Powered by Blogger.

 

Anna akhirnya tiba di tempat tujuannnya. Dia menelusuri area itu sampai akhirnya tiba di sebuah rumah. Itu adalah rumah masa kecilnya dan menyimpan banyak kenangannya bersama mendiang ibunya. Anna menitikkan air mata teringat kenangan indah masa kecilnya bersama mendiang ibunya.



Anna terus berjalan menelusuri daerah itu. Di tengah jalan, tiba-tiba dia melihat sosok kenangan dirinya masa kecil berjalan bersama ibunya. Di sana pula, dia melihat sebuah studio foto yang sudah tua yang menarik perhatiannya karena sebuah foto yang terpajang di etalase, foto keluarganya berdua bersama ibunya.

Saat masuk Anna disambut oleh seorang Kakek yang mengira Anna datang mau buat foto paspor. Tapi saat Anna menunjuk foto ibu dan anak di etalase itu, Kakek langsung menduga kalau dia pasti putrinya Ume Hye Rin, sang bintang film terkenal itu.


Kembali ke rumah tempat Anna disekap, Je Ha diberitahu salah satu bodyguard bahwa J4 keluar sedari tadi dan belum kembali sampai sekarang. Si bodyguard tidak terlalu berpikiran macam-macam, tapi Je Ha langsung panik. Saat dia berlari masuk kembali ke rumah, dia mendapati Mi Ran sedang molor di sofa, nyenyak sekali sampai ngorok.

Dia langsung kesal dan membangunkan Mi Ran dengan menyentak bantalnya. Mi Ran langsung menjerit heboh dan malu-malu. Tapi Je Ha malah memakinya dengan kesal lalu buru-buru naik ke kamarnya Anna dan menemukan kamar itu kosong.


Kakek menunjukkan foto itu pada Anna dan bercerita bagaimana dulu Ibunya Anna datang ke studio fotonya ini untuk membuatkan foto paspor untuk Anna lalu tiba-tiba berkata bahwa ia ingin foto keluarga. Anna bingung dengan foto paspor yang dimaksud Kakek.

"Kau pergi ke Amerika, kan?" tanya Kakek "Kau bahkan punya foto untuk visa Amerika saat itu"


Anna jadi semakin bingung mendengarnya. Kakek mengaku kalau di foto itu sebenarnya mereka tidak berdua saja, ada foto satu orang lagi yang fotonya sengaja Kakek lipat. Kakek memperlihatkan foto itu sepenuhnya dan terlihat di samping Anna kecil adalah seorang ahjumma. Anna ingat pada ahjumma itu.


Begitu mendapat kabar hilangnya Anna, Presdir Park langsung pergi ke Situation Room di markas JSS untuk mencari lokasi keberadaan Anna. Di rumah, Mi Ran dengan takut-takut melapor pada Ketua Joo bahwa Anna mengambil dompet dan earpiece-nya. Ketua Joo langsung membentak Mi Ran dengan kelas, jelas Anna akan bisa mendengar mereka via earpiece itu.

Tapi tiba-tiba Mi Ran mendapat sms pemberitahuan penggunaan kartu kreditnya, Anna menggunakan kartu kreditnya untuk naik taksi. Ketua Joo langsung memerintahkannya menyelidiki via kartu kredit itu dan mencari tahu kemana taksi itu membawa Anna.


Dari informasi Kakek, Anna mendatangi sebuah panti jompo dan diberitahu bahwa ahjumma itu ada di kamar 101. Tapi saat Anna menemukannya, dia mendapati ahjumma itu sudah pikun dan terus menerus minta makan padanya. Anna dengan sabar berusaha sekali lagi untuk mengingatkan ahjumma padanya.

Tapi begitu Ahjumma mengingatnya, dia langsung panik seketika "Hye Rin-ah, cepat lari! Bawa Anna dan pergi ke Amerika! Cepat! Choi Yoo Jin sudah tahu segalanya sekarang! Lari! Dia akan membunuhmu dan Anna! Kau harus buru-buru! Cepat pergi!"

Anna senang mendengar informasi itu, pasti Yoo Jin lah yang bersalah dan Ahjumma mengetahui segalanya. Tapi saat itu juga, Ahjumma tiba-tiba tenang kembali dan ingatannya hilang lagi.


Tim JSS tiba di panti itu tak lama kemudian dan Ketua Joo langsung memberi perintah untuk menutup semua jalan keluar via earpiece. Anna tentu saja bisa mendengarnya dan langsung panik. Begitu resepsionis memberitahu mereka bahwa Anna masuk ke ruang 101, Je Ha dan yang lain langsung berpencar mencarinya.


Mi Ran menemukan ruangan itu, tapi Anna sudah tak ada di sana. Je Ha juga tak bisa menemukannya di bagian lain. Tepat saat itu juga, Ketua Joo mendapat telepon dari Se Joon yang memerintahkannya untuk memastikan Anna tidak sampai datang ke gereja Katolik. Je Ha tak percaya mendengarnya, tak menyangka kalau Se Joon lebih mengkhawatirkan dirinya sendiri daripada putrinya.

Mereka tak sadar kalau Anna sudah mengganti bajunya dan keluar dari rumah sakit dengan cara menyamar menjadi biarawati, dia mendengar pembicaraan mereka tapi dia menolak mempercayai sikap ayahnya. Dia yakin ayahnya seperti itu cuma gara-gara Yoo Jin sedang bersamanya.


Para jemaat mulai berdatangan, sementara para bodyguard berusaha mencari Anna diantara mereka. Yoo Jin dan Se Joon sengaja berjalan kaki bersama para jemaat lain, bahkan membantu seorang nenek yang kesulitan berjalan. Jelas saja aksi mereka langsung menuai berbagai pujian dari para jemaat.

Sementara Yoo Jin dan Se Joon berusaha meningkatkan image baik mereka, Gwan Soo malah datang ke gereja dengan gaya congkaknya, melaju dengan mobilnya dan mengklakson para jemaat untuk memberinya jalan. Jelas saja para jemaat langsung tak suka dan membanding-bandingkannya dengan Se Joon. Yoo Jin diam-diam tersenyum puas mendengar cercaan orang-orang pada Gwan Soo.


Para bodyguard berjaga di luar dan di dalam gereja, bersiap untuk mencari dan menangkap Yoo Jin. Gwan Soo disapa ramah oleh beberapa jemaat, tapi beberapa ada yang bersikap dingin padanya. Yoo Jin dan Se Joon muncul tak lama kemudian sambil membantu nenek dan Gwan Soo langsung mendengus sinis melihat akting mereka.

Dengan gaya sok akrab, Gwan Soo mengajak mereka duduk di depan bersamanya. Tapi Yoo Jin dan Se Joon pura-pura menolak dengan tak enak hati dan berkata kalau mereka akan duduk di belakang saja.

Tapi sepasang jemaat yang kagum dengan kebaikan hati Yoo Jin dan Se Joon, langsung memberikan tempat duduk mereka untuk Yoo Jin dan Se Joon. Mereka berakting tak enak hati dan berterima kasih pada pasangan itu, sementara Gwan Soo cuma bisa menahan kesal melihat itu.


Misa dimulai dengan para biarawati yang menyanyikan lagu persembahan. Anna menyamar diantara mereka dan Se Joon lah yang pertama kali melihatnya. Se Joon agak tercengang awalnya, tapi dengan cepat dia mengalihkan pandangan matanya dan diam-diam membisiki Yoo Jin tentang Anna. Anna kecewa melihat sikap ayahnya.


Yoo Jin langsung kesal dan panik melihatnya dan cepat-cepat memberitahu Ketua Joo via sms tentang keberadaan Anna. Pada saat yang bersamaan, Je Ha juga melihat Anna diantara para biarawati. Je Ha dan yang lain langsung bergerak untuk menangkap Anna, tapi pastor diam-diam melarang mereka mengganggu misa.

Anna menyanyi sambil mengedarkan pandangannya dengan cemas melihat Je Ha yang bersiap menangkapnya. Mereka saling menatap selama beberapa saat sebelum akhirnya Anna kembali mengalihkan pandangannya dan menatap lurus ke Ayahnya, tapi Se Joon terus berusaha menghindari kontak mata dengannya.

Anna terus menatap Se Joon dengan kecewa bahkan setelah lagu usai. Saat biarawari mulai berjalan pergi, Anna tetap berdiri mematung di sana, menatap ayahnya dengan air mata menggenang. Semua orang mulai keheranan, Yoo Jin semakin panik sementara Se Joon terus menunduk menghindari tatapan mata Anna.

Sesaat Se Joon menatap Anna, sontak Anna langsung membuka mulut seperti ingin memanggilnya tapi tak ada suara yang keluar dan Yoo Jin diam-diam mengisyaratkan Anna untuk tetap diam. Je Ha juga berusaha memohon dalam hatinya agar Anna tetap diam.

Ketua Joo tak tahan lagi dan memerintahkan mereka untuk segera menangkap Anna. Tapi Je Ha menghentikan mereka. Pastor pun cepat mengatasi keadaan canggung ini dengan mengumumkan bahwa ada satu lagu persembahan lagi.


Air mata Anna mengalir saat dia mulai menyanyikan lagu Amazing Grace dengan suara indahnya. Para jemaat menangis haru mendengarkan lagu itu, sementara air mata Yoo Jin mengalir karena berusaha keras menahan amarah. Lagu usai dan Gwan Soo malah heboh bertepuk tangan heboh seperti sedang menonton konser.

Je Ha berusaha mendekat tapi terhenti saat Anna menatapnya. Dalam hatinya Je Ha terus memohon agar Anna tetap diam.


Anna mendesah kecewa sebelum akhirnya memutuskan pergi bersama biarawati yang lain. Sebelum pergi, dia mencoba melirik ke arah ayahnya sekali lagi. Tapi lagi-lagi Se Joon menghindari kontak mata dengannya sementara Yoo Jin menatapnya seperti ingin membunuhnya.


Beberapa saat kemudian, Je Ha mengejar para biarawati sambil memanggil-manggil Anna. Tapi Anna sudah tak ada bersama mereka. Tapi seorang biarawati tiba-tiba memberikan secarik kertas pada Je Ha, pesan dari Anna untuk ayahnya.


"Ayah, sepertinya aku tersesat. Datanglah dan jemput aku. Ayah tahu dimana aku, kan?" itulah pesan Anna pada Se Joon.

Se Joon stres membaca pesan itu. Parahnya lagi, dia sudah tidak ingat apapun jadi dia tidak tahu dimana Anna sekarang.


Se Joon dan Yoo Jin langsung saling menyindir dengan sengit. Se Joon menyalahkan Yoo Jin yang tidak becus dalam menjaga Anna, sementara Yoo Jin menyindir Se Joon yang bahkan tidak mengetahui keberadaan putrinya sendiri padahal putrinya sangat berharap Se Joon akan menemukannya.

"Anna berada dalam situasi yang menyedihkan, bahkan aku pun merasa sedih memikirkannya yang percaya bahwa seorang ayah seperti ini akan datang mencarinya. Hari itu 14 tahun yang lalu, hari terakhir aku membuatkan sarapan untukmu. Jika saja kau pergi saat itu, aku tidak akan membencimu sebesar ini"

Flashback,


Hari itu, Yoo Jin membuat sarapan dan Se Joon mengambil kopi di meja. Hubungan mereka tampak sudah dingin saat itu. Tapi saat Se Joon mengambil koran pagi, dia langsung shock sampai menjatuhkan gelas kopinya setelah membaca berita tentang Ume Hye Rin yang dikabarkan bunuh diri. Yoo Jin tetap bersikap santai walaupun wajahnya tampak sedih.


Se Joon menatapnya dengan penuh amarah dan hendak pergi. Tapi Yoo Jin menghentikannya dengan mengancam akan membunuh Anna juga jika Se Joon pergi. Itulah yang membuat Se Joon membatalkan kepergiannya.

Flashback end,


"Lalu, apa aku harus membiarkanmu membunuh Anna juga?" sindir Se Joo "Aigoo, dasar pembunuh!"

"aku juga berpikir begitu selama ini. Bahwa kau melakukan ini supaya kau bisa melindungi Anna dari kekejamanku. Tapi... sekarang kita berdua tahu kebenarannya. Kau hanya takut Anna akan menjadi penghalang ambisimu"

Se Joon kesal mendengarnya, tapi tidak membantah.


Anna ternyata sedang duduk menunggu kedatangan ayahnya di bangku sebuah taman. Dia duduk sendirian di sana, memandang iri pada keluarga-keluarga lain yang bermain-main dengan riang di belakangnya. Sebuah taman yang mengingatkannya pada masa kecilnya.

Flashback end,


Anna kecil berlibur bersama ibu dan ayahnya ke sebuah taman bermain. Anna kecil ingin naik Viking, tapi tingginya kurang. Anna kecil kecewa, tapi Se Joon berusaha menghiburnya dengan mengajak Anna kecil naik Viking mini. Dan usahanya sukses membuat Anna kecil ceria kembali.


Beberapa saat kemudian, Se Joon kembali dengan membawa tiga es krim untuk mereka. Saat mereka mulai memakannya, tiba-tiba terdengar pengumuman anak hilang. Mendengar itu, Se Joon langsung mengingatkan Anna tentang apa yang harus Anna lakukan jika dia tersesat.

"Naik taksi dan minta supir untuk membawaku ke pemberhentian bis 371 yang menuju Jongro" jawab Anna

Se Joon tertawa senang melihat kepintaran putrinya "Tapi Anna, bagaimana kalau kau tidak bisa naik taksi? Misalnya jika kau di luar negeri?"

"Kalau begitu, aku harus bergegas mencari ayah"

"Anna, kalau kau terus berkeliling mencari ayah, maka ayah tidak akan bisa menemukanmu"

"Betul juga, lalu apa yang harus kulakukan?"

"Jika itu terjadi, tunggu ayah di tempat kau berpisah dengan ayah"

"Bnearkah?"

"Walaupun kau sangat ketakutan, tapi kau harus bertahan dan menunggu. Lalu ayah akan datang ke tempat kau berada, Anna, dan menemukanmu"

"Baik, aku mengerti. Aku akan menunggu di sana. Ayah haru datang dan menemukanku, oke?"

Flashback end,


Anna termenung sedih mengingat kenangan indah itu. Tiba-tiba dua orang wanita lewat di depannya dan selfie tepat di depannya Anna. Tak butuh waktu lama bagi tim JSS untuk menemukan foto selfie itu di internet dan melihat penampakan Anna di belakang foto selfie kedua wanita itu. Tim lapangan langsung bergegas ke taman itu. Tapi dalam perjalanan, Je Ha membuat sebuah permintaan pada Ketua Tim Seo.


Anna melipat kedua tangannya dan berdoa. Tiba-tiba dia melihat Se Joon datang menghampirinya dengan wajah sumringah dan membawa dua buah es krim. Senyum Anna seketika merekah...


Sampai saat dia menyadari bahwa yang ada di hadapannya adalah Je Ha yang membawa dua es krim untuknya.

"Ayah dimana?" tanya Anna kecewa

Je Ha berbohong mengatakan bahwa Se Joon sedang sibuk jadi Se Joon mengirimnya kemari. Je Ha bahkan mengklaim kalau dia mengetahui tempat ini berkat informasi dari Ayahnya Anna. Saat Anna bertanya apa yang dikatakan ayahnya, Je Ha agak bingung mencari alasan lalu berbohong lagi dengan mengatakan kalau Ayahnya Anna meminta Anna untuk menunggu sedikit lebih lama.


"Apa dia tidak marah karena aku tiba-tiba muncul?"

"Tentu saja tidak. Dia sangat khawatir" desah Je Ha bohong sambil mendesak Anna untuk menerima es krimnya "Ayahmu menyuruhku untuk membelikan ini untukmu"

Anna melihat es krim stroberi yang Je Ha berikan padanya dan bertanya "Benarkah? Ayah yang mengirim ini untukku?"

"Tentu saja"


Anna mengambil es krim stroberi itu dengan mata berkaca-kaca dan memutuskan bahwa dia harus memakannya karena itu pemberian ayahnya. Ekspresinya agak aneh saat mulai memakan es krim itu, tapi dia tetap terus memakannya.

Ketua Tim Seo memerintahkan anak buahnya untuk tidak mendekat sampai Je Ha berhasil membawa Anna. Tapi dia penasaran, apa yang dilakukan Je Ha dan Anna di sana. Bodyguard yang mengintai dari kejauhan melapor bahwa Anna dan Je Ha sedang makan es krim bersama.


Anna bercerita pada Je Ha bahwa taman ini dulunya adalah sebuah taman hiburan Dream Land "Dan juga... tempat ini dulu adalah mundo de ensueΓ±o (dunia impian) ku. Itu adalah taman hiburan yang pertama kudatangi bersama ayah"

Anna mengenang bagaimana dulu dia tidak bisa naik wahana ekstrem karena tinggi badannya yang kurang. Tapi tetap bahagia karena bisa bersama ayahnya di taman hiburan dan punya sesuatu untuk dipamerkan pada teman-temannya.


Anna tiba-tiba batuk dan tampaknya mulai sesak napas, tapi dia terus bercerita bahwa pada akhirnya tidak bisa memberitahu siapapun karena dia tidak boleh memberitahu orang-orang tentang siapa ayahnya.

Ibunya memberitahunya seperti itu karena ayahnya adalah orang yang sangat berpengaruh. Ibunya bilang kalau orang-orang mengetahui keluarga mereka maka orang-orang jahat akan datang menyakiti ayahnya. Anna tampak mulai kesakitan tapi dia terus bicara dan Je Ha sama sekali tidak memperhatikan keanehannya.

"Aku tidak begitu mengerti apa maksudnya, tapi... aku hanya takut... orang-orang jahat itu... akan menyakiti ayahku. Jadi... jadi aku tidak mengatakan apapun dan menahannya" suara Anna makin lama makin tercekat dan saat itulah Je Ha akhirnya mulai memperhatikannya.


Je Ha mulai cemas, tapi Anna terus bicara tanpa mempedulikan sakitnya "Tapi sekarang aku mengerti... akulah orang jahat itu"

Dada Anna semakin sesak hingga akhirnya dia pingsan dalam pelukan Je Ha. Panik, Je Ha langsung menyuruh rekannya untuk memanggilkan ambulance sekarang juga. Je Ha berusaha membangunkannya tapi tak ada reaksi. Ketua Joo menghubungi Ahjumma dan langsung panik karena ternyata Anna alergi stroberi yang parah dan bisa mati walaupun cuma makan sedikit.


Je Ha langsung shock, menyadari Anna sengaja tetap memakan es krim itu walaupun dia menyadari dirinya alergi stroberi hanya karena mempercayai es krim stroberi itu adalah pemberian ayahnya. Je Ha memeriksa denyut nadi Anna masih ada tapi sangat lemah, Je Ha langsung diperintahkan untuk memberikan CPR sampai ambulance tiba.
 

Je Ha berusaha memberikan nafas buatan pada Anna berkali-kali. Anna akhirnya membuka mata tak lama kemudian, tapi hanya sebentar dan pingsan lagi.

Bersambung ke episode 7

15 comments

seruuuuu ditunggu selanjutnyaa
gomawo

Makin seru aja dan makin galau harus me nunggu se minggu lg untk bc sinop nya d tunggu previw nya mba

Makin seru aja dan makin galau harus me nunggu se minggu lg untk bc sinop nya d tunggu previw nya mba

Waahhh,seruuu bangeett episode kali ini... πŸ‘πŸ‘πŸ‘
Harus lama menunggu lagi untk episode slnjutnya.. πŸ˜₯πŸ˜₯😟
Gomawo eonnie udh bkin sinopnya.. 😊😊😊😊

Sumpah deh Kasihan karakter Yoona sebagai Anna . Udah ibunya meninggal , ayahnya menghindar darinya , ibu tirinya membencinya !! Sumpah Karakter Anna emang bikin sesiapa aja merasa Simpati terhadapnya . #Staystronganna . Jeha please protrect Anna no matter what happens :)

Gue eggk tau apa masalah hubungan Bapa Anna sama Yoojin ,Tapi Please deh kalian Just leave Anna ... Biarkan dia FREEDOM sebagai mana manusia biasa.Anna ternyata sihat aja , pintar lagi . ADUH WALAUPUN INI HANYA SEBUAH DRAMA , TAPI KASIHAN LAH AMA ANNA(YOONA) . Emosi gila gue soal karakter yang bikin gue sakit jiwa .

bikin priview ny juga sih eonni..

Sabar sabar,,,,,

Anna trnyata pinter yaa,,
mi ran aja berhasil di tipu,,
hehee,,
aQ kira yg bawa anna keluar je ha,,
trnyata mlh anna yg inisiatif sendiri,,
kerrenn,,
hari jum'at dan sabtu masih lama yaa,,
gomawo mb ima,,

Jangan jangan... si ibu kandungnya Anna itu istri simpenan Se Joon. Soalnya si Yoojin tuh sebegitu bencinya sama mereka (Anna & ibu kandungnya) sampe pengen ngebunuh. Apalagi si Anna bilang ayahnya itu orang berpengaruh, ibunya itu artis terkenal dan ga ada yang boleh tahu tentang siapa ayahnya.
Jreng jrengggg....

Iyaaa emang ibu kandung nya anna itu istri lain nya se joon . Yoo jin emang ga suka sama anna gara2 ibunya anna , se joon menghindar gara2 takut ketahuan klo punya anak hasil hubungan gelap gitu

Tapi apa salah nya sama Anna,Anna eggk punya salah....Kasihan ini semua angkara Ibu tirinya dia juga mengancam akan membunuh Anna jika ayah Anna keluar rumah kan.Gue harap Ending ini drama karakter Choi Yoojin mati..Supaya Anna bisa bahagia semula sama ayahnya. APA YANG ANNA MAHUKAN CUMA KASIH SAYANG DARI SEORANG BAPA..

Tapi menurutku ayahnya Anna udah berubah, dia mentingin politik daripada Anna, sepertinya choi yoo jin juga dihianati jang sejoon karena selingkuh dengan ibunya Anna, jadi dia ngebunuh ibunya Anna. Tapi menurutku yoo jin ga benci sama Anna, dia juga sedikit kasihan karena Anna masih berharap ayahnya seperti saat dia kecil. Dan di akhir ep6 aku suka banget sama adegan ji chang wook dan Yoona dah gitu aja.hehe

Gue juga baca ketika making The k2,Karakter Choi Yoojin jahat deh...Dan Anna adalah orang yang paling dia mau Nyahkan (Aka mau menghapuskan Anna) . Lihat aja Anna udah tahu segalanya Siapa yg plan membunuh Ibu kandung Anna...Siapa lagi kalau bukan Choi Yoojin yg rancang semuanya itu!!!!™ Sedih hidup Anna .. Anna Let Me Love You !!!

Selain scene antara Anna dan Jeha . Scene antara Yoojin dan Anna bisa dibilang menakutkan deh.Kerna ini dua karakter perempuan saling bermusuh antara satu sama lain!!! Balas dendam Anna ke Yoojin

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon