Powered by Blogger.


Cheol Ho kembali ke dunia W, anak-anak buahnya keheranan dengan kejadian aneh tadi, Cheol Ho tiba-tiba menghilang lalu tiba-tiba muncul lagi dalam keadaan pingsan di lantai. Dia lalu melapor kalau Chul telah menghilang entah bagaimana.



Di dunia nyata, Chul dipapah keluar kedua karyawan yang menemukannya. Tapi saat salah seorang karyawan ingin memanggilkan ambulance untuknya, Chul menghentikannya malah minta dipanggilkan taksi karena dia harus pergi ke hotel. Bingung, si karyawan masuk untuk melapor ke bosnya.

Tapi saat mereka kembali, Chul sudah tidak ada, dia masuk kembali ke dunia W dengan sendirinya tanpa dia sadari.


Dan tepat saat itu juga, Cheol Ho kembali dan mendapati Chul terduduk di luar. Chul terus menunduk lemah minta dipanggilkan taksi, masih belum menyadari dia kembali ke W. Saat dia mendongak, dia terkejut mendapati Cheol Ho di hadapannya dan tulisan melayang 'EPISODE TERAKHIR'.


Di dunia nyata, Sung Moo membaca episode terbaru Yeon Joo yang bangkit dari kematian. Sontak dia langsung keluar mencari taksi menuju hotel kembaran di dunia nyata. Tapi saat dia hendak membuka pintu taksi, tiba-tiba dia terpanggil ke dunia W. Dan sama seperti Chul, dia juga melihat tulisan melayang 'EPISODE TERAKHIR'.


Pada saat yang bersamaan di hotel, Yeon Joo juga tiba-tiba terpanggil ke dunia W saat dia tengah menanti kedatangan Chul yang tak kunjung tiba dan melihat tulisan melayang yang sama seperti mereka.


Yeon Joo lalu mendatangi resepsionis untuk menanyakan tanggal hari ini. Resepsionis dengan ramah menjawab 15 Agustus. Jelas Yeon Joo bingung karena terakhir kali yang dia ingat adalah bulan September. Jangan-jangan... "Apa sekarang tahun 2017?"

"Benar" jawab Resepsionis. Hah? ternyata waktu sudah berlalu 1 tahun di dunia W.


Saat Yeon Joo tengah merenung di lobi, dia melihat So Hee baru keluar dari lift. Yeon Joo langsung menghampirinya dan minta bicara sebentar dengannya. So Hee merasa tak asing melihat Yeon Joo walaupun dia yakin dia tidak mengenal Yeon Joo.

Saat Yeon Joo memperkenalkan namanya, So Hee akhirnya mengenalinya sebagai wanita yang bersama Chul saat Chul melarikan diri dari kejaran polisi.


Mereka lalu duduk bersama, So Hee bejanji akan menghubungi kantornya Chul. Mereka memang mencari Yeon Joo jadi mereka mungkin bisa membantu Yeon Joo. So Hee mengaku bahwa dia sudah tidak lagi bekerja di sana sejak dia mengundurkan diri setahun yang lalu.

"Apa yang dilakukan Presdir Kang sekarang?" tanya Yeon Joo.

"Kau tidak tahu?" So Hee heran

"Aku... berada di luar negeri selama setahun ini"

"Polisi menangkapnya bulan September yang lalu" jawab So Hee

Flashback,


Chul kembali disekap oleh Cheol Ho. Dia terus dipaksa untuk mengaku tapi Chul tetap tak mau mengakui apapun. Suatu hari saat Cheol Ho datang untuk mengecek keadaannya, dia melihat Chul terkapar di lantai dalam keadaan pingsan dan sekarat berlumuran darah.

Cheol Ho berpikir bahwa mungkin Chul memang tidak punya rahasia apapun. Dengan pikiran itu, akhirnya dia memerintahkan anak buahnya untuk meninggalkan Chul di depan rumah sakit agar polisi menangkapnya. Dan pemalsuan surat wasiat yang dilakukan Chul akan sangat menguntungkan bagi Cheol Ho.



Chul pun dibuang ke depan rumah sakit dan ditemukan petugas medis di sana. Dan segera setelah itu, dia tangkap polisi.

Flashback end,


So Hee dia baru tahu saat itu kalau Chul memalsukan kematiannya sendiri. Dan sejak saat itu pula, Chul mendekam di dalam penjara atas tuduhan pembunuhan, pemalsuan barang bukti dan pemalsuan dokumen hukum.

So Hee memberitahu Yeon Joo bahwa jika Yeon Joo ingin bertemu Chul maka dia bisa menemui Chul besok di pengadilan besok. Dia sendiri tidak akan datang karena dia akan pergi ke Amerika.

"Aku sungguh-sungguh berharap segalanya akan berjalan dengan baik. Tolong sampaikan salamku untuknya" So Hee pamit


Keesokan harinya, Yeon Joo mendatangi pengadilan. Dari papan pengumuman, Yeon Joo membaca Chul divonis mati pada bulan Mei. Sementara hari ini adalah persidangan banding. Persidangan sudah dimulai saat Yeon Joo masuk, Chul dituduh melakukan pembunuhan terencana terhadap Hyeon Seok dan melarikan diri dengan membawa barang bukti.

Dengan linglung Yeon Joo berjalan mendekat hingga dia dihentikan oleh Do Yoon yang berseru memanggilnya "Oh Yeon Joo-ssi"

Sontak semua mata langsung menoleh pada Yeon Joo. Chul pun terkejut mendengarnya. Tapi dia berbalik dengan tenang dan menatap Yeon Joo dengan senyum. Mereka saling memandang sebelum akhirnya Hakim memanggil Chul. Yeon Joo pun diseret Do Yoon duduk di sampingnya.


Do Yoon bertanya-tanya keheranan, apa Yeon Joo benar-benar bangkit dari kematian. Tapi Yeon Joo terlalu fokus pada Chul hingga mengabaikan pertanyaan Do Yoon. Saat Chul berbalik kembali menatapnya, air mata Yeon Joo tak kuasa mengalir. Tapi Chul tetap tenang dan menyemangatinya dengan tersenyum.


Hakim menolak banding dan Chul tetap divonis mati, tapi Chul menerima semuanya dengan tenang. Begitu pengadilan usai, Yeon Joo bergegas menghampiri Chul tapi dihentikan sekuriti. Chul meminta waktu sebentar untuk bicara dengan Yeon Joo, sekuriti pun akhirnya mundur.

"Kenapa kau lama sekali?"

"Aku langsung datang, tapi waktu sudah berlalu satu tahun. Aku datang begitu aku terbangun"


Chul langsung pura-pura mengeluh tak adil, jadi selama setahun ini dia menunggu seorang diri. Padahal selama setahun ini dia selalu bertanya-tanya kenapa Yeon Joo tidak datang padahal Do Yoon bilang kalau dia melihat Yeon Joo bangun. Dia bertanya-tanya apakah Yeon Joo sudah berubah pikiran dan menjalin hubungan dengan pria lain. Atau mungkin Yeon Joo sudah membaca webtoon-nya dan memutuskan untuk tidak kembali karena dia divonis mati.

"Kau menikah dengan seorang milyuner tapi kemudian dia bangkrut, bahkan dicap sebagai penjahat. Aku mengerti bagaimana perasaanmu" canda Chul

"Kau masih bisa bercanda sekarang?"

Polisi mengingatkannya untuk pergi sekarang, tapi Chul minta sedikit waktu lebih banyak karena sudah setahun dia tidak bertemu istrinya. Yeon Joo bertanya kenapa dia tidak kembali ke dunia nyata saja. Tapi Chul mengaku tidak bisa.


Dalam flashback, Chul beberapa kali mencoba memanggil dirinya sendiri ke dunia nyata saat dia dalam keadaan sekarat, tapi entah kenapa gagal.


Dia mengaku selama setahun ini dia terus mencoba kembali ke dunia nyata, tapi tetap tidak bisa, dia tidak bisa keluar dari dunianya ini. Dia menduga mungkin karena sekarang adalah episode terakhir dari W. Polisi tak memberi mereka lebih banyak waktu lagi dan menyeret Chul pergi.


Do Yoon mengajak Yeon Joo pergi bersamanya. Dia memberitahu Yeon Joo bahwa persidangan masih belum usai, masih akan ada sidang lanjutan nanti.


Saat Chul tengah menunggu dibawa ke penjara dan Yeon Joo termenung di ruang sidang, kita mendengar Yeon Joo bernarasi "Dia bilang bahwa saat itulah dia berpikir bahwa dia sudah terlalu lelah hingga dia ingin W berakhir. Dia bilang dia ingin berhenti menjadi karakter utama dalam webtoon ini"

Dalam flashback, kita melihat Chul memikirkan hal itu adalah saat dia tiba-tiba kembali ke dunia W. Saat itulah akhir dari W benar-benar sudah dimulai.

"Sampai episode terakhir selesai, kami tidak akan bisa keluar dari sini. Kami akan bisa bebas, hanya setelah (webtoon) ini berakhir. Baik happy ending maupun sad ending" lanjut Yeon Joo dalam narasinya.


Tiba-tiba sebuah kunci muncul dengan sendirinya di borgolnya Chul (Hah? kok bisa? siapa yang gambar?). Chul pun kaget. Setelah memastikan tak ada yang melihat, Chul diam-diam membuka borgolnya lalu sebuah pistol tiba-tiba menjelma di tangannya.


Do Yoon membawa Yeon Joo ke penthouse. Dia tetap mempertahankan penthouse itu atas permintaan Chul karena Chul berkata kalau Yeon Joo akan kembali. Yeon Joo tidak mau, dia tidak mau tinggal di tempat sebesar itu seorang diri. Lebih baik dia tinggal di sebuah kamar saja. Tapi Do Yoon tak setuju, akan sulit menjaga Yeon Joo jika Yeon Joo tinggal di tempat lain. Tapi tiba-tiba Do Yoon mendapat telepon tentang Chul.


Di tempat lain, Cheol Ho sedang membangun image sebagai kandidat presiden di sebuah sekolah TK. Dia berakting sok sayang anak kecil dan para wartawan langsung heboh memotretinya. Dan berkat akting hebatnya itu, dia berhasil mendapatkan banyak kepercayaan dari masyarakat yang pastinya bisa berpengaruh positif dalam pemilu nanti.


Padahal dalam perjalanan pulang, dia mengeluh sebal dan menggerutui anak-anak kecil yang tadinya tampak begitu dia sayang itu. Tapi kemudian dia mendapat telepon yang mengabarkan kalau Chul melarikan diri.


Itu pula kabar yang didengar oleh Do Yoon. Dia heran bagaimana bisa Chul melepaskan borgolnya, sampai punya pistol segala. Do Yoon ingin mereka kembali ke pengadilan, tapi Yeon Joo minta diturunkan dimana saja.

Do Yoon pun menurunkannya di sebuah cafe. Yeon Joo berpesan jika Chul menghubungi Do Yoon nanti, dia meminta Do Yoon untuk memberitahu Chul bahwa dia ada di cafe ini.

Tapi sebelum Yeon Joo keluar, Do Yoon bertanya "Chul memberitahuku, tapi aku sulit mempercayainya. Dia bilang ada dunia lain yang sama persis seperti dunia ini. Kau berasal dari dunia itu. Apa itu benar?"

Yeon Joo memandangnya ragu sesaat, sebelum akhirnya menjawab "Benar"


Cheol Ho mondar-mandir gelisah di kantornya, memikirkan laporan dari anak buahnya tentang Chul yang berhasil melepaskan diri dan melarikan diri dengan membawa pistol. Anak buahnya juga melapor bahwa Istrinya Chul yang meninggal di penthouse, ternyata masih hidup dan tadi muncul di pengadilan.

Memikirkan semua keanehan ini, Cheol Ho bertanya-tanya apa mungkin Chul memiliki tablet itu sekarang. Teringat bagaimana dia bisa memunculkan sebuah suntikan secara ajaib hanya dengan menggambarnya melalui tablet itu, Cheol Ho seketika memegangi lehernya dengan ketakutan.


Yeon Joo menunggu dan terus menunggu... hingga akhirnya dia melihat Chul tiba di sana. Mendesah lega, Yeon Joo pun bergegas masuk ke mobilnya Chul.

"Sekarang kau sudah tahu bagaimana menjadi pemeran utama wanita dalam cerita thriller" canda Chul

Tapi Yeon Joo tak menanggapi candaannya, malah nyerocos cemas. Kenapa Chul lama sekali? Dia kira mereka menangkap Chul lagi. Kenapa dia melarikan diri? Bagaimana bisa happy ending kalau Chul terus menerus melakukan kejahatan? Chul sudah punya banyak sekali catatan kejahatan sekarang ini.

Chul mengingatkannya bahwa happy ending yang sudah mereka rencanakan sudah gagal sejak saat dia ditangkap. Mereka tidak bisa menghukum Cheol Ho lewat jalan hukum, jadi mereka harus merencanakan happy ending yang lain, usul Chul dengan entengnya. Yeon Joo langsung memalingkan wajah dengan kesal mendengar itu.


Tapi Chul langsung mencengkeram wajah Yeon Joo dan memaksa Yeon Joo menoleh kembali padanya sambil bercanda "Biarkan aku melihat wajahmu. Oh, ini bukan wajah yang kuingat"

"Apa?"

"Mungkin aku lupa karena sudah terlalu lama. Dalam khayalanku selama di penjara kau sangat cantik. Ternyata aku salah. Kau cuma cantik sedikiiit"


Kali ini Yeon Joo akhirnya mau merespon candaannya. Sambil mengelus tangan Chul dia bercanda mengatai Chul sedikit menua "Kau menua selama setahun seorang diri dan sekarang kau tampak tua"

Chul tertawa tapi Yeon Joo mengklaim kalau dia serius. Wah, rasanya sakit hati Chul "Kalau begitu panggil aku oppa sekarang"

"Oppa?"

"Aku setahun lebih tua darimu. Ayo coba ucapkan... oppa"

"Heol"

"Heol? Kau ini tidak sopan"

Berhenti bercanda, Yeon Joo bertanya serius apakah ayahnya yang menggambar pistol dan borgol itu? Chul membenarkannya, dia juga yang menggambar mobil ini dan bajunya. Yeon Joo jadi bertanya-tanya apa yang sebenarnya ayahnya pikirkan? Kenapa tiba-tiba dia ingin Chul melarikan diri?

"Ayo kita pergi menemui ayahmu. Dia juga tertarik kedalam dunia ini... setahun yang lalu"

Flashback,


Setelah berhasil melarikan diri, tiba-tiba muncul pesan dari Sung Moo yang memberitahukan alamatnya. Chul pun segera pergi ke alamat yang dimaksud. Dan ternyata alamat rumah itu adalah rumah Sung Moo yang sama persis seperti yang ada di dunia nyata. Hanya saja didalam dunia webtoon, rumah itu atas nama Kim Jong Soo.


Pintu rumah itu tidak terkunci saat Chul tiba di sana. Berbeda dari dunia nyata, rumah itu tampak lebih mirip rumah biasa ketimbang sebuah studio kerja. Saat dia masuk, rumah tampak kosong. Curiga, Chul langsung waspada dengan pistolnya. Dia lalu masuk ke kamarnya Sung Moo dan mendapati tabletnya memang ada di sana.


Tapi dia juga mendapati Sung Moo terikat di sebuah kursi dalam keadaan pucat dan kaki tampak lebam-lebam dan bengkak. Tentu saja Chul terkejut dan bertanya cemas, apa yang terjadi padanya? Kenapa Sung Moo ada di sini? Sejak kapan dia ada di sini? Dan siapa yang mengikatnya? Sung Moo mengaku sudah setahun dia terseret ke dunia ini dan dia sendiri yang mengikat dirinya sendiri.


Sung Moo mengaku kalau dia belum sempat mengecek apakah Yeon Joo hidup kembali atau tidak sebelum dia terseret ke dunia ini. Chul pun memberitahunya bahwa Yeon Joo masih hidup dan sehat, bahkan barusan dia bersama Yeon Joo. Sung Moo langsung menangis haru mendengarnya. Chul penasaran apa yang sebenarnya terjadi pada Sung Moo hingga dia jadi seperti ini? Dan kenapa tabletnya bisa ada di sini?

"Aku dikurung" tangis Sung Moo

Flashback saat Sung Moo baru pertama kali masuk ke dunia W setahun yang lalu...


Dia naik taksi menuju ke hotelnya Chul. Tapi di tengah jalan, dia melihat tangannya yang hampir transparan dan membuatnya teringat akan berbagai kejahatan yang dilakukan si pembunuh dengan menggunakan tubuhnya. Sung Moo menutup mata mengingat semua itu. Tapi tiba-tiba supir taksi berkomentar bahwa Sung Moo sangat mirip dengan si pembunuh yang sudah mati itu.


Saat Sung Moo membuka matanya kembali, tampak jelas dia bukan Sung Moo dan dia langsung menyerang si supir dengan cara yang sama persis dengan cara si pembunuh mencekik polisi. Taksi itu jadi oleng dan kebetulan di depan mereka ada polisi patroli. Cengkeraman Sung Moo tak sekuat si pembunuh asli.


Dan saat taksi berhenti, Supir taksi itu berhasil lepas dari cengkeramannya dan langsung lari minta bantuan polisi. Dan seketika itu pula, Sung Moo sadar dan kembali menjadi dirinya sendiri.


Sung Moo pun dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi. Dia berusaha meminta dihubungkan pada Chul, tapi polisi berkata Chul sudah meninggal, saat itu semua orang memang masih mengira Chul sudah mati.

Saat Sung Moo melihat pistolnya polisi, tiba-tiba dia kembali mengingat saat-saat si pembunuh menggunakan pistolnya. Saat itu pula Sung Moo berubah lagi jadi si pembunuh dan langsung berusaha merebut pistol si polisi.


Karena dia tak punya keluarga di dunia ini dan terus menjerit-jerit bagai orang kesetanan, akhirnya dia dimasukkan ke rumah sakit jiwa. Sejak saat itu, Sung Moo jadi sering berubah-ubah, kadang jadi dirinya sendiri yang mengkhawatirkan Yeon Joo, tapi kadang jadi si pembunuh yang berteriak-teriak menyatakan mau membunuh Yeon Joo. Kakinya jadi lebam-lebam gara-gara dia terus menerus menghantamkannya ke tiang ranjang sambil berteriak-teriak minta dilepaskan.

Bersambung ke part 2

5 comments

yakkkkk
makinn seruu,ga sabar nunggu ep terakhirnyaa...
semangatttt

Di tunggu part 2 nya mba puji..

Makin seru ajag,,ini episode terakhir ya kak?

Tinggal 1 episod lagi ya kak..waah gak sabarr,,btw happy birthday jong suk oppa wish u all the best

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon