Powered by Blogger.


Mereka berjalan pulang bergandengan tangan malam harinya, Hyun Ji merasa tak enak dengan semua hal yang Bong Pal lakukan untuknya hari ini dan berjanji akan mengeksorsis lebih banyak dan membantu Bong Pal menghasilkan banyak uang.



Tiba-tiba hujan turun deras. Bong Pal langsung mengajak Hyun Ji lari. Mereka berhenti di sebuah mini market dimana Bong Pal membeli sebuah payung untuk mereka berdua. Bong Pal memberikan sebagian besar porsi payung untuk Hyun Ji tanpa mempedulikan dirinya sendiri yang kebasahan. (manisnya Bong Pal ^^)

Hyun Ji langsung menggandengnya mesra dan mereka terus berjalan tanpa mempedulikan orang-orang yang menatap Bong Pal dengan tatapan aneh.


Duo detektif mendapatkan foto-foto dari tim analis. Itu adalah foto-foto Hye Sung saat dia melewati gerbang tol dan terekam dalam kamera CCTV. Sebuah foto menarik perhatian mereka, foto pelat nomor mobilnya Hye Sung.

Akhirnya mereka mendapatkan petunjuk, detektif pertama langsung menyuruh rekannya untuk membawa Hye Sung ke kantor polisi, kalau Hye Sung menolak maka borgol saja dia.


Sementara itu, Hye Sung sedang merenung di kantornya. Memikirkan semua kecurigaan duo detektif padanya.


Petir saling menyambar saat Hyun Ji tidur dan bermimpi buruk tentangnya kecelakaannya. Samar-samar dia melihat sosok seseorang yang berdiri di dekatnya saat dia terkapar di jalan raya, ahjumma yang mencemaskannya dan lampu operasi. Hyun Ji tersentak bangun dengan memekik.

Bong Pal terbangun karena mendengar pekikan Hyun Ji dan langsung masuk ke kamarnya dengan cemas. Apa Hyun Ji baik-baik saja. Hyun Ji mengaku kalau dia ketakutan. Mereka kemudian duduk bersama dalam kegelapan. Bong Pal menemaninya sampai Hyun Ji merasa lebih baik.


"Bong Pal-ah, ada sesuatu yang sudah lama ingin kutanyakan. Sejak kapan kau mulai bisa melihat hantu?"

"Hmm... mungkin saat aku berumur 5 tahun. Sepertinya aku bisa melihat hantu sejak aku masih kecil"

"Bagaimana awalnya kau melihat hantu?"

"Entahlah. Menurut Biksu Myung Chul, masih ada roh jahat dalam diriku"

"Roh jahat? Apa itu?"

"Aku juga tidak begitu tahu. Aku tak banyak ingat sebelum aku berumur 5 tahun"

Semua pengakuan Bong Pal itu membuat Hyun Ji menatap Bong Pal dengan simpati, Bong Pal pasti sangat ketakutan. Bong Pal membenarkannya, tapi sekarang dia baik-baik saja.


"Terima kasih, Bong Pal-ah"

"Untuk apa?"

"Untuk segalanya? Segalanya menjadi mudah sejak aku bersamamu"

Hyun Ji mengaku, saa dua terbangun sebagai hantu tanpa ingatan sedikitpun tentang dirinya sendiri, dia merasa sangat ketakutan dan kesepian. Tapi sekarang tidak lagi. Walaupun dia tidak bisa mendapatkan ingatannya kembali, tapi dia menyukai keadaannya yang sekarang.

"Aku sangat senang kau bisa melihatku"

"Aku juga senang bisa melihatmu"


Hye Sung diinterogasi keesokan harinya. Dia langsung menatap Detektif dengan tajam tapi menjawab pertanyaan Detektif dengan tenang dan mengkonfirmasi bahwa mobil yang terekam di foto itu memang mobilnya.

Pak Detektif pun langsung membeberkan foto-foto lain yang memperlihatkan mobilnya Hye Sung melewati area menuju gunung lokasi TKP penemuan mayat Hyun Joo tepat pada malam pembunuhan Hyun Joo.

"Apa ini cuma kebetulan saja kau berada di dekat sana?" tanya Detektif "Kenapa kau pergi ke gunung tengah malam?"

Hye Sung tampak tegang awalnya, tapi kemudian dengan tenangnya dia pura-pura tersinggung dituduh sebagai tersangka. Dia beralasan kalau malam itu dia mengunjungi ibunya yang tinggal di daerah itu, dia bahkan menyuruh Detektif untuk mengkonfirmasinya sendiri kalau perlu.

"Kau lihai sekali yah dalam hal seperti ini?" sindir Detektif

"Karena itulah yang sebenarnya terjadi"


Tiba-tiba detektif kedua mendapat telepon penting. Dia langsung memanggil detektif pertama dan mengabarkan berita buruk, saksi mata kasus pembunuhan Hyun Joo sekaligus pria yang naksir Hyun Joo, ditemukan mati bunuh diri dengan melompat dari jendela apartemennya.

Dia dijadikan saksi karena panggilan teleponnya menunjukkan dia menelepon Hyun Joo pada malam kejadian. Dia mengklaim kalau dia yang membunuh Hyun Joo, dia mengakui perbuatannya melalui sms yang dia kirim pada ibunya sebelum dia bunuh diri dan perkiraan kematiannya tepat setelah dia kembali dari pemakaman. Dan hapenya Hyun Joo juga ditemukan di sana.


Tapi dalam flashback, kita melihatnya tidak bunuh diri. Tepat setelah masuk rumah, Hye Sung mendatanginya dan langsung mencekiknya lalu melemparnya keluar jendela. Setelah itu Hye Sung mengetik sms pesan bunuh diri itu lalu meletakkan hapenya Hyun Joo di sana.


Hye Sung pun akhirnya dibebaskan. Atasan mereka memerintahkan agar kasus ini ditutup dan mulai menangani kasus pembunuhan lain. Tapi detektif pertama tak bisa tenang, dia masih sangat mencurigai Hye Sung. Tapi tak ada apapun yang bisa dilakukannya dan terpaksalah dia hanya bisa menatap kepergian Hye Sung dengan kesal.


Hyun Ji dan Bong Pal berjalan melewati kliniknya Hye Sung. Hyun Ji berhenti di tengah jalan saat melihat seekor puppy yang pernah dilihatnya dulu. Tepat saat mereka sedang ngobrol membicarakan puppy itu, Hye Sung baru saja datang.

Dia menyapa Bong Pal lalu menoleh ke arah Hyun Ji yang berdiri tepat di depan si puppy dan bertanya apa yang sedang dia lakukan di sini. Jelas yang dimaksudnya Hyun Ji. Tapi karena mereka tak tahu kalau Hye Sung bisa melihat Hyun Ji, mereka jadi mengira kalau Hye Sung sedang melihat puppy dan pertanyaannya ditujukan pada Bong Pal. Bong Pal pun menjawab kalau dia sedang melihat puppy itu.


Hye Sung lalu mengundangnya masuk dan Hyun Ji langsung menerimanya. Terpaksa Bong Pal juga ikut masuk. Selama Hyun Ji bermain-main dengan si puppy, Bong Pal menatapnya dengan penuh cinta. Hye Sung langsung mendengus geli melihatnya, lalu berkomentar "Kau seperti sedang melihat pacarmu"

"Apa?"

"Kenapa kau kaget sekali, ada cinta di matamu. Sepertinya kau sangat menyukai anjing, yah?"

Sempat kaget, Bong Pal akhirnya lega lalu membenarkannya dengan alasan kalau anjing itu sangat cantik. Hye Sung lalu menawarinya untuk membantunya menjadi relawan di pekerjaan sukarelanya selama libur musim panas yang sebentar lagi akan tiba, kebetulan di tempat kerja sukarelanya sedang kekurangan tenaga relawan. Bong Pal langsung menerima tawarannya dengan senang hati.

Si puppy tiba-tiba melarikan diri masuk ke kantornya Hye Sung dan Hyun Ji langsung mengejarnya. Aargh! jangan masuk kesitu!!!


Di kantornya Hye Sung, Hyun Ji melihat kertas hitam bermotif kupu-kupu yang menarik perhatiannya. Tapi dia langsung mengacuhkannya saat menemukan si puppy di bawah meja, Hyun Ji pun langsung menggodai si puppy lagi.


Dia asyik bermain dengan si puppy tanpa menyadari kehadiran Hye Sung yang perlahan mendekatinya dengan tatapan menakutkan.


Tapi tepat saat dia sudah semakin dekat ke Hyun Ji, Bong Pal tiba-tiba muncul untuk pamit lalu diam-diam mengisyaratkan Hyun Ji untuk keluar dari sana. Hyun Ji pun mundur dan Hye Sung pura-pura kesana hanya untuk mengambil si puppy.


Dia lalu menyuruh Bong Pal untuk menunggunya sebentar di atas. Tapi begitu mereka pergi, Hye Sung langsung menutup sebuah buku yang tengah halamannya berwarna hitam tapi di bagian sampul ada nama KIM HYUN JI. Setelah menutupi buku itu, Hye Sung naik kembali ke klinik untuk mengantarkan Bong Pal keluar.


Myung Chul kebetulan ke sana. Dia menyembunyikan dirinya dibalik tiang untuk memperhatikan sosok Hye Sung, tapi malah kaget melihat Bong Pal keluar dari klinik itu dan bicara cukup akrab dengan Hye Sung.


Myung Chul langsung mengejar Bong Pal dan menanyakan siapa pria yang bicara dengannya di klinik tadi. Bong Pal memberitahunya kalau orang itu adalah dosennya. Kalau begitu apa orang itu juga tinggal di gedung apartemennya Bong Pal. Tidak, profesor itu tinggal di kliniknya, jawab Bong Pal. Dia heran kenapa Myung Chul menanyakan masalah itu, Myung Chul mengklaim tak ada apa-apa lalu ikut Bong Pal pulang.


Hyun Ji terpaksa harus menyingkir ke balkon selama Myung Chul di sana. Myung Chul heran melihat buku-buku tentang soal-soal UN di atas meja, kenapa Bong Pal belajar untuk UN. Bong Pal beralasan kalau dia hanya merasa perlu belajar pengetahuan dasar lalu protes karena Myung Chul tiba-tiba datang tanpa menghubunginya lebih dulu.

"Memangnya kapan aku pernah menghubungimu lebih dulu?" tanya Myung Chul heran

Bong Pal lalu mengalihkan perhatiannya ke arah balkon. Myung Chul heran melihatnya, memangnya ada apa di balkon. Bong Pal mengklaim tak ada apa-apa. Myung Chul penasaran apa Bong Pal melihat ada kejadian aneh di sekitarnya, Bong Pal menjawab tidak. Myung Chul pun tak mempermasalahkannya lebih lanjut.


Bong Pal lalu masuk ke balkon untuk mengecek Hyun Ji dan menjelaskan padanya untuk tetap di sini karena terkadang Myung Chul bisa merasakan kehadiran hantu.


Selama Bong Pal di luar, Myung Chul melihat-lihat hapenya Bong Pal dan mendapati sebuah pesan yang terpotong dan terkirim sebelum benar-benar selesai diketik, pesan itu berbunyi 'Bong Pal, kelulusan SMP mu...'. Pesan itu terkirim tanggal 13 Mei, Myung Chul memperkirakan Ayahnya Bong Pal masih tinggal di sana saat sms itu dikirim.

Dia langsung memanggil Bong Pal untuk menanyakan kapan kelulusan SMP-nya. Bong Pal berkata bulan Februari, memangnya kenapa Myung Chul menanyakannya. Myung Chul tak menjawabnya dan lagi-lagi mengklaim tak ada apa-apa.

Saat itu Bong Pal ditelepon para sunbaenya, mereka ada pekerjaan baru. Bong Pal pun pamit pada Myung Chul dan diam-diam mengisyaratkan Hyun Ji untuk keluar.


Mereka pergi meninggalkan Myung Chul yang sibuk sendiri memikirkan kelulusan SMP-nya Bong Pal, ada apa dalam acara kelulusan SMP-nya Bong Pal. Tiba-tiba dia ingat kalau acara kelulusan SMP-nya Bong Pal pernah direkam, dia lalu mencari rekaman itu di rak dan langsung memutarnya begitu menemukannya.


Dalam perjalanan, In Rang memberitahu mereka bahwa hantu itu memasukan tubuh seorang pria. Dia cemas, jadi dia meminta Hyun Ji untuk tetap di belakangnya Bong Pal saja nanti.

"Kau beruntung, dia peduli padamu"

"Kenapa? Kau cemburu?"

In Rang langsung penasaran apa yang dikatakan Hyun Ji. Tapi Chun Sang tak tahan melihat sikap In Rang, langsung mengerem mendadak dan mengomeli In Rang untuk duduk dengan benar.


Setibanya di tempat klien, mereka mendengar suara teriakan pria yang kerasukan itu. Pria itu tampak tidur tapi dia terus menerus berteriak-teriak "Tidak! Jangan! Tidak!"


Adik pria itu memberitahu mereka bahwa kakaknya sakit parah beberapa waktu yang lalu. Dia sempat membaik tapi suatu hari tiba-tiba dia kejang.


Dalam flashback, pria itu tampak ketakutan melihat sesuatu lalu mulai berteriak-teriak. Si adik yang cemas, langsung masuk ke kamar kakaknya. Tapi pria itu langsung melarikan diri dari kamarnya lalu mengunci dirinya di kamar mandi.

Si adik dan kedua orang tua mereka langsung menggedor pintu dengan panik. Dan saat pintu terbuka, mereka langsung menjerit shock mendapati pria itu pingsan dan darah mengalir dari tangannya.

Sejak saat itu, kakaknya selalu berteriak-teriak seperti itu setiap kali dia terbangun dan orang tuanya menduga ada hantu yang merasuki tubuh kakaknya.


Mereka lalu masuk ke kamar pria itu, tapi entah kenapa lampunya tak bisa dinyalakan. Si adik langsung membuka tirai untuk membiarkan cahaya matahari masuk, tapi sebuah kekuatan membuat tirai itu menutup kembali. Saat Bong Pal dan Hyun Ji menoleh kembali ke pria itu, mereka kaget mendapati hantu perempuan sedang menindih pria itu.

Tapi saat Bong Pal hendak menyerangnya, si hantu langsung menghilang. Pria itu langsung berteriak-teriak lagi. Si adik cepat-cepat berusaha menenangkannya sampai pria itu akhirnya tidur kembali.


Pria itu langsung berteriak-teriak lagi. Hyun Ji tiba-tiba melihat foto-foto pria itu dengan seorang wanita, dan wanita dalam foto itu adalah hantu yang tadi. Saat mereka membawa foto itu ke orang tuanya dan memberitahu mereka bahwa hantu yang mengganggu anak mereka adalah hantu wanita dalam foto itu, si ibu langsung membanting foto itu dengan penuh amarah.


Bong Pal langsung minta penjelasan pada si adik. Dia memberitahu Bong Pal bahwa kakaknya dan wanita itu pernah pacaran dulu. Untuk sementara ini mungkin keadaan kakaknya akan aman. Karena biasanya sekalinya tidur, kakaknya akan tidur selama beberapa hari. Kalau begitu Bong Pal memutuskan akan kembali 2 hari lagi dan memberitahu si adik untuk menghubungi mereka jika terjadi sesuatu.


Sementara itu di rumah, Myung Chul terus berkonsentrasi memperhatikan rekaman acara kelulusan SMP-nya Bong Pal... sampai akhirnya dia memperhatikan sesuatu yang menarik perhatiannya di latar belakang. Myung Chul langsung meng-zoom gambar itu dan tercengang mendapati penampakan Hye Sung di belakangnya Bong Pal. (Jadi Hye Sung sudah membuntuti Bong Pal sejak Bong Pal masih remaja??)


Hye Sung sedang bekerja saat tiba-tiba dia melihat Myung Chul di depan kliniknya, dan terang-terangan menatapnya.


Begitu keluar dari rumah klien, Chun Sang langsung mengomeli In Rang supaya dia tidak lagi tergila-gila pada hantu. Bisa-bisa In Rang akan bernasib sama dengan pria itu, kalau hantu itu menguras energinya In Rang maka sudah pasti In Rang takkan bisa bertahan. Ucapan Chun Sang tampak menohok Hyun Ji.



Hyun Ji berjalan pulang dengan murung, dia teringat saat mereka kencan. Bagaimana saat itu orang-orang menatap Bong Pal dengan tatapan aneh. Tiba-tiba Hyun Ji berdiri di depan sebuah toko lalu menatap kaca toko itu.

Bong Pal pun ikut berhenti dan menatap ke arah yang sama dengan Hyun Ji. Tapi tentu saja hanya ada bayangan Bong Pal di kaca. Bong Pal langsung menghalangi pandangan Hyun Ji dari kaca toko itu lalu menggandeng tangan Hyun Ji dan mengajaknya pergi.

Tapi Hyun Ji menghentikannya dan bertanya "Apa kita akan baik-baik saja seperti ini? Di mata orang lain, hubungan kita ini tidak masuk akal"


Hyun Ji langsung melepaskan tangannya dari genggaman Bong Pal dan berlalu pergi. Tapi Bong pal tiba-tiba menariknya kembali dan mengakui perasaannya yang sebenarnya pada Hyun Ji "Aku menyukaimu, aku tak peduli apa kata orang. Aku menyukai dirimu apa adanya"


Bong Pal lalu mencium Hyun Ji. Dan tiba-tiba saja, waktu seolah berhenti dan semua orang yang ada di sekitar mereka pun berhenti.

Bersambung ke episode 10

9 comments

Wahh... Seneng liat pasangan nie, berharap hyun ji bisa hidup kembaliπŸ™

Endingnya bikin tambah melting... apalagi sma kalimat bongpal...πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™
Fighting chingu... ditunggu episod 10nya...πŸ‘✊✊

Wah bner2 so sweetπŸ˜‰ tpi kasian jga sma si bong pal yg dianggap aneh sma orangπŸ˜”
Figthing😁😁😁😁
Di tunggu episode 10nya Thor😁😁😁

Manis bgt sih bong pal.andai di dunia yata ada cowo yg sifat y semanis bong pal...πŸ˜•☺☺☺

Eps 10 tar mlm y..bikin sinopsis y jgn lama lama y eonni karna wlo saya udh nonton derama y langsung juga masih tetep nunggu sinopsis dr eonni ..…gomawooooo

Akhirnya bisa komen juga. Hehee.
Maaf, kak selama ini jadi silent reader. Salam kenal yaaa 😊
Sinopsisnya membantu sekali. Walaupun udah nonton dramanya, tetep aja harus baca sinopsisnya. Makasih, kak. Ditunggu eps selanjutnya..

Kyaaaaaa bikin baper parahhh liat couple ini...semangattt nulis kak ^^ aku ke bantu sekali,walaupun gak nonton tp bisa baca sinopsis.

Semangat buat sinopsisnya, ya. Menyenangkan membacanya..:)

endingnya mlh tmbh bkin baperπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚,,
sbenernya hye sung tu siapa sich,,
mpe episode ini,, msh misterius,,
SEMANGAT unni nulisnyaπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

Huaaaaaaa,,, makin penasaran,, apa hyesung bongpal sama hyun ji ada hubungan ?? Kekeluargaan ?? Cinta segitiga ??? Ah ga mungkin yaaa,, kan hyunji sama bongpal baru ktemu, atau hyunji sama bongpal sodaraan, lain ibu atau lain bapak gitu ?? Hhahahaha makin ngaco,, ditunggu eps selanjutnya eonni...... hwaiting !!

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon