Powered by Blogger.


Chun Sang dan In Rang mendatangi rumah Bong Pal dengan membawa mobil bekas. Bong Pal dan Hyun Ji hanya bisa geleng-geleng melihat mobil itu.  Dalam perjalanan, Hyun Ji mengeluh kepanasan apalagi mobilnya tidak ada AC. Bong Pal dengan manisnya membukakan jendela mobil untuk Hyun Ji.


Chun Sang memberitahu bahwa mereka tidak jadi ke gym karena mereka mendapat tawaran mendesak di tempat lain. Para penghuni apartemen mengatakan bahwa mereka selalu mendengar suara teriakan anak kecil dan suara gedebukan seperti suara orang berlari setiap malam.

Saat salah seorang penghuni apartemen mendatangi rumah itu, dia malah mendapati apartemen itu ternyata kosong. Dan ternyata apartemen itu memang kosong sejak setahun yang lalu, mereka pindah kesana gara-gara iklan sewa murah dan tidak tahu kalau di sana ada hantunya. Ketua perkumpulan apartemen jadi cemas dan berjanji akan membayar 5 juta won pada mereka untuk membasmi hantu itu.


Sesampainya di apartemen itu, mereka berpisah. Chun Sang dan In Rang pergi menemui ketua perkumpulan apartemen untuk mendikusikan masalah kontrak. Bong Pal ingin langsung naik ke TKP, tapi Hyun Ji melihat ada taman bermain didekat apartemen dan langsung mengajak Bong Pal main dulu.

Bong Pal menolak, tapi Hyun Ji tidak peduli dan langsung pergi ke taman bermain itu. Bong Pal akhirnya menyusulnya. Tapi saat Hyun Ji mengajaknya bermain, Bong Pal menolak dan berkata kalau dia tidak menyukai mainan anak-anak ini.

"Kau memang tidak suka banyak hal"sindir Hyun Ji


Sesaat Bong Pal tampak menatap taman bermain itu dengan sedih. Tapi tiba-tiba dia melihat sesuatu yang menarik perhatiannya. Seorang wanita yang penampilannya tampak lusuh, sedang duduk dengan gelisah dan ketakutan. Pak satpam mendatanginya dan langsung mengomel kesal meminta wanita itu untuk tidak datang lagi kemari.

Seorang nenek datang tak lama kemudian untuk menjemput wanita itu. Pak satpam terus mengomel meminta nenek untuk cepat-cepat membawa wanita itu pergi untuk tidak membuat para penghuni apartemen bergosip. Apalagi gara-gara cerita hantu itu, nilai pasar tempat ini jadi menurun.


Sementara itu, Myung Chul mendatangi seorang dukun untuk dibuatkan sebuah jimat kuat yang bisa mengusir hantu. Si dukun langsung menggerutu heran, buat apa Myung Chul membawa golok itu kalau dia masih perlu datang kemari minta dibuatkan jimat. Dia tak menyangka ternyata Myung Chul memang tidak berguna.

Tapi si dukun tetap membuatkan jimat pesanannya sambil membahas tentang hantu yang ada di penginapan. Dia sudah dengar tentang Myung Chul yang lari terbirit-birit saat melihat hantunya dan dia meminta In Heok untuk menangani masalah hantu itu. Tapi dia dengar kalau hantu itu tidak ditangani oleh In Heok, melainkan seseorang yang sangat hebat. Kalau tidak salah orang itu bernama Master Bong Pal.

Myung Chul langsung kaget "Master Bong Pal? Park Bong Pal?!"

"Sepertinya. Kenapa? Kau mengenalnya?"

"Park Bong Pal, dasar bocah itu!"


Malam tiba, Bong Pal dan Hyun Ji pun mulai menjalankan misi mereka. Dengan berbekal senter, Bong Pal mencari keberadaan hantu itu. Di sebuah kamar, dia melihat banyak coretan gambar dan tulisan anak kecil. Gambar itu menggambarkan sebuah kejadian seorang ayah yang tampak kejam yang membenci dan menyiksa anaknya.


Tiba-tiba dia mendengar suara-suara aneh dari dalam lemari. Perlahan Bong Pal mendekat dan BOO!... Hyun Ji tiba-tiba muncul mengagetkannya. Bong Pal kesal dan langsung menutup lemari itu lagi.

"Aku menakutimu, yah?" goda Hyun Ji

"Jangan bercanda di tempat kerja!" omel Bong Pal

"Kau nggak asyik, ah!"


Tapi tiba-tiba mereka mendengar suara tawa anak kecil dari dalam lemari tadi. Bong Pal membuka pintu itu kembali dan langsung shock mendapati hantu anak kecil sedang menatapnya lalu menghilang.


Bong Pal dan Hyun Ji langsung keluar mencari hantu anak itu. Bong Pal melihat anak itu berlari turun ke lantai bawah. Mereka pun cepat-cepat mengejarnya hingga akhirnya berhasil menghadang hantu bocah itu. Bong Pal langsung memintanya untuk berhenti main-main dan pergi ke alam baka agar tidak mengganggu para penghuni di sini.

Tapi tiba-tiba Bong Pal melihat sesuatu yang membuatnya shock, leher hantu bocah itu tampak lebam melingkar. Tapi hantu bocah itu tiba-tiba menggigit tangan Bong Pal lalu melarikan diri dan menghilang.


Tiba-tiba Hyun Ji melihat asap hitam muncul dari lorong sebelah. Perlahan mereka mendekati lorong itu. Begitu mendekat, Bong Pal langsung melayangkan tinju kuatnya... yang langsung ditangkap oleh Chun Sang dengan cekatan. Tapi karena tinjunya Bong Pal sangat kuat, Chun Sang jadi kesakitan. Gagal menangkap hantu malam ini, mereka pun pulang.


Tapi sebelum berpisah, Chun Sang dan In Rang dengan gaya lebai mereka, memberikan dua buah hadiah untuk Bong Pal. Yang satu formulir pendaftaran kosong dan yang satu formulir pendaftarannya Seo Yeon. Bong Pal dan Hyun Ji kaget, sementara Chun Sang dan In Rang cengar-cengir.


Beberapa saat kemudian, Hyun Ji menggerutui sikap Bong Pal yang tiba-tiba memutuskan untuk bergabung dalam klub mereka hanya gara-gara ada Seo Yeon. Chun Sang dan In Rang pun ketawa senang, akhirnya misi mereka sukses.


Sementara Hyun Ji menonton acara komedi, Bong Pal gelisah di kamarnya, memikirkan lebam melingkar di leher hantu bocah itu. Bong Pal langsung membrowsing informasi apartemen itu dan setelahnya, dia langsung kembali ke sana dengan taksi. Hyun Ji penasaran kenapa dia mau kembali ke sana sekarang, tapi Bong Pal tak menjawabnya.


Sementara itu di apartemen, hantu bocah itu tampak sedang menyembunyikan dirinya dengan ketakutan mendengarkan suara desisan mengerikan yang sepertinya berasal dari hantu lain. Dia semakin meringkuk makin dalam ke pojokan menyembunyikan dirinya dari hantu pria dewasa yang tampak berjalan sempoyongan dengan darah mengalir dari lehernya dan membawa segerombol kunci.


Sesampainya kembali ke apartemen itu, Bong Pal melihat wanita tadi siang duduk kembali di taman bermain. Kali ini dia menyadari kalau wanita itu duduk menghadap apartemen berhantu. Bong Pal memberitahu Hyun Ji bahwa anak itu berlari-lari bukan karena dia bermain-main. Dalam artikel berita yang Bong Pal baca di internet, ternyata hantu bocah itu disiksa dan dibunuh oleh ayah tirinya.

"Anak itu melarikan diri"

"Melarikan diri? Dari siapa?"


Hantu pria itu semakin mendekati tempat persembunyian hantu bocah itu... dan berjalan terus melewati persembunyian hantu bocah itu. Hyun Ji terus bertanya-tanya hantu bocah itu melarikan diri dari siapa. Bong Pal menjawab dari orang yang membunuhnya, ayah tirinya. Tapi saat hantu bocah itu mengira kalau dia sudah aman, hantu ayah tiri itu tiba-tiba muncul.

Flashback,



Suatu malam, si ayah tiri ketiduran di sofa setelah menenggak beberapa botol soju. Anak itu mengintip takut-takut dari dalam kamarnya. Setelah yakin kalau si ayah tiri sudah tidur pulas, dia keluar untuk menyalakan TV dan menonton film kartun.

Tapi si ayah tiri tiba-tiba menjambaknya lalu menyeretnya ke kamar dan menyiksanya dengan sangat kejam. Suara siksaan itu bahkan terdengar oleh para penghuni apartemen yang lain yang memutuskan kalau mereka sebaiknya memanggil polisi.


Begitu penyiksaan itu selesai, anak itu tampak tergeletak di lantai lalu si ayah tiri mengunci kamarnya. Sang ibu adalah wanita yang termenung sedih di taman bermain. Dia datang tepat saat itu juga dan langsung menjerit pilu mendapati sang anak telah meninggal dunia.

Flashback end,


Bong Pal dan Hyun Ji baru saja naik saat tiba-tiba mereka mendengar suara teriakan ketakutan hantu bocah yang sedang diseret oleh hantu ayah tiri. Mereka langsung lari ke apartemen itu tapi mereka terlambat dan pintunya tertutup saat mereka baru tiba.


Hantu bocah itu berusaha menghindar dari hantu ayah tiri dengan merangkak ke bawah meja. Hantu ayah tiri langsung mengeluarkan sabuknya lalu melecutkannya pada anak itu. Tapi karena cambukkannya terhalang meja, hantu ayah tiri langsung menyeret anak itu keluar.


Tepat saat dia hendak mencambuk anak itu, Bong Pal datang dan langsung menghajar hantu ayah tiri. Tapi saat Bong Pal lengah, si hantu ayah tiri langsung mencambuknya, mencekiknya dengan sabuk dan menghantamkan kepala Bong Pal ke meja. Dia hendak menghajar Bong Pal dengan kayu tapi Hyun Ji muncul saat itu juga, menyelamatkan Bong Pal dan menghajar hantu ayah tiri.


Mereka berkelahi cukup sengit tapi pada akhirnya Hyun Ji kalah kuat. Si hantu ayah tiri hendak memukulnya, tapi Bong Pal mencegahnya dan membantingnya. Hyun Ji cepat-cepat memeluk hantu bocah yang sedang ketakutan itu. Si hantu ayah tiri marah. Melalui ingatannya, kita melihat bagaimana dia terbunuh.

Flashback,


Setelah mengetahui anaknya mati, sang ibu langsung memukul si ayah tiri. Si ayah tiri langsung menghajarnya tapi sang ibu langsung mendorongnya sampai si ayah tiri terjatuh menimpah lemari kaca sampai kacanya pecah. Tak sengaja pecahan kacanya menusuk leher si ayah tiri sampai akhirnya dia mati.

Flashback end,



Hantu ayah tiri menghantam kursi pada Bong Pal. Bong Pal cepat bangkit dan langsung menghajar hantu ayah tiri berkali-kali dengan penuh amarah, teringat bagaimana dia kehilangan ibunya karena hantu. Dia terus menghajar hantu itu berulang kali hingga akhirnya dia menghilang. Sementara Hyun Ji hanya bisa tercengang melihat kemarahan Bong Pal yang begitu besar.


Setelah itu, mereka mengantarkan hantu bocah itu ke taman bermain tempat sang ibu selalu menunggunya. Hantu bocah itu langsung berlari ke pelukan ibunya. Ibu menangis dan meminta maaf berulang kali atas ketidakberdayaannya melindungi anaknya.



Mereka saling berpelukan penuh haru sementara sang ibu terus meminta maaf. Hantu bocah itu menoleh pada mereka berdua dan tersenyum. Melihat mereka membuat Bong Pal berkaca-kaca teringat akan masa kecilnya sepeninggal sang ibu.

Flashback,


Suatu hari, Bong Pal kecil termenung seorang diri di taman bermain. Saat hantu sang ibu datang, Bong Pal kecil langsung menangis. Hantu sang ibu langsung memeluknya dan meminta maaf penuh penyesalan karena harus meninggalkan Bong Pal.


Bong Pal kecil berusaha memohon pada ibunya untuk tidak pergi tapi sang ibu melayang ke langit dan mereka pun terpisah.

Flashback end,


Sang ibu terus menangis dan meminta maaf berulang kali. Hantu bocah itu pun akhirnya bisa tenang dan pergi.



Tidak tahan lagi, Bong Pal langsung pergi. Hyun Ji bingung melihat reaksinya dan cepat-cepat pergi menyusulnya. Dia membuntuti Bong Pal dalam diam sementara Bong Pal terus berjalan dengan kepala tertunduk sedih. Hyun Ji mencoba memanggilnya tapi Bong Pal tidak mendengarnya.


Di tengah jalan, tak sengaja mereka bertemu dengan Myung Chul yang baru saja menghabiskan beberapa botol soju. Hyun Ji duduk di meja sebelah sementara Myung Chul menuang soju untuk Bong Pal dan mengkonfrontasi pekerjaan yang Bong Pal lakukan. Bong Pal berusaha menyangkalnya tapi Myung Chul mengaku kalau dia sudah mengetahui semuanya.

"Kalau kau melakukan itu, bagaimana bisa aku menghadapi almarhum ibumu kalau aku mati nanti?"

"Kenapa mengungkit-ungkit ibu?"

Myung Chul langsung mendesah penuh penyesal, menyesal karena telah melakukan hal itu dulu "Kalau saja aku tidak melakukan kesalahan itu"

"Jangan khawatir. Apa yang kau khawatirkan tidak akan terjadi. Dan aku tidak menyalahkanmu, aku bersyukur kau menyelamatkanku"


Hyun Ji terus mengawasi Bong Pal bahkan setelah Bong Pal tidur. Tiba-tiba dia melihat Bong Pal berkeringat dingin karena mimpi buruk. Mimpi saat dia masih kecil, dia berusaha mendekat pada teman-temannya di taman bermain. Tapi mereka menolak dekat-dekat dengannya dan dengan kasar menuduh Bong Pal itu hantu.


Mereka bahkan mengusirnya dengan melempar pasir padanya. Bong Pal kecil berusaha membela diri bahwa dia bukan hantu, tapi kemudian dia menunjuk ke sebelah, tempat dia melihat hantu-hantu anak-anak kecil sedang bermain-main. Anak-anak itu melihat ayunan bergerak-gerak sendiri dan sontak saja mereka langsung melarikan diri ke pelukan ibu-ibu mereka dan meninggalkan Bong Pal.


Dalam ingatannya yang lain, Bong Pal meringkuk ketakutan seorang diri di rumah saat tiba-tiba saja lampu berkedip-kedip dan 3 sosok hantu menakutkan muncul di jendela rumahnya. Bong Pal semakin ketakutan dan menangis makin keras dan berusaha memohon ampun pada ketiga hantu seram itu.


Bong Pal menggumam tak tenang dalam tidurnya, meminta hantu untuk tidak dekat-dekat dengannya dan setetes air mata mengalir di wajahnya. Hyun Ji berusaha menenangkannya dengan menutupi matanya.

Bersambung ke episode 6 di blognya Puji...

4 comments

Seru cerita y makasih end di tunggu kelanjutan cerita y.

lope lope lahhh sama drama ini daebakkkk
d.tunggu k.lanjutan.e
#fighting

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon