponselnya, ponselnya juga tidak boleh dalam keadaan getar dan lain sebagainya. Sun Woo memperingatkan bahwa dia belum memaafkan Bong Sun 100% jadi Bong Sun harus bersikap baik padanya dan selalu mengatakan maaf padanya.

Bong Sun lalu dengan ragu bertanya apakah Sun Woo dan Eun Hee sangat bergantung pada Sung Jae? Sun Woo mengiyakannya tapi dia salah paham dan langsung bertanya curiga kenapa Bong Sun tertarik menanyakan tentang pria yang sudah menikah? Apa Bong Sun sedang dirasuki hantu sekarang? Bong Sun langsung menyangkalnya lalu cepat-cepat mengalihkan topik bertanya tentang keadaan Stalker.


Layaknya orang yang lagi kasmaran, mereka berdua sama-sama tidak mau mengakhiri telepon mereka tapi juga tidak punya topik untuk dibicarakan (hehe). 


Sun Woo meminta Bong Sun untuk mengatakan sesuatu dan setelah beberapa lama tidak ada jawaban, Sun Woo menyadari Bong Sun sudah tidur dan walaupun begitu dia tetap tidak menutup teleponnya.


Keesokan harinya, seperti biasanya Sun Woo rapat bersama semua asistennya membahas persiapan menu spesial hari ini dan perekrutan pegawai baru pengganti Bong Sun. Sikap Sun Woo jelas berbeda dari kemarin, ia bahkan berbaik hati merapikan label namanya Min Soo.

Hanya Joon yang tidak sependapat dengan perekrutan pegawai baru karena mungkin saja Bong Sun akan kembali nanti. Tapi asisten yang lain dengan santainya berkata bahwa jika Bong Sun kembali maka mereka bisa bekerja dengan lebih banyak karyawan. Sun Woo setuju dan mengizinkan mereka untuk melakukan interview.


Saat Sun Woo pergi, para asisten langsung menggosipkannya karena mereka memperhatikan hari ini chef berbeda dari kemarin, hari ini Sun Woo terlihat jauh baik. Mereka tidak berpikir chef sudah berbaikan dengan Bong Sun, malah mengira kalau moodnya Sun Woo membaik berkat semangat dan hiburan dari mereka kemarin malam.


Soon Ae merasuki tubuh opsir Kang lagi untuk mengambil diarynya tapi saat dia kembali ke kantor polisi, dia mendapati laci mejanya Sung Jae tidak terkunci dan diarynya sudah tidak ada disana. Tepat saat dia tengah berusaha mencari keberadaan diarynya, Sun Woo datang dan langsung menyapanya. Sontak, Soon Ae langsung pura-pura sedang mengecek dokumen lalu cepat-cepat melarikan diri dengan alasan sakit perut.


Opsir Han menelepon untuk menanyakan hasil pemeriksaan sidik jari dari bukti yang ditemukannya di TKP dan diberitahu kalau hasilnya akan keluar sore ini. Tepat saat itu juga, Sung Jae datang diam-diam dari belakangnya sampai membuat opsir Han melompat kaget. Opsir Han jelas tampak ketakutan lalu cepat-cepat melarikan diri dengan canggung tanpa sedikitpun menyadari Sung Jae yang menatap kepergiannya dengan ekspresi menakutkan.


Para asisten mewawancari pegawai baru yang semuanya wanita. Tapi wawancara itu sendiri tidak seperti wawancara perekrutan pegawai tapi lebih seperti wawancara perekrutan pacar karena yang mereka nilai adalah wajahnya, penampilannya dan apakah mereka sudah punya pacar atau tidak. Setelah beberapa wanita ditolak karena tidak sesuai kualifikasi, seorang wanita cantik nan seksi masuk dan mereka langsung mempekerjakannya tanpa sedikitpun mewawancarainya, hanya Seo Joon seorang yang tampak tidak setuju dengan pilihan mereka tapi dia diam saja.


Si pegawai baru jelas sangat berbeda dari Bong Sun. Begitu para asisten memperkenalkan si pegawai baru pada Sun Woo, dia langsung memanggil Sun Woo dengan sebutan oppa dan memuji betapa tampannya Sun Woo oppa yang jauh lebih tampan daripada di TV. Bukannya bertanya apa yang harus dia kerjakan, dia malah sibuk membahas kaosnya yang kekecilan dan celemeknya yang kepanjangan.


Saat Min Soo menyuruh si pegawai baru untuk mengambilkan siput, dia malah mengalihkan pekerjaan itu ke Seo Joon sambil bergaya imut karena dia merasa siput itu menjijikkan. Seo Joon jelas saja kesal bukan main pada si pegawai baru itu tapi dia berusaha menahan emosinya. Bahkan dengan santainya si pegawai baru mengangkat telepon saat dia tengah mencuci piring dan langsung histeris saat ponselnya jatuh ke air.


Awalnya Sun Woo diam saja, tapi lama kelamaan dia jadi marah. Tapi saat Sun Woo memarahinya, bukannya meminta maaf si pegawai baru itu malah langsung membalas dengan ketus. Jelas saja Sun Woo jadi makin marah dan langsung mengusirnya, memerintahkannya untuk keluar dalam hitungan ketiga sebelum dia mencaci makinya.

Setelah si pegawai baru pergi, Sun Woo langsung mengomeli Min Soo dan melarang Min Soo melakukan wawancara karena dia sendiri yang akan melakukannya.


Setelah itu, Sun Woo langsung menelepon Bong Sun dan meminta Bong Sun untuk kembali dan mempertanggungjawabkan perbuatannya yang meninggalkan restoran begitu saja. 


Percakapan telepon mereka tersela saat Sun Woo mendapat telepon lain dari opsir Han yang terdengar sangat panik memberitahu Sun Woo bahwa dia ingin bertemu Sun Woo karena ada hal penting yang harus dia sampaikan perihal kasus tabrak larinya Sung Jae. Opsir Han juga memperingatkan Sun Woo untuk tidak memberitahu Sung Jae tentang pertemuan mereka.


Opsir Han saat itu baru saja mengambil hasil tes barang buktinya. Dalam perjalanannya menemui Sun Woo, ia menangis sedih mengingat hasil tes sidik jarinya yang menunjukkan hasil positif bahwa Sung Jae lah pelaku penyerangannya. Tepat saat itu juga, Sung Jae menghubunginya dan menanyakan keberadaannya dengan alasan kalau dia cuma ingin tahu karena dia tidak melihat opsir Han sedari tadi.


Saat opsir Han berhenti di lampu merah, pintu mobilnya tiba-tiba terbuka dan (Arrrgh!) Sung Jae menerobos masuk dengan memakai baju serba hitamnya dan beralasan kalau dia cuma ada urusan di sekitar sini. Sung Jae mengambil amplop hasil tesnya dan pura-pura tidak tahu itu apa.

"Apa ini sesuatu yang menyenangkan?" tanya Sung Jae dengan senyum jokernya yang menakutkan


Sun Woo menunggu dan terus menunggu kedatangan opsir Han di cafe tapi anehnya setelah beberapa lama opsir Han masih saja belum datang. Sun Woo berusaha menghubunginya tapi tidak pernah ada jawaban karena tepat saat itu juga mobil polisi yang dikendarai opsir Han terjatuh ke jurang dan opsir Han mati bersimbah darah sementara Sung Jae melihatnya dari atas tebing lalu membakar amplop hasil tes itu.


Beberapa saat kemudian, Sun Woo berlari dengan panik ke rumah duka setelah diberitahu kabar kematian opsir Han. Sung Jae pura-pura sedih atas kematian rekannya dan memberitahu Sun Woo kalau dia dengar kematian opsir Han adalah kecelakaan yang dikarenakan mengemudi dengan kecepatan tinggi.

Sun Woo hampir saja memberitahu Sung Jae kalau dia tadinya hendak bertemu dengan opsir Han tapi saat itu juga ia teringat pada peringatan opsir Han yang memintanya untuk tidak memberitahu Sung Jae. Sung Jae penasaran apa yang ingin Sun Woo katakan tapi Sun Woo langsung cepat-cepat menutup mulutnya dan beralasan kalau dia cuma menggumam ngawur gara-gara shock.


Hae Young memaksa ahjumma dukun untuk bertemu karena dia sangat cemas setelah mendengar berita kematian opsir Han yang tidak hanya rekannya Sung Jae tapi juga polisi yang menangani kasus tabrak larinya Eun Hee. Jelas saja ahjumma dukun sangat kaget mendengarnya.


Setelah memberikan penghormatan terakhir pada opsir Han, Sun Woo hendak ke kamar kecil. Tapi dia langsung kaget dan cepat-cepat bersembunyi saat dia melihat Sung Jae bukannya bersedih malah bersiul gembira. Dan yang lebih mengherankan, dia melihat Sung Jae tersenyum bahagia pada bayangannya sendiri di kaca.


Soon Ae memberitahu Bong Sun kalau Sung Jae pasti lah orang yang membunuh opsir Han. Soon Ae tidak menyangka ternyata Sung Jae yang dulu pernah dia sukai ternyata orang yang sangat menakutkan. Bong Sun merasa sebaiknya sekarang mereka memberitahu Sun Woo dan Soon Ae setuju, lagipula dia perlu bantuan Sun Woo untuk mencari sesuatu.


Bersambung ke part 2

1 comments:

Sangat bermanfaat,, makasih ya min ^^

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon