Powered by Blogger.


Chul membawa Yeon Joo ke atap tempat mereka pertama kali bertemu. Tapi Chul perlahan melepaskan genggaman tangannya dan meminta Yeon Joo untuk kembali ke dunianya dan menggambar semua hal yang terjadi hanya sebagai mimpi. Karena Chul percaya bahwa segalanya akan terselesaikan jika mereka kembali ke saat dimana mereka belum bertemu.


Jika dia tidak mengenal Yeon Joo maka dia tidak akan mencari Yeon Joo dan tidak akan pula memikirkan Yeon Joo. Dengan begitu Yeon Joo pun tidak akan tertarik kedalam dunia ini. Dia tidak akan mengetahui kebenaran tentang Yeon Joo dan tidak akan pula menembak Ayahnya Yeon Joo. Pembunuhnya pun tidak akan meninggalkan dunia dan tidak akan ada seorangpun yang akan berada dalam bahaya.

"Dan yang paling penting. Kau tidak boleh mati. Aku tidak bisa melihatnya dengan mataku sendiri"


Chul lalu menyerahkan flashdisk pada Yeon Joo dan meminta Yeon Joo menyerahkan itu pada ayahnya. Dia mulai berjalan mundur sembari menyayangkan mereka yang hanya bisa melakukan 4 hal romantis padahal ada lebih dari 100 hal romantis yang ingin dia lakukan.

Dia ingin memeluk Yeon Joo tapi tidak bisa, karena jika dia melakukan itu maka dia akan menjadi ragu. Chul melangkah ke tepi gedung dan memberitahu Yeon Joo bahwa mereka sudah tak punya banyak waktu, hanya ini satu-satunya cara.


"Oh Yeon Joo-ssi, lupakan aku. Aku hanya sebuah karakter kartun. Jaga dirimu"

Chul pun mundur dan melompat dari gedung meninggalkan Yeon Joo yang terpengarah shock.


Sung Moo tengah berada di toilet pesawat saat tiba-tiba saja dia mendengar suara si penjahat dan tulisan-tulisan melayang di hadapannya... "Siapa aku?"... "Dimana Chul?"... "Siapa aku?"... "Kenapa kau tidak beritahu siapa aku?"... "Katakan siapa aku"... "Bantu aku menemukan diriku"

Dan saat Sung Moo hendak melarikan diri, si penjahat tiba-tiba mewujudkan diri dan mencegahnya melarikan diri "Kau mengkhianatiku"

Pramugari mendengar suara gaduh dari toilet tapi Sung Moo tak bisa menjawab karena si penjahat mencekiknya. Si penjahat marah pada Sung Moo karena Sung Moo tak menepati janjinya untuk mencari tahu identitasnya. Dia mencekik Sung Moo makin keras sembari menuntut Sung Moo untuk memberinya identitas dan wajah.


Sung Moo sudah hampir sekarat. Pramugari terus mengetuk pintu dengan cemas. Tapi pintu tiba-tiba terbuka dan Sung Moo keluar dan kembali ke kursinya dengan lemas dan tangannya gemetaran hebat.


Yeon Joo kembali ke mobil tempat dia menghilang dan menggambar sesuai permintaan Chul. Dia menatap cincin kawinnya dan menangis sementara Chul membuka matanya dari mimpinya dengan berlinang air mata.

"Setelah perpisahan kami, pembunuhnya menghilang dari dunia nyata"


Walaupun dunia webtoon kembali ke titik awal, tapi dunia nyata tetap berlanjut. Kedatangan si pembunuh ke dunia nyata telah memakan 3 korban. Dua mayat pesepeda ditemukan tenggelam di Sungai Han dan juga mayat editor penerbit komik W.


Ibunya Yeon Joo kembali ke rumah Sung Moo sambil mengomeli Soo Bong. Dia tak mengerti apa maksudnya Yeon Joo menghilang padahal tadiny dia bersama Soo Bong di mobil. Dia langsung keluar mencari Yeon Joo, sementara Soo Bong semakin histeris dan berusaha keras mencegahnya pergi.

Ibunya Yeon Joo tak peduli dan ters berlari ke mobilnya Soo Bong yang dia tinggalkan begitu saja di jalanan. Dan disanalah dia menemukan Yeon Joo di dalam mobil. Dia langsung membuka pintu tapi Yeon Joo langsung roboh dengan keringat dingin dan wajah pucat.


Sementara itu dalam dunia webtoon, So Hee setia menjaga Chul yang sedang tidur. Yeon Joo bernarasi bahwa semua karakter dalam webtoon tidak ada yang menghilang dan baik-baik saja.


Sung Moo akhirnya mendarat kembali di Korea. Dalam perjalanan dengan taksi, dia membaca 4 episode baru W yang menggambarkan si penjahat mengancam Chul bahwa dia akan menembak Yeon Joo. Dia juga mendengar dari Soo Bong tentang si pembunuh yang hampir saja menembak Yeon Joo.


Sung Moo langsung pergi ke rumah mantan istrinya. Ibunya Yeon Joo mengizinkannya masuk dengan canggung dan dia langsung masuk ke kamar Yeon Joo dan mendapati Yeon Joo terbaring sakit dengan selang infus di tangannya.

Sung Moo hanya diam menatap putrinya dengan cemas sementara ibu mengoceh kesal karena tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi, Yeon Joo tidak mau memberitahu tentang apa yang digambarnya didalam mobil itu dan Soo Bong terus menerus mengoceh ngawur dan ketakutan. Telepon berbunyi dan ibu pun keluar untuk mengangkat teleponnya.


Sung Moo menggenggam tangan Yeon Joo dan menyadari Yeon Joo memakai cincin kawin. Dia ingat melihat Chul memberikan sebuah flashdisk pada Yeon Joo. Sung Moo pun langsung mencari flashdisk itu dan menemukannya di saku bajunya Yeon Joo. Flashdisk itu berisi pesan Chul yang ditujukan padanya.


Dalam flashback, kita melihat pesan apa yang Chul ketik untuk Sung Moo setelah melihat Yeon Joo menangis... "Kepada Kartunis Oh Sung Moo, Kudengar kau masih hidup. Aku juga masih hidup. Aku lega kau masih hidup, tapi aku tidak akan meminta maaf. Aku memang tidak pantas dimaafkan, tapi kau juga tidak punya hak untuk memaafkanku"

"Dasar bocah arogan" dengus Sung Moo

Dalam pesannya, Chul berkata bahwa dia menulis saran ini bukan untuk meminta ampunan Sung Moo "Ada sesuatu yang harus kita akhiri bersama. Aku akan menerima takdir buruk yang kau berikan padaku. Jadi kau juga harus melakukan apa yang harus kau lakukan dan bukannya melarikan diri. Jika demi putrimu dan bukan aku, kau pasti bisa melakukannya kali ini. Kau bisa mengakhiri W dengan happy ending..."


Sung Moo menatap Yeon Joo setelah membaca pesan itu dan tampak mulai berpikir.


Yeon Joo akhirnya terbangun beberapa saat kemudian dan mendapati ibunya tidur di lantai menjaganya. Yeon Joo berusaha meminta ibu untuk tidur di kamarnya, tapi ibu terlalu malas bangun. Dalam keadaan masih mengantuk, ibu memberitahu Yeon Joo bahwa tadi ayahnya mampir kemari.

Yeon Joo melepas infusnya lalu keluar kamar. Dia hendak menelepon tapi kemudian membatalkannya begitu teringat sekarang masih subuh. Dia menoleh ke jam dinding dan mendapati saat ini masih jam 5 subuh.


Dan saat dia berbalik kembali, tiba-tiba dia mendapati dirinya di kamar rawat VIP-nya Chul dan melihat Chul sedang tertidur lelap.


Perlahan Yeon Joo mendekatinya dan mengulurkan tangan untuk menyentuh wajah Chul, tapi tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dan Yeon Joo seketika kembali ke dunia nyata.


Di dunia webtoon, Chul terbangun mendengar suara Hyeon Seok yang datang menjenguknya. Dia memberitahu Chul dan Do Yoon bahwa mereka sudah berusaha mencari dan memeriksa semua CCTV, tapi tak ada apapun yang bisa mereka temukan. Saat Hyeon Seok menanyakan keadaannya, Chul berkata bahwa dia masih kurang bisa fokus, mungkin pihak medis menyuntikkan terlalu banyak obat bius padanya.


Yeon Joo terdiam menatap rumahnya dengan sedih dan berpikir bahwa mungkin mimpi itu masih ada dalam alam bawah sadar Chul karena dia masih melihat Chul beberapa kali walaupun cuma sebentar.


Suatu hari saat Yeon Joo baru saja memarkir mobil dan keluar, tiba-tiba dia menghilang dari parkiran dan mendapati dirinya muncul di depan kamar rawat VIP-nya Chul.


Seorang suster datang tak lama kemudian untuk memeriksa Chul. Saat dia membuka pintu, dia melihat Chul sedang membaca buku di ranjangnya. Chul sempat melihatnya tapi kontak mata mereka terputus dengan cepat begitu pintu tertutup. Chul tampak heran sesaat tapi cepat melupakannya dan Yeon Joo tiba-tiba kembali ke parkiran.


Yeon Joo terus murung sepanjang waktu, bahkan saat dia hendak melakukan operasi hingga lupa memakai topi operasinya. Saat Prof Park melihat jarinya Yeon Joo, dia langsung ngamuk-ngamuk melihat Yeon Joo memakai cincin di jari manisnya padahal dia mau melakukan operasi.

Seok Beom juga heran melihat cincin itu "Cincin itu terlihat bagus. Apa kau mencurinya dari seseorang? Atau kau diam-diam menikah tanpa sepengetahuan prof?"

Prof Park tak percaya, mana mungkin Yeon Joo menikah, pacar saja tak punya. Prof Park mengklaim bahwa waktu dia mengajak Yeon Joo kencan buta, dia bisa langsung tahu kalau Yeon Joo ini adalah jenis orang yang akan tetap single seumur hidupnya.

Dia yakin kalau Yeon Joo ini akan berakhir seperti ahjumma-ahjumma kesepian yang hidup bersama dengan kucing-kucing peliharaan mereka saja. Seok Beom setuju. Yeon Joo diam saja dan meminta maaf pada Prof Park, tapi dia langsung memberengut kesal pada Seok Beom.



Setelah kedua orang itu masuk ruang operasi, Yeon Joo menghela napas sedih lalu mulai melepaskan cincin kawinnya sembari bernarasi bahwa terakhir kali dia melihat Chul adalah seminggu yang lalu.

Dia agak kesulitan melepas cincin kawinnya. Dan saat terlepas, cincin itu malah terjatuh dan menggelinding. Yeon Joo langsung mengejarnya err... sampai ke lobi. (jauh amat larinya tuh cincin, jangan-jangan...?). 

Cincin itu terus menggelinding dan Yeon Joo terus mengejarnya tanpa benar-benar memperhatikan sekitarnya...


Sampai akhirnya cincin berhenti di bawah sepatu seseorang dan tak sengaja Yeon Joo menubruk orang itu saking terlalu fokus mengejar cincinnya. Dan orang yang ditabraknya ternyata Chul yang sepertinya baru saja sembuh melihat dari penampilannya yang memakai kemeja jeans seperti dulu.


Chul meminta maaf dan Yeon Joo begitu tercengang hingga dia terus menatap Chul dengan sedih dan membuat Chul keheranan ditatap seintens itu.


Chul lalu membantu memungut cincinnya Yeon Joo, meminta maaf karena tak melihat Yeon Joo tadi dan mengembalikan cincin Yeon Joo ke tangan Yeon Joo.

"Cincinmu sangat cantik" komentar Chul dengan ramah, tapi Yeon Joo terus menatapnya.


Do Yoon menelepon untuk menjempunya, Chul pun menundukkan kepala singkat pada Yeon Joo lalu pergi. Yeon Joo terus melihat kedua pria itu saling bercanda tawa. Chul menoleh kembali padanya dan semakin keheranan mendapati wanita asing itu masih menatapnya dengan tatapan sedih. Chul tersenyum ramah padanya dan Do Yoon bertanya-tanya siapa wanita itu.

"Aku tidak tahu. Dia terus menerus melihatku, aku tidak mengenalnya"

"Dia terlihat sedih. Jangan-jangan dia salah satu mantanmu? Mungkin kau menyakitinya dan mencampakkannya?" duga Do Yoon (Pfft! betul sekali!)

Tentu saja Chul langsung menyangkalnya sambil mencubit Do Yoon dengan gemas. Chul melirik Yeon Joo sebentar lalu mereka pun pergi.


Yeon Joo menggenggam erat cincinnya dan seketika itu pula dia kembali ke ruang operasi di dunia nyata dan menangis. Tangisannya terdengar sampai ke ruang operasi. Prof Park dan yang lain langsung keluar dan kebingungan melihat Yeon Joo tiba-tiba menangis.

"Sesuai seperti yang kugambar, Chul melupakan segalanya. Saat dia sudah sembuh dan sibuk kembali, Chul bahkan tidak lagi bermimpi. Dia benar-benar melupakanku"

Chul pun tak ingat betapa hancurnya dia setelah mengetahui dirinya hanyalah sebuah tokoh komik, dia tak ingat saat dia mengakhiri hidupnya di Sungai Han karena kehilangan tujuan hidupnya. Chul menggantungkan hidupnya pada kekuatan cinta untuk bertahan hidup. Tapi sekarang, pria itu sudah tak ada lagi.


Dalam perjalanan, Chul dan Do Yoon melihat mobil polisi sedang mengejar mobil penjahat. Chul langsung tancap gas dan ikut dalam aksi pengejaran itu dan sukses menghadang mobil si penjahat lalu naik ke kap mobil si penjahat sambil dadah-dadah.

"Dia kembali menjadi pria yang dicintai oleh pembaca. Karakter utama kami kembali menjadi karakter yang kuat dan tak pernah putus asa"


Soo Bong tampak berantakan dan masih takut untuk kembali ke rumah Sung Moo. Setelah beberapa saat mondar-mandir galau, akhirnya dia memutuskan untuk masuk kembali ke rumah Sung Moo. Dia memberitahu Sung Moo bahwa dia memutuskan untuk menyerah dan mau pulang kampung saja.

Dia benar-benar sangat ketakutan. Sejak Sung Moo tertembak, dia tidak pernah bisa tidur dengan nyenyak. Dia tidak mengerti kenapa hidupnya terancam hanya karena menggambar kartun. Dia mengaku pergi berdoa ke gereja dan kuil bahkan beli jimat, tapi tetap saja dia masih ketakutan.

"Aku meneleponmu karena aku ingin menamatkannya dengan benar" sela Sung Moo "Aku berencana mengakhiri W dengan happy ending. Chul akan menemukan pembunuh yang sebenarnya dan balas dendam. Dia akan menyingkirkan si pembunuh selama-lamanya. Jika tidak, kita takkan tahu apa yang akan terjadi"

"Apa kita akan membunuh si pembunuh?"

"Dia sudah membunuh 3 orang dan dia bahkan berusaha membunuh putriku! Kita tidak bisa membiarkannya begitu saja. Walaupun dia seorang pembunuh, akulah yang menciptakannya. Akulah yang harus mengakhiri hidupnya"


Dalam flashback, kita melihat kelanjutan pesan Chul pada Sung Moo. Dia menyarankan Sung Moo menyingkirkan si pembunuh dengan terlebih dulu menciptakan identitas si pembunuh. Si pembunuh tidak boleh menjadi sosok tak berwujud. Si pembunuh harus memiliki wujud manusia nyata agar bisa ditangkap. Dan Chul juga menyertakan copy laporan proyek W yang didalamnya termasuk catatan investigasi 353 tersangka.

"Kau harus menciptakan seseorang yang tidak ada didalam laporan. Hanya dengan begitu aku akan mengerti. Hanya jika aku mengerti maka webtoon ini akan tamat"


Semua copy laporan itu sudah di-print oleh Sung Moo. Dan sekarang, dia memerintahkan Soo Bong untuk membaca semua laporan itu dan menyingkirkan semua settingan yang tumpang-tindih, jika tidak maka Chul akan ragu. Jika Chul ragu maka segalanya akan terulang kembali dan kutukan itu akan terulang kembali.

Tapi Soo Bong tak mengerti. Mereka sudah menciptakan kejahatan yang sempurna, lalu bagaimana mereka harus menciptakan pembunuhnya. Bukti apapun yang akan mereka buat, tetap saja akan ada kekurangannya. Sung Moo mengakui kekurangan itu pasti akan ada. Karena itulah mereka harus membuat wajah si pembunuh agar Chul percaya walaupun ada kekurangannya.


"Wajah yang akan Chul percayai?"

"Aku sudah memilih wajah itu" aku Sung Moo

Dia lalu memperlihatkan buku gambarnya pada Soo Bong. Entah seperti apa wajah si pembunuh yang digambar Sung Moo, tapi begitu melihat gambarnya, Soo Bong langsung tercengang shock. Chul mengklaim bahwa hanya wajah orang itulah yang akan dipercayai oleh Chul sebagai pembunuhnya.

Bersambung ke part 2

10 comments

Liat yeon joo nangis kok berasa sediiiih .. ;-(
trm kasih .. Di tunggu kelanjutannya

Oia tp kok yeon joo bolak balik masuk ke dunianya chul y ? Kan si chul sdh gk ingat lg sama dia tanda tanya besar

This comment has been removed by the author.

seneng seneng banget baca sinopsisnya mbak ima, jadi paham alurnya. seneng juga sama drama ini, ceritanya segar dan bikin penasaran. esok paginya langsung cek sinopsis. makasii ya mbak ima. fighting

Terimakasih untuk recapanny ;)
Sehat trus ya min ;) semangattt

Walaupun ngga sampai nangis, tpi aq sedih liat yonjo begitu. Pasti sakit rasanya d lupakan orang yg d cintai.

Ditunggu kelanjutan'a ya mba,,,
Semangat...��

huweee jadi ikut sedih pas Yeon Joo ktemu Chul lagi dengan keadaan yg berubah ����

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon