Powered by Blogger.


Hyun Min setuju untuk mengakhiri pertunangan palsu mereka, tapi... "Kalau begitu, kita bisa mulai pacaran sungguhan"

Kecewa dan marah, Hye Ji langsung pergi. Ji Woon mengejarnya dan berusaha meyakinkan Hye Ji bahwa diantara kedua orang itu tidak ada hubungan apa-apa. Hye Ji tahu itu, dia bukan kesal karena itu. Lalu untuk apa Hye Ji datang kemari? tanya Ji Woon.


Entahlah, dia sendiri tak yakin, bagaimana bisa berteman dengan orang semacam Ha Won. Ji Woon heran apakah terjadi sesuatu antara mereka berdua. Mengabaikan pertanyaan Ji Woon, Hye Ji pamit pergi dan menyatakan kalau dia ingin sendirian saja.


Ha Won bertanya ragu apakah Hyun Min menyukainya. Dan keraguan Ha Won terbukti benar karena Hyun Min langsung terdiam. Ha Won pun menasehati Hyun Min agar Hyun Min memperhatikan perasaannya yang sebenarnya dengan baik, baik menyangkut masalah keluarga ataupun wanita.


Sementara itu, Seo Woo sendiri sedang dilema... gara-gara fans ceweknya membentuk pagar memutar dan mengurungnya di tengah-tengah. Bahkan alasan sakit perutpun gagal membuat mereka bubar. Jadilah dia menggunakan taktik paling jitu dan berteriak... "Oh, itu CN Blue!" hahaha!


Rencananya sukses mengalihkan perhatian mereka sejenak yang langsung dia manfaatkan untuk melarikan diri. Tapi para fans cewek itu langsung mengejarnya sambil jejeritan heboh. Saat dia berbelok ke sebuah lorong, tiba-tiba seseorang menariknya masuk kedalam kelas kosong. Seo Woo selamat dari kejara para fans cewek itu.

Ternyata Ja Young lah yang menyelamatkannya. Tapi tentu saja dia belum sepenuhnya selamat sebelum dia keluar dari gedung sekolah. Tapi dia harus bagaimana untuk melarikan diri dengan aman dari sini.

"Hanya ada satu cara" ujar Ja Young. Cara apa itu?...


Beberapa saat kemudian, kita melihat Seo Woo berlari menuju mobil... dengan memakai seragam dan roknya Ja Young (Puhahaha!).

Si manager melihatnya dari bayangan spion. Tapi dia mengira Seo Woo orang aneh, jadi dia langsung mengunci pintu mobilnya. Dia baru saja itu Seo Woo setelah Seo Woo menampakkan wajahnya didepan mobil.


Ha Won berjalan dengan langkah lesu. Ha Won mendesah melihat seragam barunya, menyayangkan betapa sia-sianya memakai seragam baru di hari kelulusannya.


Ahjumma, Yoon Sung dan Seo Woo berkumpul bersama, sama-sama memikirkan dan mencemaskan Ha Won. Ji Woon datang tak lama kemudian dan Seo Woo beranya apakah Ji Woon melihat Ha Won tadi. Ji Woon dengan dingin menjawab tidak dan tidak peduli juga.

Seo Woo langsung mengkritik sikapnya yang sangat keterlaluan itu, setidaknya Ji Woon harus cemas karena Ha Won pernah tinggal bersama mereka. Tapi Ji Woon tetap tak peduli dan langsung masuk kamarnya.

Cemas, Yoon Sung langsung beranjak pergi untuk mencari Ha Won. Seo Woo juga memutuskan mau ikut karena dia juga dekat dengan Ha Won. Tapi dimana Hyun Min setelah membuat keributan semacam itu di sekolah?


Ternyata Hyun Min sedang berjalan-jalan di trotoar sendirian. Tapi anehnya, orang-orang terus menerus melihatnya sambil bisik-bisik. Aneh, kenapa hari ini dia jadi pusat perhatian? Biasanya tidak seperti ini, pikir Hyun Min. Dia lalu mengecek hapenya dan mendapati kiriman link video dari temannya.

Video itu ternyata video pernyataan cinta Hyun Min pada Ha Won tapi Ha Won menolaknya, dan video itu sudah viral di internet. Hyun Min langsung shock lalu berusaha menyembunyikan wajahnya dengan kerah jaketnya.


Yoon Sung datang ke rumah keluarga Ha Won dan disambut oleh muka jutek Soo Kyung. Tapi begitu mendengar kedatangan Yoon Sung adalah mencari Ha Won, wajah Soo Kyung langsung berseri senang menyadari Ha Won benar-benar sudah pergi dari Sky House dan mengira merekalah yang sudah mengusir Ha Won. Jawaban Soo Kyung itu sudah cukup meyakinkan Yoon Sung bahwa Ha Won tak ada di sini dan dia langsung pamit pergi.

"Anak itu bertingkah sok hebat hanya karena dia tinggal dengan orang-orang kaya. Sukurin!" cibir Soo Kyung


Dengan berbekal penyamaran topi dan masker, Seo Woo pergi ke coffee shop tempat kerja paruh waktunya Ha Won untuk mencari temannya Ha Won, Hong Ja Young. Seo Woo bergumam iri "Setidaknya kau masih punya teman, Eun Ha Won. Tapi nama ini sepertinya tidak asing"


Setelah merapatkan penyamarannya, Seo Woo berjalan masuk ke cafe dengan kepala tertunduk lalu bertanya pada kasir tentang pegawai bernama Ja Young. Kasir itulah Ja Young, Seo Woo mengangkat pandangannya dan Ja Young langsung mengenalinya walaupun dia memakai samaran. Seo Woo panik dan berusaha menghindar tapi Ja Young mencegahnya sambil menegaskan dengan nada cute bahwa dialah orang yang Seo Woo cari.

 

Mereka akhirnya duduk bersama agak jauh dari pelanggan yang lain, Ja Young menatapnya dengan mata berbinar-binar layaknya fan cewek pada umumnya sementara Seo Woo duduk di sana dengan tak nyaman. Seo Woo cemas mengenai penyamarannya memakai seragamnya Ja Young waktu itu. Tapi Ja Young berjanji tidak akan memberitahu siapapun. Tapi untuk apa Seo Woo datang kemari?


Seo Woo baru ingat tujuan utamanya lalu menanyakan keberadaan Ha Won dan menjelaskan kalau Ha Won kabur dari rumah. Sekarang Ja Young mengerti kenapa Ha Won memohon-mohon padanya untuk menginap di rumahnya.

Dia langsung menatap Seo Woo dengan sebal, mengira mereka lah yang telah mengusir Ha Won. Tentu saja Seo Woo langsung menyangkal kesalahpahaman itu. Ja Young cemas karena dia yakin kalau Ha Won pasti tidak punya uang sekarang.


Di rumah, Ji Woon mendengar ahjumma sedang menata vas dengan mawar putih sambil menggerutu menyalahkan 'anak-anak nakal itu' sebagai penyebab minggatnya Ha Won dari rumah. Ji Woon melihat mawar putih itu dan bertanya apakah Ha Won yang membeli mawar putih itu.

Ahjumma membenarkannya "Bagaimana anda bisa tahu? Dia bilang Tuan-Tuan Muda mungkin masih merasa sedih setelah menghadiri upacara peringatan"

Ha Won berkata padanya, tidak pantas membeli bunga berwarna di hari peringatan kematian. Karena itulah Ha Won menyarankan agar sebaiknya mereka membeli bunga mawar putih saja untuk menghias meja.

Walaupun masih muda, tapi Ha Won sudah banyak mengalami masalah kehidupan yang membuatnya jadi bijak. Karena itulah bibi sedih dan cemas memikirkan Ha Won berkeliaran di luar sana, bagaimana kalau sampai terjadi sesuatu yang buruk padanya. Bibi terus menggerutu sedih tanpa menyadari Ji Woon sudah pergi dari sana.


Kembali ke kamarnya, Ji Woon merenung menatap kamarnya Ha Won yang sekarang gelap dan membuatnya teringat dengan ucapan Ha Won bahwa dia memutuskan tinggal di rumah ini untuk melindungi hal yang penting baginya. Ji Woon akhirnya memutuskan sesuatu lalu pergi.


Seo Woo sedang mencipta lagu saat Yoon Sung menelepon dan mereka saling melapor kegagalan mereka mencari Ha Won. Seo Woo jadi makin cemas memikirkan dimana Ha Won berada sekarang.

Kecemasannya akan Ha Won, Seo Woo curahkan kedalam lirik lagu yang dia ciptakan... 'Dimana kau. Aku tidak menyadarinya saat kau ada di sini. Tapi kau meninggalkan sebuah ruang kosong. Dimanakah dia? Kenapa? Dimana kau?'


Ada satu tempat yang Ji Woon pikirkan saat mencari Ha Won. Dan ternyata dugaannya benar, Ha Won sedang makan ramen di mini market yang biasanya. Ha Won membuat 3 jajangmyeon instan sambil pura-pura seolah dia makan bersama ayah dan ibunya.


Tapi keceriaannya mulai luntur saat dia memberitahu mendiang ibunya bahwa sepertinya dia tidak akan bisa kuliah. Ji Woon ikut mendengarkannya dengan simpati. Tapi dia langsung pasang senyum lalu memprotes Ha Won, bagaimana bisa seorang cewek makan 3 ramen sekaligus. Ha Won cepat-cepat menghapus air matanya dan menunduk menghindari tatapan Ji Woon.

"Jangan buat dirimu kelaparan lagi dan kembalilah ke rumah"

Ha Won bingung "Rumah"

"Sky House"


Tapi Ha Won merasa tak bisa kembali ke sana lagi. Ji Woon akhirnya mengaku kalau sebenarnya dia pergi ke kuil waktu itu. Saat Ha Won masih kebingungan dengan maksudnya, Ji Woon menjelaskan dengan tak sabaran bahwa Ha Won sebenarnya sudah sukses melaksanakan misinya atau apalah itu. Tentu saja senyum Ha Won langsung mengembang lebar mendengarnya, benarkah?

"Kau yang menaruh mawar putih di depan abu ibuku, kan?"

"Ah, itu... karena ibumu dan ibuku seperti bertetangga"

Ji Woon mengaku kalau dia memberikan bunga itu pada mendiang ayahnya. Ji Woon senang dan langsung memuji perbuatannya itu. Kalau begitu apa mereka akan pulang bersama? tanya Ha Won. Ji Woon langsung pura-pura cuek, padahal kemudian dia menyuruh Ha Won untuk cepat keluar.


Yoon Sung dan Seo Woo berkumpul di ruang tamu dengan cemas. Seo Woo terus berusaha menghubungi hapenya Ha Won tapi hapenya sedang tidak aktif, itu karena hapenya Ha Won memang sedang mati karena kehabisan baterei.


Tapi syukurlah kecemasan mereka berakhir saat Ha Won mengumumkan kedatangannya tak lama kemudian. Yoon Sung, Seo Woo dan Ahjumma menyambutnya dengan senang dan lega. Mereka langsung berpaling ke Ji Woon yang tadinya bilang tidak peduli, tapi nyatanya malah dia yang membawa Ha Won pulang. Tapi Ji Woon pura-pura sok cuek lalu masuk kembali ke kamarnya.

"Apa kalian menungguku?" tanya Ha Won tak enak. Bibi membenarkannya, semua orang sangat mengkhawatirkan Ha Won. Saking senangnya melihat Ha Won kembali, Ahjumma berjanji akan membuatkan makanan yang banyak untuk Ha Won walaupun Ha Won memberitahu kalau dia sudah makan.


Setelah mengganti bajunya, Ha Won masuk ke kamarnya Seo Woo yang saat itu sedang main gitar. Begitu melihat Ha Won datang, Seo Woo langsung menyambutnya dengan menyanyikan lagu tentang betapa senangnya dia karena Ha Won telah pulang.



Seo Woo lalu meminta maaf atas namanya dan kedua sepupunya, karena mereka telah banyak menyusahkan Ha Won dengan masalah keluarga mereka.

"Kau ini bicara apa? Bisa-bisakah kau bicara seperti itu padahal kau meneleponku 49 kali. Seharusnya aku men-screenshot-nya (daftar misscall dari Seo Woo) dan mempostingnya di internet. Aku yakin semua orang pasti akan sangat iri" goda Ha Won.


Puas bermain-main, mereka keluar dan Seo Woo memuji Ha Won karena menolak pernyataan cinta Hyun Min. Ha Won kaget, dari mana Seo Woo mengetahui hal itu. Ha Won tidak tahu? Seo Woo pun langsung menunjukkan video pernyataan cinta Hyun Min yang sekarang sudah menyebar luas di internet itu.


Seo Woo yakin kalau Hyun Min pasti sangat shock karena selama ini dia tidak pernah ditolak wanita. Parahnya lagi, sekarang video dirinya ditolak ini malah tersebar di internet. Ha Won jadi cemas, tapi Seo Woo meyakinkan untuk tidak terlalu memikirkan masalah ini.

Seo Woo yakin kalau saat ini Hyun Min pasti sedang merayu wanita lain. Tapi Ha Won tak bisa tenang, apalagi Hyun Min masih belum pulang sampai sekarang.


Hyun Min sendiri ternyata sedang berada di warnet dan menonton video dirinya ditolak Ha Won. Setiap menit video itu semakin banyak ditonton dengan berbagai komentar dari para penontonnya. Tapi kebanyakan komentarnya bernada negatif dan menghina Hyun Min. Parahnya lagi video itu bahkan sudah di-subtitle kedalam Bahasa Inggris, Jepang dan Cina.

Saking kesalnya membaca semua komentar negatif itu, Hyun Min refleks bangkit dari kursinya dan mengumpat keras-keras. Jelas saja semua orang langsung berpaling menatapnya. Hyun Min cepat-cepat menyembunyikan wajahnya dan kabur dari sana.


Dia pergi ke sebuah taman sepi dan teringat akan ucapan Ha Won untuk memikirkan perasaannya yang sebenarnya dengan baik. Apakah dia sungguh-sungguh menyukai Ha Won, juga perasaannya terhadap keluarganya. Ditengah-tengah kegalauannya, hujan tiba-tiba turun deras membasahinya. Lengkaplah sudah kesialan Hyun Min.


Hyun Min pulang dalam keadaan basah kuyup dan langkah lesu. Dia bahkan mengacuhkan Ha Won yang kebetulan sedang keluar dari kamarnya. Ha Won jadi semakin cemas, sepertinya Hyun Min sangat terpukul dengan penolakannya.


Keesokan paginya, Ha Won baru keluar kamar dan melihat Ji Woon di kamarnya sedang mengotak-atik mobil mainan. Ha Won langsung terpana melihatnya, Ji Woon pun menyadari Ha Won sedang menatapnya saat tak sengaja menoleh. Mereka saling tersenyum pada satu sama lain.

Ha Won mengirimnya chat, menanyakan apakah semalam Ji Woon tidur nyenyak dan apakah dia sudah sarapan. Ji Woon tampak jelas senang dengan chat penuh perhatian dari Ha Won itu walaupun dia pura-pura protes, memprotes pertanyaan Ha Won yang sok akrab dengannya. Tapi setidaknya Ji Woon sudah tidak mengabaikannya lagi, balas Ha Won dalam chatnya.

Ji Woon ingin menyinggung masalah hubungan palsu Ha Won dengan Hyun Min, tapi sesaat kemudian dia membatalkannya lalu pura-pura mengabaikan Ha Won. Tapi saat Ha Won mengirim ucapan terima kasih, senyum Ji Woon langsung mengembang lebar.


Yoon Sung baru datang dan mendapati Hyun Min bersikap sangat aneh, jongkok di atas batu sambil melamun galau. Tapi Yoon Sung memutuskan untuk tidak mempedulikannya dan pergi.


Sarapan dalam berbagai menu mewah untuk Kang bersaudara sudah siap tertata rapi memenuhi meja makan. Tapi seperti biasanya, tidak ada yang menyentuhnya. Ha Won sendiri lebih memilih makan makanan sederhana bersama Ahjumma di dapur.

Walaupun sederhana, tapi makanan ini membuatnya merasa makan di rumahnya sendiri. Sementara makanan-makanan mewah di meja makan itu malah membuatnya merasa sedang makan di rumah orang lain. Melihat Yoon Sung datang, Ha Won langsung mengajaknya makan bersama. Yoon Sung menolak, tapi Ha Won langsung menyuapkan makanan itu kedalam mulutnya.


Tapi Ha Won mengaku mencemaskan Hyun Min karena kelihatannya dia jadi aneh. Yoon Sung setuju, ini juga pertama kalinya dia melihat Hyun Min seaneh itu. Tapi Yoon Sung yakin kalau Hyun Min pasti akan baik-baik saja setelah cukup istirahat. Ahjumma yakin kalau Hyun Min jadi begitu gara-gara dia sekarang punya julukan baru 'Chaebol Brengsek'.


Soo Kyung sedang mengkuteks kuku kaki putri kesayangannya sementara Yoo Na sedang sibuk internetan. Dia melihat video pernyataan cinta Hyun Min, tapi yang membuatnya kesal adalah komentar beberapa user yang menyebut Ha Won sebagai Cinderella dan kebanyakan dari mereka iri dengan Ha Won.

Saking kesalnya, menendangkan kakinya dan membuat kuteknya muncrat ke wajah Soo Kyung. Yoo Na tidak terima Ha Won dijuluki Cinderella. Soo Kyung menyalahkan Yoo Na, dia sendiri yang cari perkara dengan membuat keributan itu di sekolah.

"Mana kutahu akan berakhir seperti ini?!" gerutu si putri manja


Ha Won pergi menemui CEO Kang yang memperlihatkan contoh bunga yang diberikan Ji Woon pada ayahnya. CEO Kang bertanya apakah Ha Won mengerti makna bunga mawar putih itu. Tentu saja Ha Won mengetahuinya, mawar putih artinya kehormatan. CEO Kang sangat senang, ini menandakan Ji Woon sekarang sudah mulai berubah.


Dan sebagai hadiah atas keberhasilan Ha Won, CEO Kang menghadiahkan tiket liburan. Tapi melihat tiketnya banyak, Ha Won yakin ini bukan liburan biasa. CEO Kang membenarkannya, dia ingin Ha Won berlibur dengan beberapa orang agar mereka bisa menjadi lebih dekat. Ha Won boleh mengajak ketiga kunyuk itu atau siapapun yang ingin Ha Won ajak liburan.

"Bernarkah? Kalau begitu, apa boleh saya mengajak semua teman sekelas saya?" tanya Ha Won. CEO Kang langsung canggung tapi dia menyetujuinya saja. Tapi tentu saja Ha Won cuma bercanda. Ha Won berkomentar kalau Yoon Sung sangat beruntung karena bekerja pada bos yang sangat baik.


Ji Won terus berusaha menghubungi Hye Ji bahkan datang ke rumahnya. Tapi teleponnya tidak terjawab dan rumah Hye Ji tertutup.

Bersambung ke part 2

8 comments

ditunggu part 2nya ..
terimakasih

Akh kasian liht hyun min yg td nya slalu tebr pesona pd wanita setlh d tolk ha won jd berubah drastis,d tunggu part2 nya

Akh kasian liht hyun min yg td nya slalu tebr pesona pd wanita setlh d tolk ha won jd berubah drastis,d tunggu part2 nya

Hoaaabh tahu ga aku bolak balik buka halaman ini berapa kali dari tadi >< akhirnya udah rilis walaupun part 1
Semangat nulisnya ya kak~~
Sangat membantu aku yg fakir kuota ga bisa download ataupun streaming vidionya 😄😀😘 #TeamJiwoon

makasih ka sinopsisnya.
maaf kak, saya mau nanya klo mau streaming dan download videonya gimana? maaf yaa kak soalnya saya baru suka baca sinopsisnya sekarang2 belum tau cara nonton videonya?

Min yg part 2 donk langsung di liris q nungguin nih kepo 😁👋👍

Ternyata chaebol brengsek hhahahahah

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon