Powered by Blogger.

 

Begitu pulang, Ayah langsung melabrak istrinya, apa Soo Kyung menemui Tuan Kang? Soo Kyung dengan takut-takut mengakuinya dan minta uang juga sebagai kompensasi jasanya membesarkan Ha Won selama ini.


Jelas saja Ayah langsung membentak Soo Kyung dengan penuh amarah dan meralat bahwa Ha Won bukan anak Tuan Kang melainkan anaknya sendiri. Sekarang setelah mengetahui kebenaran itu, dia langsung menginterogasi istri dan anak tirinya itu tentang bagaimana mereka memperlakukan Ha Won selama ini. Soo Kyung sontak bersujud ketakutan sambil meminta maaf dan memaksa Yoo Na untuk ikut bersujud juga.


Tak lama kemudian, kedua ibu dan anak itu meringkuk kedinginan di balkon yang dulu dipakai Ha Won. wkwkwk! Kayaknya Ayah menghukum mereka biar mereka merasakan penderitaan Ha Won. Yoo Na takut kalau-kalau mereka diusir nanti. Soo Kyung langsung mewek mendengar dugaan Yoo Na.


Secara bersamaan di tempat yang berbeda, Hye Ji melihat catatan tanggal ultah mendiang saudara kembarnya dan Hyun Min melihat catatan ultah Hye Ji, catatan yang membuat Hyun Min terkenang masa kecilnya.

Flashback,


Suatu hari Hyun Min kecil memberikan sebuah kado ultah besar pada Saudara Kembarnya Hye Ji. Tapi tak lama kemudian Hye Ji datang dan langsung menangis menuntut hadiah yang sama karena hari ini juga ultahnya. Hyun Min tidak tahu itu dan Saudara Kembarnya Hye Ji pun memberitahu Hyun Min bahwa dia dan Hye Ji kembar tak identik.

Merasa bersalah, Hyun Min kecil menggenggam tangan Hye Ji dan meminta maaf. Dia berjanji akan memberikan hadiah untuk Hye Ji tahun depan, dia bahkan berjanji akan selalu memberikan hadiah setiap kali Hye Ji berulang tahun. Berkat janjinya, Hye Ji pun akhirnya berhenti menangis.

Flashback end,


Keesokan harinya, Hyun Min melihat Hye Ji keluar dengan membawa tas besar. Dia mencoba bicara akrab pada Hye Ji dan bertanya dia mau kemana. Hye Ji hanya menjawab kalau dia ada banyak janji hari ini lalu pergi.


Hwa Ja hendak keluar tapi malah mendapati Yoon Sung sudah ada di depan untuk mengantarkannya. Tentu saja Hwa Ja langsung tahu kalau Yoon Sung pasti diperintahkan untuk mengawasinya. Dia tidak mengerti apa salahnya? kenapa CEO Kang selalu meragukannya? Apa Yoon Sung juga berpikir kalau dia berselingkuh dari CEO Kang? Yoon Sung menghindari pertanyaan itu dengan mengklaim bahwa dia tidak punya hak untuk membuat penilaian seperti itu.

Sesampainya di tempat tujuan, Hwa Ja mencoba membujuk Yoon Sung makan bersamanya. Tapi Yoon Sung menolak. Hwa Ja akhirnya memberikan hadiahnya di sana. Dia menyadari bahwa dia tidak punya hak menuntut Yoon Sung untuk mentraktirnya makan tapi sedari dulu dia sungguh-sungguh ingin membelikan Yoon Sung sebuah dasi jika Yoon Sung sudah bekerja. Walaupun terlambat tapi dia berharap Yoon Sung mau menerimanya.


Hye Ji ternyata pergi ke kantor real estate untuk mencari kamar kosong. Tapi karena dia tak punya uang untuk membayar DP, akhirnya petugas real estate menyarankannya sebuah asrama mahasiswa. Setelah dia melihat-lihat asrama, Hyun Min meneleponnya untuk menanyakan keberadaannya tapi Hye Ji menolak memberitahu.

Saat Hyun Min menyinggung hari ini ultahnya, Hye Ji berbohong mengatakan kalau dia harus menemui teman-temannya untuk merayakan ultahnya. Dia tidak sadar kalau Hyun Min sebenarnya ada di sana mengikutinya.


CEO Kang sedang berhenti di lampu merah saat dia melihat sepasang kekasih sedang mesra-mesraan di jalan. Awalnya dia tak melihat wajah mereka. Tapi kemudian si pria menggoda pacarnya dengan lari menyeberang duluan, baru saat itulah CEO Kang melihat mereka adalah Ha Won dan Ji Woon. (waduh!)


Begitu kembali ke Sky House, Ha Won dan Ji Woon sepakat untuk masuk secara terpisah biar tidak ketahuan. Ha Won duluan, tapi sebelum itu dia berbalik kembali untuk membuat tanda heart dengan kedua tangannya yang sontak membuat Ji Woon ketawa senang. Saking senangnya dia tidak peduli dan langsung saja memeluk Ha Won. Aww, cute.


Sayangnya mereka tidak sadar kalau Seo Woo melihat mereka dengan sedih. Parahnya lagi Yoon Sung datang dari belakangnya Seo Woo saat itu. Seo Woo langsung panik berusaha melindungi mereka berdua dengan menghalangi pandangan Yoon Sung dan pura-pura minta pijit dengan alasan bahunya pegal.


Seo Woo jadi tidak bisa konsen menulis lagu gara-gara hal itu. Walaupun patah hati, tapi dia lebih mencemaskan ancaman kakeknya untuk mengusir Ha Won jika Ha Won ketahuan kencan dengan penghuni Sky House.


Saat dia membuat teh, Ha Won datang dan Seo Woo langsung membuatkannya untuk Ha Won yang kemudian tampak begitu menikmati teh itu dengan senyum lebar. Seo Woo memperhatikannya dengan sedih dan mencoba memancing Ha Won bicara dengan menyinggung ekspresi Ha Won yang belakangan ini tampak begitu bahagia. Tapi tentu saja Ha Won menutupinya.

Ha Won lalu sedikit berbohong pada Seo Woo bahwa ada temannya temannya yang pacaran untuk pertama kalinya dan dia ingin memberikan hadiah untuk pacarnya tapi dia tidak tahu hadiah apa yang harus dia berikan. Karena itulah dia ingin minta pendapat Seo Woo mengingat Seo Woo kan pasti sering dapat hadiah dari fans.

Seo Woo tentu saja tahu betul kebohongan Ha Won tapi dia tetap baik seperti biasanya dan memberitahu Ha Won bahwa pria sama sekali tidak membutuhkan hadiah seperti itu "Selalu bersamanya dan tersenyum bersamanya itu saja sudah cukup bagi pria. Seperti yang kau lakukan sekarang"

Tapi kebahagiaan Ha Won menghilang dengan cepat saat tak lama kmeudian dia mendapat telepon dari CEO Kang yang memintanya untuk bertemu.


Malam harinya, Hyun Min masuk ke kamar Ha Won untuk mencari Hye Ji tapi kamar itu kosong. Saat dia hendak meninggalkan kamar itu, dia malah melihat sebuah baju olahraganya Ha Won terlipat rapi di kursi dan di atasnya ada sebuah pesan ucapan selamat tinggal dari Hye Ji.

Hyun Min langsung pergi berkeliling mencari Hye Ji ke berbagai asrama dan penginapan, tapi Hye Ji tak ada di mana-mana, bahkan hapenya pun tak bisa dihubungi. Hyun Min menepikan mobilnya sebentar untuk melihat kembali foto kenangan masa kecilnya bersama Hye Ji dan kembarannya di taman bermain, dan saat itulah dia tahu kemana harus mencari Hye Ji.


Di tempat lain, CEO Kang mengkonfrontasi Ha Won atas pelanggaran kesepakatan mereka dan karenanya dia hanya akan memberikan 2 pilihan untuk Ha Won: Masa depannya atau Ji Woon.

Jika Ha Won mau pergi meninggalkan Ji Woon dan segalanya di Sky House maka dia berjanji akan memberikan semua uang yang pernah dia janjikan pada Ha Won, termasuk biaya kuliahnya dan semua uang jasa atas semua bantuan Ha Won. CEO Kang melakukan ini karena dia meyakini bahwa cintanya Ha Won dan Ji Woon tidak akan bertahan lama.


Tapi semua ini terlalu berat bagi Ha Won hingga dia pamit pergi tanpa memberi jawaban apapun dan menangis diam-diam di luar. Sementara di dalam, CEO Kang termenung mengingat masa lalu.

Flashback,


Suatu hari, CEO Kang dengan dinginnya mengusir Ibunya Ji Woon dan Ayahnya. Hmm... ternyata Ibunya Ji Woon dulu dan Ayahnya pernah bekerja di Sky House. Tapi sepertinya CEO Kang mengetahui hubungan rahasia antara putranya dengan Ibunya Ji Woon dan langsung mengusirnya. Ibunya Ji Woon tak terima dan langsung memprotes sikap CEO Kang, dia tidak mengerti apa salahnya hingga dia diusir seperti ini.

"Keberadaanmu di sini adalah kesalahan, mengerti?" kata CEO Kang sebelum dia masuk kembali meninggalkan Ibunya Ji Woon yang hanya bisa menangis sedih sembari menggenggam erat cincin di tangannya. Err... itu kan cincin yang dipakai Ha Won yang dia kira cincin ibunya?


Putra CEO Kang langsung melabrak CEO Kang setelah dia mengetahui perbuatan ayahnya. Ayahnya Ji Woon kesal karena dia sungguh-sungguh mencintai Ibunya Ji Woon. Tapi CEO Kang membuat Ibunya Ji Woon seolah dia wanita mata duitan dengan mengklaim kalau Ibunya Ji Woon tidak punya perasaan yang sama dengan Ayahnya Ji Woon karena wanita yang dia cintai itu selalu menerima semua uangnya.

"Apa ayah tidak tahu kalau ayah adalah seorang pengecut yang telah mempermainkan perasaan orang dengan uang sialan ayah itu?"

"Uang sialan? Semua yang kau miliki saat ini tidak akan ada tanpa 'uang sialan' itu"

"Aku tidak perlu uang" tutur Ayahnya Ji Woon

CEO Kang langsung mendengus remeh dan menantang putranya itu "Kita lihat saja berapa lama kau bertahan"

Ayahnya Ji Woon lagsung mengepalkan tangannya yang memakai cincin dengan penuh amarah lalu pergi. Ah, ternyata itu cincin couple.

Flashback end,


Cincin putranya itu sekarang disimpan oleh CEO Kang. Saat ia mengeluarkannya dari laci, dia teringat kembali sindiran Ji Woon tentangnya yang bisa membeli orang sesuka hatinya.


Hyun Min akhirnya menemukan Hye Ji di taman bermain, sedang duduk merenung di papan jungkat-jungkit. Papan jungkat-jungkit kenangan mereka. Di sanalah dulu Hyun Min kecil memberinya sebuah hadiah cincin mainan lalu menyelipkan cincin itu di jari Hye Ji sambil meminta Hye Ji untuk menikahinya. Hye Ji kecil hanya memberinya ambigu dan berkata kalau dia akan memberi jawabannya sepuluh tahun lagi.


Karena itulah sekarang Hye Ji akan memberikan jawaban atas lamaran Hyun Min 10 tahun yang lalu "Jawabanku tidak. Hubungan kita tidak akan berhasil"

Hyun Min menerimanya, tapi dia ingin Hye Ji kembali ke Sky House. Kalau Hye Ji tak nyaman disana, lebih baik dia yang pergi. Lebih baik dia yang pergi daripada Hye Ji berkeliaran seperti ini. Hye Ji menolak, tak ada alasan baginya untuk menuruti Hyun Min ataupun kembali ke Sky House. Lebih baik dia pergi ke rumah pamannya saja.

Tentu saja Hyun Min tak percaya, dia tahu betul kemana saja Hye Ji seharian ini, mencari tempat-tempat seperti asrama mahasiswa karena dia tak punya uang. Tapi Hye Ji malah jadi semakin kesal menyadari Hyun Min melihatnya tadi, jadi apakah Hyun Min menyuruhnya pulang ke Sky House, memberinya tempat tinggal dan makan, karena Hyun min mengkasihaninya? Dan apa karena itu juga kenapa Hyun Min membantunya mengambilkan semua peralatan jahitnya dari studionya.


"Bukan begitu"

"Kau menghilang seolah kau tak mau melihatku lagi lalu kemudian membuatku sangat merindukanmu sampai aku hampir gila rasanya. Dan saat kau muncul dalam hidupku lagi, kau menatapku dengan ekspresi dingin. Dan saat aku mencoba mendekatimu dengan ekspresi seperti itu, kau menyakitiku sampai hatiku rasanya hancur berkeping-keping. Apa kau senang mempermainkan perasaan orang?"

"Menyenangkan bagiku? Saat kau merindukanku, aku merindukanmu lebih dari seratus kali. Aku ingin menyentuhmu saat kau memandangku dan aku ingin memelukmu setiap kali kau mendekatiku. Aku ingin melakukannya ratusan, tidak, ribuan kali! Aku yang lebih menghargaimu dan mencintaimu. Tapi kita tidak bisa bersama"

Hyun Min akhirnya mengaku bahwa pada hari kematian Kakaknya Hye Ji, sepuluh tahun yang lalu, dia bersama Kakaknya Hye Ji waktu itu. Dia melihat saat Kakaknya Hye Ji ditabrak mobil yang kemudian melarikan diri.

Dia sangat ketakutan waktu itu dan tak tahu harus berbuat apa hingga dia memutuskan untuk lari bagai seorang pengecut. Rasa bersalah itulah yang membuat Hyun Min merasa kalau dia dan Hye Ji tidak boleh bersama, dan itu pula alasan Hyun Min menghindarinya selama ini.


"Jadi... kau membohongiku. Kita perjelas saja sekarang, baik sengaja ataupun tidak. Kita tidak usah saling bertemu lagi dan jangan pula berada di tempat dan waktu yang sama"


Sementara itu, Ji Woon berusaha menghubungi Ha Won tapi tidak diangkat sampai membuatnya cemas. Dia tidak tahu kalau Ha Won sedang mengepak barang-barangnya. Kesal, akhirnya dia meletakkan hapenya asal-asalan tapi malah membuat hapenya terjatuh ke sebuah ruang yang berpintu terali dan terkunci rantai gembok. Dia berusaha mengambilnya tapi tangannya terhalang terali.

Akhirnya Ji Woon membobol rantainya untuk mengambil hapenya. Tapi di tempat itu, Ji Won melihat sebuah kotak yang isinya adalah sebuah album foto... foto-foto kemesraan ayahnya dan ibunya. Tapi yang paling membuatnya tercengang adalah lokasinya adalah Sky House, Bahkan ada pula foto ibunya bersama CEO Kang.

"Ibu... pernah tinggal di Sky House?"


CEO Kang menanyai Yoon Sung tentang hasil pengawasannya terhadap Hwa Ja. Tampaknya sekarang Yoon Sung mulai terpengaruh oleh Hwa Ja dan berbohong mengatakan tak ada yang perlu dilaporkan.

Awalnya CEO Kang mempercayainya... sampai saat dia melihat dasi merah yang Yoon Sung pakai. Dasi merah yang sama persis dengan yang dibeli Hwa Ja untuk seorang pria muda waktu itu. Seketika itu pula CEO Kang terhuyung saking shock-nya tapi dia masih bisa menahan diri dan menyuruh Yoon Sung pergi.


Setelah itu Yoon Sung pergi ke restoran menemui Hwa Ja yang langsung senang melihat kedatangannya. Sikapnya masih agak canggung tapi lebih ramah. Tentu saja Hwa Ja senang dan langsung menggenggam tangan Yoon Sung "Terima kasih, sudah mau makan bersamaku"

Tapi tepat saat itu juga, CEO Kang muncul dan semua hal yang dia temukan seharian ini, membuatnya semakin shock hingga dia langsung terjatuh pingsan.

Bersambung ke episode 14

8 comments

Terimakasih sinopsisnya, semangat

Seru"seru d tunggu lanjutan nya

Seru"seru d tunggu lanjutan nya

Ahhh kerennnn... Seru bgt ...n urri couple woonwon supercute...

Thanks recapsinopnya.. Semangat! Ja ja fighting! (Aku ketawa. Menurutku CEO itu lebay..)

yaaa rasanya ampe lumutan nunggu nih eps.
kyknya bkalan tmbah rumit nih..
fighting
ditunggu next eps.nya

Ekpresi lo ketika orang yg lo suka udah lama ternyata udah ada yg punya (ekpresi Seo Woo liat Ha Won pelukan sama Ji Woon) >< Wuhh menohok banget tuhh..rada kurang setuju sih Ha Won sama Ji Woon..harusnya sama Seo Woo ajaa..tp ga papa sih..tetep seru kok ^^ ,gomawo chingu sinopsisnya,fighthing buat eps 15 & 16 nya ya,saya tau mungkin bikin sinopsis itu ngga semudah yg di kira jadi memaklumi saya maklumi kalo terlambat,saya akui sinopsis yg di sini mudah dibaca jadi semangat ! ^^ /

Omo omo omo,,, makin ribet nih cerita

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon