Powered by Blogger.

Sinopsis Let's Fight Ghost Episode 7 - 1


Bong Pal berusaha berlari secepat mungkin menuju sungai untuk menyelamatkan Hyun Ji. Dia langsung terjun ke sungai itu dan melihat Hyun Ji berusaha memberontak dari cengkeraman hantu penghuni sungai. Dia langsung berenang secepat mungkin dan menendang si hantu hingga cengkeramannya terlepas dari kaki Hyun Ji.

Tapi si hantu malah mencengkeram kaki Bong Pal dan merangkak naik ke tubuhnya dan mulai mencekiknya, sementara Hyun Ji tenggelam semakin dalam. Bong pal terus berusaha melawan si hantu dan menghantamkan kepalanya ke ke kepala si hantu dan berhasil terlepas darinya, lalu menendang dada si hantu hingga akhirnya si hantu menghilang. Dia lalu berenang menyelamatkan Hyun Ji dan membawanya kembali ke permukaan.



Hyun Ji pingsan dan sekilas wajahnya tampak sedikit menghilang. Bong Pal dengan cemas memanggil-manggilnya hingga akhirnya Hyun Ji siuman dan langsung menangis dalam pelukan Bong Pal "Aku takut. Apa kau tahu betapa takutnya aku?"


Bong Pal langsung menepuk-nepuk Hyun Ji dengan penuh rasa bersalah "Maafkan aku. Tidak apa-apa, sekarang sudah tidak apa-apa"


Sementara itu di sebuah apartemen, seorang gadis remaja menatap nilai raport-nya dengan sedih. Nilai-nilainya cukup buruk dan dia hanya mendapat ranking 12. Dia teringat saat ibunya mengomelinya habis-habisan, tak suka dengan kenyataan nilai si anak anjlok dari ranking 3 ke ranking 12.


Gadis itu langsung berdiri di tepi balkon kamarnya dengan tangis sedih dan frustasi. Tapi tiba-tiba dia merasakan kehadiran sesuatu yang aneh. Perlahan di menoleh ke samping... dan langsung menjerit ketakutan melihat sesosok hantu menakutkan sedang menatapnya.


Keesokan paginya, Bong Pal pamit berangkat ke kampus pada Hyun Ji. Hyun Ji masih tidur tapi Bong Pal memperhatikan dia tampak tidak tenang dalam tidurnya.


Dalam mimpinya, Hyun Ji mengingat dirinya sedang menyeberang jalan saat sebuah mobil melaju cepat ke arahnya. Tak lama kemudian dia terbaring sekarat di tengah jalan. Seseorang (sepertinya cowok) tampak menghampirinya dan mengecek keadaannya. Dia teingat akan sosok seorang wanita tampak berlari-lari panik (sepertinya di rumah sakit) sambil berusaha memanggil-manggil namanya. Dia juga teringat saat dia melihat lampu operasi menyala.


Bong Pal cemas melihatnya dan langsung membangunkannya, ada apa dengan Hyun Ji, apa dia sakit? Hyun Ji membenarkannya, dia memang agak tak enak badan. Tapi dia meyakinkan Bong Pal kalau dia hanya butuh istirahat sebentar.

Seo Yeon meneleponnya saat itu. Tapi Bong Pal sangat mencemaskan Hyun Ji dan langsung membatalkan pertemuannya dengan Seo Yeon dengan alasan dia sedang tidak enak badan. Setelah itu dia menyuruh Hyun Ji untuk tidur di kamarnya saja, tapi Hyun Ji sudah tidur lagi.


Bong Pal langsung menggendong Hyun Ji dan dengan lembut menidurkannya di kasurnya lalu menyelimuti Hyun Ji. Sekarang dia bingung bagaimana caranya merawat hantu yang sakit, tidak mungkin juga dia membawanya ke rumah sakit.

Beberapa saat kemudian, Bong Pal memasak bubur sehat untuk Hyun Ji. Dia berusaha membangunkan Hyun Ji untuk makan bubur dulu, tapi Hyun Ji tidak bangun. Bong Pal akhirnya duduk menunggui Hyun Ji di sampingnya.


Sementara itu, Chun Sang sedang kumat main game lagi dengan alat terbarunya. In Rang sedang melihat-lihat foto-foto liburan mereka. Tapi di salah satu foto, dia melihat sosok penampakan samar Hyun Ji yang dia kira malaikat dan langsung menyimpan foto spesial itu.

Tapi dia mulai kesal saat melihat Chun Sang dan langsung melabraknya, Chun Sang pasti menggunakan uangnya untuk membeli alat permainan itu. Chun Sang berusaha menyangkal dan mengklaim kalau dia meminjamnya dari teman. Tapi In Rang tak percaya karena Chun Sang kan tidak punya teman.


Chun Sang akhirnya mengaku jujur dengan canggung, tapi dia mengklaim kalau alat itu tidak mahal. In Rang makin kesal mendengarnya dan langsung menunjukkan berbagai macam tagihan yang harus mereka bayar. Ada banyak sekali tagihan dan Chun Sang malah menghabiskan uang untuk membeli alat tidak berguna itu.

Chun Sang dengan pedenya mengklaim kalau dia sudah punya rencana investasi dan mereka pasti akan bisa membayar semua tagihan sialan itu dengan mudah, dia bahkan langsung mengajak In Rang untuk bertemu dengan investor mereka.


Myung Chul sedang dalam perjalanan naik bis saat ditelepon salah seorang teman dukunnya. Dia lupa kalau mereka ada janji, tapi saat ini dia benar-benar tidak bisa bertemu karena ada urusan mendesak. Dia harus pergi menemui Ayahnya Bong Pal, perasaannya tak enak sejak dia berpapasan dengan Hye Sung malam itu.


Kyung Ja menunggu di halte bis tempat pertama kali dia melihat Hye Sung. Dia frustasi karena sampai sekarang dia masih belum menemukan 'Sayangku' itu. Tapi tak lama kemudian, akhirnya dia melihat Hye Sung naik taksi. Kyung Ja pun langsung berlari mengejarnya.


Bong Pal terus setia menunggui Hyun Ji sambil belajar sampai akhirnya Hyun Ji bangun beberapa saat kemudian. Kondisi Hyun Ji sudah cukup membaik, dia bahkan sudah cukup kuat untuk bangun dan keluar kamar. Bong Pal pun lega lalu menghangatkan bubur untuk Hyun Ji.

Hyun Ji tersentuh dan berterima kasih dengan perhatian Bong Pal padanya. Tapi, kenapa Bong Pal tidak ke kampus. Tak mau mengakui kalau dia mencemaskan Hyun Ji, akhirnya dia beralasan kalau dia cuma sedang lelah.

"Tapi hantu juga bisa sakit, yah?" tanyanya heran

"Iya, jantungku juga berdebar" ujar Hyun Ji keceplosan.

Dia cepat menyadari kesalahannya lalu cepat-cepat mengalihkan topik dan memberitahu Bong pal bahwa selama dia tidur, beberapa ingatannya mulai kembali. Dia ingat kalau dia terbaring di tengah jalan raya dan seseorang menatapnya, tapi dia tidak melihat wajah orang itu.

Tapi dia mengingat seorang wanita yang menangis "Siapa dia, yah? Dia menangis sangat sedih"


Myung Chul tiba di sebuah rumah terpencil. Saat dia membuka pintu kamar penginapan itu, dia mendapati pintu rumah itu banyak ditempeli berbagai jimat tapi tak ada orangnya. Seorang nenek datang menghampirinya sambil bertanya-tanya keheranan, kenapa ada banyak sekali yang yang mencari pria itu.


Myung Chul lalu bertanya pada si nenek, apa benar ada seorang pria muda yang datang kemari mencari pria yang tinggal di kamar ini. Si nenek membenarkannya, dia ingat pria muda itu cukup tampan tapi tidak terlalu ingat detil wajahnya karena masalah penglihatannya yang buruk.


Si nenek tidak terlalu ambil pusing dan asal saja menduga kalau pria muda itu adalah putranya. Tapi saat dia memberitahu pria itu bahwa putranya datang, pria itu tampak cemas. Perlahan dia mendekati kamarnya. Tapi saat pintu membuka, pria itu langsung ketakutan dan melarikan diri ke gunung.

Si nenek berpikir, mungkin pria itu melarikan diri dari hutangnya. Dan anehnya lagi, dia tidak pernah kembali lagi setelah melarikan diri waktu itu. Myung Chul cemas lalu bertanya ke arah gunung mana pria itu melarikan diri.


Kyung Ja akhirnya berhasil mengejar Hye Sung ke klinik hewannya, sekarang dia tahu dimana Hye Sung tinggal. Tapi seingatnya, bukankah Hyun Ji juga tinggal di sekitar area ini?


Myung Chul pergi ke gunung mencari Ayahnya Bong Pal. Di tengah hutan, dia melihat patahan batang pohon yang membuatnya jadi makin cemas. Perlahan dia menelusuri tanah di sekitar tempat itu, dan menemukan beberapa bebatuan berlumur darah.

"Pasti terjadi sesuatu buruk. Dia tidak mengejar sesuatu, tapi dikejar oleh sesuatu"


Bong Pal hendak pergi ke kampus. Hyun Ji tiba-tiba muncul di depannya, dia sudah sangat sehat jadi dia mau ikut Bong Pal ke kampus. Seo Yeon mengsmsnya dan berkata kalau dia akan menunggu Bong Pal di study room jam 11. Hyun Ji penasaran siapa yang mengsms Bong Pal. Bong Pal pun memberitahu Hyun Ji kalau dia akan bertemu Seo Yeon untuk membicarakan proyek tugas akhir mereka.

"Cuma kalian berdua?"

"Iya"

Hyun Ji cemburu dan semakin cemberut saat melihat Bong Pal berduaan dengan Seo Yeon di kampus.


Chun Sang membawa In Rang ke sebuah bangunan tradisional yang dia klaim sebagai tempat tinggal investor mereka. Tapi In Rang malah semakin bingung karena ini kan rumah neneknya. Chun Sang dengan santainya membenarnya. Jadi apakah maksudnya investor mereka itu adalah neneknya. Chun Sang lagi-lagi membenarkannya.

In Rang langsung kesal, dia tidak berurusan dengan neneknya. Dia bahkan keluar dari rumah neneknya karena dia tidak mau lagi mendapat bantuan dari si nenek. In Rang tak setuju dan mau pergi, tapi Chun Sang mencegahnya dengan memeluknya mesra.


"Hei, In Rang" panggil nenek tiba-tiba. Chun Sang langsung mendorong In Rang menjauh dan In Rang langsung menyapa neneknya dengan senyum riang.


Nenek menyambut sang cucu dengan pelukan sayang, tapi langsung mengeluh sebal saat melihat Chun Sang "Kenapa kau membawa si pengganggu itu kemari? Aku kan sudah bilang jangan bergaul dengan orang seperti itu? Boleh punya teman tapi kau harus lebih selektif dalam memilih teman"

"Nek, Chun Sang itu orang baik. Dan dia ingin mengatakan sesuatu pada nenek"

"Hah? Omong kosong apa lagi yang akan dia ucapkan kali ini?"


Nenek lalu mengundang mereka berdua masuk dan menyiapkan banyak sekali makanan untuk sang cucu tercinta. Sementara nenek memanjakan In Rang, Chun Sang hanya bisa diam dan makan nasinya dengan canggung.

Nenek dengan kesal mempersilahkan Chun Sang makan. Chun Sang pun tak sungkan lagi mengambil daging. Tapi belum juga daging itu sampai ke mulutnya, nenek langsung menuntutnya untuk mengatakan apa yang ingin Chun Sang sampaikan padanya.


Terpaksa Chun Sang menaruh kembali dagingnya dan memberitahu nenek bahwa dia dan In Rang berencana membuka bisnis. Tapi masalahnya mereka kesulitan dana jadi mereka datang untuk berdiskusi dengan nenek. Tapi nenek malah bingung, kalau bisnis mereka belum juga dimulai, kenapa mereka malah kesulitan.

"Bisnis apa yang kalian buat?"

Chun Sang pun langsung menyerahkan proposal Sup Sundae-nya. Nenek langsung berpikir kalau mereka mau buka restoran, tapi Chun Sang langsung menyangkal lalu nyerocos dengan penuh kebanggaan bahwa Sup Sundae mereka itu adalah bisnis eksorsis hantu. Nenek shock dan langsung menendang Chun Sang keluar dari rumahnya.


Sesi belajar bersamanya Bong Pal dan Seo Yeon akhirnya selesai, Hyun Ji pun senang. Tapi Seo Yeon tiba-tiba mengajak Bong Pal makan siang bersama. Senyum Hyun Ji langsung menghilang seketika. Dia langsung melarang Bong Pal, tapi Bong Pal menerima ajakan makannya Seo Yeon dengan senang hati. Hyun Ji langsung cemberut kesal.


Tapi di luar, Seo Yeon melihat Hye Sung lewat. Dia langsung membatalkan makan siang mereka dengan alasan harus bicara dengan Hye Sung. Bong Pal kecewa, Seo Yeon meminta maaf dan berjanji akan mentraktir Bong Pal kapan-kapan.

"Apa-apaan cewek itu? Padahal dia sendiri yang mengajakmu makan siang"


Hye Sung menyinggung masalah Seo Yeon yang katanya satu club dengan Bong Pal, Seo Yeon membenarkannya. Lalu apakah itu artinya Seo Yeon dekat dengan Bong Pal, sekali lagi Seo Yeon membenarkannya. Seorang mahasiswa menghampiri Hye Sung untuk meminta tanda tangan Hye Sung. Hmm... entah kenapa Seo Yeon tampak heran saat melihat Hye Sung tanda tangan, mungkin karena dia melihat Hye Sung memakai pulpen baru.

Kedua detektif datang lagi. Hye Sung langsung cemas melihat kedatangan mereka. Tapi pak detektif memberitahunya bahwa kali ini mereka datang untuk menanyai Seo Yeon perihal Noh Hyun Joo.


Seo Yeon benar-benar kaget saat kedua detektif memberitahunya tentang kematian Hyun Joo. Pak detektif bertanya kapan terakhir kali Seo Yeon melihat Hyun Joo. Seo Yeon berkata sekitar seminggu yang lalu saat Hyun Joo mulai tak masuk kelas.

"Apa kau ingat bagaimana dia waktu itu?"

"Waktu itu... dia tampak gugup"


Dia teringat bagaimana Hyun Joo tiba-tiba melarikan diri darinya waktu itu dan meninggalkan pulpennya Hye Sung. Pak detektif langsung menanyakan keberadaan pulpen itu, tapi Seo Yeon memberitahunya bahwa dia sudah mengembalikannya ke Hye Sung karena pulpen itu milik Hye Sung. Pak detektif jadi semakin curiga mendengarnya. Tepat saat itu juga, dia melihat Hye Sung lewat di lantai atas dan menatapnya sekilas.


Myung Chul tampaknya tak menemukan apapun dan akhirnya kembali ke penginapan. Dia mencoba menghubungi nomor telepon Ayahnya Bong Pal, tapi tak ada jawaban. Myung Chul cemas tapi tak bisa berbuat apapun dan hanya bisa berharap semoga tak terjadi sesuatu yang buruk pada Ayahnya Bong Pal.


Yang tak diketahuinya, hape Ayahnya Bong Pal berbunyi... di dalam laci mejanya Hye Sung. OMO! Dalam kilasan flashback, kita melihat Hye Sung masuk ke kamar Ayahnya Bong Pal lalu mencari-cari sesuatu tapi mungkin tak menemukannya.

Dia mengambil hape itu dari tangan Ayahnya Bong Pal yang tergeletak tak sadarkan diri. Ayahnya Bong pal tampak sekarat saat dia berteriak menuntut Ayahnya Bong Pal untuk mengatakan sesuatu padanya.


Keesokan harinya, Bong Pal menghampiri Chun Sang dan In Rang untuk bertanya kenapa sekarang mereka belum mendapat pekerjaan lagi. Chun Sang meyakinkannya untuk tidak cemas, anggap saja break sebentar.

In Rang pun cepat-cepat mengalihkan perhatian Bong Pal dengan memberinya foto-foto liburan mereka, terutama foto-foto Bong Pal bersama Seo Yeon. In Rang berkomentar kalau Bong Pal dan Seo Yeon serasi sekali, seperti sepasang kekasih.

Setelah Bong Pal pergi, In Rang mendapat sms dari neneknya yang mengatakan kalau dia mengirim uang saku untuk In Rang dan mengingatkannya untuk tidak bergaul dengan 'si pengecut itu'.


Bong Pal membawa Hyun Ji ke perpus untuk belajar. Hyun Ji protes, mereka kan bisa belajar di rumah saja. Bong Pal tak mau karena di rumah panas dan di perpus sejuk. Kalau begitu Hyun Ji mengusulkan agar mereka belajar di tempat terpisah saja. Dia berusaha menghindar tapi Bong Pal menangkapnya dengan cepat dan mendorong Hyun Ji belajar bersamanya.


Beberapa saat kemudian, Hyun Ji menyelesaikan tugas yang diberikan Bong Pal padanya. Tapi dia memperhatikan Bong Pal sedang fokus belajar dan wajahnya tampak sangat serius. Hyun Ji langsung terpesona memandangi wajah serius Bong Pal, lalu mengulurkan jari telunjuknya seolah sedang menelusuri wajah Bong Pal dengan jarinya. Tiba-tiba Bong Pal menoleh padanya, Hyun Ji langsung canggung lalu mengalihkan topik ke soal-soal yang barusan diselesaikannya.


Bong Pal langsung mengecek hasil pekerjaannya. Hyun Ji melihat foto-foto didalam tasnya Bong Pal, dia agak cemburu dan sedih karena dia sebenarnya ada didalam foto itu tapi tidak tampak. Mumpung Bong Pal sedang tidak memperhatikan, Hyun Ji sengaja mencoret-coret gambarnya Seo Yeon, lalu menggambar penampakannya di samping gambar Bong Pal dan menulis 'Bong Pal Loves Hyun Ji'.

Bersambung ke part 2

5 comments

No coment... soalnya otak lagi ngambang jdi ga bisa menyimpulkan...
Tapi yg pasti daebak chingu...tetep semangat lanjut terus nulis sinopnya... karna biar gimanapun aq tetep setia nungguin sinopsis dri kamuuu😊😊😊

si hye sung ini mengerikan.... kyk nya hyun ji beneran koma deh... thanks ya buat yg nulis sinopsis...fighting.. ditunggu part 2nya

Lanjut kak . Makin penasaran kelanjutannya hehehe

yg pas hyun ji kecelakaan,, aQ berpikir tuch tangannya hye sung,, tapi entah lah,,
makin penasaran siapa sbnernya hye sung,,
mnrutQ hyun ji emg lg koma,,
taecyeon makin ganteng yaa😘
SEMANGAT unni nulisnya,, gomawo,,

Semangat kakak senang bc sinopsisnya

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon