Powered by Blogger.

 

Ji Woon menyatakan perasaannya pada Ha Won dan menciumnya mesra. Perlahan, Ha Won pun melingkarkan lengannya memeluk Ji Won.



Mereka pun pulang dengan rona wajah penuh kebahagiaan dan saling bergenggaman tangan. Ha Won agak cemas, apa tidak lebih baik jika mereka pulang secara terpisah saja. Tapi Ji Woon tidak setuju, lagipula mereka kan tidak berbuat dosa atau semacamnya.


Tapi tak lama kemudian, Ha Won ditelepon Ja Young yang langsung melabraknya karena pacaran dengan Seo Woo tanpa bilang-bilang padanya. Hah?

Ji Woon langsung menepikan mobilnya dan Ha Won membrowsing internet. Dan ternyata berita tentang Ha Won memang sedang menjadi hot issue di internet dengan judul 'Karakter Utama Dalam Lagu Barunya Kang Seo Woo Adalah Tunangannya Kang Hyun Min'.

Ji Woon langsung mendesah kesal sementara Ha Won panik berusaha menjelaskan kalau berita itu tidak benar. Dia benar-benar mempercayai artikel itu.


Bahkan setibanya mereka kembali ke Sky House, dia langsung menyindir kedekatan Ha Won dengan Seo Woo yang menurutnya tampak seperti sepasang lovebird.

Emosinya semakin menjadi-jadi saat Ha Won malah meminta padanya untuk merahasiakan hubungan mereka. Skandal cinta itu kan antara dia dan Seo Woo dan bukannya tentang mereka, jadi seharusnya Ha Won memberinya penjelasan dong!

"Aku kan sudah bilang, itu bahkan tidak perlu penjelasan! Pokoknya kau harus janji untuk merahasiakannya yah? Pokoknya harus, apapun yang terjadi. Terutama pada Ketua"


Ji Woon benar-benar tak percaya mendengarnya. Saat mereka masuk, mereka melihat CEO Kang sudah ada di sana bersama Seo Woo dan langsung menyidang mereka. Seo Woo dan Ha Won berusaha menjelaskan bahwa semua ini cuma kesalahpahaman, tapi CEO Kang tak percaya malah menuduh mereka sedang berusaha untuk mempermainkannya. Ji Woon sudah mau angkat bicara, tapi Ha Won menghentikannya dan akhirnya hanya ikut-ikutan membela Seo Woo dan Ha Won.

Setelah CEO Kang mengkonfirmasi dari Yoon Sung bahwa tidak ada yang terjadi gara-gara skandal ini, ia pun lega. Kalau berita ini benar maka ini akan menjadi kali terakhir mereka melihat Ha Won. Ji Woon dan Seo Woo yang memang tidak tahu menahu tentang kesepakatan diantara CEO Kang dan Ha Won, jelas heran mendengarnya, apa maksud CEO Kang itu?

"Itu adakah kesepakatan diantara kami saat aku menyetujuinya tinggal di sini. Jika dia melanggar peraturan tidak boleh pacaran maka dia harus pergi dari sini dan dilarang bertemu semua orang yang tinggal di sini selamanya"

Jelas saja Ji Woon dan Seo Woo tercengang mendengar itu. Yoon Sung lalu memperlihatkan kontrak kesepakatan mereka dengan Ha Won. Ji Woon langsung terang-terangan menyindir CEO Kang sementara Seo Woo langsung protes, memangnya kenapa kalau mereka pacaran dengan Ha Won

"Aku membawanya kemari bukan supaya kalian bisa mengencaninya. Jangan salah paham hanya karena dia tinggal di sini"

"Apa maksudnya itu?"


"Hanya karena dia tinggal di sini bersama kalian, bukan berarti dia sama seperti kita" (wow, ternyata CEO Kang kejam juga)

"Kakek, Kakek kasar sekali!" kecam Seo Woo

"Semua ini tidak apa-apanya bagi orang sepertinya yang bisa membeli orang dengan uang. Anggota keluarga cuma alat bisnis baginya. Jadi dia akan merasa ngeri jika kita tidak pacaran dengan seseorang yang menurutnya tidak pantas" caci Ji Woon


Hye Ji akhirnya sampai juga menyetir mobilnya sampai ke Sky House dan Hyun Min harus berpegangan erat-erat pada seatbelt-nya saking takutnya pada cara Hye Ji menyetir. hahaha! Sebelum masuk, Hye Ji memperingatkan Hyun Min untuk tidak lagi bersikap semaunya sendiri seperti ini mulai sekarang.


Seo Woo baru tiba di kantor dan mendapati Ja Young sudah ada di depan menunggunya. Dengan malu-malu Ja Young memberitahu Seo Woo bahwa jika penggemar lainnya tidak akan setuju jika Seo Woo pacaran tapi dia tidak akan seperti itu, apalagi Seo Woo pacaran dengan Ha Won.

Seo Woo langsung tersenyum geli mendengar Jo Young mempercayai artikel itu. Bahkan saking percayanya, dia langsung memberitahu Seo Woo segala sesuatu tentang Ha Won seperti layaknya sahabat baik. Bagaimana selama ini Ha Won hidup miskin dan suka sekali membeli barang-barang sample, Ha Won juga orang yang suka bertindak tanpa memikirkannya lebih dulu dan kadang bisa kasar juga. Jadi jika Ha Won melampiaskan kekasarannya pada Seo Woo, maka Seo Woo terima saja. Dia juga menasehati Seo Woo untuk tidak makan sendirian saat bersama Ha Won.

"Kau menerima (berita) itu sebagai fakta? Kau melihat artikel itu kan? Tidak ada apapun diantara aku dan Ha Won, artikel itu sudah salah"

"Benarkah?"

"Sebentar lagi akan muncul artikel yang menyangkal berita itu" ujar Seo Woo. Ja Young seketika senang dan lega mendengarnya.


Ha Won masuk ke ruang pribadi Ji Woon dan mencoba untuk bicara padanya. Tapi Ji Woon masih ngambek, kesal karena Ha Won mau-mau saja menyetujui kontrak semacam itu. Terus kalau mereka ketahuan apakah itu artinya Ha Won tidak akan menemuinya lagi.

"Bukan, itu... hei, aku kan tidak tahu kalau kita akan berakhir begini" bujuk Ha Won "Apa kau marah karena kontrak itu?"

"Kau benar-benar berbakat membuatku khawatir. Sekarang ini aku hanya ingin fokus pada hubungan kita, tapi segalanya malah jadi berbelit gara-gara kontrak dan aturan itu... dan semua itu berkat seseorang"


Lagipula apa Ha Won yakin kalau dia bisa tidak bertemu dengannya lagi selamanya. Jika tidak maka sebaiknya Ha Won batalkan kontrak itu. Bagaimana bisa seorang wanita malah sembrono asal saja tanda tangan kontrak? Ha Won langsung membela diri, saat pertama kali dia datang kemari baik Ji Woon maupun Hyun Min, sama-sama membuatnya kesal sampai hampir gila. Ji Woon juga sangat kejam padanya waktu itu, makanya saat itu dia sama sekali tidak ada pikiran untuk pacaran dengan Ji Woon.

"Oh begitu, jadi karena itu kau bersandar pada Kang Seo Woo?"

"Benar, hanya dia yang memperlakukanku bagai manusia, tidak seperti kalian berdua"

"Jadi maksudmu semua ini salahku, begitu?"


"Lalu bagaimana denganmu? Apa benar-benar tidak ada apa-apa diantara kau dan Hye Ji? Kalian bahkan pergi kencan berdua"

"Itu tidak benar"

"Apa kau pernah memikirkan perasaanku setiap kali melihatmu bersama Hye Ji selama ini?"

"Apa kau cemburu"

"Yang benar saja! Bagaimana denganmu, sepertinya kau cemburu aku punya skandal dengan top star"


Yoon Sung mengikuti Hwa Ja yang pergi sendirian tanpa supir. Tapi dia mulai keheranan saat melihat Hwa Ja ke sebuah toko anak-anak dan membeli banyak baju-baju anak di sana. Dia terus membuntuti Hwa Ja dan melihat Hwa Ja ternyata membawa semua baju-baju itu ke sebuah panti asuhan. Tampaknya dia sudah sering ke sana dilihat dari cara anak-anak yang menyambutnya dengan hangat dan memanggilnya dengan sebutan 'Ibu'.


Yoon Sung lalu menemui Ibu Kepala Panti dengan alasan bahwa dia ingin memberikan sumbangan untuk panti asuhan ini, tapi tentu saja alasan utamanya adalah mencari informasi tentang Hwa Ja. Kepala panti memberitahunya bahwa Hwa Ja memang sering kemari dan semua anak di sini memanggilnya ibu.

Kepala panti memberitahunya bahwa Hwa ja kehilangan anaknya saat dia masih kecil. Karena itulah Hwa Ja sering kemari untuk memberikan cinta pada anak-anak di sini, cinta yang tidak bisa dia berikan pada anaknya sendiri. Hwa Ja merasa bahwa dia adalah ibu yang buruk yang bahkan tidak bisa mengurus putra semata wayangnya. Tapi tetap saja, mendengar semua anak di sini memanggil ibu, pastinya tidak akan sebanding dengan mendengar putranya sendiri memanggilnya 'Ibu'.


Ha Won galau memikirkan apakah ucapannya pada Ji Woon tadi terlalu kasar. Tapi sedetik kemudian dia meyakinkan dirinya sendiri bahwa Ji Won duluan yang mulai. Detik berikutnya dia menyesali perbuatannya yang menyinggung Hye Ji, lalu detik berikutnya lagi dia malah menyalahkan Ji Woon lagi karena Ji Woon duluan yang menyinggung-nyinggung Seo Woo.


Malam harinya saat Ji Woon kembali ke ruang pribadinya, dia mendapati Hye Ji ada di sana untuk mengemasi peralatan jahitnya. Tapi Ji Woon menyuruhnya untuk menaruhnya di sana saja, lagipula tidak ada tempat lain untuk menaruh barang-barang itu. Tapi Hye Ji sudah memutuskan untuk tidak lagi menerima kebaikan Ji Woon, dia juga meminta maaf atas perbuatannya pada Ha Won.

"Jadi apa kau bertemu Ha Won?"

"Iya, kami bertemu"

"Syukurlah... jadi kau dan Ha Won..."

"Kami pacaran sekarang"

Walaupun tidak ada yang tahu hubungan mereka, tapi dia merasa harus mmeberitahukannya pada Hye Ji. Akhirnya dia memutuskan untuk mengaku jujur bahwa Hyun Min lah yang sebenarnya mendapatkan semua peralatan jahitnya Hye Ji ini. Dia hanya membantu atas permintaan Hyun Min.

"Dia sangat mencemaskanmu"


Ha Won sedang keliling Sky House saat dia melihat Ji Woon keluar dari ruang pribadinya. Dia sudah senang, tapi kemudian dia melihat Ji Woon keluar bersama Hye Ji. Dia jadi galau lagi gara-gara melihat itu dan menduga cemas kalau dia dan Ji Woon mungkin tidak cocok.


Akhirnya dia mencoba aplikasi ramalan jodoh dan mendapati kecocokannya dengan Ji Woon sebesar 90%. Ha Won langsung senang. Tapi tepat saat itu juga Ji Woon datang dan Ha Won langsung pasang wajah jutek lagi. Ji Woon mengaku bahwa ada sesuatu yang lupa dia katakan pada Ha Won.

"A-apa?"

"Itu... tentang aku yang jahat padamu saat kau pertama kali datang kemari... maaf"


Senyum Ha Won mengembang seketika, tapi dia tidak puas dan minta Ji Woon mengulang ucapannya. Ji Woon mengucapkan maafnya sekali lagi dan meyakinkan Ha Won bahwa hubungannya dengan Hye Ji berbeda dengan hubungannya dengan Ha Won.


Mendengar itu, Ha Won pun ingin menjelaskan hubungannya dengan Seo Woo juga tidak seperti itu. Tapi Ji Woon cepat menyela, menggenggam tangan Ha Won dan mengakui dirinya yang salah karena bereaksi berlebihan.


Sayangnya perut Ha Won lagi-lagi merusak suasana romantis di antara mereka. wkwkwk. Ji Woon langsung menariknya ke dapur dan memasakkan makananan untuk Ha Won. Ha Won heran melihatnya, apa Ji Woon suka masak? Ji Woon mengaku bahwa dia berusaha untuk menyukai memasak sekarang karena pacarnya punya selera makan yang besar.

Ha Won ingin membantu dan langsung mengambil alih pisau dari tangan Ji Woon. Dan hal itu malah membuat Ji Woon jadi punya kesempatan untuk mem-backhug Ha Won. Tapi Ha Won jadi cemas, takut ada yang lihat.

"Sekarang sudah larut, siapa juga yang akan datang? Tidak apa-apa" kata Ji Woon

"Aku pegang pisau, tahu!"


Ji Woon akhirnya menyerah dan melepaskan pelukannya... sebelum mencuri kesempatan dengan mengecup pipi Ha Won.


Tak lama kemudian masakan mereka akhirnya jadi. Ha Won mencobanya dan Ji Woon menatapnya dengan penuh cinta. Ternyata rasa masakan Ji Woon sangat enak sampai-sampai Ha Won ingin menikmatinya dengan bir. Ji Woon tak setuju, bisa-bisa nanti dia mabuk dan kalau mabuk maka dia... Ah, sudahlah.


ngomong-ngomong tentang mabuk, Ji Woon cute juga saat sedang mabuk, kepribadiannya benar-benar berubah sampai-sampai dia ingin sekali melihat Ji Woon mabuk lagi. Ji Woon langsung menyangkal, memangnya kapan dia mabuk? Waktu mereka di rumah liburan, Ha Won mengingatkan Ji Woon yang saat itu mabuk berat sampai tidak ingat apapun tentang apa yang terjadi malam itu.

"Tidak, aku ingat semuanya"

"Benarkah. kalau begitu coba katakan apa yang terjadi malam itu"

"Kita... muach... melakukan ini"


Jelas saja Ha Won jadi malu mendengarnya. Tapi tiba-tiba dia melihat Seo Woo keluar dari kamarnya. Sontak dia langsung menendang kursi yang diduduki Ji Woon dan memaksa Ji Woon sembunyi di kolong meja. hahaha!

Ji Woon terpaksa harus tersiksa di kolong meja cukup lama apalagi Seo Woo malah memutuskan untuk menemani Ha Won makan dan tidak mungkin juga Ha Won menolak karena takutnya bakal semakin mencurigakan.


Ayahnya Ha Won mendapat telepon dari orang yang membantunya mencari Kang Young Jin, dan dari orang itulah Ayahnya Ha Won mengetahui kalau istrinya mendapatkan kontak Tuan Kang.

Ayahnya Ha Won langsung pergi ke tempat kerja Tuan Kang dan langsung menyindir pertemuan Tuan Kang dengan putrinya, Ha Won. Tuan Kang langsung mengoreksi bahwa dia benar-benar bukan ayahnya Ha Won, dia bahkan tak punya hubungan spesial dengan Ibunya Ha Won. Tapi Ayah tak percaya dan menuduh Tuan Kang berselingkuh dengan istrinya selama dia pergi kerja. Tuan Kang terus berusaha meyakinkan Ayah bahwa hubungannya dengan Ibunya Ha Won hanya sebatas hubungan rekan kerja yang membuka dojo bersama.

Lalu kenapa Ibunya Ha Won mati di apartemennya Tuan Kang? tuntut Ayah. Tuan Kang jujur mengaku bahwa Ibunya Ha Won datang mencarinya karena masalah terkait dengan dojo mereka. Ayah masih tetap tak percaya dan menuduh Ibunya Ha Won mau melarikan diri bersama Tuan Kang tapi dia mati duluan sebelum mereka sempat melarikan diri bersama jadi Tuan kang melarikan diri sendirian. Bukankah Tuan Kang menjual dojo-nya saat itu.


Tuan Kang membenarkannya, dia memang menjual dojonya... tanpa sepengetahuan Ibunya Ha Won karena waktu itu dia dikejar-kejar penagih hutang. Makanya Ibunya Ha Won pergi mendatangi apartemennya karena masalah itu, tapi malah terjadi insiden itu dan Ibunya Ha Won meninggal dunia saat dia tengah berusaha menyelamatkan salah seorang tetangganya. Waktu itu dia tidak ada di apartemen karena tengah berusaha menghindari penagih hutang, dan saat dia kembali api sudah melalap gedung apartemen itu.


Ayah berjalan pergi dengan langlah lesu setelah mendengar semua itu, benar-benar menyesali dirinya yang selama ini membenci mendiang istrinya karena kesalahpahaman bahkan sampai membenci Ha Won juga.


Ha Won melihat Ji Woon baru kembali dari olahraganya. Dia langsung mengikuti Ji Woon ke dapur dan berusaha menarik perhatiannya secara diam-diam karena ada Ahjumma di sana, tapi dia melakukannya dengan cara berdehem keras-keras yang jelas-jelas didengar Ahjumma. Akhirnya dia mengsms Ji Woon dan menyuruhnya untuk bertemu di ruang pribadi Ji Woon.

Dia sudah menunggu cukup lama saat Ji Woon akhirnya datang setelah ganti baju. Ji Woon tak suka dengan gaya pacaran diam-diam mereka ini dan langsung mengkritik ulah kakeknya. Ha Won heran kenapa Ji Woon begitu membenci kakeknya. Ji Woon akhirnya bercerita pada Ha Won tentang ibunya.

Ibunya hanyalah seorang wanita biasa, sangat biasa hingga membuat orang bertanya-tanya bagaimana bisa bertemu dengan seseorang seperti ayahnya. Dilihat dari cara ibunya yang tidak pernah membicarakan tentang ayahnya, jelas menunjukkan kalau mereka tidak berpisah dengan cara baik-baik. Dan dia datang ke Sky House karena dia punya banyak pertanyaan.


Ji Woon memberitahu bahwa di gudang inilah pertama kalinya dia melihat jejak ayahnya lalu menunjukkan sebuah kamera yang ada ukiran nama ayahnya. Mungkin ayahnya dulu menggunakan kamera ini, tapi sayangnya tak ada foto didalamnya. Berusaha menghibur Ji Woon, Ha Won merebut kamera itu dan mengajak Ji Woon selfie dengan kamera itu untuk memberitahu Ayahnya Ji Woon bahwa mereka berdua saling menyukai.


Tapi tak lama kemudian Ha Won mendapat telepon dari ayahnya. Sikap Ayah sekarang benar-benar berubah lebih baik pada Ha Won dan mengajak Ha Won jalan-jalan dengan truknya. Ayah meminta maaf karena telah salah paham, dia sungguh menyesal karena tidak percaya pada Ibunya Ha Won.

Tapi Ha Won yakin bahwa pada dasarnya Ayah sebenarnya percaya pada Ibu. Dia berpikir bahwa selama ini Ayah terus mencari Tuan Kang padahal Ayah bilang kalau dia bukan putri kandung Ayah, pasti karena Ayah merasa bersalah karena tidak pernah ada di sisi Ibu saat Ibu mengalami kesulitan. Ayah pasti mencari Tuan Kang untuk meminta pengampunan Ibu.

Ayah terharu mendengarnya "Aku sungguh minta maaf... padamu dan ibumu"


Ha Won menggenggam tangan Ayah dan meyakinkan Ayah untuk tidak minta maaf dan mengajak Ayah pulang ke rumah mereka. Tapi Ayah melarang Ha Won pulang sekarang mengingat ibu dan saudara tirinya yang masih membenci Ha Won. Ayah meminta Ha Won untuk memberinya waktu agar dia bisa membuat keluarga mereka, benar-benar menjadi keluarga sejati.

Bersambung ke part 2

4 comments

Heuuu,, ternyata hawon itu eun ha won bukan kang ha won,, dan prediksiku benar tentang ceo kang, ga beda dengan ayahnya kim tan di the heirs,,

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon