Powered by Blogger.


Chul memberitahu Yeon Joo bahwa walaupun si pembunuh sudah meninggal dunia, tapi Sung Moo masih memiliki kenangan si pembunuh dan dia jadi semakin parah sejak dia masuk ke W. Sung Moo tidak tahan karena dia terus mengingat segala sesuatu dari dua dunia.


Kondisi Sung Moo benar-benar sangat buruk sekarang. Dia menginformasikan semua ini pada Yeon Joo agar Yeon Joo tidak terlalu terkejut saat dia melihat ayahnya nanti.


Setelah setahun lamanya hidup di rumah sakit jiwa dalam keadaan seperti itu, Sung Moo berhasil melarikan diri dari rumah pagi tadi dan langsung pergi ke rumahnya untuk mencari tabletnya.


Dalam flashback saat Sung Moo masih di dunia nyata, dia memang sengaja menggambar tablet satu lagi yang dia sembunyikan didalam webtoon karena takutnya tabletnya itu tidak akan berfungsi atau menghilang.

"Setelah dia melarikan diri, dia melihat berita tentang persidanganku lalu melepaskan borgolku"

"Dimana dia sekarang?"


Chul pun membawa Yeon Joo ke tempat persembunyian Sung Moo. Rumah itu ternyata sudah digambar Sung Moo sebagai tempat persembunyian sejak episode sebelumnya. Sesampainya di sana, Yeon Joo mendapati ayahnya berbaring dalam keadaan kedua tangan terikat erat.

Chul mengaku dia mengikat Sung Moo atas permintaan Sung Moo sendiri "Dia bilang kalau dia tidak bisa mengontrol dirinya sendiri"

Yeon Joo membangunkan Sung Moo tapi Sung Moo tidak bangun. Tapi saat Yeon Joo mulai menangis, Sung Moo akhirnya terbangun mendengar suara tangisan Yeon Joo. Sung Moo pun langsung menangis melihat putrinya masih hidup.


Malam harinya, Yeon Joo memasak bubur untuk ayahnya sementara Chul bicara berdua dengan Sung Moo. Entah apa yang dikatakan Sung Moo, tapi Chul langsung menangis mendengarnya. Chul menolak permintaannya, tapi Sung Moo bersikeras meminta Chul melakukannya.

Tapi Chul tetap tidak mau melakukannya dan menyatakan bahwa dia akan pura-pura tak pernah mendengarnya. Saat Yeon Joo masuk tak lama kemudian, Chul cepat-cepat menghapus air matanya dan berpura-pura seolah segalanya baik-baik saja.


Setelah Sung Moo menghabiskan buburnya, Chul memberitahu Yeon Joo bahwa Sung Moo sudah tidur sekarang. Yeon Joo juga sudah memasakkan makanan untuk mereka berdua. Setelah mencicipinya, Chul pura-pura memuji rasanya lumayan, tapi Yeon Joo tak percaya... "Kau tidak sungguh-sungguh, kan? Kau hanya berusaha membuatku merasa lebih baik"

"Setengah-setengah" aku Chul

"Cih!" tapi kemudian dia ingin melakukannya lagi "Puji aku atau hibur aku. Rasanya menyenangkan mendengarnya dari seseorang sepertimu"


Chul pun meletakkan sumpitnya lalu memandang Yeon Joo baik-baik, mencari sesuatu dalam diri Yeon Joo untuk dia puji. Tapi setelah menatap Yeon Joo dan berpikir lamaaaa sekali, dia malah cuma menyebutkan fakta-fakta tentang Yeon Joo seperti: rambutnya panjang, kulitnya putih, lumayan tinggi, hidungnya mancung dan kedua kupingnya terletak di tempat yang benar. Pfft! Itu pujian macam apa? Yeon Joo langsung mendesah kesal mendengarnya.


"Karena itulah panggil aku oppa, baru aku akan memujimu"

"Apa kau bangga karena lebih tua setahun dariku?"

"Iya. Oppa sekarang berumur 31, Yeon Joo-yah. Kau (umur) 30, mengerti?"

Yeon Joo tertawa mendengarnya. Chul pun senang melihat Yeon Joo tersenyum. Rasanya menyenangkan melihat Yeon Joo tersenyum lagi setelah setahun lamanya "Sering-seringlah tersenyum"

Tapi Yeon Joo penasaran apa yang Chul dan Sung Moo bicarakan didalam tadi. Tapi Chul menolak menjawab dan langsung mengalihkan topik.


Setelah makan, Yeon Joo masuk untuk mengecek keadaan ayahnya yang sekarang sudah tidur dan tidak diikat lagi, sementara Chul mencuci piring. Dia mendesah saat teringat pembicaraannya dengan Sung Moo tadi.

Flashback,


Sung Moo berkata bahwa dia dan Chul tidak akan pernah bisa bersama. Jika Chul berakhir bahagia maka dia akan mendapatkan akhir yang menyedihkan. Sebaliknya, jika dia yang bahagia maka Chul akan sedih. Dia menunjukkan tangannya yang sekarang sudah tidak lagi berkedip-kedip transparan. Apa Chul tahu kenapa?

"Karena aku sudah membunuh orang... tadi pagi"


Sebelum dia melarikan diri dari rumah sakit jiwa pagi tadi, Sung Moo mencekik seorang suster sampai dia mati. Dan tepat setelah suster itu mati, tangan Sung Moo yang awalnya berkedip-kedip transparan, tiba-tiba berubah menjadi tangan yang padat.


Sekarang, Sung Moo tidak bisa kembali menjadi dirinya yang dulu. Jika dia berhenti melakukan kejahatan maka dia akan menghilang. Bahkan sekalipun dia kembali ke dunia nyata, dia merasa tidak akan bisa hidup setelah membunuh puluhan nyawa dengan tangannya. Dia tidak bisa dan tidak mau keluar dari dunia ini, dia tidak akan bisa menghadapi Yeon Joo setelah semua dosa yang telah diperbuatnya.

"Hidupku sudah berakhir... setahun yang lalu" Sung Moo meminta Chul menggenggam tangannya dan meminta Chul untuk membiarkannya mati di dunia ini sebelum W berakhir dengan happy ending. Dia memohon pada Chul untuk menguburnya didalam dunia webtoon. Permintaan inilah yang ditolak Chul.

Flashback end,


Cheol Ho sekarang menculik dan menyiksa Do Yoon di tempat yang sama dia menyekap Chul setahun yang lalu. Tapi bahkan setelah disiksa dengan berbagai cara, Do Yoon tetap tidak bicara. Anak buahnya Cheol Ho menduga mungkin Do Yoon memang tidak mengetahui keberadaan Chul maupun Yeon Joo.

Cheol Ho pun akhirnya memutuskan untuk mengsms Chul dengan memakai hapenya Do Yoon dan menyuruh Chul untuk menghubungi Do Yoon sekarang.


Saat Chul menerima pesan itu, dia langsung bergegas pergi. Dia harus menelepon dari tempat lain karena takutnya hapenya dilacak. Setelah cukup jauh dari rumah, Chul akhirnya menelepon Do Yoon. Tapi suara yang terdengar di seberang malah suaranya Cheol Ho.

Chul heran apa yang sebenarnya Cheol Ho lakukan, dia seorang kandidat presiden tapi bertingkah seperti gangster yang menyekap warga negara yang tidak bersalah. Cheol Ho dengan entengnya membalas bahwa Chul sendiri adalah narapidana mati yang sekarang buron.

Dia menculik Do Yoon karena dia ingin hidup, dia takut kalau-kalau Chul tiba-tiba muncul untuk balas dendam padanya dengan cara menyuntik lehernya. Dia memperingatkan Chul untuk tidak macam-macam padanya, kalau Chul berani melakukan sesuatu padanya maka Do Yoon akan mati.

Sekarang dia menyesali keputusannya untuk menyerahkan Chul ke polisi. Dulu dia membiarkan Chul hidup karena dia pikir kalau Chul benar-benar tidak memiliki apapun. Ada banyak hal yang ingin diketahuinya, baik menyangkut Chul, Yeon Joo, Han Sang Hoon atau Oh Sung Moo dan tablet itu.

Karena itulah dia memerintahkan Chul untuk datang ke tempat terakhir kali mereka bertemu dengan membawa tablet itu. Dia memberi Chul waktu 1 jam dan memperingatkan Chul untuk tidak terlambat.


Tepat saat Chul masih berusaha menenangkan diri, tiba-tiba dia melihat beberapa polisi sedang melakukan pencarian terhadap Sung Moo yang mereka gambarkan sebagai pembunuh gila yang melarikan diri dari rumah sakit jiwa. Mereka mencari di sekitar area ini karena dia pernah tertangkap kamera CCTV di area ini. Panik, Chul pun cepat-cepat pulang.


Di rumah, Yeon Joo mondar-mandir gelisah sebelum akhirnya memutuskan untuk menggambar sesuatu di tablet. Sung Moo terbangun saat itu dan Yeon Joo memberitahunya bahwa dia sedang menggambar CCTV di tempat Cheol Ho menyiksa Chul.

Dia akan menambahi adegan penyiksaan Chul itu dengan rekaman CCTV yang nantinya bisa mereka jadikan bukti. Mereka harus memasukkan Cheol Ho kedalam penjara baru mereka akan bisa happy ending.

"Aku ingin keluar dari sini secepatnya. Tempat ini sangat buruk, appa. Aku harus melakukan apapun agar bisa keluar dari tempat ini"


Yeon Joo lalu melanjutkan gambarnya... tanpa menyadari Sung Moo bangkit dengan ekspresi jahat.


Setibanya kembali di rumah, Chul tiba-tiba melihat tangannya tiba-tiba berkedip-kedip lagi. Mengabaikan kecemasannya, dia pun masuk dan mengunci pagar.


Tapi setibanya didalam rumah, dia malah mendengar suara teriakan Sung Moo dan Yeon Joo. Chul buru-buru masuk kamar dan menemukan Sung Moo mencekik Yeon Joo sambil berteriak-teriak "Kenapa kau masih hidup? Aku yakin sudah menembakmu, kenapa kau masih hidup?"

Chul langsung menindih Sung Moo dan berusaha menyadarkannya. Tapi Sung moo terus berusaha memberontak bagai orang gila, sementara Yeon Joo meringkuk ketakutan melihat ayahnya.


Sung Moo akhirnya kembali menjadi dirinya sendiri saat dia sudah diikat lagi dan tidak mengingat apa yang barusan dilakukan. Yeon Joo sedih melihat ayahnya seperti ini. Tapi saat Sung Moo bertanya apa yang sudah dia lakukan, Yeon Joo berbohong mengatakan Sung Moo tidak melakukan apapun.

Tapi Sung Moo melihat bekas cekikan di leher Yeon Joo dan langsung tahu dia telah melakukan sesuatu pada Yeon Joo.


Dengan sedih Sung Moo berpaling ke Chul "Aku sudah bilang, aku ini monster. Lakukan apa yang kuminta, kumohon"

Yeon Joo makin cemas saat tiba-tiba melihat tangan ayahnya berkedip-kedip hendak menghilang.


Beberapa saat kemudian, Chul menutup jendela setelah memastikan keadaan di luar masih aman. Tapi tiba-tiba tangannya berkedip-kedip lagi. Yeon Joo melihatnya dan langsung bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi dengan tangannya. Bukankah Chul bilang kalau tangannya baik-baik saja selama dia dipenjara. Chul berkata bahwa ini terjadi karena dia melarikan diri tanpa membayar dosanya dan membiarkan temannya mati.

Chul lalu memberitahu Yeon Joo bahwa Cheol Ho menculik Do Yoon dan mengancamnya untuk membawakan tablet itu padanya. Dan sekarang dia hanya punya waktu 40 menit "Dan juga... ayahmu... membunuh seseorang. Polisi sedang dalam perjalanan kemari, mereka akan segera menemukan rumah ini"

Pada saat yang bersamaan, polisi mendapat laporan dari salah seorang saksi yang pernah melihat Sung Moo masuk ke rumah di pojokan.


Yeon Joo memberitahu Chul bahwa dia sudah menggambar rekaman CCTV saat Cheol Ho menyiksa Chul. Jadi dia menyarankan agar sebaiknya mereka menyerahkan rekaman itu dulu pada polisi lalu memberi mereka informasi tempat Do Yoon disekap agar Cheol Ho bisa ditangkap.

Tapi Chul tidak menyetujui rencana itu. Jika happy endingnya seperti itu maka Sung Moo akan menghilang. Jika dia happy ending maka si pembunuh akan berakhir sad ending. Apapun endingnya sekarang, baik dia atau Sung Moo, tidak akan bisa berada di sisi Yeon Joo. Entah mereka akan mati atau menghilang.


Cheol Ho masih terus berusaha memaksa Do Yoon bicara tentang dunia lain yang katanya dunia tempat Yeon Joo berasal. Tapi tak banyak informasi yang bisa Do Yoon berikan karena hanya itu yang dia tahu. Cheol Ho berpikir bahwa dunia lain itu juga pasti dunia yang pernah dia datangi saat dia pertama kali bertemu Sung Moo. Tapi apa bedanya antara dunia lain itu dengan dunia mereka ini.


Polisi tiba di depan rumah dan langsung meminta bala bantuan dari pusat. Dari pengecekan pelat mobil yang mereka lihat di depan rumah, mereka mendapati itu mobilnya Chul yang dipakainya saat dia melarikan diri.


Selama polisi itu menunggu bala bantuan, semua pintu dan jendela rumah tiba-tiba menghilang hingga jadilah rumah itu tampak seperti tembok saja. Yeon Joo lah menghapus semua itu.


Setelah memastikan rumah sudah aman, Chul mengajak Yeon Joo untuk bicara berdua. Chul tahu mereka tidak akan aman terlalu lama, mungkin polisi itu akan menghancurkan temboknya. Dan sekarang mereka hanya punya waktu 30 menit untuk menyelamatkan Do Yoon. Sambil menggenggam tangan Yeon Joo, Chul berkata bahwa sekarang adalah saatnya untuk menentukan endingnya.

"Bagaimana? Ending seperti apa?" tanya Yeon Joo.



Chul hanya menjawabnya dengan melepaskan cincin kawin Yeon Joo lalu melepaskan cincin kawinnya sendiri dan meletakkan kedua cincin itu dimeja. Yeon Joo panik tak mengerti kenapa Chul melakukan ini? Kenapa dia melepaskan cincin mereka?

"Terlalu kejam bagi seorang ayah untuk melihat putrinya mati demi menghindar dari kepunahan. Itu tidak boleh terjadi. Mulai sekarang aku tidak akan menganggapmu sebagai keluargaku lagi. Sekarang kau bebas. Kau aman apapun endingnya nanti. Sekarang kau harus membuat keputusan, seperti apa endingnya nanti? Aku akan mengikuti keputusanmu"


Pagi hari di dunia nyata, Prof Park tiba ke rumah sakit sambil berdebat dengan seseorang ditelepon. Saat dia naik lift, seorang rekan kerjanya memberitahunya bahwa webtoon W berakhir pagi ini.

"Tapi endingnya..." belum sempat dia melanjutkan, Prof Park langsung membekap mulutnya dan memperingatkannya untuk tidak memberinya spoiler. Dia ngotot mau membaca endingnya sendiri. Begitu lift terbuka, Prof Park langsung buru-buru keluar sambil menutup telinganya, tak mau mendengar spoiler apapun.

"Kau akan terkejut dengan endingnya" seru rekannya.


Prof Park masuk ke kantornya sambil menggerutui rekannya itu dengan kesal. Dia lalu menyalakan komputernya dan memutuskan bahwa walaupun sempat membenci W, tapi sekarang dia memutuskan untuk menghormati episode terakhirnya.

Dia pun bersiap untuk membaca episode terakhir W dengan terlebih dulu melakukan meditasi, membuat huruf W dengan jari-jarinya lalu mengambil kopinya dan membuka episode W.... Marilah kita membaca episode terakhir W... minggu depan. Muahahaha!

 

Semoga happy ending... *berdoa bersama Prof Park*

19 comments

Hahaha prof park lucuuu... pdhl td dah tegang2... mudah2an happy ending

Yaaakksss aku beneran baper sama ini drama
hikss

gx sabar ama minggu depan
semangat ya

Oh mai gotttt... masi minggu depan lagiii... πŸ™‡πŸ™‡
Tapi ga papa... daripada berpisah lebih cepat... mendingan di baperin dulu sampai ga bisa move on... hahahah
Fighting terus chingu sampai minggu depan...✊✊

Hahaha ngakak baca bagian terakhir part ini :D ,sampe sini W bikin baper >< jadi makin cinta sama Lee Jong Suk oppa >< dia selalu memerankan karakter yg tipe aku banget ><


Gomawo author ^^ fighting ditunggu eps terakhirnya ^^,stlh liat foto shuting terakhir W di berita sih kang chul sama yoen jo kaya bahagia gitu di fotonya tp entah *ikut meditasi bareng Prof Park *

Tinggl episode terakhir jd penasrn ending nya

Tinggl episode terakhir jd penasrn ending nya

Sebnernya agak ribet ni drama.. tapi herannya, gue setia ampe ep 15.. haha
Ditunggu sinopsis nya mnggu depan ya min..

Hihihi,,, mr qt doa bersma. Gelo,, tak krain msh ad lnjtanx dkit. Semangt wlw ud mw berahir.

DI UF Pisah,, masa d sini juga harus pisah.. Happy ending plissss...

plise kangchul jgn mati 😭

Yahh ampun kenapa harus minggu depan sini... Dah penasaran banget nihh.., tp ga papa lah semoga happy ending yah...

Semoga happy ending *ikut gaya meditasi&berdoa prof.Park* kl sad ending ga relaaaaaaaa

ya ampuuun... ceritanya bener bener g bs di tebak..... bikin penasaran...

Happy ending please...... "berdoa dimulai"

happy ending pliss..msh hrus nunggu mnggu depan lagi πŸ˜₯😭

Tinggal satu eps. lgi ketemu sma chul😭😭😭😭😭

Ayo dong kapan update sinopsis terakhirnya, semangatsemangat!

Ditunggu epis terakhirx penasaran bgt aku

Sumpah ini drama bener2 bikin baper, semaleman gk bisa tidur kepikirin ending nya gmn , smpk kebawa mimpi sumpah bikin susah move on 😭 kang chulllllll 😍😍😍😘

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon