Powered by Blogger.


Suaminya So Hye buru-buru ke rumah sakit setelah mendapat kabar bahwa Sul menghilang. Saat suster datang, Jin Tae langsung berbohong mengatakan istrinya sudah pulang duluan karena bosan di rumah sakit. Tapi begitu suster pergi, dia langsung memerintahkan sekretarisnya untuk segera mencari Sul secara diam-diam.



Kembali ke rumah, Keluarga Choi makan bersama hanya dengan makanan instan karena Sul tidak ada di rumah untuk memasak dan tidak ada satupun diantara mereka yang bisa masak.

Ibunya Jin Tae bertanya kapan Sul diperbolehkan pulang. Jin Tae berbohong mengatakan bahwa Sul masih harus diperiksa lagi. Ibunya dan Jin Sook langsung menggerutu tak senang, menurut mereka Sul tidak terluka parah dan tinggal di rumah sakit itu cuma buang-buang uang saja. Jin Tae berusaha membela Sul dan mengingatkan mereka kalau Sul bukan babu mereka. Jin Sook tak terima dituduh kalau mereka memperlakukan Sul bagai babu.


So Hye sedang menikmati lagu rekomendasi Joon Ki. Asistennya berkomentar kalau So Hye tampak lebih hidup dan sehat dan semakin cantik juga. Dia menduga kalau So Hye sebentar lagi mungkin akan punya pacar. So Hye cuma menanggapinya dengan mendengus geli.


Dia lalu dipanggil ke sebuah bar oleh Director Yoon. Acara minum-minum ini demi menghibur Hae Sung karena Hae Sung benar-benar tertekan setelah pembacaan naskah kemarin. So Hye jelas tak percaya dan menolak ikut minum. Tapi saat Director Yoon mengkonfrontasi perbuatannya yang sengaja merevisi naskah demi mempersulit Hae Sung, So Hye terpaksa mengalah.

Begitu dia masuk, Hae Sung langsung menyambutnya dengan memaksanya minum. So Hye berusaha menolaknya. Tapi gara-gara Director Yoon memberinya isyarat untuk mengalah, akhirnya terpaksa dia mengalah. Dia menerima alkohol pemberian Hae Sung tapi tidak meminumnya.


Setelah selesai bersulang, Hae Sung lagi-lagi menuntut uang kompensasi servis mobilnya. Saat So Hye memberitahunya kalau dia belum bisa menghubungi temannya, Hae Sung malah semakin lebai mengklaim insiden itu sebagai insiden tabrak lari yang harus dilaporkan ke polisi.

Kesal, So Hye akhirnya berinisiatif untuk memberikan uang kompensasi itu dari uangnya sendiri. Dia bahkan langsung pergi mengambil uang ke ATM saat itu juga.


Tapi Chang Suk menyusulnya dan meyakinkan Hae Sung bahwa dia tidak perlu menarik uang karena sebenarnya Hae Sung sudah membereskan biaya servis-nya sendiri. Dia meyakinkan So Hye kalau Hae Sung cuma bercanda saja, tapi So Hye tidak merasa lucu sama sekali.

Dia malah merasa ditipu dan menuduh Hae Sung tengah berusaha mendapatkan biaya servis dua kali lipat. Chang Suk berusaha menyangkalnya. Tapi So Hye tak percaya dan langsung kembali ke bar dengan penuh amarah.


Tapi belum sempat melampiaskan emosinya, Hae Sung mengeluh karena So Hye tidak menjawab teleponnya dan itu artinya dia melanggar kontrak. Director Yoon heran mendengarnya, apa mereka berdua pacaran?

So Hye menyangkal, tidak ada kontrak semacam itu dan menuduh Hae Sung sudah mabuk. Hae Sung langsung membuktikannya dengan  memperdengarkan nada notifikasi sms-nya yang memakai rekaman suaranSo Hye saat dia meminta maaf. Hae Sung bahkan mengklaim kalau ringtonenya bahkan lebih panjang. Bahkan untuk membuktikannya, dia menyuruh seseorang untuk meneleponnya.


Panik, So Hye berusaha merebut hapenya Hae Sung. Dan saat Hae Sung semakin meledeknya, So Hye langsung menjedotkan kepalanya ke kepala Hae Sung dengan sangat keras sampai Hae Sung harus dilarikan ke rumah sakit.


Dokter menyatakan tulang hidung Hae Sung patah dan saat dokter memeriksa hidungnya, orang-orang yang berada di luar ruang UGD bisa mendengar suara jerit kesakitannya.

Director Yoon langsung kesal pada So Hye karena seharusnya mereka harus syuting judul besok. Tapi sekarang mereka tidak akan bisa melakukannya karena hidung sang aktor patah, terpaksa sekarang syutingnya harus ditunda. So Hye meminta maaf setengah hati dan beralasan kalau dia cuma sedang mabuk.


Jin Sook datang tak lama kemudian dan langsung menuntut apa yang sebenarnya terjadi sampai hidung Hae Sung patah. Chang Suk terdiam canggung tak berani mengaduhkan perbuatan So Hye, bahkan Director Yoon pun berbohong mengatakan kalau Hae Sung terjatuh gara-gara mabuk sampai hidungnya patah. Alhasil, malah Chang Suk yang didamprat Jin Sook.


Saat itu juga, So Hye mendapat telepon penting dan dia langsung bergegas ke kantor polisi. Karena ternyata Sul ditahan atas percobaan pencurian sepeda motor. Polisi menggerutu kesal dengan sikap Sul yang bersikeras menolak memberitahukan identitasnya.

Tapi saat polisi mengancam akan memeriksa identitasnya melalui sidik jari, Sul langsung memutuskan menelepon So Hye. Berniat membantu Sul menyelesaikan masalah ini, So Hye meminta nomor kontak si pemilik sepeda motor.


Setelah Sul bebas, So Hye membawanya makan bersama di restoran terdekat sambil ngobrol tentang Mi Sun dan suaminya. Tapi kemudian Sul mengaku khilaf saat dia mencuri sepeda motor itu. Teman yang baik, So Hye meyakinkan Sul bahwa Sul memang harus mencuri sepeda motor jika dia ingin kembali menjadi Baek Sul yang legendaris. So Hye bahkan menyatakan kesediaannya untuk membantu Sul melakukan apapun selama dia mampu melakukannya.


Sul begitu terharu mendengarnya hingga dia tidak bisa menahan air matanya dan membuat So Hye juga ikut menangis. Tapi isak tangis mereka mengganggu dua orang ahjussi mabuk yang duduk di meja sebelah. Dua ahjussi itu langsung mengeluh lantang bahwa wanita seharusnya bersikap tenang di siang hari dan tinggal di rumah saja.


Sul langsung mempelototi mereka dan melabrak mereka dengan kesal. Dua ahjussi itu tak terima dengan bentakan Sul. Saat salah seorang ahjussi mengulurkan tangan untuk menamparnya, Sul langsung sigap menghentikannya. Bersama-sama dua wanita itu berkelahi melawan kedua ahjussi. Sul benar-benar berubah lebih garang dibanding saat dia jadi menantu orang kaya yang diperlakukan bagai babu.


Begitu berhasil keluar dari restoran, mereka langsung melarikan diri dengan sepeda motor curian Sul melewati jalanan pedesaaan indah dan asri.


Sesampainya kembali ke Seoul, Sul menurunkan So Hye di apartemennya. Sul merasa bersalah karena sudah mencuri motor itu lagi. Tapi So Hye malah bilang tidak apa-apa karena motor ini sudah menjadi milik Sul.

Ah, ternyata Sul tadi setelah bicara dengan pemilik motor, So Hye memutuskan untuk membeli motor itu. Dan dia memberikan motor ini sebagai hadiah balasan untuk Sul yang dulu memberinya hadiah laptop dan berkat laptop itulah sekarang dia bisa menghasilkan banyak uang.

Sul terharu dan langsung menyatakan "Apapun yang terjadi, beritahu aku. Sekarang aku adalah bodyguard-mu"

"Oh, Sul. Karismamu muncul"


Setelah berpisah dengan So Hye, Sul dengan terpaksa harus kembali ke suaminya yang menyusulnya tak lama kemudian. Dia diberi sebuah gaun tapi menolak menjelaskan kemana dia pergi, dia hanya meyakinkan Jin Tae bahwa dia tidak melakukan apapun yang bisa mempermalukan Jin Tae.

Jin Tae langsung membahas Anggota Majelis Lee, tapi Sul tidak mau mendengar apapun tentang wanita itu. Jin Tae dengan entengnya memutuskan agar mereka melupakan saja kejadian malam itu dan memperingatkan Sul untuk tidak lagi bertindak gegabah.


Begitu kembali pulang, Sul menyapa Ibu Mertuanya dengan ramah dan meminta maaf karena telah membuatnya cemas. Tapi si Ibu Mertua bahkan tidak meliriknya sedikitpun dan menanyakan kondisinya sambil lalu.

"Kau kelihatan baik-baik saja. Liburanmu pasti menyenangkan" sindir Jin Sook

Ibu Mertua malah memperingatkan Sul untuk tidak sampai sakit lagi, dia mengklaim bahwa tugas seorang istri adalah harus sehat agar tidak menyusahkan suaminya.


Setelah mengganti bajunya dengan Hanbok, Sul langsung kembali ke dapur tapi malah mendapati dapur dalam keadaan kacau balau karena tak ada seorangpun didalam rumah itu selain Sul yang bisa melakukan pekerjaan rumah tangga.

Ibunya menelepon saat itu dan dengan ceria memberitahu Sul bahwa dia baru saja mendapat alat pelembab ruangan dari Jin Tae dan dia juga akan dipindahkan ke panti wreda yang lebih baik.

Ibu sangat senang gara-gara itu dan mengira kalau menantunya itu adalah pria yang baik, dia bahkan memberitahu Sul untuk bersikap baik pada suaminya. Sul tidak menanggapi nasehat ibunya yang satu itu dan mengalihkan topik membahas kondisi ibunya yang kedengarannya hari ini sedang sangat baik.


Kembali ke apartemennya, So Hye mendapati asistennya sedang ketiduran di atas meja. So Hye membangunkannya lalu mengajaknya makan di luar, dia bahkan mentraktir si asisten makan daging sapi premium. Tentu saja Asisten senang, tapi sedetik kemudian dia mulai keheranan dengan sikap So Hye yang begitu tiba-tiba ini.

Di tengah jalan, mereka bertemu dengan seorang sunbae-nya So Hye. Saat So Hye mengomentari penampilan elitnya, si Sunbae langsung tak segan memamerkan tas mahalnya. Tapi kemudian So Hye menagih semua hutangnya Sunbae yang selama ini belum pernah Sunbae kembalikan.


So Hye bahkan masih ingat betul semua jumlah hutangnya Sun Bae dan tak ragu untuk menyebutkan semuanya. Sunbae berusaha berkilah bahwa seingatnya dia sudah membayar semua hutangnya itu. Tapi So Hye mengklaim belum lalu mengulurkan kedua tangannya meminta Sunbae untuk membayar lunas semua hutangnya yang totalnya mencapai 580.000 won sekarang juga.

Sunbae berusaha menghindar dengan berkata kalau dia hanya bawa 200.000 ribu won, tapi So Hye memaksa Sunbae untuk membayarnya sekarang dengan uang 200 ribu won itu saja dan sisanya bisa Sunbae bayar dengan gelang yang dipakainya itu. Si sunbae langsung protes keras.


Di restoran, Asisten jadi makin keheranan melihat sikap So Hye yang hari ini begitu baik, bukan cuma mentraktir tapi juga melayaninya dengan menghidangkan daging untuknya. Asisten jadi curiga, jangan-jangan ini hidangan terakhir untuknya sebelum dia dipecat.

So Hye menyangkalnya. Hanya saja melihat Asisten membuat So Hye teringat masa lalunya dulu yang dulu cuma makan kimbab sambil terus bekerja di depan komputer. Sekarang dia menyesali saa-saat itu. Seharusnya dulu dia makan dengan baik dan jalan-jalan mencari udara segar daripada bekerja terus menerus di depan komputer.


Si asisten tiba-tiba dapat telepon dari pacarnya yang mengingatkannya bahwa hari ini adalah hari jadian mereka yang ke-300 hari, tapi Asisten menolak merayakannya. Tapi So Hye menyuruhnya untuk makan cepat agar dia bisa pergi dan melakukan apapun untuk merayakan hari jadian mereka yang ke-300.

"Lakukan semuanya. Lakukan saat kau masih bisa" ujar So Hye.

Dia lalu memberikan hadiah beberapa lembar uang dan menasehati Asisten untuk pergi kencan ke tempat yang bagus dengan uang itu. Si asisten masih curiga, itu bukan uang pesangon kan? So Hye meyakinkannya bahwa dia memberi hadiah karena kagum pada pacarnya asisten yang bisa tahan pada penulis gila kerja seperti mereka.

Si asisten menyarankan agar So Hye pacaran juga. So Hye masih cantik, sayang sekali kalau tidak pacaran. Dia mengusulkan bagaimana kalau So Hye pacaran saja dengan Joon Ki, dia kan masih single, dokter dan direktur rumah sakit lagi, dia juga lumayan cakep dan baik. So Hye menyuruhnya untuk makan saja dan berhenti bicara sembarangan.


Malam harinya setelah mandi, So Hye menghapus embun di cermin. Dia lalu melepas kimono-nya dan menyentuh dadanya, di bagian sel kankernya berada. So Hye mendesah sedih mengenang kata-kata asistennya "Kau masih kelihatan cantik... sayang sekali"


Tanpa mempedulikan kesehatannya, dia memutuskan meminum bir lalu nonton film lawas yang banyak adegan kiss-nya. Joon Ki meng-sms-nya tak lama kemudian dan bertanya apakah So Hye sudah mendengarkan lagunya. So Hye seketika senang mendapat sms itu dan mereka pun saling bertukar sms nggak penting kayak orang lagi pdkt.

Saat So Hye membahas tentang langit di Salar de Uyuni yang pasti indah, Joon Ki yang bisa melihat langit malam dari atap rumah kacanya, memberitahu So Hye bahwa malam di sini juga indah dan dia berharap sekali So Hye bisa melihatnya bersamanya.


Sayang, momen-momen romantis mereka tiba-tiba hancur gara-gara ulah Hae Sung yang tiba-tiba mengirim selfie hidung patahnya sambil menuduh So Hye telah menghancurkan hidung patahnya dan menuntut So Hye ganti rugi. Dia bahkan mengirimkan foto tagihan rumah sakitnya pada So Hye.

Berusaha menahan emosinya, So Hye langsung membalas sms Hae Sung dan meminta Hae Sung untuk memberikan nomor rekeningnya agar dia bisa mengirimkan uang kompensasinya.


Tapi Hae Sung malah kesal membaca sms itu, kesal karena So Hye bahkan tidak meminta maaf dan tidak merasa bersalah telah mematahkan hidung seorang top star. Saking kesalnya, dia menolak membalas sms itu.

So Hye jadi tambah kesal, kenapa Hae Sung malah tidak membalas smsnya? Jangan-jangan dia berniat minta lebih setelah lewat beberapa waktu? Tapi sesaat kemudian dia berusaha mengingatkan dirinya sendiri untuk tidak emosi dan tidak jatuh kedalam perangkap Hae Sung.


So Hye memutuskan melupakan Hae Sung dan memikirkan ucapan Joon Ki tentang langit malam yang indah dan harapan Joon Ki untuk bisa melihat langit malam bersamanya. So Hye langsung memutuskan pergi ke rumah kaca-nya Joon Ki saat itu juga dan berdandan cantik selama dalam perjalanan kesana.


Dia masuk sepelan mungkin dan langsung senang saat melihat Joon Ki sedang tiduran di ayunan. Tapi saat dia hendak mendekat, tiba-tiba dia melihat kehadiran seorang wanita yang mendekati Joon Ki dengan membawa dua gelas minuman lalu duduk bersama Joon Ki di ayunan.

Seketika itu pula senyum So Hye langsung menghilang. Tak sengaja dia menjatuhkan tasnya. Joon Ki tak mendengarnya, tapi wanita itu mendengarnya dan langsung melirik ke arah So Hye walaupun dia tidak mengatakan apapun. So Hye pun langsung mengendap-endap keluar.


Di rumahnya, Hae Sung meratapi hidung patahnya sambil menggerutui So Hye. Dia tidak ingin mengambil selfie dalam keadaan hidung patah seperti itu, tapi dia yakin kalau Baobei-nya (para fans-nya) akan sedih kalau dia tidak mengupload gambar dirinya. Akhirnya dia mengupload foto hidung patahnya. Dan dalam waktu singkat, foto itu sudah banjir komentar cemas dari para fans-nya.


Saat Chang Suk mendatanginya dan menanyakan hidung patahnya, Hae Sung tiba-tiba menarik baju Chang Suk sambil berkata "Bolehkah aku menciummu?" hahaha!

Chang Suk langsung jijay dan melarikan diri padahal Hae Sung cuma sedang melatih aktingnya berdasarkan dialog dalam skenarionya.



Dia lalu masuk ke lemarinya untuk mencari jaket kulit yang cocok untuk karakter hitman-nya lalu memakainya sambil pura-pura latihan nembak. Dia lalu mengambil sebuah jaket hitam lain untuk latihan kiss scene, tapi jaket itu malah membuatnya teringat akan masa lalunya dengan So Hye.

Flashback,


So Hye lah yang dulu memilihkan dan membelikan jaket itu untuknya saat dia masih belum jadi aktor terkenal. So Hye memuji betapa cocoknya jaket itu untuk Hae Sung dan karakternya dalam drama mereka nanti. Hae Sung tak ingin So Hye membelikannya, tapi So Hye bersikeras. So Hye menyuruh Hae Sung untuk menganggap ini sebagai investasi dan Hae Sung bisa membayarnya kembali jika dia sudah sukses dan jadi top star nanti. Hae Sung bahagia mendengarnya.


Tapi suatu hari, tak sengaja dia mendengar So Hye menolak casting-nya Hae Sung dan memberitahu seorang sutradara bahwa Hae Sung itu aktor yang tidak bisa akting, Hae Sung itu aktor yang cuma modal tampang. So Hye bahkan mengklaim kalau Hae Sung cuma akan bertahan paling lama satu tahun saja.

Flashback end,


So Hye berjalan-jalan di taman bermain sambil menatap langit malam berbintang. Tapi dia langsung berhenti di tengah jalan saat melihat Hae Sung sedang menunggunya di sana. Hae Sung berjalan mendekatinya lalu tiba-tiba saja dia menarik So Hye mendekat seolah hendak menciumnya tapi tidak benar-benar menciumnya.


Dia cuma akting tapi So Hye jadi gugup karenanya "Bagaimana? Apa jantungmu berdebar karena tatapan mataku barusan?"

So Hye cepat-cepat melepaskan diri sambil protes. Tapi Hae Sung memberitahunya bahwa adegan ciuman seperti inilah yang paling cocok untuk adegan kiss scene dalam drama melodrama romantis. Dia memberitahu So Hye bahwa adegan ciuman seperti yang ada dalam skenario-nya So Hye dimana pemeran utama prianya minta izin dulu itu sudah nggak jaman lagi. Adegan ciuman jaman sekarang seharusnya memiliki unsur kejutan.


Belum sempat menyelesaikan ocehannya, So Hye tiba-tiba mengejutkan Hae Sung dengan menarik Hae Sung dan menciumnya. Hae Sung langsung membeku saking kagetnya.


Tapi kemudian dia mulai larut dalam suasana lalu mulai menutup mata, mempererat pelukannya dan membalas ciumannya dan membuat So Hye kaget sendiri, tak menyangka kalau Hae Sung malah akan membalas ciumannya.

Bersambung ke episode 3 di blog My Little Hobbie ^^

2 comments

makasih dah dilanjut,,,jo sangwok lebay...

Lanjut dong sinopsisnya,,,,,,

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon