Powered by Blogger.


Bodyguard-nya Anna dapat telepon dari dokter JSS yang memberitahukannya tentang seorang bodyguard baru bernama Kim Je Ha yang kedapatan shift malam di sektor C yang sama dengan Bodyguard-nya Anna.



Jelas Bodyguardnya Anna langsung senang dapat rekan kerja baru. Tapi kemudian Dokter memberitahunya kalau Je Ha sedang dalam perjalanan ke sana sekarang. Si bodyguard langsung panik untuk ganti baju. Anna membuka sedikit pintunya dan mendengarkan percakapan telepon si bodyguard tentang Je Ha.


Dalam perjalanan mengantarkan Je Ha ke tempat kerjanya, Ketua Joo mencoba bertanya ada hubungan apa sebenarnya Je Ha dengan Gwang Soo. Tapi Je Ha tidak mau memberitahu. Tugas Je Ha adalah menjadi pengawalnya Anna, dia adalah putrinya Se Joon yang disembunyikan.

Je Ha menarik kesimpulan kalau Yoo Jin pasti bukan ibunya Anna. Ketua Joo membenarkannya. Tidak banyak orang yang tahu, bahkan orang-orang di perusahaan. Sedikit orang yang mengetahui jati diri Anna adalah orang-orang pengecualian khusus.

"Aku juga?"

"Kau sudah jadi pengecualian khusus sejak awal. Apapun yang terjadi, dia tidak boleh terekspos ke dunia sebelum pemilu. Orang-orang Park Gwang Soo sama sekali tidak boleh tahu tentangnya"


Rumah persembunyian Anna benar-benar sangat terpencil. Setibanya di sana, mereka disambut si bodyguard wanita yang hari ini sengaja berdandan pakai lipstik merah menyala demi menyambut rekan kerja barunya yang tampan itu, Ketua Joo sampai heran sendiri melihat dandanan tebal si bodyguard. Mereka tiba siang hari tapi Je Ha memperhatikan keadaan rumah itu gelap dan hampir semua tirai tertutup.

Anna membuka sedikit pintu kamarnya dan langsung mengenali Je Ha. Si Bodyguard dengan malu-malu mengulurkan tangan dan memperkenalkan dirinya adalah Jang Mi Ran dan nama aliasnya adalah J4, tapi Je Ha tak menyambut uluran tangannya.


Mereka lalu rapat bersama dengan Ahjumma yang ternyata senior mereka. Ahjumma dan J4 menjelaskan keadaan Anna pada Je Ha. Bahwa Anna menderita gangguan panik yang cukup parah. Kadang penyakitnya itu bisa dipicu oleh kedipan cahaya lampu, tapi yang paling mengerikan bagi Anna adalah sorotan cahaya. Karena itulah rumah ini harus selalu tertutup oleh tirai setiap saat.

"Apa dia takut pada cahaya matahari... seperti vampir?"

"Tidak, dia bisa keluar di siang hari. Tapi jika terkena sorot chaya seperti cahaya matahari atau lampu flash kamera maka dia akan mengalami amnesia jangka pendek"

Karena itulah Anna hampir tak pernah melakukan apapun di siang hari. Biasanya dia berkeliaran di rumah pada malam hari saja. Setiap hari dia bangun jam 9 malam lalu mandi. Biasanya dia berada di kamar mandi sekitar satu jam dan mereka memanfaatkan saat itu untuk membersihkan kamarnya sekaligus menggeledah semua barang-barangnya untuk memastikan dia tidak memiliki barang-barang yang berbahaya dan terlarang.


Selain itu, Anna juga mengalami gangguan sosial. Karena itulah dia benci bertemu orang asing termasuk para pekerja yang menjaganya di rumah ini. Dan biasanya dia turun di malam hari untuk makan seorang diri dan menonton home shopping di TV. Mereka tak sadar kalau semua percakapan mereka didengar oleh Anna. Mereka benar-benar menggambarkan Anna sebagai sosok yang anti sosial. Tapi dalam flashback, sepertinya Anna hanya bosan dan kesepian terkurung dalam rumah itu.


Ketua Joo lalu menjelaskan bahwa tugas Je Ha hanyalah mengawasi CCTV di ruangan lain, kecuali jika klien VIP mereka dalam bahaya baru Je Ha harus bertindak. Setiap sudut rumah itu ada kamera CCTV-nya, termasuk kamar tidur dan kamar mandi. Tapi beberapa kamera di kamar mandi dan kamar tidur adalah kamera termal.


Je Ha lalu diantarkan ke ruang kerjanya oleh seorang bodyguard yang pernah berurusan dengan Je Ha sebelumnya (di episode 1) dan masih benci pada Je Ha sampai sekarang. Si bodyguard membawa Je Ha ke ruang kerja mereka dan menjelaskan pekerjaan mereka sambil menahan dongkol. Selesai menjelaskan, dia bertanya apakah ada yang mau Je Ha tanyakan.

"Tidak" jawab Je Ha dengan nada banmal.


Si bodyguard langsung tak terima. Tapi Je Ha tak peduli dan terus memakai banmal pada si bodyguard. Bodyguard langsung menggerutu kesal mengingatkan Je Ha kalau dia lebih tua dan lebih senior. Saking kesalnya, dialek daerah si bodyguard langsung keluar selama dia menggerutu marah.

Je Ha dengan entengnya menyinggung tentang si bodyguard yang katanya dulu pernah jadi anggota pasukan khusus lalu memberitahu "Aku dulu di Divisi 040-151. Bagaimana denganmu?"


Bodyguard yang awalnya hendak menantang Je Ha, seketika berubah sikap mendengar informasi Je Ha itu. Dia bahkan tak berani lagi menatap Je Ha. Je Ha terus menuntut dia dulu di divisi apa sampai akhirnya Bodyguard memanggil Je Ha dengan bahasa yang lebih sopan "Sunbaemin"

Puas, Je Ha langsung menyuruh-nyuruh Bodyguard untuk membuatkannya kopi sekarang juga. Dan Bodyguard langsung menurut dengan patuh.


Sementara itu, Ketua Joo pergi menemui si peneliti. Mereka dengan lantang bertanya-jawab bahwa si peneliti tidak menemukan apapun, padahal diam-diam si peneliti menyerahkan chip temuannya pada Ketua Joo.


J4 keluar dari kamarnya dengan sengaja memakai baju tidur seksi lalu masuk dapur sambil bergaya seksi. Niatnya pamer keseksiannya pada Je Ha yang sedang mengawasi CCTV sekarang. Saat Ahjumma memasak ramen untuk makan malam mereka berdua, J4 dengan sengaja menghadap kamera lalu mulai membuka kancing bajunya dengan alasan kepanasan. Bahkan saat mereka mulai makan pun, dia sengaja pamer paha di hadapan kamera.

Sayangnya dia tidak tahu kalau yang sedang mengawasi kamera adalah si bodyguard dan bukannya Je Ha. wkwkwk! Je Ha malah sedang tidur saat itu.

 

Sementara kedua wanita itu asyik makan ramen berdua, Anna hanya bisa memperhatikan mereka dari kamarnya.


Sementara itu Se Joon dan Yoo Jin menghadiri pesta. Se Joon bersikap sok mesra dengan membantu Yoo Jin keluar dari mobilnya dan mereka langsung berpose untuk kamera dan menampilkan image pasangan serasi dan bersahaja. Bahkan saat mereka baru masuk, Se Joon memperkenalkan Yoo Jin pada semua kenalannya.


Tapi beberapa saat kemudian, Yoo Jin malah ditinggal sendirian dan hanya bisa terdiam sedih melihat Se Joon di seberang sedang bercanda tawa dengan beberaap gadis muda. Gwang Soo mendatanginya tak lama kemudian dan langsung menyindir halus Yoo Jin yang begitu pengertian terhadap suaminya yang sedang bergaul terlalu akrab dengan para gadis muda itu.


Yoo Jin berusaha bersikap tenang walaupun dia tampak gugup menghadapi sindiran Gwang Soo. Saat Gwang Soo menyindir insiden kecelakaan mobilnya Yoo Jin, Yoo Jin langsung balas menyindir insiden yang terjadi di barber-nya Gwang Soo. Saat Gwang Soo mengklaim kalau mereka akan segera menangkap pelakunya, Yoo Jin diam-diam memberi isyarat pada sekretarisnya.


Beberapa saat kemudian, wanita muda yang sebelumnya kita lihat adalah selingkuhannya Se Joon, datang menghampiri Yoo Jin dan menyerahkan chip itu pada Yoo Jin.

"Aku yakin datang dibalik kecelakaanku juga akan segera ditemukan. Aku bahkan mendapatkan bukti dari mobilku" ancam Yoo Jin sembari menunjukkan chip itu pada Gwang Soo.

Sekretarisnya Gwang Soo tampak kaget dan cemas mengenali wanita muda itu. Yoo Jin pura-pura kaget melihat Sekretarisnya Gwang Soo mengenali si Nona Kim itu, bahkan dengan santainya dia memberitahu mereka bahwa Nona Kim ini bekerja di yayasannya baru-baru ini. Gwang Soo penasaran, Sekretaris langsung membisiki Gwang Soo tentang wanita itu dan seketika itu pula Gwang Soo juga tampak cemas.

Yoo Jin tersenyum licik melihat reaksi kedua pria itu "Dunia bahkan tidak baik pada wanita secantik dia. Tapi kenapa menyalahkan kecantikannya. Yang salah adalah para pria yang bertingkah seperti ular. Dia terus saja berkata padaku bahwa dia ingin mengakui sesuatu yang telah dia perbuat. Apa yang harus kulakukan?"


Gwang Soo cepat-cepat menutupi kegugupannya dengan tertawa, menyalahkan sekretarisnya yang dia klaim sering melakukan hal-hal tak penting, sebelum akhirnya mencoba bernegosiasi dengan Yoo Jin "Kalau begitu, kita seri sekarang?"

"Apa ini gencatan senjata?"

"Kita mungkin saling membenci, tapi tidak seharusnya kita saling menyakiti secara fisik"

"Benar, aku sudah tidak tahu lagi apa yang harus kulakukan. Tapi aku akan menerima tawaran gencatan senjatamu"


Je Ha memperhatikan layar CCTV dengan bosan. Tapi tak berapa kemudian dia melihat Anna keluar dari kamarnya. Dia memperhatikan saat Anna berjalan turun. Tapi kemudian dia melihat Anna berhenti dan terdiam cukup lama. Je Ha heran dan memutuskan untuk men-zoom... tepat saat Anna melotot ke arah kamera. Je Ha sampai kaget dibuatnya.

"Apa? Mau apa?" tanyanya pada gambar Anna di layar yang terus menerus menatapnya. Anna tentu saja tak bisa mendengarnya, tapi dia terus menatap kamera selama beberapa saat sebelum akhirnya memutuskan berjalan ke ruang makan dan Je Ha mengikuti setiap gerakannya.


Anna melihat makanan sudah tersaji di meja. Tapi dia tidak menyentuhnya malah terus berjalan sampai ke dapur. Je Ha melihat Anna membuka kulkas dan mencari-cari sesuatu. Je Ha penasaran dan mengoceh sendiri mengomentari apa yang dilihatnya di layar "Apa yang kau cari? Apa kau lapar?"

Tapi kemudian Anna menutup kulkasnya tanpa mendapatkan apa-apa dan Je Ha lagi-lagi langsung mengomentarinya dengan keheranan "Tidak ada apa-apa di kulkas?"


Je Ha berpikir kalau Anna mungkin mencari mangkok dan karenanya dia langsung menyuruh Anna untuk menengok ke kiri dan Anna langsung menoleh ke arah kiri seolah dia bisa mendengar suara Je Ha. Dia terus memberi pengarahan pada Anna dan Anna melakukannya seolah benar-benar bisa mendengarnya.

Anna membuka laci tapi tak juga menemukan apa yang dicarinya. Je Ha semakin penasaran, apa yang sedang dicari Anna. Anna celingukan lalu membuka sebuah keranjang di tepi dapur dan seketika itu pula dia langsung tersenyum menemukan apa yang dicarinya... sebungkus ramen.

"Oh, ramen. Astaga" dengus Je Ha geli


Anna benar-benar bahagia menemukan ramen itu seperti menemukan harta karun sampai-sampai dia berputar-putar keliling dapur dengan senyum merekah indah. Dan seketika itu pula Je Ha langsung terpesona padanya.

Anna lalu mengambil sebuah panci, tapi Je Ha langsung berkomentar kalau panci itu kebesaran. Anna juga merasa pancinya kebesaran dan langsung mengembalikannya lalu mengambil panci yang lebih kecil, Je Ha langsung berkomentar antusias menyetujui panci itu.


Anna lalu mengisi panci itu dengan air. Je Ha melihat airnya sudah cukup dan langsung menyuruh Anna berhenti, tapi Anna malah terus mengisi airnya sampai penuh. Je Ha frustasi melihatnya, tapi kemudian dia berpikir kalau Anna pasti sangat ingin makan ramen.

Anna lalu meletakkannya di atas kompor dan mencoba menyalakan kompornya, tapi kompornya tak mau menyala bahkan setelah dicoba berkali-kali. Heran, Je Ha langsung membantu mencari tahu apa masalahnya dengan men-zoom monitornya sampai dia melihat katup gasnya ternyata mati. Dia langsung menyuruh Anna untuk membuka katup gasnya.

Tapi tentu saja Anna tidak bisa mendengarnya dan tampaknya dia memang tidak tahu apa-apa tentang dapur. Dia terus mencoba menyalakan kompornya tapi tetap tak berhasil. Je Ha dengan heboh mencoba menyuruh Anna menengadah ke arah kiri dan melihat katup gasnya, tapi Anna terus saja melihat ke bawah.


Anna mendesah kecewa dan akhirnya memutuskan membawa ramennya keluar dari dapur. Je Ha makin heboh "Kau mau kemana? Tidak jadi makan ramen? Yang perlu kau lakukan cuma membuka katupnya"

Anna mengambil semangkok side dish lalu kembali ke kamarnya. Je Ha berusaha meminta Anna untuk tidak kembali ke kamarnya dan jangan menyerah dulu, tapi Anna terus berjalan ke kamarnya dan membuat Je Ha makin frustasi "Astaga, gadis itu! Bagaimana bisa dia tidak menemukan katup gasnya? Hanya karena itu dia tidak bisa makan ramen? Yang perlu kau kau lakukan cuma memutar katupnya! Ah, dasar! Bagaimana bisa seorang gadis tidak tahu cara membuat ramen? Haruskah aku membuatkan ramen untuknya?"


Setelah pesta usai, Yoo Jin menyuruh Se Joon untuk naik mobil lain saja sambil menyindir Se Joon yang nantinya juga dia akan pergi lagi. Jadi daripada menyusahkan staf mereka dan membuat selingkuhannya Se Joon menunggu lama, lebih baik Se Joon naik mobil lain saja.


Se Joon setuju-setuju saja. Tapi sebelum dia pergi, Yoo Jin menyuruhnya untuk berpose dulu di depan kamera. Mereka pun berakting di hadapan kamera para wartawan lagi. Seorang wartawan tiba-tiba meminta Se Joon dan Yoo Jin untuk berpose mesra.

Se Joon pura-pura protes malu sebelum akhirnya berakting memeluk Yoo Jin dengan gaya kaku dan merangkul bahu Yoo Jin. Yoo Jin hanya terdiam sedih sambil pura-pura menampilkan senyum ramahnya pada kamera.


Yoo Jin akhirnya pulang seorang diri dengan mata berkaca-kaca. Dia berusaha menahan emosinya, tapi pada akhirnya air matanya tetap mengalir.


Melalui kamera termal, Je Ha melihat Anna tidur. Dia akhirnya memutuskan keluar ke balkon untuk merokok. Dan dari balkon itu dia bisa melihat jendela kamar Anna.


Tapi saat dia hendak menyalakan rokoknya, tiba-tiba dia melihat kilatan cahaya aneh di atas kamar Anna. Je Ha mencoba melihatnya lebih jelas, dan tiba-tiba saja dia melihat bayangan sesuatu... atau seseorang?

Bersambung ke episode 5

13 comments

kyaaa,, JCW imutt jga pas liat anna,, hahaa😙
feelingQ sich sebenernya yoo jin cinta beneran sama se joon,,
hehee,, #justmyopinion,,
Yoona mah kalo nemu makanan kya nemu duit segepok,, girang bgt,, hahaa,,

Yeyeyyy, akhirnya keluar juga sinopsisnya, tambah penasaran sama lanjutan ceritanya,
Pengen deh cepet2 liat moment anna sama jae ha,
Masa anna liat ramen nyampe segitunya, wkwkkwkwk

Aduh kenapa gue rasa sedih melihat ibu tirinya Anna si Yoojin menangis!!! Tapi happy gila deh melihat Anna senyum happy mendapat Ramen...First time Anna ketemu Ramen selama berbelas-belas tahunnya,Maklum aja dia kan Disekap sampai eggk tau apa itu hidup diluar .. #Teamanna #thek2 #Bestdrama

Ini keren banget lo..
Cocok itu JCW sama yoona, ga sabar lihat progress mereka, gmn akhirnya salg jatuh cinta..#eaaah
Ditunggu sinopsis selanjutnya, semangaaaat!

Akh g sbr nunggu minggu depn makin seru aja

Akh g sbr nunggu minggu depn makin seru aja

Judul ost nya waktu anna nemuiin ramennya apa ya?? Yg nyanyi perempuan.. tolong kasih tau dong minn

Judul ost nya waktu anna nemuiin ramennya apa ya?? Yg nyanyi perempuan.. tolong kasih tau dong minn

Gag sabar liat episod Anna sama jae ha.

kyaaaaaq...... jcw....uhhhh
cocok banget mrka brdua.:-):-):-):-)
popy jd pengen liat trus mrka nih.....
jcw&yoona

episode limanya mana fhigthing ya dari huda

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon