Powered by Blogger.


Setelah membantu membawakan barang-barangnya Hyun Ji kedalam rumah, Hye Sung pun pamit. Ibu benar-benar suka dengan Hye Sung.



Hyun Ji melihat-lihat rumah itu dan bertanya-tanya di sinikah mereka tinggal sekarang. Ibu menyangkalnya, dia tinggal sementara di sini karena harus menjaga Hyun Ji. Sebentar lagi mereka harus segera berkemas dan kembali ke kampung halaman mereka, Ayahnya Hyun Ji sendirian di rumah. Hyun Ji memperhatikan barang-barang masih didalam kotak dan belum dikeluarkan sama sekali.

"Tentu saja. Bagaimana bisa aku aku membongkar barang-barang saat aku harus menjagamu. Lihatlah kamarmu, Ibu sudah membersihkannya untukmu"

Hyun Ji langsung berlari ke kamarnya dan terkejut mendapati berbagai macam hadiah di sana. Ada tas, sepatu-sepatu dan juga berbagai macam baju-baju cantik. Ibu datang dan memberitahu Hyun Ji bahwa dia dan Ayah selalu membelikan hadiah ultah untuk Hyun Ji setiap tahun.

"Aku selalu berdoa agar kau bangun dan memakai semua ini"

"Terima kasih, ibu"

"Aku lah yang lebih berterima kasih (karena Hyun Ji kembali)"


Ibu lalu keluar meninggalkan Hyun Ji yang mengagumi semua hadiah-hadiahnya itu. Hyun Ji lalu keluar untuk memeluk ibunya dan berterima kasih atas semua yang telah Ibu lakukan untuknya. Selama bertahun-tahun ini, Ibu pasti banyak mengalami kesulitan karenanya. Hyun Ji berjanji akan bersikap sangat baik pada Ibu mulai sekarang.

"Aku akan tekun belajar untuk bisa masuk universitas lalu mendapat pekerjaan agar aku bisa memberi ibu uang tunjangan"

"Kau tidak perlu melakukan itu. Yang penting jangan sakit, itu saja yang ibu inginkan"

Hyun Ji tidak mau. Dia bertekad akan melakukan apapun yang selama ini belum pernah bisa kulakukan, misalnya mencium Ibunya. Dia pun langsung mengecup pipi Ibunya dengan sayang.


Ibu dan anak itu bercanda tawa gembira tanpa menyadari Hye Sung yang masih belum pergi dan menatap mereka dari kejauhan.

"Sudah pasti kaulah yang memilikinya" gumam Hye Sung


Dalam flashback, kita melihat Hyun Ji ada di kuil itu saat Hye Sung datang. Dia tampak memeriksa tasnya dengan bingung sebelum akhirnya berlalu pergi, tepat bersisipan jalan dengan Hye Sung yang baru datang. (Hmm... mungkin Ayahnya Bong Pal sempat memasukkan benda yang dicari Hye Sung kedalam tasnya Hyun Ji)


Duo Detektif dimarahi atasan mereka karena mereka meminta izin untuk menginvestigasi ulang kasus kematian Ayahnya Hye Sung yang sudah lama ditutup. Detektif Yang mau menjelaskan, tapi atasan mereka tak mau dengar alasan apapun dan menolak tegas permintaan mereka.

Walaupun tak mengatakan apapun lagi, tapi Detektif Yang tetap bertekad untuk menginvestigasi kasus ini. Dia tidak bisa membiarkan kasus kematian Noh Hyun Joo dan Lee Min Soo begitu saja. Kematian Ayahnya Hye Sung juga aneh. Detektif Kim pesimis karena mereka bahkan tak punya petunjuk sedikitpun.

"Karena itulah kita harus menggali lebih dalam sampai kita menemukan petunjuk" ujar Detektif Yang keras kepala


Bong Pal termenung saat Hyun Ji mengsmsnya. Tapi Bong Pal memutuskan untuk mengacuhkannya. Hyun Ji kesal.


Keesokan harinya, Chun Sang makan sereal sebaskom sementara In Rang sibuk melakukan penelitian tentang kasus tabrak lari. Ternyata In Rang sudah melakukan itu sepanjang malam sampai membuat Chun Sang heran, daripada melakukan hal ini kenapa dia tidak menghabiskan waktunya untuk belajar saja.

"Hyung, apa kau tidak merasa kasihan pada Bong Pal dan Hyun Ji?"

"Tentu saja aku kasihan pada mereka. Tapi apa kau pikir semua orang akan membaca postinganmu walaupun kau menulisnya sepanjang hari?"

In Rang membela diri setidaknya ada yang dia lakukan, sementara Chun Sang apa? Apa yang sudah dia lakukan untuk membantu mereka? Chun Sang mengklaim kalau dia sudah punya rencana. Dan tepat saat itu juga, seorang pengantar barang datang membawakan paket untuk Chun Sang.


Dan isi paketan itu ternyata adalah spanduk besar mencari saksi kasus tabrak lari. Wah, sepertinya idenya ini jauh lebih jitu. Saksi mata kan biasanya orang-orang yang yang tinggal atau bekerja di area sekitar TKP, jadi Chun Sang mengklaim tidak ada gunanya posting di internet sepanjang hari. Saking terharunya, In Rang langsung memeluk Chun Sang erat-erat.


Di rumahnya, Hyun Ji mulai memakai kosmetiknya dan berdandan cantik. Sementara di kampus, Bong Pal bertemu dengan Chun Sang dan In Rang yang hendak pergi untuk memasang spanduk. Mereka bertanya apakah Hyun Ji sudah keluar dari rumah sakit, Bong Pal mengiyakannya tapi ingatan Hyun Ji masih belum kembali.

Hyun Ji datang ke kampus dan langsung jadi pusat perhatian. Dia melihat Bong Pal di tengah jalan dan langsung merapikan penampilannya sebelum menghampiri Bong Pal yang saat itu sedang berbincang dengan kedua sunbae-nya. In Rang langsung terpesona.


"Kenapa kau mengacuhkan smsku?" protes Hyun Ji

Kali ini Bong Pal bersikap agak dingin padanya dan berbohong mengatakan dia tidak melihat smsnya. Tapi kenapa Hyun Ji ada di sini? tanya Bong Pal. Hyun Ji memberitahunya kalau dia mau ikut kelasnya Hye Sung.

Karena Bong Pal juga mengambil kelas itu, dia mengajak Hyun Ji masuk bersamanya. Hyun Ji tak terlalu menyadari perubahan sikap Bong Pal padanya, tapi In Rang memperhatikannya. Dia jadi heran kenapa Bong Pal bersikap seperti itu pada Hyun Ji.

Walaupun tak ingat pada kedua sunbaenya Bong Pal dan merasa mereka itu jelek, tapi Hyun Ji merasa tidak terlalu asing dengan mereka. Bong Pal penasaran bagaimana Hyun Ji bisa mengenal Hye Sung, Hyun Ji memberitahunya bahwa dia dan Hye Sung bertemu di rumah sakit dan Hye Sung lah yang membantunya dalam sesi psikoterapi.


Mereka bertemu Hye Sung di depan kelas dan Hye Sung memuji penampilan baru Hyun Ji. Pura-pura tak tahu hubungan mereka, Hye Sung bertanya apakah Hyun Ji dan Bong Pal saling mengenal. Bong Pal hendak menjawab tapi keduluan Hyun Ji yang menjawab bahwa dia dan Bong Pal tidak seberapa dekat. Bong Pal diam saja tapi jawaban itu jelas sangat mengecewakannya.


Hyun Ji ingin duduk di dekat Bong Pal. Tapi tepat saat itu juga , Seo Yeon datang dan mendahuluinya duduk di sisi Bong Pal. Hyun Ji langsung kecewa. Saat Seo Yeon melihat Hyun Ji sedang memperhatikan mereka, dia langsung bertanya heran pada Bong Pal, siapa dia. Bong Pal memperkenalkannya sebagai anak baru.

Hyun Ji akhirnya duduk di meja sebelah mereka sambil menggerutu lirih "Anak baru? Bukankah dia bilang kalau aku pacarnya?!"

Seo Yeon melihat perban di lengan Bong Pal dan langsung cemas, apa yang terjadi pada lengannya. Bong Pal mengklaim kalau dia tidak apa-apa, cuma luka kecil saja kok. Hyun Ji melihatnya dan langsung merasa bersalah, karena Bong Pal terluka karenanya.



Selama kuliah berlangsung, Hyun Ji tidak bisa konsen karena perhatiannya terus teralih pada Bong Pal dan Seo Yeon yang tampak sangat akrab dan dekat. Dia tidak sadar saat dia dan Hye Sung saling melempar senyum manis pada satu sama lai, Bong Pal memperhatikan mereka dengan cemburu.


Chun Sang dan In Rang sedang memasang spanduk. Tapi seorang ahjumma tiba-tiba datang dan mengomeli mereka habis-habisan.


Yah, bagaimana dia tidak marah? Spanduknya ternyata tidak cuma satu. Dan semua spanduk-spanduk itu mereka pasang di sepanjang jalan hingga merusak pemandangan.


Myung Chul ke kantor polisi dan berusaha meminta polisi untuk menyelidiki Hye Sung. Pak polisi menolak kasusnya tapi Myung Chul terus ngotot meminta mereka menyelidikinya, kalau mereka menyelidiki Hye Sung maka mereka pasti akan menemukan sesuatu.

Tepat saat dia mengucap nama Hye Sung, Detektif Yang datang dan mendengarnya. Sontak saja hal itu langsung menarik perhatiannya. Tak lama kemudian, duo detektif duduk bersama untuk mendengarkan penuturan Myung Chul yang memberitahu mereka bahwa Hye Sung memiliki barang-barangnya Hyun Ji. Tapi walaupun begitu, tetap saja mereka tidak bisa melakukan penyelidikan begitu saja tanpa adanya bukti.


Tak lama kemudian, polisi lain datang dengan membawa Chun Sang dan In Rang dan spanduk-spanduk mereka. Chun Sang kaget melihat Myung Chul dan sontak mengangkat tangannya ke telinga, takut dijewer lagi. Duo detektif melihat spanduk mereka itu dan menyadari ketiga orang itu terhubung dalam kasus yang sama.


Tak lama kemudian, mereka bertiga diizinkan pergi. Karena kasus ini jadi semakin aneh, Detektif Yang menyuruh rekannya untuk mendapatkan laporan kasus ini dari divisi transportasi.


Begitu keluar dari gedung kantor polisi, Chun Sang langsung pamit. Tapi Myung Chul memanggilnya, sontak Chun Sang langsung melindungi kupingnya sebelum menghampiri Myung Chul. Dia bertanya apakah mereka kuliah di Universitas Myungsung, mereka cuma menjawabnya dengan manggut-manggut. Kesal dengan jawaban tak sopan mereka, Myung Chul langsung menempeleng kepala In Rang dan menyuruh mereka untuk menjawab dengan benar.

"Apa kalian tahu Profesor Joo Hye Sung?" tanya Myung Chul

In Rang mengiyakannya dengan takut-takut. Mendengar itu, Myung Chul langsung meminta bantuan mereka. Tapi entah bantuan apa yang dimaksudnya.


Begitu kelas usai, Seo Yeon langsung beranjak menghampiri Hye Sung. Tapi Hye Sung malah langsung menghampiri Hyun Ji dan bertanya bagaimana kelas pertamanya? Apakah Hyun Ji menyukainya? Mereka ngobrol akrab sampai membuat Bong Pal cemburu dan langsung pergi. Hye Sung lalu mengajak Hyun Ji makan siang bersama, tapi Hyun Ji langsung menolaknya dengan alasan ada hal lain yang harus dilakukannya sekarang dan menyarankan lain kali saja.


Hye Sung menyetujuinya walaupun setelah Hyun Ji pergi, dia langsung tampak kesal dan baru menyadari kehadiran Seo Yeon saat dia berbalik pergi. Mereka lalu keluar karena Seo Yeon bicara berdua.

Setelah bimbang sejenak, Seo Yeon akhirnya menyatakan perasaannya pada Hye Sung. Tapi Hye Sung langsung menolak perasaan Seo Yeon dengan sopan. Dia memberikan pulpennya pada Seo Yeon lalu langsung pergi meninggalkan Seo Yeon yang kecewa dan patah hati.


Hyun Ji menyusul Bong Pal yang sedang belajar seorang diri di taman kampus. Menyadari keanehan sikap Bong Pal padanya, Hyun Ji bertanya apakah Bong Pal sedang marah padanya? Tidak, jawab Bong Pal. Walaupun tampaknya tak terlalu yakin dengan jawaban Bong Pal, Hyun Ji memutuskan untuk tak mempermasalahkannya lagi.


Hyun Ji mengalihkan perhatiannya ke taman kampus itu dan seketika mulai teringat akan kilasan kenangannya semasa dia masih menjadi hantu, saat Bong Pal mengambil kelopak bunga dari rambutnya. Dia langsung bertanya heran pada Bong Pal, apa dia pernah kesini sebelumnya?

"Aku kan sudah bilang kalau kau selalu mengikutiku kemana-mana" jawab Bong Pal tanpa semangat

"Aku tidak mempercayainya, tapi tempat ini terasa tidak asing"


Perhatian Bong Pal langsung teralih menatap Hyun Ji dengan senyum lembut dan teringat akan kenangan mereka berdua di bangku itu, saat mereka saling bertatap mata dengan diiringi kelopak-kelopak bunga yang berjatuhan di sekitar mereka.

Tapi tiba-tiba Hyun Ji ingat harus pergi. Dia mau bertemu teman-teman SMA-nya yang tinggal di Seoul, teman-temannya itu akan membantunya untuk mempersiapkan uji kesetaraan SMA. Sebentar lagi dia akan sangat sibuk, setelah ujian itu dia harus menempuh UMPTN dan mencari pekerjaan juga.

"Pelan-pelan saja. Tidak usah buru-buru" nasehat Bong Pal

"Aku sudah ketinggalan 5 tahun, jadi aku harus bekerja ekstra keras. Aku ingin menemukan hidupku kembali secepatnya, aku sudah kehilangan banyak hal. Ada banyak hal yang ingin kulakukan"


Hyun Ji ditelepon temannya saat itu dan mereka pun berpisah. Bong Pal semakin sedih, teringat akan ucapan Myung Chul untuk melepaskan Hyun Ji agar Hyun Ji bisa hidup normal. Sementara Hyun Ji bercanda tawa dengan teman-temannya, Bong Pal berjalan pulang sendirian.


Sesampainya di halte, dia bertemu Seo Yeon yang tampak merenung sedang. Mereka lalu pergi ke sebuah cafe dimana Seo Yeon melampiaskan kesedihannya dengan minum berbotol-botol bir. Bong Pal cemas tapi Seo Yeon tidak mau memberitahu apapun dan terus saja minum.

Bong Pal berusaha menghentikannya tapi Seo Yeon tidak mau melepaskan gelasnya, Bong Pal langsung menarik gelas birnya tapi malah membuat birnya tumpah ke celananya. Bong Pal harus ke toilet gara-gara itu.


Hyun Ji berpisah dengan teman-temannya dan berjalan pulang seorang diri. Tapi di tengah jalan, tiba-tiba dia melihat seorang wanita yang tampak aneh. Wanita itu berjalan terseok-seok lalu berhenti dan melirik Hyun Ji. Hyun Ji keheranan melihat wanita itu, tapi dia memutuskan untuk tidak memikirkan wanita aneh itu lebih jauh.


Hyun Ji meneruskan perjalanannya dengan langkah ceria. Tapi saat melewati apotik, dia langsung berhenti karena teringat dengan Bong Pal. Setelah membeli obat, dia langsung menelepon Bong Pal. Tapi malah tercengang mendengar suara wanita yang menjawab telepon Bong Pal.


Tak lama kemudian, Bong Pal membangunkan Seo Yeon dan mengajaknya pulang. Tapi tiba-tiba Hyun Ji menarik tangannya dari Seo Yeon. Dia memberitahu Seo Yeon kalau dia sudah memanggil taksi untuknya jadi Seo Yeon pulang sendiri saja, lalu cepat-cepat menarik Bong Pal keluar dari sana.


Begitu mereka sudah di luar, Hyun Ji langsung melabrak Bong Pal. Katanya Bong Pal menyukainya, katanya Bong Pal pacarnya, kalau begitu kenapa sikap Bong Pal nggak jelas banget?

"Apa kau marah?"

"Tentu saja. Kau pikir aku akan bahagia?"

Bong Pal langsung senang "Benarkah?"

"Iya. Itu membuatku sangat marah melihatmu bersama wanita lain"


Bong Pal langsung tersenyum. Hyun Ji langsung kesal melihat senyuman Bong Pal dan langsung nyerocos panjang lebar tentang pria yang seharusnya setia pada satu wanita saja. Tapi Bong Pal langsung menghentikan ocehannya dengan ciuman.

Kaget, Hyun Ji langsung menendang lutut Bong Pal keras-keras "Dasar cabul! Jangan telepon aku lagi!"


Hyun Ji langsung melempar obatnya dan pergi. Tak lama kemudian, mereka duduk bersama di taman dan Hyun Ji membantu mengobati luka Bong Pal. Tapi Hyun Ji masih kesal dan sengaja balas dendam dengan cara mengobati Bong Pal dengan kasar.


Bong Pal lalu memberikan hadiah kalungnya. Hyun Ji tentu saja senang. Bong Pal lalu membantunya memakaikan kalung itu.


Setelah itu, Bong Pal mengantarkan Hyun Ji pulang sambil bertanya-tanya apakah mereka sudah resmi pacaran sekarang. Hyun Ji masih jual mahal dan berkata kalau dia akan melihatnya dulu dari sikap Bong Pal. Bong Pal berjanji kalau dia akan bersikap baik.

"Jangan berani-berani melihat cewek lain lagi!"

"Itu tidak akan pernah terjadi lagi. Aku hanya akan melihatmu seorang"


Hyun Ji tentu saja langsung tersipu mendengarnya. Mereka lalu pamit dadah-dadah sambil saling senyum manis. Hyun Ji lalu masuk rumah. Baru sedetik kemudian dia keluar lagi untuk melihat Bong Pal. Aduh, aduh, mereka cute banget. hehe.


Setelah Hyun Ji pulang, Ibu pamit mau pergi mengunjungi pamannya Hyun Ji. Tapi tepat setelah Ibu pergi, Hyun Ji tiba-tiba melihat wanita aneh tadi dari luar jendela. Hyun Ji hanya melihat sisi sebelahnya saja yang tampak normal.


Padahal sisi sebelahnya lagi, tubuh wanita tampak berdarah-darah. Hyun Ji langsung masuk kamar tanpa memikirkan wanita aneh itu lagi dan tidak melihat saat ibunya berjalan menembus tubuh wanita hantu itu.


Di kantor polisi, duo detektif akhirnya menemukan sebuah informasi yang sangat menarik. Mobil tersangka kasus tabrak larinya Hyun Ji adalah mobil sedan warna putih. Dan 5 tahun yang lalu, Hye Sung juga memiliki sebuah mobil sedan warna putih. Tapi dia membuang mobil itu pada tanggal 25 Agustus 2011, itu terjadi 2 hari tepat setelah kecelakaannya Hyun Ji.


Di tempat lain, Hye Sung membakar semua barang-barangnya Hyun Ji, termasuk kartu pelajarnya.


Hyun Ji sendirian di rumah, tapi hantu wanita itu membuntutinya bahkan muncul di belakangnya. Hyun Ji sontak ketakutan dan berlari keluar rumah sambil menelepon Bong Pal. Beberapa saat kemudian, Bong Pal mendapati Hyun Ji membeku ketakutan di taman bermain. Dia langsung cemas, ada apa dengan Hyun Ji.


"Bong Pal-ah, apa yang harus kulakukan? Yang kulihat di rumah sakit bukan suatu kebetulan. Aku bisa melihat hantu" tangis Hyun Ji

Hyun Ji mengalihkan pandangannya ke atas, Bong Pal mengikuti arah pandangannya dan melihat hantu wanita sedang mengawasi mereka. Hyun Ji terus menangis ketakutan. Cemas, Bong Pal langsung memeluknya dan meyakinkan Hyun Ji untuk tidak cemas "Apapun yang terjadi. Apapun yang terjadi, aku akan melindungimu"


Mereka sama sekali tidak menyadari kalau mereka bukan cuma diawasi oleh hantu tapi juga oleh Hye Sung dari kejauhan.

Bersambung ke episode 14

4 comments

aku suka banget hyun ji sama bong pal disini, manis banget, bikin gemes ^^ makasih kak sinopsisnya, cepet di post ya epsde 14 nya, semangat!!

Sinopsis ini lebih tjakepp lengkap serasa nonton dramanya. Tetep semangat bikin sampe ending ya kak. Ga usah pedulikan komentar negatif dr orang2 yang kurang gizi 😂

kira2 siapa yh hantu itu??
trus apa hubungannya sma hyunji??
penasaran.....
lanjut kak
semangaaat:)

Hiiiiiiiiinngggg...... hyun ji dapet indra ke enam abis koma selama 5 taun

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon