Powered by Blogger.


Hyun Min termenung menatap gambar emoticon-nya saat Ji Woon masuk dan menyatakan bahwa hari ini adalah hari terakhirnya membantu Hyun Min.



Tapi Hyun Min bersikeras akan terus meminta Ji Woon untuk membantunya mengurus Hye Ji. Ji Woon menolak karena tidak ada alasan baginya untuk melakukan itu. Tapi Hyun Min juga terus bersikeras dan berkata kalau dia tidak punya hak mengurus Hye Ji karena selama ini yang dilakukannya hanyalah menyakiti Hye Ji dan tak tahu bagaimana menyembuhkan rasa sakitnya.

"Jadi kau ingin berbuat baik padanya tapi berpura-pura seolah aku yang melakukannya?"

"Kau kan selalu bersikap baik padanya. Dia tidak akan merasa tertekan jika dia mengira kau yang melakukannya"

"Aku melakukan ini bukan karenamu, tapi karena dia adalah temanku, karena aku menghargai Hye Ji. Dan jangan buat Hye Ji menangis lagi mulai sekarang"


Ha Won menggerutu kesal seorang diri saat Ji Woon tiba-tiba muncul mengagetkannya. Sedang apa Ji Woon di sini? Sebaiknya dia pergi saja mengurusi Hye Ji, rutuk Ha Won. Ji Woon langsung tersenyum senang, sepertinya Ha Won kecewa karena dia selalu memperhatikan Hye Ji. Ha Won langsung menyangkal dengan canggung.

"Maaf. Aku menyesal karena meninggalkanmu saat itu" sesal Ji Woon.


Dia ingin memberikan kado yang ada di kantong jasnya, tapi terlalu gugup dan akhirnya tidak jadi memberikannya. Tapi kemudian dia ingin mengajak Ha Won jalan-jalan untuk mengganti rencana jalan-jalan mereka yang gagal waktu itu. Ha Won langsung tersenyum senang tapi tak segera menjawab.

"Kenapa? Tidak mau?" tanya Ji Woon.

"Tidak" jawab Ha Won refleks

"Dan juga ada yang harus kubicarakan padamu" aku Ji Woon dengan malu-malu sebelum pergi.


Ha Won benar-benar bahagia dengan ajakan jalan-jalan Ji Woon. Tapi dia sangat penasaran, apa yang ingin Ji Woon bicarakan dengannya. Seo Woo datang saat itu dan langsung penasaran dengan apa yang sedang Ha Won pikirkan sekarang. Ha Won berusaha menyangkal tapi Seo Woo langsung menebak sendiri, apa karena Hye Ji?

Tebakannya terkonfirmasi saat Ha Won diam tak menyangkalnya. Seo Woo bertanya kenapa, apa Ha Won tak nyaman sekamar dengan Hye Ji. Ha Won menyangkalnya. Seo Woo meminta Ha Won untuk baik pada Hye Ji selama dia di sini. Bagaimanapun juga, saat ini Hye Ji sedang dalam situasi yang menyedihkan.

"Baik-baiklah padanya, dengan gaya Eun Ha Won yang biasanya"


Ha Won akhirnya menuruti saran Seo Woo. Saat Hye Ji hendak mencuci baju, Ha Won langsung merebut keranjang baju-baju kotornya dan bersikeras mau membantu Hye Ji mencucikan baju itu.

Tapi pada akkhirnya dia malah mengacaukan baju-bajunya Hye Ji karena mencucinya secara sembarangan di mesin cuci. Ha Won benar-benar merasa sangat bersalah dan berusaha menawarkan setelan jaketnya dan berjanji akan mengganti rugi. Hye Ji menolak ganti rugi yang Ha Won tawarkan dan meyakinkan Ha Won kalau dia tidak mempermasalahkannya.


Tapi kemudian dia berkata bahwa dia bisa belanja baju-baju baru dengan Ji Woon. Hye Ji memberitahu Ha Won bahwa Ji Woon adalah orang yang selalu menemaninya menghadapi semua masalahnya, karena itulah dia ingin mencoba pacaran dengan Ji Woon. (ini cewek nggak jelas banget sih?)

Dia hendak pergi, tapi Ha Won menghentikannya dengan menanyakan apa kata Ji Woon, apa Ji Woon sudah memberinya jawaban?

"Iya. Ji Woon mungkin merasakan hal yang sama denganku" jawab Hye Ji bohong


Curiga dengan istri barunya, CEO Kang langsung memerintahkan Yoon Sung untuk mengawasi istrinya dan melaporkan padanya segalanya sesuatu tentang istrinya, kemana dia pergi, siapa saja yang dia temui, pokoknya semuanya. Yoon Sung tentu saja langsung heran, tapi CEO Kang menolak memberi penjelasan.


Hwa Ja sedang melakukan perawatan kecantikan rutinnya. Soo Kyung berusaha membahas tentang pernikahan Hwa Ja dan berkomentar bahwa Hwa Ja dan CEO Kang sangat romantis padahal ini bukan pertama kalinya mereka menikah. Sontak Hwa Ja langsung mengkonfrontasi maksud Soo Kyung dan siapa yang bilang kalau dia pernah menikah sebelumnya.

Soo Kyung mengaku bahwa dia mendengarnya dari Istri Ketua Joonmyung Group dan Jaeil Group. Dia berusaha menjilat Hwa Ja dengan menyatakan bahwa dia menyampaikan semua gosip yang dia dengar mulai sekarang. Tapi Hwa Ja malah langsung kesal dan marah-marah menuduh Soo Kyung biang gosip, dia bahkan mengancam akan melaporkan Soo Kyung bosnya agar dia dipecat. Soo Kyung jelas langsung panik.


Hwa Ja langsung keluar dengan kesal dan begitu dia sendirian, dia langsung menelepon Nyonya Kim yang menyebarkan gosip tentang dirinya itu dan terang-terangan mengancam Nyonya Kim untuk tidak lagi menggosipkannya, jika tidak maka Nyonya Kim sebaiknya bersiap menghadapi konsekuensinya.


Ha Won sedih memikirkan saat-saat kebersamaannya dengan Ji Woon dan ucapan Hye Ji yang ingin mencoba pacaran dengan Ji Woon.


Ji Woon masuk ke ruang pribadinya dan mendapati Hye Ji ada di sana. Hye Ji mengaku tak bisa tidur lalu mengajak Ji Woon untuk menemaninya membeli beberapa barang besok. Ji Woon langsung menyetujuinya.


Keesokan harinya, Hwa Ja baru saja tiba di klinik. Tapi rekan kerjanya malah memberitahunya kalau Soo Kyung sudah dipecat sekarang gara-gara perbuatannya pada Hwa Ja kemarin. Soo Kyung langsung panik dan berusaha menjelaskan kalau itu cuma salah paham. Tapi pada akhirnya, dia terpaksa pulang dengan tangis sedih. Yoon Na heran ada apa dengan ibunya.

"Aku hanya ingin menikahkan putriku, tapi malah dipecat" ratap Soo Kyung. Sontak Yoon Na langsung ikutan mewek. Tapi bukan menangisi ibunya yang kehilangan pekerjaan, dia malah menangisi hilangnya kesempatannya untuk menikah dengan Kang bersaudara.


Hwa Ja sedang manikur saat tiba-tiba saja dia melihat bayangan Yoon Sung lewat, tapi tidak memikirkannya lebih jauh. Tentu saja Yoon Sung di sana untuk menjalankan tugasnya memata-matai Hwa Ja.


Hyun Min baru saja keluar dari kamarnya dan melihat sosok belakang Ha Won masuk ke ruang makan dengan berpakaian setelan jaket dan rambut masih basah tertutup handuk. Hyun Min langsung mengira kalau Ha Won pasti mau makan lagi. Dia langsung menyusul ke ruang makan dan dengan santainya meletakkan tangannya di atas kepala wanita yang berhanduk itu.


Tapi dia bukan Ha Won, dia Hye Ji yang memakai setelan jaketnya Ha Won. Sontak saja dia langsung ternganga kaget menyadari dia salah orang. Hye Ji mundur dan tak sengaja membuat handuknya tertarik oleh Hyun Min. Hyun Min langsung cepat-cepat minta maaf dan menjelaskan kalau dia salah mengira dia Ha Won. Insiden dadakan ini langsung membuat Hye Ji gugup dan cepat-cepat melarikan diri dari sana.


Ha Won memantapkan hati untuk mengetuk pintu kamar Ji Woon, tapi tak ada jawaban dari dalam bahkan kamarnya gelap. Tepat saat itu juga, Hye Ji keluar dan memberitahu Ha Won kalau dia mau pergi dengan Ji Woon. Ha Won jadi makin sedih, ternyata Ji Woon tak ada di kamarnya karena sudah menunggu Hye Ji di luar.


Tapi saat mereka hendak berangkat, Ji Woon baru ingat kalau dompetnya ketinggalan. Akhirnya dia masuk kembali untuk mengambil dompetnya di saku jasnya sambil mengeluarkan kado kecilnya. Tapi tepat saat dia berbalik, dia melihat Ha Won sudah ada di depannya.

Ha Won salah paham melihat kado kecil yang dibawa Ji Woon, terlebih lagi saat Ji Woon tiba-tiba menyembunyikan kado itu di belakang punggungnya. Dia langsung berbalik pergi dengan kesal, tapi Ji Woon menghentikannya dengan menanyakan maksud kedatangan Ha Won ke kamarnya.


Awalnya tak ingin mengatakan apapun, tapi kemudian Ha Won meminta maaf karena baru tahu sekarang. Jelas saja Ji Woon tak mengerti apa maksudnya.

"Aku pasti sudah gila karena salah paham seperti itu padamu" gumam Ha Won

"Bicaralah yang jelas biar aku mengerti"

"Aku sudah mendengar semuanya dari Hye Ji. Jadi, jangan buat aku salah paham lagi. Kumohon"

Ji Woon semakin tak mengerti maksudnya tapi Ha Won langsung pergi begitu saja.


Ha Won menghabiskan waktunya jalan-jalan keliling Sky House. Saat dia kembali tak lama kemudian, Ahjumma memberitahunya bahwa Ayahnya Ha Won ada di sini dan sedang menunggunya di ruang makan.

Ha Won langsung senang, mengira benar-benar ayahnya yang datang. Tapi saat dia masuk ruang makan, ternyata yang menunggunya malah pria asing yang tak dia kenal. Tuan Kang lah yang datang dan dengan antusias dia mengingatkan Ha Won tentang identitasnya yang dulu pernah membuka tempat latihan Taekwondo bersama Ibunya Ha Won.


Ha Won lalu membawanya masuk kedalam kamarnya dan tampak jelas pria itu berbinar-binar melihat segala kemewahan yang ada di dalam rumah ini. Ha Won dengan kecewa menduga kalau Ahjumma tadi pasti sudah salah paham mengira Tuan Kang adalah ayahnya sampai dia benar-benar mengira ayahnya yang datang.

"Soal itu... apa ibumu pernah bicara padamu tentang ayahmu? Ayah kandungmu"


Ji Woon tiba-tiba menepikan mobilnya di tengah jalan, gelisah memikirkan ucapan Ha Won tadi. Mulai mengerti maksud Ha Won, Ji Woon langsung mengkonfrontasi Hye Ji, apa Hye Ji mengatakan sesuatu pada Ha Won? Apa yang Hye Ji katakan pada Ha Won?

Hye Ji akhirnya mengakui kebenarannya, bahwa dia memberitahu Ha Won kalau dia ingin mencoba pacaran dengan Ji Woon dan mungkin Ji Woon juga merasakan hal yang sama.

Ji Woon jelas tak senang mendengarnya. Hye Ji jadi bingung, apa Ji Woon tidak seperti itu. Bukankah Ji Woon selalu menolongnya. Jika Ji Woon tidak merasakan hal yang sama, lalu kenapa waktu itu Ji Woon langsung datang malam itu? Ji Woon hanya menjawabnya dengan minta maaf lalu mengusir Hye Ji dari mobilnya secara halus. Dan begitu Hye Ji keluar, Ji Woon langsung pergi meninggalkannya.


Ha Won menjatuhkan cangkir teh panasnya saking shocknya dan Tuan Kang langsung pura-pura panik mencemaskan tangan Ha Won. Menatap Tuan Kang dengan tak percaya, Ha Won bertanya "Ahjussi... ayah kandungku?"

Ha Won tak percaya, bukankah Tuan Kang dan Ibunya dulu cuma teman. Tuan Kang membenarkannya dan mengklaim bahwa selama ini dia tak enak hati pada ayahnya Ha Won yang selama ini telah membesarkan Ha Won. Sambil menggenggam paksa tangan Ha Won, Tuan Kang terus berusaha meyakinkan Ha Won bahwa dia adalah ayah kandungnya Ha Won dan sekarang mereka tidak perlu hidup terpisah, mereka bisa hidup bersama sekarang.


Terlalu sulit mempercayai semua ini, Ha Won langsung mengusirnya. Tapi saat Tuan Kang tak segera beranjak pergi, Ha Won memutuskan untuk keluar sendiri. Ahjumma yang melihat keanehan Ha Won, langsung memandang Tuan Kang dengan curiga. Tuan Kang terpaksa pergi, tapi dia bersumpah akan kembali lagi.

Ji Woon kembali tepat saat Tuan Kang baru keluar. Ji Woon keheranan melihat pria itu tapi dia tak memikirkannya lebih jauh dan langsung masuk mencari Ha Won. Tapi di kamarnya Ha Won hanya ada Ahjumma yang memberitahunya bahwa Ha Won barusan keluar.


Ahjumma memberitahu Ji Woon bahwa barusan ada pria yang datang dan mengaku sebagai Ayahnya Ha Won. Tapi anehnya Ha Won tampak tak terlalu senang "Dia mengaku kalau dia adalah ayahnya tapi Ha Won memanggilnya 'Ahjussi'"


Ha Won berjalan tak tentu arah memikirkan semua ucapan Tuan Kang tadi. Ha Won langsung berusaha menghubungi ayahnya tapi berkali-kali dia menelepon tetap tak ada jawaban, dia tak tahu kalau hape ayahnya ketinggalan di dalam truk.

Pada saat yang bersamaan, Ji Woon keliling kota berusaha mencari Ha Won dengan cemas, berkali-kali pula dia mencoba menghubungi Ha Won tapi gagal terus.


Ha Won terus berusaha menghubungi ayahnya sampai baterei hapenya lowbet. Tepat saat itu juga, telepon dari Ji Woon akhirnya berhasil masuk. Ha Won langsung mengangkatnya dan menangis memanggil Ji Woon. Tapi belum sempat dia mengatakan apapun, hapenya tiba-tiba mati dengan sendirinya. Ha Won akhirnya terjatuh lemas di sana dan menangis seorang diri.

Bersambung ke episode 12

11 comments

yeayyy first commennt,
seruu kasiann banget ha won dia masih ga percya klo dia bukan anak kandung ayahnyaa ,juga si tuan nyebelin manfaatin ha won cuma karena dia tinggal dgn saudara kang
gomawo udah nulis sinopnya ditunggu kelanjutannya yaa

Thx sinopsisnya...

Semangaaat teru buat nulis yaaaa������

D tunggu episode 12 nya jd ke bw sedih klw liht ha won nangis gitu


D tunggu episode 12 nya jd ke bw sedih klw liht ha won nangis gitu


Min semangat nulis episode 12nya. Ditungguu ^-^

Trimakasih recapsinopnya.. / Aku yakin klo tn.kang bukan ayah ha won/ KEEP FIGHTING!¡ :-D 'saya menunggu'

Makasih sinopsis y, seru bgt cerita y..

asli kesel bgt sma si hyeji
kan kasihn hawon :(
next di tunggu eps.12nya :)

Kaaaakk... semangat nulisnya, aku tunggu eps selanjutnya kak, yg 12 udah keluar tu, Gomawo kak, karna sinopsis kakak, aku jadi ngerti jalan ceritanya.. krn aku download drama itu gak ada subtittlenya��

Min, koq ep 12'y blom updet.. Ayo dounk Fighting min, qt smua udh nunggu kLanjutan'y..gomawo ^^

Entah kenapa aku ga bisa benci sama hye ji,, hwaiting admiiinn,, ditunggu eps 12 nya 힘내 !!

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon