Powered by Blogger.

 

Bong Pal bersusah payah menggendong pulang Hyun Ji yang sedang mabuk sambil menggerutui berat badan Hyun Ji. Dia tak terima dikatai berat dan langsung memukul kepala Bong Pal "Aku ini ringan, tahu! Aku ini seringan bulu"


Sesampainya di rumah, dia menidurkan Hyun Ji di kasurnya dan menyelimutinya. Sementara Hyun Ji tidur nyenyak, di sebuah taman bermain tampak sebuah ayunan bergerak-gerak sendiri padahal tak ada seorang pun yang menaikinya.

Tiba-tiba terdengar suara desisan mengerikan "Bersembunyilah dengan baik. Aku bisa melihat rambutmu"


Suara itu diikuti oleh suara tawa anak kecil, lalu mainan-mainan lain pun bergerak-gerak dengan sendirinya. Kita kemudian menelusuri sebuah lorong apartemen yang kemudian berakhir di sebuah kamar yang di pintunya tampak ada cap tangan lalu disusul sebuah suara jeritan.



Keesokan paginya, Bong Pal membuat sup tauge untuk mengatasi mabuknya Hyun Ji. Dia sendiri tak percaya dengan perbuatannya sendiri yang membuat sup untuk hantu. Dia lalu masuk kamar untuk membangunkan Hyun Ji tapi malah langsung membeku, terpana melihat betapa cantiknya Hyun Ji dalam tidurnya. Tapi dia cepat-cepat menyadarkan dirinya sendiri lalu membangunkan Hyun Ji.


Hyun Ji terbangun dan langsung mengeluh sakit kepala dan mual. Dan Bong Pal langsung menanggapinya dengan menyindir sinis "Kau merasa mual juga? Bagus sekali. Semalam kau benar-benar hebat. Tapi hantu bisa mabuk, yah?"

"Kurasa bisa. Tapi bagaimana kita pulang semalam?"

"Kau bahkan mengingat kejadian semalam? Kukira punggungku akan patah karena aku menggendongmu pulang"


Hyun Ji kaget tapi juga senang mendengar Bong Pal menggendongnya pulang. Bong Pal lalu mengajak Hyun Ji makan. Hyun Ji makin senang melihat sup tauge itu dan bertanya apakah Bong Pal membuat sup itu khusus untuknya.

\Bong Pal menyangkal dan beralasan kalau dia membuat sup itu hanya karena dia masih punya sisa tauge. Tapi saat Hyun Ji mulai mencicipi dan menikmati makanannya, Bong Pal tampak jelas senang.


Saat mereka berjalan ke kampus, Bong Pal tiba-tiba dapat pesan video dari Chun Sang dan In Rang yang berpose sok cute dan berkata kalau cinta mereka akan segera sampai padanya. Bong Pal dan Hyun Ji bingung sendiri dengan maksud kedua orang itu. Tapi sedetik kemudian, Bong Pal tiba-tiba menerima sms yang menyatakan kalau uang 3,5 juta won-nya sudah ditransfer.


Bong Pal langsung pergi mengeceknya ke ATM dan ternyata uang itu benar-benar terkirim. Bong Pal senang, sementara Hyun Ji kaget melihat saldo tabungan Bong Pal yang sekarang mencapai 134.500.000 won. Wow! dia tak menyangka kalau Bong Pal ternyata kaya. Lalu kenapa selama ini dia berakting sok miskin?

"Ayo gunakan uang itu untuk membeli makanan yang enak, yah?" bujuk Hyun Ji

"Aku tidak akan menggunakannya untuk itu"

"Lalu mau kau habiskan kemana uang itu? Bukankah kau mencari uang untuk bertahan hidup? Ah, atau kau mau membeli rumah atau mobil?"


Bong Pal menyangkal tapi bersikeras tidak mau memberitahukan rencananya pada Hyun Ji dan mengingatkan Hyun Ji untuk tidak ikut campur dengan uangnya. Hyun Ji langsung menyindir, pasti menyenangkan bisa melihat hantu dan mendapatkan uang dari situ. Tapi Bong Pal menyangkal, rasanya tidak sebaik itu.

Hyun Ji heran kenapa "Karena bakatmu kau bisa membuat banyak uang, selain itu kau juga punya hantu cantik sepertiku sebagai rekanmu"

Bisnya Bong Pal tiba dan dia langsung berlari masuk. Tapi waktu dia baru masuk, dia sudah melihat Hyun Ji duduk mereservasi tempat untuknya. Dia langsung menggumam kagum, enak juga punya teman hantu.


Di halte berikutnya, seorang wanita ingin duduk di samping Bong Pal yang dia kira kosong. Hyun Ji langsung menggerutu kesal. Tapi sebelum dia bangkit, Bong Pal tiba-tiba mencegahnya dan berkata pada wanita itu bahwa kursi itu sudah ditempati lalu meletakkan tasnya di kursinya Hyun Ji. Tentu saja Hyun Ji makin senang, Bong Pal sekarang mulai perhatian padanya.


Sementara itu, Chun Sang dan In Rang sedang sibuk menghitung jatah uang mereka, senang karena akhirnya memiliki uang. Tentu saja mereka bertekad untuk mendapatkan uang lebih banyak lagi dengan membasmi hantu.

Tapi In Rang bingung karena mereka butuh Bong Pal. Dan yang jadi masalah, bagaimana caranya merekrut Bong Pal kalau dia bahkan tidak mau mendaftar di klub Ghostnet mereka. Tapi Chun Sang pede kalau dia bisa membuat Bong Pal masuk klub mereka.


Di kelas, Prof membagikan skor laporan para mahasiswa dan Bong Pal membuktikan kepintarannya dengan mendapat nilai A+. Hyun Ji kagum dan langsung memuji-mujinya. Tapi Prof marah-marah mengomeli laporan para mahasiswa yang lain yang laporannya jelas-jelas cuma copy paste dan banyak kesalahan di sana-sini. Prof memuji laporannya Bong Pal dan menyuruh yang lain untuk mempelajarinya.

Setelah kelas usai, para mahasiswa itu langsung terang-terangan menggosipkan Bong Pal. Mereka berkata bahwa jika dekat-dekat dengan Bong Pal, maka akan terjadi sesuatu yang aneh. Mereka bahkan pernah mendengar kalau anak yang pernah bertengkar dengan Bong Pal, mati.

Bong Pal mendengarnya tapi dia diam lalu pergi. Hyun Ji kesal dengan mereka lalu cepat-cepat pergi menyusul Bong Pal. Sementara Bong Pal belajar seorang diri di taman, Hyun Ji melihat para mahasiswa yang lain bermain dan ngobrol dengan teman-teman mereka.


"Bong Pal-ah, apa kau suka sendirian"

"Iya"

"Tidak bosan? Kau juga selalu makan seorang diri"

"Tidak, aku menyukainya"

"Maksudku, hangout dan makan bersama teman-teman itu kan menyenangkan"

Bong Pal menyangkalnya, ngumpul bersama teman itu paling cuma ngomongin cewek atau bermain game, apanya yang menyenangkan. Hyun Ji tak sependapat, tentu saja membicarakan hal-hal seperti itu sangat menyenangkan. Seperti itulah manusia membangun persahabatan dan menikmati kehidupan kampus. Tapi Bong Pal tetap bersikeras dengan pendapatnya sendiri dan lebih suka menghabiskan waktunya untuk membaca buku.

"Tapi, jauh lebih baik untuk memiliki seorang teman yang bisa membantumu saat kau membutuhkan"

"Tidak apa-apa. Aku bisa mengurus diriku sendiri"


Kedua perawat di kliniknya Hye Sung keheranan sendiri karena Hye Sung hari ini terlambat padahal selama ini dia tidak pernah terlambat. Dia juga tidak kembali setelah dia keluar kemarin. Tiba-tiba mereka kepikiran, jangan-jangan Hye Sung bersama wanita semalam.

Hye Sung akhirnya datang tak lama kemudian dan menyapa kedua perawatnya dengan ramah. Tapi saat dia masuk kedalam kantornya, seorang perawat yang sedang sibuk mengepel lantai, keheranan melihat jejak sepatu Hye Sung yang kotor terkena tanah. Tapi perawat yang satunya tak ambil pusing dan berpikir kalau Hye Sung mungkin pergi ke penampungan lagi.


Setelah mengganti bajunya, Hye Sung langsung membuang baju dan sepatunya kedalam kresek. Sepertinya dia hendak menghilangkan jejak.


Chun Sang dan In Rang menemui Bong Pal lalu mengajaknya ke kelas kosong dimana mereka mempresentasikan pendirian klub baru mereka yang mereka menamai 'Sundae Sup'. Dengan gaya lebai mereka menjelaskan bahwa klub baru itu adalah klub pelayanan eksorsis yang cepat, akurat dan 24 jam.

Bong Pal dan Hyun Ji bingung sendiri dengan nama klub nggak jelas itu, mereka itu mau buka restoran atau apa. Tak mengerti maksud mereka, Bong Pal beranjak pergi. Tapi mereka langsung menghalanginya dan memperjelas maksud mereka. Mereka ingin Bong Pal bekerja sama dengan mereka untuk membasmi hantu. Mereka akan mencarikan pekerjaan membasmi hantu untuk Bong Pal seperti waktu di sauna.


Bong Pal yakin kalau mereka cuma ingin dapat komisi. Mereka hampir saja keceplosan mengiyakannya, tapi kemudian cepat-cepat mengklaim kalau mereka juga ingin melakukan ini demi perdamaian dunia. In Rang menjelaskan pada Bong Pal untuk menganggap ini sebagai biaya service.

Misalnya mereka akan menyediakan transportasi untuk Bong Pal. Kalau dia bekerja sendirian kan pastinya dia bakalan kerepotan sendiri jadi mereka yang akan mengurus segala tetek bengek untuk Bong Pal, mereka juga akan membantu Bong Pal untuk menagih tunggakan biaya eksorsis yang belum terbayar.

Bong Pal sendiri kan sibuk belajar dan membasmi hantu, jadi mereka yang akan membantu Bong Pal untuk berburu pekerjaan membasmi hantu. Bong Pal hanya perlu memakai transportasi yang mereka sediakan dan membasmi hantu. Bukankah itu ide yang menyenangkan.

Hyun Ji setuju, sepertinya itu ide yang cukup bagus. Mereka juga berkata kalau mereka sudah mendapatkan pekerjaan baru untuk Bong Pal di komunitas gym. Bong Pal penasaran berapa bayarannya. Mereka menjawab 3 buah cek atau sama dengan 3 juta won, Bong Pal langsung setuju.

Mereka pun diam-diam bersorak senang. Tapi saat mereka menuntut Bong Pal untuk menandatangani kontrak kesepakatan bergabung dengan klub, Bong Pal menolak dan langsung pergi. Tapi itu tak mengurangi kebahagiaan mereka karena akhirnya mereka berhasil membujuk Bong Pal untuk bekerja sama. In Rang bahkan sampai melompat ke pelukan Chun Sang saking senangnya.


Di luar, Bong Pal bertemu Seo Yeon dan mereka lalu jalan bersama ke kelas. Saat seseorang bersepeda agak terlalu dekat ke Seo Yeon, Bong Pal sontak berdiri di depan Seo Yeon untuk melindunginya.

Seo Yeon lalu bertanya apakah Bong Pal sudah memutuskan dengan siapa dia akan mengerjakan proyek tugas akhirnya. Bong Pal dengan malu-malu mengaku belum. Seo Yeon lalu mengusulkan agar Bong Pal satu grup dengannya saja.


Hyun Ji tiba-tiba muncul dan dan berkata dengan nada sinis pada Seo Yeon "Bong Pal ku bisa melakukan segalanya seorang diri"

Tapi yang tak disangkanya, Bong Pal langsung menerima usulan Seo Yeon dengan senang hati. Hyun Ji langsung sewot, hmmm... kayaknya dia mulai cemburu.


Chun Sang yang sedari tadi mengintip dan melihat reaksi Bong Pal saat bicara dengan Seo Yeon, tiba-tiba punya ide bagus untuk memancing Bong Pal bergabung dengan klub mereka.


Di kelas, Hyun Ji mendengus kesal karena hari ini Bong Pal duduk bersebelahan dengan Seo Yeon, apalagi dia melihat Bong Pal terus menerus melirik Seo Yeon sambil senyam-senyum. Hye Sung datang tak lama kemudian lalu mengabsen.


Saat dia mengabsen No Hyun Joo, sekilas kita melihat mayat Hyun Joo yang terkubur di dalam hutan. Hye Sung pun berpura-pura berkomentar kalau Hyun Joo absen lagi hari ini.


Setelah kelas usai, Hye Sung mengajak Seo Yeon dan Bong Pal makan bersama. Sesampainya di restoran, Hyun Ji langsung duduk di samping Bong Pal. Tiba-tiba Seo Yeon juga mau duduk di situ. Bong Pal langsung mencegahnya... lalu menarik kursi itu untuk Seo Yeon dan mendorong Hyun Ji sambil mengklaim kalau dia cuma sedang membersihkan debu untuk Seo Yeon. Hyun Ji kesal dan langsung memukul kepala Bong Pal lalu menghilang.


Saat mereka mulai makan, entah kenapa Hye Sung banyak bertanya-tanya tentang Bong Pal. Dimana Bong Pal tingga? Bong Pal menjawab di dekat kampus. Dia menduga kalau Bong Pal pasti tinggal sendirian, Bong Pal membenarkannya. Dia lalu bertanya dimana orang tuanya Bong Pal tinggal.

Bong Pal agak ragu menjawab dan hanya menjawab ambigu bahwa orang tuanya tinggal di tempat lain. Dia menduga kalau orang tua Bong Pal pasti tinggal jauh. Dan saat Bong Pal berkata kalau dia jarang berkomunikasi dengan orang tuanya, Hye Sung menasehatinya untuk sering-sering menghubungi orang tuanya.

Setelah itu dia bertanya apakah Bong Pal belakangan ini bicara pada ayahnya. Kali ini Bong Pal mulai keheranan, kenapa Hye Sung menanyakan masalah itu. Hye Sung berkata tidak apa-apa lalu cepat-cepat mengalihkan topik.


Hyun Ji merenung sedih di kampus, Kyung Ja datang tak lama kemudian dan langsung mengeluh kesal karena dia sudah berusaha keliling kampus tapi dia masih saja belum menemukan 'Sayangku'.

Hyun Ji tiba-tiba menggerutu kesal "Memikirkannya saja sudah membuatku marah!"

Kyung Ja langsung mengira Hyun Ji sedang membicarakan dirinya "Iya, betulkan? Rasanya bisa bikin kesal, kan?"

"Betul! Bagaimana bisa dia menarik kursinya?"

"Iya!" jawab Kyung Ja refleks... sebelum akhirnya dia sadar kalau mereka membicarakan dua hal yang berbeda.

Hyun Ji terus nyerocos kesal mengeluhkan sikap Bong Pal padanya yang selalu marah-marah dan mengomel saat bersamanya. Tapi saat bersama gadis itu, Bong Pal selalu senyam-senyum dan ketawa kayak orang idiot.


Hyun Ji turun tangga dengan kesal. Dia berhenti di tengah tangga sambil menggerutu kesal, mengira kalau Bong Pal pasti senang karena tak bersamanya. Tapi saat dia berbalik, tiba-tiba dia oleng dan hampir saja terjatuh.

Untunglah tepat saat itu juga, Bong Pal datang menyelamatkannya. Mereka saling berpandangan intens sesaat sebelum akhirnya Bong Pal melepaskannya lalu mengajaknya pulang. Sementara Bong Pal biasa-biasa saja, Hyun Ji tampak agak canggung dan malu pada Bong Pal.

Saat mereka berjalan pulang, Hyun Ji dengan sengaja memprovokasi Bong Pal dengan berkata kalau Seo Yeon itu sepertinya lebih tertarik pada Hye Sung yang tampan, baik dan sangat populer... tidak seperti seseorang.


"Oh, itu Seo Yeon" kata Hyun Ji tiba-tiba.

Bong Pal sontak berbalik tapi mendapati tak ada siapapun, Hyun Ji cuma mengerjainya ternyata. Dia langsung kesal dan balas dendam "Ada sesuatu di sepatumu"

Hyun Ji langsung menunduk dan mendapati tak ada apapun. Dan Bong Pal langsung berseru "Kau membungkuk dengan baik"

"Dasar kekanak-kanakan! Nggak lucu, tahu!"


Chun Sang dan In Rang menghadang Seo Yeon dan memperkenalkan diri mereka sebagai teman baiknya Bong Pal. Mereka berusaha menarik simpati Seo Yeon dengan pura-pura memelas dan memberitahu Seo Yeon tentang nasib klub mereka yang mereka klaim sedang berada diambang kehancuran. Lalu menyodorkan formulir pendaftaran anggota.


Beberapa saat kemudian, mereka mengantarkan kepergian Seo Yeon dengan bungkukan dalam-dalam. Dan tampak jelas dari senyum mereka kalau mereka sudah berhasil.

Malam harinya, Bong Pal melihat Hyun Ji ketiduran ditengah-tengah pelajaran. Dia langsung membangunkan Hyun Ji, menarik Hyun Ji untuk menatap matanya dan menasehatinya untuk semangat belajar. Tapi menatap Bong Pal membuat Hyun Ji jadi malu dan canggung dan dia langsung cepat-cepat menunduk menghindari kontak mata dengan Bong Pal.


Bong Pal langsung serius mengajari Hyun Ji. Hyun Ji pura-pura menggangguk seolah mendengarkan padahal dia fokus menatap Bong Pal sambil senyam-senyum.


Sementara itu di klinik, Hye Sung melihat-lihat sebuah album foto. Tampak beberapa foto bayi dan sebuah foto keluarga. Err... itu kan foto keluarga Bong Pal? Kok dia bisa punya foto itu?


Setelah selesai belajar, Hyun Ji tiba-tiba muncul di kamar Bong Pal. Dia melihat foto keluarga Bong Pal dan mengomentari ibunya Bong Pal yang sangat cantik, tapi kemudian dia memperhatikan ibunya Bong Pal memakai sepatu high heels putih. Sepatu high heels yang pernah ditemukannya waktu itu. Sekarang Hyun Ji mengerti kenapa waktu itu Bong Pal marah-marah, karena sepatu itu adalah milik ibunya.

"Maaf. Aku tidak tahu kalau sepatu itu milik ibumu"


Sementara Bong Pal tidur, Hye Sung sedang melihat gedung apartemennya Bong Pal.


Sementara itu di sebuah apartemen, seorang pria terbangun tengah malam karena mendengar suara tawa anak kecil yang cukup keras dari kamar apartemen atas. Kesal, pria itu langsung keluar untuk melabrak si pemilik suara. Saat dia menggedor-gedor pintu apartemen itu, pintunya tiba-tiba membuka sendiri.

Dia tidak curiga dan langsung masuk, tapi dia malah heran karena rumah itu ternyata gelap dan kosong. Pintu tiba-tiba munutup dengan sendirinya. Perlahan, pria itu masuk makin dalam. Tapi yang dia temukan malah membuatnya shock ketakutan, seorang hantu anak kecil tampak meringkuk di bawah meja. Pria itu pun langsung kabur.

Bersambung ke part 2

1 comments:

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon