Powered by Blogger.


Hae Soo tersenyum menatap tulisan nama Wook hingga membuat Wook juga tersenyum. Tapi senyum Wook menghilang saat dia melihat bekas luka di lengan Hae Soo.


Dengan lembut, dia menyingkap lengan baju Hae Soo untuk melihat bekas luka itu lalu menutupinya dengan melingkarkan sebuah gelang bertali merah. Wook berkata bahwa tali merah itu untuk melindungi Hae Soo dari ketidakberuntungan sekaligus simbol hubungan yang bahagia.


"Berjanjilah padaku, kalau kau tidak akan pernah melepaskannya" pinta Wook

Hae Soo menatapnya dengan haru lalu mengangguk. Wook berjanji akan mencari cara untuk mengeluarkan Hae Soo dari tempat ini. Karena itulah, dia meminta Hae Soo untuk menunggunya. Hae Soo semakin bahagia mendengarnya, tapi dia meyakinkan Wook bahwa dia baik-baik saja di sini jadi Wook tidak usah terlalu terburu-buru. Wook tersenyum mendengarnya lalu mendekat dan mengecup lembut kening Hae Soo.


Malam harinya, Hae Soo masih terus menatap tulisan nama Wook dan menggumamkan arti nama itu. Melihat gelang pemberian Wook, Hae Soo berpikir bahwa mendengar Wook memintanya untuk menunggu saja sudah membuatnya bahagia "Aku menyukainya. Kalau aku bersamanya, sepertinya aku tidak akan keberatan menjadi Hae Soo daripada Go Ha Jin. Kau akan bisa hidup dengan baik, Hae Soo-yah"


Di luar istana, Baek Ah sedang menggambar sekumpulan rakyat jelata yang lewat di dekatnya. Tapi tiba-tiba seorang gadis merebut buku gambarnya dan menyobeknya. Jelas Baek Ah langsung marah, tapi gadis itu langsung melabrak Baek Ah dan menuduh Baek Ah menggambar mereka karena Baek Ah meremehkan mereka.

Dari ucapannya, sepertinya gadis itu berasal dari kerajaan yang dikalahkan Goryeo dan saat ini tengah menderita kekeringan. Baek Ah berusaha membela diri bahwa dia tidak bermaksud seperti yang si gadis itu tuduhkan padanya.

Tapi gadis itu tidak percaya dan terus menghujat orang-orang Goryeo yang menurutnya telah merendahkan rakyat jelata seperti mereka. Puas melabrak, gadis itupun pergi meninggalkan Baek Ah yang terbengong-bengong mendengar tuduhannya yang sepihak itu.


Tapi walaupun berpakaian rakyat jelata, gadis itu sepertinya bukan rakyat jelata dilihat dari perhiasan mahal yang dipakainya lalu dua orang pria tiba-tiba mendekatinya dan memanggilnya "Tuan Putri"

Pria itu memberitahu si Tuan Putri bahwa perdana menteri ingin bertemu dengannya. Tuan Putri langsung mendengus sinis mendengar si pengkhianat itu sudah naik pangkat jadi perdana menteri, tapi akhirnya dia setuju untuk bertemu perdana menteri.

Tepat setelah dia pergi, Baek Ah muncul mencarinya tapi tentu saja gadis itu sudah menghilang. Baek Ah bertanya-tanya apakah gadis itu pengungsi dari kerajaan Hubaekje.


Para pangeran dan Yeon Hwa berkumpul di istana untuk merayakan ulang tahun Eun, acara itu sendiri diselenggarakan oleh Yeon Hwa. Sementara Eun menikmati arak ultahnya, Wook malah celingukan mencari kehadiran Hae Soo tapi Hae Soo tidak tampak di mana-mana. Putra Mahkota diam-diam memberi isyarat pada para pangeran lain, Jung dan Baek Ah langsung mengeluarkan dua buah arak lainnya secara diam-diam. Sepertinya mereka sedang bekerja sama mengerjai Eun untuk membuatnya mabuk.


Yeon Hwa berkata bahwa dia senang menjadi penyelenggara pesta ultah Eun ini karena setelah dia menikah dan pergi dari istana maka dia tidak akan bisa melakukan ini untuk Eun lagi. Berita itu sontak menarik perhatian Wook dan Yo. Sementara pangeran yang lain tampak tidak peduli karena sibuk membuat Eun mabuk.


Wook tidak mengerti apa maksud Yeon Hwa dengan menikah. Yeon Hwa memberitahunya bahwa Raja sedang mencarikan pria bangsawan dari keluarga berkuasa untuknya. Yo tampak jelas tak senang mendengar berita itu, apalagi mendengar Yeon Hwa akan dijodohkan dengan keluarga bangsawan dan bukannya dari keluarga kerajaan.


Sementara pangeran yang lain sibuk bercanda tawa, Yo menyeret Yeon Hwa keluar dan memberitahu Yeon Hwa untuk menjadi miliknya saja. Jika Yeon Hwa menjadi istrinya maka dia bisa menjadi Ratu Goryeo daripada cuma sekedar menjadi nyonya keluarga bangsawan.

Dia tahu kalau Yeon Hwa mau menikah dengan keluarga bangsawan demi membantu Wook menjadi raja. Tapi dia mengingatkan Yeon Hwa bahwa bahkan sekalipun Wook menjadi raja, Yeon Hwa akan tetap menjadi putri. Tapi status Yeon Hwa bisa berubah menjadi Ratu jika Yeon Hwa menikah dengannya karena tujuan utamanya adalah mendapatkan tahta Goryeo.

Tapi Yeon Hwa yakin kalau dia tidak akan menjadi istri pertama. Jadi walaupun dia menikah dengan Yo, tetap saja dia tidak akan menjadi ratu "Apa kau mau membatalkan pernikahanmu yang sebelumnya untukku?"


Yo menolak, dia tidak mau melepaskan apa yang menjadi miliknya hanya demi mendapatkan seorang wanita. Tapi kemudian dia menarik paksa Yeon Hwa kedalam pelukannya lalu mendekat untuk mencium Yeon Hwa.

Tapi belum sempat bibirnya menyentuh Yeon Hwa, So kebetulan lewat dan menghentikan aksinya. Kedua pangeran itu saling menyindir sengit, So mengatai Yo pengecut dan Yo mengatai So tukang ikut campur, sebelum akhirnya Yo memutuskan pergi.


Setelah Yo pergi, So menasehati Yeon Hwa untuk melupakan Yo, Yeon Hwa tidak akan bisa mendapatkan apa yang diinginkannya dari Yo.

"Kalau kau memperingatkan itu padaku, maka berikan aku pilihan yang lebih baik. Apa kau masih menjadi salah satu pilihanku?"


Hae Soo masih sibuk bekerja di dapur. Tapi setelah dia selesai mengerjakan semua tugasnya, Dayang Oh akhirnya mengizinkannya pergi atas perintah Putra Mahkota yang mengundangnya secara khusus ke pesta ultah Eun. So buru-buru kembali ke kamarnya dan berdandan.

Ternyata dia sedang membuat pesta tersendiri untuk Eun. Dia menata tempat pestanya dengan berbagai dekorasi, gambar kartun Eun, sebuket bunga dan kue. Setelah semuanya sudah jadi, dia mencari Eun dan mendapatinya sedang berjalan sempoyongan dan bau alkohol menyengat merebak dari tubuhnya.


Saking mabuknya, Eun sampai melihat Hae Soo berubah jadi 3. Hae Soo geleng-geleng melihat tingkahnya, tapi kemudian dia menyeret Eun ke tempat pesta.


Jung dan Baek Ah keluar karena semua orang juga sudah pergi sendiri-sendiri meninggalkan tempat acara. Tapi di tengah jalan, tiba-tiba mereka melihat seekor beruang yang sontak membuat mereka menjerit ketakutan.

Tapi beruang itu bukan beruang, dia adalah Park Soon Duk yang memakai bulu beruangnya. Baek Ah mengenalinya sebagai putri jenderal. Soon Duk menatap mereka dengan kesal lalu berlalu pergi begitu saja.


Hae Soo memakaikan topi ultah di kepala Eun dan Eun terkagum-kagum menatap semua dekorasi yang Hae Soo siapkan untuknya termasuk gambar kartunnya. Hmm... dan tampaknya dia sudah sadar dari mabuk (cepet banget yah?!).

Hae Soo berterima kasih padanya karena Eun telah menjadi teman pertamanya di Goryeo dan membuatnya merasa terhibur setelah kematian Nyonya Hae. Karena itulah dia sudah menyiapkan hadiah khusus untuk Eun. Dan hadiah khusus yang dimaksudnya adalah menyanyi lagu selamat ulang tahun sambil nari-nari.


So lewat dan secara tak sadar ikut tertawa melihat tingkah Hae Soo. Yeon Hwa kebetulan lewat juga dan langsung kesal melihat So tertawa karena Hae Soo.


Setelah Hae Soo selesai menyanyi dan menari, semua pangeran tiba-tiba muncul. Ternyata sedari tadi mereka juga menonton penampilan Hae Soo. Semua orang menyukai penampilan Hae Soo, tapi Won malah berkomentar kalau Hae Soo cocok jadi gisaeng. Sontak saja komentarnya itu langsung dapat cercaan dari semua saudaranya.


Semua orang lalu meminta Hae Soo untuk menyanyi. Eun protes keras, karena dia maunya Hae Soo menyanyi untuknya seorang. Tapi Hae Soo akhirnya menuruti keinginan semua pangeran dan mulai menyanyikan lagu modern dengan suaranya yang merdu. Semua pangeran langsung terdiam kagum mendengar nyanyian indahnya.

So yang tampaknya paling terpesona. Saat akhirnya dia sadar, dia langsung cepat-cepat pergi dari sana. Semua pangeran langsung bertepuk tangan kagum begitu Hae Soo selesai menyanyi. Hae Soo tersenyum senang... sampai saat dia melihat So berjalan pergi.


Soon Duk melihat acara itu dari kejauhan dan merengut sedih sambil melihat Eun. (Sepertinya dia naksir Eun)


Para pangeran kemudian berjalan pergi dengan diikuti Yeon Hwa dan Hae Soo. Tapi begitu para pangeran sudah cukup jauh di depan mereka, Yeon Hwa berbalik pada Hae Soo dan mengusirnya. Dia mengklaim bahwa tugas Hae Soo sebagai pelayan membuat Eun senang sudah selesai, jadi sudah saatnya Hae Soo pergi.

Kesal, Hae Soo meralat bahwa dia melakukan semua ini bukan karena dia pelayan istana, tapi karena dia dan Eun adalah teman. Yeon Hwa langsung menyela dan mengingatkannya bahwa pelayan istana tidak akan mungkin bisa berteman dengan pangeran. Tapi Hae Soo tetap bersikeras tidak mau pergi, malah menyindir sikap Yeon Hwa yang sama sekali belum berubah.


Untunglah Putra Mahkota kembali saat itu dan langsung membela Hae Soo. Dialah yang mengizinkan Hae Soo mengikuti pesta ini sebagai hadiah untuk Eun karena Eun senang bersama Hae Soo. Yeon Hwa makin kesal walaupun dia pura-pura tersenyum pada Putra Mahkota. Dia lalu pergi setelah terlebih dahulu melempar lirikan tajam pada Hae Soo.

Hae Soo berterima kasih pada Putra Mahkota. Tapi Putra Mahkota lah yang justru merasa berterima kasih pada Hae Soo yang telah membantunya di saat buruk. Hae Soo meyakinkannya kalau dia belum membocorkan rahasianya pada siapapun. Putra Mahkota tersenyum mempercayainya. Hae Soo berjanji akan membantu Putra Mahkota kapanpun Putra Mahkota membutuhkan bantuannya.


Sekarang saatnya Eun membuka hadiah dari saudara-saudaranya yang rata-rata mainan. Semuanya dia suka, kecuali hadiah dari Jung karena Jung memberinya hadiah buku.


Tapi tiba-tiba sesuatu yang berbulu lebat, hinggap di pundak Eun. Eun menoleh dan langsung menjerit ketakutan melihat beruang di hadapannya. Semua orang juga langsung menjerit ketakutan... sampai akhirnya Soon Duk memperlihatkan wajahnya dari balik kepala beruang dan menyapa Eun, tapi Eun tidak mengenalinya. Dan baru saat Jung menginformasikannya bahwa beruang itu adalah Soon Duk, Eun baru mengenalinya.


Dengan malu-malu, Soon Duk melepas bulu beruangnya dan memberikannya pada Eun. Tapi Eun malah marah-marah, ternyata setiap tahun Soon Duk selalu memakai bulu beruang dan membuatnya ketakutan.

Soon Duk dengan terbata-bata berusaha membela diri dan mengklaim bahwa dia tidak perah bermaksud menakuti Eun. Dia berusaha mendekat, tapi Eun terus mundur dengan ketakutan gara-gara bulu beruang itu. Patah hati, Soon Duk akhirnya memberikan bulu beruang itu pada Jung lalu pergi.


So sedang merenung sendirian di danau, memikirkan Hae Soo dan momen-momen kebersamaan mereka. Baek Ah datang tak lama kemudian dan berusaha membujuk So untuk masuk kembali ke tempat pesta. Saat So tidak mau bergerak, Baek Ah langsung menariknya.


Sementara itu, Yo bertanya-tanya hadiah apa yang So berikan untuk Eun. Eun mengklaim kalau dia sudah cukup senang dengan kehadiran So di pestanya ini. Tapi Yo mengklaim bahwa sebenarnya ada hadiah unik yang bisa So berikan padanya. Eun mempercayainya dan langsung penasaran hadiah apa itu. Yo lalu membisikinya sesuatu entah apa. Eun tak percaya, dia yakin So tidak akan mungkin memberikan hadiah seperti itu.


Eun lalu berlari ke Hae Soo dan meminta bantuan Hae Soo untuk mendapatkan hadiahnya dari So karena Hae Soo kan dekat dengan So. Hae Soo penasaran hadiah apa itu, tapi akhirnya setuju untuk membantunya.
 

Tepat saat itu juga, Baek Ah kembali dengan menyeret So. Walaupun awalnya merasa terpaksa, tapi So langsung tersenyum saat melihat Hae Soo tersenyum padanya.

Saat Yo menyindir So karena tidak membawakan hadiah untuk Eun, So dengan tak enak hati berkata kalau dia memang belum menyiapkan hadiah apapun. Tapi dia menyatakan bersedia mengabulkan apapun yang Eun inginkan. Eun tak percaya mendengarnya. Tapi Hae Soo yakin kalau So pasti akan mengabulkan keinginan Eun. Merasa senang dengan pendapat Hae Soo tentangnya, So jadi semakin bersemangat menyuruh Eun untuk menyebutkan saja apapun yang Eun inginkan.


Yo langsung tersenyum licik dan Eun dengan lugunya berkata "Lepaskan topengmu dan perlihatkan wajahmu"

Jelas saja semua orang langsung tercengang mendengar ucapannya itu. Tapi Eun yang sama sekali tidak menyadari kecanggungan semua orang, terus nyerocos dan berkata kalau dia tidak mengerti kenapa So selama ini selalu menyembunyikan wajahnya di balik topeng. Dia penasaran sekali seberapa parah lukanya sampai-sampai So selalu menyembunyikannya.

Hae Soo berusaha menyela, tapi Yo langsung membentaknya untuk diam. Beak Ah berusaha meminta So untuk tidak mempedulikan permintaan itu. Putra Mahkota pun langsung mengomeli Eun.

Eun membela diri kalau dia hanya ingin menuntut janji So. Ujung-ujungnya Hae Soo jadi tampak bersalah juga gara-gara Eun melibatkan Hae Soo yang tadinya bilang bahwa So pasti akan mengabulkan keinginannya.


So menghentikan perdebatan mereka dengan mengalah lalu perlahan melepaskan topeng. Tapi begitu melihat bekas lukanya, sontak semua orang langsung tercengang dan cepat-cepat memalingkan tatapan mereka, hanya Yo yang terus menatapnya seolah menikmati pemandangan yang mempermalukan So itu.


Saat So melihat Hae Soo menatapnya dengan tatapan simpati, dia langsung pergi. Hae Soo langsung menyusulnya, sementara Yo langsung tertawa ngakak. Yeon Hwa langsung menyuruh Eun untuk meminta maaf pada So. Eun langsung menyalahkan Yo yang memberinya ide itu, tapi Yo sama sekali tidak merasa bersalah.

Putra Mahkota yang kesal, langsung menggebrak meja dan mengomeli adik-adiknya. Yo tidak terima dengan omelannya dan mengklaim kalau So sendiri yang salah, kalau tidak suka yah tidak usah membuka topeng. 


Bahkan saat Putra Mahkota mengomelinya karena selalu menyerang kelemahan orang lain, Yo dengan senyum liciknya bertanya-tanya apakah Putra Mahkota merasa tersinggung saat dia menghina mertua Putra Mahkota sebagai orang rendahan dan bertanya kenapa Putra Mahkota masih berani melanjutkan posisinya sebagai Putra Mahkota.

"Kau mengatakannya dengan begitu entengnya, haruskah aku memberimu pelajaran agar kau tidak bicara seperti itu?" balas Putra Mahkota.


Hae Soo berlarian mengejar So sampai akhirnya dia berhasil menyusul So. Dia berusaha membujuk So untuk kembali dan mendengarkan permintaan maaf Eun, jika So pergi seperti ini maka mereka semua akan bermusuhan nanti. So terus berusaha membujuknya dengan memegang tangan So. Tapi So langsung menarik tangan Hae Soo dan mendorongnya ke tiangnya.

"Lihat aku. Lihat aku yang benar!" perintah So hingga Hae Soo pun menurut dan menatapnya "Matamu. Pandangan matamu itu. Aku sangat membencinya"

Bersambung ke episode 8

33 comments

Hae soo kau membuat semua pangeran terpesona
Dan wahh wahh so sampe tebayang muka hae soo terus..
Setelah ini berharap semoga pertemuan hae soo dan so makin intens dan berkembang
So - Soo couple..

yaa,, udah end aja,, masih harus nunggu senin dan selasa depan,,
makin greget ma so n hae soo,,
akhirnya my bias muncul #seohyunSNSD๐Ÿ˜˜
emg pas zaman kerajaan goryeo di bolehin nikah sama adik tiri yaaa ???
gomawo untuk author,,
SEMANGAT n FIGHTING ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

yakkk makinn seruuu sukaa bamgett ditunggu previewnya yaaa ...

yakkk makinn seruuu sukaa bangett ditunggu previewnya yaaa ...

zaman goryeo nikah sama saudara boleh ya? koq yeon hwa mau nikah sama saudaranya sendiri. masih bingung masalah ini

yap...zaman kerajaan dulu gitu

Just FYi
Kalo jaman kerajaan dulu nikah sama sodara asal beda IBU( bapaknya kan samaan....Raja)
Ga JD masalah,soalnya buat memurnikan silsilah darah keturunan,atau pewaris tahta....gtu sih penjelasan simpelnya๐Ÿ˜๐Ÿ˜
Klo penjelasan panjang lebar ntar susah dicerna, Hehehe
CMIIW

Ahhhh sukaaaa...
Pengennya liat wang so dan haeso mesra mesra.an....
Ahhhh..semangattt kakak

kak ternyata aku gugeling yo itu pangeran ke 2 trus yo itu ke 3, tapi aku juga bingung sih ke napa pas aku nonton drama ini disitu tulisannya yo itu ke 3 trus so itu ke 4. hoalah adegan so ama he soo dikit banget kak. fighting nulis epi 8 nya kak: *

di real history goryeo wang so yang naik tahta setelah wang mu (2th jadi raja) dan wang yo(3th jadi raja). Wang so menikahi yeon hwa. Wang wook gak pernah naik tahta, tapi anak wang wook nantinya naik tahta setelah anak wang so dan yeon hwa. Anak wang wook yang menganugerahi gelar raja ke wang wook sekalipun wang wook ga pernah naik tahta.

Makin seru....
Wang so kan emg raja ke 4
Raja yg paling lama memerintah goryeo...
Tp ini kan drama biasanya ada bumbu2 nya dan eksekusi ending yg beda
Hahaha ngarep

Trus hae soo ama siapa nuhh????ahhh..masakkk iyaa cuma jadi selirr doank buat wang so,!!pengennya kan wang so ama hae soo..
Smgattt lah pokoknyaa min....

Emang sukaaaa banget ama drakor yg ini di banding moonlight..soalnya klo moonlight cerita cewek nyamar jadi cowok gtu kan udh biasa.. btw ga sabar nunggu next episodenya, semangat ya oenni...

So sdah jatuh hati ma hae soo..๐Ÿ˜Š..wang Yo tega bgt nyruh eun bwt bka topeng nya So..fighting eonni nulis sinopnya..q udh g sbar baca episod ke 8 nya..eonni ksh preview episode ke 8 dong...gamsahamida eonni..semngat ya...๐Ÿ˜Š

So sdah jatuh hati ma hae soo..๐Ÿ˜Š..wang Yo tega bgt nyruh eun bwt bka topeng nya So..fighting eonni nulis sinopnya..q udh g sbar baca episod ke 8 nya..eonni ksh preview episode ke 8 dong...gamsahamida eonni..semngat ya...๐Ÿ˜Š

Moga2 aja,,,So jadian ma hae soo,,Co2k banget.
Bikin penasaran aja ni Drakor..��..
Di tunggu Nex sinopsis nya..
Fighting Min...��

sukaaaa banget. Ni drama yg aq pantengin terus n nungguin sinopnya harap2 cemas. Btw, si So itu marah sama Hae So karena nggak suka tatapan simpati Hae So kali ya...Jadi penasaran gimana ya Hae So bisa jatuh cinta sama So. Secara So duluan yang suka :D
Makasih oennie bwt sinopsnya...semangat terus yak

Suka liat peran kang ha neul di sini.. Lembut .pintar. Dan perhatian.. Wang wook. Matahari terbit. Klo aq nih suka nya hae soo sm wang wook.. :)

Suka liat peran kang ha neul di sini.. Lembut .pintar. Dan perhatian.. Wang wook. Matahari terbit. Klo aq nih suka nya hae soo sm wang wook.. :)

Ga sabar nunggu sinopsis nya eonni.... lanjut.. mau lihat so n hae soo... so pasti so sweettt.. hiii

Ternyata da yg sm sm aq. Aq lbh sk sm wang wook. Keren... Knp? Bc trs sinopsisinya pst dpt jwb nya...hehehe

Penasaran ..yg kulihat hae soo jg suka dan nyamn bgd klo deket Wang wook, tp kok di cerita ny hae soo jatuh cinta sm wang so.. Asli pnasaran. Bsok dah minggu, g sabar nunggu senin. Nnggu tayang ny..

Penasaran ..yg kulihat hae soo jg suka dan nyamn bgd klo deket Wang wook, tp kok di cerita ny hae soo jatuh cinta sm wang so.. Asli pnasaran. Bsok dah minggu, g sabar nunggu senin. Nnggu tayang ny..

Kayaknya luka ditangan hae so yg buat hae soo ntar ga bisa kawin sm wang so. Krn kalo wang so jd raja dia kan ga bole kawin sm cewe yg punya luka...

Gak sabar....nunggu selasa
Hahaha

Pangeran ke2 nya kan meninggal saat kecil. Saat raja mau kawin lg, yg mana mereka lg berduka trus ratu memggila, dan soo dptin lukanya

Pangeran ke2 nya kan meninggal saat kecil. Saat raja mau kawin lg, yg mana mereka lg berduka trus ratu memggila, dan soo dptin lukanya

selalu sabar menanti sinopsis ini hay soo m so cocok couple..
๐Ÿ’‘๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜Œ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

masih sabar menunggu next eps :)
smngt trs mba nulis sinopnya ^^
gomawo

yg dinyanyiin Hae Soo ada yg tau nggak itu lagu apa?

Tosss,,,!! Aq jg lebih suka sama wng wook. Hehehe

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon