Powered by Blogger.


Tak suka melihat Hye Ji merendah di hadapan Ha Won, Ji Woon langsung menghinanya dengan menabur beberapa lembar uang di hadapan Ha Won sementara Ha Won hanya bisa diam dengan sedih. Hyun Min dengan santainya mengambil selembar dan memprotes sikap Ji Woon "Han Ji Woon, berani sekali kau menghina wanitaku"


Dia semakin menghina Ji Woon dengan memasukkan selembar uang itu kedalam jaketnya Ji Woon. Kesal, Ji Woon langsung bergerak untuk menyerang Hyun Min tapi Hye Ji cepat-cepat menghentikan mereka lalu pergi. Ji Woon pun cepat-cepat pergi menyusul Hye Ji.



Tak terima dengan hinaan Ji Woon, Ha Won mengejar Ji Woon dengan membawa uang-uang itu dan mengingatkan Ji Woon bahwa walaupun orang-orang seperti mereka bisa dengan mudahnya membuang uang sebanyak tapi ada lebih banyak orang yang tidak bisa. Ji Woon berusaha mengacuhkannya.

Dan saat Ha Woon masih saja menghalanginya, Ji Woon langsung mendorong Ha Won ke tembok "Aku tidak peduli dengan apapun yang kau katakan, jadi menyingkirlah. Dengan kata lain, menjauhlah dari Kang Hyun Min kalau kau tidak mau melihat segalanya menjadi buruk"


Dia hendak pergi, tapi kali ini giliran Ha Won yang mendorongnya ke tembok "Namamu Kang Ji Woon, kan? Berhentilah mengoceh tentang hal-hal yang tidak kau ketahui. Ini adalah peringatan terakhirku. Kalau kau berani menyentuhku lagi, maka saat itu akan menjadi hari kematianmu"


Tanpa mengucap apapun lagi, Ji Woon melepaskan cengkeraman tangan Ha Woon dari bajunya lalu pergi mencari Hye Ji dan mendapatinya sedang duduk menangis di depan motornya. Hye Ji cepat-cepat menghapus air matanya saat menyadari kedatangan Ji Woon dan Ji Woon pun langsung memakaikan helm untuknya.


Hyun Min keluar mengejar Ha Won dan bertanya cemas apakah Ha Won marah padanya. Ha Won bertanya balik, apakah Hyun Min pikir dia adalah orang yang gampang dimanfaatkan. Hyun Min hendak menjelaskan, tapi Ha Won langsung mengembalikan semua uangnya dan semua barang-barang yang dipakainya kecuali gaun dan sepatunya.


Dia lalu pergi tapi baru beberapa langkah, kakinya kecekluk. Ha Won langsung melepas sebelah sepatunya lalu melemparnya ke Hyun Min dan membuang yang sebelahnya lagi, dan akhirnya dia pergi sambil nyeker. Hyun Min mengambil sebelah sepatu di hadapannya itu dan bergumam... "Sepertinya kekuatan sihirnya sudah hilang"


Tepat saat itu, Ji Woon lewat dengan membonceng Hye Ji. Sekilas, Ji Woon melirik Ha Won. Sementara Ha Won berusaha untuk tetap tabah melangkahkan kakinya yang tak beralas kaki, melewati poster bergambar sepatu yang bertuliskan 'Kau harus mengambil langkah pertama untuk memulai semua petualangan'


Hye Ji terus melamun sampai tidak sadar kalau mereka sudah sampai di rumahnya, Ji Woon sampai harus mengetuk helmnya untuk menyadarkannya lalu bertanya apakah Hye Ji menyukai Hyun Min sebesar itu walaupun Hyun Min tidak akan meliriknya sedikitpun. Tapi Hye Ji dengan penuh tekad menyatakan kalau dia pasti akan membuat Hyun Min meliriknya.


Ji Woon hanya menangapinya dengan anggukan kepala. Tapi begitu pulang, dia menatap bayangannya di kaca dengan sedih.


Di mansion mewah mereka, Hyun Min baru saja selesai mandi dan mendapati Yoon Sung sedang menunggunya dan langsung menuntut, apa yang sebenarnya Hyun Min lakukan di pesta penikahan tadi. Hyun Min mengklaim kalau dia cuma memberi hadiah untuk kakeknya, memangnya apa salahnya.

"Sebagai gantinya, dia juga menyiapkan hadiah untukmu" ujar Yoon Sung sambil memperlihatkan foto seorang wanita muda. Yoon Sung menjelaskan bahwa wanita muda ini adalah tunangan Hyun Min yang asli, dia adalah cucu Ketua K Group. Hyun Min shock, apa maksudnya dia dijodohkan.

Yoon Sung dengan santainya memberitahu Hyun Min bahwa dia harus bertemu wanita ini besok dan pastikan Hyun Min bersikap baik padanya, karena kesan pertama itu sangat penting. Saat Hyun Min berusaha mengacuhkan perintah ini, Yoon Sung langsung mengancam "Sebaiknya kau pergi (ke acara perjodohan itu) jika kau masih ingin menjadi pewaris Haneul Group"


Si pengantin baru sedang bahagia. Setelah 5 kali menikah, dia merasa pernikahannya yang sekarang adalah penikahannya yang terbaik, ditambah lagi dengan adanya tontonan asyik. Dan tontonan asyik yang dimaksud CEO Kang adalah saat Ha Won menaklukkan Hyun Min dan membuatnya bertekuk lutut di hadapannya, dan juga saat Ha Won mengingatkan Ji Woon bahwa tidak semua orang mampu membuang-buang uang seperti mereka.

"Gadis itu bukan gadis biasa" ujar CEO Kang lalu menyuruh Yoon Sung untuk menyelidiki gadis yang datang ke pernikahannya kemarin.


Di rumahnya, Ha Won sedang mencuci piring saat ibu tirinya datang dan langsung menggerutu kesal karena dia ingin sarapan. Ha Won meminta maaf karena dia bangun agak telat tadi, tapi dia janji akan cepat-cepat menyelesaikannya. Setelah selesai mencuci piring, Ha Won dengan agak ragu menghampiri Soo Kyung dan berkata bahwa dia ingin meminta bantuan Soo Kyung.

Sambil mendesah kesal, Soo Kyung langsung menolak mentah-mentah dan beranjak pergi. Tapi Ha Won mencegahnya dan berusaha meminta Soo Kyung untuk mendengarkannya dulu.

"Bisakah kau meminjamiku uang untuk membayar biaya masuk semester pertama kuliahku? Aku janji akan bekerja sangat keras agar bisa membayarmu kembali"

Soo Kyung tak percaya mendengar permintaannya, berani sekali Ha Won meminta uang jatah untuk kuliah Yoo Na. Apa Ha Won bermaksud agar dia bisa masuk kuliah sendirian sementara Yoo Na tidak.

Ha Won hendak menjelaskan maksudnya tidak seperti itu, tapi Soo Kyung dengan kesalnya menyindir Ha Won yang sebelumnya begitu sok berkata punya banyak uang dan sekarang dia malah meminta jatah uang kuliah Yoo Na. Dari kamarnya, Yoo Na menggerutu kesal mendengar teriakan ibunya. Soo Kyung dengan kesal menyuruh Ha Won pergi sekarang juga.


Berita tentang gadis misterius tunangan Hyun Min, menjadi hot issue dan viral di berbagai media dan mereka menyebutkan 'Gadis Jackpot Nasional'. Semua orang menggosipkannya dan bertanya-tanya siapakah gadis misterius itu. Soo Kyung dan Yoo Na menonton berita gosip itu di TV. Walaupun foto gadis itu tak jelas, tapi Soo Kyung merasa gadis itu seperti Ha Won. Yoo Na tak percaya, mana mungkin tunangan Hyun Min itu Ha Won.

Saat itu, Soo Kyung ditelepon suaminya. Soo Kyung langsung bersikap sok mesra dan berbohong mengatakan Yoo Na dan Ha Won sangat amat dekat dan sekarang sedang pergi ke sekolah bersama. Tapi kemudian dia mulai cemas saat suaminya berkata kalau dia akan pulang besok.


Di mini market, Ha Won berusaha membujuk bosnya untuk memberinya uang gaji bulan depan lebih cepat. Dan sebagai gantinya, dia janji akan bekerja lebih rajin lagi. Tapi si bos langsung menolak mentah-mentah bahkan terus menerus menggerutui permintaan Ha Won yang tak masuk akal itu.


Di tempat lain, Yoon Sung memutar rekaman tentang kegiatan Ha Won dan melaporkan penyelidikannya tentang Ha Won yang bekerja paruh waktu di 10 tempat. Walaupun di keluarganya dia bukan tulang punggung utama keluarga, tapi dia harus berjuang seorang diri demi dirinya sendiri. Ibunya meninggal dunia saat dia masih muda, ayahnya menikah lagi dan sekarang dia tinggal bersama ibu dan saudara tiri yang seumuran dengannya.

Ayahnya adalah supir truk. Dan karena pekerjaannya itu, dia jadi sering bekerja di luar kota dan jarang pulang. Keluarga mereka tampaknya kurang mampu dan hanya mampu mengkuliahkan salah satu dari kedua putri mereka. Karena itulah Ha Won harus berjuang sendirian demi membiayai biaya kuliahnya.

"Pantas saja dia terlihat jauh lebih dewasa daripada umurnya" gumam CEO Kang. Beliau merasa mungkin Ha Won yang usianya tak jauh beda dengan cucu-cucunya akan lebih baik dalam menangani cucu-cucunya itu .


Ha Won ternyata sudah menggunakan semua tabungannya untuk membayar biaya penyimpanan abu ibunya. Dia mendesah sedih melihat sisa tabungannya yang cuma tinggal 800 won, tapi dia berusaha untuk tetap tabah dan menyemangati dirinya sendiri bahwa dia pasti bisa kuliah tahun depan. Dia pasti bisa mengumpulkan 4 juta dengan cepat jika dia bekerja keras selama satu tahun.

"Tidak, aku harus menghasilkan lebih banyak uang. Dengan begitu, ibu akan bisa tenang"


Dia lalu mengambil hapenya. Tapi saat dia hendak membuka lockscreennya, dia baru sadar kalau hape itu bukan miliknya. Apa mungkin hape ini tertukar di hotel? tanyanya pada dirinya sendiri.


Saat dia hendak pergi, Yoon Sung tiba-tiba menghadangnya dan memberitahunya bahwa ada seseorang yang ingin bertemu Ha Won. Dia lalu membawa Ha Won menemui CEO Kang. Ha Won langsung menyapa dan membungkuk dalam-dalam, tapi CEO Kang dengan nakalnya menggoda Ha Won... "Ada sesuatu di bajunya"

Ha Won sontak menunduk dan CEO Kang dengan santainya berkata "Kau membungkuk dengan baik. Rasanya menyenangkan disapa dengan 2 kali bungkukan"

Ha Won tertawa "Kakek, selera humor kakek keren"


Ha Won meminta maaf atas kejadian di pernikahan CEO Kang waktu itu, CEO Kang meyakinkannya untuk tidak memikirkan masalah itu. Kalau begitu kenapa CEO Kang ingin bertemu dengannya? tanya Ha Won.

CEO Kang mengeluarkan sebuah buku yang pernah dibaca Ha Won dan mengaku kalau dia mengetahui Ha Won membaca buku itu karena dia memata-matai Ha Won. Ini adalah pertama kalinya CEO Kang bertemu dengan seseorang yang masih muda tapi selera bacaannya sama dengannya.

"Ibuku bilang bahwa menerapkan ajaran Sun Tzu maka aku akan sukses"

"Menarik sekali. Apakah kau mau meminjamiku beberapa kebijaksaanku itu?"


Ha Won tak mengerti maksudnya. Yoon Sung pun menjelaskan. Pertama dia menjelaskan tentang mansion mewah yang bernama Sky House ini, tempat ini didesign berdasarkan alam dan merupakan salah satu dari 100 arsitektur modern paling top di seluruh dunia. Tempat ini sangat amat aman dan tidak ada orang luar yang bisa masuk ke tempat ini. Sembari menjelaskan, dia juga memutar rekaman video yang memperlihatkan seluk beluk rumah ini.

"Daebak, siapa yang tinggal di sini?"

"Cucu-cucu CEO Kang tinggal di sini"


Kang Hyun Min adalah cucu tertua CEO Kang dan dia adalah orang yang suka menyebar banyak cinta pada banyak orang. Dengan kata lain, dia adalah playboy kelas kakap, kata CEO Kang.


Lalu cucu kedua CEO Kang adalah Kang Ji Woon, dia adalah orang yang suka menantang batas dan tidak mudah dijinakkan. Atau menurut pendapat CEO Kang, Ji Woon itu preman.


Lalu cucu maknae CEO Kang adalah Kang Seo Woo, dia adalah seorang penyanyi, pencipta lagu. Tapi menurut CEO Kang, Seo Woo itu anak tak berguna. Ha Won tersenyum geli mendengar pendapat CEO Kang tentang ketiga cucunya.


Ketiga pria ini adalah saudara sepupu yang tinggal di Sky House ini sejak tahun lalu. Dan karena ketiga kunyuk itulah CEO Kang ingin mengajukan permintaan pada Ha Won... "Ubahlah cucu-cucuku menjadi manusia yang benar"

Ha Won tak mengerti maksudnya bagaimana, apa dia harus mengajari cucu-cucunya CEO Kang tentang tata krama atau apa. CEO Kang membenarkannya. Ha Won tak menyangka, dia kira anak-anak orang kaya itu memang sengaja tidak diajari sopan santun untuk mencegah mereka tumbuh menjadi orang baik dan mendonasikan semua uang mereka. Jadi dia pikir kalau anak-anak orang kaya itu tumbuh menjadi orang yang berkepribadian buruk yang hanya peduli pada uang.

"Benarkah? Kalau begitu, maukah kau mengubah kepribadian para kunyuk itu untukku? Aku sudah merencanakan program untuk mereformasi mereka dan yang harus kau lakukan adalah menjalankan misi yang kuberikan padamu, selama 3 bulan"

Jika Ha Won mau melakukannya maka dia berjanji akan membiayai biaya kuliahnya, dia bahkan akan mengirimkan Ha Won kuliah ke luar negeri dan memberikan apapun yang Ha Won minta. Jelas itu adalah penawaran yang sangat menarik, Ha Won pun tampak goyah sesaat. Tapi dia cepat sadar diri dan meminta maaf karena dia merasa tak berhak untuk mengambil pekerjaan seperti ini.


Dia hendak beranjak pergi, tapi CEO Kang menyebutkan sebuah kutipan yang dia ambil dari buku ajaran Sun Tzu itu "Rampaslah rumah yang terbakar. Dengan kata lain, kau harus memanfaatkan setiap kesempatan sebaik mungkin. Apa kau tidak merasa ini kesempatan yang baik?"

"Bab 3, bagian 14: meminjam mayat untuk membangkitkan roh. (Artinya) kita harus menghindari kesempatan yang tampak tak ada harapan. Dan sejujurnya, ini memang kelihatan seperti tak ada harapan"

"Bab 3, bagian 18. Kalahkan musuh dengan menangkap pemimpin mereka. Kau tidak akan tahu hasil perang sampai perang itu berakhir. Kau harus melihat sendiri apakah ini adalah percobaan yang tak ada harapan ataukan kesempatan sekali seumur hidup"

"Bab 6, bagian 36. Jika semuanya gagal maka mundurlah. Saya rasa itu adalah ajaran terbaik yang sangat cocok dengan situasi saya sekarang ini" Ha Won pun langsung pamit pergi.


Hyun Min pergi ke pertemuan perjodohan di restoran dan langsung melancarkan jurus playboy-nya. Wanita itu langsung mengomentari ke-playboy-annya Hyun Min lalu bertanya tentang rumor yang mengatakan bahwa Hyun Min membawa gadis ke pernikahan kakeknya. Hyun Min mengkonfirmasi bahwa itu bukan sekedar rumor, sepertinya dia tidak melakukan penyelidikan dulu sebelum datang kemari.

Wanita itu mengaku bahwa dia sudah menyelidiki Hyun Min, hanya saja dia tidak menyangka akan melihat kepribadian Hyun Min yang sangat terkenal itu di tempat ini, ataukah ini cuma sebuah strategi. Hyun Min menyangkalnya, kenapa juga dia melakukan stategi hanya demi bertemu seorang wanita.

Bagaimana kalau mereka bersenang-senang berdua saja hari ini, usul Hyun Min. Tapi wanita itu menolak dengan alasan bahwa dia datang kemari karena diberitahu kalau dia akan bertemu dengan partner bisnis. Tepat saat itu juga, dia melihat Hye Ji masuk sambil sibuk membaca uku.


Dan saat wanita itu mengusulkan agar mereka mulai membuat kesepakatan, Hyun Min langsung langsung menghentikan langkah Hye Ji lalu menarik Hye Ji kedalam pelukannya, Hye Ji kaget sampai tak bisa berkata-kata. Dia berpura-pura seolah dia sudah menunggu Hye Ji sedari tadi, lalu mencium Hye Ji mesra. Wanita itu kesal dan langsung pergi.


Begitu wanita itu pergi, Hyun Min langsung melepaskan pelukannya, meminta maaf lalu pergi. Hye Ji langsung mengejarnya dan menuntut penjelasan dan mengomeli Hyun Min untuk tidak sembarangan memanfaatkan orang sesuka hatinya. Hyun Min dengan entengnya mengingatkan kalau dia sudah meminta maaf.

"Bagimu aku ini apa?"

"Seseorang yang dulu pernah menjadi temanku, saat aku masih muda?"

Hmm... dari percakapan mereka, tampaknya terjadi sesuatu 10 tahun yang lalu, entah apa, yang membuat Hyun Min berubah. Tapi Hye Ji yakin bahwa dibalik perubahan dirinya yang sekarang, masih ada secuil diri Hyun Min 10 tahun yang lalu yang terkubur jauh di dalam dirinya.


Setelah Hye Ji pergi, seorang pegawai hotel datang memberikan sebuah seragam sekolah yang Hyun Min tinggalkan kemarin. Hyun Min hendak menyangkalnya sampai saat dia melihat label nama Ha Won di seragam itu. Hyun Min pun pergi dengan membawa seragam itu, tanpa menyadari seorang paparazi yang tengah memotretnya.


Tepat setelah dia pergi, Ha Won datang untuk mencari seragamnya. Dia berusaha meminta izin masuk kamar suite dan menjelaskan pada pegawai hotel tentang situasinya. Tapi setelah menilai penampilan Ha Won, si pegawai hotel tak mengizinkannya, tidak sembarang orang bisa check-in ke kamar suite.

Kemarin Ha Won bisa masuk berkat seorang tamu, tapi sekarang tidak karena dia yakin kalau Ha Won tak punya uang membayar kamar suite-nya dan tak punya seseorang yang bisa membayari kamar suite-nya.

Kebetulan Ji Woon lewat saat itu dan mendengar perdebatan mereka. Saat si pegawai hendak mengusir Ha Won, dia langsung menyela lalu mengajak Ha Won naik. Si pegawai pun hanya bisa diam.


Ha Won langsung menanyai petugas kebersihan hotel tentang seragamnya dan buket mawar putih dan hape seseorang yang tertukar. Tapi si petugas mengaku tak pernah melihat semua hal yang Ha Won sebutkan itu. Ha Won pun akhirnya pergi dengan tangan kosong, tapi dia merasa sangat berterima kasih pada Ji Woon dan berjanji akan membayar hutangnya kembali.


Tapi Ji Woon malah dengan sinisnya menyindir "Minta saja Kang Hyun Min untuk membelikanmu yang baru, bukankah karena itu kau kencan dengannya? Agar dia bisa membelikan segala hal yang kau minta?"

"Apa kau sudah selesai bicara?"

"Strategi yang biasanya digunakan oleh gadis sepertimu adalah berakting sok jual mahal tapi kemudian mengambil semua barang yang diberikan padamu, iya kan? Aku membiarkanmu waktu itu karena kau adalah wanita. Tapi, jangan pernah muncul di hadapanku lagi"

Kesal, Ha Won langsung memukul kepala Ji Woon. Dan bagaimana dengan pria seperti Ji Woon yang yang bersikap seolah dia adalah makhluk paling hebat dan memperlakukan wanita seperti sampah "Kau itu sangat brengs*k, tahu tidak?!"


Di coffee shop, Ha Won meminjam hape temannya untuk menghubungi hapenya yang ketuker dengan hapenya Seo Woo, tapi tak diangkat. Dia tak tahu kalau Seo Woo tidak mempedulikan hapenya karena dia sedang konser.


Rekan kerjanya Ha Won langsung heboh setelah mengetahui Ha Won adalah si 'Gadis Jackpot Nasional'. Lalu apakah sekarang Ha Won tinggal di Skay House. Tidak, Ha Won memutuskan untuk tidak pergi ke tempat itu.

Temannya langsung mengomelinya, apa Ha Won sudah gila. Sky House adalah rumah tempat tinggal Kang bersaudara yang merupakan salah satu dari sangat sedikit Royal Family di Korea. Kenapa Ha Won melewatkan kesempatan emas itu demi membuat kopi di tempat ini. Kenapa dia melewatkan kesempatan yang bisa mengubah hidupnya. Ha Won bersikeras kalau dia punya harga diri dan bertekad akan melindungi dirinya sendiri.


Tak lama kemudian, konser akhirnya selesai. Seo Woo masuk mobil dan mengecek hapenya, saat itulah dia baru sadar kalau itu bukan hapenya. Seo Woo memakai hape managernya untuk mencoba menghubungi hapenya, tapi tak diangkat. Seo Woo langsung cemas karena didalam hapenya ada banyak lirik lagu dan demo.

Dia tidak tahu kalau hapenya tidak bisa dihubungi karena saat itu hapenya yang ada di tangan Ha Won, mati. Ha Won pun sama stresnya, takut kalau hapenya akan hilang.


Di rumah, Yoo Na memulai siaran web TV-nya, ternyata dia host kecantikan di program acaranya sendiri. Dalam acaranya kali ini, dia memperkenalkan kedatangan tamu dua orang wartawan dan kameramen sebuah TV Show.

Tapi tampaknya wartawan itu tidak terlalu tertarik padanya, karena fokus perhatian mereka adalah mencari gadis misterius tunangannya Hyun Min yang jelas tampak tak mirip dengan Yoo Na.


Tepat saat itu juga, Ha Won pulang. Begitu melihat Ha Won, wartawan itu langsung keluar meninggalkan Yoo Na untuk bertanya apakah Ha Won adalah si Gadis Jackpot Nasional. Yoo Na dan ibunya langsung protes, kenapa mereka malah merekam Ha Won.

"Dia tunangannya Kang Hyun Min" jawab si wartawan.


Yoo Na dan Soo Kyung shock lalu cepat-cepat mengusir si wartawan itu. Begitu kedua orang itu keluar, Yoo Na dan Soo Kyung langsung melabrak Ha Won dan menuntut penjelasan, bagaimana bisa dia jadi tunangannya Hyun Min dan bagaimana bisa dia datang ke pernikahan CEO Kang.

Ha Won tidak bisa memberikan detilnya, tapi dia berusaha menjelaskan bahwa dia pergi kesana karena keinginannya sendiri. Kesal, Yoo Na langsung menyindir Ha Won dan menuduhnya merayu cowok kaya agar dia bisa keluar dari hidupnya yang menyedihkan ini. Ha Won terus berusaha menjelaskan bahwa dia dan Hyun Min tidak punya hubungan apapun, dia juga tidak pernah memanfaatkan seseorang demi mengubah hidupnya dan dia tidak pernah menjadi parasit bagi orang lain.


Mendengar itu, Yoo Na langsung mengusir Ha Won. Dia sendiri kan yang bilang kalau dia bukan parasit yang numpang hidup gratis dari orang lain, tapi nyatanya dia menjadi benalu yang menggantungkan hidup pada keluarganya.

"Tapi... kita kan keluarga?"

"Aku tidak pernah menganggapmu sebagai keluarga" Yoo Na langsung mendorongnya keluar dengan kesal dan Soo Kyung sama sekali tak menghentikannya walaupun mereka tahu kalau ayah akan pulang besok.

Bersambung ke part 2


7 comments

terimakasih sinopsisnya,, ditunggu part 2nya dan priview eps 3 😁

Sedih yakin baca y.di tunggu part 2 y ya gomawoo

Aaaaahhh.. kenapa g sekalian part 2-nya minsay...baper gantung :'( ditunggu ya sayang

salam kenal sebelumnya , aargh sangat membantu rasa penasaran ku terima kasih Sinopsisnya, aku justru penasaran karakternya ji woon .. ada kesedihan yang pengen diketahui, selama ini ilwo kalau main justru jadi cowok yang palyboy , cogan Kaya yg perfect .. skrng karakternya jauh dari biasanya .. suka binggo .. so far suka semua sama pemerannya .. dilanjut terus update nya

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon