Powered by Blogger.


Sinopsis K2 Episode 12 - Part 1 


Gwan Soo menyambut masuknya Se Joon kedalam partai mereka dengan karangan bunga. Mereka saling senyum lebar pada satu sama lain.


Padahal dibalik senyum itu, Gwan Soo diam-diam berbisik bahwa semua ini takkan berakhir sampai salah satu diantara mereka mati. Sekretaris kedua capres itu pun diam-diam saling sindir menyindir sengit.


Saat Sekretarisnya Se Joon keluar untuk menerima panggilan telepon, Sekretarisnya Gwan Soo mendekati Ketua Joo dan mengingatkannya bahwa berkat Gwan Soo lah Ketua Joo bisa menjadi kolonel. Tapi Ketua Joo dengan santainya mengingatkan Sekretaris bahwa berkat Gwan Soo pula dia harus berhenti dari militer.


Banyak reporter menanti saat Anna dan Sung Won tiba di makam Ibunya Anna. Tapi yang membuat Anna sedih adalah makam ibunya yang tampak sangat menyedihkan. Bahkan para reporter pun mengomentari betapa buruknya makam Uhm Hye Rin padahal dulunya dia aktris top Korea. Dan bukankah katanya mendiang dulu temannya Yoo Jin? Lalu kenapa dia malah membiarkan temannya terkubur dengan kondisi makam seperti itu?

Saat Anna turun dari mobilnya, para reporter itu langsung mengomentari kemiripan Anna dengan mendiang ibunya. Anna berjalan mendekati makam ibunya dengan membawa sebuket bunga krisan putih dan para reporter mengikuti setiap jejak langkahnya.



Anna sedih  melihat makam ibunya yang tak terawat. Setelah meletakkan bunganya, dia menyentuh gundukan tanah makam sang ibu dengan mata berkaca-kaca dan meminta maaf karena butuh waktu sangat lama baginya untuk datang kemari.

"Aku ingin datang lebih cepat, tapi tidak bisa" tangis Anna "Ibu, ayah tidak akan datang jadi jangan menunggunya. Jadi beristirahatlah dengan tenang tanpa pil kali ini"


Sung Won mengedarkan pandangannya melihat para wartawan yang terdiam melihat tangis pilu Anna. Melihat seorang reporter merasa aneh dan penasaran dengan ucapan Anna, Sung Won berusaha menenangkan Anna dan pura-pura mengingatkan Anna bahwa Ibunya mungkin sudah bertemu dengan Ayah Anna di surga.


Saat itu, Sung Won ditelepon si Pewawancara acara talk show yang memberitahunya sebuah informasi tentang Uhm Hye Rin. Entah apa yang dia katakan, tapi membuat Sung Won jadi sangat penasaran dan bertanya dimana tempatnya? Setelah mendapat informasinya, Sung Won berpaling menatap Anna dengan senyum licik.


Guru Song tertawa mendengar cerita Je Ha tentang aksinya di ruang rahasianya Gwan Soo malam itu. Tapi kemudian dia mulai tersinggung saat menyadari kalau hanya dia satu-satunya yang tidak mengetahui rencana itu. Je Ha penasaran tentang Sung Won, bagaimana dia bisa mewarisi JB Group dan mengalahkan Yoo Jin yang pastinya lawan yang sangat tangguh?

Guru Song memberitahu Je Ha bahwa sebenarnya anak-anak cabang perusahaan JB Group yang mendorong Yoo Jin untuk maju, terutama karena Yoo Jin itu orang yang snagat gigih dan sangat pintar sejak dia masih kecil. Yang jadi masalah adalah dia sangat buruk dalam memilih pria. Lalu kemudian Se Joon si playboy muncul dan merayunya, dan Yoo Jin langsung tergila-gila padanya.


"Jadi Ketua sebelumnya marah padanya karena dia menikahi Se Joon terlepas dari tentangan Ketua?"

Guru Song membenarkannya. JB Group mengalami masalah cukup buruk waktu itu karena mereka tidak bisa bangkit kembali dengan baik pasca krisis yang melanda Asia. Dan karena Ketua sangat menentang Se Joon, dia berusaha mencarikan banyak sekali bujang kaya raya untuk dijodohkan dengan Yoo Jin.

Tapi Yoo Jin tak tertarik sedikitpun dengan mereka semua, sementara Sung Won mau-mau saja menikahi siapapun yang ayahnya pilih untuknya. Karena itulah segalanya menjadi seperti ini. Dan Sung Won bisa menjadi ketua sekarang ini sebenarnya berkat ayah mertuanya. Makanya Sung Won memperlakukan ayah mertuanya dengan sangat baik.

"Jadi ketua Choi tidak begitu agresif dibandingkan kakaknya?" tanya Je Ha

Guru Song menyangkal, justru Sung Won itu jauh lebih agresif daripada Yoo Jin. Tidak ada seorangpun yang bisa menebak apa yang orang itu pikirkan. Je Ha heran bagaiaman Guru Song bisa mengetahui semua hal itu?

Guru Song mengklaim bahwa dia mengetahui semua ini adalah karena veteran tertua di JSS dan dulu dia pernah menjadi bodyguard di JB Group. Bahkan JSS ini pada dasarnya didirikan sebagai bodyguard eksklusif bagi JB Group. Jadi wajar saja kalau dia mengetahui segala sesuatu tentang keluarga Choi.


Setelah dari makam, Sung Won membawa Anna ke penjara untuk menemui seorang narapidana. Gayanya sangat preman saat dia duduk di hadapan mereka dan langsung minta rokok padahal ada penjaga di sana.

Sung Won meminta pada penjaga untuk membiarkannya saja kali ini lalu mengulurkan pemantik dan sebatang rokok padanya. Tapi sebelum narapidana itu bisa meraihnya, Sung Won menjauhkannya dan menuntutnya untuk mengatakan apa yang harus dikatakannya lebih dulu.


Sebal, Narapidana itu akhirnya berpaling ke Anna dengan tawa gila yang membuat Anna tak nyaman lalu menyapanya "Nona, apa kau tidak ingat aku? Kita bertemu malam itu... didalam kamar ibumu. Ah, apa kau tidak ingat karena aku menyorotkan lampu ke wajahmu?"


Sontak Anna langsung kaget mendengarnya, teringat bagaimana dulu dia menemukan ibunya tergeletak di lantai. Dan saat dia menoleh, dia melihat pria itu bersembunyi di balik pintu. Sorot lampu senter orang itu mengenai matanya dan membuat Anna kecil berteriak ketakutan. Panik, orang itu pun langsung membekap mulut Anna.


Narapidana itu tertawa gila melihat ekspresi Anna "Kau ingat sekarang?"

Sung Won pun tersenyum senang. Narapidana itu bercerita bahwa malam itu dia masuk kedalam rumah lewat balkon kamarnya Hye Rin untuk mencuri. Dia kira itu hanya rumah orang kaya biasa, sama sekali tak menyangka kalau itu adalah rumahnya Uhm Hye Rin.


Dia mengambil beberapa barang karena dia kira semua orang sudah tidur. Tapi kemudian dia mendengar suara seseorang mengendap masuk secara diam-diam, karena itulah dia cepat-cepat bersembunyi. Awalnya dia kira kalau orang itu mungkin cuma pencuri lain seperti dirinya, tapi ternyata bukan.

"Yang mengendap masuk kedalam kamar tempatku bersembunyi. Lalu Um Hye Rin yang ada di sana..." dia berhenti melihat ekspresi tegang Anna. Haruskah dia mengatakannya? Anna bisa jadi sangat trauma kalau mendengarnya. Sung Won cuma diam saja sambil menatap Anna dengan senyum licik.

"Tidak apa-apa, lanjutkan saja"

"Baiklah, tapi persiapkan dirimu" ujar si Narapidana sebelum melanjutkan ceritanya.

Dari belakang pintu tempat persembunyiannya, si Pencuri melihat orang itu menyuntik Hye Rin dengan sesuatu membekap mulut Hye Rin. Sung Won bertanya apakah dia melihat wajah si pembunuh itu? Tentu saja, jawab Narapidana. Apa dia masih mengingatnya sekarang?


"Mungkin" jawab Narapidana.

Tapi dia menuntut Sung Won untuk membantunya keluar dari tempat ini dulu. Pengacaranya Sung Won menjelaskan bahwa pria ini didakwa dengan 3 tuntutan. Mereka tidak bisa berbuat banyak dengan dakwaan pertama, tapi untuk dakwaan kedua dan ketiga bisa diselesaikan jika dia mau bernegosiasi dengan keluarga korban, dengan begitu masa hukumannya akan bisa berkurang. Puas mendapat jawaban itu, Narapidana dengan antusias menyatakan kalau dia masih ingat dengan wajah si pembunuh.

"Apa kau perlu foto untuk referensi?" tanya Sung Won

"Tidak perlu" jawab Narapidana "Dia wanita yang ada di sisi nona muda ini. Dia wanita yang ada di sisimu saat kau muncul di TV, nona muda"


Anna langsung shock menyadari siapa wanita yang dimaksud Narapidana. Dalam flashback, kita melihat Yoo Jin lah yang menyuntikkan obat ke leher Hye Rin. Sung Won tersenyum senang mendengar informasi itu lalu bertanya apakah si Narapidana mau bersaksi di pengadilan. Narapidana merasa pengurangan hukuman saja tidak cukup, bagaimana jika ada orang yang mengejarnya. Sung Won setuju untuk melindunginya.


Je Ha menelepon Mi Ran dengan cemas karena ponselnya Anna tidak bisa dihubungi. Mi Ran berkata kalau Anna mungkin sedang sibuk di salon sekarang. Dia mengaku kalau dia sendiri sedang mengamankan tempat fashion show yang akan dihadiri Anna.

Je Ha semakin cemas, siapa yang menjaga Anna kalau begitu? Mi Ran meyakinkannya untuk tidak cemas, dia yakin Anna ada di salon, tadi dia bicara dengan Anna kok. Anna tadi bilang kalau dia mau datang dengan K2 jadi Je Ha harus membawanya ke sana. Je Ha pun langsung pergi mencari Anna.


Anna masih di depan penjara, kesal karena Sung Won melarangnya melaporkan Yoo Jin sekarang. Sung Won beralasan bahwa jika mereka melaporkan Yoo Jin sekarang maka itu artinya Se Joon harus mundur dari pencalonan presiden, apa Anna mau seperti itu?

"Aku tidak peduli"

Sung Won mengklaim memang lebih adil jika noona-nya dihukum atas kejahatannya. Tapi Anna hanya akan bisa bebas jika ayahnya jadi presiden. Jadi mereka harus memastikan agar ayah Anna tidak terlibat dalam insiden apapun.

Mereka harus mengubah opini publik dulu dan membuat publik menyadari bahwa Yoo Jin adalah penjahat dan Se Joon adalah korban sebelum mereka mengungkap kejahatan Yoo Jin pada dunia. Dengan begitu akan ada banyak orang yang bersimpati pada Se Joon. Sung Won mengklaim mereka hanya butuh waktu beberapa hari untuk melakukan itu, dia punya cara, percaya saja padanya.

Tapi dia memperingatkan Anna untuk merahasiakan ini dari Je Ha. Dia mengklaim karena jika Je Ha tahu maka Yoo Jin juga akan tahu dan kalau Yoo Jin tahu maka rencana mereka akan berantakan. Anna percaya kalau Je Ha tidak akan mungkin memberitahu Yoo Jin.

"Aigoo, poor Anna. Dia memang mencintaimu, tapi dia tidak punya pilihan selain berpihak pada Choi Yoo Jin"


Mereka lalu kembali ke salon sebelum Je Ha tiba di sana. Dia sudah selesai didandani saat Je Ha tiba di sana dan langsung bertanya kenapa Anna menyuruh J4 pergi duluan ke tempat acara. Anna langsung gugup tapi dia cepat beralasan kalau hanya tak enak kalau harus membuat Mi Ran menunggunya kelamaan disini.

"Tetap saja!" bentak Je Ha cemas "Sudahlah. Pokoknya jangan berbuat begini lagi"


Melihat interaksi mereka berdua. Makeup artist menduga mereka punya hubungan spesial yang lebih daripada sekedar hubungan majikan dan bodyguard. Je Ha menyangkalnya tapi Anna membenarkannya dan mengklaim "Dia pacarku"

Mendengar itu MUA langsung menyuruh Je Ha duduk untuk didandani juga. Je Ha berusaha menghindar, tapi MUA terus menariknya dengan paksa bahkan mengklaim kalau Je Ha tidak bakalan terlihat keren di acara itu nanti kalau dia tidak didandani dulu. Anna pun ikut-ikutan memaksa Je Ha duduk hingga akhirnya Je Ha terpaksa menurut.


Saat mereka tiba di tempat acara tak lama kemudian, Je Ha terlihat sangat keren dengan gaya barunya. Sung Won menyambut mereka dan menanyakan kondisi Anna dan apakah Anna sudah meminum obat pemberiannya. Anna mengiyakannya, Sung Won langsung senang dan menawarkan lebih banyak kalau Anna butuh lagi. Je Ha cuma bisa terdiam cemas.

Sung Won lalu membawa Anna untuk menyapa panitia acara. Fashion show ini adalah tribute untuk mendiang Ibunya Anna dan Anna nantinya berjalan di catwalk dengan gaun rancangan Lafelt. Saat sedang didandani, Anna cemas dan gugup hingga dia meminta Sung Won untuk memberinya obat lagi.


Je Ha tak suka mendengar Anna minum obat terus. Saat Sung Won menyerahkan sebotol obat lagi pada Anna, dia langsung merampasnya lalu menyeret Anna menjauh dari sana dan mengomelinya karena Anna sudah mulai ketergantungan pada obat ini.

Tapi Anna terus bersikeras, untuk hari ini saja. Acara ini untuk mendiang ibunya dan dia ingin melakukannya dengan baik. Dia ingin menunjukkan pada semua orang bahwa Ibunya hidup di dalam dirinya. Je Ha masih tak setuju tapi pada akhirnya dia menyerah.


Je Ha langsung mengkonfrontasi Sung Won, apa sebenarnya niat Sung Won dengan sengaja mencekoki Anna dengan obat-obatan hanya untuk membuat Anna  muncul di publik.

Dengan tampang tanpa dosa, Sung Won mengklaim kalau dia hanya ingin membuat tribute untuk mendiang ibunya Anna. Seorang bintang memang mudah dicintai, tapi mereka juga gampang dilupakan. Jadi mereka harus membuat publik mengingat kembali Uhm Hye Rin... dan mereka juga harus membuat publik penasaran akan kematiannya. Dia mengklaim bahwa itu adalah hal yang diinginkan oleh dia sendiri dan Anna.


Saat acara hendak dimulai, Mi Ran memberikan sebotol minuman dari Anna pada Je Ha dan sebuah pesan tulisan tangan Anna yang meyakinkannya untuk tidak cemas, dia akan membuat pertunjukkan mengagumkan dengan berjalan di atas catwalk. Je Ha akhirnya bisa tersenyum kembali setelah membaca pesan itu.


Sekarang giliran Anna yang muncul untuk membuka acara. Saat dia muncul dari ruang ganti, Je Ha terpesona melihatnya begitu cantik dalam balutan gaunnya dan mahkota bunganya. Designer tiba-tiba menyusul Anna untuk melengkapi penampilan Anna dengan sebuah gelang. Dia memberitahu Anna bahwa ini adalah gaya yang dulu sangat disukai Uhm Hye Rin.


Mungkin karena pengaruh obatnya, Anna tampak percaya diri saat tampil menyapa para penonton dan berterima kasih atas kehadiran mereka semua "Aku sennag bisa melakukan sesuatu yang baik seperti ini atas nama ibuku. Dan aku yakin bahwa ibuku ada di sini bersama kita hari ini. Terima kasih"


Sembari menatap para penontonnya yang bertepuk tangan untuknya, Anna membatin "Ibu, masih banyak orang yang mengingatmu. Aku yakin akan bisa mengungkapkan ketidakadilan dibalik kematianmu. Tunggulah sebentar lagi, bu"


Je Ha membantu Anna keluar dari sana dan memujinya walaupun Anna mengaku kalau dia sebenarnya sangat gugup. Pihak panitia cepat-cepat menyuruh Anna masuk kembali untuk ganti baju. Fashion show pun dimulai, para model berlenggak-lenggok di atas atas catwalk air.


Saat Anna muncul kembali dari ruang ganti, Je Ha yang tadinya sudah lega jadi cemas lagi melihat Anna gugup lagi dan harus minum obat lagi, bahkan Mi Ran pun cemas melihatnya. Dia agak gemetaran saat dia mulai melangkah di atas air hingga dia tidak bisa berjalan dengan benar dan kepalanya mulai pusing.


Sung Won lalu memberi isyarat pada seorang panitia dan saat itu pula mereka mulai mengarahkan sorot lampu kepadanya. Sontak saja Anna langsung membeku di tempat dan terkena serangan panik. Cemas, Je Ha langsung berlari menyelamatkannya dan menarik Anna kedalam pelukannya untuk menghindarkan Anna dari cahaya sorot lampu itu.


Keesokan harinya, Yoo Jin membaca berita fashion show semalam di internet. Tapi fokus utamanya adalah foto Je Ha yang tampak di belakangnya Anna. Yoo Jin tersenyum menatap foto Je Ha itu. Tapi dia menormalkan ekspresinya saat Sekretaris Kim masuk untuk melaporkan postingan online lain. Hanya saja dia agak ragu sampai membuat Yoo Jin semakin penasaran.


Sekretaris Kim pun mulai membacakan berita itu "Go Anna, Malaikat Barcelona, adalah putri kandungnya Choi Yoo Jin hasil perselingkuhannya dengan Sutradara Go Joon Ho"

"Jadi Anna putriku selama ini?" dengus Yoo Jin "Lanjutkan"

"Dan Uhm Hye Rin yang menikahi Sutradara Go tidak mengetahui fakta ini, ditugaskan untuk membesarkan Anna. Tapi kemudian dia kembali ke Korea setelah mengetahui bahwa Anna adalah putrinya Choi Yoo Jin dan memeras Choi Yoo Jin. Choi Yoo Jin yang tidak tahan lagi dengan ancaman Uhm Hye Rin yang ingin mengungkapkan fakta ini pada publik, pada akhirnya membunuh Uhm Hye Rin. Setelah itu, Jang Se Joon dan Choi Yoo Jin... hanya berakting jadi pasangan serasi di depan publik. Dan sekarang Anna diurus oleh Ketua JB Group yang merupakan pamannya"

"Aku bahkan tidak tahan mendengarnya karena berita itu sangat sesat. Dan Jang Se Joon bisa melepaskan dirinya dari semua ini, yah?" desis Yoo Jin kesal

Sekretaris Kim menyarankan agar mereka membatalkan kegiatan amal mereka hari ini. Tapi Yoo Jin tidak mau, dia akan kelihatan lebih menyedihkan jika melakukan itu.

Bersambung ke part 2

2 comments

Wah.. cpt juga nih bkn sinopsisnya. Waiting for part 2

Thanks sinopsisnya....ditunggu trus lanjutannya.sekali lagi Thanks

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon